JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS AKREDITASI BERDASARKAN INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN 2020 DI SMK KATOLIK KEFAMENANU Accreditation-Based School Management Workshop and Assistance Using Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 in SMK Katolik Kefamenanu Joni Soleman Nalenan1. Yanuarius Seran2* Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Timor Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Timor Jl. El Tari Km 09 Kelurahan Sasi. Kefamenanu. Kabupaten Timor Tengah Utara. NTTAe Kotak Pos No. *Penulis Korespondensi: januarseran@gmail. ABSTRAK Sejak tahun 2019. BAN S/M telah menerapkan IASP 2020 yang sistem penilaiannya lebih kompleks dari pedoman akreditasi sebelumnya. Penerapan IASP 2020 akan berdampak pada nilai akreditasi SMK Katolik Kefamenanu. Manajemen sekolah pada SMK Katolik berbasis IASP 2020 belum maksimal. Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan yang optimal terkait instrument penilaian IASP Tahapan metode yang diterapkan dalam pengabdian ini, yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan Hasil pengabdian menujukkan bahwa terdapat beberapa butir yang secara konkret sudah dilakasanakan kegiatannya namun tidak terdokumentasikan secara baik. Butir-butir yang dimaksud adalah butir 1, 2, 4, 6, 9, 10, 11, 16, 20, 21, dan 23. Kata Kunci: Manajemen Sekolah. Akreditasi. IASP 2020 ABSTRACT Since 2019. BAN S/M has been applying Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 (IASP 2. that has more complex assessing system than the previous accreditation guideline. The implementation of IASP 2020 will impact on SMK Katolik Kefamananu accreditation result. School management of SMK Katolik based on IASP 2020 was not maximal. This community service was conducted to provide an optimal understanding and assistance related to IASP 2020. The method applied in this community service, namely preparation, action, and The result showed that there were some items have been conducted in real action, however not documented effectively. Those items were item 1, 2, 4, 6, 9, 10, 11, 16, 20, 21, and 23. Keywords: School Management. Accreditation. IASP 2020 PENDAHULUAN Parameter mutu satuan pendidikan selalu dikaitkan dengan nilai akreditasi yang dicapai. Secara sederhana akreditasi sekolah/madrasah komprehensif layak atau tidaknya satuan atau program pendidikan (Awaludin, 2. Akreditasi sangat berperan penting untuk mengetahui bagaimana kelayakan dan kinerja Selain itu, akreditasi juga dilakukan agar sekolah dapat mempertanggungjawabkan layanan yang diberikan dalam rangka memenuhi harapan atau keinginan masyarakat. Manajemen akreditasi sekolah merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas akreditasi dengan perbaikan pengelolaannya. Manajemen pada dasarnya adalah suatu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki mekanisme pelaksanaan sesuatu melalui perbaikan fungsi manajemen. Pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah harus berpedoman Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 (IASP 2. Selain itu, pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah harus berpedoman norma-norma yang harus menjadi pegangan dan komitmen bagi semua pihak yang Nalenan, et al. Workshop dan Pendampingan ManajemenA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 terlibat di dalam proses akreditasi (Utiarahman et al. , 2. Manajemen sekolah diarahkan pada bagaimana sekolah atau madrasah melibatkan Kepala masyarakat merupakan bagian satu kesatuan sistem yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Peran partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan kualitas pendidikan dengan harapan masyarakat ikut merasa memiliki sekolah, merasa bertanggung jawab atas keberhasilan semua program sekolah. Peran masyarakat diperlukan agar tidak terjadi salah penafsiran terhadap program sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan (Stevany. SMK Katolik Kefamenanu merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang terletak di Kabupaten Timor Tengah Utara dengan empat kejuruan, yakni akuntansi, perkantoran, multimedia, dan perbankan. Sekolah ini memiliki hasil akreditasi sekolah dengan peringkat B. Hasil peringkat B ini diperoleh dengan menggunakan pedoman akreditasi lama, yakni delapan standar Namun sistem akreditrasi yang sedang diterapkan saat ini hanya menggunakan empat standar penilaian yang didasarkan pada Instrumen Akreditrasi Satuan Pendidikan 2020 (IASP 2. Artinya bahwa perubahan standar penilaian ini akan berpengaruh pada hasil akreditasi sekolah selanjutnya. Berdasarkan keempat standar penilaian akreditasi sesuai IASP 2020, yakni standar Mutu Lulusan. Proses Pembelajaran. Mutu Guru, dan Manajemen Sekolah/Madrasah SMK Katolik Kefamenanu masih mengalami Sesuai dengan hasil obeservasi dan wawancara tim pengabdi dengan Kepala Sekolah SMK Katolik Kefamenanu pada Selasa, 11 Januari 2022 bahwa pihak sekolah perlu diberikan workshop dalam rangka meningkatkan kapasitas warga sekolah terkait akreditasi sekolah menurut IASP 2020. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa permasalahan mitra (SMK Katolik Kefamenan. yang perlu dicarikan solusi adalah terkait keempat standar penilaian akreditasi, yakni standar Mutu Lulusan. Proses Pembelajaran. Mutu Guru, dan Manajemen Sekolah/Madrasah. Permasalahan yang didapati terkait standar Mutu Lulusan adalah kurangnya pemahaman guru tentang butir penilaian mutu Selain itu, manajemen dokumentasi pelaksanaan kegiatan pada standar ini pun Pihak mendokumentasi file atau dokumen terkait kedisiplinan siswa dan promosi pencegahan perundungan di sekolah. Permasalahan Mitra yang kedua adalah berkaitan standar proses pembelajaran. Guruguru belum secara maksimal menyiapkan perangkat pembelajaran untuk melaksanakan pembelajaran di dalam kelas. Terdapat guru kejuruan yang masih mengalami kendala dalam pembuatan perangkat pembelajaran (Program Tahunan. Programan Semester. Pemetaan SK dan KD serta pembuatan KKM. Silabus, dan RPP). Guru kejuruan hanya menggunakan SOP untuk dijadikan sebagai acuan dalam pembelajaran di kelas. Hal ini tentunya sangat berdampak negatif pada penilaian akreditasi Permasalahan Mitra yang ketiga adalah standar Mutu Guru. Pada standar penilaian ini, terdapat hampir semua guru tidak memiliki inisiatif untuk mengikuti kegiatan peningkatan Guru-guru juga tidak inovatif dan kreatif untuk menciptakan hal-hal baru dalam pembelajaran di sekolah. Guru-guru masih menggunakan prinsip pembelajaran yang Keikutsertaan dalam kegiatan pelatihan tidak dikuti dengan tindak lanjut seperti desiminasi hasil kegiatan. Hal ini pun turut memengaruhi akreditasi sekolah sesuai IASP 2020. Permasalah Mitra yang keempat adalah Standar Manajemen Sekolah/Madrasah. Pada standar ini pihak sekolah kurang melibatkan stakeholder, orang tua, komite, dan alumni dalam penyusunan visi, misi, dan tujuan serta Nalenan, et al. Workshop dan Pendampingan ManajemenA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 program-program sekolah lainnya. Visi, misi, dan tujuan sekolah tidak dipajang atau dipublikasi di medial online apa pun. Selain itu, penyusunan program-program sekolah dalam RAKS pun kurang melibatkan pihak luar. Hal ini pun sangat berpengaruh pada akreditasi Adapun pengabdian-pengabdian yang relevan dari sisi subjek, objek, lokasi, dan tema pengabdian ini telah dilakukan oleh pengabdi terdahulu, yakni: . Pengabdian judul AuImplementasi IASP 2020 Guna Membangun Budaya Mutu di SD Muhammadiyah 3 Parung SerabAy. Permasalahan yang ditemukan di SD Muhammadiyah 3 Parung Serab adalah . pimpinan dan para guru kurang memahami dan menerapkan manajemen mutu sekolah berbasis IASP 2020. pengetahuan dan keterampilan pimpinan dan para guru terkait manajemen sekolah berbasis IASP 2020 masih Hasil penerapan IASP 2020 memberikan pemahaman yang utuh terkait IASP 2020 dan lebih siap dalam menghadai akreditasi sekolah berdasarkan IASP 2020 (Zaelani & Nuraeni, 2. Pengabdian dengan judul AuPelatihan Sistem Akreditasi Sekolah Berbasis IASP 2020 di SMA Muhammadiyah 2 YogyakartaAy. Permasalahan yang disoroti dalam pengabdian ini adalah pihak sekolah kurang terampil dan memahami IASP 2020 dalam akreditasi sekolah. Hasil pelatihan dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman para guru terkait IASP 2020 (Hasanah et al. , 2. Pengabdian berjudul AuSosialisasi Pengenalan Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru-Guru SMPN Wini Meningkatkan Profesionalisme GuruAy. Dewi, dkk. , melakukan pengabdian sebagai solusi atas persoalan guru-guru SMPN Wini yang kesulitan dalam kenaikan pangkat karena persyaratan administrasi publikasi ilmiah berbasis PTK. Oleh karena itu, pengabdian ini pada difokuskan pada guru-guru SMPN untuk mengetahui kendala dalam Dalam pelaksanaan pengabdian ini, ditemukan bahwa terdapat kendala berupa kemauan guru dan bagaimana cara menciptakan ide-ide penelitian yang bersifat pendidikan dan nonpendidikan (Dewi, et. , 2. Pengabdian dengan judul AuProgram Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Meningkatkan Kompetensi Guru selama Masa Pandemi Covid-19 di TK Negeri Pembina 2 TarakanAy. Kegiatan pengabdian ini kompetensi dan pemahaman guru-guru dalam menyusun karya tulis ilmiah, dan dapat memublikasikannya (Sari & Paramita. Berdasarkan review literatur terhadap keempat pengabdian terdahulu di atas, terdapat kesamaan dari sisi tema, subjek, materi pengabdian yang berkontribusi positif dan merujuk silang pada pengabdian Keempat pengabdian terdahulu dan pengabdian ini mengambil tema pendidikan dengan menitikberatkan pada guru-guru. Dari sisi materi, pengabdian ini dan pengabdian yang dilakukan oleh Zaelani dan Nuraeni serta Hasnah, dkk berfokus pada penerapan IASP 2020 dalam rangka akreditasi sekolah. Dari uraian review literatur di atas, maka novelty atau unsur kebaruan pengabdian ini terletak pada bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian, yakni pengabdian ini, tim pengabdi melakukan workshop dan pendampingan kepada pihak sekolah terkait IASP 2020 dalam akreditasi. Berdasarkan uraian permasalahan mitra di atas, maka solusi permasalahan terkait keempat standar akreditasi sesuai IASP 2020 adalah penyelenggaraan Workshop Manajemen Sekolah Berbasis Akreditasi Berdasarkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 untuk guru-guru dan SMK Katolik Kefamenanu. Nalenan, et al. Workshop dan Pendampingan ManajemenA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 METODE Ada empat permasalahan pokok dalam pengabdian ini, yakni permasalahan terkait manajemen standar mutu lulusan, manajemen standar proses pembelajaran, manajemen sekolah/madrasah. Solusi permasalahan ini adalah pelaksanaan workshop manajemen sekolah berbasis akreditasi berdasarkan standar IASP 2020. Metode atau tahapan pelaksanaan solusi permasalahan ini adalah sebagai berikut. Persiapan Pada tahap ini tim pengabdi - survei permasalahan di SMK Katolik Kefamenanu - penyusunan proposal - penyusunan instrumen atau materi pengabdian - penyusunan jadwal dan tempat Pelaksanaan: Pada tahap ini, tim pengabdi melaksanakan kegiatan workshop yang dijadwalkan dalam 5 hari - Hari pertama: tim pengabdi Standar 1 yang berkaitan dengan Mutu Lulusan, - Hari kedua: tim pengabdi Standar 2 yang berkaitan dengan Proses Pembelajaran, - Hari ketiga: Tim pengabdi Standar 3 yang berkaitan dengan Mutu Guru, - Hari keempat: Tim pengabdi Standar 4 yang berkaitan dengan Manajemen Sekolah, dan Hari Latihan yang diperlukan sesuai keempat standar akreditasi dimaksud. Evaluasi: Tim keseluruhan dengan meninjau serta . HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian tentang Workshop Manajemen Sekolah Berbasis Akreditasi Berdasarkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 di SMK Katolik Kefamenanu dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni tahap perencanaan atau persiapan, pelaksanaan, dan penutup. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini diuraikan seperti berikut. Tahap Persiapan Pada tahap persiapan, tim pengabdi mengantar surat izin pengabdian di SMK Katolik Kefamenanu sekaligus bersama kepala sekolah memastikan waktu dan mekanisme pelaksanaan kegiatan pada Rabu, 22 Juni 2022. Kepala sekolah melakukan rapat koordinasi bersama guru-guru dan tendik untuk menentukan waktu pelaksanaan kegiatan. Hasil rapat koordinasi bersama dewan guru dan tendik disampaikan oleh kepala sekolah kepada tim pengabdi. Tim pengabdi menyiapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan dalam kegiatan Perlengakapan yang dibutuhkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah spanduk, handsanitizer. LCD, laptop, kamera, pelantang, speaker aktif, buku tulis, ballpoin, dan daftar hadir kegiatan. Tahap Pelaksanaan Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama lima hari terhitung tanggal 25-29 Juli Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi membagi mekanisme pengadian dalam tiga Nalenan, et al. Workshop dan Pendampingan ManajemenA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 kegiatan, yakni workshop tentang Manajemen Sekolah Berbasis Akreditasi berdasarkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020, pendampingan manajemen administrasi sekolah sesuai dengan IASP 2020, dan simulasi wawancara sesuai IASP 2020. Pelaksanaan pengabdian dimulai pada tanggal 25 Juli 2022 yang diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan pada pukul 00 Ae 08. Kegiatan pembukaan diawali dengan doa. Setelah itu, sambutan oleh ketua tim pengabdi yang selanjutnya diikuti dengan sambutan dari pihak sekolah sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi yang diwakili oleh Kaur Pembelajaran dan Penilaian SMK Katolik Kefamenanu. Selanjutnya, pemaparan materi workshop oleh tim pengabdi. Materi yang disajikan adalah metode penggalian data terkait telaah dokumen sesuai dengan tuntutan IASP 2020 yang diterapkan oleh BAN-S/M dalam pelaksanaan akreditasi sekolah. Materi telaah dokumen disajikan sesuai jabaran butir penilaian akreditasi sekolah menurut empat komponen utama dalam butir kinerja inti, yakni komponen mutu lulusan, komponen proses pembelajaran, komponen mutu guru, dan komponen manajemen sekolah. Ada 35 butir penilaian yang dijabarkan dari keempat komponen utama. Oleh karena itu, demi kelancaran dan efektivitas pemahaman konsep peserta dalam kegiatan workshop, tim pengabdi membagi materi workshop telaah dokumen dalam dua hari. Materi yang disajikan dalam workshop hari pertama, yakni tanggal 25 Juli 2022 adalah telaah dokumen akreditasi butir 1 Ae Materi telaah dokumen pada butir 16, 18-35 serta 5 butir kekhususan lainnya disajikan oleh tim pada workhop hari kedua. Dalam penyajiannya, butir 15 dan 17 tidak disajikan karena sesuai dengan IASP 2020, kedua butir ini tidak memiliki metode penggalian data terkait telaah dokumen. Hal penting yang disajikan oleh tim pengabdi pada setiap butir telaah dokumen adalah adalah aspek yang ditelaah dan indikator, nama dokumen, dan level capaian kinerja yang diperlukan dan harus disiapkan oleh sekolah dalam rangka akreditasi. Pada saat penyajian materi, peserta workshop merasa mendapatkan hal baru. Hal ini terlihat dari antusias peserta selama pemaparan materi. Peserta workshop juga sering memberikan respon atau tanggapan selama proses workshop Pada saat pemaparan materi berlangsung, peserta mengatakan bahwa terdapat banyak kegiatan yang sudah dilakukan didokumentasikan baik berupa laporan maupun foto dan video pelaksanaan. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, ada beberapa foto-foto yang didokumentasikan oleh tim pengbadi. Foto-foto dalam tahap pelaksanaan kegiatan ditampilkan seperti Gambar 1. Foto Pemaparan Materi (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2. Gambar 2. Foto Sesi Diskusi (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2. Nalenan, et al. Workshop dan Pendampingan ManajemenA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 Gambar 3. Foto Pendampingan Kepala Sekolah (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2. Gambar 4. Foto Pendampingan Para guru (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2. Pada berlangsung, ditemukan bahwa terdapat beberapa butir yang secara konkret sudah dilakasanakan kegiatannya namun tidak terdokumentasikan secara baik. Butir-butir yang dimaksud adalah butir 1, 2, 4, 6, 9, 10, 11, 16, 20, 21, dan 23. Sekolah sudah memiliki dokumen berupa buku piket namun isinya belum memuat catatan tentang keterlambatan dan ketidakhadiran Selain itu, tidak ada dokumen berupa catatan guru atau wali kelas mengenai kedisiplinan siswa dalam hal berpakaian. Sekolah sudah memberikan sanksi kepada siswa yang tidak disiplin namun belum ada dokumen tentang sanksi yang diberikan. Dokumen lain yang tidak dimiliki atau dibuat sekolah adalah . catatan guru tentang sikap toleran dan kerukunan hidup antarpemeluk agama/kepercayaan. catatan dari guru/wali kelas yang jenis perundungan yang diberikan, dan jenis sanksi yang . laporan pencegahan perundungan yang mencakup agenda, panduan, dan partisipasi siswa, dan poster/banner/spanduk/leaflet. laporan daring/luring tentang partisipasi siswa dalam kegiatan lomba yang terkait dengan pengembangan minat dan bakat. laporan hasil tracer study tentang kepuasan pemangku kepentingan. sekolah belum pernah melakukan tracer study sehingga tidak ada dokumen laporan tracer . dokumen program sekolah/ pelaksanaan literasi. laporan kegiatan guru dalam evaluasi dan refleksi diri berdasarkan hasil penilaian siswa, teman sejawat, dan kepala sekolah serta dokumen kegiatan diseminasi hasil evaluasi dan refleksi guru kepada teman sejawat yang difasilitasi oleh sekolah. dokomen kegiatan diseminasi hasil pengembangan profesi guru. dokumen hasil evaluasi pencapaian visi, misi, tujuan, dan rencana Tahap Evaluasi Pada tahap evaluasi, tim pengabdi bersama seluruh peserta workshop mengevaluasi seluruh rangkaian kegiatan pengabdian. Dalam evaluasi ini peserta diminta untuk bertanya atau menyampaikan pemahaman berkaitan dengan kegiatan workshop yang dilaksanakan. Secara keselurahan, semua peserta sudah memahami isi materi workshop yang disajikan. Hal ini disimpulkan dari pengakuan peserta ketika tim pengabdi mengonfirmasi pemahaman peserta. Selain itu, pada sesi pendampingan peserta sudah memahami dokumen-dokumen yang perlu disiapkan. Nalenan, et al. Workshop dan Pendampingan ManajemenA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 36-. Diterima: September 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 Peserta menyadari bahwa banyak dokumen akreditasi berdasarkan tuntutan IASP 2020 tidak ada, meskipun kegiatannya sudah Sekolah berkomitmen untuk administrasi sekolah. Pada tahap evaluasi juga, tim pengabdi memberikan penguatan kepada peserta (Staf Dewan Guru dan Tenaga Kependidikan SMKS Katolik Kefamenan. agar melaksanakan setiap kegiatan di sekolah maupun di luar harus dikelola berbasis akreditasi sesuai IASP 2020. PENUTUP Pelaksanaan akreditasi berdasarkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 diawali dengan Pemaparan difokuskan pada penggalian data terkait telaah dokumen sesuai dengan tuntutan IASP 2020 yang diterapkan oleh BAN-S/M dalam pelaksanaan akreditasi sekolah. Materi telaah dokumen disajikan sesuai jabaran butir penilaian akreditasi sekolah. Empat komponen utama yang menjadi sasaran utama dalam butir kinerja inti, yakni komponen mutu lulusan, komponen proses pembelajaran, komponen mutu guru, dan komponen manajemen sekolah. Ada 35 butir penilaian yang dijabarkan dari keempat komponen utama. Kegiatan tanggapan positif karena dipandang sangat membantu pihak sekolah dalam rangka persiapan rekareditasi selanjutnya. Kegitan ini dilanjutkan dengan proses pendampingan. Melalui hasil pendampingan ditemukan bahwa ada beberapa butir yang secara konkret sudah dilakasanakan kegiatannya namun tidak terdokumentasikan secara baik. Butir-butir yang dimaksud adalah butir 1, 2, 4, 6, 9, 10, 11, 16, 20, 21, dan 23. Disarankan kepada pihak SMK Katolik Kefamenanu bahwa telaah dokumen merupakan salah satu metode penggalian data dalam penentuan akreditasi sekolah berdasarkan IASP Oleh karena itu, sekolah Ae sekolah harus mendokumentasikan semua aktivitas dilakukan disekolah dengan baik. UCAPAN TERIMA KASIH