JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. ANALISIS PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KINERJA JALAN SATU ARAH (STUDI KASUS : JL. CENGKEH KEC. KOTA MASOHI) Marisa Wakano1. Sammy G. Amaheka2. Juliet Grace Metekohy3 1,2,. Program Studi Teknik Sipil Universitas Pattimura Ambon Marisawakano052@gmail. com 1, amahekasammy@gmail. Julietmetekohy@gmail. ARTICLE HISTORY Received: June 26, 2025 Revised November 6, 2025 Accepted: November 23, 2025 Online available: November 24, 2025 Keyword: Parking, performance, capacity, degree of saturation, level of road *Correspondence: Name: Marisa Wakano E-mail: marisawakano052@gmail. Kantor Editorial Politeknik Negeri Ambon Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jalan Ir. Putuhena. WailelaRumahtiga. Ambon Maluku. Indonesia Kode Pos: 97234 ABSTRACT This study aims to analyze the impact of parking on the roadway on the performance of one-way streets, using the case study of Cengkeh Street in Masohi City District. Parking on the roadway is one of the factors contributing to the decline in road performance, especially on road segments that connect to economic activities, such as shopping centers and markets. The issues raised include reduced road capacity, decreased vehicle speed, and increased saturation degree due to parking on the The methodology used in this study involves a quantitative approach, collecting primary data through direct surveys and analysis using the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) 1997. The results show that the highest average daily traffic occurs on Sundays with 539 vehicles per hour. Parking on the roadway significantly affects road Traffic volume increases when parking appears on the road, while road capacity decreases from normal conditions. The road capacity with parking on the road is 1,253. 26 passenger car units per hour and 2,610. 96 passenger car units per hour without parking on the road. The degree of saturation also significantly increases, reaching 0. 43 in conditions with parking, with road service level up to level B, approaching the maximum road capacity limit. Parking characteristics show that the highest parking volume occurs on Tuesday from 10:00 AM to 12:00 PM WIT, with a high accumulation of vehicles on both sides of the road. This study provides recommendations for rearranging the parking system, implementing parking bans in certain zones, and optimizing parking spaces off the road to improve traffic performance. PENDAHULUAN Transportasi sangat penting perannya dalam menghubungkan wilayah yang menjadi sumber bahan baku atau pusat produksi dengan daerah yang membutuhkan bahan atau produk tersebut . Dengan pertumbuhan penduduk, aktivitas dan pergerakkan manusia juga meningkat. Oleh karena itu, transportasi berfungsi sebagai sektor penunjang pembangunan dan menyediakan layanan untuk pertumbuhan ekonomi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . disi ketiga, 2. , parkir didefinisikan sebagai tempat dimana kendaraan berhenti sementara. Parkir dibadan jalan merupakan salah satu penyebab Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. kemacetan lalu lintas. Jika tidak diatur dengan baik, jenis parkir ini dapat menimbulkan kerugian bagi para Provinsi Maluku disebut sebagai wilayah seribu pulau yang terletak pada lempeng Eurasia dan Pasifik. Kepulauan Maluku sendiri memiliki sekitar 2. Pulau dengan luas wilayah sekitar 74,505 km2. Masohi merupakan sebuah kecamatan yang berada di Provinsi Maluku, salah satu dari kepulauan Maluku di Indonesia. Wilayahnya Sebagian besar berupa dataran rendah dengan ketinggian antara 0 hingga 110 meter di atas permukaan laut. Kota Masohi memiliki luas wilayah 37,30 km2 atau sekitar 0,32 % dari total Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. wilayah Kabupaten Maluku Tengah ( BPS Maluku Tengah,2. Meskipun lebih kecil dibandingkan dengan kota-kota besar di Indonesia. Masohi memiliki aksesibilitas yang cukup baik, terutama dengan adanya pelabuhan dan bandara kecil didekatnya yang menghubungkannya dengan pulau-pulau lain di Kepulauan Maluku. Pertumbuhan penduduk di Kota ini berdampak pada peningkatan jumlah kendaraan. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, permintaan akan transportasi umum dan pribadi juga meningkat. Ini dapat menyebabkan peningkatan lalu lintas, kepadatan jalan, dan tantangan terkait mobilitas kota. Jl. Cengkeh terletak di Kecamatan Masohi yang merupakan sistem jalan satu arah dan mempunyai akses menuju Jl. Abdullah Soulissa yang melalui pusat Ae pusat kegiatan yang menopang aktivitas pergerakkan yang ada, seperti pusat perbelanjaan, pasar, dan Meningkatnya kegiatan Ae kegiatan di jalan tersebut membuat terganggunya kelancaran lalu lintas yang disebabkan oleh aktivitas penyebrang jalan, parkir di badan jalan, hingga tempat menaikkan dan menurunkan muatannya yang dapat menyebabkan berkurangnya kinerja ruas jalan , turunnya ruas jalan dan meningkatnya hambatan samping. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui kinerja lalu lintas pada ruas jalan sistem satu arah. Selain itu, akan dilakukan analisis pengaruh parkir pada kedua badan jalan terhadap kinerja ruas jalan yang diamati. TINJAUAN PUSTAKA Parkir adalah kendaraan yang tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara (Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, 1. Defenisi lain dari parkir adalah kendaraan yang berhenti untuk sementara . ntuk menurunkan muata. atau berhenti cukup lama. 1 Volume Lalu Lintas Volume lalu lintas adalah jumlah kendaraan yang melewati suatu penampang tertentu pada suatu ruas jalan dalam satuan waktu tertentu. 2 Kecepatan Kendaraan Kecepatan laju dari suatu pergerakan kendaraan dihitung dalam jarak persatuan waktu. Dirumuskan : arah dengan median atau total dua arah untuk jalan dua jalur tanpa median, selama satuan waktu tertentu pada kondisi jalan dan lalu lintas yang tertentu. 4 Derajat Kejenuhan Derajat kejenuhan didefinisikan sebagai rasio arus terhadap kapasitas, digunakan sebagai faktor kunci dalam penentuan tingkat kinerja suatu simpang (MKJI,1. Nilai derajat kejenuhan menunjukkan apakah ruas jalan akan mempunyai masalah kapasitas atau tidak. yaycI = C a. Dimana : DS = Derajat Kejenuhan Q = Volume kendaraan C = Kapasitas ruas jalan 5 Volume Parkir Volume parkir kendaraan merujuk pada total jumlah kendaraan yang menggunakan area parkir dalam periode waktu tertentu setiap hari. Volume = Ei Xa. Dimana : Ei = Jumlah kendaraan yang masuk (Ken. X = Kendaraan yang sudah ada sebelum waktu survei 6 Akumulasi Parkir Akumulasi parkir adalah total jumlah kendaraan yang menempati area parkir pada waktu tertentu dan dapat dibagi sesuai dengan kategori jenis maksud Akumulasi parkir dihitung dengan cara : Akumulasi = X Ei Ae Exa. Dimana : X = Jumlah kendaraan yang ada sebelumnya Ei = Jumlah kendaraan yang masuk pada lokasi parkir Ex = Kendaraan yang keluar pada lokasi parkir METODOLOGI 1 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini berada pada ruas jalan cengkeh di sekitar Pasar Binaiya Kecamatan Kota Masohi yang di perlihatkan pada gambar berikut. ycO = t a. Dimana : V = Kecepatan s = Jarak t = Waktu 3 Kapasitas Jalan Kapasitas jalan didefenisikan sebagai jumlah maksimum kendaraan yang dapat melintasi suatu ruas jalan per jam, dalam satu arah untuk jalan dua jalur dua Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. Sumber : Google Maps, 2024 Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Sumber : Dokumentasi, 2024 Waktu pengamatan dilakukan selama 8 hari dengan durasi survey selama 12 Jam. 2 Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data yang diperlukan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu data karakteristik lalu lintas dan data karakteristik parkir. Survei karakteristik lalu lintas Survei dimensi jalan Pengumpulan data geometrik jalan secara manual dilakukan langsung di lokasi survei. Metode ini melibatkan pengukuran lebar jalan, lay out parkir dan data relevan lainnya yang berkaitan dengan Pengukuran dilakukan menggunakan pita pengukur sesuai dengan pedoman Standar Nasional Indonesia. Dirjen Bina Marga (Survei Interventaris Geometri Jalan Perkotaan, 2. Survei volume lalu lintas Pengumpulan data volume lalu lintas dilakukan dengan metode manual traffic counts sesuai standar Nasiona Indonesia. Dirjen Bina Marga (Pedoman Pencacahanan Lalu Lintas dengan cara Manual, 2. Survei Kecepatan Pada pengamatan ini, survei kecepatan kendaraan dilakukan dengan menggunakan metode langsung, yaitu dengan cara mengukur secara manual waktu tempuh kendaraan untuk melintasi satu titik yang telah diketahui jaraknya sesuai Standar Nasional Indonesia. Dirjen Bina Marga (Panduan Survei dan Perhitungan Perjalanan Lalu Lintas, 1. Survei Karakteristik Parkir Survei karakteristik parkir dilakukan dengan mencatatat jumlah kendaraan yang sedang parkir, serta kendaraan yang masuk dan keluar setiap 15 menit. 3 Variabel Penelitian . Variabel Bebas Variabel bebas (Variabel . adalah variabel yang dianggap sebagai penyebab timbulnya variabel terikat (Variabel Y). dengan kata lain, perubahan pada variabel bebas akan memengaruhi variabel terikat. Maka variabel X dalam penelitian ini adalah : Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. X1 : Volume kendaraan X2 : Kecepatan kendaraan X3 : Kapasitas Jalan X4 : Derajat Kejenuhan X5 : Volume Parkir X6 : Akumulasi Parkir . Variabel Terikat Variabel terikat atau variabel Y adalah variabel akibat dari pradugakan, yaitu berfariasi mengikuti perubahan dari variabel-variabel bebas. Umumnya merupakan kondisi yang kita ingin ungkapkan dan Maka variabel Y dalam penelitian ini adalah : Y : Kinerja jalan satu arah HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Data Geometrik Jalan Lebar Tipe Jalur KiriJalan Jalan Kanan . 4/2 T Pemisah Arah Tabel 1. Kondisi Geometrik Jalan Sumber : Survey Lapangan, 2024 2 Volume Lalu Lintas Data pengamatan volume lalu lintas yang dihasilkan dibuat pada tabel berikut. Tabel 2. Rekapitulasi data volume lalu lintas Jalan Cengkeh Arus Lalu Lintas Kendaraan Motor (MC) Kend. Ring an (LV Kend. Berat (HV) Kend. Bermotor Total Kend. Kend Kend Kend Kend Kend Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Hari Sumber : Penulis, 2024 3 Kecepatan Kendaraan Data kecepatan kendaraan dengan kondisi adanya parkir pada badan jalan. Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Tabel 3. Kecepatan kendaraan (Minggu, 21 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Jarak Waktu Tempuh . Detik Jam km/jam Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Sumber : Penulis, 2024 Pada hari minggu, kecepatan kendaraan cenderung rendah pada jam-jam sibuk pagi hingga siang hari karena aktivitas sekitar pasar yang cukup padat, sehinggah kecepatan rata-rata berada pada kisaran 10-17 km/jam. Tabel 4. Kecepatan kendaraan (Senin, 22 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Pada hari senin, terjadi pola serupa dengan hari minggu, kecepatan berkisar 9-18 km/jam pada jam aktivitas tinggi. Tabel 5. Kecepatan kendaraan (Selasa, 23 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Tabel 6. Kecepatan kendaraan (Rabu, 24 Juli Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Tabel 7. Kecepatan kendaraan (Kamis, 25 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Pada hari selasa hingga kamis, kecepatan kendaraan masih menunjukkan tren yang sama d mana nilai kecepatan rata-rata berada pada rentang 13-22 km/jam, namun terdapat beberapa periode dengan kecepatan lebih rendah akibat lonjakan kendaraan parkir serta aktivitas bongkar-muat dagangan. Tabel 8. Kecepatan kendaraan (Jumat, 26 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Tabel 9. Kecepatan kendaraan (Sabtu, 27 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Tabel 10. Kecepatan kendaraan (Minggu, 28 Juli Waktu 00 - 08. 00 - 09. 00 - 10. 00 - 11. 00 - 12. 00 - 13. 00 - 14. 00 - 15. 00 - 16. 00 - 17. 00 - 18. Jarak . Detik Waktu Tempuh Jam km/jam Sumber : Penulis, 2024 Tabel 11. Rekap kecepatan kendaraan tanpa parkir Jalan Cengkeh Kec. Rata-rata tanpa parkir . m/ja. Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Sumber : Penulis, 2024 Hari Kecepatan kendaraan tanpa parkir berada pada kisaran 40-49 km/jam, menandakan kondisi lalu lintas sangat lancar. 3 Kapasitas Jalan . kapasitas jalan dengan kondisi tanpa parkir pada badan jalan Dengan lebar jalur lalu lintas 7 meter, perhitungan kapasitas jalan dihitung berdasarkan (MKJI, 1. Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. Berikut ini perhitungan kapasitas Jalan Cengkeh sebelum ada parkir. C = Co x FCwxFCspxFCsfxFCcs FCw FCsp FCsf FCcs = 1650 (Per Laju. 3300 (Untuk 2 Laju. = 1,00 = 0,92 = 0,86 C = Co x FCwxFCspxFCsfxFCcs C = 3300 x 1,00 x 0,92 x 0,86 C = 2. 610,96 smp/jam Jadi. Kapasitas Jalan Cengkeh Kota Masohi sebelum ada parkir sebesar 2. 610,96 smp/jam. Kapasitas jalan dengan kondisi setelah ada parkir pada badan jalan Pada saat kendaraan parkir pada badan jalan maka lebar jalan berkurang menjadi : Dimana : Lebar jalur lalu lintas keseluruhan = 7 meter Lebar rata-rata kendaraan parkir badan jalan kombinasi = 3,5 meter Maka. Lebar jalur menjadi = 7 m Ae 3,5 m = 3,5 ya = yaycu ycu yayaycycuyayaycycyycuyayaycyceycuyayaycayc = 1650 (Per Laju. FCw = 0,96 FCsp = - (Hanya untuk jalur 2 ara. FCsf = 0,92 FCcs = 0,86 C = Co x FCwxFCspxFCsfxFCcs C = 3300 x 1,00 x 0,92 x 0,86 C = 2. 610,96 smp/jam Jadi. Kapasitas Jalan Cengkeh Kota Masohi setelah ada parkir pada badan jalan sebesar 1. 253,26 smp/jam. 4 Derajat Kejenuhan Penelitian ini menganalisis tingkat kejenuhan jalan selama 8 hari dan 12 jam penelitian. Namun, data yang disajikan hanya mencakup waktu-waktu dengan derajat kejenuhan tertinggi, khususnya ketika ada aktivitas parkir di Jalan Cengkeh. Pemilihan data ini bertujuan untuk melihat dampak paling signifikan dari parkir terhadap penurunan kinerja jalan satu arah Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Tabel 18. Nilai DS ( Mingg. Derajat Kejenuhan Waktu Vol. Lalu Lintas Tanpa Parkir C = 2610 Tabel 23. Nilai DS (Juma. Tingkat Pelayanan Jalan Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Saat Ada Parkir Derajat Kejenuhan Waktu Vol. Lalu Lintas Tanpa Parkir C = 2610 Tingkat Pelayanan Jalan Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Saat Ada Parkir Sumber : Penulis, 2024 Sumber : Penulis, 2024 Tabel 24. Nilai DS (Sabt. Tabel 19. Nilai DS (Seni. Derajat Kejenuhan Waktu Vol. Lalu Lintas Tanpa Parkir C = 2610 Derajat Kejenuhan Tingkat Pelayanan Jalan Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Saat Ada Parkir Waktu Waktu Vol. Lalu Lintas Tingkat Pelayanan Jalan Tanpa Parkir Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Saat Ada Parkir C = 1253 Derajat Kejenuhan Vol. Lalu Lintas Tanpa Parkir Tingkat Pelayanan Jalan Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Saat Ada Parkir Sumber : Penulis, 2024 5 Volume Parkir Derajat Kejenuhan Tingkat Pelayanan Jalan Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Saat Ada Parkir Tanpa Parkir Tabel 22. Nilai DS (Kami. Vol. Lalu Lintas Waktu C = 2610 Saat Ada Parkir Sumber : Penulis, 2024 Waktu Saat Ada Parkir Derajat Kejenuhan Tabel 21. Nilai DS (Rab. Vol. Lalu Lintas Tanpa Parkir Tabel 25. Nilai DS (Mingg. Sumber : Penulis, 2024 Waktu Saat Ada Parkir Sumber : Penulis, 2024 Tingkat Pelayanan Jalan Tanpa Parkir Tanpa Parkir C = 2610 Sumber : Penulis, 2024 Tabel 20. Nilai DS (Selas. Derajat Kejenuhan Saat Tanpa Ada Parkir Parkir C = 2610 Vol. Lalu Lintas Tingkat Pelayanan Jalan Tabel 26. Rekapitulasi Volume Parkir Kanan VOLUME PARKIR KANAN Hari Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Kend/jam Sumber : Penulis, 2024 Sumber : Penulis, 2024 Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. VOLUME PARKIR KIRI Hari Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Kend/jam Sumber : Penulis, 2024 6 Akumulasi Parkir Tabel 28. Rekapitulasi Akumulasi Parkir kanan AKUMULASI PARKIR KANAN Waktu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Kend/jam Sumber : Penulis, 2024 Tabel 29. Rekapitulasi Akumulasi Parkir kiri AKUMULASI PARKIR KIRI Hari Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Kend/jam Sumber : Penulis, 2024 Berdasarkan hasil rekapitulasi, terlihat perbedaan signifikan antara jumlah kendaraan yang parkir di sisi kanan dan kiri jalan. Jumlah kendaraan yang parkir di sisi kanan selalu lebih banyak. Perbedaan ini terjadi karena pengendara cenderung memilih sisi kanan, sebab manuver parkir di sisi tersebut lebih mudah, yang pada akhirnya meningkatkan akumulasi kendaraan di sisi kanan. Marisa Wakano, et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. 7 Perbandingan LHR terhadap Akumulasi Parkir Perbandingan LHR dan akumulasi parkir bertujuan mengidentifikasi pengaruh parkir terhadap penurunan kinerja jalan satu arah, khususnya saat volume lalu lintas tinggi. Sebagai contoh, perbandingan LHR dan akumulasi parkir disajikan hanya pada hari dengan akumulasi parkir tinggi. Grafik Perbandingan Jumlah LHR terhadap Akumulasi Parkir LHR & Akumulasi Parkir Tabel 27. Rekapitulasi Volume Parkir Kiri 388 465 379 405 369 368 414 266 341 322 349 Waktu Pengamatan LHR AKUMULASI PARKIR KANAN Sumber : Penulis, 2024 Grafik . Perbandingan LHR terhadap Akumulasi Parkir Berdasarkan gambar pada grafik , dapat dilihat perbandingan antara Lalu lintas harian rata-rata dengan akumulasi parkir di Jalan Cengkeh pada hari rabu tanggal 24 Juli 2024, nilai LHR dari pukul 07. WIT mengalami peningkatan, menunjukkan lonjakan jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Cengkeh yang diakibatkan dari aktivitas pagi seperti perjalanan menuju tempat kerja atau sekolah dengan nilai akumulasi parkir kanan yang juga meningkat drastis yang dapat diinterprestasikan sebagai banyaknya kendaraan yang berhenti di badan jalan selama jam sibuk pagi. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan LHR pada jam ini kemungkinan mendorong lebih banyak aktivitas parkir pada badan Jalan Cengkeh. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh parkir pada badan jalan terhadap kinerja ruas Jalan Cengkeh dapat disimpulkan bahwa parkir di badan jalan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan kinerja ruas jalan. Kehadiran penyempitan lebar efektif jalan sehingga kapasitas jalan menurun drastis dengan kapasitas Jalan dengan adanya parkir 1. 253,26 smp/jam sedangkan tanpa parkir sebesar 2. 610,96 smp/jam. Selama delapan hari penelitian volume lalu lintas yang tertinggi ada pada hari kamis sebesar 1671 smp/jam, volume lalu lintas hari jumat sebesar Analisis Pengaruh Parkir Pada Badan A. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. 1726 smp/jam, dan pada hari Minggu sebesar 1755 smp/jam. Dari hasil dilihat bahwa kecepatan kendaraan yang diperoleh pada saat adanya parkir di hari minggu yang paling tinggi pada hari kamis pukul 00 WIT sebesar 25,33 km/jam, jumat pada pukul 10. 00 WIT sebesar 22,60 km/jam, dan minggu pada pukul 08. 00 Ae 09. WIT sebesar 28,36 km/jam, sedangkan saat tidak adanya parkir rata-rata kecepatan paling tinggi ada pada hari Jumat dengan rata-rata kecepatan 47,21 km/jam. Dengan adanya parkir, derajat kejenuhan jalan mencapai 0,40 sedangkan tanpa parkir, angkanya hanya 0,19. Nilai V/C rasio sebesar 0,40 ini menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalan berada pada level B. kondisi ini menandakan arus lalu lintas masih stabil, kecepatan kendaraan dapat dikendalikan dan rasio V/C masih bisa Berdasarkan pengamatan selama 8 hari, volume dan akumulasi parkir di Jalan Cengkeh. Kecamatan Kota Masohi, menunjukkan pola yang Kendaraan yang parkir di sisi kanan jalan secara terus-menerus lebih tinggi dibanding sisi kiri. Saran Berdasarkan permasalahan pada Jalan Cengkeh sehingga direkomendasikan larangan parkir saat jam-jam Langkah ini bertujuan untuk menjaga kinerja ruas jalan tetap optimal ketika arus lalu lintas sedang tinggi. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi volume lalu lintas atau menaikkan kapasitas jalan. Kapasitas jalan dapat diperbaiki dengan mengontrol kendaraan yang sering melawan arah. Untuk peneliti selanjutnya, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melihat semua fluktuasi karakteristik parkir yang lebih lengkap. DAFTAR PUSTAKA