Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo Desain Komunikasi Visual/Fakultas Arsitektur dan Desain/UPN AuVeteranAy Jawa Timur Jl. Rungkut Madya. Gn. Anyar. Kec. Gn. Anyar. Surabaya. Jawa Timur E-mail: 20052010022@student. id , alfianayuswantana. dkv@upnjatim. id, aris. dkv@upnjatim. ABSTRACT Temples are historical monuments inherited from their ancestors which can be silent witnesses of the past, become cultural tourist attractions and some of them even become world cultural heritage, one of which is Pari Temple. The existence of temples in the wider community, especially young people, is decreasing over time. The design of the webtoon character designs for the legend of Pari Temple aims to help foster a sense of cultural love among teenagers for the temple cultural heritage and the origins behind it. Due to the rapid development of the times and the internet in the industrial revolution 4. the introduction of temples will be easier for teenagers to understand if they are in an attractive visual The research methods used in this design are qualitative and quantitative research methods. The data collection methods used were interviews, questionnaires, observation and literature study. The final result that will be obtained through this design is a webtoon that will be uploaded on the LINE Webtoon platform with the aim of being able to access the target audience freely and easily. Keywords: Pari temple, character design, cultural heritage, teenagers, webtoon ABSTRAK Candi merupakan monumen bersejarah warisan nenek moyang yang mampu menjadi saksi bisu masa lampau. Candi menjadi objek wisata budaya dan bahkan beberapa diantaranya menjadi warisan budaya dunia, salah satunya adalah Candi Pari. Keberadaan candi dalam masyarakat luas terutama remaja semakin menurun dari waktu ke waktu. Perancangan desain karakter webtoon legenda Candi Pari ini bertujuan untuk membantu menumbuhkan rasa cinta budaya remaja terhadap cagar budaya candi dan asal usul yang ada dibaliknya. Karena perkembangan zaman dan internet yang sangat pesat pada revolusi industri 4. 0, pengenalan candi akan lebih mudah dipahami oleh remaja apabila berbentuk visual yang menarik. Metode penelitian yang dipakai dalam perancangan ini adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, kuesioner, observasi dan studi literatur. Hasil akhir yang akan didapatkan melalui perancangan ini adalah berupa webtoon yang akan diunggah di platform LINE Webtoon dengan tujuan agar dapat diakses oleh target audiens secara bebas dan mudah. Kata kunci: Candi pari, desain karakter, cagar budaya, remaja, webtoon Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun PENDAHULUAN Candi Pari lampau yang dapat menjadi pupuk penguat berbentuk persegi empat dan terbuat dari batu jati diri bangsa Indonesia (Balai Konservasi bata serta bagian atasnya terbuat dari batu Borobudur, 2018, hlm. Pendidikan dan Candi ini ditemukan pada tanggal 16 kebudayaan memiliki kaitan satu sama lain oktober 1906 dan dibuat pada tahun 1293 saka karena kebudayaan adalah pilar dan cerminan . 1 Maseh. Candi Pari memiliki sangka pendidikan bangsa dalam hal pembangunan bersayap, yang kemungkinan besar berfungsi Dapat dikatakan bahwa jika budaya sebagai pedharmaan atau bisa diartikan suatu bangsa maju, maka pendidikannya sebagai penghormatan kepada sesuatu atau sudah pasti juga maju. seseorang yang diagungkan (Sedyawati et al. 2013, hlm. 325Ae. Ajaran cagar budaya candi mengandung banyak Dibalik Candi Pari, terdapat sebuah nilai moral yang dapat diserap untuk dapat legenda terbentuknya candi tersebut. Legenda memajukan kebudayaan dan pendidikan Candi Pari mengisahkan Jaka Pandelegan dan Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut istrinya, atas jasa dan kebaikan mereka pada perlu dilestarikan dengan membuat nilai kerajaan Majapahit yang kala itu dipimpin tersebut dapat relevan dengan kondisi di (Khuljannah, masa kini dan agar tidak terlupakan oleh Sucipto, & Martono, 2020, hlm. Jaka generasi muda sehingga dapat memupuk Pandalegan merupakan salah satu tokoh rasa cinta tanah air. Raja Hayam Wuruk yang sudah berjasa dalam pertanian pada Salah satu cara untuk menumbuhkan masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. rasa cinta tanah air adalah dengan cara Jaka Pandelegan sendiri merupakan seorang menumbuhkan rasa bangga terhadap tanah airnya melalui proses pendidikan. Rasa seorang pertapa sebelum akhirnya dikutuk bangga tersebut dapat ditumbuhkan dengan menjadi ikan kotok atau ikan deleg dan menjadi raja ikan. Ia bisa kembali berubah menjadi nilai-nilai budaya yang dimiliki bersama. manusia pada saat ia tertangkap wuwu atau Pendidikan berbasis nilai-nilai budaya dapat perangkap ikan milik Jaka Walang Tinunu dijadikan sebagai sebuah alternatif untuk yang pada saat itu sedang mencari ikan pada menumbuhkan rasa bangga guna melandasi saat sedang membuka dan mengolah lahan munculnya rasa cinta tanah air (Kusuma, pertanian bersama teman-temannya. Pada 2017, hlm. 1Ae. Selain itu, dikarenakan akhirnya, ia diberikan nama Jaka Pandelegan penyebaran budaya barat yang semakin yang berasal dari kata Deleg dan dianggap berkembang pesat di Indonesia, hal itu dapat sebagai saudara oleh Jaka Walang Tinunu menyebabkan guncangan sosial atau culture (Kristiawan & Santoso, 2022, hlm. Oleh karena itu, seiring dengan adanya Cagar budaya candi merupakan bukti perkembangan zaman yang bersifat terus nyata dari kejayaan bangsa Indonesia di masa menerus, diharapkan budaya lokal juga dapat Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo beradaptasi selagi tidak menghilangkan ciri Webtoon yang memiliki minat pasar tinggi khas budaya tersebut (Laksono, 2021, hlm. (Lestari & Irwansyah, 2020, hlm. Perkembangan Berdasarkan sangat pesat pada revolusi industry 4. Survey dilakukan diatas, komik digital atau webtoon perilaku penggunaan internet dari APPJI memiliki kemungkinan yang sangat tinggi pada tahun 2023 sampai 2024 menyebutkan untuk dapat menjangkau target audiens. bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia Penelitian dilakukan untuk mengembangkan unsur 89,44% penduduk menggunakan handphone yang menonjol dalam cerita Candi Pari, sebagai media untuk mengakses informasi sehingga nilai budaya yang terkandung di (Penyelenggara Jasa Internet Indonesia APJII, dalamnya dapat tersampaikan dengan jelas. 2024, hlm. 12Ae. Maka dari itu, media terbaik Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan yang dapat digunakan adalah media berbasis dapat memudahkan pelestarian salah satu digital karena bagi generasi muda, informasi budaya bangsa yaitu Candi Pari. 79,50% dan teknologi yang ada dalam gawai adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari sehingga berpotensi besar untuk menumbuhkan minat pada cagar budaya Indonesia yaitu candi. METODE Metode perancangan desain karakter ini adalah Di era digital ini, visual telah menjadi salah menggunakan metode penelitian kualitatif satu hal penting dalam proses komunikasi di dan kuantitatif. Penelitian kualitatif adalah antara manusia. Visual juga adalah salah satu suatu pendekatan dalam penelitian yang bahasa yang mampu menstimulasi berbagai sifatnya mendasar dan berorientasi pada macam kemampuan seseorang karena visual gejala atau fenomena alami (Abdussamad, bersifat ikonik (Lohr, 2017, hlm. Dalam 2021, hlm. Sedangkan metode kuantitatif hal ini, visual memungkinkan untuk dapat adalah penelitian ilmiah yang sistematis menyampaikan informasi yang kompleks terhadap fenomena, bagian dan kausalitas menjadi lebih sederhana. Salah satu contoh hubungannya yang dapat diukur dengan visual yang mendukung hal tersebut adalah melakukan teknik statistik (Abdullah et komik (Rachminingsih & Hanif, 2020, hlm. , 2022, hlm. Perancangan ini berfokus kepada bidang desain karakter webtoon dan Salah satu bentuk dari revolusi industri juga cagar budaya Candi Pari yang ada di baca adalah perubahan komik yang mengikuti daerah Sidoarjo untuk menemukan fenomena gaya baru karena menyesuaikan dengan dan masalah yang ada. Lalu, tujuan dari teknologi yang ada sehingga memunculkan perancangan ini adalah untuk meningkatkan istilah baru yang dikenal dengan komik rasa cinta budaya kepada target segmen yang Komik digital hadir dalam bentuk telah ditentukan sebelumnya. aplikasi seluler, salah satunya adalah LINE Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun berjudul GO 8 dan Hari Ini Pasti Menang. Wawancara Bahkan. Metalu juga pernah berkontribusi dalam pembuatan animasi karya bangsa yang dalam mengumpulkan data. Wawancara ini berjudul Battle of Surabaya. Tujuan wawancara dilakukan dengan cara berdialog bersama yang dilakukan bersama Metalu adalah dengan narasumber yang memiliki keterkaitan untuk mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan dalam membuat alur cerita yang narasumber yang merupakan budayawan menarik, cara mendesain karakter, tips dan Indonesia dan komikus webtoon lokal. trik, hal apa saja yang harus diperhatikan dan Wawancara Wawancara pertama dilakukan bersama lain sebagainya. dengan Bu Rizky Niswarini Utami, seorang Sidoarjo sekaligus pengelola AoSanggar Rizky Budaya Observasi Observasi mempromosikan tari-tarian dari Jawa Timur, objek penelitian yaitu Candi Pari yang berada sekaligus seorang budayawan yang sudah di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari observasi ini sendiri adalah untuk dari berbagai pihak seperti dengan Dinas mendapatkan referensi dan juga inspirasi Pendidikan dan Kebudayaan dan juga dengan mengenai desain karakter webtoon agar budayawan-budayawan Tujuan nantinya perancangan yang dilakukan dapat wawancara bersama Bu Rizky Niswarini terlaksana dengan baik karena mengetahui Utami adalah untuk mendapatkan data yang apa yang baik dan kurang sehingga bisa terkait dengan Candi Pari, terutama mengenai mendapatkan output yang sesuai. Nusantara KucaraningratAy yang biasanya kisah dibalik berdirinya Candi Pari, untuk mengetahui secara lebih mendetail mengenai karakter yang ada dibaliknya dan juga ciri-ciri Kuesioner Kuesioner khas yang biasanya ada pada karakter seperti pakaian, rambut dan hal lain pada masyarakat responden yang memiliki rentang usia 18- pada zaman dahulu untuk memperdalam 25 tahun. Tujuan dari kuesioner ini adalah desain karakter. untuk mengetahui preferensi minat audiens Wawancara kedua dilakukan bersama komikus webtoon dengan nama pena Metalu terhadap alternatif desain karakter yang paling diminati. atau Kyo. Metalu merupakan seorang komikus hebat yang ada dibalik komik populer 7 Wonders yang mengadaptasi cerita rakyat HASIL DAN PEMBAHASAN Jaka Tarub dan 7 Bidadari. Selain 7 Wonders. Fokus luaran utama perancangan ini Metalu juga membuat webtoon lain berjudul adalah menciptakan sebuah desain karakter WON the Bossy Cat. Ada juga komik kompilasi yang mampu menarik perhatian audiens Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai Tabel 1. Pembabakan Cerita cerita dibalik karakter tersebut sehingga pada Pembabakan Cerita Rancang Webtoon akhirnya perhatian audiens akan tertuju ke Chapter 1 Hugo Tantheo yang patah hati dan cukup lama mengurung diri, merasuki ikan deleg setelah terpeleset dan masuk selokan saat keluar Ikan deleg itupun berubah menjadi manusia dan karena kebaikan Jaka Walang Tinunu ia diberikan nama Jaka Pandelegan serta menjadi saudara Jaka. Tidak tahu harus apa, ia memutuskan menjalani hidup sebagai Deleg. Chapter 2 Mereka pergi ke kediaman Kyai Gede untuk meminta bibit padi. Deleg jatuh hati pada Nyai Lara Walang Angin dan sebaliknya. Saat Jaka dan Deleg sudah undur diri dari kediaman, kedua putri Kyai Gede yang marah karena ternyata mereka akan dipinang Raja Blambangan tanpa persetujuan mereka akhirnya kabur menyusul Jaka dan Deleg. Terjadilah konflik antara mereka dan rombongan Kyai Gede. Karena Kyai Gede luluh terhadap keinginan putrinya, ia menerima keputusan mereka untuk ikut dengan Jaka dan Deleg. Lama-lama, perasaan diantara kedua putri Kyai Gede kepada Jaka dan Deleg terus berkembang dan akhirnya menikah. Chapter 3 Candi Pari. Proses desain atau mendesain Suatu hari, saat persawahan mereka sedang kekurangan air. Deleg memeriksa sumber air dan bertemu dengan Nabi kilir dan mendapatkan julukan Dukut Banyu. Setelah kejadian itu, kekuatan fisik Deleg meningkat dan hasil panennya menjadi meningkat pesat, sampai lumbung mereka tidak lagi bisa Lalu, pada waktu itu kondisi keraajaan Majapahit sehingga menyebakan gagal panen. Prabu Brawijaya memerintahkan sebagian padi dari mereka dengan menggunakan perahu dari arah Tenggara sungai Kedung Soko. adalah sebuah kegiatan untuk memecahkan masalah yang berlandaskan pada metode yang sistematik dan melalui penggabungan solusi kreatifitas serta wawasan (P. Andeas, & Nugroho, 2021, hlm. Konsep Rancang Desain Karakter Karakter merupakan hal utama dalam sebuah cerita, menjadi jiwa dari sebuah cerita dibangun (Zufri dkk, 2022, hlm. Perancangan desain karakter ini berjudul Deleg yang diambil dari nama karakter utama dari legenda Candi Pari yaitu Jaka Pandelegan. Kata Deleg diambil dari ikan deleg yang berubah menjadi manusia dan mendapatkan nama Jaka Padelegan. Berdasarkan dari cerita asli Legenda Candi Pari tersebut, cerita akan dimodernisasi kejadian dan tokoh penting dalam cerita. Hal ini dimaksudkan agar cerita legenda dapat lebih mudah dipahami dan menarik perhatian unsur romansa dan fantasi yang akan dibagi menjadi 5 chapter. Konsep Acuan Busana Busana atau kostum adalah ekspresi sifat serta emosi kepribadian karakter tokoh, maka penggunaan kostum yang sesuai sangat di sarankan (Yin, 2023. Hlm. Menurut Ingham dan Covey . Hlm. pemilihan busana sesuai konteks waktu tidak hanya membuat Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Chapter 4 Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun Setelah menghilangnya Deleg dan istrinya di masa kerajaan Majapahit. Jiwa Hugo kembali ke tubuh aslinya di dunia modern. Ia terbangun dalam keadaan terbaring di rumah sakit dengan keadaan tubuh sakit dan di wajah diperban karena wajahnya terbentur saat terjatuh ke selokan. Merasa malu. Hugo pulang dengan terburu-buru. Tidak lama setelah itu. Hugo yang sudah mendapatkan kembali jati dirinya yang tidak lagi terhalang perasaan kalut, mulai mengerjakan Tugas Akhir yang sebelumnya terhenti dan memutuskan untuk membuat kisah Candi Pari yang terdengar mirip dengan apa yang ia alami Saat survey lokasi, ia pun bertemu sosok perempuan yang sangat mirip dengan Walang Angin dan hatinya kembali bedegub Chapter 5 Jaka dan Deleg menyambut dengan senang hati permintaan tersebut. Prabu Brawijaya yang mendengarnya bersuka cita dan memanggil Jaka dan istrinya ke kerajaan setelah tahu asal usul Jaka yang merupakan anak Janda Ijingan yang pernah berhubungan dengannya dulu. Benar saja, setelah mengamati dengan seksama. Jaka sangat mirip dengannya dan memintanya untuk tinggal di kerajaan. Prabu Brawijaya juga akhirnya mengundang Deleg dan istrinya untuk menaikkan pangkat derajat mereka, namun karena Deleg menolak, terjadi konflik antara dirinya dan sang patih. Setelah berseteru, saat Deleg berusaha bersembunyi dibalik tumpukan padi, ia tiba-tiba menghilang yang membuat patih dan rombongannya Hal yang sama terjadi dengan istrinya, yaitu Nyai Lara Walang Angin, ia menghilang saat berkata akan mengisi kendi di sumur. Setelah melaporkan kejadian itu. Prabu Brawijaya merasa terkagum dengan hal itu dan memberikan perintah untuk membangun 2 buah candi untuk mengenang peristiwa itu. Satu candi di bangun di tempat dimana Jaka Pandelegan menghilang diantara tumpukan padi dan diberi nama Candi Pari dan satunya lagi dibangun ditempat dimana istrinya yaitu Nyai Lara Walang Angin menghilang pada saat beralasan untuk mengisi kendi yang dibawanya sehingga diberikan nama Candi Sumur visualisasi dari masing-masing karakter yaitu Jaka Pandelegan. Jaka Walang Tinunu. Nyai Lara Walang Angin. Nyai Lara Walang Sangit. Kyai Gede Penanggungan. Prabu Brawijaya dan Patih Gadjah Mada. Konsep acuan desain nantinya tidak akan 100% mengikuti desain busana yang sudah ada, namun akan ada modifikasi agar lebih bervariasi dan menarik untuk menyesuaikan dengan selera target audiens tanpa menghilangkan ciri khas busana masa lampau. audiens fokus pada karakter ketika tampil. Sebelum melakukan proses pembuatan namun juga menguatkan kehadiran karakter pada konteks cerita. Acuan busana desain tahapan research untuk mengumpulkan dan karakter webtoon diambil dari busana pada memahami referensi untuk desain karakter masa kerajaan Majapahit seperti arca, namun dan busananya. Berdasarkan acuan yang ada dengan model yang lebih dimodernisasi untuk pada latar belakang cerita, latar waktunya menyesuaikan karakter dan target segmen. merupakan pada masa kerajaan Majapahit. Konsep desain busana karakter mengacu pada acuan busana kurang terekspos di masa Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo kini, bahkan tokoh yang ada pada cerita pun tidak memiliki referensi apapun baik seperti bagaimana sosoknya, ciri-cirinya dan lain saja yang tersebar. Oleh karena itu, referensi yang akan digunakan dalam mendesain karakter dalam perancangan ini akan lebih menonjolkan sisi modernitas, yang mana mengacu pada kebaya dan jarik . eperti kain bati. yang ditonjolkan sisi modernnya. Gambar 1. Batik Motif Burung Merak Sidoarjo (Sumber: https://fitinline. com/article/read/batiksidoarjo/, diakses 04 November 2. Batik sendiri merupakan salah satu jenis dari hasil kerajinan dan keterampilan seni dalam membuat pakaian yang telah diwariskan turun temurun oleh nenek moyang Indonesia dan merupakan sebuah warisan seni (Fitriyani. Antariksa, & Wulandari, 2015, hlm. Sejarah batik di Indonesia berkaitan erat dengan perkembangan dari kerajaan Majapahit dan kerajaan lain yang ada setelahnya (Taufiqoh. Nurdevi, & Khotimah, 2018, hlm. Gambar 2. Batik Pada Masa Kerajaan Majapahit (Sumber: https://engrasia. com/blogs/berita/ sejarah-batik-zaman-kerajaan-hindu-dan-islam, diakses 04 November 2. Batik sebagai corak tradisional masyarakat Jawa senantiasa memiliki corak khas yang memperhatikan ikon daerah masingmasing (Karsam, 2024, hlm. Maka, desain batik setiap karakter di desain dengan menggunakan referensi batik khas Sidoarjo dan Majapahit, karena Candi Pari sendiri merupakan bangunan candi khas dari Sidoarjo yang berdasarkan sejarah berasal dari kerajaan Majapahit. Apabila dilihat dari segi warna, awalnya batik khas Sidoarjo tidak memiliki warna yang begitu mencolok dan cenderung berwarna gelap seperti cokelat dan motifnya tidak menggunakan motif binatang. Namun warna tersebut terus berkembang mengikuti permintaan dan munculah warna-warna batik yang lebih mencolok (Khasanah, 2018, hlm. Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Konsep Warna Penggunaan warna yang tepat mampu menyematkan warna sebagai pembangkit emosi pembaca (Solarski dalam Henderson, 2021. Hlm . Pembaca muda memiliki kecenderungan menyukai warna cerah dan tersaturasi/lembut (Yao dkk, 2. Konsep warna yang akan diterapkan pada desain karakter adalah warna cerah namun tetap memiliki kesan soft. Akan ada penambahan efek seperti gold, merah dan warna lainnya untuk menambah keindahan visualisasi. Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun Konsep Desain Karakter Dalam perancangan webtoon ini, terdapat total 7 karakter yang dirancang menggunakan gaya ilustrasi semi realis/ semi kartun yang biasa dipakai pada manga Jepang dan manhwa Korea. Desain akan memanfaatkan visualisasi yang menarik pada karakter dan menonjolkan detail menarik lainnya untuk meningkatkan point of interest karakter. Visual karakter menjadi tanda pengenal bagi pembaca untuk mengenali karakter, hal ini dapat dilihat dari pilihan arketipe bentuk, kostum baju, warna, bentuk rambut dan make up (Okumu dan Unal, 2021. Hlm. Desain Karakter Terdapat total tujuh karakter secara keseluruhan yaitu Jaka Pandelegan atau Deleg Gambar 3. Brainstorming Karakter Jaka Pandelegan dan Sketsa Kasar Desain Karakter Jaka Pandelegan (Sumber: Dokumen Pribad. yang merupakan karakter utama. Jaka Walang Tinunu. Nyai Lara Walang Angin. Nyai Lara Walang Sangit. Kyai Gede Penanggungan. Prabu Brawijaya dan Patih Gadjah Mada. Desain ketujuh karakter tersebut, masingmasing akan dibuat dengan mengacu pada latar, sifat, status dan lain sebagainya. Keseluruhan desain karakter akan melalui brainstorming terlebih dahulu sebelum pada akhirnya tercapailah alternatif desain yang akan disebarkan melalui kuesioner. menampilkan deskripsi karakter, baik secara visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa yang sudah tertera pada hasil brainstorming. Jaka Pandelegan merupakan karakter karakter yang wujud awalnya adalah ikan deleg atau ikan gabus sebelum tertangkap di wuwu . enangkap ika. milik Jaka Walang Tinunu. Setelah tertangkap ia berubah menjadi manusia dan pada akhirnya di angkat mejadi saudara Jaka Walang Tinunu. Jaka Padelegan dapat dikatakan sebagai orang biasa sehingga ia akan mengenakan busana rakyat biasa dan hanya mengenakan aksesoris biasa, . Jaka Pandelegan Proses menjadi ikan deleg. Jaka Pandelegan adalah bertelanjang dada dan mengenakan jarik . ain bati. sebagai celana. Jaka Pandelegan adalah sosok yang menghilang dalam tumpukan padi di akhir cerita dan pada akhirnya dibangunkan sebuah candi oleh Prabu Brawijaya yang merupakan raja pada masa itu dan diberikan nama Candi Pari untuk mengenang jasanya. merupakan seorang pemuda yang dikutuk Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo Gambar 4. Brainstorming Karakter Nyai Lara Walang Angin dan Sketsa Kasar Desain Karakter Nyai Lara Walang Angin (Sumber: Dokumen Pribad. Nyai Lara Walang Angin Proses Gambar 5. Brainstorming Karakter Jaka Walang Tinunu dan Sketsa Kasar Desain Karakter Jaka Walang Tinunu (Sumber: Dokumen Pribad. menampilkan deskripsi karakter, baik secara visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan . Jaka Walang Tinunu Proses dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa yang sudah tertera pada brainstorming. menampilkan deskripsi karakter, baik secara Nyai Lara Walang Angin adalah putri visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan bungsu dari Kyai Gede Penanggungan yang dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa merupakan bangsawan pada masa itu. yang sudah tertera pada brainstorming. merupakan seorang wanita yang anggun, baik Jaka Walang Tinunu merupakan sosok dan pemberani, bahkan terkadang memiliki penting yang membuat Candi Pari ada dikare- nakan Jaka Walang Tinunu adalah karakter tergantung situasinya. Karakteristik fisiknya yang menangkap Jaka Pandelegan menggu- adalah memiliki wajah dan tubuh kecil, bulu nakan wuwu atau penangkap ikan milikn- mata panjang dan lentik dengan mata besar, ya sampai ia berubah menjadi manusia dan berkulit terang dan berambut hitam kebiruan ia angkat menjadi saudaranya. Jaka Walang Tinunu adalah keturunan tidak sah dari Pra- Nyai Lara Walang Angin merupakan putri bu Brawijaya, sehingga walaupun keturunan dari seorang bangsawan kala itu, maka ia raja ia tetap hidup sebagai seorang rakyat bia- cenderung memakai busana seperti kebaya sa bersama ibunya yang merupakan Nyai In- tanpa lengan dengan banyak aksesoris mewah Oleh karena itu. Jaka Walang Tinunu Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Lalu. Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun Gambar 6. Brainstorming Karakter Nyai Lara Walang Sangit dan Sketsa Kasar Desain Karakter Nyai Lara Walang Sangit (Sumber: Dokumen Pribadi Gambar 7. Brainstorming Karakter Kyai Gede Penanggungan dan Sketsa Kasar Desain Karakter Kyai Gede Penanggungan (Sumber: Dokumen Pribad. mengenakan busana rakyat biasa seperti jarik Kemudian, sama seperti Nyai Lara Walang . ain bati. , ikat pinggang, celana, sedikit ak- Angin, karena merupakan putri dari seorang sesori dan bertelanjang dada. bangsawan kala itu, maka ia cenderung . Nyai Lara Walang Sangit memakai busana seperti kebaya tanpa lengan Proses dengan banyak aksesoris mewah. Penyesuaian menampilkan deskripsi karakter, baik secara berdasarkan sifat masing-masing karakter. visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan . Kyai Gede Penanggungan dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa yang sudah tertera pada brainstorming. Proses Nyai Lara Walang Sangit adalah putri menampilkan deskripsi karakter, baik secara sulung dari Kyai Gede Penanggungan yang visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan merupakan bangsawan pada masa itu dan dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa juga saudari dari Nyai Lara Walang Angin. yang sudah tertera pada brainstorming. Nyai Lara Walang Sangit merupakan sosok Kyai Gede Penanggungan merupakan yang lemah lembut, anggun dan baik. ayah dari Nyai Lara Walang Sangit dan Nyai memiliki karakteristik fisik yang lebih tinggi Lara Walang Angin. Kyai Gede Penanggungan dari Nyai Lara Walang Angin, berkulit cerah, pada masa kerajaan Majapahit dapat dikatakan wajah kecil dengan fitur wajah yang tegas dan sebagai salah satu bangsawan sehingga identik mata tegas pula serta bulu mata lentik. Nyai dengan kemewahan. Karakteristik Kyai Gede Lara Walang Sangit memiliki rambut panjang Penanggungan bergelombang berwarna coklat tanpa poni. tubuh kekar walau usianya sudah masuk usia Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo Gambar 7. Brainstorming Karakter Prabu Brawijaya dan Sketsa Kasar Desain Karakter Prabu Brawijaya (Sumber: Dokumen Pribad. Gambar 8. Brainstorming Karakter Patih Gadjah Mada dan Sketsa Kasar Desain Karakter Patih Gadjah Mada (Sumber: Dokumen Pribad. lanjut, rambut panjang yang sudah mulai dari suatu kerajaan besar seperti Majapahit. memutih, memiliki kumis dan janggut serta . Patih Gadjah Mada kulit kecoklatan. Untuk sifatnya sendiri. Kyai Proses Gede memiliki sifat yang tegas, pemberani, bijaksana dan cukup waspada. Kyai Gede menampilkan deskripsi karakter, baik secara Penanggungan mengenakan busana seperti visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan jarik . ain bati. , ikat pinggang, aksesoris dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa mewah, celana dan bertelanjang dada. yang sudah tertera pada brainstorming. Prabu Brawijaya Proses Patih Gadjah Mada merupakan salah satu sosok patih yang dipercaya oleh Prabu Brawijaya. Patih Gadjah Mada bertugas menampilkan deskripsi karakter, baik secara sebagai sosok patih yang memimpin pasukan visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan untuk meminta padi pada Jaka dan Deleg. dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa Selain itu ia juga bertugas membawa Deleg yang sudah tertera pada brainstorming. ke kerajaan walau dengan paksaan dengan Prabu Brawijaya merupakan raja dari perintah dari Prabu Brawijaya. Patih Gadjah kerajaan Majapahit kala itu. Karakteristik Mada memiliki sifat tegas, setia, tangguh Prabu Brawijaya adalah memiliki tubuh dan penuh tanggung jawab layaknya sosok kekar dan kulit kecoklatan dengan rambut Untuk sifat Prabu Brawijaya sendiri, . Hugo Tantheo ia memiliki sifat yang tegas, bijaksana dan Proses bertanggung jawab. Dapat dibilang sifatnya adalah sifat alami seorang raja sebenarnya menampilkan deskripsi karakter, baik secara Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun Tabel 2. Desain Terpilih Karakter Desain Jaka Pandelegan Desain 2 Desain 3 27,5 % 45,8 % 26,7 % Gambar 9. Brainstorming Karakter Hugo Tantheo dan Sketsa Kasar Desain Karakter Hugo Tantheo (Sumber: Dokumen Pribad. Desain Terpilih Persentase Desain 1 visual maupun sifat. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembuatan sketsa berdasarkan apa yang sudah tertera pada brainstorming. Jaka Pandelegan Berdasarkan dengan desain dan kue- Hugo Tanteo atau biasa dipanggil Hugo sioner yang telah disebar kepada responden adalah karakter dari zaman modern yang sebelumnya telah di dapatkan hasil akhirnya. berkesibukan sebagai seorang mahasiswa Dari 120 responden berumur 18-25 tahun se- Hugo memiliki karakteristik yang ceria, besar 45,8% . memilih alternatif lugas, percaya diri, sabar dan humoris dan desain kedua. terkadang sedikit narsis. Ia menyukai jenis Kemudian, berdasarkan desain karakter pakaian yang simpel dan nyaman namun Jaka Pandelegan yang telah terpilih oleh re- tetap trendy, berkulit terang dan tinggi. sponden sebelumnya, desain final pun telah Hobinya adalah bermain game dan tidak diselesaikan dengan memperlihatkan 3 sisi terlalu menyukai sejarah karena baginya detail desain depan, samping dan belakang rumit sehingga sulit dipahami. Desain Tervalidasi . Nyai Lara Walang Angin Alternatif desain karakter yang telah Berdasarkan responden sebelumnya telah di dapatkan hasil audiens dengan rentang usia 18-25 tahun. Dari 120 responden berumur 18-25 Setelah kuesioner disebarkan, telah didapatkan tahun sebesar 47,5% . memilih hasil berupa 120 responden. alternatif desain ketiga. Kemudian, berdasarkan desain karakter Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo Desain 2 Desain 3 12,5 % 47,5 % Desain 1 Desain 2 Desain 3 33,3 % 26,7 % Desain Terpilih Desain Terpilih Persentase Desain 1 Tabel 4. Desain Terpilih Karakter Desain Jaka Walang Tinunu Persentase Tabel 3. Desain Terpilih Karakter Desain Nyai Lara Walang Angin Tabel 5. Desain Terpilih Karakter Desain Nyai Lara Walang Sangit Nyai Lara Walang Angin yang telah terpilih sisi detail desain depan, samping dan belakang . Jaka Walang Tinunu Berdasarkan responden sebelumnya telah di dapatkan hasil Dari 120 responden berumur 18-25 tahun sebesar 40% . memilih Desain 1 Desain 2 Desain 3 22,5% 43,3 % 34,2 % Desain Terpilih telah diselesaikan dengan memperlihatkan 3 Persentase oleh responden sebelumnya, desain final pun alternatif desain kedua. Kemudian, berdasarkan desain karakter Jaka Walang Tinunu yang telah terpilih oleh responden sebelumnya, desain final pun telah diselesaikan dengan memperlihatkan 3 sisi detail desain depan, samping dan belakang Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Dari 120 responden berumur 18-25 tahun sebesar 43,3% . memilih alternatif desain kedua. Kemudian, berdasarkan desain karakter . Nyai Lara Walang Sangit Berdasarkan responden sebelumnya telah di dapatkan hasil Nyai Lara Walang Sangit yang telah terpilih oleh responden sebelumnya, desain final pun telah diselesaikan dengan memperlihatkan 3 Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun Desain 2 Desain 3 23,3% 63,3 % 13,3 % Desain 1 Desain 2 Desain 3 8,3% 29,2 % 62,5 % Desain Terpilih Desain Terpilih Persentase Desain 1 Tabel 7. Desain Terpilih Karakter Desain Prabu Brawijaya Persentase Tabel 6. Desain Terpilih Karakter Desain Kyai Gede Penanggungan sisi detail desain depan, samping dan belakang alternatif desain ketiga. Kemudian, berdasarkan desain karakter . Kyai Gede Penanggungan Berdasarkan responden sebelumnya, desain final pun telah diselesaikan dengan memperlihatkan 3 sisi responden sebelumnya telah di dapatkan hasil detail desain depan, samping dan belakang Dari 120 responden berumur 18-25 tahun sebesar 63,3% . Patih Gadjah Mada Prabu Brawijaya yang telah terpilih oleh alternatif desain kedua. Berdasarkan Kemudian, berdasarkan desain karakter Kyai Gede Penanggungan yang telah terpilih responden sebelumnya telah di dapatkan hasil oleh responden sebelumnya, desain final pun Dari 120 responden berumur 18-25 telah diselesaikan dengan memperlihatkan 3 tahun sebesar 60% . memilih sisi detail desain depan, samping dan belakang alternatif desain pertama. Kemudian, berdasarkan desain karakter . Prabu Brawijaya Berdasarkan Patih Gadjah Mada yang telah terpilih oleh responden sebelumnya, desain final pun telah diselesaikan dengan memperlihatkan 3 sisi responden sebelumnya telah di dapatkan hasil detail desain depan, samping dan belakang Dari 120 responden berumur 18-25 tahun sebesar 62,5% . memilih Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 Kumala Divya Ikowanda. Alfian Candra Ayuswantana. Aris Sutejo Tabel 8. Desain Terpilih Karakter Desain Patih Gajah Mada Desain 1 Desain 2 Desain 3 Hugo Tantheo yang telah terpilih oleh responden sebelumnya, desain final pun telah di selesaikan dengan memperlihatkan 3 sisi Persentase detail desain depan, samping dan belakang 9,2% 30,8% Desain Terpilih SIMPULAN Perancangan desain karakter legenda Candi Pari dapat menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan rasa cinta budaya kepada generasi muda, terkhususnya rasa cinta budaya terhadap candi. Desain karakter Tabel 9. Desain Terpilih Karakter Desain Hugo Tantheo Persentase Desain 1 Desain 2 Desain 3 yang ada diciptakan sedemikian rupa agar menarik secara visual dengan didasari sebuah legenda dari berdirinya suatu candi yang merupakan salah satu cagar budaya Indonesia. Dalam membuat desain sebuah karakter, 70,8% 16,7% 12,5% hal yang paling penting adalah mengetahui dan memahami dasar-dasarnya, menciptakan ide serta memahami target audiens. Untuk dapat menciptakan desain karakter yang menarik Desain Terpilih dapat diawali dengan membuat visual yang menonjol, ciri khas yang mudah diingat dan juga tidak mudah dilupakan, pakaian yang memiliki ciri khas dan lain sebagainya. Desain karakter webtoon ini memanfaatkan visual karakter dan unsur batik pada pakaian atau jarik, serta kebaya sebagai salah satu langkah untuk menarik perhatian generasi muda agar . Hugo Tantheo Berdasarkan mudah dikenali dan diingat. Dengan webtoon yang didasari dari legenda Candi Pari responden sebelumnya telah di dapatkan hasil ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara Dari 120 responden berumur 18-25 yang efektif untuk dapat memperkenalkan tahun sebesar 70,8% . memilih dan juga melestarikan budaya lokal sehingga alternatif desain pertama. dapat menumbuhkan rasa cinta budaya di Kemudian, berdasarkan desain karakter Jurnal Panggung V35/N3/09/2025 kalangan generasi muda Indonesia. Selain Desain Karakter Webtoon Legenda Candi Pari sebagai Upaya Pengenalan Candi kepada Remaja Usia 18-25 Tahun itu, diharapkan pula melalui desain karakter Karsam. Kajian Ciri dan Motif Batik webtoon ini, minat, kepedulian dan rasa cinta Jombangan: Studi Kasus Jombang Kota budaya dapat terus berkembang sehingga Santri. Panggung, 34. , 348-366. budaya lokal seperti cagar budaya candi Khasanah. Batik Asli Sidoarjo. Jurnal semakin populer dari Sabang sampai Merauke atau bahkan sampai ke manca negara. Edukasi, 4. , 88Ae100. Khuljannah. Sucipto. , & Martono. Struktur Naratif Legenda Candi Pari dan Candi Sumur di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Silampari *** Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia. Daerah, dan Asing, 3. , 15Ae26. DAFTAR PUSTAKA