ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal Vol 5 No 2 September 2025 p-ISSN : x-x Available Online : https://journal. id/index. php/eleste/index e-ISSN : 3032-7261 DOI : https://doi. org/10. 58890/eleste. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. ANTAM TBK UBPE PONGKOR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK DESA CISARUA Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI. Depok ajisahroni12345@gmail. Nuryanisusan@gmail. Abstrak Penelitian ini menganalisis pengaruh efisiensi dan efektivitas program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam Tbk UBPE Pongkor terhadap kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Cisarua. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 60 kelompok masyarakat penerima manfaat sebagai sampel jenuh. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, efisiensi dan efektivitas program CSR memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan kelompok masyarakat. Koefisien determinasi (Adjusted R. 710 mengindikasikan bahwa 71% variasi kesejahteraan dan pemberdayaan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa program CSR yang dikelola secara efisien dan efektif berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara substansial. Kata Kunci: Corporate Social Responsibility (CSR). Efisiensi. Efektivitas. Kesejahteraan. Pemberdayaan. Abstract This research analyzes the effect of the efficiency and effectiveness of PT. Antam Tbk UBPE Pongkor's Corporate Social Responsibility (CSR) program on the well-being and empowerment of the community in Cisarua Village. Using a quantitative approach with a survey method, the study involved 60 community groups receiving benefits as a saturated sample. The results of the multiple linear regression analysis indicate that both partially and simultaneously, the efficiency and effectiveness of the CSR program have a positive and significant influence on the improvement of community well-being and The coefficient of determination (Adjusted R. 710 suggests that 71% of the variation in well-being and empowerment can be explained by these two variables. Thus, the research concludes that a CSR program managed efficiently and effectively plays a crucial role in substantially enhancing community welfare. Keywords: Corporate Empowerment. Social Responsibility (CSR). Efficiency. Effectiveness. (*) Corresponding Author : Aji Sahroni, ajisahroni12345@gmail. com1, 08121166717 Welfare. Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 INTRODUCTION Program Corporate Social Responsibility (CSR) telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan, terutama di sektor pertambangan yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat. Namun, implementasinya sering kali menghadapi tantangan terkait efisiensi dan Studi ini berfokus pada program CSR PT. Antam Tbk UBPE Pongkor di Desa Cisarua, yang meskipun telah menjalankan berbagai inisiatif seperti pelatihan keterampilan dan pembangunan infrastruktur, masih memerlukan evaluasi mendalam untuk memastikan program tersebut benar-benar mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Kurangnya evaluasi sistematis dan partisipasi pasif dari masyarakat menjadi masalah utama yang memicu penelitian ini. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah krusial. antaranya adalah kurangnya evaluasi yang komprehensif mengenai efektivitas program CSR, adanya ketidaksesuaian antara program yang dijalankan dengan kebutuhan riil masyarakat, serta belum terjaminnya keberlanjutan program setelah pendampingan perusahaan berakhir. Selain itu, masalah juga muncul dari kurangnya partisipasi aktif masyarakat dan tidak adanya standar pengukuran yang jelas untuk efisiensi CSR. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merumuskan tiga pertanyaan utama: . Apakah efisiensi program CSR secara parsial berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan kelompok binaan di Desa Cisarua? . Apakah efektivitas program CSR secara parsial berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan kelompok binaan? . Apakah efisiensi dan efektivitas program CSR secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh efisiensi dan efektivitas program CSR PT. Antam Tbk UBPE Pongkor. Hasilnya diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan CSR yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak nyata, serta menjadi acuan bagi perusahaan, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun kolaborasi strategis untuk pembangunan sosial. METHODS Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan evaluatif untuk menganalisis efisiensi dan efektivitas program CSR PT. Antam Tbk UBPE Pongkor. Objek penelitiannya adalah 60 kelompok binaan CSR di Desa Cisarua yang menjadi penerima manfaat Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan Data yang digunakan terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif, bersumber dari data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, serta data sekunder dari laporan perusahaan dan literatur Variabel independen yang diukur adalah efisiensi dan efektivitas program CSR, sementara variabel dependennya adalah kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Pengukuran variabel menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji asumsi klasik . ormalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearita. sebelum melakukan analisis regresi linear Uji hipotesis dilakukan dengan Uji F . dan Uji t . serta koefisien determinasi (RA) untuk menilai pengaruh variabel. RESULTS & DISCUSSION Results Uji Kualitas Data Langkah selanjutnya yang dilakukan setelah mengetahui berbagai tanggapan atas responden adalah melakukan uji kualitas data. Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah berbagai item pernyataan atau indikator yang digunakan tersebut valid atau tidak serta reliabel atau tidak. Hal ini penting karena salah satu syarat bahwa sebuah data dapat dilakukan uji hipotes adalah harus valid dan reliabel. Dibawah ini disajikan hasil uji kualitas data berupa uji validitas dan uji reliabilitas. - 113 - Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 Uji Validitas Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Efisiensi Program CSR No Butir r hitung (Corrected Item-Total Correlatio. r tabel 5% . Simpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected ItemTotal Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel Efisiensi Program CSR tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Efektivitas Program CSR No Butir r hitung (Corrected Item-Total Correlatio. r tabel 5% . Simpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected ItemTotal Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel Efektivitas Program CSR tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. Tabel 3. Hasil Uji Validitas Variabel Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat No Butir r hitung (Corrected Item-Total Correlatio. r tabel 5% . Simpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected ItemTotal Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. - 114 - Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 Uji Reliabilitas Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Efisiensi Program CSR Efektivitas Program CSR Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat CronbachAos a Simpulan Keterangan Reliabel Karena Cronbach a > 0,6 Reliabel Karena Cronbach a > 0,6 Reliabel Karena Cronbach a > 0,6 Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai Cronbach Alpha yang tertera dalam Tabel Reability Statistics . hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS untuk masing-masing variabel lebih besar dari 0,6 sehingga dapat dikatakan bahwa semua instrumen penelitian ini handal . dan dapat digunakan untuk uji selanjutnya. Hasil Uji Asumsi Klasik Setelah melakukan uji kualitas data dan semua data yang dihasilkan layak untuk digunakan dalam uji selanjutnya maka yang perlu dilakukan adalah uji asumsi klasik. Uji ini wajib dilakukan sebelum seseorang melakukan analisis regresi linier berganda. Adapun uji klasik yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: . uji normalitas, . uji heteroskedastisitas dan . uji multikolinieritas. Hasil Uji Normalitas Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Berdasarkan Gambar 1 yang menampilkan Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual, titik-titik data terlihat menyebar di sekitar dan mengikuti garis diagonal. Hal ini menunjukkan bahwa residual dari model regresi terdistribusi secara normal, sehingga asumsi normalitas terpenuhi dan hasil analisis regresi menjadi valid dan akurat. - 115 - Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. Hasil Heteroskidastisitas dengan Scatterplot Grafik Scatterplot di atas memperlihatkan bahwa titik-titik menyebar secara acak tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehinggamodel regresi layak digunakan untuk memprediksi keputusan pembelian berdasarkan masukanvariabel independennya. Uji Multikolinieritas Tabel 5. Hasil Uji Multikolinieritas Collinearity Statistics Tolerance Vif Hasil Simpulan Hasil Simpulan Efisiensi Program CSR 0. > 0,1 < 10 Efektivitas Program CSR 0. > 0,1 < 10 Variabel Hasil uji multikolinearitas mengindikasikan tidak adanya gejala multikolinearitas dalam model Observasi pada nilai Variance Inflation Factor (VIF) menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki nilai nilai tolerance diatas 0,1 dan nilai VIF yang tidak melampaui ambang batas 10, yaitu Efisensi program CSR . dan Efektivitas program CSR . Hasil Uji Hipotesis Setelah semua data dinyatakan layak untuk dilakukan uji selanjutnya, maka langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan uji hipotesis. Uji ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah sekaligus dugaan sementara atas jawaban rumusan masalah tersebut yang tertuang dalam hipotesis. Beberapa hal yang termasuk ke dalam uji hipotesis ini antara lain persamaan regresi, koefisien determinasi (R. dan uji t . ji parsia. - 116 - Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 Persamaan Regresi Linier Berganda Tabel 6. Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Standardized Coefficients Beta Model Unstandardized Sig. Coefficients Std. Error (Constan. Efisiensi Efektivitas Dependent Variable: Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat Sumber: Hasil Olah Data . Collinearity Statistics Tolerance VIF Melihat nilai Unstandardizet Coefficients Beta di atas, maka dapat ditentukan persamaan regresi linier sederhana yang dihasilkan dari penelitian ini, sebagai berikut: Y = 1. 616 X1 0. 519 X2 Berdasarkan persamaan regresi Y = 1. 616 X1 0. 519 X2, konstanta 1. 024 menunjukkan nilai kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat saat efisiensi dan efektivitas CSR adalah nol. Koefisien regresi positif untuk Efisiensi Program CSR (X. 616 dan Efektivitas Program CSR (X. 519, keduanya dengan nilai signifikansi 0. 000, mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut secara parsial berpengaruh positif dan signifikan. Hal ini berarti peningkatan satu satuan pada efisiensi atau efektivitas CSR akan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat masingmasing sebesar 0. 616 dan 0. 519, dengan asumsi variabel lain tetap. Koefisien Determinasi (R. Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Efektivitas. Efisiensi Dependent Variable: Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square adalah 0,710 atau 71%. Ini berarti bahwa variabel efisiensi dan efektivitas program csr PT. Antam Tbk. mempengaruhi variabel kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat kelompok binaan di desa cisarua sebesar 71% sedangkan sisanya sebesar 29% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti. Hasil Uji F (Simulta. Tabel 8. Hasil Uji F (Uji Simulta. ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat Predictors: (Constan. Efektivitas. Efisiensi - 117 - Sig. Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 Uji hipotesis simultan . ji F) bertujuan untuk menilai pengaruh seluruh variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Berdasarkan hasil uji F, diperoleh nilai F hitung 105 yang jauh diatas F tabel sebesar 3. 159 dengan tingkat signifikansi 0. Mengingat nilai signifikansi ini jauh lebih kecil dari ambang batas 0. 05 (=0. , dapat disimpulkan bahwa model regresi yang dibentuk adalah signifikan secara simultan. Dengan kata lain, variabel efisiensi dan efektivitas program csr secara kolektif dan bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Hasil Uji t (Uji Parsia. Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan Uji t atau yang lebih dikenal dengan nama Uji Parsial. Jika Uji F bertujuan untuk melihat pengaruh secara bersama-sama, maka Uji t ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependennya secara parsial atau sendiri-sendiri. Tabel 9. Hasil Uji t (Uji Parsia. Sig. Variabel Simpulan HASIL = 5% Efisiensi Program CSR 4. 001 >2. <0,05 Berpengaruh Signifikan Efektivitas Program CSR 4. 743 >2. <0,05 Berpengaruh Signifikan Berdasarkan uji t. Efisiensi Program CSR (X. secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat (Y) dengan nilai Sig. -hitung 4. dan koefisien regresi positif (B=0. Ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi program akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Similarly. Efektivitas Program CSR (X. juga berpengaruh signifikan dengan nilai Sig. -hitung 4. dan koefisien regresi positif (B=0. , yang berarti peningkatan efektivitas juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. DISCUSSION Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efisiensi Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Efektivitas Program CSR memiliki pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap Kesejahteraan dan Pemberdayaan Kelompok Desa Cisarua. Secara parsial, efisiensi program CSR (X. terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat (Y). Temuan ini didukung oleh nilai Signifikansi sebesar 0. 000<0. dan koefisien regresi positif . Hal ini sejalan dengan teori manajemen strategis dan CSR yang menekankan pentingnya alokasi sumber daya yang optimal untuk menciptakan dampak sosial yang maksimal. Efisiensi dalam pengelolaan dana, tenaga, dan waktu memastikan bahwa setiap investasi perusahaan menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat, tanpa birokrasi berbelit atau pemborosan. Penelitian ini konsisten dengan pandangan yang diungkapkan oleh Carroll & Shabana . dan Porter & Kramer . yang menggarisbawahi integrasi efisiensi operasional dalam inisiatif CSR dapat menciptakan keunggulan kompetitif sekaligus meningkatkan nilai sosial. Selain itu, hasil ini juga konsisten dengan penelitian terdahulu oleh Juliansyah, et. , yang menemukan bahwa CSR BUMN berdampak signifikan terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat. Selanjutnya, efektivitas program CSR (X. juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan dan Pemberdayaan Kelompok Desa Cisarua (Y). Hasil ini dibuktikan dengan nilai Signifikansi sebesar 0. 018<0. dan koefisien regresi positif . Interpretasi dari hasil ini adalah bahwa program CSR yang efektif berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Efektivitas mencakup relevansi program dengan masalah yang ada, partisipasi aktif masyarakat, serta keberlanjutan dampak yang Ketika program CSR PT. Antam Tbk UBPE Pongkor mampu menjawab tantangan riil di Desa Cisarua, seperti peningkatan akses pendidikan, perbaikan fasilitas kesehatan, atau pemberdayaan ekonomi, maka hal itu akan meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat secara langsung. - 118 - Aji Sahroni1. Nuryani Susana2 // ELESTE : Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal 5 . September 2025 Temuan ini sejalan dengan kerangka kerja pembangunan berkelanjutan dan konsisten dengan teori triple bottom line dari Elkington . yang menyoroti pentingnya dampak sosial . dalam kinerja Hasil ini juga konsisten dengan penelitian terdahulu oleh Sakti & Wahyanti . yang menyatakan bahwa CSR PT Sido Muncul efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara simultan, uji F membuktikan bahwa Efisiensi Program CSR (X. dan Efektivitas Program CSR (X. secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan dan Pemberdayaan Kelompok Desa Cisarua (Y). Temuan ini didukung oleh nilai Signifikansi sebesar 0. 000<0. dan F hitung sebesar 73. 105, yang jauh lebih besar dari F tabel . Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara kolektif memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi pada tingkat kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Koefisien determinasi (Adjusted RA) 710 atau 71% mengindikasikan bahwa sekitar 71% dari variasi kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat dapat dijelaskan oleh model regresi yang melibatkan efisiensi dan efektivitas CSR. Proporsi yang substansial ini menegaskan bahwa kedua aspek pengelolaan program CSR ini merupakan faktor dominan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Cisarua. Sisa 29% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Secara keseluruhan, temuan ini menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dan komprehensif dalam implementasi CSR, di mana fokus pada efisiensi alokasi sumber daya dan efektivitas pencapaian tujuan harus berjalan selaras untuk memberikan dampak positif yang optimal, berkelanjutan, dan bernilai lebih bagi perusahaan serta CONCLUSION Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan beberapa poin utama mengenai program CSR PT. Antam Tbk UBPE Pongkor: Efisiensi program CSR berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan dan Pemberdayaan Kelompok Desa Cisarua. Pengelolaan sumber daya yang optimal dan alokasi dana yang tepat sasaran berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat. Efektivitas program CSR juga memiliki pengaruh signifikan. Keberhasilan program dalam mencapai tujuannya, seperti memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sangat krusial dalam meningkatkan kesejahteraan, pendapatan, serta akses terhadap pendidikan dan kesehatan. Efisiensi dan Efektivitas program CSR secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan dan Pemberdayaan Kelompok Desa Cisarua. Kedua aspek ini secara kolektif menjelaskan 71% variasi tingkat kesejahteraan masyarakat, menunjukkan bahwa kombinasi keduanya merupakan kunci utama keberhasilan program CSR. REFERENCES