Pengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok @Erigo. Store Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pakaian Habib Ali Sofyan . Wahyu Utamidewi . Rastri Kusumaningrum . 1,2,. Universitas Singaperbangsa Karawang Email: . hbbali22@gmail. wahyuutamidewi@fisip. kusumaningrum@fisip. ARTICLE HISTORY Received . Maret 2. Revised . Mei 2. Accepted . Juni 2. KEYWORDS Content Exposure. Erigo X JKT48. TikTok. Uses and Effect. This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Habib Ali Sofyan, 2010631190056. AuPengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun TikTok @Erigo. Store Terhadap Keputusan Pembelian Produk PakaianAy. Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang. Latar belakang penelitian ini adalah TikTok sebagai platform media sosial populer di Indonesia dimanfaatkan oleh berbagai merek, termasuk Erigo, untuk Salah satu strateginya adalah kolaborasi dengan JKT48 melalui kampanye Erigo X JKT48, yang menarik perhatian penggemar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terpaan konten Erigo X JKT48 pada akun TikTok @Erigo. terhadap keputusan pembelian produk pakaian. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode kausal berbasis filsafat positivisme. Dengan menggunakan teori Uses and Effect dari Sven Windahl. Populasi penelitian ini adalah anggota komunitas TEAM48 Karawang, dengan jumlah sampel yang ditentukan menggunakan rumus Isaac dan Michael, sehingga diperoleh 81 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan konten Erigo X JKT48 pada akun TikTok @Erigo. memiliki pengaruh posistif sebesar sebesar 78,8% terhadap keputusan pembelian fashion, sementara 21,2% di pengaruhi oleh faktor lain. ABSTRACT Habib Ali Sofyan, 2010631190056. "The Influence of Erigo X JKT48 Content Exposure on the TikTok Account @Erigo. Store on Purchase Decisions for Clothing Products. Communication Science Study Program. Faculty of Social and Political Sciences. Singaperbangsa University. Karawang. The background of this research is TikTok as a popular social media platform in Indonesia, utilized by various brands, including Erigo, for marketing. One of its strategies is collaborating with JKT48 through the Erigo X JKT48 campaign, which attracts fans' attention. This study aims to analyze the influence of Erigo X JKT48 content exposure on the TikTok account @Erigo. store on purchasing decisions for clothing products. This study employs a quantitative approach with a causal method based on the philosophy of positivism, using the Uses and Effect theory by Sven Windahl. The research population consists of members of the TEAM48 Karawang community, with a sample size determined using the Isaac and Michael formula, resulting in 81 respondents. The findings indicate that exposure to Erigo X JKT48 content on the TikTok account @Erigo. store has a positive influence of 78. 8% on fashion purchasing decisions, while 21. 2% is influenced by other factors. PENDAHULUAN Media baru kini telah menjadi elemen tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi digital dan internet. Berbagai platform daring, aplikasi seluler, serta media sosial termasuk dalam kategori media baru, memungkinkan pengguna untuk bertukar pengalaman, pendapat, dan informasi secara lebih interaktif serta cepat dibandingkan dengan media tradisional (Hasan dkk. , 2. Salah satu bentuk media baru yang paling dominan adalah media sosial, yaitu aplikasi berbasis internet yang memungkinkan interaksi dan distribusi konten secara luas (Harahap & Adeni, 2. Gambar 1. Data Tipe Website Atau Aplikasi Yang Digemari Masyarakat Indonesia 2024 (Sumber: Data Reportal, 2. Jurnal Professional. Vol. 12 No. 1 Juni 2025 page: 245 Ae 258 | 245 p-ISSN 2407-2087 e-ISSN 2722-371X Menurut laporan Data Reportal . , 98,4 % orang di Indonesia aktif menggunakan media sosial, menjadikannya platform digital yang paling popular. TikTok menempati posisi kedua sebagai aplikasi yang paling populer dengan jumlah pengguna mencapai 127 juta (Slice. id, 2. TikTok, yang hadir di Indonesia sejak 2018, berhasil menarik perhatian masyarakat melalui fitur berbagi video pendek yang inovatif (Hatmanto, 2. Keberhasilan TikTok dalam menarik pengguna juga menjadikannya platform yang efektif untuk pemasaran digital (Pratiningsih & Al Sukri, 2. TikTok juga telah memperkenalkan beberapa fitur, khususnya toko TikTok, di mana pengguna dapat berbelanja seolah-olah mereka berada di pasar online melalui aplikasi TikTok. TikTok Shop merupakan fitur sosial yang secara resmi diluncurkan oleh TikTok Indonesia pada 17 April 2021 (Illahi, 2. Pengguna dapat menjelajahi video yang ditampilkan di beranda dan juga menghasilkan video mereka sendiri yang menonjolkan kreativitas Iklan yang ditampilkan di platform TikTok juga menghasilkan minat yang cukup besar, karena terlibat dengan promosi telah terbukti memotivasi pengguna untuk mempelajari tentang layanan dan produk yang disajikan vendor kepada calon pelanggan atau pembeli yang ingin memperoleh barang (Giri & Fadhilah, 2. Salah satu merek yang memanfaatkan TikTok sebagai media pemasaran adalah Erigo, sebuah brand fashion asal Indonesia. Erigo menggunakan strategi pemasaran digital melalui konten kreatif di akun TikTok mereka, @Erigo. Pada Februari 2025, akun ini telah memiliki 2,6 juta pengikut (TikTok. Salah satu strategi pemasaran yang diterapkan adalah kolaborasi dengan JKT48, grup idola Indonesia yang memiliki basis penggemar yang kuat (Damasta & Dewi, 2. Kolaborasi ini menghasilkan berbagai konten yang menarik, meningkatkan keterlibatan pengguna, dan memperkuat citra merek Erigo di pasar fashion. Berdasarkan pra-penelitian yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada komunitas penggemar JKT48, ditemukan bahwa 91,07% responden aktif menggunakan TikTok, dan 97,32% di antaranya pernah melihat event kolaborasi Erigo X JKT48 di platform tersebut. Selain itu, 93,75% responden juga pernah membeli produk pakaian Erigo (Penulis, 2. Data ini menunjukkan adanya potensi pengaruh terpaan konten Erigo X JKT48 terhadap keputusan pembelian produk fashion. Penelitian ini akan menganalisis hubungan antara terpaan konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. store dengan keputusan pembelian produk pakaian. Teori Uses and Effect yang diperluas dan dikembangkan oleh Sven Windahl akan digunakan untuk memahami bagaimana pelanggan, terutama penggemar JKT48, dapat dipengaruhi oleh terpaan konten sebagai stimulus (Ivony, 2. LANDASAN TEORI Teori Uses And Effect Penelitian ini didasarkan pada teori Uses and Effects, yang juga dikenal sebagai teori tentang pengaruh media. Menurut Sven Windahl dalam Rohim . , beberapa ahli mendefinisikan teori ini dari berbagai sudut pandang. Secara umum, teori ini digunakan untuk pendekatan terhadap khalayak agar kita dapat memahami bagaimana mereka secara aktif memilih media yang dapat memenuhi kebutuhan mereka dan mengetahui efek apa yang ditimbulkan dari media yang dipilih. Pendekatan Uses and Effect ini merupakan salah satu cara untuk memahami perilaku yang berpusat pada khalayak. Dalam model uses and gratification, individu menggunakan media berdasarkan kebutuhan yang mereka miliki. Teori ini menyoroti bahwa penekanan utama tidak terletak pada cara media dapat mempengaruhi sikap dan perilaku audiens, melainkan pada bagaimana media dapat memenuhi kebutuhan sosial dan pribadi mereka. Oleh karena itu, audiens yang secara aktif memanfaatkan media untuk mencapai tujuan tertentu. Sebaliknya, teori Uses and Effects menjelaskan bahwa faktor kebutuhan atau keinginan individu berperan dalam menentukan bagaimana mereka menggunakan media (Rohim. Menurut Alexander . , teori Uses and Effects menjelaskan keterkaitan antara pesan komunikasi massa yang disampaikan melalui media dan pengaruh yang ditimbulkannya terhadap para Teori ini menyoroti bagaimana pemanfaatan media dapat menimbulkan berbagai dampak pada individu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media akan menghasilkan konsekuensi tertentu. Menurut Sendjaja . Dalam asumsi dasar model Uses and Effects terkait penggunaan media, terdapat tiga variabel utama yang berperan, yaitu: Frekuensi. Seberapa sering individu terpapar konten. Durasi. Lamanya seseorang mengonsumsi konten. Atensi. Sejauh mana individu memberikan perhatian terhadap konten yang mereka konsumsi 246 | Habib Ali Sofyan. Wahyu Utamidewi. Rastri Kusumaningrum . Pengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok . Dengan menggunakan tiga variabel utama, penelitian ini menganalisis bagaimana konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. store berdampak pada keputusan anggota komunitas TEAM48 Karawang untuk membeli pakaian. Pertama, durasi waktu yang dihabiskan oleh individu untuk menggunakan TikTok dan melihat konten Erigo X JKT48, yang dapat mempengaruhi tingkat keputusan pembelian. Kedua, jenis isi konten yang disajikan, seperti video promosi atau ulasan produk, yang dapat mempengaruhi persepsi dan minat terhadap produk. Ketiga. Interaksi antara individu sebagai pengguna media dengan konten yang mereka konsumsi serta platform TikTok secara keseluruhan, mencakup tingkat keterlibatan serta dampak konten terhadap persepsi dan sikap mereka terhadap merek Erigo . Dengan menghubungkan ketiga variabel ini, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana terpaan konten di TikTok mempengaruhi keputusan pembelian produk pakaian. METODE PENELITIAN Metode Analisis Metode penelitian adalah proses ilmiah untuk mengumpulkan data untuk mencapai tujuan tertentu. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif untuk studi ini. Sugiyono . menyatakan bahwa karena metode kuantitatif telah digunakan sejak lama dan merupakan bagian dari tradisi penelitian, metode kuantitatif sering disebut sebagai metode klasik. Studi ini didasarkan pada positivisme, metodologi yang juga disebut positivisme. Ini karena pendekatan kuantitatif menganggap realitas sebagai sesuatu yang nyata, dapat diukur, diverifikasi, dan diamati yang tidak berubah (Sugiyono, 2. Dengan pendekatan ini, sebuah teori diuji dan temuan-temuannya dimaksudkan untuk mengkonfirmasi atau menyangkal teori tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kausal. Uses and Effects adalah teori yang mendasari penelitian ini. Fokus utama penelitian adalah bagaimana konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. store berdampak pada keputusan konsumen untuk membeli Dengan pendekatan kuantitatif berbasis filsafat positivisme, penelitian ini memungkinkan penjelasan atas peristiwa yang diamati serta memberikan temuan yang dapat mewakili populasi yang Menurut Sugiyono . , populasi merujuk pada area generalisasi yang mencakup subjek atau objek dengan karakteristik tertentu yang sesuai dengan kriteria penelitian. Fokus penelitian ini adalah penggemar JKT48 yang tergabung dalam komunitas TEAM48 Karawang, yang terdiri dari 134 anggota Dari jumlah tersebut, dilakukan pra-penelitian untuk mendapatkan populasi yang memenuhi variabel penelitian, yang menghasilkan 102 anggota. Penelitian ini membutuhkan sampel sebanyak 81 orang, berdasarkan perhitungan dengan rumus Isaac dan Michael pada tingkat kesalahan 5%. Sampel nonprobability diambil menggunakan metode insidental, yang berarti responden dipilih secara acak tetapi tetap memenuhi kriteria penelitian. Dalam penelitian ini, data dikategorikan ke dalam dua jenis sumber: Data Primer, sebagaimana dijelaskan oleh Sugiyono . , merupakan informasi yang dikumpulkan langsung dari objek penelitian melalui metode seperti wawancara, observasi, atau kuesioner. Dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data primer melalui kuesioner yang dibagikan kepada subjek penelitian, yakni anggota TEAM48 Karawang yang menggunakan aplikasi TikTok serta mengetahui event kolaborasi Erigo X JKT48. Data Sekunder, menurut Sugiyono . , data sekunder merupakan sumber informasi yang memberikan data kepada peneliti secara tidak langsung. Dalam penelitian ini, penulis memanfaatkan data sekunder yang mencakup buku, jurnal, skripsi, sumber dari internet, serta dokumentasi yang relevan dengan topik penelitian. Salah satu komponen penting dari penelitian adalah pengumpulan data. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini termasuk: Kuesioner, metode pengumpulan data ini dilakukan dengan menyajikan pertanyaan tertulis kepada Dalam penelitian ini, kuesioner menggunakan skala Likert dengan empat tingkat penilaian, yaitu Sangat Tidak Setuju (STS). Tidak Setuju (TS). Setuju (S), dan Sangat Setuju (SS). Studi Pustaka, teknik ini digunakan untuk memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian melalui sumber seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian sebelumnya. Perangkat lunak Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26 untuk Windows digunakan dalam penelitian ini untuk menerapkan metode analisis data statistik. Dalam penelitian kuantitatif, setelah semua data dari responden dikumpulkan, analisis data dilakukan. Proses ini diawali dengan pengelompokan data berdasarkan jenis responden dan variabel, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan tabulasi data sesuai dengan variabel dari seluruh responden. Selanjutnya, data untuk setiap Jurnal Professional. Vol. 12 No. 1 Juni 2025 page: 245 Ae 258 | 247 p-ISSN 2407-2087 e-ISSN 2722-371X variabel penelitian disajikan, kemudian dilakukan perhitungan guna memperoleh jawaban atas setiap rumusan masalah, serta analisis lebih lanjut untuk menguji hipotesis penelitian (Sugiyono, 2. Statistik inferensial, juga disebut sebagai statistik induktif atau statistik probabilitas, digunakan untuk menganalisis data sampel dan menghasilkan kesimpulan yang dapat diterapkan pada populasi yang lebih besar. Kesimpulan yang diperoleh dari data sampel tersebut dinyatakan dalam bentuk peluang, yang mencakup tingkat signifikansi . esempatan terjadinya kesalahan atau kebenara. dari hasil analisis tersebut (Sugiyono, 2. Statistik parametrik adalah bagian dari statistik inferensial, yang mencakup metode analisis statistik untuk pengolahan data pada skala interval. Ini memerlukan data yang terdistribusi normal (Sugiyono. Teknik analisis data ini meliputi: Uji Normalitas Uji Normalitas digunakan untuk menilai apakah distribusi data pada variabel independen dan dependen sesuai dengan distribusi normal. Pengujian ini dilakukan menggunakan metode KolmogorovSmirnov, yang membandingkan distribusi frekuensi kumulatif dari data yang diamati dengan distribusi (Nasrudin dkk. , 2. Pedoman dalam pengambilan keputusan: Jika nilai sig. < 0,05 Ie distribusi tidak normal. Jika nilai sig. > 0,05 Ie distribusi normal. Uji Regresi Linear Sederhana Untuk menemukan hubungan antara satu variabel independen dan satu variabel dependen, analisis regresi linear sederhana digunakan. Studi ini menggunakan analisis ini untuk mengukur bagaimana konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. store memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli pakaian. Sebagai contoh, rumus berikut digunakan (Machali, 2. Y= a bX Keterangan: a : Intersep, nilai Y ketika X = 0 b : Koefisien regresi, menunjukkan perubahan pada variabel Y akibat perubahan variabel X Y : Variabel dependen . eputusan pembelia. X : Variabel independen . erpaan konten Erigo X JKT. Uji Partial (T) Uji Parsial (T) bertujuan untuk menilai tingkat signifikansi pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen secara terpisah (Sahir, 2. Rumus yang digunakan Keterangan: T : T hitung akan dibandingkan dengan T table r : Koefisien korelasi yang telah ditemukan n : Jumlah sample Jika ycEaycnycycycuyci O ycycycaycayceyco, maka yaycu diterima dan yayca ditolak. Artinya, tidak terdapat pengaruh antara variabel X dan Y. Jika ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco, maka yaycu ditolak dan yayca diterima. Artinya, terdapat pengaruh antara variabel X dan Y. Uji Simultan (F) Pengaruh total variabel independen terhadap variabel dependen dinilai melalui uji simultan (F). Sebagai contoh, rumus berikut digunakan (Sugiyono, 2. Keterangan: F : F hitung akan dibandingkan dengan F table R : Koefisien korelasi k : Jumlah Variabel bebas 248 | Habib Ali Sofyan. Wahyu Utamidewi. Rastri Kusumaningrum . Pengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok . n : Jumlah sampel Jika yaEaycnycycycuyci < yaycycaycayceyco, maka yaycu diterima dan yayca ditolak. Artinya, tidak terdapat pengaruh simultan oleh variabel X dan Y. Jika yaEaycnycycycuyci > yaycycaycayceyco, maka yaycu ditolak dan yayca diterima. Artinya, terdapat pengaruh simultan oleh variabel X dan Y. Uji Koefisien Determinasi ( ) Tujuan dari uji koefisien determinasi adalah untuk mengetahui seberapa baik variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen. Nilai R2 berada di antara 0 dan 1 dan dapat ditafsirkan sebagai (Sahir, 2. KP = y 100% Keterangan: KP : Nilai koefisien determinasi : Nilai koefisien korelasi Variabel Bebas (X): Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok @Erigo. Penelitian ini menjelaskan bahwa terpaan konten Erigo X JKT48 pada akun Tiktok @Erigo. diukur berdasarkan tiga turunan menurut Rakhmat . , yaitu frekuensi, durasi, dan atensi dengan definisi sebagai berikut. Frekuensi adalah seberapa sering pengguna media terpapar oleh konten yang ditayangkan, yang dapat diukur berdasarkan tiga indikator, yaitu jumlah tayangan konten, frekuensi kunjungan, dan seberapa sering konten muncul di For You Page (FYP). Durasi adalah ukuran waktu yang dihabiskan oleh pengguna dalam mengonsumsi konten media. Durasi dapat diukur melalui beberapa indikator, yaitu rata-rata durasi menonton, tingkat penyelesaian video, dan total waktu eksposur terhadap konten. Atensi adalah tingkat perhatian yang diberikan pengguna saat mengonsumsi konten. Atensi dapat diukur berdasarkan tiga indikator, yaitu fokus saat menonton konten, ketertarikan terhadap konten, dan interaksi dengan konten. Variabel Terikat (Y): Keputusan Pembelian Produk Pakaian Penelitian ini mengukur keputusan pembelian produk pakaian sebagai efek dari terpaan konten Erigo X JKT48 pada akun Tiktok @Erigo. Pengukuran keputusan pembelian dapat dilakukan berdasarkan lima indikator menurut Indrasari . , yaitu: Motivasi dalam membeli sebuah produk. Proses pengolahan informasi sebelum menentukan pilihan merek. Keyakinan dalam mengambil keputusan pembelian. Kesediaan untuk merekomendasikan produk kepada orang lain. Keinginan untuk melakukan pembelian ulang. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Salah satu elemen penting dalam penelitian adalah validitas, yang mengacu pada tingkat keakuratan atau kesesuaian antara data yang dikumpulkan oleh peneliti dan data yang dikumpulkan dari subjek penelitian. Dengan kata lain, data dianggap valid selama tidak ada perbedaan antara keduanya (Hardani, dkk. , 2020:. Dalam penelitian kuantitatif, validitas memiliki peran krusial dalam menjamin kesahihan atau keabsahan pengukuran skala dari variabel-variabel yang digunakan (Hardani dkk. , 2. Butir pernyataan kuesioner dikatakan valid apabila Tabel 1. Hasil Uji Validitas Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun TikTok @Erigo. Store (X) Keterangan Pernyataan tabel hitung Saya sering melihat konten kolaborasi Erigo x JKT48 di FYP Valid TikTok. Konten Erigo x JKT48 yang sering muncul di FYP TikTok Valid membuat saya lebih mengenal produk Erigo. Jurnal Professional. Vol. 12 No. 1 Juni 2025 page: 245 Ae 258 | 249 p-ISSN 2407-2087 e-ISSN 2722-371X Saya sering merasa tertarik untuk menonton lebih banyak video TikTok Erigo x JKT48 karena JKT48 tampil mengenakan produk Erigo. Saya lebih mudah menonton seluruh video TikTok Erigo x JKT48 karena durasinya yang pendek. Durasi video yang pendek pada konten TikTok Erigo x JKT48 membuat saya lebih tertarik untuk menonton lebih banyak video Saya merasa lebih fokus dan tidak merasa bosan saat menonton video TikTok Erigo x JKT48 karena durasinya yang Saya merasa tertarik dengan konten TikTok Erigo x JKT48 yang memiliki elemen visual menarik. Saya merasa lebih tertarik menonton konten TikTok yang menampilkan JKT48 mengenakan produk Erigo dibandingkan konten TikTok lainnya. Saya merasa lebih tertarik untuk membeli produk Erigo setelah melihat konten yang kreatif dan menarik perhatian di TikTok Erigo x JKT48. Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 2. Hasil Uji Validitas Keputusan Pembelian Produk Pakaian (Y) Pernyataan Saya membeli produk Erigo karena saya melihat JKT48 mengenakan produk tersebut dengan percaya diri dalam video TikTok Konten TikTok Erigo x JKT48 memberikan informasi yang jelas mengenai kualitas produk Erigo sehingga mempermudah saya memilih merek tersebut. Saya lebih cepat memutuskan untuk membeli produk Erigo setelah melihat JKT48 mengenakan produk tersebut di TikTok. Saya merasa konten TikTok Erigo x JKT48 membantu saya lebih yakin untuk memilih produk Erigo daripada merek lain. Setelah menonton video TikTok, saya merasa lebih yakin bahwa produk Erigo akan memenuhi harapan saya terkait kualitas dan desain. Saya merasa lebih percaya diri membeli produk Erigo karena anggota JKT48 sering mengenakan produk tersebut dalam konten TikTok Setelah menonton konten TikTok Erigo x JKT48, saya merasa produk tersebut layak direkomendasikan kepada orang lain. Setelah melihat JKT48 mengenakan produk Erigo di TikTok, saya lebih tertarik untuk membeli produk Erigo lagi di masa Melihat konten TikTok yang menampilkan produk Erigo membuat saya ingin mencoba lebih banyak produk dari Erigo pada pembelian berikutnya Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Valid 250 | Habib Ali Sofyan. Wahyu Utamidewi. Rastri Kusumaningrum . Pengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok . Uji Reabilitas Reliabilitas adalah istilah yang mengacu pada tingkat keandalan yang berkaitan dengan ketepatan dan konsistensi suatu pengukuran yang bebas dari kesalahan, sehingga menghasilkan hasil yang sama atau dapat diandalkan ketika pengukuran dilakukan kembali dalam kondisi yang sama (Hardani et al. motivasi untuk membeli barang. Studi ini menggunakan skala Likert untuk menguji reliabilitas instrumen dan rumus Alpha Cronbach digunakan (Usman & Akbar, 2. Jika nilai CronbachAos Alpha lebih dari 0,60, kuesioner dianggap konsisten atau reliabel. sebaliknya, jika nilai CronbachAos Alpha kurang dari 0,60, kuesioner dianggap tidak konsisten atau tidak reliabel. Tabel 3. Hasil Uji Reabilitas Reliability Statistics Variabel No. CronbachAos Alpha N of Items Frekuensi (X. 0,834 > 0,60 Durasi (X. 0,809 > 0,60 Atensi (X. 0,711 > 0,60 Keputusan Pembelian Produk Pakaian (Y) 0,807 > 0,60 Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Berdasarkan tabel di atas, uji reliabilitas menunjukkan bahwa variabel Frekuensi (X. memiliki nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,834 dengan 3 item, sehingga dinyatakan reliabel karena melebihi 0,60. Variabel Durasi (X. memperoleh nilai 0,809 dengan 3 item, yang juga menunjukkan reliabilitas karena berada di atas batas tersebut. Sementara itu, variabel Atensi (X. memiliki nilai 0,711 dengan 3 item, yang menandakan bahwa instrumen ini dapat dianggap reliabel. Adapun variabel Keputusan Pembelian Produk Pakaian (Y) memiliki nilai 0,807 dengan 9 item, yang juga menunjukkan reliabilitas. Dengan demikian, seluruh variabel dalam penelitian ini memiliki nilai CronbachAos Alpha di atas 0,60, sehingga instrumen penelitian dapat dianggap andal dan konsisten dalam mengukur variabel yang dikaji. Identitas Responden Tabel 4. Data Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Frekuensi Kelamin Persentase Laki-laki 87,7% Perempuan 12,3% Jumlah Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Penelitian ini melibatkan 81 responden yang merupakan anggota TEAM48 Karawang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki, dengan persentase 87,7%, sementara perempuan hanya 12,3%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden laki-laki dalam penelitian ini lebih dominan daripada responden perempuan. Jurnal Professional. Vol. 12 No. 1 Juni 2025 page: 245 Ae 258 | 251 p-ISSN 2407-2087 e-ISSN 2722-371X Tabel 5. Data Responden Berdasarkan Usia Usia Frekuensi Jumlah Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Persentase 7,4% 11,1% 19,8% 12,3% 19,8% 12,3% 1,2% Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi karakteristik responden berdasarkan kelompok usia. Dari total 81 responden, kelompok usia yang paling dominan adalah 20 dan 22 tahun, masing-masing sebanyak 16 orang . ,8%). Disusul oleh usia 19 tahun dengan 13 orang . %), serta usia 21 dan 23 tahun yang masing-masing memiliki 10 responden . ,3%). Sementara itu, usia 18 tahun diwakili oleh 9 responden . ,1%), dan usia 17 tahun sebanyak 6 responden . ,4%). Responden dengan usia 24 tahun menjadi yang paling sedikit, hanya 1 orang . ,2%). Kelompok usia terbesar dalam penelitian ini adalah rentang usia 19Ae22 tahun, seperti yang ditunjukkan oleh data. Uji Normalitas U Uji normalitas digunakan untuk menentukan apakah sampel dalam penelitian ini berdistribusi Pengujian dilakukan menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil uji normalitas yang diperoleh adalah sebagai berikut: Tabel 5. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Berdasarkan hasil output di atas, uji normalitas menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig . -taile. sebesar 0,200, yang lebih besar dari 0,05 . ,200 > 0,. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini mengikuti distribusi normal. Uji Regresi Linear Sederhana Uji Regresi Linear Sederhana diterapkan untuk menganalisis pengaruh variabel X (Terpaan Konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. Stor. terhadap variabel Y (Keputusan Pembelian Produk Pakaia. Berikut ini adalah hasil uji regresi linear sederhana yang diperoleh melalui SPSS 26: Tabel 6. Uji Regresi Linear Sederhana ANOVA Model Regression 1 Residual Total Sum of Squares Mean Square Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Produk Pakaian Predictors: (Constan. Atensi. Frekuensi. Durasi Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 252 | Habib Ali Sofyan. Wahyu Utamidewi. Rastri Kusumaningrum . Pengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok . Keputusan dalam penelitian ini didasarkan pada nilai signifikansi. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka HCA ditolak dan HCA diterima. Sebaliknya, jika nilai signifikansi > 0,05, maka HCA diterima dan HCA Dalam penelitian ini: Hipotesis nol (HCA) menyatakan bahwa terpaan konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. Store tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk pakaian. Hipotesis alternatif (HCA) menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara kedua variabel tersebut. Berdasarkan hasil uji regresi, nilai F hitung yang diperoleh sebesar 95,371 dengan tingkat signifikansi 0,001, yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabel X (Terpaan Konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. Stor. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y (Keputusan Pembelian Produk Pakaia. Uji Parsial (T) Uji Parsial (T) dilakukan untuk menilai apakah masing-masing variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Berikut adalah hasil pengujian yang diperoleh melalui analisis menggunakan SPSS 26: Tabel 7. Uji Parsial (T) Coefficients Unstandardized Coefficients Standardized Model Std. Coefficients Beta (Constan. Frekuensi Durasi Atensi Dependent Variable: Keputusan Pembelian Produk Pakaian Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Sig. Dengan tingkat kepercayaan 95% dan = 0,05, sebelum membandingkan nilai t-hitung dengan ttabel, terlebih dahulu dihitung nilai t-tabel menggunakan rumus . -tabel = /2 : n-k-. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai t-tabel adalah 1,66488, yang dibulatkan menjadi 1,665. Berdasarkan Tabel 23, diperoleh hasil sebagai berikut: Variabel X1 (Frekuens. memiliki t-hitung sebesar 6,933, yang lebih besar dari t-tabel . , dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,. Oleh karena itu. HCA ditolak dan HCA diterima, menunjukkan bahwa frekuensi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk pakaian. Variabel X2 (Duras. memiliki t-hitung sebesar 13,802, yang juga lebih besar dari t-tabel . , dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,. Dengan demikian. HCA ditolak dan HCA diterima, yang mengindikasikan bahwa durasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Variabel X3 (Atens. memiliki t-hitung sebesar 9,732, yang melebihi t-tabel . , dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,. Hal ini menyebabkan HCA ditolak dan HCA diterima, menunjukkan bahwa atensi secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian produk pakaian. Uji Simultan (F) Uji simultan (F) bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh seluruh variabel independen secara bersamaan terhadap variabel dependen. Berikut adalah hasil analisis yang diperoleh melalui pengolahan data menggunakan SPSS 26: Tabel 8. Uji Simultan (F) ANOVA Model Regression Sum of Squares Mean Square 1 Residual Total Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Produk Pakaian Predictors: (Constan. Atensi. Frekuensi. Durasi Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Jurnal Professional. Vol. 12 No. 1 Juni 2025 page: 245 Ae 258 | 253 p-ISSN 2407-2087 e-ISSN 2722-371X Dengan tingkat signifikansi 0,05, nilai F tabel dihitung menggunakan rumus F tabel = F . , sehingga diperoleh F. = 2,77. Berdasarkan tabel di atas, variabel X (Terpaan Konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. Stor. dan variabel Y (Keputusan Pembelian Produk Pakaia. memiliki nilai F hitung sebesar 95,371, yang melebihi F tabel . , dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,. Dengan demikian. HCA ditolak dan HCA diterima, yang mengindikasikan adanya pengaruh simultan antara variabel X dan Y. Uji Koefisien Determinasi (R. Uji koefisien determinasi, yang juga disebut sebagai uji R Square (RA), digunakan untuk mengukur sejauh mana variabel independen mempengaruhi variabel dependen. Hasil analisis yang diperoleh melalui program SPSS 26 adalah sebagai berikut: Tabel 9. Uji Koefisien Determinasi (R. Model Model Summary R Square Predictors: (Constan. Atensi. Frekuensi. Durasi Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Berdasarkan tabel di atas, nilai R Square yang diperoleh sebesar 0,381, yang menunjukkan bahwa variabel independen X (Terpaan Konten Erigo X JKT48 di akun TikTok @Erigo. Stor. memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (Keputusan Pembelian Produk Pakaia. , dengan kontribusi sebesar 78,8%. Sementara itu, 21,2% variasi dalam keputusan pembelian dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Selain itu, perhitungan koefisien determinasi parsial perlu dilakukan untuk setiap variabel independen guna mengetahui sejauh mana masing-masing variabel bebas berkontribusi terhadap variabel terikat secara individual. Dalam analisis ini. Beta digunakan sebagai koefisien regresi yang telah distandarisasi, sedangkan zero order menunjukkan korelasi parsial antara setiap variabel bebas dengan variabel terikat. Berikut adalah hasil analisis yang diperoleh melalui SPSS 26. Tabel 10. Uji Koefisien Determinasi Parsial Coefficients Model Unstandardized Coefficients Std. (Constan. Frekuensi Durasi Atensi Standardized Coefficients Beta Corelations ZeroOrder Partial Part Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Produk Pakaian Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 Maka berdasarkan Tabel diatas dihasilkan nilai koefisien determinasi parsial sebagai berikut: Variabel Beta Zero Order Beta X Zero Persentase Order Frekuensi 0,367 0,336 0,123 15,6% Durasi 0,740 0,606 0,448 56,9% Atensi 0,521 0,415 0,216 27,4% Total 78,8% Sumber: Data yang diolah peneliti, 2025 254 | Habib Ali Sofyan. Wahyu Utamidewi. Rastri Kusumaningrum . Pengaruh Terpaan Konten Erigo X JKT48 Pada Akun Tiktok . Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa variabel Frekuensi berkontribusi sebesar 15,6% terhadap keputusan pembelian produk pakaian. Sementara itu, variabel Durasi memiliki pengaruh terbesar, yaitu 56,9%, terhadap keputusan untuk membeli produk, dan variabel Atensi memiliki pengaruh sebesar 27,4%. Hasil ini menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan variabel Frekuensi dan Atensi. Durasi memiliki peran yang lebih besar dalam memengaruhi keputusan. Pembahasan Media sosial telah menjadi alat pemasaran yang bagus untuk memengaruhi pelanggan, terutama saat mereka membuat keputusan pembelian (Susilo, 2. TikTok sebagai platform berbasis video pendek memberikan pengalaman interaktif bagi audiens dan memungkinkan merek menyampaikan pesan promosi secara persuasif (Putri & Santoso, 2. Fitur seperti FYP, live shopping, dan hashtag challenge memungkinkan interaksi langsung antara brand dan konsumen. Salah satu strategi pemasaran yang umum digunakan adalah menggandeng figur publik sebagai brand ambassador. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa JKT48 sebagai duta merek Erigo Apparel memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen (Arifin & Megawati, 2. Kampanye Erigo X JKT48 meningkatkan eksposur merek dan membentuk persepsi positif konsumen terhadap kualitas produk. Kolaborasi Erigo dan JKT48 menghasilkan konten menarik yang meningkatkan minat beli pengikut Studi Olivia Putri Ananda. Maulana Arief, dan Hamim . menunjukkan bahwa JKT48 sebagai brand ambassador meningkatkan kepercayaan dan minat beli produk Erigo Apparel. Hasil penelitian ini mendukung temuan sebelumnya, di mana 78,8% responden mengaku paparan konten Erigo X JKT48 di TikTok mempengaruhi keputusan pembelian mereka, sementara 21,2% dipengaruhi faktor lain. Durasi paparan konten pemasaran memiliki pengaruh dominan dalam mendorong keputusan pembelian (Zhang & Mao, 2. Konsumen yang lebih lama terpapar konten Erigo X JKT48 lebih tertarik membeli produk (Dimas & Pradito, 2. Selain durasi, atensi terhadap konten juga berperan penting, dengan elemen visual yang kuat dan penyampaian pesan yang menarik meningkatkan keterlibatan audiens (Muhammad et al. , 2. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa durasi dan atensi berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Sebanyak 72% responden lebih tertarik membeli setelah menonton konten lebih lama, dan 75% menyatakan daya tarik visual dan penyampaian pesan mempengaruhi keputusan mereka. Frekuensi paparan juga berkontribusi, meskipun dengan pengaruh lebih kecil dibandingkan durasi dan atensi. Studi terdahulu menunjukkan bahwa eksposur konten yang konsisten meningkatkan kesadaran merek dan memicu impulse buying (Salsabilla, 2022. Rahadian & Pradito. Dalam penelitian ini, 68% responden mengaku semakin sering melihat konten Erigo X JKT48, semakin tinggi ketertarikan mereka membeli produk. Menurut uji regresi linear sederhana, terpaan konten Erigo X JKT48 di TikTok memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan keputusan untuk membeli pakaian. Nilai koefisien determinasi sebesar 78,8% menunjukkan bahwa variabel frekuensi, durasi, dan atensi terhadap konten Erigo X JKT48 di TikTok memengaruhi keputusan pembelian, sementara faktor lain memengaruhi 21,2%. Teori Uses and Effects menyatakan bahwa individu secara aktif memilih media yang paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan mereka. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa frekuensi, durasi, dan atensi terhadap konten membentuk keputusan pembelian responden. Oleh karena itu, strategi pemasaran digital yang mengkombinasikan konten interaktif, keterlibatan figur publik, serta penyampaian pesan yang jelas dan persuasif dapat meningkatkan keputusan pembelian produk Erigo. Secara keseluruhan, penelitian ini mendukung teori Uses and Effect, yang menyatakan bahwa media sosial tidak hanya menyediakan informasi tetapi juga memengaruhi perilaku konsumen. Pengguna TikTok yang tertarik dengan konten Erigo X JKT48 mengalami perubahan sikap yang mengarah pada keputusan pembelian. Studi ini memberikan wawasan tentang pentingnya strategi pemasaran digital berbasis media sosial dalam membentuk preferensi dan keputusan konsumen di era digital. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian terhadap anggota komunitas TEAM48 Karawang menemukan bahwa durasi memiliki pengaruh paling besar terhadap keputusan mereka untuk membeli produk pakaian, dengan kontribusi sebesar 56,9%. Semakin lama seseorang terpapar konten, semakin besar kemungkinan mereka akan Jurnal Professional. Vol. 12 No. 1 Juni 2025 page: 245 Ae 258 | 255 p-ISSN 2407-2087 e-ISSN 2722-371X tertarik untuk membeli produk tersebut. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa durasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai yang lebih besar serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian. HCA ditolak dan HCa diterima. Sementara itu, frekuensi memiliki kontribusi terkecil terhadap keputusan pembelian, yaitu 15,6%. Meskipun pengaruhnya lebih kecil dibandingkan durasi dan atensi, frekuensi tetap berperan dalam membentuk keputusan pembelian, di mana semakin sering seseorang melihat konten, semakin besar peluang mereka untuk mempertimbangkan pembelian produk. Hasil uji statistik mengungkapkan bahwa frekuensi berpengaruh signifikan, dengan nilai yang lebih besar serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Oleh karena itu. H0 ditolak dan Ha diterima. Selain itu, atensi memberikan pengaruh terbesar kedua terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi sebesar 27,4%. Temuan ini menegaskan bahwa daya tarik visual dan cara penyampaian pesan dalam konten harus mampu menarik perhatian audiens agar meningkatkan minat beli. Selain itu, hasil uji statistik mengungkapkan bahwa atensi memiliki pengaruh signifikan dengan nilai yang lebih besar, serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Akibatnya. HCA ditolak dan HCa diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa durasi, frekuensi, dan atensi secara signifikan memengaruhi keputusan seseorang dalam membeli pakaian, dengan durasi sebagai faktor yang paling dominan. Saran Penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi studi mendatang dalam upaya pengembangan yang lebih komprehensif. Jika ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana orang membuat keputusan untuk membeli sesuatu, dapat mempelajari lebih banyak tentang hal-hal seperti preferensi konsumen, tren media sosial, dan psikologi pemasaran. Sementara itu, bagi pelaku bisnis yang memanfaatkan TikTok sebagai media pemasaran, penting untuk terus mengoptimalkan strategi digital dengan memperhatikan faktor frekuensi, durasi, dan atensi audiens terhadap konten. Penelitian menunjukkan bahwa pilihan pelanggan untuk membeli pakaian dipengaruhi oleh jumlah konten Erigo X JKT48 yang diposting di akun TikTok @Erigo. Store. Akibatnya. Erigo. Store harus terus berinovasi untuk membuat konten kolaboratif yang menarik dan sesuai dengan audiensnya. Konsistensi dalam produksi konten yang engaging serta penerapan strategi interaktif dapat meningkatkan keterlibatan pengguna, yang pada akhirnya berkontribusi dalam mendorong keputusan pembelian. DAFTAR PUSTAKA