ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi Sugito1. Deni Muharam2 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi. Menara Siswa. Bogor email : sugito@menarasiswa. Abstrak Berdasarkan observasi diketahui bahwa produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi masih tergolong rendah. Hal tersebut dapat dilihat dari fenomena antara lain : Masih ada pegawai yang belum memahami pekerjaannya. Masih ada pegawai yang belum memiliki kemampuan. Masih adanya pegawai yang malas. Misalnya datang terlambat. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja pegawai tersebut, diantaranya adalah dengan pengawasan pimpinan dan kepemimpinan kepala bagian sehingga hal tersebut berakibat dapat memenuhi kebutuhan fisik dan psikis pegawai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan studi dokumentasi, observasi, riset kepustakaan serta penyebaran angket kepada 41 responden. Persamaan regresi berganda diperoleh bahwa . Setiap kenaikan 1 skor variabel Kepemimpinan Kepala Bagian dapat meningkatkan 0,558 skor variabel Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, dengan asumsi variabel Pengawasan pimpinan konstan atau tetap. Setiap kenaikan 1 skor variabel Pengawasan pimpinan dapat meningkatkan 0,480 skor variabel Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, dengan asumsi variabel Kepemimpinan Kepala Bagian konstant atau tetap. Pada Uji t menunjukkan bahwa faktor Kepemimpinan Kepala Bagian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai, karena nila t hitung > t tabel yaitu 2,855 > 1,96. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya faktor Kepemimpinan Kepala Bagian dalam kaitannya dengan produktivitas kerja pegawai. Sebab itu. Semakin efektif kepemimpinan kepala bagian maka semakin tinggi produktivitas kerja pegawai dan Faktor Pengawasan pimpinan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai karena nilai t hitung > t tabel yaitu 2,556 > 1,96. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengawasan pimpinan merupakan faktor penting bagi perwujudan produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai berdasarkan ujiF atau pengujian secara simultan menunjukkan berpengaruh positif dan signifikan. Kata Kunci : Kepemimpinan. Produktivitas. Pengawasan Abstract Based on observations, it is known that the work productivity of employees at the Regional Secretariat of Sukabumi Regency is still relatively low. This can be seen from the phenomena, among others: There are still employees who do not understand their work. There are still Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 employees who do not have the ability. There are still employees who are lazy, for example arriving late. Efforts that can be made to increase the productivity of these employees, including supervision leadership and leadership of the head of the section so that it can meet the physical and psychological needs of employees. The approach used in this research is a survey and the type of research is descriptive quantitative. Data collection techniques with documentation studies, observation, library research and distributing questionnaires to 41 respondents. The multiple regression equation is obtained that . Every 1 increase in the score of the Head of Division Leadership variable can increase the score of 0. 558 variable score of employee productivity at the Regional Secretariat of Sukabumi Regency, assuming the variable Supervision of the leadership is constant or fixed. Every 1 increase in the score of the supervisory leadership variable can increase the score of the variable score of the employee productivity at the Regional Secretariat of Sukabumi Regency, assuming the variable of the Head of Section Leadership is constant or fixed. The t test shows that the leadership factor of the Head of Section has a positive and significant effect on employee work productivity, because the t count > t table is 2. 855 > 1. This shows how important the Section Head Leadership factor is in relation to employee work productivity. Therefore, the more effective the leadership of the section head, the higher the employee's work productivity and the supervisory factor of the employee leadership has a positive and significant effect on employee work productivity because the value of t count > t table is 2. 556 > 1. This condition shows that leadership supervision is an important factor for the realization of employee work productivity at the Regional Secretariat of Sukabumi Regency. The Influence of Section Head Leadership and Leadership Supervision on Employee Work Productivity at the Regional Secretariat of Sukabumi Regency. The Influence of Section Head Leadership and Leadership Supervision on employee work productivity based on the F test or simultaneous testing shows a positive and significant effect. Keywords: Leadership. Productivity. Supervision PENDAHULUAN Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi sebagai unsur staf dipimpin oleh Sekretaris Daerah, mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam menyusun krbijakan dan pengorganisasian administratif terhadap pelaksanaan tugas Perangkat Daerah serta pelayanan Administratif kabupaten, memiliki fungsi melayani dan membina aparatur sipil negara pada instansi Daerah, khususnya Kabupaten Sukabumi, penyelenggaraan administrasi kabupaten, pengelola sumber daya aparatur, keuangan, sarana dan prasarana serta membina hubungan kerja dengan seluruh organisasi perangkat daerah kabupaten. Selain itu, juga berfungsi sebagai pengorganisasian yang keberadaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna melayani keperluan serta kebutuhan masyarakat itu sendiri. Memperhatikan uraian di atas, diperlukan sumberdaya pegawai yang dapat bekerja secara produktif. Dikatakan demikian, karena pegawai merupakan unsur paling penting dalam organisasi, sehingga menentukan tercapainya tujuan organisasi. Ini berarti keberadaan pegawai yang dapat bekerja secara produktif amat penting bagi terlaksananya fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan tugas pokok dan fungsi pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, terlihat bahwa permasalahan sumber daya manusia sangat dominan dalam kaitannya dengan produktivitas kerja pegawai. Berdasarkan observasi diketahui bahwa produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi masih tergolong Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Hal tersebut dapat dilihat dari fenomena antara lain : Masih ada pegawai yang belum memahami pekerjaannya. Masih ada pegawai yang belum memiliki kemampuan. Masih adanya pegawai yang malas. Misalnya datang terlambat. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja pegawai tersebut, diantaranya adalah dengan pengawasan pimpinan dan kepemimpinan kepala bagiannya sehingga hal tersebut berakibat dapat memenuhi kebutuhan fisik dan psikis pegawai. Dengan terpenuhi kebutuhan tersebut pegawai dapat meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Kondisi tersebut kurang menguntungkan bagi Sekretariat Daerah itu, sebab tujuannya tidak akan tercapai secara efektif. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian sehingga masalah tersebut dapat dipecahkan. Secara teoritis, kepemimpinan kepala bagian dan pengawasan pimpinan merupakan faktor yang mempengaruhi produktifitas kerja pegawai METODE Rancangan penelitian merupakan suatu bentuk pendekatan penulis dalam melakukan langkah-langkah praktis terhadap suatu obyek yang menjadi masalah. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui hubungan nilai variabel pengaruh terhadap variabel yang dipengaruhinya, dimana Rancangan penelitian ini memberikan suatu gambaran permasalahan dari kedua jenis variabel tersebut. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yaitu penelitian yang banyak menggunakan angka, mulai pengumpulan data, penafsiran terhadap data, serta penampilan (Suharsimi Arikunto, 2010:. Data Kuantitatif dalam penelitian ini di peroleh dari hasil penyebaran angket kepada sampel pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Jenis penelitian ini adalah Sebab, dirancang untuk menentukan besarnya pengaruh variabel Variabel yang penulis teliti dalam penelitian ini adalah Kepemimpinan kepala bagian (X. dan Pengawasan pimpinan (X. sebagaivariabel bebas serta Produktivitas Kerja Pegawai (Y) sebagai variabel Menurut Suharsimi Arikunto . penelitian korelasional bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, berapa eratnya hubungan serta berartiatau tidak hubungan itu. Rancangan penelitian ini dapat disajikan dalam bentuk paradigma sebagai berikut: Gambar 3. 2 : Model Desain Penelitian Data dan Sumber Data Data dalan penelitian adalah data kuantitatif. Menurut Riduwan, . data kuantitatif adalah data yang berwujud angka-angka yang diperoleh dari pengukuran langsung seperti data jumlah pegawai, maupun data dari angka yang diperoleh dengan mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif. Ay Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Sumber data yang digunakan oleh peneliti adalah sumber data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian, misalnya melalui kuesioner, survey dan observasi. Menurut Danang Sunyoto . data sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber di luar obyek penelitian yang digunakan untuk melengkapi atau sebagai perbandingan dalam penelitian. Data sekunder dalam penelitian ini meliputi data yang diperoleh dari hasil penelitian orang lain seperti kajian pustaka, penelitian yang relevan sebagai bahan Dalam penelitian ini data primer digunakan oleh peneliti untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari variabel bebas Kepemimpinan Kepala Bagian (X. dan Pengawasan Pimpinan (X. sebagai variable bebas serta Produktivitas Kerja Pegawai (Y) sebagai variable Untuk memperoleh gambaran mengenai data dan sumber data yang digunakan peneliti, maka data dan sumber data disajikandalam bentuk tabel berikut: Tabel 3. 1 Data dan Sumber Data Penelitian No. Variabel Sumber Data Kepemimpinan Kepala Bagian (X. Responden Pengawasan Pimpinan (X. Responden Produktivitas Kerja Pegawai (Y) Responden Populasi dan Sampel Menurut Sugiyono . populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas : objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan. Populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek dan benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek/subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik yang dimiliki subyek atau obyek itu. Sedangkan Suharimi Arikuto . mengemukakan populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 164 orang. Menurut Margono . , sampel adalah bagian dari populasi diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu. Hal senada dikemukakan oleh Sugiyono . sampel adalah bagian dari jumlah dan karakterisitik yang dimiliki populasi tersebut. Sedangkan Suharsimi Arikunto . mengemukakan bahwa Aysampel adalah sebagian atau wakil yang ditelitiAy. Menurut R. Sudjana . Sampling adalah mencatat sebagian kecil populasi sebagai percontohan . Dengan melakukan sampling ini kita menghasilkan nilai perkiraan . stimate valu. Karena itu, kita harus menjamin agar perkiraan itu baik, dengan cara memilih sampel yang tepat, yaitu dalam jumlah yang cukup dan memiliki semua karakteristik populasi yang akan diteliti. Dalam penelitian ini rencana samplingnya menggunakan simple random sampling. Dikatakan simpel . karena pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. (Sugiyono, 2011:. Lebih lanjut Suharsimi Arikunto . , mengemukakan bahwa untuk sekedar ancer-ancer apabila subyeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitian merupakan penelitian populasi. Sedangkan jika jumlah subyeknya lebih besar dari 100, dapat diambil antara 10 Ae 15 % atau 20 Ae 25 % atau lebih. Adapun sampel dimaksud dapat dilihat pada table Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 2 dibawah ini : Tabel 3. 2 Populasi dan Sampel No Pejabat/Golongan Populasi Asda Bidang 1 orang Pemerintahan dan Sosial Kabag 1 orang Kasubag 3 orang Staf 159 orang Jumlah 164 orang Sampel 1 orang 1 orang 3 orang 37 orang 41 orang Variabel Penelitian Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi obyek pengamatan dalam penelitian yang merupakan suatu konsep yang mempunyai variasi nilai yang dapat diidentifikasikan melalui kerangka pemikiran yang telah ditentukan. Variabel penelitian dimaksudkan untuk kajian mengenai pengukuran variabel yang Adapun variabel penelitian dapat dilihat sebagai berikut : Tabel 3. 3 Definisi Operasional Variabel Penelitian Variabel Dimensi Indikator Kepemimpinan a Kepala Bagian (X. Kebijakan a Pengarahan a Pengawasan 1. Pola pengawasan Teknik pengawasan Fungsi pengawasan Tujuan pengawasan Sumber kebijakan Arah kebijakan Tujuan kebijakan Sasaran kebijakan Materi pengarahan Pola pengarahan Teknik pengarahan Tujuan pengarahan a Berorientasi pada tugas 1. Penyelesaian fokus Rencana & standar kerja Prosedur kerja dan Instruksi a Berorientasi Keakraban dan Keramahan pada hubungan 2. Rapat, dan musyawarah a Berorientasi Pencapaian dan target pada efektivitas 2. Pencapaian waktu Perbandingan hasil dan biaya Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Pengawasa n Pimpinan (X. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Internal Eksternal Produktivit as kerja Pegawai (Y) daya usaha Kemampuan Manajerial Perencanaan awal Pembagian tugas Pemberdayaan pegawai Kontrol kualitas Kemampuan Pimpinan1. Kemampuan merencanakan Kemampuan mengendalikan Sifat tegas Peraturan Dapat ditaati pegawai Peluang karir Tidak cacat hukum Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket yang dilengkapi dengan observasi dan wawancara. Angket merupakan alat pengumpul data utama dalam penelitian ini. Didalamnya terdapat pernyataan berkaitan dengan variabel yang diteliti dan dilengkapi dengan alternatif jawaban dengan menggunakan skala likert dengan bobot nilai meliputi : Sangat Setuju. Setuju. Kurang Setuju. Tidak Setuju. Sangat Tidak Setuju yang diberi skor 5, 4, 3, 2, dan 1. Analisis Data dan Uji Hipotesis Metode untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi adalah sebagai berikut: Untuk menganalisis : a. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian terhadap Produktivitas kerja pegawai dan, b. Pengaruh Pengawasan pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai yaitu dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan alat uji yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai yaitu dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan alat uji yang digunakan adalah analisis regresiberganda. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Perhitungan nilai koefisien korelasi Korelasi sederhana Untuk menghitung koefisien korelasi digunakan rumus Product Moment Pearson : Dimana ( X)2 : Koefisien korelasi : Jumlah subyek : Skor setiap item : Skor total : Kuadrat jumlah skor item : Jumlah kuadrat skor item : Jumlah kuadrat skor total( Y)2 : Kuadrat jumlah skor total Korelasi Berganda Untuk menghitung nilai koefisien korelasi berganda digunakan rumus sebagai berikut : yx x Regresi Linier Sederhana dan Berganda. Regresi linier sederhana Regresi liniar sederhana didasarkan pada hubungan fungsional atau kausalsatu variabel independen dengan satu variabel dependen. Persamaan umum regresi linier sederhana adalah = a bX Dimana = Subyek dalam variabel dependen yang diprediksikan. a = Harga Y bila X = 0 . arga b = Angka arah atau koefesien regresi, yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkanpada variabel independen. Bila b ( ) maka naik, dan bila (-) maka terjadi penurunan. Rumus yang digunakan untuk mencari nila a . dan nilai. oefisien regres. adalah sebagai berikut : Dimana = Y - Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 = Nilai Konstanta = Rata-rata variabel Y X = Rata- rata variabel X Regresi linier berganda Apabila regresi linier sederhana didasarkan pada hubungan fungsionalatau kausal satu variabel independen dengan satu variabel dependen, maka regresi linier berganda didasarkan pada hubungan fungsional atau kausal dua variabel independen atau lebih dengan satu variabel Persamaan umum regresi linier berganda adalah : = a0 b1 X1 b2X2 Untuk mencari nila a, b1, dan b2 dapat digunakan formula berikut ini. b1 X1 b2 X2 = Y a X1 b2 X1X2 = X1Ya X2 b1 X1X2 b1 X 2 b 2 X 2 = X2 Y Perhitungan nilai koefisien determinasi Untuk mengukur seberapa besar variabel-variabel independen dapat menjelaskan varaibel dependen, digunakan koefisien determinasi (R. Koefisien ini menunjukkan proporsi variabilitas total pada variabel dependen yangdijelaskan oleh model regresi. Nilai RA berada pada interval 0 < R2 <1. Secara logika dapat diketahui bahwa makin baik estimasi model dalam menggambarkan data, maka makin dekat nilai R ke nilai 1 . Nilai R2 dapat diperoleh dengan rumus : R2 = . 2 x 100% Dimana R = Koefisien determinasi. r = Koefisien korelasi. Uji Hipotesis dengan T-Test dan F-Test Uji hipotesis dengan t-test digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen signifikan atau tidak terhadap variabel dependen secara individual untuk setiap variabel. Rumus yang digunakan untuk mengetahui nilai t-hitung adalah sebagai berikut : r n 2 Setelah didapatkan nilai t-hitung melalui rumus di atas, maka untuk menginterpretasikan hasilnya berlaku ketentuan sebagai berikut: Jika t-hitung > t-tabel Ho ditolak . da hubungan yang signifika. Jika t-hitung < t-tabel H1 diterima . idak ada hubungan yang signifika. Untuk mengetahui t-tabel digunakan ketentuan n-2 pada level of significance ( ) sebesar 5% . ingkat kesalahan 5% atau 0. atau taraf keyakinan95% atau 0,95. Jadi apabila tingkat kesalahan suatu variabel lebih dari 5% berarti variabel tersebut tidak signifikan. Uji hipotesis dengan F-test digunakan untuk menguji hubungan dua variabel independen secara bersama-sama dengan variabel dependen. Rumusnya adalah sebagai berikut : F = R2 /k Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Dimana = koefisien determinasi. = jumlah variabel independen. = jumlah sampel. Nilai F-hitung > F-tabel, berarti Ho ditolak. Ha diterima. PEMBAHASAN Pengaruh Kepemimpinan kepala bagian terhadap Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Pada Uji t menunjukkan bahwa faktor Kepemimpinan kepala bagianberpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai, karena nila t hitung > t tabel yaitu 2,855 > 1,96. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya faktor Kepemimpinan kepala bagian dalam kaitannya dengan produktivitas kerja Sebab itu. Semakin efektif kepemimpinan kepala bagian maka semakin tinggi produktivitas kerja pegawai. Pengaruh Pengawasan Pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai padaSekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Faktor Pengawasan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai karena nilai t hitung > t tabel yaitu 2,556 > 1,96. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengawasan pimpinan merupakan faktor penting bagi perwujudan produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan terhadapProduktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan terhadap Produktivitas kerja pegawai berdasarkan uji F atau pengujian secara simultan menunjukkan berpengaruh positif dan Secara rinci hasil pengujian tersebut dapat dijelaskan dan dilakukan pembahasan yaitu : Pada uji F . ersama-sama atau simulta. dengan bantuan pengolahan komputer berdasarkan perhitungan SPSS tersebut diperoleh Fhitung 398,142. Sedangkan harga kritis nilai F . sebesar 3,07, sehingga tabel dengan derajat bebas pembilang 2 dan penyebut 40 pada terbukti bahwa F hitung . > F tabel . , maka jelas Ho ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Sebab itu, semakin baik Kepemimpinan Kepala Bagian serta PengawasanPimpinan maka semakin tinggi Produktivitas kerja pegawai. Koefisien determinasi hasil penelitian ini menggambarkan bahwa sebanyak 95,40 % keragaman variabel Produktivitas kerja pegawai disebabkan oleh perbedaan variabel Kepemimpinan Kepala Bagian dan variabel Pengawasan Pimpinan, sisanya sebanyak 4,60 % disebabkan oleh faktor lain. Kontribusi sebesar itu jelas tidak bisa diabaikan. Dengan kata lain, dapat ditafsirkan bahwa Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan dapat meningkatkan Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat DaerahKabupaten Sukabumi. Persamaan regresi dari hasil bantuan proses SPSS for windows diperolehpersamaan regresi yaitu : = - 2,347 0,558 X1 0,480 X2, yang artinya bahwa setiap kenaikan 1 skor Kepemimpinan Kepala Bagian akan berpengaruh terhadap peningkatan Produktivitas kerja pegawai sebesar 0,558 dengan catatan variabel bebas lain konstant atau tetap. Demikian pula setiap kenaikan 1 skor faktor Pengawasan Pimpinan akan menaikkan 0,480 Produktivitas kerja pegawai dengan asumsi faktor lainnya konstant atau tidak berubah. SIMPULAN Dari hasil analisis serta pembahasan yang telah dijelaskan di atas, makadapat dambil kesimpulan yaitu : Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13899-13809 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Kepemimpinan Kepala Bagian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, pengaruh tersebut sebesar 55,8% dan dinilai kuat. Sebab itu, kepemimpinan kepala bagian merupakan faktor penting bagi produktivitas kerja pegawai. Pengawasan Pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja Pengaruh tersebut sebesar 48% dan dinilai kuat, sehingga pengawasan pimpinan merupakan faktor penting bagi produktivitas kerja pegawai. Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Pengaruh tersebut dinilai sangatkuat yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi (R. sebesar 0,954. Hal ini menunjukkan bahwa 95,40 % keragaman variabel Produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, disebabkan oleh keragaman Kepemimpinan Kepala Bagian dan Pengawasan Pimpinan, sedangkan sisanya sebanyak 4,60 % disebabkan oleh faktor lain yang dalam hal ini tidak dilakukan pengujian. DAFTAR PUSTAKAA