e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2024. Vol. 3 No. MEMBANGUN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MELALUI BIMBEL UNTUK SISWA SD Negeri No. 067249 MEDAN Ronald Mahmud. S 1. Ilham Nazaruddin2 STKIP Amal Bakti. Medan email: ronaldregen710@gmail. com1, ilhamnazaruddin08@gmail. ABSTRAK Generasi yang cerdas dan kompetitif terutama dihasilkan oleh pendidikan yang bermutu. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pendidikan nonformal dan informal sama pentingnya dengan pendidikan Mengevaluasi dampak program bimbingan belajar matematika gratis yang diterapkan di SDN 067249 Medan merupakan tujuan dari proyek pengabdian kepada masyarakat ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan memungkinkan siswa SDN 067249 Medan memahami kurikulum Lima kali seminggu di Pos KKN, para profesor dan mahasiswa STKIP AMAL BAKTI memberikan pendidikan gratis sebagai bagian dari pendekatan pelaksanaan. Meskipun ada batasan tertentu seperti waktu pelaksanaan dan tuntutan siswa tertentu, hasilnya menunjukkan peningkatan yang nyata dalam motivasi dan pemahaman siswa serta ada potensi dalam program ini. Kata Kunci : minat, matematika, bimbingan belajar ABSTRACT Smart and competitive generations are mainly produced by quality education. To improve the quality of human resources, non-formal and informal education are as important as formal education. Evaluating the impact of the free mathematics tutoring program implemented at SDN 067249 Medan is the goal of this community service project. This program aims to increase learning motivation and enable students of SDN 067249 Medan to understand the mathematics curriculum. Five times a week at the KKN Post, professors and students of STKIP AMAL BAKTI provide free education as part of the implementation approach. Although there are certain limitations such as implementation time and specific student demands, the results show a marked increase in student motivation and understanding and there is potential in this program. Keywords: interest, mathematics, tutoring. PENDAHULUAN Menurut Purwanto . , pendidikan merupakan faktor terpenting dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan berbudi luhur. Pendidikan yang bermutu merupakan suatu keharusan bagi masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan rata-rata harapan hidup manusia. Sejak otonomi daerah dilaksanakan pada tahun 2001, terdapat peluang yang besar bagi setiap daerah untuk meningkatkan pendidikan dan sumber daya manusia daerahnya. Dinamika kehidupan masyarakat adalah adanya respons tepat dana berkualitas pengelolaan pendidikan. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan di Indonesia terbagi menjadi tiga kategori utama: formal, nonformal, dan informal. Penting untuk dicatat bahwa proses pendidikan tidak hanya terfokus pada persekolahan atau terbatas pada fase pendidikan formal. Pendidikan informal dan nonformal juga berperan penting dalam mendorong pengembangan pengetahuan dan kemampuan masyarakat. Masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan sebagai alternatif, suplemen, atau tambahan dari pendidikan formal merupakan sasaran dari pendidikan nonformal. Namun, melalui kegiatan yang bersifat mandiri, keluarga dan lingkungan sekitar juga dapat memberikan pendidikan e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2024. Vol. 3 No. Untuk membangun pengetahuan dan keterampilan hidup yang lebih luas, masyarakat dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan ekstrakurikuler, termasuk lembaga pelatihan, kelompok belajar, dan kelompok pengajian. Semua lapisan masyarakat seharusnya dapat mengakses pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya berkat tersedianya jalur pendidikan yang beragam ini, yang akan membantu kualitas sumber daya manusia Indonesia untuk terus meningkat. Menurut Sormin . , salah satu cara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah melalui bimbingan belajar. Namun, dalam konteks ini, bimbingan belajar sering kali digunakan sebagai alat bisnis yang lebih berfokus pada keuntungan finansial. Akibatnya, tujuan utama pendidikan adalah menciptakan generasi yang kompetitif dan tangguh, yang sering kali dikritik. Karena itu, hanya sedikit anak dari kelompok tersebut yang mampu secara finansial untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan. Dengan kata lain, anakanak yang berpotensi tinggi tetapi kemampuan ekonominya terbatas seharusnya dididik dengan menggunakan sumber daya yang mereka terima di sekolah. Namun, jika mereka memiliki akses ke pengetahuan di luar sekolah, pengetahuan mereka dapat menjadi lebih luas dan komprehensif. Sardiman . menyatakan bahwa tujuan, sasaran, dan fungsi pembelajaran harus ditentukan oleh pengalaman praktis di kelas yang menunjukkan berbagai kesulitan, kesulitan, dan bahkan kegagalan. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting dalam proses pendidikan. Selain penting untuk pencapaian akademik, penguasaan matematika membantu siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengambil kesimpulan yang logis. Akan tetapi, siswa di SDN 067249 Medan masih menghadapi kendala yang cukup berarti, karena akses terhadap pendidikan yang bermutu masih sangat terbatas, khususnya di bidang bimbingan belajar matematika. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep dasar matematika, yang pada akhirnya dapat menghambat kemajuan akademik mereka. Penyebab utama rendahnya prestasi akademik siswa di bidang matematika di Dusun Karangpilang adalah kurangnya fasilitas pendidikan dan minimnya sumber belajar yang efektif. Minimnya akses terhadap bimbingan belajar yang bermutu membuat pemahaman siswa menjadi sulit. Mengingat masalah ini, diperlukan intervensi yang tepat dan berjangka panjang untuk menutup kesenjangan ini. Diharapkan bahwa program bimbingan belajar matematika yang terstruktur dan relevan dengan kondisi setempat akan menjadi cara yang berhasil untuk meningkatkan pemahaman siswa di SDN 067249 Medan. Diharapkan bahwa program ini akan memberdayakan masyarakat setempat untuk mendukung proses belajar mengajar di samping meningkatkan kualitas pendidikan. Hasilnya, program ini dapat membantu menutup kesenjangan pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan serta menghasilkan generasi muda yang lebih mampu dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Selain pendidikan dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat merupakan komponen penting dari kegiatan akademik yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hubungan timbal balik yang kuat antara perguruan tinggi dengan masyarakat setempat diharapkan dapat terjalin melalui penerapan dharma pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan dua dharma lainnya. Keterlibatan ini memungkinkan perguruan tinggi untuk terus meningkatkan mutu penelitian dan pengajaran sekaligus memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan masyarakat. Melalui layanan pendidikan, seperti bimbingan belajar matematika gratis untuk anak-anak di SDN 067249 Medan, pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan. Tujuan dari bimbingan belajar ini adalah untuk membantu mahasiswa dalam tumbuh sebagai individu, membentuk sikap dan kebiasaan belajar yang positif, serta menguasai. METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN Program bimbingan belajar ini dirancang khusus untuk anak-anak tingkat SDN 067249 Medan dan dilaksanakan di Posko KKN. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan: Pertama, survei dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah peserta anak-anak di SDN 067249 Medan. Kedua, perekrutan peserta dilakukan dengan target anak-anak di SDN 067249 Medan. Program ini terbuka untuk semua anak di SDN 067249 Medan yang memenuhi syarat seperti memiliki motivasi belajar, disiplin, dan membawa perlengkapan belajar, sementara kebutuhan lainnya akan disediakan oleh pelaksana PkM. Kegiatan bimbingan belajar ini berlangsung lima kali seminggu, dari Senin hingga Jumat, pukul 13. 00 hingga 15. 00, dan sepenuhnya gratis. Dalam pelaksanaannya, para tutor adalah dosen dan mahasiswa STKIP AMAL BAKTI yang memiliki waktu luang pada siang hari. Tujuan dari keterlibatan akademisi ini adalah untuk memberikan kontribusi nyata dengan mengajar langsung kepada siswa di daerah ini. Setelah program PkM berakhir, e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2024. Vol. 3 No. diharapkan bimbingan belajar gratis ini dapat terus berjalan dengan bimbingan para mahasiswa dan lulusan yang ada di SDN 067249 Medan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan pengabdian Masyarakat melalui kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) ini dilaksanakan di Posko KKN yang berada di SDN 067249 Medan. Hasil dari kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif yang signifikan bagi para siswa. Melalui bimbingan ini, siswa mendapatkan dorongan dan motivasi yang lebih tinggi untuk berpartisipasi dalam pembelajaran daring yang diselenggarakan oleh sekolah. Selain itu. BIMBEL menyediakan platform bagi siswa untuk bertanya dan mendalami materi yang diajarkan, serta membantu mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang diberikan oleh guru. Antusiasme siswa dalam mengikuti BIMBEL sangat tinggi, terlihat dari partisipasi mereka yang konsisten dari awal hingga akhir kegiatan. Kegiatan bimbingan ini diselenggarakan di Posko KKN, dengan total 20 pertemuan. Materi yang diajarkan disesuaikan dengan kebutuhan siswa, baik dari tingkat SD, sehingga lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan belajar mereka. Kegiatan BIMBEL berlangsung dari hari Senin hingga Jumat, dimulai pukul 13. Selama sesi bimbingan, para tutor tidak hanya membantu siswa menyelesaikan pekerjaan rumah, tetapi juga memperjelas materi-materi yang mungkin belum dipahami dengan baik di sekolah. Setelah mengikuti bimbingan belajar, siswa menjadi lebih bersemangat dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik, tanpa ada yang terbengkalai karena adanya bimbingan dari tutor. Selain itu, pemahaman siswa terhadap materi pelajaran di sekolah juga meningkat berkat pengulangan materi yang diberikan oleh para tutor pada siang hari. Dengan demikian, kami dapat mengevaluasi sejauh mana mereka mampu menyerap materi yang kami berikan, sehingga kami bisa melakukan introspeksi diri. Gambar 1. Kegiatan Pelaksanaan Bimbel Dari hasil pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diadakan di di SDN 067249 Medan, memberikan dampak positif yang signifikan bagi penduduk setempat. Di antaranya : Program Bimbingan Belajar (BIMBEL) gratis memberikan manfaat besar bagi masyarakat kurang mampu, dengan menyediakan kesempatan bagi anak-anak mereka untuk mendapatkan pelajaran tambahan di luar jam sekolah. Program ini juga memberikan peluang bagi anak-anak di kawasan di SDN 067249 Medan untuk tetap aktif dalam kegiatan belajar. Selain itu, program ini mempermudah anak-anak dalam berkonsultasi mengenai materi pelajaran yang mereka pelajari di sekolah, sehingga mereka lebih siap dan paham dalam menghadapi pelajaran. Sedangkan kelemahannya diantaranya : BIMBEL hanya berlangsung dari pukul 13. 00 hingga 15. 00 , yang mungkin tidak cukup waktu untuk mendalami semua materi atau untuk siswa yang memiliki kegiatan atau pekerjaan lain di luar jam Hal ini bisa menjadi batasan bagi siswa yang memerlukan waktu lebih banyak untuk memahami materi. e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2024. Vol. 3 No. Meskipun materi diajarkan sesuai dengan tingkat pendidikan, setiap siswa mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada kemungkinan bahwa program BIMBEL tidak dapat memenuhi semua kebutuhan individu secara spesifik, terutama jika terdapat variasi besar dalam tingkat pemahaman di antara siswa. KESIMPULAN DAN UCAPAN TERIMA KASIH Berdasarkan hasil kegiatan bimbingan belajar yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai Kegiatan bimbingan belajar di di SDN 067249 Medan, telah meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran di sekolah. Program bimbingan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan mendalami materi pelajaran, membantu mereka menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Respon siswa terhadap program bimbingan belajar sangat positif, dengan antusiasme yang tinggi sepanjang periode pelaksanaan. Pengembangan selanjutnya mencakup penyediaan pelatihan tambahan bagi pengajar bimbingan untuk meningkatkan metode pengajaran dan menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa. Daftara Pustaka Fakhrurrazi. Konsep Pembelajaran yang Efektif. At-Tafkir. Volume 11. Nomor 1, halaman 85Ae https://doi. org/10. 32505/at. Purwanto. Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru PAUD di RA Nahdlatul Ulama Dua Kecamatan Ilir Timur Satu. Kota Palembang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 1. Nomor 2. Purwanto. Peran Pendidik dalam Menciptakan Kelas Berkarakter di Sekolah Dasar. Jurnal PGSD Musi. Volume 4. Nomor 2, halaman 148Ae162. Parulian. Julaeha. , & Mufti. Pengabdian Kepada Masyarakat untuk Guru Bimbingan Belajar di Yayasan FORSIPMA Mawar. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi. Volume 1. Nomor 1, halaman 9Ae14. Sardiman. Interaksi dan Motivasi dalam Proses Belajar Mengajar. Edisi Pertama. Rajawali Press Setiani. , & Rasto. Pengembangan Soft Skill Siswa melalui Proses Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran. Volume 1. Nomor 1, halaman 160Ae166. Diakses dari http://ejournal. edu/index. php/jpmanper/article/view/00000. Sormin. , et al. Pengabdian Kepada Masyarakat: Bimbingan Belajar Gratis Bagi Siswa Kurang Mampu di Desa Sialogo. Kabupaten Tapanuli Selatan. Volume 4. Nomor 1. DOI: 31604/jpm.