ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 E-ISSN 2987-9175 | P-ISSN 2987-9183 Website: https://ejurnal-unisap. id/index. php/abdiunisap/index Email: ejurnal. abdiunisap@gmail. SOSIALISASI MANAJEMEN KEUANGAN DANA KIP-K YANG EFEKTIF BAGI MAHASISWA DI ASRAMA PELAJAR ISLAM AL-BARQY ROWOLAKU Ajeng Nafilatun Nikmah1. Dyah Ratna Rohmania2. Nurul Qomariyah3. Hendri Hermawan Adinugraha4. Ria Anisatus Sholihah5 UIN K. Abdurrahman Wahid Pekalongan1,2,3,4,5 Email Korespondensi: dyah. rohmania@mhs. iduO Info Artikel Histori Artikel: Masuk: 10 Juni 2023 Diterima: 15 Juni 2023 Diterbitkan: 20 Juni 2023 Kata Kunci: Dana. Mahasiswa. KIP-K. Manajemen. Keuangan. ABSTRAK Pengabdian ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman terkait manajemen keuangan dana KIP-K yang efektif dan literasi keuangan bagi mahasiswa Asrama Pelajar Islam Al-Barqy Rowolaku. Dalam melakukan pengabdian ini menggunakan metode ceramah melalui pemaparan sebuah materi tentang cara untuk manajemen dana KIP-K dengan merencanakan seluruh pengeluaran dana KIP-K dan diskusi melalui interaksi antara pemateri dengan audiens, yang berupa penyampaian pendapat, pertanyaan, maupun keluhan audiens terkait kesulitan dalam memanajemen keuangan dana KIP-K. Hasil dari pengabdian ini menyimpulkan bahwa sebagian mahasiswa di Asrama Pelajar Islam Al-Barqy belum mampu mengalokasikan dana KIP-K sesuai dengan kebutuhan. Para mahasiswa juga telah mendapatkan pemahaman dan penjelasan terkait manajemen keuangan dana KIP-K. Selain itu, mahasiswa juga telah mendapatkan pengetahuan mengenai literasi keuangan yang berguna untuk merencanakan anggaran keuangan selama satu semester. Sehingga mahasiswa dapat memenuhi kebutuhan kuliah dan sehari-hari dalam satu semester. Adapun saran yang dapat diberikan dari hasil kegiatan ini adalah perlu dilakukan sosialisasi khusus mengenai perencanaan Hal ini karena mahasiswa belum terbiasa dalam merencanakan anggaran keuangan dan sulit mengurangi aktivitas di luar kampus ataupun asrama. Padahal hal tersebut dapat menyebabkan pengeluaran menjadi lebih banyak. This is an open access article under the CC BY-SA license. PENDAHULUAN Pendidikan adalah unsur sentral dalam perkembangan suatu negara. Perkembangan teknologi suatu negara sangat ditentukan oleh mutu pendidikan tinggi yang memastikan terciptanya perkembangan teknologi melalui perubahan. Namun, terdapat banyak generasi muda berprestasi dan berpotensi akademik di seluruh Indonesia yang mengalami keterbatasan sumber daya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Maka dari itu, pemerintah membuka peluang bagi generasi muda yang ingin meneruskan studinya melalui program KIP-K (Zainal et al. , 2. KIP-K merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi lulusan SMA/sederajat yang disponsori negara dengan kemampuan akademik yang mumpuni, tetapi terkendala ekonominya. Beasiswa ini memberikan manfaat berupa keringanan biaya kuliah selama 4 tahun dan tunjangan bulanan (Minullah et al. , 2. Program KIPK dibutuhkan untuk meningkatkan akses dan peluang belajar di perguruan tinggi serta mencetak insan Indonesia yang cerdas dan berdaya saing. Program KIP-K juga diharapkan mampu memutus siklus kemiskinan pada keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran di masa mendatang (Zainal et al. , 2. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 Manajemen keuangan memiliki arti untuk mengelola seluruh penerimaan dan pengeluaran baik rutin . maupun insidentil . (Nirmala et al. , 2. Pada dasarnya, seluruh kebutuhan mahasiswa hampir tidak mempunyai perbedaan. Mahasiswa dari beasiswa KIP-K ataupun tidak memiliki kebutuhan yang sama, baik dalam penggunaan uang maupun dari segi waktu. Dalam hal tersebut seluruh mahasiswa tanpa terkecuali cenderung mempunyai gaya hidup yang konsumtif. Untuk meminimalisir hal tersebut perlu dilakukan dengan mengelola dana KIP-K dalam memenuhi kebutuhan Dengan demikian amanah yang diberikan oleh pemerintah terlaksana secara baik (Winata et al. Manajemen keuangan sangat penting untuk diterapkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan standar yang ditetapkan dengan menjalankan proses dan prosedur yang benar. Penggunaan dana KIPK harus efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen keuangan di lembaga pendidikan adalah untuk mengatur semua aspek yang berkaitan dengan pendanaan sehingga upaya memperoleh dana dari berbagai sumber dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, tujuan pelaksanaan manajemen keuangan di lembaga pendidikan adalah untuk mengatur seluruh penggunaan dana yang tersedia atau diperoleh dari berbagai sumber, terutama dana KIP-K. Penting untuk memastikan bahwa dana pendidikan tersebut dimanfaatkan secara efektif dan efisien (Wati et al. , 2. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang kurang memahami cara mengelola dana KIP-K dengan Oleh karena itu, sosialisasi manajemen keuangan dana KIP-K menjadi penting untuk membantu mahasiswa dalam mengelola dana tersebut secara efektif dan efisien. Dengan kegiatan sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa dapat mengelola dana KIP-K dengan baik, sehingga dapat mencukupi seluruh kebutuhan pendidikan mereka, seperti membeli buku, memperbarui alat tulis, membayar uang kuliah, dan lain sebagainya. Dengan pengelolaan yang baik pula, mahasiswa juga dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan setelah lulus kuliah. Kemampuan mengelola keuangan yang baik, tentu akan sangat berguna dalam menjalani kehidupan setelah kuliah. Dengan demikian, sosialisasi manajemen keuangan dana KIP-K dapat memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa, baik dalam pendidikan maupun kehidupan setelah kuliah. METODE PELAKSANAAN Dalam melakukan penelitian ini, metode yang digunakan yaitu observasi lapangan sebagai langkah awal yang dilakukan peneliti (Fikriyah et al. , 2. Selanjutnya, peneliti menggunakan metode ceramah melalui pemaparan sebuah materi tentang cara untuk manajemen dana KIP-K dengan merencanakan seluruh pengeluaran dana KIP-K. Metode ceramah yaitu upaya yang dilakukan untuk menyampaikan sesuatu melalui komunikasi secara lisan (Zainal et al. , 2. Penelitian ini juga menggunakan metode diskusi dalam pemaparan materinya. Dalam metode diskusi dilakukan interaksi antara pemateri dengan audiens, yang berupa penyampaian pendapat, pertanyaan, maupun kesulitan audiens dalam memanajemen keuangan (Amna et al. , 2. Penelitian ini mengambil sasaran mahasiswa penerima KIP-K UIN K. H Abdurrahman Wahid Pekalongan yang tinggal di Asrama Pelajar Islam Al-Barqy. Rowolaku. Jumlah mahasiswa yang menjadi sasaran sosialisasi manajemen keuangan dana KIP-K berjumlah 11 mahasiswa semester 2. Dalam pelaksanaan sosialisasi ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu: Persiapan Dalam persiapan di dalamnya mencangkup beberapa hal seperti, merumuskan tujuan yang ingin dicapai, menentukan pokok-pokok materi yang ingin diceramahkan, dan mempersiapkan alat bantu. Pelaksanaan Sedangkan dalam proses pelaksanaannya terbagi menjadi dua yaitu sosialisasi manajemen keuangan dana KIP-K serta diskusi maupun tanya jawab seputar pengelolaan dana KIP-K. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi yang dilakukan di Asrama Pelajar Islam Al-Barqy. Rowolaku. Kajen, dapat peneliti ketahui bahwa pengelolaan uang beasiswa KIP-K yang dilakukan oleh mahasiswa masih perlu untuk dibenahi. Dalam pengelolaan uangnya, masih terdapat mahasiswa yang tidak bisa menyisihkan uangnya, karena cenderung boros dalam menggunakan uangnya. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran mahasiswa terhadap pengeloaan keuangan serta pembuatan rancangan Mahasiswa lebih sering membelanjakan uangnya tanpa adanya rancangan pengeluaran, sehingga sulit untuk membagi pengeluaran sesuai dengan kebutuhannya. Koordinasi dan Persiapan Kegiatan Koordinasi dan persiapan kegiatan dimulai dengan permohonan izin kepada pengasuh Asrama Pelajar Islam Al-Barqy untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan yang akan dilangsungkan setelah kegiatan mengaji pagi. Kesimpulan permohonan izin tersebut adalah diperbolehkan untuk melaksanakan penyuluhan terkait pengelolaan keuangan bagi mahasiswa KIP-K di Asrama Pelajar Islam Al-Barqy. Rowolaku, setelah kegiatan mengaji pagi. Peneliti juga melakukan koordinasi yang dilakukan sebelum acara berlangsung, agar peserta penyuluhan bisa mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir dengan tertib. Pelaksanaan Kegiatan Tahapan dari pelaksanan kegiatan ini dibagi menjadi dua yaitu: Sosialisasi Manajemen Keuangan Dana KIP-K Gambar 1 Sosialisasi manajemen keuangan dana KIP-K kepada mahasiswa Sosialisasi Manajemen Keuangan Dana KIP-K dilakukan dengan memberikan penjelasan terkait dana KIP-K yang dikeluarkan pemerintah untuk menunjang pendidikan bagi masyarakat yang kurang Selain itu, mahasiswa juga dijelaskan terkait cara memanajemen dana KIP-K agar menjadi lebih efektif dan efisien. Dalam penjelasan tersebut, diberikan ilustrasi terkait penggunaan dana dan Hal ini dilakukan agar mahasiswa lebih memahami penjelasan yang diberikan dan dapat menjadikan ilustrasi tersebut sebagai contoh dalam pembuatan perencanaan penggunaan dana KIP-K. Dengan penjelasan tersebut diharapkan mahasiswa dapat lebih baik dalam memanajemen dana KIP-K sehingga kebutuhan pendidikan dapat tercukupi. Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa juga diberikan pengetahuan terkait literasi keuangan. Hal ini dilakukan karena literasi keuangan sangat berkaitan dengan pengelolaan keuangan pribadi Pengetahuan keuangan dan keterampilan dalam mengelola keuangan pribadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari seorang mahasiswa. Pemahaman tentang literasi keuangan menjadi aspek yang sangat penting dalam mencapai kehidupan yang makmur dan mempertahankan stabilitas finansial dalam situasi yang penuh dengan tantangan dan keterbatasan. Mahasiswa yang hadir pada kegiatan ini cukup antusias mengikuti kegiatan sosialisasi. Mereka memperhatikan dan mencermati setiap penjelasan narasumber dengan baik. Hal ini tampak dari antusias ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 mereka bertanya pada hal- hal yang mereka tidak mengerti dan tidak ada mahasiswa yang bicara dengan mahasiswa lainnya sehingga pelaksanaan kegiatannya berlangsung dengan fokus dan penuh semangat. Diskusi dan Tanya Jawab Seputar Pengelolaan Dana KIP-K Gambar 2. Diskusi tanya jawab seputar pengelolaan dana KIP-K Dalam kegiatan diskusi ini, tidak sedikit dari mahasiswa merasa kurang dengan dana sejumlah Rp. 000,00 digunakan dalam satu semester. Beberapa mahasiswa merasa keberatan dengan biaya perbulan asrama yang seharusnya dapat digunakan tambahan untuk biaya kuliah dialihkan pada biaya syariah asrama. Namun juga dengan adanya kewajiban tinggal di pesantren satu tahun bernilai positif untuk menunjang masa depan. Selain itu, peneliti juga melihat kalkulasi mahasiswa dalam menghitung ilustrasi penggunaan dana KIP-K selama 1 tahun. Terlihat 30% dari dana KIP-K digunakan untuk biaya makan siang sehingga dana KIP-K terasa kurang. Dalam hal ini peneliti memberikan sebuah solusi dalam upaya untuk mengelola dana KIP-K secara efektif sehingga tidak terjadi kekurangan biaya. Terdapat beberapa tips yang peneliti sampaikan dalam kegiatan diskusi ini. Yang pertama membuat anggaran dana KIP-K. Para mahasiswa menentukan anggaran yang jelas untuk setiap kebutuhan dalam satu semester. Prioritaskan pengeluaran paling penting dan rencanakan kebutuhan pokok terlebih dahulu. Dalam melakukan alokasi dana KIP-K, mahasiswa harus memastikan dana yang cukup untuk biaya kuliah dan biaya hidup dasar. Anggaran dana KIP-K dapat dikalkulasikan sebagai berikut. Rp. 000,00 : biaya Uang Tunggal Kuliah (UKT) Rp. 000,00 : biaya syariah Rp. 000,00 : biaya makan siang Rp. 000,00 : dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak lainnya seperti buku kuliah, kas, kebutuhan sehari-hari, transportasi dan lainnya. Kedua, hemat biaya makanan. Dari yang awalnya 30% digunakan untuk biaya makan menjadi 10-15% dari dana KIP-K. Untuk menekan biaya makan yang besar mahasiswa dapat dilakukan melalui puasa Senin Kamis sesuai sunah Rasul. Kemudian, hindari makan di restoran atau membeli makanan diluar secara berlebihan karena dapat menguras anggaran dengan cepat. Ketiga, memanfaatkan fasilitas kampus. Bagi mahasiswa yang tidak mempunyai laptop, dapat mengunjungi laboratorium komputer. Selain itu mahasiswa juga bisa mengunjungi perpustakaan atau pusat kegiatan mahasiswa untuk membantu menghemat uang serta sebagai keperluan tertentu seperti buku pelajaran atau akses internet. Sehingga tidak keluar uang yang banyak dalam hal tersebut. Keempat, pantau pengeluaran secara berkala. Hal ini dapat dilakukan untuk memastikan mahasiswa tetap dalam batas anggaran yang telah direncanakan sebelumnya. Sehingga dapat meminimalisir setiap pengeluaran yang ada. Jika timbul adanya kelebihan dana, pertimbangkan untuk menyisihkan dana untuk keperluan mendesak seperti halnya sakit ataupun tabungan jangka panjang. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 Kelima, menjaga kedisiplinan dalam mengelola keuangan. Mahasiswa harus mampu menghindari godaan untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Tetap ikuti rencana anggaran yang telah dibuat dan beradaptasi dengan perubahan situasi keuangan yang ada. Selain itu juga, mahasiswa juga dapat mencari sumber pendapatan lain seperti kerja paruh waktu di sekitar kampus, sehingga dapat menutupi kekurangan biaya yang ada. PENUTUP Berdasarkan hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa sebagian mahasiswa di Asrama Pelajar Islam Al-Barqy belum mampu mengalokasikan dana KIP-K sesuai dengan kebutuhan. Para mahasiswa juga telah mendapatkan pemahaman dan penjelasan terkait manajemen keuangan dana KIP-K. Selain itu, mahasiswa juga telah mendapatkan pengetahuan mengenai literasi keuangan yang berguna untuk merencanakan anggaran keuangan selama satu semester. Sehingga mahasiswa dapat memenuhi kebutuhan kuliah dan sehari-hari dalam satu semester. Adapun saran yang dapat diberikan dari hasil kegiatan ini adalah perlu dilakukan sosialisasi khusus mengenai perencanaan keuangan. Hal ini karena mahasiswa belum terbiasa dalam merencanakan anggaran keuangan dan sulit mengurangi aktivitas diluar kampus ataupun asrama. Padahal hal tersebut dapat menyebabkan pengeluaran lebih banyak. UCAPAN TERIMA KASIH Segala puji dan syukur peneliti panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan kegiatan ini. Terima kasih juga peneliti ucapkan kepada Ust. Abdul Muiz selaku pengasuh Asrama Pelajar Islam Al-Barqy yang telah memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan pengabdian kepada mahasiswa di Asrama Pelajar Islam Al-Barqy sebagai perwujudan dan pelaksanaan dari peran mahasiswa yang salah satunya yaitu mengabdi kepada masyarakat. Terima Kasih juga peneliti ucapkan kepada mahasiswa Asrama Pelajar Islam Al-Barqy yang telah hadir sebagai partisipasi dalam kegiatan sosialisasi manajemen keuangan dana KIP-K sehingga yang menjadi tujuan tim peneliti dapat terwujud. DAFTAR PUSTAKA