PENERAPAN ALGORITMA FISHER-YATES SHUFFLE DAN METODE DESIGN SPRINT PADA BANK SOAL TES KEMAMPUAN DASAR AKADEMIK (TKDA) DAN TES KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS (TKBI) SERTIFIKASI DOSEN (SERDOS) BERBASIS ANDROID Jehan Saptia Kurnia1. Betesda2 jkurnia@unsurya. id, 2 betesda@unsurya. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma ABSTRACT In the Regulation of the Minister of Research. Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia Number 51 of 2017 concerning Educator Certification, in article 4 paragraph . , lecturer certification is carried out through a competency test in the form of a portfolio assessment to obtain an educator certificate. TKDA (Basic Academic Ability Tes. and TKBI (English Language Proficiency Tes. are two types of tests that are requirements for lecturers to apply for the certification process. In fact, apart from being successful, there are also many who fail. Because you have to meet the minimum score in accordance with the specified passing grade provisions. In order to have sufficient readiness in taking the test, it is necessary to prepare, namely, by getting used to working on the questions. This research uses the Design Sprint method and the Fisher-Yates Shuffle algorithm, an algorithm that produces random permutations from a finite set, in other words randomizing the set. It is hoped that this research will make it easier for lecturers to practice answering questions for the TKDA and TKBI tests later. Key words : Test. Design Sprint. Fisher-Yates Shuffle ABSTRAK Dalam Peraturan Menteri Riset. Teknologi. Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Pendidik. pada pasal 4 ayat . , yaitu sertifikasi dosen dilaksanakan melalui uji kompetensi dalam bentuk penilaian portfolio untuk memperoleh sertifikat pendidik. TKDA (Tes Kemampuan Dasar Akademi. dan TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Inggri. merupakan dua jenis tes yang menjadi syarat untuk dosen mengajukan diri mengikuti proses sertifikasi. Aktualnya selain berhasil, banyak juga yang gagal. Karena harus memenuhi skor minimal sesuai dengan ketentuan passing grade yang telah ditentukan. Supaya memiliki kesiapan yang cukup dalam mengerjakan tes, perlu dilakukannya persiapan yaitu, dengan membiasakan diri mengerjakan soal-soal. Penelitian ini menggunakan metode Design Sprint dan algoritma Fisher-Yates Shuffle merupakan sebuah algoritma yang menghasilkan permutasi acak dari suatu himpunan terhingga, dengan kata lain mengacak suatu himpunan Dengan penelitian ini diharapkan dapat mempermudah dosen dalam melatih menjawab soal untuk tes TKDA dan TKBI nantinya. Kata Kunci : Tes. Design Sprint. Fisher-Yates Shuffle Dalam Peraturan Menteri Riset. Teknologi. Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Pendidik. pasal 4 ayat . , yaitu sertifikasi dosen dilaksanakan melalui uji kompetensi dalam bentuk penilaian portfolio untuk PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Sertifikat pendidik yang diberikan kepada dosen melalu proses sertifikasi adalah bukti formal pengakuan terhadap dosen sebagai tenaga professional pada jenjang Pendidikan tinggi. memperoleh sertifikat pendidik. Sebelum mengajukan diri ikut sertifikasi dosen, ada beberapa syarat untuk memastikan dosen sudah eligible dan berhak mengikuti serdos yaitu: Memiliki NIDN untuk dosen tetap atau memiliki NIDK untuk dokter pendidik klinis atau NIDK untuk dosen paruh waktu. Memiliki jabatan fungsional sekurang-kurangnya Asisten Ahli . Memiliki pangkat/golongan-ruang atau inpassing bagi dosen non-ASN . Memiliki masa kerja sebagai Dosen sekurang-kurangnya 2 tahun secara berturut-turut terhitung Mulai Tanggal (TMT) pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional Dosen . Memenuhi Beban Kerja Dosen (BKD) 2 tahun secara berturut-turut. Memenuhi nilai ambang batas (Passing Grad. Tes Kemampuan Dsar Akademik (TKDA) . Memenuhi nilai ambang batas (Passing Grad. Tes Kemampuan Berbahasa Inggris (TKBI) . Memiliki Sertifikat Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) atau Applied Approach (AA) dari perguruan tinggi pelaksana Program Pekerti/ AA yang diakui Kemendikbudristek. Supaya memiliki kesiapan yang cukup dalam mengerjakan tes TKDA dan TKBI untuk serdos perlu dilakukannya persiapan-persiapan yang perlu dilakukan. Salah satu contohnya yaitu, dengan membiasakan diri mengerjakan soal-soal TKDA maupun TKBI dengan baik. Bank soal merupakan sekumpulan butir soal terkalibrasi . , baik secara teori maupun empiris, dan memuat informasi penting. Dengan demikian mudah digunakan dalam penyusunan sebuah instrument peni-laian . Selain mempermudah penyu-sunan instrument tes. Bank Soal juga menjamin kualitas instrument yang akan dipakai. Terdapat beberapa macam algoritma yang digunakan untuk memberikan teknik pengacakan soal, sehingga soal yang ditampilkan diaplikasi tanpa adanya perulangan soal. Algoritma Fisher-Yates Shuffle merupakan sebuah algoritma untuk menghasilkan suatu pemutasi acak dari suatu himpunan terhingga, hasil dari pengacakan algoritma ini memiliki tingkat probabilitas yang sama . Dari uraian latar belakang tersebut penulis melakukan penelitian dengan meng-kaji lebih dalam mengenai bank soal agar dapat merancang sebuah desain aplikasi mobile Bank Soal Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI). TKDA (Tes Kemampuan Dasar Akademi. dan TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Inggri. merupakan dua jenis tes yang menjadi syarat untuk dosen mengajukan diri mengikuti proses Kedua jenis tes ini diselenggarakan oleh Lembaga yang sudah diakui oleh Kemendikbudristek. Meskipun TKDA dan TKBI terdengar sederhana, aktualnya banyak yang gagal. Karena selain wajib mengikutinya juga harus memenuhi skor minimal sesuai dengan ketentuan passing grade yang telah 2 Rumusan Masalah Berdasarkan pendahuluan latar belakang masalah, maka peneliti dapat merumuskan masalah, atara Bagaimana menerapkan metode fisher-Yates Shuffle untuk pengacakan soal pada aplikasi bank meningkatkan kualitas soal ujian yang . Bagaimana membuat aplikasi bank soal yang dapat mempermudah dosen? Bank soal merupakan sekumpulan butir soal terkalibrasi . , baik secara teori maupun empiris, dan membuat informasi penting dengan demikian mudah digunakan dalam penyusunan sebuah instru-men penilaian. 3 Batasan Masalah Dalam pembuatan penelitian ini, maka peneliti membatasi masalah yangakan dibahas, antara lain: Aplikasi ini memiliki dua jenis pilihan soal Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) Aplikasi ini memiliki pilihan jawaban berupa pilihan ganda Aplikasi ini menggunakan waktu dalam pengerjaannya. 4 Algoritma Algoritma adalah Teknik penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam bentuk kalimat dengan jumlah kata terbatas tetapi tersusun secara logis dan sistematis. 5 Fisher-Yates Shuffle Fisher-Yates Shuffle adalah algoritma untuk mendapatkan permutasi seragam dari ururan input tetap dalam waktu O(N). LANDASAN TEORI 1 Aplikasi Aplikasi adalah sebuah program siap pakai yang bisa dipakai untuk menjalankan sejumlah perintah dari pengguna aplikasi itu sendiri. Dengan tujuan untuk memperoleh hasil yang lebih akurat dan sesuai dengan tujuan pembuatan aplikasi tersebut . Aplikasi juga memiliki penger-tian sebagai pemecah masalah yang me-makai salah satu teknik pemrosesan data aplikasi yang mengacu smartphone yang di-inginkan atau . Fisher-Yates Shuffle . iambil dari nama Ronal Fisher dan Frank Yate. atau dikenal juga dengan nama Knuth Shuffle . iambil dari nama Donald Knut. , adalah sebuah algoritma yang menghasilkan permutasi acak dari suatu himpunan terhingga, dengan kata lain mengacak suatu himpunan tersebut. Terdapat beberapa tahap fisheryates shuffle dalam proses pengacakan meng-gunakan metode modern, yaitu: Tentukan nilai n Pilih angka acak . dimana 1 O ycu O n Tukar posisi . dengan angka terakhir pada range 1 -n Pindahkan angka . ke list array Atur ulang nilai n, dimana n = n-1 Jika n masih memenuhi syarat n > 0 maka Kembali lakukan proses pilih angka acak . dimana 1 O ycu O n 2 Android Android adalah sistem operasi yang dirancang untuk smartphone dan tablet. Android dirancang untuk dipasang pada perangkat-perangkat mobile touchscreen seperti smartphone dan tablet. Sehingga sistem operasi yang berada di dalam smartphone saat ini dapat menyesuaikan spesifikasi kelas low-end hingga highend. 3 Bank Soal Sistem Bank Soal merupakan sistem pengelolaan ujian terpadu untuk . Jika n = 0 maka pengacakan telah selesai dilakukan. 6 Design Sprint Design Sprint adalah sebuah kerangka kerja yang dikerjakan dalam waktu 5 hari untuk membantu membuat sebuah konsep produk dan prototype. Dibutuhkan komuni-kasi dan interaksi dalam menjalankan berbagai tahapan yang ada pada design sprint. Tujuannya agar kita mampu mengeluarkan berbagai jenis ide, masalah dan solusi. METODE PENELITIAN 1 Pengumpulan Data Metode penelitian merupakan langkah penting dalam penyusunan penelitian khususnya untuk menemukan dan interpretasi atas fakta, revisi atas teori atau Penelitian ini di analisis dengan . iteratue revie. Objek penelitian berupa melakukan pengumpulan data dari berbagai macam dokumen untuk studi pustaka seperti jurnal terdahulu, e-book, website yang terkait dengan penelitian. 2 Metode Design Sprint Design sprint memiliki 5 tahapan yang dikerjakan dimana dalam 1 hari akan terdapat 1 tahap yang dikerjakan. Berikut dibawah ini 5 tahapan , yaitu: Pahami . Tahap understand dilakukan pada hari pertama. Tahap ini bertujuan untuk menentukan target yang dapat diselesaikan dalam sprint ini. komponen-komponen ini yang harus dipahami berupa masalah, kebutuhan pengguna, dan kapasitas pribadi. Pada tahap ini akan ter-dapat banyak diskusi mengenai rencana sprint. Kembangkan (Diverg. Tahap diverge dilakukan pada hari kedua. Tahap ini dilakukan untuk mencari solusi atas permasalahan yang sudah dibahas pada tahap understand. Dalam membuat solusi, penting untuk tetap ber-fokus pada inti masalah dengan cara tingkat urgency masalah tersebut. Hal lain yang perlu dipersiapkan adalah user persona yang akan digunakan sebagai validasi pengguna. Putuskan (Decid. Tahap decide dilakukan pada hari Pada tahap ini, setiap ide solusi dijelaskan oleh masingmasing pencetusnya. Kelompok akan berdiskusi dan memberikan voting atas ide solusi terbaik untuk kemudian diimplementasikan. Selanjutnya, gam-baran sketsa akan dibuat berdasarkan ide solusi yang dipilih. Prototype Tahap prototype dilakukan pada hari keempat. Tahap ini akan menciptakan sebuah produk mulamula sebagai tester. Validasi (Validat. Tahap validate dilakukan pada hari kelima. Hasil prototype yang telah dibuat akan diuji dan dinilai oleh pengguna yang tepat. Pengujian ini harus bersifat objektif. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan perangkat lunak yang dibangun harus memenuhi kebutuhan. Melalui penerapan algoritma fisher-yates shuffle, pengacakan soal pada sistem mampu mengubah urutanurutan soal yang ditampilkan. sehingga, soal yang tampil akan menghasilkan soal dengan urutan yang berbeda-beda. 1 Use Case Diagram Gambar 1. Use case Diagram 2 Contoh Perhitungan Algoritma Fisher-Yates Shuffle Metode modern yang digunakan untuk menghasilkan permutasi acak dimulai dengan angka 1 sampai ke n. langkah-langkah pengacakan secara Fisher-Yates Shuffle, adalah: Tentukan angka soal 1 sampai n Pilih sebuah soal secara acak k, diantara 1 sampai dengan jumlah soal yang belum dipilih. Hitung dari low end, gantikan nilai k dan tuliskan soal tersebut ditempat yang lain. Ulangi langkah ke 2 sampai dengan semua nomor tergantikan. Urutan soal yang di tuliskan pada langkah ke 3 merupakan permutasi acak dari soal awal. Halaman ini menampilan halaman utama aplikasi. Tabel 1. Pengacakan Algoritma Fisher Yates Shuffle Range Roll Scratch Gambar 2. Tampilan Android Halaman Utama Result Hasil Pengacakan Keterangan: Range adalah jumlah nomor soal yang belum terpilih. Roll adalah nomor soal acak yang terpilih. Scratch adalah daftar nomor soal yang belum terpilih. Result adalah hasil permutasi yang akan 3 Rancangan Desain User Interface Tampilan Android Halaman Utama Tampilan Halaman Menu Halaman ini menampilkan menu pilihan untuk tes kemampuan dasar akademik dan tes kemampuan Bahasa inggris. Gambar 3. Tampilan Halaman Menu Tampilan Halaman Tes Kemampuan Dasar Akademik Halaman ini menampilkan 3 menu pilihan yang terdapat di bagian tes kemampuan dasar akademik. verbal, numerical dan figural. Kemampuan Bahasa Inggris Tampilan Halaman soal TKDA Halaman ini menampilkan soal latihan yang sedang dikerjakan. Gambar 6. Tampilan Halaman soal TKDA Gambar 4. Tampilan Halaman Tes Kemampuan Dasar Akademik Tampilan Halaman soal TKBI Halaman ini menampilkan soal latihan yang sedang dikerjakan. Tampilan Halaman Tes Kemampuan Bahasa Inggris Halaman ini menampilkan 2 menu pilihan yang terdapat di bagian tes kemampuan Bahasa inggris. listening dan reading. Gambar 7. Tampilan Halaman soal TKBI Gambar 5. Tampilan Halaman Tes Tampilan Halaman hasil skor. Halaman ini menampilkan hasil skor setelah selesai menjawab soal Lati- han. ambil kesimpulan sebagai berikut: Penerapan algoritma fisher-yates shuffle dengan design sprint berhasil diterapkan pada sistem pembelajaran bank soal tes online yang berbasis android. 2 Saran Berikut dibawah ini merupakan beberapa saran yang dapat diberikan terhadap penulisan ini: Dapat ditambah untuk jumlah soal Latihan pada bank soal tes online berbasi android ini. Dapat dilakukan adanya pembaruan sistem sesuai dengan kondisi yang disesuaikan dengan kebutuhan. Gambar 8. Tampilan Halaman Hasil Skor PENUTUP 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan yang telah dilakukan, sehingga dapat di- REFERENSI