ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 E-ISSN 2987-9175 | P-ISSN 2987-9183 Website: https://ejurnal-unisap. id/index. php/abdiunisap/index Email: ejurnal. abdiunisap@gmail. PENGENALAN EKONOMI SYARIAH PADA IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH (IPM) Anggi Saputra1. Ulil Albab2. Rois Shidiq3. Aris SyafiAoi4 Universitas Islam Negeri K. Abdurrahman Wahid Pekalongan. 1,2,3,4, Email Korespondensi: ianggii402@gmail. comuO Info Artikel Histori Artikel: Masuk: 10 Juni 2023 Diterima: 15 Juni 2023 Diterbitkan: 20 Juni 2023 Kata Kunci: Ekonomi Syariah. Ekonomi Islam. Islam. IPM. Ikatan Pelajar Muhammadiyah. ABSTRAK Pengbadian ini bertujuan untuk mengenalkan ekonomi syariah kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah dengan menggunakan metode kajian pustaka. Pendekatan penelitian ini didasarkan pada analisis literatur yang berasal dari jurnal-jurnal kredibel dan berita-berita otoritatif. Penelitian ini termasuk dalam kategori penulisan kepustakaan, di mana data dan informasi diperoleh dari sumber-sumber pustaka seperti buku, hasil penelitian, jurnal, dan bahan bacaan lainnya yang masih relevan dengan topik penelitian ini. Melalui penggunaan metode kajian pustaka, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis konsep-konsep dasar dalam ekonomi syariah serta penerapannya dalam konteks Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Dalam penelitian ini, ditinjau berbagai sumber informasi terpercaya yang menyajikan pandangan yang komprehensif dan mendalam tentang ekonomi syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan ekonomi syariah kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah melalui metode kajian pustaka dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah, akad-akad dalam transaksi ekonomi, sistem keuangan syariah, dan nilainilai Islam yang mendasarinya. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang pentingnya penerapan ekonomi syariah dalam organisasi kepemudaan dan memotivasi anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah untuk menerapkan prinsipprinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan organisasi Kesimpulannya, pengenalan ekonomi syariah kepada Ikatan Pelajar Muhammadiyah melalui metode kajian pustaka memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota organisasi tentang ekonomi syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi implementasi ekonomi syariah dalam kegiatan organisasi dan perekonomian yang lebih Islami. This is an open access article under the CC BY-SA license. PENDAHULUAN Pengenalan ekonomi syariah merupakan salah satu program penting bidang ekonomi yang bertujuan untuk mensyiarkan ekonomi syariah ke semua kalangan dari mulai anak-anak, remaja, orang tua, dan tokoh masyarakat lainnya khususnya di Desa Kemplong. Kecamatan Wiradesa. Pemahaman tentang konsep ekonomi Islam dan praktiknya dalam kehidupan sehari-hari juga harus diajarkan sejak dini kepada anak-anak sehingga di masa yang akan datang semakin banyak anak yang tumbuh menjadi ekonom Islam yang kuat, mahir dalam pengelolaan keuangan dan berjiwa bisnis. Dengan program pengenalan ekonomi syariah kepada lapisan pertama pendidikan yaitu sekolah dasar diharapakan menjadi bekal siswa-siswi sekolah dasar dapat memahami hal-hal apa saja yang berkaitan dengan ekonomi syariah khususnya dalam kehidupan sehari hari dan juga bisa mengembangkan kemandirian ekonomi syariah di lingkungannya. Dengan demikian taraf hidup masyarakat juga bisa terangkat (Rahmawati1 & Brawijaya, 2. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 Di zaman modern saat ini, penduduk Indonesia memiliki banyak kesempatan untuk meningkatkan pelatihan dan pemahaman dalam bidang ekonomi. Sebelumnya, hal ini hanya terlihat pada masa pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Suharto. Namun, pada kenyataannya, hal tersebut belum memberikan hasil yang optimal karena belum memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran mendorong semua pihak untuk mereformasi pendekatan dalam pelatihan ekonomi syariah yang dapat diterapkan di negara ini. Dengan demikian, tidak ada lagi orang yang terpinggirkan, tertindas, atau diabaikan oleh sistem ekonomi. Sosialisasi ekonomi menjadi salah satu strategi untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh negara dan menjadi bidang yang mendapat perhatian serius karena berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Negara selalu memiliki berbagai rencana solusi untuk pelatihan dan sosialisasi ekonomi yang selalu berfokus pada penguatan sektor ekonomi. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari pencapaian target ekonomi. Dalam konteks sosialisasi ekonomi syariah, pengembangan ekonomi partisipatif menjadi yang utama, yang melibatkan pengembangan sikap mental yang bermakna dan pengembangan manusia secara menyeluruh. Hal ini tidak hanya terbatas pada aspek fisik, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan manusia. Para ekonomi syariah pada umumnya memandang pertumbuhan ekonomi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai kemampuan untuk memberikan kontribusi terhadap kemakmuran masyarakat. Dengan dasar pemahaman tersebut, praktik ekonomi Islam menurut Islam dianggap memiliki nilai yang tinggi. Peningkatan dalam faktor produksi tidak akan dianggap sebagai kemakmuran masyarakat. Berdasarkan dua karakteristik utama tersebut, analisis terhadap pelatihan dan sosialisasi ekonomi dapat menjadi solusi negara untuk pembangunan yang menjadi tujuan utama dari paradigma ini (Abdelina & Makhrani, 2. Sosialisasi ekonomi syariah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Istilah "pertumbuhan ekonomi" mengacu pada peningkatan produk nasional suatu negara. Pelatihan ekonomi syariah merupakan upaya peningkatan yang terlihat melalui persentase tetap terhadap total pada suatu waktu Sosialisasi ekonomi syariah adalah indikator yang banyak digunakan untuk mengukur kinerja Sosialisasi dan pelatihan ekonomi syariah sering dinyatakan melalui pengembangan masyarakat. Produk Domestik Bruto (PDB). PDB per kapita, dan pendapatan per kapita. Namun, konsep yang secara tradisional digunakan memiliki kelemahan karena semua ukuran tersebut hanya mencerminkan nilai ekonomi, bukan nilai manfaat sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini. Oleh karena itu, indikator-indikator tersebut tidak mencerminkan kerugian yang disebabkan oleh polusi, kepadatan penduduk, dan bencana alam. Selain itu, mereka juga tidak mencerminkan aspek distribusi atau pemerataan. Sosialisasi ekonomi syariah fokus pada kemakmuran masyarakat dan menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia serta pelestarian alam untuk meningkatkan martabat manusia. Ini tidak hanya ditunjukkan dalam keberhasilan pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga melibatkan kebutuhan dan persiapan untuk kehidupan akhirat yang abadi (Abdelina & Makhrani, 2. Sosialisasi Ekonomi Syariah Meningkatkan Kesejahteraan Istilah pertumbuhan ekonomi berarti kenaikan produk nasional di suatu negara. Pelatihan Ekonomi Syariah merupakan penigkatan yang diperlihatkan melalui persentase tetap terhadap keseluruhan pada suatu waktu tertentu. Sosialisasi ekonomi syariah adalah indikator yang paling banyak yang telah digunakan dalam mengukur kinerja Sosialisasi dan pelatihan ekonomi syariah sering ditunjukkan dengan pengembangan masyarakat, produk nasional bruto (GNP). PDB per kapita dan pendapatan per kapita. Konsep yang diusung secara tradisional memiliki kelemahan karena semua ukuran tersebut hanya mencerminkan nilai ekonomi, bukan nilai manfaat sebagaimana kemajuan ilmu pengetahuan saat ini. Oleh karena itu, indikator-indikator tersebut tidak menunjukkan kerugian yang disebabkan oleh polusi, kepadatan penduduk dan bencana alam. Selain itu, juga tidak mencerminkan aspek distribusi atau pemerataan. Kekhususan pada sosialisasi ekonomi dan kemakmuran masyarakat menekankan perhatian yang sangat ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 serius terhadap pengembangan sumber daya manusia serta penguatan alam untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Hal ini tidak hanya ditunjukkan dalam keberhasilan pemenuhan kebutuhan materi saja, tetapi juga pada kebutuhan dan persiapan akhirat yang sangat panjang dan terjamin. Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari aktivitas ekonomi. Kegiatan ekonomi yang terjadi sehari-hari merupakan implementasi dari pengetahuan ekonomi. Ilmu ekonomi telah ada seiring dengan eksistensi manusia, dan meskipun pemikiran terkait masalah ekonomi sudah ada sejak lama, pada waktu itu pemikiran tersebut belum sistematis dan komprehensif. Sejak tahun 1776. Adam Smith dikenal sebagai Bapak Ilmu Ekonomi karena bukunya yang berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, yang menjadi dasar ilmu ekonomi modern. Pemikiran Adam Smith masih menjadi perhatian dan bahan pertimbangan bagi ahli ekonomi saat ini, seperti yang diungkapkan oleh ekonom Indonesia Sadono Sukirno. Sejak buku Adam Smith diterbitkan, ilmu ekonomi telah mengalami pertumbuhan dan modernisasi yang pesat, yang telah mempengaruhi perkembangan pemikiran ekonomi (Supriyati, 2. Asal usul kata "ekonomi" berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata, yaitu "oikos" yang berarti "rumah tangga" dan "nomos" yang berarti "tata aturan". Dengan demikian, secara sederhana, ekonomi dalam pengertian bahasa dapat diartikan sebagai "tata aturan rumah tangga". Menurut kamus Bahasa Indonesia, ekonomi berarti segala hal yang terkait dengan penghasilan, pembagian, dan penggunaan barang-barang dan kekayaan . Ekonomi berkaitan dengan setiap tindakan atau proses yang dilakukan untuk menciptakan barang-barang dan jasa yang bertujuan memenuhi kebutuhan atau keinginan manusia (Safri, 2. Dalam pandangan Islam, ekonomi atau iqtishad memiliki akar kata dari "qosdu" yang berarti "keseimbangan" . dan "keadilan" . qually balance. Firman Allah dalam Al-Qur'an menjelaskan arti kata "al-qashdu" yang memiliki makna yang dekat, seperti yang tertera dalam ayat-ayat Al-Qur'an. Sistem ekonomi Islam adalah suatu ilmu ekonomi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh individu, keluarga, kelompok masyarakat, serta pemerintah atau penguasa, dengan tujuan mengatur faktor produksi, distribusi, dan pemanfaatan barang dan jasa yang dihasilkan, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam . AlQur'an. As-Sunnah. Ijma, dan Qiyas merupakan sumber-sumber utama aturan ekonomi Islam. Dalam semua kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia, harus sesuai dengan ketentuan Allah, baik dalam hal transaksi jual beli, pinjam-meminjam, maupun investasi (Nasuka, 2. Indonesia merupakan negara besar dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Jumlah penduduk muslim di Indonesia sekitar 86,7% dari total penduduk, dengan jumlah tercatat 231,06 juta jiwa pada tahun 2021. Pemerintah menyatakan optimisme bahwa Indonesia akan segera menjadi pusat ekonomi syariah. Indonesia memang memiliki potensi yang sangat besar untuk mewujudkan mimpi Berbagai data mengenai perkembangan ekonomi syariah antara lain literasi keuangan syariah di Indonesia, menjadi negara dengan pengeluaran terbesar untuk fashion halal, memiliki jumlah akad industri halal terbanyak, pertumbuhan rantai nilai halal, dan data demografi yang mendukung. Kemajuan ekonomi syariah secara umum dapat dilihat melalui perkembangan lembaga keuangan syariah yang meliputi perbankan syariah sebagai lokomotif keuangan syariah, asuransi keuangan syariah, dan pasar modal syariah yang merupakan bagian dari ekonomi syariah dan mengalami perkembangan pesat. pertumbuhan sejak reformasi perbankan. Ketiga lembaga keuangan syariah ini menjadi tulang punggung ekonomi syariah. Kemajuan tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan dan kesadaran masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah. Dampak nyata dari perkembangan ini adalah bertambahnya jumlah lembaga keuangan syariah. Salah satu aset utama yang dapat dimanfaatkan dalam hal ini adalah jumlah penduduk muslim terbesar dan profil demografis di Indonesia. Perkembangan ekonomi syariah berawal dari pemikiran dan peran umat Islam di Indonesia untuk menjadikan perbankan syariah sebagai tulang punggung ekonomi syariah, diprakarsai dan dipimpin oleh dua organisasi Islam di Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, yang mengadakan pertemuan pada tahun 1969. Tahun ini ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 menandai awal dan fase baru dalam perkembangan ekonomi syariah, serta munculnya para intelektual muslim yang memberdayakan ekonomi umat melalui diskusi yang berfokus pada bank syariah sebagai pilar ekonomi syariah. Setelah berdirinya bank syariah, muncul lembaga keuangan lain sebagai penopang ekonomi syariah di Indonesia yang mengalami perkembangan yang fluktuatif hingga saat ini. Hal ini memerlukan dukungan penuh dari masyarakat muslim untuk menjamin kelangsungan eksistensi ekonomi syariah sejalan dengan perkembangan ekonomi konvensional (Sumarno, 2. Namun, dalam konteks perkembangan saat ini, timbul beberapa permasalahan. Fakta-fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap pengetahuan tentang perbankan syariah masih tidak merata. Selain itu, mahasiswa cenderung menganggap bahwa layanan yang diberikan oleh perbankan syariah tidak berbeda dengan layanan perbankan konvensional, dan mereka juga menganggap tingkat bagi hasil yang diberikan oleh bank syariah relatif rendah. Hal ini disebabkan oleh jumlah nasabah bank syariah yang masih sedikit jika dibandingkan dengan nasabah bank konvensional, sehingga pertumbuhan pangsa pasar perbankan syariah juga terbatas (Maretha & . Fitri Nur Latifah, 2. Adanya ikatan sosial di antara anggota atau warga masyarakat merupakan faktor penting dalam terbentuknya sebuah komunitas. Dalam kehidupan ini, terdapat banyak komunitas yang dibentuk berdasarkan kesepakatan dan tujuan bersama yang ingin dicapai oleh anggota komunitas tersebut. Keberadaan komunitas biasanya didasari oleh interaksi antara anggota masyarakat, yang dimulai dari kepercayaan umum dalam masyarakat untuk membentuk ikatan dan bekerja sama satu sama lain. Hal ini berlaku baik dalam komunitas yang kecil maupun yang besar (Alfarraby, 2. Dalam konteks ini. Muhammadiyah mengakui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai organisasi yang berperan penting dalam menciptakan pendidikan yang sukses. Organisasi sekolah memiliki peran yang signifikan dalam mendorong kegiatan pendidikan di pagi hari . egiatan belajar di sekola. dan kegiatan ekstrakurikuler di sore hari. Ketika organisasi sekolah berjalan dengan baik, berbagai kegiatan sekolah juga dapat dilakukan. Efektivitas organisasi sekolah dapat diukur melalui struktur, program kerja, mekanisme, keterpaduan, koordinasi, pembinaan, sinergi, dan kolaborasi. IPM merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang menjadi bagian dari Gerakan Islam yang menganjurkan dakwah amar ma'ruf nahi munkar di kalangan pelajar. IPM berakidah Islam dan bersumber pada Al-Quran dan Al-Sunnah. Saat ini. IPM hadir di seluruh provinsi di Indonesia. Meskipun IPM berlandaskan Islam, nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tetap dijunjung IPM bertujuan untuk membentuk pelajar Muslim menjadi individu yang memiliki pengetahuan, akhlak mulia, dan keterampilan demi memuliakan dan memperkuat agama Islam yang rahmatan lil 'alamin. Hal ini merupakan cita-cita dan harapan IPM untuk mewujudkan kaum Muslim yang sesungguhnya (Miharja et al. , 2. Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia. Muhammadiyah memiliki berbagai komponen organisasi, salah satunya adalah Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), yang bertanggung jawab secara moral dan sosial untuk tetap adaptif. Pimpinan Cabang merupakan pimpinan tertinggi dalam struktur kepemimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah di tingkat cabang dan bertanggung jawab kepada musyawarah cabang. IPM merupakan organisasi kesiswaan yang aktif di sekolah. Madrasah, atau Pondok Pesantren Muhammadiyah. IPM memiliki empat gerakan utama yang menjadi agenda aksi mereka. Pertama. Gerakan Student Earth Generation bertujuan untuk melibatkan pelajar dalam kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan hidup. Kedua. Gerakan Campaign Inklusi bertujuan untuk mempromosikan inklusi sosial dan mengedepankan kesetaraan serta keadilan dalam masyarakat pendidikan. Ketiga. Gerakan Pelajar Sehat berfokus pada upaya meningkatkan kesehatan dan gaya hidup sehat di kalangan pelajar. Terakhir. Gerakan Studentpreneur didedikasikan untuk mendorong kewirausahaan di kalangan pelajar. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 Melalui keempat gerakan ini. IPM berusaha untuk mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kesadaran sosial pelajar Muhammadiyah dalam berbagai aspek kehidupan (Rahman et al. , 2. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tentang prinsip-prinsip dan konsep dasar ekonomi syariah. Tujuan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang lebih baik mengenai ekonomi syariah sebagai alternatif sistem ekonomi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam. Memperkenalkan anggota IPM dengan praktik-praktik ekonomi syariah yang ada dalam kehidupan sehari-hari, seperti bank syariah, asuransi syariah, investasi syariah, dan lain sebagainya. Tujuan ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada anggota IPM tentang penerapan ekonomi syariah dalam berbagai aspek kehidupan. Menggali potensi kolaborasi antara IPM dengan lembaga-lembaga ekonomi syariah, seperti bank syariah atau koperasi syariah, guna mengembangkan program-program atau kegiatan ekonomi syariah yang dapat memberikan manfaat bagi anggota IPM dan masyarakat pada umumnya. Tujuan ini bertujuan untuk membuka peluang kerjasama yang saling menguntungkan antara IPM dan lembaga-lembaga ekonomi Mendorong anggota IPM untuk menjadi agen perubahan dalam mempromosikan ekonomi syariah di lingkungan mereka, baik dalam skala kecil maupun skala lebih luas. Tujuan ini bertujuan untuk menginspirasi anggota IPM untuk menjadi pelaku ekonomi syariah yang berperan dalam mendorong perubahan positif dalam masyarakat. Dengan tujuan-tujuan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota IPM mengenai ekonomi syariah serta mendorong implementasi ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari dan aktivitas organisasi mereka. Untuk itu, diperlukan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkenalkan Ekonomi Syariah kepada anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Desa Kemplong. Kecamatan Wiradesa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru kepada masyarakat sekitar mengenai konsep dan prinsip-prinsip Ekonomi Syariah. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) agar paham akan konsep dan prinsip-prinsip Ekonomi Syariah. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, akan dilakukan pemberian pelayanan dan pemahaman mengenai materi Ekonomi Syariah kepada masyarakat setempat. Metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui ceramah dan diskusi (Sumadi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka yang bersumber dari dari jurnaljurnal yang kredibel dan berita berita yang otoritatif (Adinugraha, 2. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penulisan kepustakaan yaitu penulisan yang data dan informasinya diperoleh dari sumber pustaka yang berasal dari buku-buku, hasil penelitian, jurnal dan bahan-bahan bacaan lainnya yang masih ada relevansinya dengan topik penelitian ini (Adinugraha et al. , 2. Metode pendekatan yang akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah dengan sosialisasi tentang materi ekonomi syariah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian diantaranya yaitu dengan melakuan koordinasi dengan Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM), penentuan waktu pelaksanaan pengabdian kepada Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM) persiapan perlengkapan yang dibutuhkan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM) dengan melakukan Ceramah dan Diskusi yang dimulai yakni mengenai materi ekonomi syariah. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pengenalan Ekonomi Syariah di Desa Kemplong. Kecamatan Wiradesa oleh Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mendapat apresiasi dan antusiasme yang baik dari siswa-siswi dan pihak sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di dalam ruang kelas yang tertutup dan menggunakan presentasi powerpoint yang memberikan efek fokus dan informasi baru bagi siswa-siswi sekolah dasar. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dasar ekonomi syariah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dari kegiatan ini, anggota IPM berhasil mendapatkan pengetahuan dasar tentang ekonomi Hal ini penting karena anggota IPM dapat menjadi pondasi dalam pertumbuhan dan perkembangan pemikiran masyarakat di Desa Kemplong. Kecamatan Wiradesa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah kepada generasi muda, sehingga mereka dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat secara keseluruhan. Strategi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pengenalan ekonomi Islam kepada Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dalam rangka mengenalkan ekonomi Islam untuk memperbaiki pehamaman mereka tentang Ekonomi Syariah. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota mampu mengetahui apa itu ekonomi Syariah sebagai bekal pengetahuan untuk memperbaiki pemahaman organisasi serta memberikan pengarahan kepada seluruh anggota organisasi untuk melek terhadap ekonomi Syariah. Langkah berikutnya dalam kegiatan ini ialah memberikan penyuluhan tentang ekonomi Islam di waktu senggang organisasi supaya menjadi bekal peserta dalam memahami ekonomi sesuai ajaran Islam. Harapanya, dapat memberikan gambaran kepada peserta dalam berekonomi selanjutnya. Metode ini menekankan teori dasar ekonomi Islam serta kebebasan untuk bertanya sehingga lebih mudah peserta dalam memahami materi karena saat peserta tidak atau belum paham materi bisa langsung bertanya sekaligus berdiskusi. Adapun metode yang dilakukan dalam penyuluhan ini terbagi menjadi beberapa tahapan: Ceramah Ekonomi Islam. Sesi Tanya Jawab, dan Diskusi. Langkah pertama yang dilakukan pada pengabdian ini adalah dengan meminta izin kepada pengurus anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Desa Kemplong. Kecamatan Wiradesa. Penyuluhan dilakukan di aula MTS Muhammadiyah Wiradesa. Dari pengurus anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) memberi izin dan kepercayaan kepada kelompok yang bertugas untuk memberikan materi dan pemahaman baru tentang Ekonomi Syariah. Berdasarkan observasi yang dilakukan selama penyuluhan, peserta menunjukkan antusiasme mereka terhadap pembelajaran tersebut. Hal ini disebabkan oleh penyampai materi yang kompeten dan sensitivitas mereka terhadap kondisi ekonomi Islam dalam organisasi mereka. Keadaan ini membuat peserta terbuka dan sangat antusias untuk mengikuti pembelajaran hingga selesai. Secara umum, metode penyuluhan ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihankelebihan metode penyuluhan ini antara lain: Peserta merasakan kenyamanan: Metode penyuluhan ini mampu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi peserta. Hal ini dapat mempengaruhi tingkat keterlibatan peserta dalam pembelajaran dan meningkatkan efektivitas pemahaman mereka. Materi mudah dimengerti: Dengan menggunakan bahasa sehari-hari dalam penyampaian materi, metode ini memudahkan peserta untuk memahami konsep dan isi materi yang disampaikan. Hal ini dapat mengurangi hambatan dalam pemahaman peserta. Peserta lebih aktif dan partisipatif: Metode penyuluhan ini mendorong peserta untuk berperan aktif dalam pembelajaran. Peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman, sehingga mereka merasa lebih terlibat dan berkontribusi dalam proses pembelajaran. Peserta merasa lebih leluasa: Dalam metode ini, peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, ide, atau pertanyaan secara bebas. Hal ini menciptakan suasana yang inklusif dan membangun rasa kebebasan dalam berkomunikasi. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 Namun, metode penyuluhan ini juga memiliki beberapa kekurangan potensial, antara lain: Keterbatasan waktu: Metode ini mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menjelaskan materi dengan menggunakan bahasa sehari-hari dan melibatkan peserta secara aktif. Hal ini dapat menjadi kendala jika terdapat keterbatasan waktu dalam penyuluhan. Ketergantungan pada kemampuan fasilitator: Kualitas penyuluhan sangat bergantung pada kemampuan fasilitator dalam menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Jika fasilitator tidak mampu mengkomunikasikan materi dengan baik, peserta mungkin mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan. Pengelolaan kelompok peserta: Dalam metode ini, peserta lebih aktif dan partisipatif, yang dapat menghasilkan dinamika kelompok yang kompleks. Fasilitator perlu memiliki keterampilan dalam mengelola diskusi, mempertahankan fokus, dan memastikan setiap peserta terlibat secara adil. Dalam keseluruhan, meskipun metode penyuluhan ini memiliki kelebihan dan kekurangan, namun dengan memperhatikan kelebihannya dan mengatasi kekurangannya, metode ini dapat menjadi cara efektif untuk menyampaikan materi kepada peserta dengan lebih mudah dipahami dan melibatkan mereka secara aktif. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, antara lain: Tidak adanya buku panduan atau modul untuk peserta: Ketika peserta tidak diberikan buku panduan atau modul sebagai panduan belajar, hal ini dapat menjadi kendala dalam pemahaman dan pengorganisasian Buku panduan atau modul dapat membantu peserta untuk mengikuti langkah-langkah atau mengacu pada materi yang disampaikan, tidak adanya layar penayang . : Ketika tidak ada layar penayang atau proyektor, peserta hanya dapat melihat materi dari laptop, yang mungkin tidak memberikan pengalaman visual yang optimal. Hal ini dapat mempengaruhi daya tarik dan keterbacaan materi yang disampaikan. Kendala-kendala ini dapat menghambat efektivitas penyampaian materi dan keterlibatan peserta dalam kegiatan. Untuk mengatasi kendala ini, beberapa langkah dapat diambil, antara lain: Menyediakan buku panduan atau modul: Peserta dapat diberikan buku panduan atau modul sebagai referensi dan panduan belajar. Buku panduan atau modul ini dapat mencakup ringkasan materi, langkah-langkah pembelajaran, dan contoh-contoh yang memperjelas konsep yang disampaikan, menyediakan alternatif penayangan materi: Jika tidak tersedia layar penayang atau proyektor, dapat dipertimbangkan penggunaan layar alternatif seperti layar LCD atau monitor besar. Hal ini akan memungkinkan peserta untuk melihat materi dengan lebih jelas dan memberikan pengalaman visual yang lebih baik, menyediakan salinan materi yang dapat diunduh: Selain hanya melihat materi dari laptop, peserta dapat diberikan salinan materi yang dapat diunduh atau dicetak. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti presentasi dan merujuk materi dengan lebih mudah. Dengan mengatasi kendala-kendala tersebut, diharapkan kegiatan dapat berjalan dengan lebih lancar dan efektif, sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang disampaikan. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 Gambar 1 Pemaparan materi dan diskusi tentang ekonomi Islam Materi yang disusun oleh kelompok yang bertugas dalam metode ini didasarkan pada membaca referensi dari beberapa sumber yang berkaitan dengan ekonomi syariah. Materi tersebut mencakup konsep-konsep dasar dari ekonomi syariah dan dasar-dasar ekonomi Islam. Dalam penyusunan materi, kelompok dapat merujuk kepada literatur, buku, jurnal, atau artikel yang relevan dengan ekonomi Mereka melakukan penelusuran dan studi terhadap referensi tersebut untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai konsep-konsep dan prinsip-prinsip ekonomi syariah serta dasardasar ekonomi Islam. Materi yang disusun dapat mencakup berbagai topik seperti prinsip keadilan dalam ekonomi syariah, sistem keuangan syariah, mekanisme bagi hasil, akad-akad dalam transaksi ekonomi syariah, dan lain sebagainya. Selain itu, materi juga dapat membahas tentang prinsip-prinsip dan nilai-nilai ekonomi Islam, seperti keadilan, keberkahan, dan pengelolaan sumber daya yang Dalam proses penyusunan materi, kelompok bertugas memastikan bahwa materi yang disajikan mudah dipahami oleh peserta dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan jelas. Materi juga harus disusun dengan urutan logis dan sistematis untuk memudahkan pemahaman peserta. Dengan demikian, melalui penyusunan materi berdasarkan referensi dari berbagai sumber terkait ekonomi syariah, kelompok dapat menyampaikan konsep-konsep dasar dari ekonomi syariah dan dasar-dasar ekonomi Islam dengan jelas dan terstruktur kepada peserta kegiatan. PENUTUP Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa peserta memperoleh ilmu baru mengenai ekonomi Islam dan terjadi peningkatan pengetahuan mereka. Kegiatan ini memberikan motivasi kepada peserta untuk memperbaiki perekonomian dalam organisasi mereka dan menumbuhkan semangat untuk mengenal lebih jauh tentang ekonomi syariah. Dalam penyuluhan, peserta diperkenalkan dengan konsep-konsep dasar dan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Melalui metode ceramah dan diskusi, peserta aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan memiliki kesempatan untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan berdiskusi dengan fasilitator dan sesama peserta. Hal ini menciptakan lingkungan yang membangkitkan semangat belajar dan saling memotivasi. Dampak dari kegiatan ini terlihat dalam peningkatan pengetahuan peserta mengenai ekonomi Islam. Mereka menerima ilmu baru dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep ekonomi syariah. Hal ini memberi peserta wawasan baru dan membuka potensi untuk memperbaiki perekonomian dalam organisasi mereka. Selain itu, kegiatan ini juga memotivasi peserta untuk lebih mendalami ekonomi syariah dan melanjutkan eksplorasi mereka tentang topik ini. Peserta merasa terinspirasi dan tertantang untuk mengembangkan pengetahuan mereka serta menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari dan aktivitas organisasi mereka. Dengan demikian, kesimpulan dari kegiatan penyuluhan adalah bahwa peserta memperoleh ilmu baru tentang ekonomi Islam, terjadi peningkatan pengetahuan mereka, dan kegiatan ini memberikan motivasi kepada peserta untuk memperbaiki ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 1. Nomor 1. Juni 2023 perekonomian dalam organisasi serta menumbuhkan semangat untuk mengenal lebih jauh tentang ekonomi syariah. UCAPAN TERIMA KASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pengabdian masyarakat atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam melaksanakan kegiatan ini. Tanpa kerjasama dan komitmen mereka, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak akan berjalan dengan lancar dan sukses. Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Desa Kemplong. Kecamatan Wiradesa yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Kerjasama dan partisipasi IPM sangat berharga dalam mencapai tujuan pengabdian kepada masyarakat dalam hal pengenalan ekonomi syariah. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata bagi peserta dan masyarakat setempat, serta menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai ekonomi syariah. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas di masa depan. Terima kasih sekali lagi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan pengabdian ini. Semoga kerjasama dan kolaborasi kita terus berkembang untuk mewujudkan perubahan yang positif dalam masyarakat. DAFTAR PUSTAKA