EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PEMANFAATAN BARANG BEKAS KARDUS DI MA NUR ALIYY PARANGGI Nurul Amalia Universitas Muslim Maros, amalianurul355@gmail. Pertiwi Indah Lestari Universitas Muslim Maros, pertiwi@umma. Rizki Amalia Nur Universitas Muslim Maros, rizkiamalianur@umma. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media pembelajaran biologi melalui pemanfaatan barang bekas kardus pada materi sistem pencernaan manusia di MA Nur Aliyy Paranggi. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design, melibatkan seluruh siswa kelas XI sebanyak 22 orang melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes pretest dan posttest berupa 25 soal pilihan ganda, serta angket respon siswa terhadap media. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata pretest siswa sebesar 49,82 dan meningkat signifikan menjadi 83,64 setelah perlakuan, dengan signifikansi uji t < 0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Angket respon siswa memperoleh skor rata-rata 3,71 yang tergolong sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media berbahan kardus bekas tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, tetapi juga mendapat apresiasi positif. Media ini memiliki nilai lebih karena bersifat hemat biaya, kreatif, serta mendukung penerapan konsep ramah lingkungan. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis kardus layak dijadikan alternatif inovatif dalam menunjang proses pembelajaran biologi di sekolah. Abstract This study aims to test the effectiveness of biology learning media through the utilization of used cardboard items on human digestive system material at MA Nur Aliyy Paranggi. The research used pre-experiment method with One Group Pretest-Posttest Design, involving all XI grade students as many as 22 people through total sampling technique. The research instrument consisted of pretest and posttest tests in the form of 25 multiple choice questions, as well as a student response questionnaire to the media. Data were analyzed descriptively and inferentially through Shapiro-Wilk normality test and Paired Sample t-test. The results of the analysis showed that the average score of students' pretest was 49. 82 and increased significantly to 83. 64 after treatment, with the significance of the t-test <0. 001, which means that there is a significant difference between the results before and after treatment. The student response questionnaire obtained an average score of 3. 71 which was classified as very effective. Based on these results, it can be concluded that the use of media made from used cardboard not only significantly improved student learning outcomes, but also received positive appreciation. This media has more value because it is cost-effective, creative, and supports the application of environmentally friendly concepts. Therefore, cardboard-based Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas learning media deserves to be used as an innovative alternative in supporting the biology learning process at school. Kata kunci: Barang bekas kardus, media pembelajaran, pra-eksperimen , 2. Sejalan dengan itu, integrasi PENDAHULUAN Pembelajaran biologi di tingkat strategis dalam membekali peserta didik berbagai fenomena kehidupan sehari-hari. (Murti, 2. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi masih menghadapi kendala dalam hal keterbatasan media yang inovatif dan menarik bagi siswa (Putri & Handayani. Yuliana et al. , 2. Kondisi tersebut sering berdampak pada rendahnya motivasi serta hasil belajar siswa karena proses pembelajaran cenderung bersifat abstrak dan kurang kontekstual (Ardians h, 2. Materi sistem pencernaan manusia merupakan salah satu pokok bahasan biologi yang membutuhkan media konkret agar siswa dapat memahami proses serta organ yang terlibat secara menyeluruh. Beberapa penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan media berbasis visual dan model tiga dimensi mampu meningkatkan pemahaman siswa karena memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata (Rahmawati & Lestari, 2019. Wulandari et melalui pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran kreatif (Saputro & Widiyanti, 2. Pemanfaatan kardus bekas sebagai bahan utama media pembelajaran tidak hanya menawarkan solusi hemat biaya, tetapi juga mendukung pendidikan karakter peduli lingkungan yang saat ini menjadi tuntutan kurikulum (Kharismawati, 2021. Wahyuni, 2. Inovasi ini relevan dengan konsep education for sustainable pembelajaran kreatif sekaligus berorientasi (UNESCO. Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa media sederhana berbasis barang bekas dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sains (Hasanah et al. , 2021. Fitriani & Nasution, 2. Beberapa penelitian sebelumnya telah menggunakan model pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design untuk mengukur efektivitas media pembelajaran, namun penelitian-penelitian berbahan bekas kardus dan tidak berfokus Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas pada materi sistem pencernaan manusia. keberlanjutan lingkungan. sisi lain, terdapat penelitian yang telah memanfaatkan media pembelajaran dari METODE PENELITIAN barang bekas kardus pada materi sistem Penelitian pencernaan manusia, tetapi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pra- desain eksperimen dengan dua kelas . elas eksperimen dan kelas kontro. , bukan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dengan demikian, penelitian ini memiliki kebaruan dalam hal kombinasi antara Rancangan yang dipakai adalah One penggunaan media pembelajaran berbahan Group Pretest-Posttest Design, yaitu hanya melibatkan satu kelompok tanpa pencernaan manusia dengan penerapan adanya kelompok kontrol, di mana desain pra-eksperimen model One Group Pengukuran dilakukan pada dua tahap. Pretest-Posttest Design. yaitu sebelum dan setelah pemberian Berdasarkan uraian latar belakang Subjek dalam penelitian ini tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mencakup seluruh siswa kelas XI MA Nur menelaah efektivitas penggunaan media Aliyy pembelajaran biologi yang dibuat dari 2025/2026 yang berjumlah 22 orang pemanfaatan barang bekas kardus pada ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling, di mana seluruh populasi Kebaruan penelitian ini terletak pada materi sistem pencernaan manusia, disertai dengan pengujian efektivitasnya melalui rancangan pra-eksperimen model One Group Pretest-Posttest Design. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kontekstual, dan mendukung nilai-nilai dijadikan sebagai sampel penelitian. penerapan media pembelajaran biologi berbahan bekas kardus secara spesifik pada Paranggi Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes hasil belajar serta angket respons siswa. Tes diberikan dua kali, yakni pretest sebelum penerapan media dan posttest setelah perlakuan, masing-masing terdiri atas 25 soal pilihan ganda yang telah diuji validitas isinya melalui penilaian ahli . xpert judgmen. oleh dua validator dan dinyatakan valid kesesuaiannya dalam mengukur capaian Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas belajar siswa. Selain itu, digunakan pengujian hipotesis dilakukan melalui uji angket untuk menggali persepsi siswa prasyarat, yang selanjutnya diikuti oleh uji Shapiro-Wilk Paired Sample t-test untuk menilai perbedaan signifikan antara hasil belajar Adapun kategori efektifitas media sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. pembelajaan sebagaimana tersaji pada Dengan Tabel 1. penggunaan media pembelajaran biologi Tabel 1. Kriteria Interpretasi Nilai Rata-rata Angket Respon Siswa 3,26Ae4,00 2,51Ae3,25 1,76Ae2,50 1,00Ae1,75 melalui pemanfaatan barang bekas kardus dapat diketahui secara lebih objektif. Sangat Efektif Efektif Cukup Efektif Tidak Efektif HASIL DAN PEMBAHASAN Sumber : Sugiyono . Hasil Data Pretest dan posttest yang berdasarkan perbandingan nilai pretest diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dan posttest siswa setelah pembelajaran inferensial mengunakan spss versi 31. Analisis pembelajaran berbahan bekas kardus pada menggambarkan distribusi nilai pretest, konsep sistem pencernaan manusia di MA posttest, serta respon siswa. Sementara Nur Aliyy Paranggi. itu, analisis inferensial digunakan untuk Tabel 2. Statistik Deskriptif Nilai Pretest dan Posttest Siswa Pretest Posttest Valid N . Minimum Descriptive Statistics Maximum Mean Std. Deviation Sumber : Hasil olah data SPSS versi 31. Nilai rata-rata pretest sebesar 49,82 Minimal (KKM). Setelah penerapan media dengan rentang 20Ae72 menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kardus bekas, nilai sebagian besar siswa masih berada pada rata-rata posttest meningkat menjadi 83,64 tingkat pemahaman awal yang rendah dengan rentang 68Ae96, di mana mayoritas mengenai sistem pencernaan manusia dan siswa telah melampaui KKM. Peningkatan lebih dari 30 poin ini menunjukkan adanya Kriteria Ketuntasan Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas peningkatan hasil belajar yang signifikan. normalitas Shapiro-Wilk memperlihatkan Selain itu, simpangan baku yang lebih kecil bahwa nilai signifikansi data pretest pada posttest . dibandingkan pretest sebesar 0,185 dan posttest sebesar 0,310, . menunjukkan bahwa hasil belajar yang keduanya melebihi batas signifikansi siswa menjadi lebih merata. 0,05. Temuan tersebut menunjukkan Tabel 3. Uji normalitas berdistribusi normal, sehingga analisis Tests of Normality Shapiro-Wilk Statistic Sig. Postest Lilliefors Significance Correction menggunakan uji statistik parametrik. Selanjutnya, dilakukan uji Paired Sample t-test untuk menganalisis perbedaan rata- Sumber : Hasil olah data SPSS versi 31. rata antara nilai pretest dan posttest. Berdasarkan Tabel 3. Hasil uji Tabel 4. Paired Sampel t-test Paired Difference 95% Confidence Std. Interval of the Std. Devi Difference Mean Lower Upper Mean Pair 1 PretestPosttest Significance OneSided TwoSided Sumber : Hasil olah data SPSS versi 31. Berdasarkan Paired menjadi konkret dan mudah diamati. Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi Dalam materi sistem pencernaan manusia, <0,001, siswa sering kesulitan membayangkan perbedaan yang sangat signifikan antara bentuk dan fungsi organ secara utuh hanya melalui gambar dua dimensi. Dengan menggunakan model tiga dimensi dari Hal media pembelajaran berbahan bekas kardus memberikan pengaruh positif terhadap menyentuh, dan memanipulasi bagian peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar ini terjadi sehingga terbentuk pemahaman konseptual karena media barang bekas kardus mampu yang lebih mendalam. Aktivitas belajar mengubah konsep yang bersifat abstrak yang melibatkan pengamatan langsung ini Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas dari bahan sederhana yang mereka kenal dan dapat mereka buat sendiri. Hal ini pembelajaran lebih interaktif. Selain selaras dengan pendapat Anjarwati dan Wardany . yang menyatakan bahwa berbahan kardus bekas juga mendorong media berbahan barang bekas dapat aspek afektif dan psikomotor siswa. Siswa meningkatkan pemahaman siswa karena menunjukkan antusiasme dan rasa ingin bersifat kontekstual, hemat biaya, dan tahu yang lebih tinggi karena media berasal mudah diadaptasi. Tabel 5. Angket Respon Siswa No. Pertanyaan Skor Penilaian Media yang digunakan membantu saya memahami materi pelajaran dengan baik Tampilan media pembelajaran menarik dan memudahkan saya dalam belajar Media yang digunakan mudah digunakan tampa kesulitan Penggunaan media meningkatkan motivasi saya untuk belajar Media yang digunakan membuat saya lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran Media pembelajaran membantu saya memahami materi pembelajaran dengan lebih Saya merasa lebih aktif dalam proses pembelajaran saat menggunakan media ini Media pembelajaran berbahan bekas kardus ini sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin Penggunaan media pembasis barang bekas kardus ini dapat meningkatkan hasil belajar Media pembelajaran berbasis barang bekas 10 kardus ini membanu saya lebih cepat memahami materi Rata-rata total Sumber : Data primer di olah menggunakan Microsoft Excel . Rata-rata 3,81 3,90 3,59 3,54 3,59 3,90 3,31 3,90 3,54 3,71 Berdasarkan hasil angket, diperoleh meningkatkan motivasi, serta menjadikan rata-rata skor respons siswa sebesar 3,71, pembelajaran lebih menarik. Temuan ini termasuk kategori AuSangat Efektif. Ay Hasil memperkuat hasil uji statistik bahwa media ini menunjukkan bahwa siswa menilai media pembelajaran dari kardus bekas meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga berdampak positif pada aspek afektif siswa. Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas Peningkatan ini dapat dijelaskan pencernaan manusia di MA Nur Aliyy Paranggi. Efektivitas tersebut ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 49,82 pada pretest menjadi pengalaman langsung. Media kardus bekas 83,64 pada posttest, dengan hasil uji Paired Sample t-test yang menunjukkan perbedaan pengetahuan sendiri dengan mengaitkan signifikan . < 0,. Selain itu, rata-rata konsep yang dipelajari dengan pengalaman skor angket respon siswa sebesar 3,71 konkret di kelas. Hal ini sejalan dengan . ategori Sangat Efekti. memperkuat pendapat Rahman et al. bahwa media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Dengan Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah sampel yang terbatas dan mencakup sistem pencernaan manusia, disimpulkan bahwa media pembelajaran biologi berbahan bekas kardus efektif selanjutnya menguji efektivitas media secara signifikan dalam meningkatkan hasil serupa pada materi dan jenjang pendidikan yang lebih luas untuk memperoleh hasil pencernaan manusia di MA Nur Aliyy yang lebih general. Paranggi. Media ini terbukti tidak hanya tetapi juga menumbuhkan minat dan UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti motivasi belajar siswa, sehingga dapat kasih kepada Kepala Sekolah, guru, dan dijadikan solusi praktis dan inovatif bagi seluruh siswa MA Nur Aliyy Paranggi atas sekolah dengan keterbatasan fasilitas. pelaksanaan penelitian ini. Ucapan terima KESIMPULAN kasih juga disampaikan kepada dosen Berdasarkan hasil penelitian, media kardus terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pembimbing atas bimbingan dan arahan yang sangat berharga, serta kepada rekanrekan di Universitas Muslim Maros atas motivasi dan kerja samanya. Penelitian ini Amalia, et. al, 2026: Media Pembelajaran melalui Pemanfaatan Barang Bekas dapat terselesaikan dengan baik berkat bantuan dan dukungan semua pihak DAFTAR PUSTAKA