Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan Volume 15. No. Oktober 2024 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283 Analisis Kepatuhan Regulasi Keamanan Pangan Produk Olahan Perikanan Melalui Identifikasi Label Kemasan Analysis of Compliance with Food Safety Regulations for Processed Fishery Products Through Packaging Label Identification Belantika Amanda Permatasari . Jefri Anjaini . Lilik Setiyaningsih Program Studi Akuakultur. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto Penulis Korespondensi: email: Jefri. anjaini@unsoed. (Diterima Agustus 2024 /Disetujui Oktober 2. ABSTRACT Analysis of Food Safety Regulation Compliance for Processed Fishery Products through Packaging Label Identification, this study aims to understand the urgency of food safety regulations, evaluate producer compliance, and analyze packaging labels as indicators of compliance. Observations were conducted using a literature study method by collecting online data for five processed fishery products: sardines, fish floss, fish sauce, chikuwa, and fish oil. The results show that the five processed fishery product namely Sarden Gaga. Chikuwa Cedea. Bonroa Abon Ikan Cakalang. Finna Kecap Ikan, and OM3 Heart Natural Fish OilAilargely comply with BPOM Regulation No. of 2018 and Government Regulation No. 69 of 1999, despite deficiencies in the inclusion of expiration dates and nutritional information. Four products have BPOM distribution permits, one has a PIRT permit, only Sarden Gaga complies with mandatory SNI standards, and two products do not display the halal logo as required by Law No. 33 of 2014. Keywords: regulatory compliance, food safety, processed fishery products, packaging labels, food safety regulations ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk memahami urgensi regulasi keamanan pangan, mengevaluasi kepatuhan produsen, dan menganalisis label kemasan sebagai indikator kepatuhan. Pengamatan dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data online untuk lima produk perikanan olahan: sarden, abon ikan, kecap ikan, chikuwa, dan minyak ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima produk perikanan olahan, yaitu Sarden Gaga. Chikuwa Cedea. Bonroa Abon Ikan Cakalang. Finna Kecap Ikan, dan OM3 Heart Natural Fish Oil, sebagian besar mematuhi Peraturan BPOM No. 31 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999, meskipun terdapat kekurangan dalam penyertaan tanggal kedaluwarsa dan informasi nilai gizi. Empat produk memiliki izin edar BPOM, satu memiliki izin PIRT, hanya Sarden Gaga yang memenuhi standar SNI wajib, dan dua produk tidak menampilkan logo halal sebagaimana diharuskan oleh UndangUndang No. 33 Tahun 2014. Kata kunci: kepatuhan regulasi, keamanan pangan, produk olahan perikanan, label kemasan, regulasi keamanan pangan To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. PENDAHULUAN Makanan adalah kebutuhan utama manusia yang memerlukan nutrisi seperti karbohidrat, vitamin, lemak, protein, dan mineral (Adriyani, 2. Proses produksi makanan harus dilakukan dengan baik untuk mencegah keracunan yang disebabkan oleh mikroorganisme yang dapat mengubah sifat fisik, biologis, atau kimia makanan, sehingga tidak layak untuk dikonsumsi (Rorong dan Wilar. Produk perikanan, meskipun melimpah di Indonesia, memiliki risiko tinggi menyebabkan keracunan makanan jika tidak diolah sesuai dengan peraturan keamanan pangan (Muchtar et al. Pengawasan keamanan pangan melibatkan identifikasi risiko, dan label makanan membantu produsen menunjukkan kualitas dan keamanan produk mereka, sehingga memudahkan konsumen dalam memilih produk yang berkualitas (Zazili, 2. Produk dengan label yang sesuai dengan peraturan menarik lebih banyak konsumen dan meningkatkan kepercayaan produsen (Angriyani, 2. Produk perikanan harus menyertakan jaminan keamanan pangan karena rentan terhadap bakteri patogen, cacing parasit, logam berat, dan senyawa beracun (Saputro et al. , 2. Namun, kepatuhan terhadap peraturan keamanan pangan masih sering diabaikan. Analisis kepatuhan melalui identifikasi label diperlukan untuk meningkatkan kesadaran konsumen dan memastikan keamanan produk (Saputro et al. , 2. Produk perikanan yang beredar luas dan umum dikonsumsi di masyarakat termasuk sarden kaleng, abon ikan, kue ikan . , minyak ikan, dan saus ikan. Beberapa produk hasil olahan perikanan tersebut beredar di masyarakat tanpa memiliki kelengkapan informasi pada kemasan maupun mentaati standarisasi kemasan sesuai SNI. Hal tersebut dapat memberikan keraguan maupun kecemasan konsumen terhadap keamanan suatu produk untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan produsen makanan olahan hasil perikanan terhadap peraturan keamanan pangan melalui identifikasi label pada produk yang diteliti. Manfaat penelitian ini adalah meningkatkan kesadaran di kalangan produsen dan konsumen mengenai pentingnya informasi pada label kemasan terkait kualitas dan keamanan pangan. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong produsen untuk lebih memperhatikan peraturan keamanan pangan dan standarisasi kemasan produk sesuai SNI sehingga mampu mengurangi risiko keracunan serta meningkatkan kesehatan masyarakat. MATERI DAN METODE Metodologi Penelitian Metodologi penelitian ini melibatkan metode tinjauan pustaka, pengumpulan data dari sumber online seperti artikel, jurnal ilmiah, situs web produk, dan sumber relevan lainnya (Syofian dan Gazali, 2. Pengumpulan data mencakup identifikasi, pengumpulan, dan analisis gambar serta informasi kemasan produk, khususnya untuk produk berbasis ikan dari situs web seperti Bormadago. Data kemudian diproses dengan membandingkannya terhadap peraturan pemerintah dan literatur tentang standar keamanan pangan. Laporan akhir disusun berdasarkan data dan analisis yang diidentifikasi, menyoroti tingkat kepatuhan dan jaminan kualitas produk berbasis ikan yang dipilih. Studi ini dilakukan secara online dari Februari hingga Juni 2024 sebagai bagian dari program magang dengan PT Agritama Sinergi Inovasi. Analisis data berfokus pada evaluasi kepatuhan terhadap peraturan keamanan pangan dan standar pelabelan menggunakan data sekunder dari sumber online terpercaya (Zakariah et al. , 2. Identifikasi Sumber Prosedur pertama yang dilakukan adalah mencari dan memilih situs web penjualan online yang relevan untuk produk perikanan olahan yang mencakup gambar kemasan produk yang akurat dan Dalam hal ini, penulis memilih Bormadago. com yang menawarkan berbagai produk makanan, termasuk produk perikanan olahan, dengan gambar kemasan berkualitas HD. Selain itu, situs web terpercaya dipilih untuk mengumpulkan artikel dan jurnal sebagai sumber kutipan untuk analisis dan identifikasi selama persiapan laporan magang ini, seperti Google Scholar dan ScienceDirect. To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Pengumpulan Data Data berupa gambar kemasan produk perikanan olahan . arden, saus ikan, chikuwa, abon ikan, minyak ika. dikumpulkan dari Bormadago. Informasi mengenai ukuran dan bahan kemasan juga dikumpulkan. Selanjutnya, dilakukan identifikasi dan observasi label pada kemasan, mencatat informasi seperti identitas produk, alamat produksi, komposisi, tanggal kedaluwarsa, sertifikasi BPOM, standar SNI, saran penyimpanan, petunjuk penyajian, dan nilai gizi. Artikel, jurnal, dan blog terkait peraturan keamanan pangan dikumpulkan dari sumber terpercaya seperti Google. Google Scholar, dan ScienceDirect untuk analisis kepatuhan peraturan keamanan pangan pada produk perikanan olahan. Pengolahan Data Label pada kemasan produk perikanan olahan yang telah diidentifikasi kemudian dianalisis dengan membandingkan hasilnya dengan peraturan pemerintah, undang-undang, sumber literatur, dan jurnal terkait peraturan keamanan pangan dan penerapan label pada kemasan produk makanan, terutama produk perikanan olahan. Penyusunan Laporan Laporan kemudian disusun berdasarkan hasil identifikasi dan pengolahan data. Laporan ini mencakup penilaian tingkat kepatuhan produk perikanan olahan yang dipilih terhadap peraturan keamanan pangan dan sejauh mana produk ini memberikan jaminan kualitas seperti yang dibuktikan oleh label keamanan pangan pada kemasannya. Analisis Data Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis literatur. Analisis literatur melibatkan pengumpulan informasi dari berbagai sumber terpercaya seperti artikel, buku, jurnal, dan sumber lain yang diperlukan sepanjang proses penelitian. Tujuan dari analisis literatur adalah untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis pengetahuan yang ada guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang subjek yang sedang diselidiki (Zakariah et al. , 2. Data, informasi, dan sumber bibliografi mengenai peraturan keamanan pangan, standar pelabelan, produk perikanan olahan, serta contoh label produk yang relevan diperoleh secara online melalui internet dan situs web terkait. HASIL DAN PEMBAHASAN Identifikasi Label pada Kemasan Produk Perikanan Olahan Sarden Sarden adalah salah satu produk perikanan olahan yang paling digemari oleh konsumen karena kemudahannya sebagai hidangan siap saji. Sarden diproses melalui pengalengan, yang merupakan metode pengawetan modern (MaAoroef et al. , 2. Sarden kalengan biasanya menggunakan ikan mackerel atau sarden. Melalui proses pengalengan, ikan terlindungi dari pembusukan dan kerusakan, sehingga memperpanjang masa simpannya (Syarif et al. , 2. Salah satu merek sarden kalengan yang tersedia di pasaran adalah Sarden Gaga dengan Balado Chili, yang diproduksi oleh CV Pasific Harvest untuk PT Jakarana Tama Food. Gambar 1. Kemasan depan sarden merek GAGA To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Gambar 2. Kemasan belakang sarden merek GAGA Sarden GAGA menggunakan ikan makarel dengan tambahan saus sambal balado. Kemasan sarden merek GAGA terbuat dari besi baja yang didominasi orange dengan perpaduan kuning. Kemasan berbentuk tabung dengan tinggi 11,5 cm, panjang 7 cm, lebar 7 cm, dan berat 425 gram. Sarden GAGA memiliki beberapa jaminan mutu yang terlihat pada label di kemasan kalengnya baik dari tampak depan maupun belakang. Berikut merupakan hasil identifikasi label regulasi keamanan pangan pada produk sarden merek GAGA: Tabel 1. Identifikasi Label Kemasan Sarden GAGA SARDEN GAGA PT. Jakarana Tama Label Gambar Keterangan Nama produk Bagian ini menunjukkan merek produk yaitu AuGAGAAy dan nama produk yaitu AuSarden Sambal BaladoAy Label Halal MUI Label disamping menunjukkan jaminan halal produk Informasi produsen dan Pada label menunjukkan produsen yang memproduksi sarden GAGA beserta alamat dan kode pos. Selain itu pada label menunjukkan tanggal kedaluwarsa Saran penyajian Label memberikan informasi saran penyajian bahwa satu kaleng sarden dapat disajikan untuk 4-5 orang Expired Date Tidak terdapat informasi kapan tanggal kedaluwarsa produk Informasi nilai Pada terdapat informasi nilai gizi per 78gram Dalam 78gram mengandung energi total, lemak total, kolesterol, lemak jenuh, protein, karbohidrat total gula, natrium, kalium, kalsium, dan zat besi yang tertera pada label Informasi berat bersih, bobot tuntas, dan nomor BPOM RI (BPOM MD RI Label menunjukkan informasi berat bersih dari produk di dalam kemasan sebesar 425 gram. Selain itu, tertulis nomor BPOM MD yang menunjukkan produk ini diproduksi di Indonesia dan sudah tersertifikasi kualitas mutunya oleh BPOM. To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Sertifikasi SNI Label SNI menunjukkan bahwa produk sarden GAGA sudah memiliki sertifikasi SNI untuk menjamin kualitas produk Kode produksi Berisi informasi kode produksi yang mengidentifikasi produk Barcode informasi produk Barcode konsumen untuk Informasi komposisi bahan baku dan informasi bahan Informasi komposisi bahan baku yang digunakan serta dicantumkan juga informasi bahan alergen yang harus diketahui konsumen yaitu ikan sarden mengetahui detail Chikuwa Ikan Chikuwa merupakan jenis makanan berbahan utama ikan yang digiling halus kemudian dicampur dengan bahan lain seperti garam, gula, tepung, putih telur, dan bahan tambahan lainnya (Wijaya et , 2. Chikuwa berasal dari jepang dan memiliki bentuk tabung dengan lubang dibagian Chikuwa bisa disajikan dengan digoreng, direbus, maupun dibakar. Chikuwa memiliki tekstur yang kenyal dengan rasa gurih khas daging ikan. AuCedea Chikuwa Ikan OlahanAy merupakan salah satu merek chikuwa yang beredar di pasaran. Produk ini diproduksi oleh PT. Citra Dimensi Athali. Gambar 3. Kemasan depan Cedea Chikuwa Ikan Olahan Gambar 4. Kemasan belakang Cedea Chikuwa Ikan Olahan AuCedea Chikuwa Ikan OlahanAy mengolah surimi atau gilingan daging ikan setengah matang kemudian diolah dengan bahan lain hingga menjadi chikuwa yang kenyal. Kemasan AuCedea Chikuwa Ikan OlahanAy berbahan plastik tebal yang transparan dengan tinggi 14 cm, tinggi 23 cm, dan lebar 2 cm. Pada gambar kemasan tampak depan dan tampak belakang, cedea memiliki beberapa label jaminan keamanan pangan untuk produk chikuwanya. Berikut merupakan hasil identifikasi label regulasi keamanan pangan pada produk chikuwa merek Cedea: To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Tabel 2. Identifikasi Label Kemasan Cedea CEDEA CHIKUWA IKAN OLAHAN PT. Citra Dimensi Athali Label Gambar Keterangan Nama produk Bagian ini menunjukkan merek produk yaitu AuCedeaAy dan nama produk yaitu AuChikuwa Ikan OlahanAy Label Halal MUI Label disamping menunjukkan produk telah terjamin halal oleh MUI Informasi No BPOM, produsen, perusahaan, dan customer service Label ini menunjukkan produk sudah tersertifikasi oleh BPOM yang ditunjukkan oleh AuBPOM RI MD 243209041078Ay. Selain itu, label juga menunjukkan perusahaan produsen dari produk chikuwa cedea, alamat perusahaan, dan kontak layanan Saran penyajian Label pengolahan produk. Produk bisa diolah dengan cara direbus, dikukus, maupun digoreng dengan ketentuan yang tertera pada label Informasi nilai gizi Label kandungan gizi pada chikuwa cedea per 12 gr mengandung lemak total, protein, karbohidrat, gula, dan natrium dengan total seperti yang tertera pada label Label menunjukkan informasi berat bersih dari produk di dalam kemasan sebesar 250 Selain itu, tertera saran penyimpanan produk yang harus disimpan pada suhu beku di bawah -18EE agar produk tahan lama dan tidak rusak kualitasnya Chikuwa Cedea tidak memiliki sertifikasi SNI Informasi berat bersih dan saran Sertifikasi SNI Barcode informasi Barcode yang dapat digunakan konsumen untuk mengetahui detail produk Informasi komposisi bahan baku dan informasi bahan Expired Date Informasi komposisi bahan baku yang digunakan untuk membuat produk serta dicantumkan juga informasi bahan alergen yang harus diketahui konsumen yaitu surimi dan putih telur Tidak ada informasi tanggal kedaluwarsa To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Abon Ikan Cakalang Abon merupakan salah satu jenis olahan yang bertujuan untuk memperpanjang masa simpan karena memiliki kadar air rendah. Kadar air produk abon sangat rendah akibat proses pengolahan demgan suhu tinggi dan waktu lama yang kemudian menguapkan kandungan air dalam bahan baku yang digunakan (Rahayu dan Destiana, 2. Abon terbuat dari daging baik daging ayam, ikan, maupun sapi yang kemudian diolah dengan bumbu atau rempah-rempah hingga kering dan berbentuk seperti serat-serat halus. Abon biasanya berwarna coklat dengan tekstur kering, berserat halus, memiliki rasa gurih dan manis, dan memiliki aroma rempah. AuBonroa Abon Ikan CakalangAy terbuat dari daging ikan cakalang yang diolah hingga menjadi abon yang diproduksi oleh DeAoHarvest. Gambar 5. Kemasan depan Bonroa Abon Ikan Cakalang Gambar 6. Kemasan belakang Bonroa Abon Ikan Cakalang AuBonroa Abon Ikan CakalangAy dikemas dalam papermetz dengan ukuran panjang 20 cm lebar 12 cm, dan tinggi 4 cm. Kemasan abon bonroa ini disertai dengan ziplock sehingga menambah keamanan dalam penyimpanan produk setelah dibuka. Bonroa abon ikan cakalang mencantumkan beberapa label keamanan pangan dan informasi untuk konsumen baik pada kemasan bagian depan maupun belakangnya. Berikut hasil identifikasi label pada kemasan Bonroa Abon Ikan Cakalang: Tabel 3. Identifikasi Label Kemasan Bonroa Abon Ikan Cakalang BONROA ABON IKAN CAKALANG DeAoHarvest Label Gambar Keterangan Nama produk Bagian ini menunjukkan merek produk yaitu AuBonroaAy dan nama produk yaitu AuAbon Ikan CakalangAy Label Halal MUI Label disamping menunjukkan telah terjamin halal oleh MUI Informasi produsen dan alamat Label produsen dari produk Bonroa Abon Ikan Cakalang yaitu DeAoHarvest dan alamat tempat produksi To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Label peyimpanan produk agar tahan lama dan menjaga kualitas produk Tidak ada informasi mengenai bagaimana penyajian produk yang benar Saran penyimpanan Saran Penyajian Informasi nilai gizi Produk tidak memberikan informasi nilai gizi pada kemasannya Label menunjukkan informasi berat bersih dari produk di dalam kemasan sebesar 100 Label menunjukkan kode produksi yang berisi kapan produk dibuat. Selain itu, pada label menunjukkan tanggal kedaluwarsa atau batas aman konsumsi produk Produk tidak memiliki sertifikasi SNI maupun BPOM Label menunjukkan izin PIRT atau Pangan Industri Rumah Tangga Produk tidak memiliki barcode khusus untuk memudahkan konsumen mengakses informasi detail produk Label berisi informasi komposisi bahan baku yang digunakan untuk membuat Produk tidak memberikan informasi bahan yang dapat menyebabkan alergi Informasi berat Kode Produksi dan Expired Date Sertifikasi SNI dan BPOM Izin PIRT Barcode informasi Informasi komposisi bahan baku Informasi bahan Kecap Ikan Kecap ikan merupakan jenis kecap yang lebih cair berwarna kecoklatan dengan rasa khas asin berasal dari fermentasi ikan dengan garam. Warna coklat pada kecap dihasilkan dari reaksi mailard yaitu reaksi karbohidrat . ugus pereduks. ketika bertemu dengan gugus amina primer (Luhulima et al. , 2. Proses fermetasi ikan dengan garam dilakukan selama beberapa bulan hingga satu tahun untuk menciptakan kecap asin dengan konsistensi dan rasa yang sesuai. Salah satu brand kecap asin yang beredar dipasaran adalah AuFinna Kecap Ikan Cap King LobsterAy yang diimpor oleh PT Pangan Lestari. Gambar 7. Kemasan depan Finna Kecap Ikan Cap King Lobster Gambar 8. Kemasan belakang Finna Kecap Ikan Cap King Lobster To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Kemasan AuFinna Kecap Ikan Cap King LobsterAy berupa bool kaca transparan dengan ukuran panjang 7 cm lebar 7 cm, dan tinggi 28,8 cm. Produk kecap ikan ini mencantumkan beberapa label keamanan pangan dan informasi untuk konsumen baik pada kemasan bagian depan maupun Berikut hasil identifikasi label pada kemasan Finna Kecap Ikan Cap King Lobster: Tabel 4. Identifikai Kemasan Finna Kecap Ikan Cap King Lobster DeAoHarvest Finna Kecap Ikan Cap King Lobster DeAoHarvest PT Pangan Lestari Label Gambar Keterangan Bagian ini menunjukkan merek produk yaitu AuFinnaAy dan nama produk yaitu AuKecap Ikan Cap King LobsterAy Nama produk Label Halal MUI Produk tidak tersertifikasi atau terjamin halal oleh MUI Label ini menunjukkan 215erusahaan produsen dari produk. Namun pada label menjelaskan bahwa produsen mengimpor produk dari luar negeri, sehingga tidak diproduksi sendiri oleh produsen Produk tidak memberikan informasi saran peyimpanan produk agar tahan lama dan menjaga kualitas produk Informasi produsen dan 215erusa perusahaan Saran penyimpanan Label ini memberikan informasi terkait saran penyajian atau penggunaan produk Saran Penyajian Informasi nilai gizi Produk tidak memberikan informasi nilai gizi pada kemasannya Label menunjukkan informasi isi bersih dari produk di dalam kemasan sebesar 700 ml. Selain itu, pada label menunjukkan bahwa produk telah teruji BPOM RI ML dengan nomor tertera. BPOM ML menunjukkan bahwa produk diproduksi di luar negeri . roduk impo. Informasi isi bersih dan No sertifikasi BPOM RI ML :156613141047 Label tidak menunjukkan tanggal kedaluwarsa atau batas aman konsumsi Expired Date Sertifikasi SNI Produk tidak memiliki sertifikasi SNI Label berisi informasi komposisi bahan baku yang digunakan untuk membuat Informasi komposisi bahan baku Informasi bahan alergen Produk tidak memberikan informasi bahan yang dapat menyebabkan alergi To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Minyak Ikan Minyak ikan merupakan suplemen yang terbuat dari jaringan ikan yang memiliki minyak atau lemak yang banyak dalam tubuhnya seperti ikan COD. Kandungan yang diambil dari ikan adalah asam lemak omega-3 seperti EPA (Eicosapentaenoic aci. dan DHA (Docosahexaenoic aci. (Murti et , 2. Minyak ikan diproduksi karena memiliki khasiat yang cukup baik untuk tubuh seperti menurunkan trigliserida darah, mencegah resiko penyakit jantung, menurunkan hipertensi, mencegah alzheimer, meningkatkan fungsi otak, dan lain sebagainya. Minyak ikan diproduksi dengan cara mengekstraksi minyak pada tubuh ikan kemudian dilakukan pemurnian dengan proses netralisasi, penghilangan warna, dan deodorasi untuk menghilangkan pengotor. Salah satu brand minyak ikan yang beredar dan laku dipasaran adalah Gambar 9. Finna Kecap Ikan Cap King Lobster DeAoHarvest Gambar 10. Kemasan samping OM3HEART Natural Fish Oil Kemasan AuOM3HEART Natural Fish OilAy dibagi menjadi kemasan primer dan kemasan sekunder. Kemasan luar atau kemasan sekunder produk ini berupa kertas kardus dengan dominasi warna biru dan perpaduan warna kuning yang berisi label informasi jaminan keamanan pangan produk. Produk dikemas dalam kemasan yang bersentuhan langsung atau kemasan primer berupa botol Minyak ikan dibalut oleh kapsul yang terbuat dari gelatin atau agar sehingga dapat ditelan dan terurai oleh tubuh. OM3HEART Natural Fish Oil diproduksi oleh RPI Santa Ana di USA namun diimpor dan dikemas di Indonesia oleh PT Ultra Sakti. Pada kemasan OM3HEART Natural Fish Oil tampak label-label yang berisi informasi jaminan keamanan pangan untuk menjamin kualitas mutu produknya. Tabel 5. Identifikasi Kemasan OM3HEART Natural Fish Oil OM3HEART Natural Fish Oil PT. Ultra Sakti Label Gambar Keterangan Nama produk Bagian ini menunjukkan merek produk yaitu AuOM3HEARTAy dan nama produk yaitu AuNatural Fish OilAy Isi Bersih Label ini menunjukkan jumlah isi produk dalam kemasan yaitu sebanyak 30 kapsul minyak ikan To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Label Halal MUI Produk tidak tersertifikasi atau terjamin halal oleh MUI Informasi produsen dan alamat Label ini menunjukkan bahwa produk tidak diproduksi sendiri oleh PT Ultra Sakti namun diimpor dari USA dari RPI Santa Ana yang kemudian dikemas oleh PT Ultra Sakti Saran penyimpanan Label ini memberikan informasi saran penyimpanan produk agar tahan lama dan menjaga kualitas Saran Penyajian Label ini memberikan informasi manfaat, dan hal penting dari produk yang harus diketahui oleh Informasi nilai gizi Produk Expired Date Label tidak menunjukkan tanggal kedaluwarsa atau batas aman konsumsi produk Sertifikasi SNI Produk tidak memiliki sertifikasi SNI Label berisi informasi komposisi bahan baku yang digunakan untuk membuat produk Informasi komposisi bahan baku Informasi bahan Produk informasi bahan yang dapat menyebabkan alergi Analisis Kepatuhan Terhadap Regulasi Keamanan Pangan Kepatuhan lima produk perikanan olahan terhadap Peraturan BPOM No. 31 Tahun 2018. Pasal 9 tentang Informasi dalam Label dan Pasal 25 tentang Informasi Nilai Gizi, serta Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999. Pasal 5 tentang kewajiban pelabelan pada kemasan produk pangan, tidak merata. Beberapa label yang seharusnya ada pada kemasan makanan masih belum terdapat pada produk-produk ini. Berdasarkan tabel identifikasi label pada kemasan, terlihat bahwa secara keseluruhan, produk-produk tersebut telah memberikan identitas produk yang jelas sesuai dengan ketentuan, sehingga konsumen dapat dengan mudah mengenali jenis produk yang mereka Informasi tentang komposisi bahan baku dan berat bersih atau isi bersih juga tercantum pada kemasan lima produk ini. Namun. Sarden GAGA. Cedea Chikuwa. Finna Fish Sauce, dan OM3Heart Natural Fish Oil belum mencantumkan informasi tanggal kedaluwarsa. Kelalaian ini To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. merupakan cacat yang signifikan, karena tanggal kedaluwarsa sangat penting bagi konsumen untuk memastikan keamanan produk untuk dikonsumsi. Informasi nilai gizi juga tidak ada pada tiga produk perikanan olahan ini, padahal label ini sangat penting untuk memberikan informasi tentang kandungan gizi dan membantu konsumen membuat keputusan yang lebih baik terkait diet dan asupan nutrisi mereka. Empat dari lima produk memiliki nomor izin edar BPOM, yang menjamin keamanan dan kualitas produk mereka. Produk yang tersisa. Bonroa Abon Ikan Cakalang, masih memegang izin PIRT dan belum terdaftar di BPOM. Diketahui bahwa label BPOM dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, jumlah pangsa dalam pasar dan daya saing industri makanan dan minuman (Dewi et , 2. Menurut Pritanova et al. , . , izin edar BPOM menjadi indikator bahwa produk pangan sudah disetujui oleh pemerintah untuk beredar di Indonesia karena produk pangan olahan asal hewan yang disimpan dingin atau beku tidak diperkenankan memperoleh izin edar PIRT sesuai peraturan BPOM nomor 22 Tahun 2018. Anandita et al. , . mengatakan bahwa produk yang tidak mencantumkan BPOM sebagian besar merupakan produk hasil UMKM, dimana pelaku usaha UMKM kurang pengetahuan terhadap pengaruh sertifikasi BPOM terhadap perluasan pasar pada produk mereka. Tiga dari total produk yang diamati memiliki label Halal MUI, yaitu Sarden Gaga. CIDEA CHIKUWA Ikan Olahan dan BONROA Abon Ikan Cakalang. Dua produk lainnya tidak memiliki label Halal MUI. Adanya sertifikasi halal dan label halal pada kemasan produk, dapat diperoleh jaminan dan kepastian hukum bahwa produk yang dimaksud adalah halal (Hanifah et al. , 2. Utami . mengatakan bahwa label sertifikasi halal akan memberikan perlindungan bagi produsen dari adanya tuntutan bahan maupun proses yang tidak halal dan akan melindungi konsumen dalam menghilangkan keraguan untuk mengkonsumsi suatu produk. Menurut Noruhman dan Qurniawati . , dapat diketahui bahwa adanya label Halal pada produk dapat mempengaruhi konsumen dalam memilih produk berdasarkan tingkat eksperensial dan intelektualnya, sehingga semakin tinggi pengetahuan seseorang terhadap agama islam maka semakin tinggi pertimbangan konsumen dalam memilih produk berlabel Halal. Terkait standarisasi SNI, hanya Sarden GAGA yang telah mencantumkan standarisasi SNI pada kemasannya (SNI 8222:2. Kepatuhan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 102 Tahun 2000 tentang Standardisasi Nasional. Pasal 5 tentang Standar Wajib dan Pasal 6 tentang Standar Sukarela, karena sarden merupakan salah satu jenis produk perikanan olahan yang harus mematuhi standarisasi SNI. Namun. OM3Heart Fish Oil, yang seharusnya juga tunduk pada SNI wajib, tidak memiliki label SNI pada kemasannya dan hanya menampilkan nomor izin edar BPOM. Tiga produk lainnya, yaitu saus ikan, chikuwa, dan abon ikan, termasuk produk SNI sukarela, sehingga tidak menjadi masalah serius jika tidak memiliki label SNI pada kemasannya. Selain itu. OM3Heart Fish Oil dan Finna Fish Sauce tidak memiliki logo halal, yang wajib ada pada semua produk makanan sesuai dengan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Aryani et al. , . menyatakan bahwa kemasan dan labeling produk sesuai standar SNI merupakan hal yang sangat penting karena label kemasan faktor penting kekuatan branding suatu produk dan mencangkup berbagai informasi penting seperti kualitas produk, legalitas produk, kode produksi dan petunjuk lainnya. Menurut Pratiwi et al. , . Pelabelan yang tidak efektif dan tidak memberikan informasi mengenai NIB. SNI, komposisi, tanggal kadarluasa dan logo halal dapat berdampak pada menurunkan kepercayaan pembeli. Afriani et al. , . Mengatakan bahwa kemasan produk yang sesuai SNI mencantumkan Nomor BPOM, info halal, kode produksi pangan, petunjuk penyimpanan, barcode, petunjuk penggunaan dan nilai gizi dapat mengangkat citra merek dan nilai tambah terhadap suatu produk. KESIMPULAN Berdasarkan analisis, lima produk olahan perikanan yaitu Sarden GAGA. Saus Ikan Finna. Cedea Chikuwa. Bonroa Abon Ikan Cakalang, dan Minyak Ikan Alami OM3Heart sebagian besar mematuhi ketentuan Peraturan BPOM No. 31 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah No. Tahun 1999 tentang label wajib pada kemasan produk pangan. Namun, terdapat kekurangan signifikan, terutama tidak adanya tanggal kedaluwarsa pada empat dari lima produk dan kurangnya informasi nutrisi pada tiga produk. Empat produk memiliki izin edar BPOM, sementara satu hanya memiliki izin PIRT. Hanya Sarden GAGA yang mematuhi standar SNI wajib, sedangkan Minyak To Cite this Paper : Gusman. Oesama. Wiharyanto. Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodo. di Pulau Tibi. Kalimantan Utara. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 15 . : 207-220. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Ikan OM3Heart, yang seharusnya juga memenuhi standar SNI wajib, tidak menampilkan label SNI pada kemasannya. Selain itu, dua produk tidak menampilkan logo halal, yang merupakan persyaratan berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014. DAFTAR PUSTAKA