ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 EDUKASI NEW NORMAL DI MASA PANDEMIK COVID-19 KEPADA MASYARAKAT LINGKUNGAN SEKITAR KELURAHAN WARAKAS KECAMATAN TANJUNG PRIUK JAK-UT Didin Hikmah Perkasa1. Elly Ingkiriwang2. Muhamad Al Faruq Abdullah3. Ryani Dhyan Parashakti4. Dwi Aprillita5 1,3,4,5 Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial. Prodi Manajemen. Universitas Dian Nusantara. Jakarta Program Studi Kedokteran Umum. Universitas Kristen Krida Wacana Corresponding author E-mail: didin. perkasa@undira. Diterima : 1 April 2021 Direvisi : 15 April 2021 Dipublikasi : 6 Mei 2021 Abstrak: Pandemik Covid-19 merupakan peristiwa luar biasa pada dekade ini. Telah lebih dari 7 . bulan Indonesia masih terus berperang melawan Covid-19. Dampak yang kita rasakan tidak hanya merusak kesehatan manusia yang merupakan sebagai asset terpenting dalam kehidupan kita, tetapi juga telah mengubah hampir semua aspek kehidupan kita khusunya adalah merosotnya tingkat perekonomian masyarakat Indonesia secara drastis. Perekonomian Indonesia terpuruk akibat Pandemik Covid-19 sehingga berdampak kepada kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Presiden bapak Jokowi menyatakan akan menerapkan tatanan baru atau yang lebih kita kenal dengan istilah New Normal. Penerapan New Normal adalah melakukan kegiatan dan aktivitas berdampingan dengan virus Corona atau Covid-19 selama belum ditemukannya vaksin pencegah virus tersebut. Namun kenyataannya masih ada masyarakat yang mengabaikan penerapan protokoler kesehatan dalam melakukan aktivitas dan kegiatan untuk memulihkan perekonomian dalam keluarganya. Sangat diperlukan upaya khusus dalam mengingatkan kembali masyarakat untuk tetap mematuhi Protokoler Kesehatan melalui edukasi yang dikemas dalam bentuk penyuluhan, penyebaran flyer, pemasangan spanduk dan sosialisasi dimulai dari lingkungan rumah. Diharapkan program pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu upaya Pemerintah dalam mewujudkan tujuan Pemerintah melalui Gerakan Masyakarat (GERMAS). Kata Kunci: Edukasi. New Normal. Pandemik. Covid-19 Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 20 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENDAHULUAN Analisis Situasi Pandemik Covid-19 ini merupakan peristiwa luar biasa pada dekade ini. Telah lebih dari 7 . bulan Indonesia masih terus berperang melawan Covid-19, virus yang membawa dampak buruk bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Karena virus ini sangat cepat penyebarannya untuk menularkan orang sekitarnya. Virus ini benar-benar sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup seseorang jika seseorang dinyatakan positif terpapar virus ini, dan berdampak buruk pula bagi kehidupan lingkungan sekitarnya jika kita tidak waspada. Penyebaran virus Covid-19 ini telah merata dan hampir seluruh Indonesia merasakan dampak penyebaran virus ini. Dampak yang kita rasakan tidak hanya merusak kesehatan manusia yang merupakan sebagai asset terpenting dalam kehidupan kita, tetapi juga telah mengubah hampir semua aspek kehidupan kita. Semua aktivitas kehidupan tiba-tiba tersendat. Kegiatankegiatan terhenti karena kita terkunci dan terpenjara untuk tinggal di rumah saja sesuai anjuran dan imbauan Pemerintah guna mengantisipasi perluasan penyebaran virus Covid-19 Pemutusan mata rantai perluasan penyebaran virus terus menerus dikumandangkan oleh Pemerintah Pusat dengan tujuan meminimalkan orang yang akan terjangkit virus mematikan Dampak yang sangat kita rasakan saat ini adalah merosotnya tingkat perekonomian masyarakat Indonesia secara drastis. Perekonomian Indonesia terpuruk akibat Pandemik Covid-19 sehingga berdampak kepada kesejahteraan masyarakat di Indonesia. (Rizal, 2. (Suparto, 2. Merosotnya tingkat perekonomian negara Indonesia sangat signifikan terhadap kehidupan masyarakat dimana masyarakat Indonesia mengalami kesulitan dalam mempertahankan kehidupan keluarganya. Sehingga hal ini membuat Pemerintah berpikir dan mengambil sikap jalan keluar untuk mengembalikan tingkat perekonomian negara secara perlahan-lahan agar menjadi normal kembali (Rizal, 2. (Suparto, 2. Sikap bijak yang diambil Pemerintah adalah mengembalikan kegiatan dan aktivitas perkantoran, perusahaan, pertokoan dan tempat perbelanjaan seperti sediakala secara bertahap namun tetap harus memperhatikan dan Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 21 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 mengacu kepada protokoler kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah selama masa Pandemik Covid-19 beberapa waktu lalu. Protokoler Kesehatan yang selalu didengungkan Pemerintah adalah menjaga jarak dalam kerumunan atau keramaian, memakai masker apabila keluar dari rumah ke tempat umum, dan menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih dimanapun kita berada (Purnomo, 2. Pemerintah dalam hal ini Presiden bapak Jokowi menyatakan akan menerapkan tatanan baru atau yang lebih kita kenal dengan istilah New Normal. Penerapan New Normal di DKI Jakarta telah ditetapkan dan diberlakukan oleh Pemerintah sejak bulan Juni 2020. Banyak perkantoran, perusahaan, pabrik, pertokoan dan perbelanjaan sudah mulai aktif secara bertahap melakukan kegiatan dan aktivitasnya kembali. (Rowi, 2. Permasalahan Mitra Penerapan New Normal dalam masyarakat bukan berarti melakukan kegiatan dan aktivitas normal seperti dahulu kala. Penerapan New Normal di sini adalah melakukan kegiatan dan aktivitas berdampingan dengan virus Corona atau Covid-19 selama belum ditemukannya vaksin pencegah virus tersebut. Namun kenyataannya masih ada masyarakat yang mengabaikan penerapan protokoler kesehatan dalam melakukan aktivitas dan kegiatan untuk memulihkan perekonomian dalam keluarganya. Mereka merasa jenuh terpenjara tidak dapat melakukan kegiatan apapun selama adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan Pemerintah beberapa bulan lalu (Amindoni, 2. (Sancaya, 2. Sehingga ketika Pemerintah merencanakan pelaksanaan kebijakan baru untuk dapat melakukan kegiatan dan aktivitas, seolah mereka telah terlepas dari himpitan perasaan terpenjara tersebut (Rowi, 2. Banyak masyarakat yang mengabaikan dan melupakan protokoler kesehatan di masa situasi Pandemik Covid-19 ini. Masyarakat tidak perduli lagi dan melupakan untuk mengutamakan kesehatan di masa Pandemik Covid-19 ini, karena menganggap dengan pemberlakuan New Normal berarti telah berakhir pula Pandemik Hal inipun terjadi di Daerah Khusus Istimewa Jakarta (DKI Jakart. khususnya di Jakarta Utara. Perlu ada yang mengingatkan kembali bahwa situasi penerapan New Normal ini masih dalam rangka melawan Covid-19 untuk menyesuaikan diri. Harus ada berbagai macam informasi atau penjelasan upaya-upaya bagaimana kita dapat terus hidup Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 22 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 berdampingan dengan Covid-19 ini tetapi juga kita dapat memulihkan perekonomian kita. Sebagai langkah awal masyarakat harus memahami terlebih dahulu apa itu hidup berdampingan dengan Covid-19, dan apa yang harus dilakukan selama Pandemik Covid-19 untuk menuju kepada tatanan baru New Normal, khususnya di kalangan masyarakat awam RT 005 RW 010. Kelurahan Warakas. Kecamatan Tanjung Priuk. Jakarta Utara. METODE Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode : Penyebaran Flyer Meminta ijin kepada ketua RT bahwa Tim UNDIRA akan mengadakan kembali pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan warga RT 005 RW 010 mengenai pemahaman New Normal di masa Pandemik Covid-19. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam rangka membantu dan mendukung program pemerintah meminimalisasi penyebaran penularan Covid-19. Agar warga lingkungan RT 005 RW 010 mengetahui adanya kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini. Tim UNDIRA melakukan penyebaran flyer yang berisikan waktu pelaksanaan dan narasumber yang menjadi pembicara sekaligus sebagai undangan. Pendistribusian flyer kepada warga RT 005 RW 010 dilakukan oleh Humas Kader Jumantik (Ibu Selvi Danu. yang juga tercatat sebagai warga RT setempat. Flyer kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut : Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 23 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Pembicara (Pakar Kesehata. Elly Ingkiriwang. Sp. KJ (Dosen FKIK UKRIDA) New Normal itu apa sih ?? Jadi kita akan berelasi, melakukan aktivitas, bekerja di tengah pandemik covid-19 Tetap memperhatikan : Pola Hidup Bersih Gunakan Masker Jaga jarak & Hindari kerumunan 0819-9154-6668 https://undira. dppm@undira. Gambar 1. Flyer kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 24 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Mengundang Pakar Kesehatan Sebagai Narasumber Mengundang pakar kesehatan seorang dokter dari Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) yakni dr. Elly Ingkiriwang. Sp. KJ. Upaya tersebut dilakukan oleh Tim UNDIRA untuk lebih meyakinkan warga lingkungan RT 005 RW 010 dalam pemberian informasi dan penjelasan terhadap dampak yang terjadi apabila tidak taat mematuhi protokoler kesehatan. Pemasangan Spanduk di Kantor Sekretariat RT 005 RW 010 Perlu adanya informasi pengingat bagi warga setempat agar meminimalis kelalaian warga dalam menerapkan protokoler kesehatan. Upaya yang dilakukan Tim UNDIRA adalah dengan memberikan spanduk agar mudah terlihat dan terbaca oleh warga setempat, seperti pada gambar berikut : Gambar 2. Spanduk Imbauan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Persiapan yang dilakukan agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik adalah : Mempersiapkan alat-alat penunjang seperti laptop, proyektor, layar, tenda, sound system, daftar hadir peserta, meja dan kursi untuk peserta. Menunjuk mahasiswa sebagai Master of Ceremony (MC). Susunan Acara pelaksanaan kegiatan : Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 25 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Sambutan Ketua RW 010 bapak Drs Figur Dwiatmoko. Sambutan dari Ketua RT 005 RW 010 bapak Yadi. Kata pembuka dari Tim UNDIRA. Penyuluhan Edukasi oleh pakar dr. Elly Ingkiriwang. Sp. KJ. Tanya jawab dipandu langsung oleh Narasumber. Kata penutup dari Tim UNDIRA. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan diselenggarakan di rumah salah seorang warga RT 005 RW 010 Kelurahan Warakas. Kecamatan Tanjung Priuk. Jakarta Utara. Jumlah peserta yang hadir berjumlah 25 orang merupakan perwakilan masing-masing setiap keluarga warga RT 005 RW 010. Tim yang bertugas 6 orang dengan rincian 2 . orang penyuluh, 1 . orang penghubung masyarakat . dan 3 . orang mahasiswa. Materi penyuluhan pakar kesehatan . Elly Ingkiriwang. Sp. KJ) yang diberikan kepada warga adalah sebagai berikut : Menjelaskan Sejarah Pandemi https://w. com/gaya-hidup/20200409143029-259-492125/video-sejarahpandemi-mematikan-di-dunia. Menjelaskan Pandemi Covid-19. New Normal itu apa sih, gaya hidup sehat. Sesi tanya jawab seputar pemahaman gaya hidup sehat di masa pandemik. Rangkaian kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat : Gambar 3. Sambutan bapak RW 010 Gambar 4. Sambutan bapak RT 005 Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 26 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 Gambar 5. Master of Ceremony E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gambar 6. Kata Pembuka Tim UNDIRA Gambar 7. Materi Narasumber (Dokte. Gambar 9. Sesi tanya jawab Gambar 8. Materi Narasumber Gambar 10. Para peserta warga RT 005 Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 27 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 20-29 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Dilaksanakannya kegiatan tersebut tetap mengacu kepada protokoler kesehatan yang dianjurkan Pemerintah yakni para peserta menggunakan masker dan menjaga jarak duduk antar peserta satu dengan peserta lainnya. Para peserta terlihat antusiasme dengan adanya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta kepada pakar kesehatan dr. Elly Ingkiriwang. Sp. KJ. Para peserta bertambah yakin dan percaya bahwa Covid-19 tidak dapat dianggap sebagai hal yang sepele dan harus tetap diwaspadai untuk kurun waktu yang tidak dapat Saran