KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x PENGARUH FINANCIAL DISTRESS. UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI Catur April Nugroho Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Gresik Email: caturaprilip93@gmail. Article Info Abstract Article history: Purpose: This study aims to analyze the influence of financial distress, company size, and leverage on accounting conservatism in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2018Ae2021. Design/Methodology/approach: This study uses a quantitative approach with secondary data sources obtained from the financial statements of manufacturing companies in the sub-sector of basic and chemical industries as well as various industries on the Indonesia Stock Exchange. The sample consists of 32 company data over four years . 8Ae2. The analysis techniques used include descriptive analysis, classical assumption tests . ormality, autocorrelation, heteroscedasticity, and multicollinearit. , and multiple linear regression analysis processed using SPSS 25 Findings: These findings provide an understanding that accounting conservatism in corporate practice is not always influenced by the company's financial condition, size, or funding structure. This can be a consideration for management and investors in evaluating the company's financial reporting practices. Research Implications: The results show that financial distress, company size, and leverage do not have a significant effect on accounting conservatism, either partially or simultaneously. Originality / Value: This study contributes to the accounting literature by showing that the variables that are often associated with accounting conservatism do not always have a significant influence, especially in the Indonesian manufacturing sector in this study period. Keywords: Accounting Conservatism. Financial Distress. The Size Of The Company. Leverage Submitted: 06 October 2023 Revised: 02 December 2023 Accepted: 04 Januari 2024 PENDAHULUAN Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). SAK memberikan fleksibilitas bagi manajemen dalam memilih metode maupun estimasi akuntansi yang dapat digunakan. Fleksibilitas tersebut akan mempengaruhi perilaku manajer dalam melakukan pencatatan akuntansi dan pelaporan transaksi keuangan perusahaan. Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Pada dasarnya, prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku untuk umum memberikan manajer keleluasaan untuk memilih metode akuntansi yang akan digunakan dalam menyusun laporan keuangan. Salah satunya dengan menerapkan prinsip konservatisme Menurut Enni Savitri . Konservatisme diterapkan karena akuntansi menggunakan dasar akrual dalam membentuk dan menyajikan suatu laporan keuangan Penerapan prinsip ini mengakibatkan pilihan metode akuntansi ditujukan pada metode yang melaporkan laba atau aktiva yang lebih rendah serta melaporkan hutang lebih tinggi. Savitri. E . mendefinisikan konservatisme sebagai prinsip kehati-hatian dalam pelaporan keuangan dimana perusahaan tidak terburu-buru dalam mengakui dan mengukur aktiva dan laba serta segera mengakui kerugian dan hutang yang mempunyai kemungkinan yang terjadi. Penerapan pada prinsip ini mengakibatkan pilihan metode akuntansi ditujukan pada metode yang melaporkan laba atau aktiva yang lebih rendah serta melaporkan hutang lebih tinggi. Fenomena penggunanaan prinsip konservatisme akuntansi di Indonesia masih jarang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan khususnya yang bergerak di bidang manufaktur. Hal ini disebabkan oleh pemahaman mengenai pentingnya peran konservatisme akuntansi bagi kelangsungan perusahaan masih dirasa kurang. Sehingga banyak menimbulkan berbagai kasus. Contoh kasus manipulasi laporan keuangan yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia (GIIA) Polemik ini berawal dari penolakan dua komisaris perseroan, yakni Chairal Tanjung dan Dony Oskaria terhadap laporan keuangan Garuda Indonesia Keduanya mencurigai transaksi yang berkontribusi besar terhadap kondisi keuangan Garuda dari rugi besar menjadi untung hanya dalam 3 bulan . Perolehan laba bersih perusahaan dianggap janggal. Pada 2018 GIAA mencatatkan laba bersih US$ 809,85 ribu atau setara Rp 11,33 miliar . urs Rp 14. Laba itu berkat melambungnya pendapatan usaha lainnya yang totalnya mencapai US$ 306,88 juta. Sebab manajemen Garuda Indonesia mengakui pendapatan dari Mahata sebesar US$ 000, yang diantaranya sebesar US$ 28. 000 merupakan bagian dari bagi hasil yang didapat dari PT Sriwijaya Air. Padahal uang itu masih dalam bentuk piutang, namun diakui perusahaan masuk dalam pendapatan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perusahaan untuk menerapkan metode konservatisme akuntansi yaitu, faktor pertama adalah financial distress . ingkat kesulitan Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Jika perusahaan mengalami financial distress dan tidak ada tindakan lebih lanjut untuk perbaikan, perusahaan dapat mengalami kebangkrutan bahkan dapat Sedangkan financial distress menurut (Platt dan Platt, 2. sebagai tahap penurunan kondisi keuangan perusahaan yang terjadi sebelum terjadi kebangkrutan Faktor kedua yang dapat mempengaruhi konservatisme akuntansi adalah ukuran Ukuran perusahaan dapat diukur dengan melihat total aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Ukuran perusahaan adalah suatu skala dimana dapat diklasifikasikan besar kecil perusahaan berdasarkan berbagai cara, antara lain total aset, penjualan bersih, dan kapitalisasi pasar. Salah satu indikator yang menunjukkan besar atau kecilnya suatu perusahaan adalah ukuran aset dari perusahaan tersebut. Ukuran perusahaan dibagi menjadi perusahaan kecil, menengah, dan besar. Ukuran perusahaan dapat memengaruhi biaya politis berupa pajak yang dikenakan pada perusahaan oleh pemerintah. Faktor ketiga yang dapat akuntansi adalah Leverage merupakan rasio yang menunjukkan seberapa besar hutang atau modal untuk membiayai aktiva perusahaan. Berdasarkan teori agensi, terdapat hubungan keagenan antara manajer dan kreditor, manajer yang ingin mendapatkan kredit akan mempertimbakan rasio leverage dari perusahaan tersebut. Penelitian tentang konservatisme akuntansi telah banyak dilakukan, tetapi pada penelitian terdahulu yang peneliti rujuk, hasilnya berbeda yaitu dari hasil penelitian (Haryadi,Sumiati, dan Umdiana, 2. menyatakan bahwa leverage berpengaruh positif jadi semakin tinggi leverage tidak mempengaruhi konservatisme akuntansi begitu pula untuk financial distress, berlaku pula untuk ukuran perusahaan yang tidak mempengaruhi tingkat konservatisme akuntansi. LANDASAN TEORI Teori Signalling Menurut Jogiyanto dalam Ulum . menyatakan informasi yang dipublikasikan sebagai suatu pengumuman akan memberikan sinyal bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Jika pengumuman tersebut mengandung nilai positif, maka diharapkan pasar akan bereaksi pada waktu pengumuman tersebut diterima oleh Pada waktu informasi diumumkan dan semua pelaku pasar sudah menerima Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x informasi tersebut, pelaku pasar terlebih dahulu menginterpretasikan dan menganalisis informasi tersebut sebagai sinyal balik atau sinyal buruk. Informasi memengaruhi proses pengambilan keputusan individu, bisnis, dan pemerintahan. Individu membuat keputusan berdasarkan informasi publik, yang tersedia secara bebas, dan informasi pribadi yang tersedia hanya bagi kalangan tertentu saja (Connelly et al. , 2. Stiglitz . menjelaskan bahwa asimetri informasi terjadi ketika orang lain mengetahui sesuatu yang Oleh karena sebagian informasi bersifat pribadi, maka asimetri informasi terjadi diantara mereka yang memegang informasi dan mereka yang harusnya dapat mengambil keputusan dengan lebih baik andai memperoleh informasi tersebut. Teori Akuntansi Positif Teori akuntansi positif merupakan salah satu teori yang mendasari konservatisme Menurut Belkoui . teori akuntansi positif terjadi karena adanya dalil bahwa manajer, pemegang saham, aparat pengatur dan politisi bersifat rasional dan menyatakan bahwa mereka berusaha untuk memaksimalkan kegunaan mereka, yang secara langusng berhubungan dengan kompensasi mereka, dan untuk kesejahteraan mereka juga. Masalah umum dalam teori akuntansi positif adalah untuk menentukan prosedur akuntansi mempengaruhi pilihan manajer terhadap prosedur akuntansi. Teori positif lebih mengacu pada penelitian empiris yang memaksimalkan keuntungan . aik investor, manajer maupun masyarakat lua. dalam memilih metode akuntansi yang ada. Financial Distress Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah kebangkrutan atau kepailitan, hal tersebut dapat dihindari dengan cara memprediksi sebab-sebab yang mengakibatkan kebangkrutan yaitu dengan melihat adanya tingkat kesuliatan keuangan. Financial distress atau kesulitan keuangan adalah sebuah situasi dimana perusahaan sedang mengalami masalah kesulitan keuangan. Kesulitan keuangan ditandai dengan munculnya sinyal atau gejala-gejala awal kebangkrutan terhadap penurunan kondisi keuangan yang dialami oleh suatu perusahaan. Financial distress sendiri didefinisikan sebagai tahap penurunan kondisi keuangan perusahaan yang terjadi sebelum terjadi kebangkrutan ataupun likuidasi (Platt dan Platt, 2. Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Financial Distress mulai terjadi ketika perusahaan tidak dapat melakukan pembayaran atau sudah mulai terindikasi bahwa perusahaan tersebut akan tidak bisa melakukan pembayaran terhadap kewajibannya. Perusahaan tidak dapat memenuhi kewajibannya dikarenakan kekurangan dan ketidak cukupan dana dimana total liabilities lebih besar dari pada total asset. Altman . membagi financial distress menjadi empat definisi, antara lain: Economic Failure Business Failure Insovelvency in Bakruptcy Legal Bankrupty Ukuran Perusahaan Ukuran peirusahaan adalah suatu skala diimana dapat diiklasiifikiasikai n beisar kecili peirusahaan meinurut beirbagaii cara, antara laiin total aseit, peinjualan beirsiih, dan kapitialiisasii pasar . arkeit capitialiizatioi . Meni urut Bahaudiin . , pada dasarnya ukuran peirusahaan teirbagii meinjadii tiiga kateigorii yaitiu peirusahaan beisar . argei firi. , peirusahaan meineingah . eidiuim fiir. , dan periusahaan kecili . mall firm i ). Salah satu indi ikiator yang meinunjukkan beisar atau keiciilnya suatu peirusahaan adalah ukuran aseti darii periusahaan Seimakiin beisar total aseit, laba atau peinjualan beirsiih periusahaan maka seimakiin beisar ukuran periusahaan teirseibut beigitiu juga seibaliiknya. Ukuran periusahaan meilaluii total aseit ceindeirung leibiih stabiil diibandiingkan deingan Hal iinii diiseibabkan kareina peinjualan ceindeirung leibiih beirfluktuasii seti iiap tahun dariipada total aseit. Ukuran periusahaan dapat diiukur meinggunakan log total aseti yang dapat diiliihat meilaluii aseit lancar dan aseti tiidak lancar peirusahaan pada tahun peilapor (Jogiiyanto, 2007:. Leverage Leiveiragei meirupakan rasioi yang meinunjukkan seibeirapa beisar hutang atau modal untuk meimbiiayaii aktiiva peirusahaan. Utang yang diigunakan untuk meimpeir beisar ukuran peirusahaan dapat diipeiroleih darii kreidiitor sepieritii bank atau leimbaga peimbeir ii pinjai man Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Leiveriagei meirupakan hal yang cukup peintiing dalam peineintu struktur modal Sudana . meinyatakan bahwa leiveri agei tiimbul kareina peirusahaan diibeilanjaii deingan dana yang meiniimbulkan beiban tetiap, yaiitu beirupa utang deingan beiban teitapnya beriupa bunga. Leverage terbagi menjadi dua, antara lain: Finianciali structurei Capiital structurei Konservatisme Akuntansi Watts . dalam Savitri . mendefinisikan konservatisme sebagai prins ip kehati- hatia n dalam pelaporan keuangan dimana perusahaan tidak terburu-buru dalam mengakui dan mengukur aktiva dan laba serta segera mengakui kerugian dan hutang yang mempunyai kemungkinan yang terjadi. Penerapan pada prins ip ini mengakibatkan pilihan metode akuntansi ditujukan pada metode yang melaporkan laba atau aktiva yang lebih rendah serta melaporkan hutang lebih tingg i. Dengan demikian, pember i pinja man akan menenrima per lindungan atas risiko menurun . ownside ris. dari neraca yang menyajikan aset bersih dan laporan keuangan yang melaporkan ber ita buruk sec ara tepat Definisi resmi dari konser vatisme terdapat dalam Glosarium Per nyataan Konsep No. 2 FASB (Fin ancial Accounting Statemen t Boar. yang mengartik an konser vatisme sebagai rea ksi yang hati- hati . ruden t rea ctio. dalam me nghadapi ketidakpastian yang melekat pada perusahaan untuk mencoba memastikan bahwa ketid akpastian dan risiko dalam lingkungan bisnis yang sudah cukup dipertimbangkan. Apabila konsep konservatisme akuntansi ini dit erapkan akan menghasilkan angka-angka laba dan aset cenderung rendah, serta angka-angka biaya dan hutang cend erung tingg i. Berdasarkan definisi tersebut maka praktek dari konservatisme akuntansi ser ing memper lambat atau menunda pengakuan pendapatan yang mungkin terjadi, tetapi mempercepat pengakuan bia ya yang mungkin ter jadi. Sementara itu dalam penilaian aset dan hutang, aset dinilai pada nilai paling rendah dan sebaliknya, hutang dinilai pada nilai yang paling tinggi. Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Kerangka Konseptual Financial distress Ukuran perusahaan Konservatisme Akuntnasi Leverage Hipotesis Diduga Financial distress (X. berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi (Y). Y) Diduga Ukuran perusahaan (X. berpengaruh ter hadap konservatisme akuntansi (Y) Diduga Leverage (X. memberikan pengaruh terhadap konservatisme akuntansi (Y). Diiduga Fiinanciail Disitressi (X. ,Ukuran Periusahaan (X. dan Levei iragei (X. meimbeir iikan peingaruh teirhadap konseir vatiismei akuntansi (Y)i. METODE PENELITIAN Menurut Sugiyono . pen elit ian kuantit atif adalah metode penelit ian yang digunakan untuk menelit i populasi atau sampel tertent u, pengu mpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang tela h ditet apkan Indikator Variabel Seciara teoiritisi variaiblei dapat didei finisikai n seibagaii atributi sesieoirang atau objeki yang meimpunyaii AuvariaisiAyi antara satu orang deingan yang laiin atau suatu objeki yang laiin (Sugiiyono, 2019: . No. Variabel Financial Distress Pengukuran Z = 6,56 T1 3,26 T2 6,72 T3 1,05 T4 (Anit a Fitriani, dkk, 2. Skala Rasio Ln (Total Aset. (Beir liain Samudra, 2. Ukuran Perusahaan Rasio ycyeIyeEyei ycyeIyeyeIyeeyeCyeOyeI = Leverage Konservatisme ycyeayeiyeCyes ycyeiyeIyei Rasio Cit = NIit Ae CFOit Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. Rasio KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Populasi Populasii meirupakan wiilayah geinerialiisasii yang teirdiir ii atas objeki atau subjeik yang meimpunyaii kualitias dan karakteir iistiik teirtenitu yang meimpunyaii kualiti as dan karakteristi iki teirteintu yang ditieit apkan oleih peineiliit ii untuk meimpeilajarii dan keimudiain diitariki kesimpulannya (Sugiiyono, 2019:. Populasii dalam peineiliit iian iinii adalah periusahaan Manufaktur peiriiodei 2018 Ae 2021 yang beir jumlah 75 periusahaan Sampel Tekiniki peingambiilan sampeil adalah peimiiliihan teikniik peingambiilan sampeil seibagaii peineintuan sampeil yang akan diipakaii dalam peineiliit iian (Sugiiyono,2018:. Beridasarkan kriiteiriia yang sudah diiteintukan dii atas, diipeiroleih sampeil seibanyak 8 periusahaan seiktor manufaktur deingan meinggunakan teikniki purposiivei sampliing yang dapat diiliihat pada tabeil beir iikut : No Kriteria pengambilan sampel Jumlah Populasi perusahaan yang digunakan Perusahaan manufaktur yang menerbitkan laporan keuangan yang diaudit pada tahun berakhir 31 desember selama periode 2018 Ae 2021. Perusahaan manufaktur yang memiliki laba selama periode 28 2018 Ae 2021. Perusahaan manufaktur yang memiliki Total Aset lebih dari 2,5 Triliun Rupiah selama per ide 2018-2021 Jumlah sampel perusahaan yang digunakan 8 x 4 tahun = 32 sampel. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Normalitas Data Hasil pengujian dari one-sample kolmogorov smirnov menunjukan bahwa nilai signifikasi (Asymp. Sig 2-taile. sebesar 0,182 artinya nilai signifikasi lebih dari 0,05 . ,182>0,. artinya nilai residual tersebut normal. Uji Autokorelasi Hasil Pengujian Durbin-Watson test menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson yaitu sebesar 1,933. Nila i Durbin Watson dari tabel didapat N=32 dan K=3, maka nilai dl = 1,244 dan du = 1,605. Sehingga nilai du < dw < 4-du atau 1,605 < 1,746 < 2,350 , maka data pada variable independen tidak ter jadi autokorelasi dalam model regresi yang menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson yaitu sebesar 1,933. Nila i Durbin Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Watson dari tabel didapat N=32 dan K=3, maka nilai dl = 1,244 dan du = 1,605. Sehi ngga nilai du < dw < 4-du atau 1,605 < 1,746 < 2,350 , maka data pada variable independen tidak terjadi autokorelasi dalam model regresi yang dig unakan. Uji Multikolonieritas Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai VIF pada kedua variabel diatas lebih kecil dari 10, yaitu financial distress sebesar 5,503. Ukuran perusahaan sebesar 2,595 dan leverage 3,665. Selain itu, nilai tolerance ketiga variable tersebut lebih besar dari 0,10, dapat disimpulkan bahwa diantara ketiga variabel independen tersebut tidak terjadi multikolerasi. Uji Heterokedastisitas Hasil Pengujian dengan Uji Glejser menunjukkan bahwa antar residual dengan variabel bebas tidak terjadi heteroskedast is itas, hal tersebut dapat dilihat dari tingkat signifikan pada variabe l Fina ncial Distress (X. dengan nilai signifikansi 0,257. Ukuran Perusahaan (X. nilai signifikansi 0,079, dan Leverage (X. nilai signifikansi 0,056 yang memiliki nilai p-value . ) >0,05. Uji Linieritas Niilaii siginiifiikasii Fiinanciail Diistresis yang diipeiroleh i darii niliaii Deviation from Linearity seibeisar 0,166. Ukuran Peirusahaan yang diiperioleh i darii niliai i Deviation from Linearityi seb i esiar 0,672 dan Levieriagei yang dip i eiroleih darii niilaii Deviation from Linearity seibeisar 0,081 dimana nilai tersebut lebih besar dari 0,05 maka analisis data dengan model regresi linier berganda dapat dilakukan. Uji Hipotesis Analisis Regresi Linear berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Sig. (Constan. Financial Ukuran perusahaan Leverage Std. Error Dep endent Variable: Konservatisme Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. Beta KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dari hasil penelitian diatas didapatkan persamaan Y= 9,323. 659 - 205. 267X1 335. 368X2 - 287. 884X3 0 Persamaan diatas dapat disimpulkan bahwa Konstanta Jiika variiabeil Fiinanciai l Disti reiss (X. Ukuran Peri usahaan (X. , dan Leiveiragei (X. , sama deingan nol atau konstan, maka Y seibeisar 9,323. Financial Distress (X. Seitiiap adanya peiniingkatan pada variiabeil Fiinanciial Diistreiss (X. sebi esi ar satu satuan, maka meingakiibatkan variiabeil Konseirvatisi mei (Y) turun 267 satuan. Ukuran Perusahaan (X. Seitiiap adanya peiniingkatan pada variai beil Ukuran Peri usahaan (X. seibeisar satu satuan, maka meingakiibatkan variiabeil Konseirvatiismei (Y) naiki seibeisar 335. 368 satuan Leverage (X. Seitiiap adanya peiniingkatan pada variiabeil Leiveiragei (X. seibeisar satu satuan, maka meingakiibatkan variiabeil Konseirvatiismei (Y) turun seibeisar 884 satuan Niilaii ei . tandart eirro. diiasumsiikan deingan niilaii 0, dalam peineiliitiian iinii niilaii 0 meirupakan seimua hal yang mungkiin meimpeir ngaruhii variiabeil deipeindein yang tiidak diai matii oleih peneii liti. Uji Parsial (Uji . Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Sig. Std. Error (Constan. Financial Ukuran perusahaan Leverage Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. Beta KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dari uji hipotesis parsial . dapat disimpulkan bahwa: Variabel financial distress (X. menunjukkan nilai t hitun g sebesar -1,950 dengan nilai signifikan thitung . > . , hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan HI diterima jadi untuk variabel financial distres s (X. tida k berpengaruh secara signifikan terhadap konservatis me akuntansi (Y). Variabel ukuran perusahaan (X. menunjukkan nilai t hitung sebesar 1,277 dengan nilai signifikan thitu ng . > . , hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan HI diter ima jadi untuk variabel ukuran perusahaan (X. tidak berpengaruh secara signifikan terhadap konser vatis me akuntansi (Y). Variabel leverage (X. menunjukkan nilai t hitung sebesar -0,188 dengan nilai signifika n thitu ng . > . , hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan HI diterima jadi untuk variabel leverage (X. tidak berpengaruh secara signifikan terhadap konservatis me akuntansi (Y) disini tidak berpengaruh. Uji Hipotesis Simultan ANOVAa Sum of Squares Model 1 Regression Residual Mean Square Total Sig. Dependent Variable: Konservatisme Predictors: (Constan. Leverage. Ukuran perusahaan. Financial Dari hasil uji hipotesis simultan (Uji F) menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 2902 < Ftabel yang bernilai 2,950 denga n tingkat signifikan lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,052. Hal ini berarti variabel independen yakni Financial Distress (X. Ukuran Perusahaan (X. , dan Leverage (X. secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh secar a signifikan terhadap variabel dep enden yakni Konservatisme (Y). Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Square Square Estimate Model DurbinWatson Predictors: (Constan. Leverage. Ukuran perusahaan. Financial Dependent Variable: Konservatisme Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dari hasil uji R2 diatas dapat dismpulkan bahwa Nilai yang dihasilkan sebesar 0,237 yang berarti bahwa variabel independen Financial Distress (X. Ukuran Perusahaan (X. , dan Leverage (X. mampu menjelaskan nilai Variabel dependen yaitu Konservatisme (Y) sebesar 23. 7% dan sisa nya sebesar 76. 3% dije laskan oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelit ian ini. Hasil dan Pembahasan Pengaruh Financial Distress terhadap Konservatisme Akuntansi Darii ujii t statiistiki diitampiilkan hasiil t hitiung X1 seibesari 1,950 leibihi keicili darii t tabeli seibeisar 2,039. Diipeiroleih niilaii t siigniifiikansii = 0,061 diimana leibiih besi ar darii = 0,05 maka t hiitung . < t tabeil . seihiingga variiabeil Fiinanciial Diistresis (X. tiidak beripeingaruh siginiifiikan terihadap Konseir vatiismei (Y). Hasiil peineiliitiian iinii seijalan deingan peni eiliti iian Nii Wayan Noviai ntarii dan Nii Madei Dwii Ratnadii . , dan Aniita Fiitriianii dan Eiva . , yang meinunjukkan bahwa fiinanciai l disitreiss seci ara parsiai l tiidak beirpeingaruh sigi niifiikan teirhadap konseir vatiismei Hasiil peineiliit iian iinii beribandiing teirbaliik deingan peineilitian Diinii Fiir masarii . Kadeik Weida Noveaidjanii dan Ii Ketiut Suryanawa . , dan Susii Sulastrii dan Yanei Deivii . , yang meinunjukkan bahwa fiinanciial diistresis seicara parsiia l beirpeingaruh siginiifiikan terihadap konseirvatiismei akuntansi. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Konservatisme Akuntansi Berdasarkan dari uji t statistik ditampilkan hasil t hitung XCC sebesar 1,277 yang dimana lebih kecil dari t tabel sebesar 2,309. Dan dip eroleh nilai t signifik ansi = 0,212 lebih besar dari = 0,05 maka t hitung . < t tabel . sehingga variabe l Ukuran Perusahaan (X. tid ak berpengaruh sig nifikan terhadap Konser vatisme (Y). Pengaruh Leverage terhadap Konservatisme Akuntansi Beirdasarkan darii hasiil ujii t statiistiki teilah dii tampiilkan hasiil t hitui ng X3 seibesari 0,188 leibiih keiciil darii t tabeil seibeisar 2,309. Diipeiroleih nilai ii t siginifikainsii = 0,853 leibiih beisar darii Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x = 0,05 maka t hiitung . > t tabeil . sehingga variiabeil Leiveiragei (X. tiidak beripeingaruh siginiifikai n terihadap Konserivatisi mei (Y). Darii hasiil ujii hipoi tesisi yang teilah diilakukan, dapat diisiimpulkan bahwa HO diiteir iima HIi diit olak, yaiitu Leiveiragei tidiak beirpeingaruh seicara parsiial teirhadap konseirvatiismei akuntansii. Hasiil peineiliti iian iinii seijalan deingan peineiliitiian Muhammad Affan dan Wiita Juwiita . , dan Eintiis Haryadi,i Trii Sumiai tii dan Nana Umdiiana . , yang meinunjukkan bahwa Leiveiragei seicara parsiial tiidak beripeingaruh siigniifiikan terihadap konserivatiismei Hasiil peineiliti iian iinii beirbandiing teirbaliik deni gan peineiliit iai n Iidha Wahyu dan Viita Fiitriia . Esia Antii dan Vidiya Vitita . yang meinunjukkan bahwa leiveiragei seicara parsiial beirpeingaruh siigniifiikan teirhadap konseirvatiismei akuntansii. Pengaruh Financial Distress,Ukuran Perusahaan dan Leverage secara simultan terhadap Konservatisme Akuntansi Darii hasiil ujii hiipoteisiis diipeiroleih hasiil Ujii F statisitiki ditiampiilkan hasiil Nilai ii Fhitui ng seibesiar 2,902 deingan siginiifikai nsii = 0,052 . eibiih besari darii 0,. Nilai ii Fhitiung . < Ftabeil . , maka H0 ditiolak dan H1 diiteir iima. Beirartii seciara berisama-sama . variaibeil Fiinanciail Diistreiss. Ukuran Periusahaan, dan Leiveriagei tidaki beripeingaruh siigniifiikan teirhadap Konseirvatiismei Darii hasiil hasiil ujii F diiatas tid i ak diidukung oleih peineiliit iian teridahulu diki areinakan tiidak ada peineiliti iain teirdahulu yang meimbahas peingaruh siimultan untuk variaiblei fiinanciai l diistreiss, ukuran periusahaan dan leiveiragei terihadap konseirvatiismei. Namun sudah ada beibeirapa peinjeilasan teni tang peineiliti iian teirdahulu teintang peingaruh parsiial tiai p variiablei dan meinunjukkan tiidak adanya peingaruh teirhadap konseirvatiismei akuntansii, seihiingga dapat diit ariik keisiimpulan darii peineiliitiian yang saya lakukan bahwa untuk fiinanciia l disitreiss, ukuran periusahaan dan leiveiragei tidi ak beirpeingaruh seicara siimultan pada konseirvatiismei akuntansi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai ber ikut : Fini anciial Diistreiss tidi ak beripeingaruh sigi niifiikan teirhadap Konseirvatiismei Akuntansii Peirusahaan Seiktor Manufaktur yang teirdaftar dii BEi pada tahun 2018-2021 yang Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x artiinya sbeisar keiciilnya Konseirvatiismei Akuntansii tiidak diipeingaruhii oleih Fiinanciial Disitreiss. Ukuran Peirusahaan tiidak beripeingaruh siigniifikian terihadap Konserivatisi mei Akuntansii Periusahaan Sekitor Manufaktur yang teirdaftar dii BEi pada tahun 2018-2021 yang artiinya sbeisar keiciilnya Konseir vatiismei Akuntansii tidiak dipei ngaruhii oleih Ukuran Periusahaan. Levieriagei tidaki beripeingaruh siginiifikai n terihadap Konserivatisi mei Akuntansii Peirusahaan Seiktor Manufaktur yang teirdaftar dii BEi pada tahun 2018-2021 yang artiinya sbesiar keiciilnya Konseir vatiismei Akuntansii tiidak diipeingaruhii oleih Leiveirage. Finianciial Diistreiss. Ukuran Peirusahaan dan Levieiragei seicara siimultan tiidak beirpeingaruh siigniifikian terihadap Konseirvatiismei Akuntansii pada peirusahaan seictor manufaktur yang teirdaftar dii Bursa Eifeik Inidoneisiai (BEI. i periode tahun 2018 - 2021. BIBLIOGRAFI Abdurrahman. , & Ermawati. Pen garuh leverage, financia l distress Dan Profitabilit as Terhadap Konser vatisme Akuntansi Pada perusahaan pertambangan di In donesia Tahun 2013-2017. Jurnal Manajemen Dan Organisasi, 9. , 164Ae173. Belkaoui. Ahmed Ria hi. Teo ri Akuntansi. Terjemahan Ali Akbar Yulianto dan Krista. Jakarta: Sale mba Empat. Diana. Shinta Rahma. Analisis Laporan Keu angan dan Aplikasinya. Cetakan Pertama. Bogor: IN Media Dr. Agus S. Irfani. MANAJEM EN KEU ANGAN DAN BISNIS. 9 September . Fitriani. & Ruchjana. Pen garuh Financia l Distress dan Leverage terhadap Konservatisme Akuntansi (Perusahaan Retail di In donesi. JurnalEkonomi-Manajemen-Akuntansi Vol. 16 No. 2, 82-93. Ghozali. Imam. Aplik asi Analisis Multivariate den gan Program IB M SPSS 25. Cetakan Sembilan. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Givoly. & Hayn. Risin g Conservatism: Implic ation for Financia l Analysis. Journal of Accounting and Economics 58, 56-74. Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Hambali. Abbas. , & Eksandy. Pengaruh leverage. Likuid itas, debt covenant, polit ical cost Dan Profit abilitas Terhadap Konservatisme Akuntansi (Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017 Ae 2. PROSID ING SEMINAR NASIONAL EKONOMI DAN BIS NIS. Haryadi. Sumiati. , & Umdiana. Financial distress, leverage. PERSISTENSI Laba Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Konser vatisme Akuntansi. COMPETITIVE Jurnal Akuntansi Dan Keuangan , 4. , 66. Hidayat. Aziz Alimul. Metode Penelit ian Paradigma Kuantitatif. Surabaya: Health Books Publishing. Tersedia dari Google Play Books. Ikatan Akuntasi Indosnesia, 2009. Standart Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat. Kalbuana. & Yuningsih. Pengaruh Leverage. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Perusahaan Pertambangan di Indonesia,Malaysia da Sin gapura. Jurnal Wira Ekonomi Mik roskil. Vol. No. Maulana. Dedy. Pengar uh Risiko Litiga si. Leverage. Ukuran Perusahaan terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Pertambangan. Skripsi. STIE Perbanas. Surabaya. Ratnadi. Ni Made. Konservatisme Akuntansi. Cetakan Pertama. Denpasar: Swasta Nulus. Munawir. Analisis Laporan Keuangan. Lib erty . 1Ae. Prof. Dr. Hamidah. SI. MANAJEM EN KEU ANGAN. Mitra Wacana Media . Savitri. Enni. Konservatisme Akuntansi. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Pustaka Sahila. Santoso,Singgih. Men guasai Statistik men ggunakan SPSS 25. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo. Sudana. I Made. Manajemen Keu angan (Teori dan Praktik ). Surabaya: Air langga University Press. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Cetakan Kesatu. Bandung: Alfabeta. Sulastri. & Anna. Pengaruh Fin ancial Distress dan Lev erage terhadap Konservatisme Akuntansi (Perusahaan Pertambangan yang Terdapat di BEI). Jurnal Akuntansi Vol. 14 No. 1, 58-68. Ulum. I hyaul. In tellec tual Capital. Cetakan Ketiga. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press. Tersedia dari Google Play Books. Coresponding Author : caturaprilip93@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Wahyu Dwi Putra. , & Fitria Sari. Pen garuh financia l distress, leverage. Dan Profit abilit as Terhadap Konservatisme Akuntansi. JURNAL EK SPLORASI AKUNTANSI, 2. , 3500Ae3516. https://w. net/perusahaan-manufaktur-di- bei/. Diakses pada 17 Desember Coresponding Author : caturaprilip93@gmail.