Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CYLINDER HEAD DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DI PT. QUALITY CONTROL OF CYLINDER HEAD PRODUCTS USING THE SEVEN TOOLS METHOD AT PT. Muhammad Rafli Ramdhani1. Imas Widowati2. Sutardjo 3 1,2,3Manajemen Industri. Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta. Indonesia. 1muhammadrafli09@wastukancana. imas@wastukancana. 3sutardjo@wastukancana. Corresponding author: muhammadrafli09@wastukancana. Abstrak. PT. X merupakan salah satu perusahaan sepeda motor di indonesia, sudah banyak motor dengan kualitas baik yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Ada berbagai macam komponen yang dibuat di PT. X untuk merakit satu sepeda motor, salah satunya adalah cylinder head yang merupakan bagian dari mesin sepeda motor. Dalam memproduksi cylinder head PT. X tentunya mempunyai masalah-masalah yang terjadi, salah satu masalah yang terjadi yaitu dominannya produk reject misrun chain diantara reject lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apa saja jenis reject yang dihasilkan pada proses produksi cylinder head, untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan produk cylinder head reject, untuk mengetahui proses pengendalian kualitas produk cylinder head dengan menggunakan metode seven tools di PT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa metode seven tools yaitu histogram, diagram pareto dan fishbone chart dengan berfokus kepada analisa masalah pada jenis reject paling dominan dan hasil dari penelitian ini yaitu diketahuinya penyebab dari permasalahan pada jenis reject paling dominan dengan fishbone chart dan why-why analisis. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi peneliti dan pembaca khususnya untuk mengetahui proses quality control menggunakan metode seven tools serta diketahuinya proses pengendalian kualitas dan penanganan part reject paling dominan dibagian produksi cylinder head di PT. Kata kunci : Kualitas. Reject. Seven Tools. Abstract. PT. X is one of the motorcycle companies in Indonesia, many good quality motorcycles have been produced and marketed in Indonesia. There are various components made at PT X to assemble a motorcycle, one of which is a cylinder head which is part of a motorcycle engine. In producing cylinder heads PT. X certainly has problems that occur, one of the problems that occurs is the dominance of reject products misrun chain among other rejects. This study aims to determine what types of rejects are produced in the cylinder head production process, to find out what factors cause cylinder head reject products, to find out the process of quality control of cylinder head products using the seven tools method at PT. This research was conducted using several seven tools methods, namely histograms, pareto diagrams and fishbone charts by focusing on analyzing problems in the most dominant types of rejects and the results of this study are the causes of problems in the most dominant types of rejects with fishbone charts and why-why analysis. With this research, it is hoped that it will be able to provide benefits for researchers and readers, especially to find out the quality control process using the seven tools method and to find out the quality control process and handling of the most dominant reject parts in the cylinder head production division at PT. Keyword: Quality. Reject. Seven Tools. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. Pendahuluan Latar Belakang Pengendalian kualitas adalah salah satu latihan yang terkait erat dengan siklus penciptaan, di mana kontrol kualitas adalah pengaturan pemeriksaan dan pemeliharaan atau dukungan satu tingkat atau tingkat sifat barang atau interaksi yang ideal melalui persiapan yang hati-hati, pemanfaatan perangkat keras yang tepat, penilaian tanpa henti. selanjutnya aktivitas restoratif bila Sehingga hasil yang diperoleh dengan tindakan pengendalian mutu ini benar -benar dapat memenuhi pedoman yang telah disusun atau ditetapkan (Wisnubroto & Rukmana, 2. Pengendalian kualitas produksi bukan proses yang mudah, proses tersebut harus bisa menekan biaya produksi tetapi tidak mengurangi kualitas, agar dapat mengurangi resiko kegagalan atau kecatatan sebuah produk. Pengendalian kualitas merupakan suatu sistem verifikasi, penjagaan kualitas produk dan peningkatan kualitas melalui proses yang dikehendaki dengan cara perencanaan yang seksama. Menurut (Assauri, 2. pengendalian kualitas adalah pengawasan mutu merupakan usaha untuk mempertahankan mutu atau kualitas barang yang di hasilkan, agar sesuai dengan spesifikasi produk yang telah di tetapkan berdasarkan kebijaksanaan pimpinan perusahaan, dalam (Shiyamy. Rohmat, and Sopian 2. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan proses penelitian disalah satu bagian pada PT. X dengan hasil produksi yaitu cylinder head. Menurut data perusahaan sepanjang bulan Desember 2023 sampai Mei 2024 ada sejumlah hasil produksi yang dihasilkan reject, berikut data jumlah produk reject yang didapat selama penelitian : Tabel 1. 1 Laporan produksi PT. X Desember 2023 Ae Mei 2024 PERIODE 2023-2024 JUMLAH PRODUKSI JUMLAH PRODUK REJECT DESEMBER 54,400 JANUARI 67,200 FEBRUARI 60,800 MARET 73,600 APRIL 44,800 MEI 70,400 Sumber : Data perusahaan yang diolah Berdasarkan tabel laporan produksi cylinder head di PT. X belum diketahui apa saja jenis reject yang dihasilkan, maka hal ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memudahkan proses pengendalian kualitas dan usulan perbaikan yang dilakukan. II. Kajian Pustaka Manajemen Manajemen adalah sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki (Gesi, 2. Secara etimologi, kata manajemen diambil dari bahasa prancis kuno, yakni AumanagementAy yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen dapat juga didefenisikan sebagai upaya perencanaan, pengoraganisasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif. Efektif dalam hal ini untuk mencapai tujuan sesuai perencanaan dan efisiensi untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan terorganisir. Manajemen produksi manajemen poduksi adalah proses pengambilan keputusan didalam usaha untuk mencapai tujuan perusahaan secara tepat sasaran yaitu tepat waktu, kualitas yang baik, dan tepat jumlah dengan biaya yang efisien, dengan cara menerapkan ilmu manajemen dan seni yang dimiliki untuk mengatur kegiatan produksi secara efektif dan efisien Kadim, 2017 dalam (Elvin Marselina & Ridho Rokamah, 2. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. Pengendalian Kualitas Pengendalian kualitas adalah penggunaan teknik dan kegiatan untuk mencapai, mempertahankan dan meningkatkan kualitas dari sebuah produk atau jasa. Dengan kata lain pengendalian kualitas merupakan usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan, agar sesuai dengan spesifikasi produk yang telah ditetapkan berdasarkan kebijaksanaan pimpinan perusahaan (Irwan dan Haryono . alam Sulaeman 2. Pengendalian kualitas merupakan salah satu cara bagi perusahaan untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Pengendalian kualitas merupakan kegiatan manajemen yang bertujuan untuk mengurangi jumlah cacat atau produk cacat yang dihasilkan. Kualitas produk yang baik adalah ketika kondisi fisik, fungsi, dan karakteristik produk yang dihasilkan memenuhi selera dan kebutuhan konsumen. Pengendalian kualitas merupakan usaha atau cara suatu perusahaan untuk mempertahankan bentuk dan meningkatkan kualitas suatu produk berdasarkan standar yang telah ditentukan (Dartawan & Setiafindari, 2. Langkah-Langkah Pengendalian Kualitas Standarisasi sangat diperlukan sebagai tingkat pemecahan untuk memunculkan kembali masalah kualitas yang pernah ada dan telah diselesaikan. Pengendalian kualitas harus dilakukan melalui proses yang terus-menerus dan berkesinambungan. Proses pengendalian kualitas tersebut dapat dilakukan melalui proses PDCA (Plan. Do. Check. Actio. yang dikenalkan oleh Dr. William Edwards Deming, seorang pakar kualitas ternama yang kemudian disebut dengan Siklus Deming (Deming Cycl. Siklus PDCA adalah siklus peningkatan proses (Process Improvemen. yang berkesinambungan atau secara terus menerus. Digunakan untuk mengetes dan mengimplementasikan perubahan-perubahan untuk memperbaiki kinerja produk, proses atau suatu sistem di masa yang akan datang. Alat Bantu Dalam Pengendalian Kualitas Seven tools adalah salah satu anjuran yang digunakan dalam pengendalian proses statistic berbentuk 7 perlengkapan pengendalian kualitas yang memakai metode statistic. Seven tools merupakan salah satu alat penguji kualitas dasar yang dapat membantu perusahaan dalam memecahkan masalah dan perbaikan proses Alat- alat ini meliputi : Diagram Alir (Flow Char. Check sheet Histogram Diagaram Scatter Diagram Pareto Diagram Sebab Ae Akibat (Cause-effec. Control chart (Peta Kendal. Hasil dan Pembahasan Proses produksi cylinder head Sumber : Data Perusahaan Gambar 3. 1 Alur proses produksi Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. Adapun alur proses produksi produk cylinder head di PT. X sebagai berikut : Melting Melting merupakan proses peleburan alumunium padat menjadi cair dengan jenis ingot yang digunakan yaitu ingot AC4B, proses pembakaran dengan menggunakan gas untuk menghasilkan api dan tekanan udara dalam suhu A700AC untuk mencairkan aluminium Coating Coating merupakan proses pelapisan dies mesin lpdc dengan mengunakan lapisan coating dengan zat kimia, ada 3 zat kimia yang di gunakan yaitu: HPL-8182HK. LNO dan RIO untuk pelapisan pada Jaket core Jaket core merupakan proses pembuatan insert untuk cylinder head, ada dua tipe yang dihasilkan oleh mesin jaket core yaitu tapet core dan jaket core dengan berbahan dasar pasir resin dengan tipe pasir yang digunakan yaitu BL 715 DH. Tapet core yaitu untuk membentuk tempat mekanisme katup dan celah rantai chain sedangkan jaket core yaitu untuk membentuk rongga aliran pendingin udara dan sirip pendinginan pada cylinder head. Port core Port core merupakan proses pembuatan insert saluran in dan ex pada cylinder head, ada dua tipe yang dihasilkan oleh mesin port core yaitu port in dan port ex dengan berbahan dasar pasir resin dengan tipe pasir yang di gunakan yaitu BP 820. Port in yaitu untuk membentuk rongga saluran in untuk pemasukan saluran bahan bakar ke ruang bakar sedangkan port ex yaitu untuk membentuk rongga saluran ex untuk saluran pembuangan hasil pembakaran. Mesin LPDC LPDC merupakan proses mesin mencetak alumunium cair menjadi cylinder head, sebelum dicetak proses ini mengharuskan memasang terlebih dahulu filter gate, tapet core, jaket core, port in dan port ex lalu mesin lanjut ke proses penginjeksian otomatis dengan tekanan rendah . -5 ps. untuk membentuk cylinder head. Chipping Chipping merupakan proses untuk merontokan atau membuang pasir core setelah cylinder head terbentuk pada proses LPDC dengan digetarkan menggunakan impact. Cutting Cutting merupakan proses memotong gate yang terbentuk dari filter gate hasil proses LPDC pada cylinder head dengan mengguanakan mesin cutting. Trimming Trimming merupakan proses pembersihan scrap yang berlebih pada cylinder head dengan mengguankan superhand, analoy cutter dan gerinda. Treatment Treatment merupakan proses pengerasan part yang dilakukan oleh mesin oven dan robot, proses ini memasukan cylinder head kedalam oven selama 3 jam untuk dipanaskan lalu dimasukan ke dalam air dan dioven kembali selama 3 jam dengan waktu total 6 jam. Proses pengerasan part terjadi pada saat cylinder head dimasukan ke dalam air setelah cylinder head keluar dari oven oleh robot Welding Welding merupakan proses menambal bagian yang misrun atau cacat kecil dengan las argon sehingga menutupi bagian yang misrun. Repair Repair merupakan proses perbaikan atau penyempurnaan bentuk bagian yang telah prose welding Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. dengan menggunakan gerinda dan analoy cutter. Blasting Blasting merupakan proses penyamarataan warna cylinde head menjadi warna silver dengan menggunakan mesin blasting, proses penyamarataan ini dilakukan karena cylinder head setelah proses treatment itu berwarna kuning keemasan. Analisa Hasil Laporan Berdasarkan data jumlah produk reject Bulan Desember 2023 Ae Mei 2024 pada produksi cylinder head yang dilakukan terdapat klasifikasi produk reject yang terjadi yaitu sebagi berikut Cacat Visual Jenis reject yang berupa goresan-goresan pada produk Ferro Jenis reject yang berupa filter gate/kawat menjadi bagian dari cylinde head. Gompal Jenis reject yang berupa lengkungan-lengkungan pada produk Keropos Jenis reject yang berupa pasir yang menjadi bagian dari cylinder head. Misrun chain Jenis reject yang berupa tidak terbentuknya produk secara sempurna. Adapun data dari produk-produk reject yang terjadi pada bulan Desember 2023 Ae Mei 2024 adalah sebagai berikut: Table 3. 1 Laporan produksi PT. X Desember 2023 Ae Mei 2024 JENIS - JENIS JERECT PERIODE DESEMBER JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI TOTAL CACAT VISUAL 2,215 FERRO GOMPAL KEROPOS 1,772 1,895 1,276 MISRUN CHAIN 5,292 TOTAL 12,450 Sumber : Data perusahaan Dari tabel diatas dapat diketahui jenis produk reject pada Bulan Deseember 2023 Ae Mei 2024 terdapat jumlah produk reject tertinggi yaitu reject misrun sebanyak 5. 292 pcs. Maka dengan jumlah produk reject tertinggi perlu dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui akibat banyaknya jumlah produk yang reject. Pengolahan data 1 Histogram Berdasarkan perolehan data reject produk cylynder head berikut data yang didapatkan untuk disajikan menjadi histogram. Table 3. 2 Jumlah reject produksi JENIS-JENIS REJECT JUMLAH REJECT CACAT VISUAL FERRO 2,215 1,772 Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. GOMPAL KEROPOS MISRUN CHAIN 1,895 1,276 5,292 Total 12,450 Sumber : Hasil Pengolahan Data Setelah mengetahui data reject produk cylinder head maka dibuatkan histogram : CACAT VISUAL FERRO GOMPAL KEROPOS MISRUN CHAIN Sumber : Hasil Pengolahan Data Gambar 3. 2 Histogram 2 Diagram pareto Berdasarkan data hasil klasifikasi produk reject produk cylinder head diketahui sebagai berikut: Table 3. 1 Persentase produk reject JENIS-JENIS REJECT JUMLAH REJECT PERSENTASE % KUMULATIF % MISRUN CHAIN CACAT VISUAL 5,292 2,215 GOMPAL FERRO 1,895 1,772 KEROPOS 1,276 TOTAL 12,450 Sumber : Hasil Pengolahan Data Dari tabel diatas menunjukan bahwa produk reject misrun chain dengan jumlah 5. 292 atau sebesar 42,51% adalah reject yang paling dominan, reject cacat visual dengan jumlah 2. atau sebesar 17,79%, reject gompal dengan jumlah 1. 895 atau sebesar 15,22%, reject ferro dengan jumlah 1. 772 atau sebesar 14,23% dan reject keropos dengan jumlah 1. 276 atau sebesar 10,25%. Maka dari itu peneliti membuatkan diagram pareto sebagai hasil perhitungan dari permasalahan yang ada pada produk cylinder head. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. 89,75% 100,00% 100% 75,52% 60,30% 42,51% MISRUN CHAIN CACAT VISUAL GOMPAL Jumlah reject FERRO KEROPOS Kumulatif % Sumber : Hasil Pengolahan Data Gambar 3. 3 Diagram pareto 3 Fishbone Dari hasil observasi didapatkan bahwa reject misrun merupakan reject tertinggi maka perlu dianalisis beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya reject pada produk. Dengan dilakukannya investigasi proses produksi secara menyeluruh didapatkan faktor-faktor yang menyebabkan riject misrun. Akibatnya, faktor sebab dan akibat masalah diuraikan dalam diagram sebab akibat . Berikut merupakan hasil dari diagram sebab akibat . Sumber : Hasil Pengolahan Data Gambar 3. 3 Diagram fishbone reject misrun chain Dari diagram fishbone diatas menunjukan sebab-sebab yang menjadikan reject misrun chain pada produk cylinder head. Berikut ini adalah uraian untuk setiap faktor-faktor penyebab terjadinya reject misrun chain pada produk cylinder head : Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. Mesin Kurangnya perawatan terhadap kerak-kerak alumunium yang menempel pada dinding holding mesin dapat mempengaruhi Temperatur tidak normal pada mesin dan kurangnya gasvent . aluran pembuangan udar. pada bagian upper dies mesin yang mempengaruhi lambannya udara keluar pada saat proses inject. Kedua faktor tersebut berpotensi mempengaruhi tingginya persentase reject pada produk cylinder head. Manusia Kurangnya koordinasi dengan leader ketika banyak produk yang dihasilkan riject, dalam hal ini operator mesin berpotensi tidak memperdulikan banyaknya persentase produk riject yang Kurang pahamnya terhadap mampu telusur masalah yang dimana merupakan proses identifikasi dan penanganan awal bilamana terjadi riject pada produk yang dihasilkan. Lingkungan Faktor kondisi suhu udara disekitar mesin yang tidak menentu dapat mempengaruhi temperatur pada mesin sehingga perlu adanya penyesuaian temperatur pada mesin sesuai kondisi suhu udara disekitar mesin. Material Tingginya persentase part riject yang dilebur kembali bisa berpotensi mempengaruhi kebersihan cairan alumunium untuk memproduksi cylinder head. Metode Operator Tidak memberikan coating dies secara periodik yang mengakibatkan lapisan dies kurang tebal yang dapat melambatnya alir alumunium pada proses inject. WHY-WHY Analysis Table 3. 2 reject misrun chain Faktor Mesin Faktor penyebab WHY 1 WHY 2 Usulan perbaikan Temperatur mesin tidak Kerak-kerak Heater mesin error Pembersihan kerak alumunium secara Udara pada proses inject Dies mesin Kurang gasvent pada dies mesin Kurang dengan leader Operator mesin Operator jarang persentase reject ke leader Belum adanya training berkala Operator kurang memahami proses pengendalian part Manusia Tidak paham mampu telusur Penambahan gasvent pada dies Selama proses kerja operator harus sering memberi informasi kualitas produk ke Menjadwalkan training secara berkala untuk Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. Faktor Faktor penyebab WHY 1 WHY 2 Usulan perbaikan Lingkungan Suhu udara yang tidak menentu Suhu udara Suhu alumunium terlalu tinggi atau Setting temperature mesin sesuai kondisi suhu udara Alumunium cepat Mengurangi persentase part reject yang dilebur Alur alumunium pada proses inject tidak lancar Memberikan coating dies secara Tingginya Kualitas persentase part Material alumunium cair reject yang kurang baik dilebur kembali Tidak Coating pada Metode coating dies dies mesin tipis secara periodik Sumber : Hasil Pengolahan Data IV. Kesimpulan Dari pembahasan permasalahan pengendalian kualitas produk cylinder head dengan metode seven tools dapat disimpulkan sebagai berikut : Pengendalian kualitas produk cylinder head di PT. X selama Desember 2023 Ae Mei 2024 dengan hasil jenis reject produk yaitu reject Misrun chain, reject cacat visual, reject gompal, reject ferro dan hasil persentase reject paling dominan yaitu Misrun chain dengan 5. 292 pcs atau sebesar 42,51%. Ada beberapa faktor penyebab dari produk reject yang dihasilkan yaitu faktor mesin, manusia, lingkungan, material dan metode. Faktor yang paling berpengaruh yaitu faktor mesin karena permasalahan yang dialami mesin sangat berpengaruh kepada hasil pembuatan produ k cylinder head. Penelitan pengendalian kualitas produk cylinder head dengan menggunakan metode seven tools di PT. X menghasilkan riject yang paling dominan yaitu misrun chain, dengan dianalisis sebab akibatnya sehingga menghasilkan usulan perbaikan untuk permasalahan tersebut. Jurnal Teknologika (Jurnal Teknik-Logika-Matematik. 2024,14. ,518-527,DOI 10. 51132/teknologika. Referensi