Volume 2 No 1 Tahun 2020 Hlmn. Artikel Masuk: 9 Januari 2020 | Artikel Diterima: 31 Juli 2020 Ibu: kalkulator dalam akuntansi keluarga Amatullah Noor Hanifah1. Ravy Bhimantari2. Catur Sarahwangi3* Universitas PGRI Madiun. Jl. Setia Budi no 85 Madiun. Indonesia, 63118 Amatullah. noor95@gmail. com, ravybhimantari@gmail. com, catursarah2@gmail. *surel korespondensi: catursarah2@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran ibu dalam mengelola keuangan Dalam penelitian ini, metode yang di gunakan penelti adalah femenologi dua keluarga yang sudah tidak didampingi sosok seorang ayah dalam menjalani bahtera rumah tangga. Dari berbagai polemik ekonomi, kedua keluarga tersebut dapat bertahan dengan proses penganggaran dan evaluasi penggunaannya di setiap Persediaan dan cadangan keuangan membuat pengeluarah keuangan tidak terbuang di luar rencana sebelumnya. Sistem pengendalian keuangan inilah yang membuat peneliti tertarik untuk mengulik proses pengolahan akuntansi dalam Kata Kunci: Manajerial keuangan. wanita dalam rumah tangga Abstract The purpose of this study was to determine the role of mothers in managing family In this study, the method used in the study is the phenomena of two families who have not been accompanied by a father in their household ark. From various economic polemics, the two families can survive the process of budgeting and evaluating their use every month. Financial inventories and reserves make financial expenditures not wasted outside the previous plan. This financial control system is what makes researchers interested in examining the accounting processing in the Keywords: Managerial finance. women in the household Keluarga di kancah milineal ini sering kali bermasalah dalam keuangan karena semakin modern jaman, semakin berkembang pula sistem pembelanjaan online sehingga menarik minat ibu-ibu sebagai pionir keuangan keluarga. Seorang ibu yang bertugas dalam pengendalian keuangan sering kali melakukan sebuah kesalahan dengan melakukan pengeluaran yang berlebih karena semakin tingginya hasrat dalam This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Ibu: kalkulator dalam A. Hanifah. Bhimantari. Sarahwangi. berbelanja karena adanya online shop. Belum lagi dengan banyaknya tawaran diskon dari berbagai macam pasar di Indonesia yang semakin berkembang. Di sisi lain tak jarang pula ibu-ibu yang menerapkan prinsip ekonomis dalam Penelitian Mulyani & Budiman . menjelaskan bahwa keluarga yang sejahtera adalah keluarga yang bisa memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Beliau juga menjelaskan bahwa keluarga yang harmonis perlu penataan ekonomi rumah tangga yang baik mulai dari perencanaan keuangan sampai dengan pengelolaannya yang tidak boleh lepas dengan akuntansi dalam rumah tangga. Hal ini tidak terlepas dari nilai yang tercermin dalam praktik akuntansi seperti tanggung jawab, amanah, kejujuran, disiplin, ikhlas, dan rajin. Peneliti tertarik untuk mengangkat tema ini karena peneliti melihat masalah ekonomi adalah masalah utama yang dihadapi oleh keluarga, dan hal ini jarang diangkat oleh peneliti lain padahal hal ini menyangkut keberlangsungan hidup kelurga. Keberhasilan keberlangsungan hidup keluarga merupakan cikal bakal keberlangsungan hidup suatu bangsa. Kakulator disini dimaksudkan sebagai sikap akuntansi yang seharusnya tertanam dalam setiap anggota keluarga yang mana tidak terlalu mengekang dan juga membebaskan. Menurut Manurung & Sinton . , penganggaran keuangan merupakan bagian terpenting dalam rumah tangga. Seorang pemimpin keluarga, terutama ayah dan ibu seharusnya memahami urgensi anggaran dalam keuangan keluarga. Penganggaran sendiri diharapkan sebagai pengendali pengeluaran dan diharuskan untuk ditaati agar tidak adanya peribahasa Aubesar pasak dari pada tiangAy dalam keluarga. Seorang ayah, dibantu oleh ibu, sebagai nahkoda harus memiliki keseimbangan dalam mengendalikan kapal perekonomian keluarga karena mereka adalah sumber utama dalam pendapatan dan pengelolaan perekonomian keluarga. Menurut Haryono . , bisa dipastikan keluarga yang tidak mengatur keuangannya dengan baik dan benar akan selalu kekurangan uang bahkan akan Augali lubang tutup lubangAy. Dalam keluarga memang sangat dibutuhkan disiplin suami istri harus saling mengingatkan bahwa pengeluaran harus sesuai dengan rencana yang ditetapkan bersama. Semakin kompak antara ayah dan ibu, semakin stabil keuangan dalam keluarga tersebut karena mereka adalah kakulator utama dalam keluarga yang menetukan tolak ukur kerhasilan pengendalian anggaran keluarga. Disini tidak hanya dibutuhkan teori akuntansi, tetapi juga praktiknya yang merupakan implikasi seorang akuntan dalam kehidupannya berumah tangga. Untuk itu akuntansi tidak bisa dianggap hanya ada dalam kehidupan formal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mengingat urgensi penerapannya yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, tak terkecuali dalam kehidupan keluarga. Oetoesan Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Volume 2 No 1 Tahun 2020 Hlmn. Trisnaningsih. Widyasari, dan Setyaningrum . mengatakan rasa ingin tahu merupakan indikator utama dalam membuat perencanaan keuangan keluarga karena dibutuhkan pencurahan waktu dalam mempraktikkannya dan dari tangan seorang wanitalah perencanaan itu Seorang wanita mempunyai tugas yang berat mulai dari pendidikan, pengontrolan, serta pengendalian keuangan. Yang paling penting adalah wanita memiliki peran atas keberlangsungan hidup keluarga mulai dari urusan pangan hingga ketercukupan biaya sehari-hari. Penelitian ini ditujukan untuk meneliti peran ibu dalam mengelola keuangan dalam lingkup keluarga, selain menjadi pedoman setelah ayah tiada, seorang ibu juga harus mampu menjadi kalkulator dalam keluarga selain merawat dan membesarkan anaknya, dan cara seorang ibu untuk mengendalikan keuangan keluarga supaya tidak terjadi AuBesar Pasak Dari Pada TiangAy. METODE Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma interpretif yaitu mengamati kehidupan seorang ibu dalam menjalankan perannya sebagai kalkulator keluarga dalam mengelola keuangan keluarga secara optimal. Praktik akuntansi tersebut terdiri atas penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan, serta perencanaan Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi yaitu memperoleh data dari fenomena, realitas, atau pengalaman yang dialami oleh objek penelitian. Fenomenologi adalah pendekatan metode penelitian dengan cara penggalian data dari fenomena, realitas atau pengalaman objek yang diteliti dengan mempelajari bagaimana fenomena tersebut terjadi. Dalam pengambilan data penelitian yang kami lakukan, kami memakai teknik wawancara. Jenis wawancara yang kami gunakan merupakan wawancara yang tidak terstuktur atau wawancara yang mendalam sehungga dapat memperoleh informasi dari bentuk yang tidak baku, meskipun begitu ada batasan pertanyaan sehingga hasil wawancara sesuai dengan tujuan Batasan-batasan pertanyaan yang kami ajukan adalah pertama, mempertanyakan tetang latar belakang kehidupan responden tetapi tidak menjurus pada kondisi emosional masalalu responden tersebut. Kedua, mempertanyakan tetang proses pengelolaan keuangan keluarga responden tapi tidak menjurus pada nominal rupiah. Ketiga, mempertanyakan tentang kesulitan-kesulitan keuangan dan bagaimana pengelolaannya yang sudah dilalui oleh keluarga itu tetapi tidak fokus pada hal sensitive seperti bantuan dan santunan. Keempat, saran dan motivasi untuk perempuan sebagai pengendali keuangan dalam keluarga. Kami memilih informan wanita dikarenakan wanita seperti yang disebutkan diatas adalah sebagai pengendali kuangan utama dalam keluarga yang merupakan kalkulator utama dalam kelurga untuk mengatur keuangan Ibu: kalkulator dalam A. Hanifah. Bhimantari. Sarahwangi. dalam keluarga, jika kakulator dalam keluarga itu rusak maka akuntansi keuangan dalam keluarga itu kurang terkendali. Kami memilih narasumber seorang perempuan yang telah ditinggal suaminya sehingga berjuang seorang diri menafkahi keluarga dan mengatur keuangan rumah tangganya. Kami mengambil keunikan karena tidak mudah bagi perempuan untuk merangkap untuk menjadi kepala keluarga. Selain mempeunyai beban dan tanggungan yang berat untuk kelurganya, ia juga harus mengurusi keluarganya secara total memikul beban ganda dalam rumah tangga yakni mengurus rumah tangga sekaligus mencari nafkah. HASIL DAN PEMBAHASAN Wanita memiliki peran penting dan di dalam UUD 45 tidak ada kalimat yang mengandung perbedaan antara wanita dan laki-laki seperti dalam pasal 26, 30, dan 31 UUD 45 (Aswiyati, 2. Peran seorang perempuan menurut Setiowati . Peran sebagai ibu. Peran seorang ibu adalah mendidik anak-anaknya baik secara fisik maupun mental yang melibatkan fisik dan juga psikologis, ibu adalah guru pertama dan utama dirumah, perlakuan orang tua khususnya ibu menentukan potret karakter anak-anaknya baik dari segi kualitas iman, disiplin, dan juga kerja keras. Peran perempuan sebagai istri. Istri yang bijaksana menjadikan rumah tangganya sebagai tempat paling aman dan menyenangkan bagi suami, selain itu peran perempuan sebagai istri memiliki kewajiban kepada suami, diantaranya taat kepada suaminya, mengatur kondisi rumah tangga yang rapi, bersih, dan sehat. Perempuan sebagai anak. Ketika belum menikah seorang perempuan memiliki tanggung jawab taat kepada orang tua dalam hal kebaikan dan didasarkan oleh perintah Allah SWT. Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan responden pertama yang merupakan seorang ibu single parent yang membiayai kehidupan sehari hari dan menyekolahkan kedua putrinya. Suami responden meninggal dunia dan untuk meneruskan kehidupan kedepan beliau terus menjandi seorang ibu yang sekaligus merangkap menjadi seorang ayah karena memiliki dua putri yang akan terus melanjutkan pendidikan. Beliau bekerja untuk membiaya sekolah anaknya sampai sarjana. Responden membiayai kehidupan sehari hari-hari serta membiayai pendidikan anaknya bersumber dari tabungan dari almarhum suami, hasil dari kontrakan rumah yang disewakan,hasil panen pertanian serta penghasilan kerja responden di pabrik jeli. Selain itu untuk kebutuhan sandang dan juga pangan sering kali mendapatkan bantuan dari saudara Oetoesan Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Volume 2 No 1 Tahun 2020 Hlmn. Keluarga ini belum memiliki kesulitan-kesulitan dalam hal keuangan. Asal pendapatannya ada dua yaitu, yang pertama yaitu tabungan dari almarhum suaminya serta uang kontrakan beliau siapkan untuk pendidikan Yang kedua, hasil pertanian serta gaji dari bekerja di pabrik, beliau gunakan untuk membiayai kehidupan sehari hari. Untuk saran dan motivasi yang diberikan responden untuk para single parent adalah sebagai berikut AuKita sebagai wanita harus tetap semangat untuk anak-anak, semua langkah kebaikan yang kita ambil kita harus yakin, serta amanah terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan keluarga. Ay Sementara itu, responden kami yang kedua merupakan ibu single parent dari seorang mahasiswa prodi Pendidikan Akuntansi Universitas PGRI Madiun. Beliau bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita di Malaysia demi menghidupi keluarga. Beliau memiliki tiga anak putri. Anak pertama merupakan mahasiswa semester akhir yang mengambil kerja part time di suatu cafe. Anak kedua merupakan lulusan SMK yang juga bekerja di luar Sedangkan yang terakhir masih menempuh bangku sekolah dasar. Dari ketiga tanggungan itu, beliau bisa bertahan dengan bantuan putri pertama untuk memenuhi kebutuhan sehari hari tanpa suami. Untuk mengatur keuangan keluarganya, beliau membagi pengeluaran dari penghasilannya dan penghasilan anaknya. Jatah bulanan yang ditakar untuk biaya hidup harian, biaya sekolah anak terakhir, biaya kuliah anak pertama, dan biaya asuransi BPJS. Baru kemudian, pengeluaran yang berupa cicilan motor dan keperluan pribadi masing-masing anak ditanggung oleh pendapatan bulanan yang sudah mereka dapat sendiri, kecuali untuk anak Sementara untuk tabungan keluarga diletakkan dalam rekening yang benar-benar sukar dijangkau. Dalam berjalanannya sistem keuangan keluarga yang seperti itu tentu tidak luput dari kesulitan-kesulitan keuangan, namun dapat ditangani dengan Ausistem tambalAy. Pengiriman uang kebutuhan sehari-hari sudah dicadangkan dari bulan sebelumnya. Menariknya, pengiriman uang selalu sama dengan rincian pengeluaran bulanan, tidak dilebihkan. Terakhir, pesan dan saran dari reponden kedua kami, segala sesuatu yang berkaitan dengan pengeluaran keuangan harus terperinci dan direncanakan agar tidak terjadi adanya kelebihan pengeluaran atau yang kita sebut di awal tadi sebagai besar pasak daripada tiang. Hasil penelitian di atas menandakan bahwa wanita dalam perannya sebagai kepala rumah tangga serta seorang ibu dalam sebuah keluarga telah menjalankan akuntansi keuangan keluarga meskipun secara sederhana ke depannya diharapkan seorang ibu dapat secara terperinci dalam kegiatannya merencanakan pengeluaran keuangan keluarga. Anggaran adalah suatu rancangan kegiatan yang disusun dalam unit moneter (Hanum, 2. Lazimnya anggaran disusun dari kejadian masa lalu dan perkiraan di masa Ibu: kalkulator dalam A. Hanifah. Bhimantari. Sarahwangi. mendatang, hal inilah yang dapat menjadi pedoman kegiatan suatu perusahaan atau suatu entitas. Jadi dapat dikatakan bahwa kontrol penuh atas keuangan keluarga merupakan peranan penting dari seorang ibu terlebih menjadi sangat krusial saat sosok seorang ayah tiada. Selain keterbatasan fisik yang tidak setangguh lelaki, perempuan tidak bisa dituntut maksimal dalam mencari nafkah. Untuk itu diperlukan adanya efektifitas anggaran, agar penambahan yang tidak seberapa bisa mencukupi kehidupan sehari hari yang lambat laun semakin mahal. Berikut beberapa kegiatan manajemen keuangan: Perencanaan, yaitu membuat merencanakan secara terperici mengenai pemasukan serta pengeluaran dalam suatu periode, hal ini dilakukan agar kegiatan akuntansi keuangan berjalan secara Penganggaran, langkah berikutnya yaitu membuat rincian dari pengeluaran serta disingkronkan dengan pendapatan yang Pengelolaan, dimana dana digunakan yang telah direncanakan serta dianggarkan semaksimal dan seefektif mungkin. Mencari sumber dana, mendapatkan sumber pembiayaan yang digunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga. Penyimpanan. Menyimpan sumber pembiayaan secara aman baik itu yang akan digunakan untuk kegiataan satu periode atau tabungan bahkan dana investasi. Evaluasi. Mengevaluasi apakah yang direncanakan diawal telah sesuai atau tidak sesuai serta mencari solusinya. Akuntansi keuangan keluarga. Dalam akuntansi keuangan keluarga seorang ibu bertindak sebagai seorang akuntan yang mengelola keuangan keluarga secara professional dan juga baik, terdapat 2 hal yang harus diperhatikan dalam kegiatannya mengelola keuangan keluarga yang pertama adalah adalah neraca dan yang kedua adalah arus kas. Gambar 1. Alur Keuangan Keluarga Oetoesan Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Volume 2 No 1 Tahun 2020 Hlmn. Alur keuangan keluarga dapat dijelaskan sebagai berikut: Pendapatan. Kegiatan yang bertujuan untuk pendapatkan harta atau kekayaan yang digunakkan untuk mencukupi kebutuhan yang dapat diperoleh dari gaji, investasi ataupun usaha sendiri. Pengeluaran. Seluruh kegiatan yang mengakibatkan uang berkurang,bisa untuk memnuhi kebutuhan keluarga,membayar iuaran BPJS,cicilan motor,uang sekolah anak dan kebutuhan seharihari. Pengeluaran diatur dan direncanakan semaksimal mungkin agar sesuai dengan pendapatan yang diterima sesingga tidak terjadi AuBesar Pasak Daripada TiangAy dalam arti tinggi pengluaran daripada pendapatan. Laporan kekayaan. Catatan laporan kekayaan digunakan untuk mengetahui berapa asset yang kita miliki dalam sebuah keluarga sama halnya seperti perusahaan yang memiliki aset tetap dan tidak Laporan kekayaan berisi mengenai jumlah harta yang dimiliki keluarga disebut kekayaan kotor kemudian dikurangi oleh jumlah hutang yang dimiliki keluarga maka diperolehlah kekayaan bersih. Laporan laba rugi berkaitan dengan jumlah pendapatan yang dikurangi jumlah seluruh pengeluaran nanti diperoleh hasil apakah jumlah pendapatan sebuah keluarga dapat mencukupi jumlah pengeluarannya atau malah mengalami kekurangan atau rugi. Apabila dua hal ini dilakukan secara rutin oleh seorang ibu dalam tugas nya sebagai pengatur kekuangan kelurga secara periodik, maka seorang ibu dapat mengetahui perkembangan laporan keuangan keluarganya dan mencari solusi apabila terjadi kekurangan dari segi pendapatan. SIMPULAN Berdasarkan penelitian dari maka dapat disimpulkan bahwa seorang perempuan memiliki banyak peran didalam rumah tangga antara lain sebagai seorang ibu, istri dan juga anak. Selain ketiga peran yang telah dirumuskan diatas seorang perempuan juga dapat berperan sebagai seorang kepala rumah tangga apabila ditinggalakan oleh suaminya, hal ini mengakibatkan seorang perempuan memiliki peran ganda dalam rumah tangga selain sebagai ibu rumah tangga ia juga sebagai kepala rumah tangga yaitu mencari nafkah, mengatur keuangan dan menghidupi anggota keluarga agar memiliki kehidupan yang layak nyaman dan tentram. Perencanaan keuangan keluarga dapat disusun secara sederhana dengan cara mengenali sumber pendapatan, mengalokasikannya untuk pos-pos pengeluaran, dan juga ditabung untuk pengeluaran tak terduga di kemudian hari. Perlunya pendidikan cara menyusun laporan keuangan untuk sebuah keluarga yang baik dan benar agar seorang ibu dapat menyusun laporan keuangannya Ibu: kalkulator dalam A. Hanifah. Bhimantari. Sarahwangi. sendiri dan menentukan tindak lanjut dari laporan tersebut apakah sudah sesuai atau tidak dengan perencanaan. DAFTAR RUJUKAN Aswiyati. Peran Wanita dalam Menunjang Perekonomian Rumah Tangga Keluarga Petani Tradisional Penanggulangan Kemiskinan di Desa Kuwil Kecamatan Kalawat. Jurnal Holistik, 10. , 1Ae17. Retrieved https://ejournal. id/index. php/holistik/article/view/11188 Hanum. Analisis Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Pada Kabupaten Serdang Bedagai. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Dan BISNIS, 11. https://doi. org/10. 30596/jimb. Haryono. Ngatur keuangan keluarga itu gampang. Jakarta: Elex Media Komputindo. Manurung. , & Sinton. Urgensi peran akuntansi dalam rumah Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 3. , 892Ae911. Mulyani. , & Budiman. Pentingnya akuntansi rumah tangga dalam meningkatkan hidup islami. Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah, 6. , 206Ae216. https://doi. org/10. 21043/equilibrium. Setiowati. Perempuan. Strategi Nafkah Dan Akuntansi Rumah Tangga. Perbankan Syariah Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam, 298Ae Trisnaningsih. Widyasari. , & Timur. Keuangan Keluarga Pada Ibu Rumah Tangga Di Kawasan Siwalan Kerto Surabaya. Jurnal Strategi Akuntansi, 2. , 1Ae32.