Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. No. 1 Januari 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 DOI:https://doi. org/10. 59031/jkpim. Availableonlineat . https://jurnal. id/index. php/jkppk Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural Katharina Woli Namang1. Desideratio Primus Naitili2 Pendidikan Bahasa Indonesia. FKIP. Universitas Muhammadiyah Maumere Alamat . Jl. Sudirman No. Kelurahan. Waioti. Kec. Alok Tim. Kabupaten Sikka Penulis Korespondensi. airincute93@gmail. Abstract. Poetry is the oldest form of literature according to its history and has uniqueness and density of words, the characteristic of a poem is the expression of unique beautiful words. Many teenagers do not like to read so the author conducted this study to determine the interest in reading and the extent to which they understand the analysis of the inner structure in the poem "In Myself" by Sapardi Djoko Damono. The words in poetry are connotative, meaning they have more than one possible meaning. the words are also chosen to be poetic, meaning they have a beautiful effect and are different from the words we use in everyday life. The physical structure of poetry is the structure of the poem that is physical or visible in the form of its word arrangement or can be said as a means used by a poet to express the essence of poetry. Structural analysis concerns matters related to the inner structure of poetry. To understand the contents of the poem, the reader must understand the contents contained in the poem by analyzing the poem. In addition to technological developments, the environment is one of the main causes of psychological disorders. Social pressures lead humans . to pursue success that seems to have achieved the perfection of life, satisfaction with life, and a sense of security. However, the reality on the other hand, with that success humans actually experience inner confusion and fear. This study uses qualitative descriptive, a research method that utilizes qualitative data and is described descriptively. Qualitative descriptive research is also considered a combination of descriptive research and qualitative research. Descriptive research describes the object of research by making a description of a number of variables that are studied Keywords: poetry, poetry in me, poetry structure, structural approach Abstrak. Puisi merupakan bentuk karya sastra yang paling tua menurut sejarahnya dan terdapat keunikan serta kepadatan kata, ciri khas dari sebuah puisi adalah pengungkapan kata unik yang indah. Banyaknya remaja yang tidak menyukai membaca sehingga penulis melakukan penelitian ini untuk memastikan minat membaca dan sejauh mana memahami analisis struktur batin dalam puisi Au Dalam DirikuAy karya Sapardi Djoko Damono. Katakata dalam puisi bersifat konotatif artinya memiliki kemungkinan makna yang lebih dari satu. kata-katanya juga dipilih yang puitis artinya mempunyai efek keindahan dan berbeda dari kata-kata yang kita pakai dalam kehidupan sehari hari. Struktur fisik puisi adalah struktur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya atau bisa dikatakan sebagai sarana yang digunakan oleh seoarang penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Analisis struktural menyangkut hal yang berkaitan dengan struktur batin puisi. Untuk memahami isi puisi, pembaca harus memahami isi yang terkandung dalam puisi dengan cara menganalisis puisi tersebut. Di samping perkembangan teknologi, lingkungan hidup merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gangguan psikologis. Tekanan-tekanan sosial mengantarkan manusia . untuk mengejar keberhasilan yang seakan-akan telah memperoleh kesempurnaan hidup, kepuasan hidup, dan rasa aman. Namun, kenyataannya di sisi lain, dengan keberhasilan itu manusia justru mengalami kebingungan batin, dan ketakutan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Penelitian deskriptif kualitatif dianggap juga sebagai gabungan dari penelitian deskriptif dan penelitian kualitatif. Penelitian deskriptif menggambarkan objek penelitian dengan membuat deskripsi terhadap sejumlah variabel yang diteliti secara sistematis. Kata Kunci : puisi, puisi dalam diriku, struktur puisi, pendekatan struktural PENDAHULUAN Darmono menyatakan bahwa minat baca merupakan kecenderumgan jiwa untuk mendorong seseorang berbuat sesuatu terhadap membaca Darmono, 2001: 182. Sudah waktunya para remaja memperluas wawasan dan pengetahuan dengan literasi seperti buku, literatur ilmiah seperti artikel maupun jurnal ilmiah. Banyaknya remaja yang tidak menyukai membaca sehingga penulis melakukan penelitian ini untuk memastikan minat membaca dan Received: October12, 2024. Revised: November 13, 2024. Accepted: November, 14, 2024. Online Available: Desember, 18, 2024. Published: January 01, 2025 * Katharina Woli Namang. airincute93@gmail. Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural sejauh mana memahami analisis struktur batin dalam puisi Au Dalam DirikuAy karya Sapardi Djoko Damono. Puisi merupakan bentuk karya sastra yang paling tua menurut sejarahnya dan terdapat keunikan serta kepadatan kata, ciri khas dari sebuah puisi adalah pengungkapan kata unik yang indah. Dikemukakan oleh Pradopo, 1987: 6. Bahwa puisi itu mengekspresikan pemikiran yang membangkitkan perasaan, merangsang imaji panca indra dalam susunan yang berirama, semua itu merupakan suatu yang penting direkam, diekspresikan, dinyatakan dengan menarik, dan memberi kesan. Puisi adalah (Pradopo, 2. lantas mengungkapkan puisi sebagai sesuatu yang puitis. Puitis berarti mengandung keindahan dalam puisi tersebut hasil tanggapan dan pendapat penyair mengenai berbagai aspek dan hasil pemikiran dituang kedalam karya puisi menggunakan Bahasa apik dan terdapat struktur batin dan fisik khas penyair. Ada dua jenis puisi yaitu puisi lama dan puisi modern. Puisi lama diantaranya pantun, syair, talibun, mantra dan gurindam Struktur Fisik Puisi. Diksi Pemilihan Kata. Kata-kata yang terdapat dalam puisi adalah hasil pemilihan yang dilakukan dengan cermat. Kata dalam puisi hasil pertimbangan, makna, susunan bunyinya, maupun hubungan kata itu dengan kata-kata lain dalam baris dan baitnya. Kata-kata memiliki kedudukan yang sangat penting dalam puisi. Kata-kata dalam puisi bersifat konotatif artinya memiliki kemungkinan makna yang lebih dari satu. kata-katanya juga dipilih yang puitis artinya mempunyai efek keindahan dan berbeda dari kata-kata yang kita pakai dalam kehidupan sehari hari. Pengimajinasian Ada hubungan erat antara diksi, pengimajinasian, dan kata konkret. Diksi yang dipilih harus menghasilkan pengimajinasian karena itu kata-kata menjadi lebih konkret seperti kita hayati melalui penglihatan, pendengaran, atau cita rasa. Pengimajinasian adalah kata atau susunan kata yang dapat menimbulkan khayalan atau Dengan daya imajinasi tersebut, pembaca seolah olah merasa, mendengar, atau melihat sesuatu yang diungkapkan penyair. Sedangkan puisi modern berupa puisi naratif, puisi lirik dan puisi deskriptif. Puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran, dan perasaan, penyair, secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya Waluyo, 1987: 25. Beberapa penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian ini, pertama penelitian yang ditulis oleh Astuti. Leni Fuzi, and Megan Asri Humaira. "Analisis Puisi AuPuisi Untuk IbuAy Karya Muhammad Ichsan dengan Pendekatan struktural. " Karimah Tauhid 1. : 48-57. Hasil dari penelitian tersebut, diksinya terdapat empat diksi berkaitan dengan pemilihan kata yang digunakan oleh penyair keempat diksi ini termasuk kedalam diksi denotatif dan diksi konotatif. Berdasarkan imaji terdapat tiga imaji yang berkaitan dengan alat indera manusia, yaitu indera penglihatan, indera peraba dan indera pendengaran. Berdasarkan kata konkret terdapat dua kata konkret yang berkaitan dengan pemaknaan secara menyeluruh. Berdasarkan gaya bahasa . terdapat empat gaya bahasa seperti majas metafora, majas hiperbola, majas litotes, dan majas repitisi. Berdasarkan tifografi terdapat dua berkaitan dengan tata penulisan larik dan puisi yaitu Menggunakan huruf kapital pada setiap awal larik dan menggunakan tanda baca. Penelitian kedua relavan ialah penelitian yang ditulis oleh Sriayuni. Dianti, and Megan Asri Humaira. "Analisis Puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy Karya Chairil Anwar dengan Pendekatan Struktural. " Karimah Tauhid 1. : 522-530. Hasil dari penelitian tersebut, puisi AoAo Senja di Pelabuhan KecilAoAo karya Chairil Anwar, maka puisi ini memiliki makna ungkapan tentang kesedihan,kehilangan, serta kesendirian. Chairil Anwar menghubungkan karyanya ini dengan alam sekitar yaitu senja,pelabuhan,ombak,gerimis dan gambaran alam Puisi ini memberikan kita pelajaran jika di dunia ini tidak ada yang kekal abadi. JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 Kehilangan serta kesedihan merupakan pelengkap dalam kehidupan,namun semua itu menjadi pelajaran agar kita tetap konsisten dengan kepercayaan kita dan menjadikan kita lebih kuat dari Jika hujan merupakan tanda kegagalan dan matahari merupakan tanda keberhasilan maka kita butuh keduanya agar bisa menyaksikan pelangi, begitupun dengan kehilangan dan kebahagiaan. Kita butuh keduanya agar hidup kita selalu berwarna. Penelitian ketiga yang relevan ialah penelitian yang ditulis oleh. Komara. Ahmad Hendra. Tati Purwasih, and Eli Syarifah Aeni. "Analisis struktur batin puisi Audi toilet istanaAy karya radhar panca dahana. " Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2. : 543-550. Hasil dari penelitian tersebut, puisi karya RPD berjudul AuDi toilet IstanaAy memiliki tema kritikan sosial yang menyinggung sebuah pemerintahan yang disimbolkan oleh kata AuToiletAy dan AuIstanaAy. Rasa keseluruhan puisi adalah iba, sindiran dan perenungan yang dikamuflasekan dengan penggunaan majas personifikasi di antaranya, lampu kristal menggerutu, wastafel ketus membeku sabun cair celoteh tak tentu di dinding, cermin besar tertawa, dan keramik impor terpingkal. Nada pada puisi menjelaskan atau mengimbau terhadap sebuah pemerintahan di dalam dunia politik. Amanat atau petuah yang bisa kita dapat setelah membacanya kita harus belajar berempati dan bersimpati terhadap sekeliling kita, merenungkan apa yang sudah kita dapat karena semua yang kita dapatkan dan lakukan akan dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada keluarga, saudara, orang tua atau anak tapi kepada Tuhan dan diri kita sendiri. Salah satu karya sastra yang akan di analisis yaitu puisi. Puisi merupakan salah satu karya sastra berifat imajinatif. Puisi adalah karya sastra yang bahasanya terikat oleh rima dan merupakan gagasan serta perasaan seseorang mengenai suatu hal yang dituangkan kedalam kata-kata yang indah. Struktur fisik puisi adalah struktur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya atau bisa dikatakan sebagai sarana yang digunakan oleh seoarang penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. struktur fisik puisi adalah struktur yang terlihat dari puisi tersebut secara kasat mata. Melalui sebuah tema seorang penyair menyampaikan gagasan yang dikembangkan melalui sajak-sajaknya baik berupa makna setiap bait maupun secara keseluruhan. Rasa dalam sebuah puisi membuat penyair menyelipkan suatu sikap terhadap permasalahan yang terdapat dalam puisi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis struktur puisi yang terdapat dalam puisi AuDalam DirikuAy karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan pendekatan structural batin. KAJIAN PUSTAKA 1 Puisi Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra,rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh makna. Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengosentrasikan kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi mengutamakan bunyi,bentuk dan juga makna yang ingin disampaikan yang mana makna sebagai bukti puisi baik jika terdapat makna yang mendalam dengan memadatkan segala unsur Masing-masing bait terdiri atas empat larik yang sepenuhnya menggunakan rima a-ba-b. Wujud interaksi . yang ada di dunia ini tidak terlepas dari sistem tanda. Mereka semua selalu hadir di sekeliling manusia, baik secara sadar maupun tidak sadar. Objeknya selain bahasa, dapat berupa benda, sifat, dan juga gerak. Tanda-tanda ini hadir untuk mewakili JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural setiap acuan yang tidak harus muncul di permukaan. Oleh karena itu, munculah ilmu semiotik, agar setiap orang mampu memahami berbagai tanda yang hadir disekitarnya. Puisi terdiri dari dua unsur pokok yaitu struktur batin dan struktur fisik (Wuryani. Struktur fisik puisi adalah struktur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya atau bisa dikatakan sebagai sarana yang digunakan oleh seoarang penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. struktur fisik puisi adalah struktur yang terlihat dari puisi tersebut secara kasat mata. Struktur fisik puisi terbagi enam bagian yaitu diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa atau majas, rima atau irama, dan tipografi atau perwajahan (Harun Mohd dan Wahyuni Y, 2. Sedangkan struktur batin puisi merupakan struktur pembangun puisi yang membangun dari dalam. Struktur batin puisi dapat dikatakan sebagai isi atau makna yang mengungkapkan apa yang hendak dikemukakan oleh penyair . amilah Dkk. Struktur batin puisi terbagi menjadi empat yaitu tema, rasa, nada, dan amanat. Melalui sebuah tema seorang penyair menyampaikan gagasan yang dikembangkan melalui sajaksajaknya baik berupa makna setiap bait maupun secara keseluruhan. Rasa dalam sebuah puisi membuat penyair menyelipkan suatu sikap terhadap permasalahan yang terdapat dalam puisi. Eo Tiga Penelitian Terdahulu Tentang Puisi : C Astuti. , & Humaira. Analisis Puisi AuPuisi Untuk IbuAy Karya Muhammad Ichsan dengan Pendekatan struktural. Karimah Tauhid, 1. , 48-57. Hasil dari penelitian tersebut, terdapat empat diksi berkaitan dengan pemilihan kata yang digunakan oleh penyair keempat diksi ini termasuk kedalam diksi denotatif dan diksi konotatif. Berdasarkan imaji terdapat tiga imaji yang berkaitan dengan alat indera manusia, yaitu indera penglihatan, indera peraba dan indera Berdasarkan kata konkret terdapat dua kata konkret yang berkaitan dengan pemaknaan secara menyeluruh. Berdasarkan gaya bahasa . terdapat empat gaya bahasa seperti majas metafora, majas hiperbola, majas litotes, dan majas repitisi. Berdasarkan tifografi terdapat dua berkaitan dengan tata penulisan larik dan puisi yaitu Menggunakan huruf kapital pada setiap awal larik dan menggunakan tanda baca. C Dirman. Analisis struktur puisi dalam kumpulan puisi Auaku ini binatang jalangAy karya chairil anwar. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 1. , 1635-1646. Hasil dari penelitian tersebut. Rima yang terdapat dalam puisi AuHampaAy terdapat bunyi asonansi dan aliterasi. Pada puisi AuHampaAy terdapat Asonansi pada puisi ini yang lebih dominan yaitu bunyi vokal /i/. sedangkan aliterasi dalam puisi ini yaitu bunyi konsonan /t/ dan /k/ yang lebih Dalam puisi AuDi MesjidAy secara keseluruhan dari enam bait menggunakan rima lurus. Bunyi Asonansi pada puisi ini yang lebih dominan adalah bunyi vokal /a/. Sedangkan bunyi alterasi Pada puisi AuDi MesjidAy yaitu bunyi konsonan huruf /ng/ Dalam puisi AuDiponegoroAy terdiri dari sembilan bait menggunakan rima lurus dan rima pasang. bunyi asonansi dan aliterasi. Asonansi pada puisi ini menggunakan asonansi dengan bunyi vokal /i/ . sedangankan bunyi aliterasinya terdapat bunyi konsonan huruf /ng/pada bait kedelapan larik ketiga dan keempat terdapat di akhir kata. C Ardin. LEMBAH. , & ULINSA. Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Perahu Kertas Karya Sapardi Djoko Damono (Kajian Stilistik. Bahasa dan Sastra, 5. Hasil dari penelitian tersebut, terdapat 15 gaya JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 bahasa yang digunakan dalam kumpulan Puisi Perahu Kertas Karya Sapardi Djoko Damono yaitu . gaya bahasa Retoris yang terdiri atas: . Aliterasi, . Asonansi, . Anastrof, . Asindeton, . Polisindeton, . Histeron Proteron, . Pleonasme, . Prolepsis atau Antisipasi, dan . Hiperbol. Selanjutnya, . gaya bahasa Kiasan yang terdiri atas: . Persamaan atau Simile, . Metafora, . Personifikasi, . Metonimia, . Antonomasia, dan . Hipalase. 2 Pendekatan Batin Menganalisis puisi sangatlah penting karena sebagai usaha menangkap dan memberi makna kepada teks puisi. Untuk memahami makna yang terkandung dalam puisi dapat dilakukan dengan cara menganalisis bentuk strukturalnya, salah satunya adalah struktur batin Sebagaimana yang diungkapkan Pradopo . , menganalisis puisi itu bertujuan memahami makna puisi. Analisis struktural menyangkut hal yang berkaitan dengan struktur batin puisi. Untuk memahami isi puisi, pembaca harus memahami isi yang terkandung dalam puisi dengan cara menganalisis puisi tersebut. Struktur puisi dibagi menjadi unsur fisik dan unsure batin. Hal tersebut senada dengan pendapat menurut Kosasih . 2:97Ai . , unsur puisi terdiri dari unsur fisik dan unsur batin. Unsur fisik puisi meliputi diksi, pengimajian, kata kongret, bahasa figuratif, rima/ritma, dan tata wajah. Sementara itu, unsur batin puisi meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Di samping perkembangan teknologi, lingkungan hidup merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gangguan psikologis. Tekanan-tekanan sosial mengantarkan manusia . untuk mengejar keberhasilan yang seakan-akan telah memperoleh kesempurnaan hidup, kepuasan hidup, dan rasa aman. Namun, kenyataannya di sisi lain, dengan keberhasilan itu manusia justru mengalami kebingungan batin, dan ketakutan. Konflik merupakan bagian yang terpenting dalam sebuah cerita. Pentingnya kehadiran konflik dalam suatu cerita dijelaskan oleh Stanton . 2: . bahwa dua elemen dasar yang membangun alur adalah konflik dan klimaks. Setiap karya fiksi setidaknya-tidaknya memiliki konflik internal . ang tampak jela. yang hadir melalui hasrat dua orang karakter atau hasrat seseorang karakter dengan lingkungannya. Konflik-konflik spesifik ini ini merupakan subordinasi satu konflik utama yang bersifat eksternal, internal, atau dua-duanya. Hal tersebut dikarenakan tanpa adanya konflik dalam sebuah alur, maka isi cerita dalam karya fiksi tersebut tidak akan menarik karena tak adanya proses klimaks yang menurut Tarigan . 8: . merupakan puncak tertinggi dalam serangkaian puncak tempat kekuatan-kekuatan dalam konflik mencapai intensifikasi yang tertinggi. Karya sastra, baik puisi, novel, dan drama di zaman modern ini sarat dengan unsur-unsur psikologis sebagai manifestasi kejiwaan pengarang, para tokoh fiksional dalam kisahan dan pembaca (Minderop, 2013: . Walaupun sebenarnya karya sastra lama juga ada juga yang mengandung unsur-unsur psikologis, hal itu karena karya sastra adalah ciptaan manusia yang selalu berkaitan dengan spiritual dan emosional dalam diri manusia . Salah satu pendekatan untuk menganalisis karya sastra yang sarat akan aspek-aspek kejiwaan adalah melalui pendekatan psikologi sastra. Psikologi sastra sebagai suatu pendekatan merupakan bentuk kreativitas yang dihadirkan melalui model penelitian interdisiplin dengan menetapkan karya sastra sebagai pemilik posisi yang lebih dominan (Ratna, 2011:. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa psikologi sastra tak hanya menyodorkan model penelitian saja melainkan diikutsertakannya bentuk kreativitas ke dalam pendekatannya melalui teks. Kepribadian manusia menurutnya dibagi menjadi tiga yakni id . erletak di bagian taksada. , yang merupakan reservoir pulsi dan sumber energi psikis. Ego . erletak di antara alam sadar dan tak sada. yang bertugas menjadi penengah dan mendamaikan tuntutan pulsi JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural dan larangan superego. Superego . erletak di bagian sadar dan di bagian tak sada. bertugas mengawasi dan menghalangi pemuasan pulsi (Minderop, 2018 : . Eo Tiga Penelitian Terdahulu Tentang Pendekatan Batin : C Noviyanti. , & Dermawan. Konflik Batin Tokoh Utana Pada Novel Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan: Pendekatan Psikologi Sastra. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan. Kesastraan. Pembelajarannya, 5. , 174-196. Hasil dari penelitian tersebut. Pertama, alur dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan adalah alur campuran. Alur tersebut menggambarkan cerita tokoh Margio. Setelah Margio mendapatkan harimau yang selama ini diinginkan dan didambakan Margio pun segera melampiaskan dendam dan amarahnya terhadap Anwar Sadat. Kedua, tokoh dan penokohan. Tokoh utama dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan adalah Margio. Tokoh Margio dipilih sebagai tokoh utama karena memenuhi tiga syarat tokoh utama, yaitu tokoh Margio paling berhubungan erat dengan tema, yaitu perasaan cinta yang berlebihan melebihi cinta kepada Tuhan menuju pada pelanggaran hukum-hukum tuhan. Ketiga, latar tempat di dalam novel Lelaki Harimau adalah Desa 131. Surau. Warung Agung Sofyan. Rumah Anwar Sadat. Hutan. Rumah Margio. Adapun latar yang dominan dalam novel Lelaki Harimauadalah desa 131. Keempat, wujud konflik batin tokoh utama dalam Novel Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan. konflik batin tokoh utama dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurnia yaitu. dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan keluarga yang sangat kekurangan tidak membuat tokoh utama merasa bahagia. Kelima, faktor-faktor penyebabterjadinya konflik batin tokoh utama dalam Novel Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan. Faktor internal yang menjadi penyebab terjadinya konflik batin pada tokoh utama yaitu adanya rasa benci tokoh utama terhadap ayahnya sendiri. Faktor eksternal yang menyebabkan konflik batin pada tokoh utama ditunjukkan pada varian lingkungan sosial tokoh utama yang kurang mendukung. C Supratman. Pendekatan penanfisran al-QurAoan yang didasarkan pada instrumen riwayat, nalar, dan isyarat batin. Intizar, 20. , 43-62. Hasil dari penelitian tersebut. Pertama. Pendekatan tafsir bi al-maAotsur adalah suatu penafsiran yang lebih banyak terpokus kepada sumber penafsiran dengan menggunakan riwayat-riwayat, baik al-QurAoan dengan al-QurAoan, al-QurAoan dan hadis Nabi dan al-QurAoan dengan perkataan sahabat. terpokus kepada sumber penafsiran dengan menggunakan penalaran atau sains. Karakteristik pendekatan tafsir bi bi ar-raAoy ini terlihat pada dominannya menggunakan nalar atau sains sebagai sumber atau instrumen penafsiran dalam menafsirkan ayat. kepada sumber penafsiran dengan menggunakan isyarat-isyarat atau kesan yang bersifat batiniah. Karena lebih banyak menggunakan kesan-kesan batiniah, tafsir dengan pendekatan isyary ini juga disebut dengan tafsir sufistik. C Lestari. Trisfayani. , & Mahsa. Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Rindu Karya Tere Liye (Pendekatan Psikologi Sastr. Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4. , 101-114. Hasil dari penelitian tersebut, terdapat 33 data bentuk konflik batin dan faktor penyebab terjadinya konflik batin tokoh utama yang terdiri dari: . konflik mendekat-mendekat berjumlah 4 data. konflik menjauh menjauh berjumlah JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 19 data. Konflik mendekat-menjauh berjumlah 10 data. Bentuk konflik paling banyak dalam novel Rindu karya Tere Liye yaitu konflik menjauhmenjauh berjumlah 19 data dan paling sedikit yaitu konflik mendekat-mendekat berjumlah 4 data. Adapun faktor penyebab terjadinya konflik dalam novel Rindu karya Tere Liye ditemukan 33 data, yang terdiri dari: . kekuatan pendorong berjumlah 4 data, . kekuatan penghambat berjumlah 7 data, . kekuatan kebutuhan pribadi berjumlah 8 data, . kekuatan pengaruh berjumlah 9 data, dan . kekuatan non manusia berjumlah 5 data. Faktor penyebab terjadinya konflik paling banyak dalam novel Rindu karya Tere Liye yaitu faktor kekuatan pengaruh berjumlah 9 data dan paling sedikit yaitu faktor kekuatan pendorong berjumlah 4 data. METODE PENELITIAN 1 Desain Penelitian Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Bogdan dan Taylor . alam Hayati 2018:. mendefinisikan bahwa motede kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dan orang-orang serta perilaku yang dapat diamati. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan menyelidiki keadaan, kondisi, atau hal lainnya (Arikunto,2016:. Jenis penelitian ini dapat dipilih karena dapat mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab terjadinya konflik tokoh 2 Subjek Penelitian Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Batin. 3 Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua teknik, yaitu teknik baca dan catat. Teknik Baca merupakan hal terpenting, data tidak dihasilkan tanpa melalui proses pembacaan. Teknik membaca dalam hal ini, peneliti membaca keseluruhan puisi Dalam Diriku kaya Sapardi Djoko Damono secara berulang-ulang. Teknik catat merupakan teknik yang digunakan untuk mencatat data hasil temuan proses membaca. Hasil temuan tersebut berupa data bagian kata, kalimat, dan paragraf yang menjadi kajian penelitian yaitu bentuk konflik dan faktor penyebab konflik tokoh utama puisi Dalam Diriku kaya Sapardi Djoko Damono. 3 Teknik Analisis Data Penyajian Data Peneliti selanjutnya menyajikan data dalam bentuk deskripsi/uraian. Data disajikan dengan cara mendeskripsikan data-data yang mengandung konflik batin dan factor penyebab terjadinya konflik tokoh utama dalam puisi AuDalam DirikuAy kaya Sapardi Djoko Damono. dalam bentuk kalimat dan paragraf. Penarikan Simpulan Tahap selanjutnya, peneliti mengambil simpulan dari hasil data yang telah didapat dari penelitian bentuk konflik dan faktor penyebab terjadinya konflik tokoh utama puisi AuDalam DirikuAy kaya Sapardi Djoko Damono. JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Penelitian deskriptif kualitatif dianggap juga sebagai gabungan dari penelitian deskriptif dan penelitian kualitatif. Penelitian deskriptif menggambarkan objek penelitian dengan membuat deskripsi terhadap sejumlah variabel yang diteliti secara sistematis. Sedangkan penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis untuk mengetahui proses dan makna dari objek yang diteliti Sendari, 2019. Objek penelitian ini adalah kemampuan analisis puisi Ay Dalam DirikuAy karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan pendekatan melalui struktur Batin. Data diperoleh melalui google from merupakan fitur google yang bertujuan memudahkan penggunanya membuat suatu survey melalui internet. Di bagikan menggunakan link yang berisi pertanyaan mengenai analisis puisi AuDalam DirikuAy karya Sapardi Djoko Damono. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan struktural. Pendekatan struktural merupakan pendekatan yang menekankan pada hubungan antar unsurunsur yang saling berkaitan. Sehingga analisis puisi dengan menggunakan pendekatan struktural dapat membantu pembaca untuk memahami unsur-unsur yang terkandung dalam sebuah karya sastra. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Karya sastra yang akan dianalisis pada penelitian ini adalah puisi dengan judul AyDALAM DIRIKUAy Karya Sapardi Djoko Damono beliau merupakan sastrawan yang tidak diragukan lagi karyanya. Tatanan bahasa yang terlihat sederhana namun memiliki makna yang luas seolah banyak makna yang disampaikan jika memahami maksud dari puisi tersebut. Penelitian ini mengulas mengenai struktur batin pada puisi AyDALAM DIRIKUAy Katya Sapardi Djoko Damono. Dalam Diriku Karya Sapardi Djoko Damono Dalam diriku mengalir sungai panjang. Darah namanya. Dalam diriku menggenang telaga darah. Sukma namanya. Dalam diriku meriak gelombang sukma. Hidup namanya! Dan karena hidup itu indah. Aku menangis sepuas-puasnya. 2 Diskusi JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 Hasil analisis mengenai struktur fisik pada puisi yang berjudul Dalam Diriku adalah sebagai berikut: Diksi Diksi yaitu pemilihan kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Diksi dalam puisi berkaitan erat dengan makna,keselarsan bunyi,dan urutan kata. Dalam puisi "Dalam Diriku" memiliki makna konotasi atau makna atau makna yang tidak sebenarnya makna tersebut terdapat pada kalimat " "Dalam diriku mengalir sungai panjang, darah namanya. " Makna Konotasi: "Sungai panjang" melambangkan perjalanan hidup yang berkelanjutan, penuh aliran waktu dan pengalaman. Darah sebagai simbol kehidupan mengacu pada vitalitas dan keberlanjutan manusia. Selain itu ada pula makna Denotasi yang terkandung dalam puisi tersebut yaitu dalam kata "Dalam diriku menggenang telaga darah, sukma namanya. " Makna Konotasi: "Telaga darah" menggambarkan ketenangan dan kedalaman jiwa . Ini menunjukkan bahwa di balik kehidupan fisik . , ada kekuatan spiritual . yang menggenang dan memberi Pengimajinasian Imajinasi adalah susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman inderawi , seperti penglihatan , pendengaran, dan perasaan. Imajinasi dapat mengakibatkan pembaca seakanakan melihat,mendengar,merasakan seperti yang dialami Penyair. Dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono memiliki pengimajinasian yang kuat melalui penggunaan metafora dan gambaran visual. - Imaji Visual (Penglihata. "Dalam diriku mengalir sungai panjang" Menggambarkan aliran kehidupan seperti sungai yang panjang dan terus bergerak, menciptakan bayangan sebuah perjalanan tanpa henti. -Imaji Kinestetik (Geraka. "Dalam diriku meriak gelombang sukma" Memberikan gambaran gelombang yang beriak, menandakan kehidupan yang bergerak, penuh dinamika, dan tidak pernah diam. - Imaji Auditori (Pendengara. "Meriak gelombang sukma" Kata "meriak" mengandung unsur bunyi halus dari gelombang, menciptakan suasana yang dinamis dan penuh harmoni dalam jiwa. - Imaji Emosional "Dan karena hidup itu indah. Aku menangis sepuas-puasnya" Menggambarkan emosi mendalam, baik haru maupun kekaguman terhadap keindahan hidup, sehingga pembaca bisa merasakan intensitas perasaan yang kuat. JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural Kata konkret Kata konkret dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono adalah kata-kata yang dapat dirasakan langsung oleh pancaindra, meskipun digunakan secara metaforis. Kata-kata ini menciptakan gambaran yang jelas dan membangun imaji dalam puisi. Berikut adalah kata konkret dalam puisi tersebut: Sungai panjang Mengacu pada bentuk alam yang nyata, menciptakan gambaran tentang sesuatu yang terus mengalir dan tidak terputus. Darah Merujuk pada cairan vital dalam tubuh manusia, yang secara fisik sangat nyata dan penting bagi kehidupan. Telaga darah Telaga adalah bentuk alam berupa genangan air yang tenang, digunakan di sini untuk menggambarkan kedalaman emosi atau jiwa. Gelombang sukma Gelombang menggambarkan sesuatu yang bergerak dinamis, membentuk visual yang jelas seperti riak air di permukaan laut atau danau. Tangisan Merujuk pada ekspresi emosional manusia yang nyata dan bisa dirasakan, baik secara fisik . ir mat. maupun emosional. Kesimpulan Kata-kata konkret ini memberikan dasar bagi pembaca untuk membayangkan metafora kehidupan yang mengalir, mendalam, dan dinamis, sebagaimana diungkapkan dalam puisi. Kata-kata tersebut membantu menghidupkan imajinasi sekaligus memperkuat pesan reflektif dalam karya ini. Bahasa Figuratif (Maja. Puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono kaya akan bahasa figuratif atau majas yang memperkuat pesan dan keindahan puisinya. Berikut adalah beberapa majas yang terdapat dalam puisi tersebut: Metafora "Dalam diriku mengalir sungai panjang, darah namanya. Kehidupan diibaratkan sebagai sungai panjang yang terus mengalir. Sungai melambangkan perjalanan hidup yang tidak terputus. "Dalam diriku menggenang telaga darah, sukma namanya. Jiwa . diibaratkan sebagai telaga darah, melambangkan kedalaman emosi dan kehidupan batin. JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 "Dalam diriku meriak gelombang sukma, hidup namanya!" Hidup diibaratkan sebagai gelombang yang dinamis, mencerminkan pergerakan jiwa yang terus berubah. Personifikasi "Dalam diriku meriak gelombang sukma" Gelombang diberi sifat manusiawi, yaitu meriak, yang menggambarkan dinamika kehidupan Repetisi "Dalam dirikuA" Pengulangan frasa ini menegaskan renungan penyair tentang hal-hal yang berada di dalam dirinya, menekankan kesadaran akan hidup dan jiwa. Hiperbola "Aku menangis sepuas-puasnya. Menggambarkan tangisan yang sangat emosional dan mendalam, menunjukkan intensitas perasaan haru terhadap keindahan hidup. Simbolisme Sungai, telaga, gelombang Semua ini merupakan simbol kehidupan, ketenangan jiwa, dan dinamika batin yang membangun makna kehidupan secara keseluruhan. Majas-majas ini menciptakan nuansa reflektif dan mendalam, membawa pembaca untuk merenungkan hakikat kehidupan dan keindahan emosi manusia. Penggunaan metafora dan simbolisme yang kuat menjadikan puisi ini sangat filosofis dan penuh makna. Tipografi Tipografi dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono memiliki peran penting dalam memperkuat makna dan estetika puisi. Berikut adalah analisis tipografinya: Pembagian Baris dan Larik Puisi ini disusun dalam bentuk larik-larik pendek yang menciptakan kesan teratur dan reflektif. Setiap larik menggambarkan satu gagasan atau metafora yang kuat, seperti: "Dalam diriku mengalir sungai panjang, / Darah namanya. Pemenggalan ini membantu pembaca untuk merenungkan setiap bagian dengan lebih Struktur Paralel Pengulangan frasa "Dalam dirikuA" pada awal beberapa larik memberikan kesan ritmis dan menegaskan hubungan antara elemen-elemen kehidupan . arah, sukma, hidu. dalam diri Ini menciptakan pola yang teratur dan harmonis. JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural Penggunaan Tanda Baca Penggunaan tanda titik koma (. ) dan tanda seru (!) pada akhir larik memberikan variasi dalam membaca, serta menandakan pergeseran nada dari reflektif ke penuh emosi. Tanda seru di larik terakhir: "Hidup namanya!" Menguatkan ekspresi kekaguman terhadap kehidupan. Ruang Kosong Jarak antar baris memberikan ruang bagi pembaca untuk merenungkan makna setiap larik. Tipografi yang tidak terlalu padat ini menciptakan suasana yang kontemplatif dan tenang. Dominasi Huruf Kecil Semua huruf dalam puisi ini ditulis dalam huruf kecil, kecuali kata pertama setiap larik. Gaya ini menciptakan kesan kesederhanaan dan keintiman, sejalan dengan tema kehidupan yang alami dan penuh makna. Kesimpulan Tipografi dalam puisi ini dirancang untuk menciptakan suasana reflektif, mendalam, dan Penyusunan larik, pengulangan, dan penggunaan tanda baca membantu menyampaikan pesan tentang kehidupan dengan estetika yang sederhana namun berdaya ungkap tinggi. Hasil analisis mengenai struktur batin pada puisi yang berjudul Dalam Diriku karya Sapardi Djoko Damono adalah sebagai berikut : Tema Tema yang terkandung dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono adalah kehidupan dan keindahannya. Puisi ini menggambarkan kehidupan sebagai sesuatu yang mengalir, berdenyut, dan penuh emosi. Dengan menggunakan metafora sungai, telaga, dan gelombang, penyair menunjukkan dinamika hidup yang mencakup keindahan, kedalaman, dan Kehidupan yang dihayati secara mendalam menimbulkan rasa haru hingga meneteskan air mata. Tema ini juga menggambarkan kesadaran manusia akan keajaiban hidup yang ada dalam dirinya, sekaligus menekankan hubungan antara tubuh . , jiwa . , dan pengalaman emosional . Perasaan Perasaan yang ada dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono meliputi: Keharuan dan Kekaguman Ada rasa haru mendalam terhadap keajaiban dan keindahan kehidupan yang mengalir di dalam Penyair mengungkapkan rasa takjub pada kehidupan yang hidup, bergerak, dan bermakna. Kedalaman Emosi JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 e-ISSN:2964-3104. p-ISSN:2964-3090. Hal 141-155 Penyair mencurahkan perasaan mendalam terhadap kehidupan, yang membuatnya ingin Tangisan ini bukan karena kesedihan, melainkan sebagai ungkapan rasa syukur atau penghayatan akan hidup yang indah. Keintiman dan Refleksi Diri Puisi ini juga memancarkan perasaan introspektif, seolah-olah penyair tengah menyelami dan merasakan denyut kehidupan dalam dirinya sendiri, menciptakan suasana yang intim dan penuh perenungan. Secara keseluruhan, perasaan yang ada dalam puisi ini adalah kombinasi antara haru, kagum, dan cinta terhadap kehidupan. Nada dan suasana Nada dan suasana dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono: Nada Reflektif dan Melankolis: Nada puisi ini penuh renungan mendalam tentang kehidupan, tubuh, dan jiwa. Penggunaan metafora menunjukkan suara batin yang merenungkan hakikat hidup dengan keintiman dan rasa syukur. Penuh Kekaguman: Ada nada kekaguman terhadap kehidupan yang indah, ditandai dengan rasa emosional mendalam, hingga muncul tangisan sebagai ungkapan kebahagiaan dan rasa takjub. Suasana: Haru dan Tenang: Suasana dalam puisi ini menciptakan keheningan batin, mengajak pembaca untuk turut merasakan keajaiban kehidupan. Kehangatan dan Kedalaman: Gambaran sungai, telaga, dan gelombang memberikan kesan suasana yang mendalam, penuh kehidupan, namun tetap lembut dan alami. Emosional dan Penuh Cinta: Suasana puisi ini memancarkan cinta terhadap hidup yang sederhana namun menyentuh. Secara keseluruhan, nada dan suasana dalam puisi ini mengarahkan pembaca untuk menghargai hidup dengan perasaan haru dan penuh makna. Amanat Amanat yang terkandung dalam puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono adalah: Hargai dan Syukuri Kehidupan Kehidupan adalah anugerah yang indah dan penuh makna. Penyair mengingatkan kita untuk menghargai setiap denyut kehidupan yang mengalir dalam diri kita. Kenali dan Hayati Diri Sendiri Dengan merenungkan kehidupan yang ada dalam tubuh dan jiwa, kita diajak untuk lebih memahami diri sendiri dan menyadari bahwa hidup adalah sesuatu yang sakral. Hidup itu Indah Meskipun Penuh Emosi Dalam hidup terdapat gelombang emosi yang dinamis. Penyair ingin menyampaikan bahwa keindahan hidup tidak hanya ada dalam kebahagiaan, tetapi juga dalam kesedihan dan tangisan yang menunjukkan kedalaman rasa. Kehidupan Adalah Perjalanan Alami JKKPK - VOLUME 3. NO. JANUARI - 2025 Analisis Puisi AyDalam DirikuAy Karya Sapardi Djoko Damono Melalui Pendekatan Struktural Hidup seperti sungai yang mengalir, telaga yang menenangkan, dan gelombang yang Semua itu adalah bagian dari proses alami yang harus kita terima dan nikmati. Amanat utama adalah agar kita selalu menghargai kehidupan, baik dalam kebahagiaan maupun kesedihan, karena hidup itu sendiri adalah keajaiban yang harus disyukuri. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Puisi "Dalam Diriku" karya Sapardi Djoko Damono merupakan refleksi mendalam tentang kehidupan manusia yang penuh dengan dinamika, keindahan, dan emosi. Penyair menggambarkan kehidupan melalui metafora alam seperti sungai, telaga, dan gelombang, yang merepresentasikan perjalanan hidup, ketenangan jiwa, dan dinamika perasaan. Keindahan hidup tidak hanya terlihat dalam kebahagiaan, tetapi juga dalam tangisan yang menjadi ekspresi kekaguman dan rasa syukur terhadap kehidupan. Puisi ini mengajarkan kita untuk: pertama. Menghargai setiap aspek kehidupan, baik fisik maupun spiritual. Kedua. Menyadari keindahan hidup meskipun penuh dengan gelombang emosi. Ketiga. Merayakan kehidupan dengan kesadaran penuh bahwa ia adalah anugerah yang harus disyukuri. Saran Puisi ini mengajak pembaca untuk lebih introspektif dan merenungkan kehidupan mereka. Bacalah dengan perlahan, resapi maknanya, dan refleksikan bagaimana kehidupan dalam diri Anda juga memiliki dinamika yang serupa. Untuk Penyair atau Penulis: Puisi ini sangat kuat dengan metafora dan imaji, namun akan lebih menarik jika diberi tambahan variasi ritme atau struktur untuk memperkaya dimensi estetikanya. Puisi ini cocok digunakan sebagai bahan pembelajaran tentang kehidupan dan puisi modern di sekolah, karena mengandung pesan yang universal dan dapat dimaknai oleh berbagai kalangan. Puisi ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan menghargai hidup yang sederhana namun penuh keajaiban. DAFTAR PUSTAKA