Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial Muhammad Shohibuddin 1. Maimun 2 Institut Agama Islam Negeri Madura e-mail: shohibuddin04@gmail. com , 2 maimun2@iainmadura. Abstrak Awal mula pendidikan di Indonesia berawal dari Sekolah Rakyat yang didirikan oleh Belanda pada masa penajahan. Tujuan penelitian ini untuk mengingat sejarah terbentuknya Sekolah Dasar yang bermula dari Sekolah Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan . ibrary reseac. dengan sumber data primer yaitu sejarah Sekolah Rakyat. Sumber data sekunder diperoleh dari literature baik dari buku, jurnal, website yang releva. Hasil penelitian ini yaitu: Sejarah terbentuknya Sekolah Rakyat tidak lepas dari politik etis da ambisi Belanda dalam meningkatkan kekayaan di Indonesia. Sekolah Rakyat didirikan oleh Belanda pada Tahun 1907 pada setiap daerah yang berhasil dikuasaai oleh Belanda. Sekolah Rakyat didirikan atas swadaya masyarakat baik dari biaya pembangunan dan juga gurunya. Pendidikan ini awalnya ditempun selama 3 tahun namun saat penjajahan diganti oleh Jepang, berubah menjadi 6 tahun. Perkembangan Sekolah Rakyat semakin pesat pada saat penjajahan Jepang sampai dengan kemerdekaan yang kemudian diganti menjadi Sekolah Dasar. Beberapa kontribusi Sekolah Rakyat bagi pendidikan di Indonesia yaitu: membangun pendidikan di Indonesia, memberikan kesempatan bagi masyrakat untuk mempelajari ilmu umum, dan menjadi pelopor pendidikan gratis yang dikelola oleh pemerintah. Kata Kunci: Sekolah Rakyat. Alternatif Pendidikan. Masa Kolonial Abtract The beginning of education in Indonesia started with the People's School established by the Dutch during the colonial period. The purpose of this research is to recall the history of the establishment of elementary schools that originated from the People's Schools. This research uses library research methods with primary data sources being the history of the People's School. Secondary data sources are obtained from literature, including books, journals, and relevant The result of this research is that the history of the establishment of the People's School is closely linked to the ethical policy and ambitions of the Dutch to increase their wealth in Indonesia. The People's School was established by the Dutch in 1907 in every area that was successfully controlled by the Dutch. The People's School was established through community self-help, both in terms of construction costs and the teachers. This education initially lasted for 3 years, but during the Japanese occupation, it was changed to 6 years. The development of People's Schools accelerated during the Japanese occupation until independence, after which it was renamed Elementary School. Some contributions of the People's School to education in Indonesia are: building education in Indonesia, providing opportunities for the community to learn general knowledge, and being a pioneer of free education managed by the government. Keyword: People's School. Alternative Education. Colonial Era This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License AAuthor . Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES PENDAHULUAN Pendidikan di Indonesia pada masa kolonial belanda, tepatnya pada abad ke-20 merupakan awal mula sejarah dibukanya pendidikan sekolah dasar pertama kali di Indonesia. lembaga pendidikan ini dibangun oleh kolonial belanda karena banyaknya kebutuhan orang yang memiliki keterampilan dan pengetahuan baik dalam bidang ekonomi, perusahaan dan lainnya yang dibangun oleh kolonial belanda di Indoesia. Pesatnya kemajuan perusahaan yang ada di Indonesia sehingga membutuhkan karyawan yang memiliki pendidikan cukup dan berkeahlian khusus. 1 Politik etis yang berkembang pada waktu itu memiliki ambisi besar dalam memajukan beberapa perusahaan dan isntansi belanda lainnya yang ada di Indonesia. Politik etis ini sebenarnya dimulai sejak tahun 1900-1930 yang mengakibadkan perubahan besar dalam pemerintahaan Belanda yang merupakan berkembangnya politik etis yang terdapat kebijakan edukasi yang praktiknya tidak jauh dari misi kepentingan penjajahan belanda yang ingin semakin menguasai jajahannya. 2 Politik etis atau politik balas budi atas lamanya penjajahan belanda di Indonesia merupakan rencana belanda untuk memberikan balasan terhadap jajahannya, karena sudah mendapatkan keuntungan yang mereka ambil di Indonesia. Salah satu program dari politik etis ini yaitu pendirian sekolah umum di Indonesia. hal ini tujuannya untuk mendukung beberapa program belanda dalam rangka menambahkan kekayaan belanda. 3 karena pada kenyataannya politik etis tetaplah politik ambisi kekuasaan, dan kerana membutuhkan buruh atau karyawan untuk dipekerjakan dengan bayaran yang murah dan bahkan bisa dikatakan kerjaa Nurbaity. AuPendidikan Indonesia Masa Kolonial Belanda Dan Pemerintahan Jepang,Ay Tsaqofah. Jurnal Agama Dan Budaya 16 . : 5. Ervin Yunus Evendi Alifia Nurhusna Afandi. Aprilia Iva Swastika. AuPendidikan Pada Masa Pemerintah Kolonial,Ay Jurnal Artefak 7, no. : 22. Zofrano Ibrahimsyah Magribi Sultani and Yasinta Putri Kristanti. AuPerkembangan Dan Pelaksanaan Pendidikan Di Zaman Kolonial Belanda Di Indonesia Abad 19-20,Ay Jurnal Artefak 7, no. : 92, https://doi. org/10. 25157/ja. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES paksa dalam mengembangkan perusahaan-perusahaan mereka, maka Belanda mendirikan sekolah rakyat sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan kepentingan Belanda. Sekolah umum pertama kali didirikan belanda di Indonesia yaitu sekolah desa, atau yang dikenal dengan sekolah Rakyat. Sekolah rakyat didirikan oleh belanda pada tahun 1907 Masehi. Pendirian sekolah rakyat oleh belanda hanyalah sebatas mendirikan sekolah. Belanda tidak menfasilitasi dari pembangunan dan juga tenaga Pendirian ini dipsrahkan kepada masyarat Indonesia, yaitu dengan gotong royong dan sumbangsih masyarakat baik dari biaya pembangunan gedung, fasilitas sekolah, hingga gurunyapun dari masyarakat setempat. Akan tetapi belanda mengatur pembelajaran yang harus dipelajari dalam sekolah rakyat. Program ini tentunya belanda hanya menginginkan keuntungannya, ia tidak mau repot memikirkan masalah finansialnya. Pendidikan rendah atau sekolah rakyat merupakan sekolah perjuangan yang dirintis oleh pejuang bangsa Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Tujuan masyarakat mendirikan Sekolah Rakyat ini, yaitu demi mencerdaskan seluruh masyarakat Indonesia pada saat dijajah oleh Belanda yang menjadi pendidikan umum gratis di Indonesia. Sekolah rakyat sebagai misi politik etis belanda, dapat dimanfaat juga oleh masyarakat Indonesia yang menjadi alternatif dalam mempelajari ilmu pengetahuan, mulai dari membaca, menulis dan ilmu pendidikan lainnya. Sehingga dengan adanya Sekolah Rakyat, pendidikan di Indonesia bisa terbentuk, dan dapat dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat Indonesia, baik diperkotaan maupun masyarakat pedesaan. Dalam penelitannya Andi Suherman dan Weny Widyawati Bastaman, yang membahas tentang perkembangan Sekolah Rakyat di lebak Banten sejarah Sekolah Rakyat Banten perekonomian terhadap majunya pendidikan, sekolah rakyaat sangat terbelakang dan muridnya sangat sedikit karena hancurnya perekonomian masyarakat, akan tetapi saat ekonomi masyarakat sudah setabil sangat berpengaruh terhadap majunya SR di Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES gunung kencana Banten. 4 Dalam penelitian Musdalifah Muchlis dkk yang membahas tentang sejarah Sekolah Rakyat dan Perkembangannya di Enrekeng Sulawesi Selatan, bahwa perkembangan Sekolah Rakyat seblum tahun 1950 masih terbelakang dan tidak maju-maju, namun Sekolah Rakyat semakin maju pada tahun 1950 an kebelakang. Dan dalam penelitian Erwina Dwi Saputri, dalam penelitiannya juga membahas tentang perkembangan Sekolah Rakyat di Adikarto, bahwa sekolah Rakyat di Adikarto memberikan dampak yang sangat besar dalam kemajuan politik, ekonomi, dan sosial. Secara isi penelitian ini hampir sama dengan penelitian lainnya yang juga membahas tentang pendekatan, metode dan teknik dikat secara umum, namun dalam penelitian ini akan membahas tentang sejarah perkembangan Sekolah Rakyat, namun dalam penelitian ini yang akan dibahas sejarah di Indonesia mulai dari sejarah dibentuknya Sekolah Rakyat sampai digantinya SR menjadi Sekolah Dasar. Disisi lain penelitian ini juga membahas tentang kontribusi didirikannya Sekolah Rakyat bagi Indonesia. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan pandangan bagi generasi muda tentang sejarah Sekolah Dasar yang berawal dari Sekolah Rakyat dan dampak adanya Sekolah Rakyat bagi kemajuan masyarakat Indonesia. METODE PENELITIAN Penelitian Dengan menggunakan metode studi pustaka . ibrary researc. Studi Pustaka adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan pengumpulan data dan pustaka, membaca, mencatat serta mengolah bahan penelitian. 8 Adapun sumber dalam penelitian ini yaitu menggunakan dua sumber, diantaranya sumber data primer dan Andi Suherman. Dan Weny, and Widyawati Bastaman. AuPerkembangan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Di Gunung Kencana Kabupaten Lebak Banten,Ay Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah 2, no. : 11. Musdalifah Muchlis and Jumadi Jumadi. AuSekolah Rakyat Di Enrekang, 1950-1959,Ay Jurnal Pattingalloang 6, 2 . : 88, https://doi. org/10. 26858/pattingalloang. Erwina Dwi Saputri. AuPerkembangan Sekolah Rakyat A (Erwina Dwi Saputr. 324Ay 4, no. : 324. Maimun. AuHumanisme Pendidikan Islam Dan Etika Global: Studi Nilai Moderasi Dalam Etika Kemanusiaan Di Era Post Truth,Ay ICONIS: International Conference A, https://conference. id/index. php/iconis/article/download/30/26. Zed. Metode Penelitian Kepustakaan (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2. , 3. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES sumber data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu berasal dari catatan sejarah dari Sekolah Rakyat. Sedangkan sumber data sekunder yaitu berupa pencatatan sumber data pendukung yang diperoleh dari literature baik itu berupa buku, jurnal, skripsi dan sumber-sumber lain yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pembahasan dalam penelitian. Tahap analisis dalam penelitian ini yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Diharapkan penelitian ini dapat memperoleh data-data yang dibutuhkan sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan dalam penelitian ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Sekolah Rakyat di Indonesia Terbentuknya sekolah rakyat diawali dari berkembangnya politik etis yang diterapkan oleh Belanda di Indonesia. Politik etis yang berkembang pada waktu itu memiliki ambisi besar dalam memajukan beberapa perusahaan dan isntansi belanda lainnya yang ada di Indonesia. Politik etis ini sebenarnya dimulai sejak tahun 19001930 yang mengakibadkan perubahan besar dalam pemerintahaan Belanda yang merupakan berkembangnya politik etis yang terdapat kebijakan edukasi yang praktiknya tidak jauh dari misi kepentingan penjajahan belanda yang ingin semakin menguasai jajahannya. 9 Politik etis atau politik balas budi atas lamanya penjajahan belanda di Indonesia merupakan rencana belanda untuk memberikan balasan terhadap jajahannya, karena sudah mendapatkan keuntungan yang mereka ambil di Indonesia. Salah satu program dari politik etis ini yaitu pendirian sekolah umum di Indonesia. hal ini tujuannya untuk mendukung beberapa program belanda dalam rangka menambahkan kekayaan belanda. (Sultani and Kristanti 2. karena pada kenyataannya politik etis tetaplah politik ambisi kekuasaan, dan kerana membutuhkan buruh atau karyawan untuk dipekerjakan dengan bayaran yang murah dan bahkan Alifia Nurhusna Afandi. Aprilia Iva Swastika. AuPendidikan Pada Masa Pemerintah Kolonial,Ay 22. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES bisa dikatakan kerja paksa dalam mengembangkan perusahaan-perusahaan mereka, maka Belanda mendirikan sekolah rakyat sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan kepentingan Belanda. Sekolah umum pertama kali didirikan belanda di Indonesia yaitu sekolah desa, atau yang dikenal dengan sekolah Rakyat. Sekolah rakyat didirikan oleh belanda pada tahun 1907 Masehi. Tujuan didirikannya sekolah rakyat di Indonesia agar masyarakat pribumi mengabdi terhadap kepentingan Belanda. Pendidikan yang dilaksanakan untuk mencetak tenaga buruh yang dibuthkan oleh Belanda untuk memenuhi kebutuhankebutuhan kepentingan penjajah, baik dalam perusaan, dan juga dalam memperkuat misi penjajahan di Indonesi. Maka dari itu tujuan dari sekolah rakyat yaitu bukan hanya sekedar kecakapan dan pengetahuan akan tetapi untuk membantu tercapainya misi penjajahan dan mempertahankan kekuasaan Belanda di Indonesia. Kebijakan belanda dalam usaha melestarikan dominasi Belanda di Indonesia yang dilakukan melalui usaha pendidikan dan dalam sistem pendidikan kolonial. Pada waktu itu belanda mendirikan sekolah yang dibagi menjadi tiga golongan, yaitu sekolah anak eropa, anak timur asing dan anak pribumi. Barulah pada awal abad ke 20 diperkenalkan sistem Sekolah Desa (Volkschoo. atau yang dikelanal dengan sekolah rakyat (SR) yang pendiriannya tergantung atas kemauan masyarakat setempat dan subsidi serta bimbingan pemerintah. Sekolah Rakyat (Volkschoo. adalah salah satu sekolah Belanda di Indonesia yang menawarkan pendidikan tiga tahun. Sekolah Rakyat yang disebut juga dengan Volkschool didirikan oleh masyarakat secara gotong royong atas prakarsa desa dan diawasi oleh Belanda, sedangkan guru-gurunya adalah warga yang berasal dari masyarakat pribumi dan dikenal dengan sekolah Rakyat. Djohan Makmur et al. Sejarah Pendidikan Di Indonesia Zaman Penjajahan. Proyek Inventarisasi Dan Dokumentasi Sejarah Nasional, vol. (Jakarta: CV. MANGGALA BHAKT, 1. , 73. Suherman. Weny, and Bastaman. AuPerkembangan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Di Gunung Kencana Kabupaten Lebak Banten,Ay 15. Fika Ardhillah. AuSejarah Pendidikan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Pada Masa Kolonial Belanda Di AcehAy (Sikripsi: AR-Raniry Darussalam Banda Aceh, 2. , 29. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES Dalam informasi sejarah berdirinya Sekolah Rakyat (Volkschoo. di Indonesia beragam, tergantung daerah yang dikuasai lebih dulu oleh belanda, daerah yang dapat dikuasai oleh belanda ini kemudian belanda mendirikan sekolah rakyat. Sejarah berdirinya sekolah rakyat pertama kali di Bandung yaitu pda tahun 1892. 13 Sekolah rakyat yang berdiri di Aceh didirikan pada tanggal 30 Desember 1907 oleh Van Daalen (Gubernur Militer/Sipil Ace. Sedangkan sekolah rakyat yang didirikan pertama kali dibanten menurut informasi didirikan pada tahun 1912 yang termasuk dalam Sekolah Rakyat atau Sekolah Desa pertama kali di Banten. 14 Namun juga terdapat informasi lainnya sekolah rakyat (Volkschoo. didirikan secara merata di daerah-daerah pada Dan Pada tahun 1926 didirikan sekolah Rakyat Di Enrekang Sulawesi Dari beberapa informasi diatas tentang tahun berdirinya sekolah rakyat yang didirikan oleh belanda bahwa sekolah rakyat didirikan setelah belanda dapat menguasai suatu daerah, sekolah rakyat ini didirikan tidak lepas dari tujuan penjajahan yang telah direncanakan oleh belanda. Dari beberapa informasi data berdirinya sekolah rakyat pertama kali di Indonesia diatas bahwa sekolah rakyat yang paling awal berdiri yaitu di Bandung, namun data berdirinya tersebut kurang akurat, karena tidak tertulisan dalam penelitian yang hanya diceritakan di Web. Sedangkan berdirinya sekolah rakyat di Aceh dan di Sulawesi Selatan SR didirikan pada tahun 1907 yang didukung dengan data berbentuk penelitian sehingga datanya lebih akurat. Maka dari analisa diatas dapat disimpulkan bahwa sekolah rakyat berdiri pertama kali di Indonesia pada tahun 1907 yang berkembang menyebar keseluruh penjuru Indonesia. Belanda mendirikan sekolah rakyat bukan untuk meningkatkan kebudayaan dan kecerdsan rakyat Indonesia. Isi pembelajarannya hanya bersifat teknis dan tidak luas, karena lulusan dari SR di rencanakan hanya untuk menjadi pegawai yang bekerja di Museum Pendidikan Nasioal. AuSejarah Sekolah Rakyat Di Indonesia,Ay UPI, n. https://museumpendidikannasional. edu/sejarah-sekolah-rakyat-di-indonesia/. Suherman. Weny, and Bastaman. AuPerkembangan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Di Gunung Kencana Kabupaten Lebak Banten,Ay 15Ae16. Muchlis and Jumadi. AuSekolah Rakyat Di Enrekang, 1950-1959,Ay 95. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES perusahaan Belanda. Kesempatan yang sekolah yang diberikan oleh belanda sangat dibatasi dalam segi keilmuannya. Selain itu juga kurikulum yang diberikan oleh Belanda berkaitan dengan kurikulum belanda, yang yang juga mewajibkan mata pelajaran berbahasa belanda dan belanda hanya memberikan sedikit pembelajaran yang berkaitan dengan Indonesia. Pola pendidikan yang diberikan oleh belanda merupakan musibah terhadap Indonesia yang kemudian menjadi keuntungan bagi Indonesia atas kesadaran masyarakat Indonesia karena dengan adanya sekolah rakyat yang diberikan oleh Belanda memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat Indonesia meskipun dikecam karena memiliki mutu dan kurikulumnya yang rendah tetapi disisi lain memberikan keuntungan dalam menambah orang yang melek huruf dan kepala kampung serta juru tulis. 17 Sehingga masyarakat pada masa itu tidak buta huruf Latin, minimal sekali masyarakat pada sat itu bisa membaca, menulis dan berhitung, kemampuan dan materi yang diajarkan juga sesuai dengan tingkatan kelas belajar Peralihan penjejahan dari belanda ke jepang pada tahun 1942, jepang melakukan berbagai perubahan dalam segala sistem yang ada di Indonesia, salah satunya perubahan dalam sistem pedidikan. Sistem pendidikan belanda yang ada di Indonesia banyak diubah menjadi sistem pendidikan jepang. Hal ini juga berdampak pada perubahan sistem pendidikan pada sekolah rakyat. Tujuan utamanya adalah untuk memudahkan dan mengefektifkan Jepang dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan di sekolah-sekolah. Sistem pendidikan baru yang ditetapkan oleh Jepang menyebabkan Sekolah Rakyat yang awalnya ditempuh selama 3 tahun berubah harus ditempuh selama 6 tahun. 18 Selain itu juga pada mata pelajarannya semua yang berbahasa belanda diubah menjadi bahasa jepang, jepang menghapus matapelajaran bahasa belanda pada sekolah rakyat, dan Nurbaity. AuPendidikan Indonesia Masa Kolonial Belanda Dan Pemerintahan Jepang,Ay 9. Suherman. Weny, and Bastaman. AuPerkembangan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Di Gunung Kencana Kabupaten Lebak Banten,Ay 15. Saputri. AuPerkembangan Sekolah Rakyat A (Erwina Dwi Saputr. 324,Ay 330. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES Jepang mengkursuskan guru-guru yang mengajar sekolah rakyat supaya dapat menguasai bahasa jepang. Perkembangan pendidikan pada Sekolah Rakyat semakin pesat diberbagai wilayah,19 akibad dibebaskannya belajar bagi sekluruh masyarakat Indonesia baik yang mampu secara ekonomi maupun yang kurang mampu. Selain itu karna dibukanya pendidikan lanjuta dari Sekolah Rakyat kemudian sekolah menengah pertama yang ditempuh selama tiga tahun. Sekolah rakyat semakin merata ke pelosok desa sejak tahun 1942 pada masa penjajahan jepang hingga sampai pasca kemerdekaan pada tanggal 13 Maret tahun 1946 kemudian Sekolah Rakyat diganti dengan nama Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berkembang dan menjadi sekolah dasar sampai saat ini. Kontribusi sekolah rakyat dalam membangun pendidikan di Indonesia Sebelum adanya sekolah umum di Indonesia, masyarakat banyak yang tidak bisa menulis dan banyak yang tidak berpengatahuan. Penyebabnya karena tidak adanya tempat untuk mereka belajar ilmu-ilmu umum. Hanya sebagian anak para bangsawan dan pemimpin yang bisa menyekolahkan anaknya ke luar negeri. Hadirnya sekolah Rakyat (Volkschoo. menjadi wadah dalam mempelajari ilmu pengetahuan, bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sekolah Rakyat sebagai sekolah dasar yang didirikan oleh pemerintah belanda yang dijadikan sebagai sekolah gratis tampa biaya bagi seluruh anak bangsa untuk menuntut ilmu. Hadirnya Sekolah Rakyat yang didirikan oleh belanda sehingga masyarakat pada masa itu tidak buta huruf Latin, minimal sekali masyarakat pada sat itu bisa membaca, menulis dan berhitung, kemampuan dan materi yang diajarkan juga sesuai dengan tingkatan kelas belajar mereka. Saputri, 332. Ardhillah. AuSejarah Pendidikan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Pada Masa Kolonial Belanda Di Aceh,Ay 36. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES Tujuan dari adanya sekolah rakyat adalah menuntut tumbuhnya rohani dan jasmani anak-anak di Indonesia, termasuk memberikan kesempatan kepada mereka guna mengembangkan bakat dan kesukaannya masing-masing, dan memberikan dasar-dasar pengetahuan, kecakapan dan ketangkasan, baik lahir maupun batin. Sehingga dengan adanya sekolah rakyat, hal ini menjadi motivasi bagi setiap anak yang bersekolah yaitu berharap akan adanya sebuah perubahan melalui pengetahuan baru seperti membaca, belajar bahasa dan pengetahuan dasar lainnya. Kurikulum pendidikan rendah ini ditujukan untuk menyiapkan anak memiliki dasar-dasar pengetahuan, kecakapan dan ketangkasan baik lahir maupun batin, serta mengembangkan bakat dan kesukaannya. Beberapa kontribusi Sekolah Rakyat bagi pendidikan Indonesia salah satunya yaitu: Sebagai lembaga pelopor pendidikan gratis. Sekolah Rakyat merupakan sekolah gratis yang dikelola oleh pemerintah pada masa penjajahan memberikan banyak manfaat bagi masayarakat Indonesia pada waktu itu, kehadiran sekolah yang gratis membut semua anak baik diperkotaan maupun dipelosok desa dapat belajar mendapatka ilmu pengetahuan dengan sama. Memberikan Indonesia mempelajari ilmu umum, dengan adanya sekolah Rakyat masyarakat idonesia banyak yang bisa membaca, menulis, dan berpengetahuan. Membangun pendidikan di Indonesia, melalui sekolah rakyat masyarakat tidak buta huruf, bisa membaca dan menjadi lembaga pendidikan umum yang dapat membangun pendidikan dan kemajuan Indonesia pada era berikutnya. Muchlis and Jumadi. AuSekolah Rakyat Di Enrekang, 1950-1959,Ay 39. Suherman. Weny, and Bastaman. AuPerkembangan Sekolah Rakyat (Volkschoo. Di Gunung Kencana Kabupaten Lebak Banten. Ay Muchlis and Jumadi. AuSekolah Rakyat Di Enrekang, 1950-1959,Ay 95. Vol 2. No. 1 : 2025 p. DOI: https://doi. org/10. 52620/jls. ISSN 3031-9439 JOURNAL OF LINGUISTICS AND SOCIAL STUDIES KESIMPULAN Sejarah terbentuknya Sekolah Rakyat tidak lepas dari politik etis dan ambisi Belanda dalam meningkatkan kekayaan di Indonesia. Sekolah Rakyat didirikan oleh Belanda pada Tahun 1907 Masehi, pada setiap daerah yang berhasil dikuasaai oleh Belanda. pendirian Sekolah Rakyat bagian darii rencana Belanda namun belanda hanya mengurusi masalah kurikulumnya dan mata pelajaran yang harus diajarkan, semua masalah pembangunan dari pembiayaan sampai tenaga pengajarnya dipasrahkan kepada masyarakat setempat. Lama Sekolah Rakyat awalnya ditempuh selama 3 tahun, namun saat penjajahan diganti oleh jepang Sekolah Rakyat harus ditempuh selama 6 tahun, kibat perubahan kurikulum Belanda ke kurikulum Jepang dan pada masa Jepang Sekolah Rakyat perkembangan pendidikan di Indonesia. beberapa kontribusi Sekolah Rakyat bagi pendidikan di Indonesia yaitu: membangun pendidikan di Indonesia, memberikan kesempatan bagi masyrakat untuk mempelajari ilmu umum, dan menjadi pelopor pendidikan gratis yang dikelola oleh pemerintah. DAFTAR PUSTAKA