Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 Halaman : 36-39 A Review of the Management of The Computer Based Medical Record System at Ibnu Sina Islamic Hospital Pekanbaru Tinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer DiRumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Wan Nuriza Afifah1. Randi Afriandi2. Ulil Kholili3 Aksol Wibisono4 STIKes Hang Tuah Pekanbaru 1,2,3,4 pku@gmail. Disubmit: 10 Juni 2023. Revisi : 30 Juni 2023. Terbit: 25 Juli 2023 ABSTRAK Pelayanan kesehatan yang baik secara umum berarti memiliki rekam medis yang baik pula. Di setiap tempat layanan kesehatan setiap ada pasien yang datang untuk berobat maka akan dicatat baik identitas pasien, hasil diagnosa penyakit oleh dokter, obat yang diberikan kepada pasien, serta tindakan lain yang dilakukan oleh dokter terhadap pasien yang biasa disebut dengan RekamMedis. Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan teknologi pendukung yang memungkinkan memberikan pelayanan yang berkualitas dan cepat dibandingkan dengan rekam medis berbasis kertas. Berdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru bahwa pengelolaan Rekam Medis pelaksanaan Assembling tidak menggunakan sistem elektronik, sedangkan pelaksanaan filling belum menggunakan sistem elektronik, sedangkan di bagian pelaksanaan Coding dan pendaftaran sudah menggunakan sistem elektronik, bagian pendaftaran dan bagian coding dilakukan oleh petugas Rekam Medis. Kata Kunci : Pelayanan Kesehatan. Rekam Medis Elektronik (RME) ABSTRACT Good health services in general means having a good medical record as well. In every health service place, every time a patient comes for treatment, the patient's identity, the results of the diagnosis of the disease by the doctor, the drugs given to the patient, and other actions taken by the doctor to the patient are known as Medical Records. Electronic Medical Record (RME) is a supporting technology that allows providing quality and fast services compared to paper-based medical records. Based on the results of research at the Ibnu Sina Islamic Hospital Pekanbaru that the management of Medical Record Assembling implementation does not use an electronic system, while the filling implementation does not use an electronic system, while in the Coding and registration implementation sections using an electronic system, the registration section andthe coding section are carried out by the Medical Record officer. Keywords: Health Services. Electronic Medical Record (RME). Pendahuluan Rumah sakit adalah bagian yang amat penting dari suatu sistem kesehatan. Dalam jejaring kerja pelayanan kesehatan, rumah sakit menjadi simpul utama yang berfungsi sebagai pusat rujukan. Rumah Sakit adalah intitusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yangmenyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan rawat darurat (UU No. 44 Tahun 2. Menurut Permenkes No. 55 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis pasal 1 yaitu Manajemen Pelayanan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan adalah kegiatan menjaga, memelihara dan melayani rekam medis baik secara manual maupun Tinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer DiRumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022 elektronik sampai menyajikan informasi kesehatan di rumah sakit, praktik dokter klinik, asuransi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan menjaga rekaman. Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan teknologi pendukung yangmemungkinkan memberikan pelayanan yang berkualitas dan cepat dibandingkan dengan rekam medis berbasis Berbagai rumah sakit di dunia termasuk di Indonesia telah menggunakan rekam medis elektronik sebagai pengganti atau pelengkap rekam medis berbasis kertas. Seiring perkembangannya RME adalah pusat atau bisa dikatakan sebagai jantungnya informasi dalam sistem informasi rumah sakit itu sendiri. Berdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru bahwa pengelolaan Rekam Medis pelaksanaan Assembling tidak menggunakan sistem elektronik, sedangkan pelaksanaan filling belum menggunakan sistem elektronik, sedangkan di bagian pelaksanaan Coding dan pendaftaran sudah menggunakan sistem elektronik, bagian pendaftaran dan bagian coding dilakukan oleh petugas Rekam Medis. Hal ini didukung dengan hasil observasi pada ruangan unit Rekam Medis. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa data kualitatif. Pengolahan dan penganalisaan data yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan pada segi pengamatan langsung dari penelitian tentang Tinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer Di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022. Berikut langkah-langkah yang dilakukan : Mengumpulkan data yang diperoleh dari hasil wawancara kepada informan. Mengelompokkan data yang diperoleh berdasarkan variabel yang digunakan oleh peneliti. Menganalisis penyebab yang kemungkinan besar menyebabkan munculnya inti masalah yang diteliti. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membandingkan data yang telahdiperoleh dengan standar berdasarkan teori yang digunakan. Meninjau hasil penelitian dan menyajikannya dalam bentuk narasi. Hasil Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dengan judul AuTinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer Di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022Ay yang dilaksanakan pada tanggal 07 - 20 Februari 2022. Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : Hasil Wawancara . Pengelolaan Data Rekam Medis Berbasis Komputer AuYang pasti ada positif dan negatifnya kan. Dampak positif yang pertama memudahkan pekerjaan, intinya memudahkan pekerjaan ya, yang awalnya manual jadi komputerisasi, proses pekerjaan lebih mudah lebih gampang. (Informan . AuSeandainya ada pasien berobat filenya hilang atau salah sisip tidak ada di rak atau lambat mengantarnya, dokter bisa langung liat di komputer riwayat pasien tersebutAy (Informan . AuYa memudahkan pekerjaan, jadi lebih cepat melakukan pekerjaan. (Informan . Faktor Yang Menghambat AuKendala nya pertama dari aplikasi ini masalahnya umpamanya jaringan atau dari software itu sendiri karena sekarang masih proses pengembangan mungkin ada kurangnya masih ya, tapi setiap ada kekurangan kita lapor, biasanya mereka mereka tampung nanti mereka coba buat seperti apa yang kita inginkan. Sekarang ini masih proses pengembanganAy (Informan . Tinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer DiRumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022 AuKendala di pelayanan pasien berobat, jadi lama kita antar file ke pasien dan membuat pasien menunggu. Ada yang terkendala misalnya file hilang atau ada PR atau salah sisipAy (Informan . AuKendalanya selama ni belum ada, jaringan atau error aplikasi. Lancar-lancar ajaAy (Informan . AuUntuk kendalanya paling ya masalah jaringannya atau dari aplikasinya sendiriAy (Informan . Keahlian Petugas Rekam Medis AuAwalnya perlu lah, tapi aplikasi ini mudah dimengerti. Pelatihannya perlu lah tapiga terlalu lama sihAy (Informan . AuPelatihan ga perlu lah, aplikasi ini mudah di pahamiAy (Informan . Au Kalau pelatihan ga perlu lah, otodidak ajaAy (Informan . Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada informan tentang Pengelolaan Rekam Medis Berbasis Komputer di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022, yaitu pengelolaan data rekam medis sudah menggunakan sistem komputerisasi, walaupun masihada yang dilakukan secara manual dan dengan adanya penerapan aplikasi HIS Rumah SakitIbnu Sina ini sangat memudahkan pekerjaan yang dilakukan oleh seluruh petugas rumah sakit khususnya rekam medis. Dan hal itu akan mempercepat pelayanan yang dilakukan kepada pasien rawat jalan, inap maupun IGD. Dan dokter sudah bisa melihat diagnosa pasien hanya melalui aplikasi HIS RS Ibnu Sina. Dan petugas rekam medis juga sudah bisamelakukan pengkodingan rawat jalan hanya melalui aplikasi tersebut. Faktor Yang Menghambat Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada informan tentang Faktor Yang Menghambat Rekam Medis Berbasis Komputer di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina PekanbaruTahun 2022, yaitu masih dalam tahap pengembangan karena masih banyak terdapat kekurangan seperti jaringan atau dari software itu sendiri, selanjutnya petugas IT akan cobamengembangkan aplikasi seperti yang dibutuhkan rekam medis. Tetapi untuk saat ini belum ada masalah yang dialami dari sistem HIS tersebut. Dan juga listrik yang tiba-tiba mati dan membuat komputer mati sehingga membuat terhambatnya pelayanan terhadap pasien seperti yang terjadi pada komputer ruangan filling. Keahlian Petugas Rekam Medis Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada informan tentang Keahlian Petugas Rekam Medis Berbasis Komputer di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022,yaitu petugas rekam medis sudah paham terhadap aplikasi atau sistem komputerisasi yangditerapkan oleh Rumah Sakit. Dan untuk pelatihan tidak terlalu perlu dilakukan karena aplikasi yang digunakan cukup mudah untuk dipelajari sendiri oleh petugas, hanya perlu sedikit belajar dari petugas yang sebelumnya. Gambar 1. Pelaksanaan Kegiatan Tinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer DiRumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022 Penutup Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang peneliti uraikan tentang Tinjauan Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer Di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2022. Pengelolaan Sistem Rekam Medis Berbasis Komputer di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru sudah menggunakan sistem komputerisasi dan masih ada yang dilakukan secara Dan sudah adanya penerapan aplikasi HIS Rumah Sakit Ibnu Sina guna memudahkan pekerjaan petugas rekam medis. Melalui aplikasi HIS dokter sudah bisa melihat diagnosa pasien dan petugas rekam medis juga sudah bisa melakukan pengkodingan rawat jalan. Dimana semua itu akan mempercepat pelayanan yang dilakukan kepada pasien baik di rawat jalan, inap maupun IGD. Faktor Yang Menghambat Pengelolaan Rekam Medis Berbasis Komputer di Rumah SakitIslam Ibnu Sina Pekanbaru, yaitu aplikasi HIS masih terdapat kekurangan seperti dari jaringan atau dari software itu sendiri karena aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan. Salah satu contohnya yaitu listrik yang tiba-tiba mati dan membuat komputer mati sehingga terhambatnya pelayanan terhadap pasien seperti yang terjadi pada komputer ruangan filling. Tetapi untuk saat ini belum ada masalah yang dialami darisistem aplikasi HIS Keahlian Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru, yaitu petugas sudah memahami penggunaan aplikasi HIS yang digunakan dan untuk penggunaannya cukup mudah, sehingga untuk pelatihan tidak terlalu perlu dilakukan, hanya perlu sedikit belajar dari petugas sebelumnya. Daftar Pustaka