Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Pengembangan Sistem Pembuangan Air Otomatis Perahu berbasis Tenaga Surya pada Kelompok Nelayan Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Haimi Ardiansyah1. Herdian Saputra2. Fitrayansyah3. Riza Hasan4. Heri Wiharja. MS5. Roni Agusmaniza6. Abdiel Khaleil Akmal7. Suja Ardiansyah8. Yoel Cristian Simamora9 1,2,8,9Program Studi D-II Instalasi dan Pemeliharaan Jaringan Listrik Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat Email: haimi@aknacehbarat. Email: herdian. saputra@aknacehbarat. Email: rendy24555@gmail. Email: yoeldebataraja41@gmail. 3Program Studi D-II Teknologi Pengelasan Logam Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat Email: fitrayansyah@aknacehbarat. Email: rizahasan@aknacehbarat. Email: wiharja. ms@aknacehbarat. 6Program Studi Teknik Infrastruktur dan Lingkungan Universitas Teuku Umar Email: roniagusmaniza@utu. 7Program Studi Teknik Industri Universitas Teuku Umar Email: abdielkhaleilakmal@utu. Submitted: 18-09-2025 Revised: 02-06-2026 Accepted: 22-06-2026 Abstract Rumoh Nelayan Aceh is a fishermen's association based in Johan Pahlawan sub-district. West Aceh Regency. Obstacles often faced by partners include the use of conventional boats with manual exhaust systems using diesel fuel pumps and some others still using hand pumps. The use of technology that is still minimal makes fishermen have to pay special attention to the disposal of water that enters the boat, this situation takes up the fisherman's time with a divided focus. The use of components that are not environmentally friendly Some fishing boats already use a diesel-powered boat water exhaust system. The use of fuel oil is not good from an economic point of view and results in emissions that have a negative impact on the environment. Lack of knowledge about the use of cutting-edge technology. With these conditions, this program aims to improve the efficiency of the fishing process, the use of automation technology, the use of environmentally friendly energy, reduce production costs, and encourage fishermen's independence in facing the challenges of the modern fishing world. Keywords: community service. DC water pump. energy self-sufficiency. renewable energy. solar panels Abstrak Rumoh Nelayan Aceh merupakan asosiasi nelayan yang berbasis di kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Kendala yang sering dihadapi oleh mitra diantaranya penggunaan perahu konvensional dengan sistem pembuangan yang masih manual menggunakan pompa dengan bahan bakar solar dan sebagian lainnya masih menggunakan pompa tangan. Penggunaan Teknologi yang masih minim membuat nelayan harus memberi perhatian khusus tentang pembuangan air yang masuk ke perahu, keadaan ini menyita waktu nelayan dengan fokus yang sudah terbagi. Penggunaan komponen yang tidak ramah lingkungan sebagian perahu nelayan sudah menggunakan sistem pembuangan air perahu bertenaga solar. Penggunaan bahan bakar minyak tidak baik dari sisi ekonomis serta mengakibatkan emisi yang berdampak negatif bagi lingkungan. Minim pengetahuan tentang penggunaan teknologi Dengan kondisi tersebut, program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses penangkapan ikan, penggunaan teknologi otomasi, penggunaan energi ramah lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. menekan biaya produksi, dan mendorong kemandirian nelayan dalam menghadapi tantangan dunia perikanan yang modern. Kata Kunci: energi baru terbarukan. panel surya. pompa air DC. PENDAHULUAN Kecamatan Johan Pahlawan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Barat. Provinsi Aceh. Indonesia. Kecamatan ini Meulaboh sebagai ibu kota dan pusat Kabupaten Aceh Barat sepanjang 54,84 km. Kecamatan Johan Pahlawan, yang merupakan ibu kota kabupaten dan terletak di pesisir barat, memiliki beberapa desa yang berbatasan langsung dengan laut, seperti Suak Indrapuri. Desa Pasir, dan Ujong Kalak (Dewi. Nelayan di Kabupaten Aceh Barat, termasuk Kecamatan Johan Pahlawan, menghadapi berbagai peralatan yang memadai. Berikut adalah beberapa permasalahan diataranya: (Junaidi Hanafiah, 2. A Keterbatasan Alat Tangkap Modern A Penggunaan Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan A Pendangkalan Muara dan Akses Pelabuhan Terbatas (John Nehro. A Kurangnya Dukungan Infrastruktur dan Pelatihan A Keterbatasan Modal untuk Modernisasi Mengatasi kendala-kendala ini pemerintah dan pihak terkait untuk menyediakan bantuan peralatan, pelatihan, serta infrastruktur yang mendukung keberlangsungan dan kesejahteraan nelayan di Aceh Barat. Mitra sasaran dalam program ini adalah kelompok nelayan di Kecamatan Johan Pahlawan, yang tergolong dalam kategori ekonomi Kelompok nelayan ini bernama Rumoh Nelayan Aceh seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Gambar 1. Sekretariat Mitra Rumoh Nelayan Aceh Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Secara umum, kondisi mereka dapat dijelaskan sebagai berikut: A Peralatan Produksi: Nelayan masih menggunakan perahu konvensional dengan sistem manual menggunanakan pompa dengan sakelar manual dan sebagian yang lain belum memiliki sistem pembuangan air A Penggunaan Teknologi: teknologi membuat nelayan khusus tentang pembuangan air yang masuk ke perahu, keadaan ini menyita waktu nelayan dengan fokus yang sudah A Penggunaan komponen yang sebagian perahu nelayan sudah bertenaga solar. Penggunaan bahan bakar minyak tidak baik A Minim pengetahuan tentang Dengan kondisi tersebut, program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses penangkapan ikan, penggunaan teknologi otomasi. Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. menekan biaya perikanan yang modern. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini berlokasi Desa Kampung belakang Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini merupakan penyaluran dan pemasangan sistem pembuangan air berbasis tenaga surya pada 7 . perahu untuk 7 . kelompok nelayan yang tergabung dalam asosiasi Rumoh Nelayan Aceh. Metode pelaksanaan dalam program ini dirancang untuk permasalahan yang dihadapi mitra, khususnya dalam aspek produksi, manajemen usaha, dan pemasaran berbasis ekonomi Islam. Tahapantahapan berikut akan diterapkan untuk memastikan keberhasilan Sosialisasi Sosialisasi memperkenalkan program kepada kelompok nelayan Kecamatan Johan Pahlawan. Dalam dilakukan pertemuan dengan mitra nelayan untuk menjelaskan manfaat penggunaan alat, serta bagaimana program ini dapat meningkatkan efisiensi produksi. Pelatihan Pelatihan diberikan kepada nelayan mengenai cara mengoperasikan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sistem pembuangan air otomatis Kegiatan ini mencakup demonstrasi langsung oleh tim ahli, praktik penggunaan alat oleh nelayan, serta sesi tanya-jawab untuk memastikan pemahaman yang baik dalam pengoperasian dan perawatan alat. Penerapan Teknologi Setelah penerapan teknologi di perahu Nelayan menggunakan sistem pembuangan air otomatis perahu di bawah supervisi tim pelaksana. Data awal tentang efisiensi waktu akan dikumpulkan sebagai dasar evaluasi Pendampingan dan Evaluasi Tim pelaksana akan mendampingi nelayan dalam penggunaan sistem pembuangan air otomatis untuk memastikan penerapannya berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Evaluasi akan dilakukan dengan sebelum dan setelah penggunaan alat, serta dampaknya terhadap biaya produksi dan pendapatan Keberlanjutan Program Untuk memastikan keberlanjutan program, akan dibentuk kelompok terbarukan yang bertugas mengelola Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. teknologi lainnya yang diperlukan oleh nelayan. Partisipasi Mitra Mitra nelayan berperan aktif dalam setiap tahap program, mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan alat, hingga evaluasi. Kelompok Nelayan sebanyak 7 . kelompok akan diberikan teknologi inovasi yang dimaksud serta terpasang pada perahu mereka. Evaluasi Program Evaluasi program dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan setelah program, termasuk waktu produksi, biaya produksi, dan pendapatan nelayan. Selain itu, wawancara kepada nelayan peserta Peran Tim Dalam pelaksanaan program ini, tim memiliki peran yang spesifik sesuai kompetensi masing-masing. Dosen bertanggung jawab dalam supervisi teknis dan akademik, mahasiswa sebagai fasilitator lapangan, serta mitra nelayan sebagai penerima manfaat dan pelaku utama dalam penerapan teknologi. Diagram Teknologi diimplementasikan pada perahu nelayan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Gambar 2. prototipe sistem pembuangan air otomatis perahu nelayan Spesifikasi Tabel 1. Data Spesifikasi Alat Nama Alat Kuantitas Panel Surya 410WP 7 unit Pompa air DC 180Watt 12 Volt 7 unit AKI 12 volt 50Ah 7 unit Solar charge controller 30A 7 unit Twin Kabel 2x2. 5mm Solar Panel 5m MC4 7 unit Water level switch 7 unit Pipa pvc A inch 6m 7 batang Sock drat luar pvc 1x3/4 inch 7 buah Elbow pvc A inch 70 buah Foot valve klep 7 unit kabel listrik serabut 2x50 50m 1 roll HASIL DAN PEMBAHASAN Sosialisasi Pengabdian Masyarakat ini mulai dilaksanakan tanggal 24 Juni 2025 berdasarkan kesepakatan awal dengan mitra. Kesepakatan disampaikan secara lisan dengan pertimbangan lebih efektif dan efisien dalam menghemat waktu, terlebih lagi untuk inisiasi persamaan persepsi antara kedua belah pihak. Selanjutnya, dokumen tertulis secara resmi disiapkan dan ditandatangani setelah melewati tahapan identifikasi masalah dan kebutuhan mitra pada lokasi tempat pengabdian disepakati. Pertemuan merupakan sosialisasi pelaksanaan pengabdian kepada mitra rumoh nelayan aceh yang dihadiri oleh ketua asosiasi dan beberapa anggota seperti ditunjukkan Gambar 3. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Gambar 3. Sosialisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat Terdapat berberapa kendala yang selama ini dihadapai oleh para nelayan diantaranya masih banyan perahu yang menggunakan pompa pembuangan air bertenaga bahan bakar solah, bahkan banyak diantara mereka yang masih menggunakan pompa tantang manual pada saat membuang air yang masuk pada Oleh karena itu tim pengabdi yang terdiri dari 7 orang dosen dan 2 orang mahasiswa berpeluang untuk memberikan solusi atas permasalah utama yang disampaikan oleh mitra. Pelatihan Mitra Tahapan kedua pada kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan pengenalan dan pengoperasian alat bagi mitra yang terdiri dari 7 . kelompok nelayan. Pada kegiatan ini disampaikan penjelasan mendetail penggunaan masing-masing alat Kegunaan dan fungsi masingmasing komponen juga dipaparkan secara mendalam dengan harapan para nelayan sudah mahir dalam menggunakan alat tersebut dalam menunjang kegiatan melaut. Pada sesi terakhir merupakan diskusi antara pemateri dalam hal ini disampaikan langsung oleh tim pengabdi dengan peserta pelatihan. Adapun kegiatan pelatihan seperti ditunjukkan pada Gambar 4. Gambar 4. Pelatihan pengoperasian alat Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pemateri bahwa sistem pembuangan air otomatis perahu ini digunakan untuk membantu nelayan dalam proses penangkapan ikan dari sisi operasional perahu secara cepat dan Penggunaan mengatasi permasalahan utama dalam menguras air laut yang masuk ke dalam perahu. Panel Surya Panel surya atau fotovoltaik (PV) adalah teknologi terdepan dalam Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. memanfaatkan energi terbarukan dari sinar matahari (Burhandono et , 2. Panel surya berhasil terpasang sebanyak 7 . unit dengan spesifikasi masing-masing 410 WP, jumlah sel 108 pcs, berat 21,5 kg, tegangan maksimal 30,95 Volt, arus maksimal 13,25 A, module efficiency 21%. Cukup handal untuk mengoperasikan pompa dengan daya 180W DC. Panel surya yang digunakan seperti ditunjukkan pada Gambar 5. Gambar 5. Panel Surya 410WP Pompa Air DC Pompa air DC . rus seara. hadir sebagai solusi inovatif dan efisien untuk mengatasi masalah Pompa air DC yang digunakan memiliki spesifikasi m3/h, jangkauan 15 M. Daya 180 Watt, tegangan 12 Volt DC. Pompa air ini dapat bekerja tanpa inverter dengan demikian dapat digunakan dengan sangat mudah (Ariansyah & Sariman, 2. AKI 12 Volt 50 Ah Aki atau akumulator solar panel yang digunakan dengan spesifikasi VMP 12V 50Ah UPS. Aki ini digunakan penyimpanan energi listrik yang memiliki tegangan nominal 12 volt dan kapasitas 50 ampere-jam (A. Aki ini sering digunakan sebagai sumber daya untuk berbagai aplikasi, mulai dari kendaraan hingga sistem energi Kapasitas AKI 12V 50Ah Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menunjukkan tegangan kerja aki. Aki ini dirancang untuk mensuplai daya ke pompa air DC yang beroperasi pada tegangan 12 volt. Ampere-ja. penyimpanan energi aki. Dengan demikian, aki ini dapat memberikan Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. arus sebesar 50 ampere selama satu jam, atau arus yang lebih kecil untuk durasi yang lebih lama (Alhidayat. Pada keadaan full charged AKI ini dapat mengidupkan pompa air DC 180 Watt selama 3,33 jam secara terus menerus. Gambar 7. AKI 12V50Ah dan Pompa Air DC Water Level Switch dalam hal ini adala perahu nelayan. Water level switch, atau Perangkat ini beroperasi seperti saklar ketinggian air, adalah saklar biasa: ia akan menghidupkan perangkat sensor yang berfungsi atau mematikan aliran listrik untuk mendeteksi dan mengontrol level atau ketinggian air di wadah ketinggian air (Apriyanto, 2. Gambar 8. Water Level Switch Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Solar Charge Controller Solar charge controller (SCC) adalah komponen penting dalam sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid, yang berfungsi untuk mengatur aliran listrik dari panel surya ke baterai, serta dari baterai ke beban. Perancangan SCC bertujuan untuk mengoptimalkan proses pengisian baterai dan Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. atau pengosongan total . ver-discharg. , memperpendek usia baterai. SCC yang sudah dipasang pada perahu berkapasitas 30A seperti yang ditunjukkan Gambar 9 (Trisna et al. Gambar 9. Solar Charge Controller 30A Komponen Pendukung panel surya mc4 Twin Kabel Komponen 5mm2, kabel Listrik, sock pvc, lainnya yang digunakan pada elbow pcv, pipa pvc, dan lain instalasi sistem ini diantaranya kabel Gambar 10. Komponen Pendukung Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Pemasangan Perangkat Pada Perahu Perangkat atau komponen sistem pembuangan air otomatis perahu nelayan secara keseluruhan telah terpasang pada 7 . Sistem juga telah melewati proses pengoperasian dan pengujian alat. Keseluruhan alat beroperasi dengan baik dan telah dilakukan edukasi tentang penggunaan alat dan pemeliharaan secara mandiri. Adapun beberapa dokumentasi pemasangan alat ditunjukkan pada Gambar 11. Gambar 11. Pemasangan Alat Serah Terima tergabung ke dalam asosiasi Rumoh Setelah melewati tahapan Nelayan Aceh. Setelah melakukan pemasangan, sistem pembuangan Berita Acara air perahu otomatis berbasis surya Serah Terima, peralatan tersebut diserah terimakan kepada 7. masyarakat Rumoh Nelayan Aceh. gampong belakang kecamatan Johan Adapun dokumentasi penyerahan Pahlawan kabupaten Aceh Barat. seperti pada Gambar 12. Semua kelompok nelayan tersebut Gambar 12. Proses Serah Terima Barang Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Analisis Dampak dan Capaian Analisi penerapan sistem mengindikasikan beberapa dampak positif yang dirasa nelayan dalam menjalani rutinitas mencari ikan menggunakan perahu. Dengan teknologi ini, nelayan dapat meningkatkan produksi sekaligus menurunkan biaya operasional. Pada sesi pelatihan ini juga disampaikan berberapa manfaat dari pengunaan sistem pembuanggan air perahu berbasis surya, diantaranya: A Efisiensi Waktu:Mengurangi waktu menguras air secara manual atau semi manual A Penurunan Biaya Produksi: tidak memerlukan bahan bakar minyak untuk menghidupkan pompa air A Peningkatan Produktivitas: nelayan lebih terfokus pada proses penangkapan ikan A Kemudahan Pengoperasian: Teknologi otomasi A Keberlanjutan Penggunaan: Alat dapat diaplikasikan ke perahu kelompok nelayan berikutnya Sistem pembuangan air otomatis perahu ini digunakan untuk membantu nelayan dalam proses operasional perahu secara cepat dan Penggunaan mengatasi permasalahan utama dalam menguras air laut yang masuk ke dalam perahu. Dengan teknologi ini, nelayan dapat meningkatkan Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. produksi sekaligus biaya operasional. PENUTUP Penerapan sistem pembuangan air perahu nelayan otomatis tenaga aktivitas melaut para nelayan di gampong Belankang kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Sistem automasi ini berkerja berdasarkan ketinggian air 15 cm dan diatur zona mati di angka 8 cm. Dengan memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya utama, sistem ini menjadi solusi yang ramah lingkungan dan hemat biaya operasional, terutama bagi daerah yang memiliki keterbatasan akses Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja stabil dan efektif dalam pembuangan air perahu. Oleh karena itu, teknologi ini layak untuk diterapkan lebih luas dalam sektor perikanan dan perkapalan. Selain itu, pelatihan kepada nelayan lokal penggunaan sistem juga sangat penting agar alat dapat digunakan secara optimal dalam jangka ACKNOWLEGMENT Terima kasih dan apresisasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains. Teknologi mendanai Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dengan nomor Kontrak: 001/C3/DT. 00/PM/2025. DAFTAR PUSTAKA