JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Analisis Pengaruh Jumlah Umkm Dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Provinsi Jambi Periode 2021 Ae 2023 Muhamad Husen . Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi . mhusen1102@gmail. Dzaki Mubarak . Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi . dzakimubarak076@gmail. Hendi Rusmanto . Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi . rusmantohendi05@gmail. Muhamad Insan Wahyudi . Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi . Insanwahyudi635@gmail. Dini Oktavia. Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi . dinioktavia012@gmail. Ogi Saputra . Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi . Ogisaputra0111@uinjambi. ABSTRAK Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan fluktuasi, yang menjadi perhatian penting bagi pemerintah dalam upaya menstabilkan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak jumlah UMKM dan tenaga kerja terhadap peningkatan ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Jambi pada tahun 2021-2023. Sampel penelitian mencakup 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, dipilih melalui metode random sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah UMKM tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perekonomian Provinsi Jambi, sementara jumlah tenaga kerja secara parsial memiliki pengaruh signifikan. Secara keseluruhan, variabel bebas tidak mempengaruhi variabel terikat secara simultan. Variabel bebas hanya menjelaskan 7% dari variabel terikat, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam studi ini. Kata kunci : UMKM. Tenaga Kerja. Pertumbuhan Ekonomi PENDAHULUAN Kondisi perekonomian Indonesia tahun 2023 ialah 5,05% mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2022. Pada tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tumbuh hinggal5,31%, sedangkan angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhanl ekonomi padal 2021 lalul yang hanyaltumbuh padal3,70% saja. Pertumbuhan ekonomi dalam skala nasional mengalami penurunan dan juga peningkatan dibeberapa tahun UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 80 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 terakhir ini . id, 2. Dengan situasi tantangan ekonomi secara global akibat dari penghalang ekonomi, memanasnya geopolitik, risiko inflasi dan pertumbuhan iklim, pertumbuhan ekonomi nasional sudah dianggap baik (Sipayung, 2. Pertumbuhan ekonomi daerah tentunya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara Pertumbuhan ekonomi sendiri dapat digunakan untuk melihat perkembangan ekonomi baik ditingkat provinsi bahkan kabupaten/kota. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan disuatu daerah tersebut ialah Produk Domestik Regional Bruto, dengan cara mengukur aliran dan pendapatan disuatu daerah (Maudita & Susilo, 2. Gambar 1 Grafik Laju Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi Sumber: Data sekunder BPS Provinsi Jambi 2021-2023 Berdasarkan grafik diatas dapat dilihat bahwa peningkatan ekonomi kab/kota di Provinsi Jambi dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi. Tentunya fenomana ini perlu diperhatikan oleh pemerintah untuk menstabilkan laju peningkatn ekonomi di masing-masing daerah. Adapun untuk mengukur peningkatan ekonomi suatu daerah adalah melalui nilai PDB berdasarkan harga konstan (PDB Ril. dengan demikian angka peningkatan yang dilihat merupakan peningkatan yang riil (Mankiw dalam Gregory et al. , 2. Gambar 2 Grafik Jumlah UMKM Provinsi Jambi Sumber: Data sekunder BPS Provinsi Jambi 2021-2023 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 81 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Berdasarkan grafik jumlah UMKM diatas menunjukkan bahwa jumlah UMKM mengalami fluktuasi dari setiap tahunnya tentunya pemerintah harus memperhatikan hal ini karena jumlah UMKM di suatu daerah mempengaruhi pertumbuhan ekonominya. Hal ini sejalan dengan penelitian dari Rochdianingrum & Setyabudi . menyatakan bahwa jumlah UMKM berdampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Sejalan juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Harahap et al. , . bahwa jumlah UMKM mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Gambar 3 Grafik Tenaga Kerja Provinsi Jambi Sumber: Data Sekunder BPS Provinsi Jambi 2021-2023 Tenaga kerja adalah orang yang sudah memenuhi kriteria dalam bekerja seperti halnya usia (Prassetyo et al. , 2. Dari grafik tenaga kerja diatas menunjukkan bahwa tenaga kerja yang ada di Kabupaten/kota di Provinsi Jambi memiliki jumlah yang berbeda-beda. Hal ini tentunya menjadi prioritas dan menjadi perhatian khusus bagi setiap kabupaten/kota yang ada di provinsi Jambi untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, dikarenakan tenaga kerja mempengaruh laju pertumbuhan ekonomi. Sehubungan dengan studi yang dilakukan oleh Prassetyo et al. , . bahwa pekerja berpengaruh secara persial positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. METODOLOGI Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif berupa data sekunder. Adapun sumber data pada penelitian ini yaitu data statistik dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi periode 20212023. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis regresi data panel, yaitu uji chow, uji hausman, dan uji Lagrange Multiplier serta dilakukan persamaan regresi linier berganda menggunakan bantuan software eviews 12. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 82 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Populasi dalam penelitian ini yaitu data laju pertumbuhan. Jumlah UMKM dan Jumlah Tenaga kerja di Kab/Kota Provinsi Jambi, dengan 11 kab/kota sebagai sampel dalam penelitian Metode pengambilan sampel penelitian ini ialah random sampling. HASIL Model Data Panel Hasil Uji Chow Tabel 1 Hasil Uji Chow Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Berdasarkan hasil uji chow diatas nilai probabilitas yaitu sebesar 0,0030 kurang dari 0,05 dengan demikian berdasarkan hasil keputusan tersebut model terpilih pada uji ini ialah FEM. Selanjutnya, dilakukan uji hausmant untuk menentukan model terbaik antara FEM dan REM. Tabel 2 Hasil Uji Hausmant Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Hasil uji pada tabel diatas menunjukkan bahwa nilai probabilitas pada uji hausmant ialah 0,2250 > 0,05 dengan demikian dapat di interpretasikan bahwa model terbaik ialah REM. Dikarenakan hasil dari kedua uji menunjukkan hasil berbeda dilakukan uji Lagrange Multiplier. Tabel 3 Hasil Uji Lagrange Multiplier Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Hasil Uji Lagrange Multiplier diatas diketahui nilai Breusch AePagan dengan crosection adalah 0,1817 lebih besar dari 0,05 dengan demikian model terbaik yang ditunjukkan dalam uji ini ialah model CEM. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 83 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Uji Asumsi Klasik Uji Mutikolinearitas Tabel 4 Hasil Uji Mutikolinearitas Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Dari hasil uji multikolinearitas diatas dapat diketahui bahwa nilai korelasi antara variabel Independent adalah kurang dari 0,85 yang artinya dalam penelitian ini tidak terjadi masalah Multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Tabel 5 Hasil Uji Heteroskedastisitas Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. 41E-06 6. 78E-06 -0. Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Berdasarkan tabel hasil uji heteroskedastisitas diatas diketahui nilai probabilitas dari setiap variabel lebih besar dari 0,05 dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. Uji Hipotesis Uji Signifikansi t (Parsia. Tabel 6 Hasil Uji t (Parsia. Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. 59E-05 1. 23E-05 2. Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Berdasarkan hasil uji parsial diatas peneliti menyimpulkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi adalah X2 yaitu tenaga kerja. Selanjutnya. X1 yang merupakan Jumlah UMKM secara parsial tidak memiliki pengaruh. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 84 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Uji Signifikansi F (Simulta. Tabel 7 Hasil Uji F (Simulta. Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Dari hasill uji simultan diatas diketahui bahwa nilai probabilitas F-statistic, ialah sebesar Tingkat signifikansi tersebut lebih besar dari 0. 05 yang artinya secara simultan variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen. Uji Koefisien Determinasi Tabel 8 Hasil Koefisien Determinasi Sumber: Hasil olah data Eviews 12 . Berdasarkan hasil tes yang ditunjukan dalam tabel diatas, diketahui Adjusted R-squared adalah sebesar 0. 07 atau 7%. Dengan demikian pada penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel bebas dapat menjelaskan variabel terikat yaitu jumlah UMKM dan Tenaga Kerja sebesar dengan total persentase 7% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Pembahasan Pengaruh Jumlah UMKM Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Hasil dari penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa variabel secara persial Jumlah UMKM tidak memiliki terhadap peningkatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Sejalan dengan penelitian oleh Prassetyo et al. , . ia menemukan bahwa variabel jumlah UMKM tidak memiliki pengaruh yang positif terhadap peningkatan ekonomi. Bertentangan dengan studi yang dilakukan oleh Rochdianingrum & Setyabudi . dan penelitian dari Harahap et al. , . bahwa jumlah usaha kecil dan UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 85 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 menengah (UMKM) memiliki dampak positif dan signifikan terhadap perkembangan ekonomi. Hal yang melatarbelakangi jumlah UMKM tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi jambi ialah berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik jumlah UMKM mengalami fluktuasi dari tahun 2021-2023. Selain itu, rendahnya kemampuan dari sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi perkembangan zaman dengan metode perdagangan secara konvensional (Offlin. ke bisnis yang berbasis digital . menjadi salah satu tidak berkembangannya UMKM. Peningkatan jumlah kuantitas UMKM sekalipun, jika tidak berkembang tentunya tidak akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pengaruh Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Hasil dari penelitian ini, bahwa variabel tenaga kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap peningkatan ekonomi di Kabupaten/kota Provinsi Jambi. Hal ini sejalan dengan studi yang dijalankan oleh Menajang, . dan penelitian Yunita & Sentosa, . menjelaskan bahwa tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan bepengaruh terhadap peningkatan ekonomi. Tidak seperti penelitian dilakukan oleh Prameswari et al. , . bahwa tenaga kerja tidak berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi. Terdapat pengaruh yang signifikan variabel tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi dikarenakan, jumlah tenaga kerja di Provinsi Jambi dari tahun 2021-2023 mengalami peningkatan yang sangat Tenaga kerja merupakan sumber daya potensial yang tentunya memiliki peran sebagai penggerak roda perekonomian, semakin banyak tenaga kerja yang diserap tentunya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta memajukan suatu daerah. KESIMPULAN Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut, menyimpulkan bahwa jumlah UMKM secara parsial dan juga secara simultan tidak mempengaruhi dari variabel pertumbuhan ekonomi kab/kota di Provinsi Jambi. Jumlah UMKM yang naik turun dan tidak berkembangnya UMKM tentunya tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, sekalipun secara kuantitas Selanjutnya, variabel dari tenaga kerja memiliki pengaruh secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi kab/kota di Provinsi Jambi. Namun, secara simultan tenaga kerja tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Tenaga kerja di Provinsi Jambi mengalami peningkatan yang signifikan beberapa tahun terakhir, tenaga kerja merupakan penggerak bagi pertumbuhan UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 86 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 dan kemajuan daerah. Variabel penelitian ini dapat dijelaskan oleh variabel bebas yaitu jumlah UMKM dan tenaga kerja dengan persentase sebesar 7%. Variabel tambahan yang tidak di bahas dalam penelitian ini memberikan penjelasan untuk bagian lain. SARAN Penelitian ini memiliki cakupan yang kurang luas, sehingga masih banyak faktor lain yang mempengaruhi terhadap pertumbuhan ekonomi disuatu daerah. Maka dari itu, peneliti menyarankan untuk peneliti selanjutnya meneliti faktor Ae faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini seperti Tingkat Pendidikan. Ekspor. Investasi, dan Human Capital Investment. REFERENSI