Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 DOI: https://doi. org/10. 55606/jimas. Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya Devira Larasati1. Ari Rohmana2. Reza Mutiara3. Maria Yovita R. Pandin4 1,2,3,4Fakultas Ekonomi Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. Menur Pumpungan. Kec. Sukolilo. Surabaya. Jawa Timur E-mail: 1222100127@surel. untag-sby. id1, 1222100128@surel. untag-sby. 1222100158@surel. untag-sby. id3, yovita_87@untag-sby. Abstract. Research using this qualitative method has the aim of knowing the application of digitization of accounting in MSME bookkeeping in the Nginden Jangkungan Village. Surabaya, and increasing understanding of the importance of digitalization in MSMEs. The population used in this study were MSMEs in the Nginden Jangkungan Village. Surabaya, and the samples were taken using a random sampling technique. The results of this study indicate that there are still several MSMEs that have not implemented a digital accounting system due to the lack of information they obtain to implement the However, several MSMEs have successfully implemented this digital accounting The existence of application of digital accounting can improve the performance of MSMEs in the Nginden Jangkungan Village area. Surabaya. The use of this digital accounting system can simplify the process of recording and reporting finances, avoiding the risk of data loss. Keywords: SMEs, digital accounting systems, business development. Abstrak. Penelitian dengan metode kualitatif ini memiliki tujuan untuk mengetahui penerapan digitalisasi akuntansi pada pembukuan UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya serta meningkatkan pemahaman pentingnya digitalisasi pada UMKM. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah UMKM yang berada di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya dan sampel yang diambil menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa UMKM yang belum menerapkan sistem akuntansi digital karena kurangnya informasi yang didapatkannya untuk menerapkan sistem tersebut. Namun, beberapa UMKM telah berhasil menerapkan sistem akuntansi digital ini. Adanya penerapan akuntansi digital dapat meningkatkan performa kinerja UMKM di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Penggunaan sistem akuntansi digital ini dapat mempermudah proses pencatatan dan pelaporan keuangan, menghindari risiko terjadinya kehilangan data. Kata kunci: UMKM, sistem akuntansi digital, pengembangan bisnis Received on April 07, 2023. Revised on Mei 02, 2023. Accepted Juni 19, 2023 * Devira Larasati, 1222100127@surel. untag-sby. Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya LATAR BELAKANG Teknologi saat ini sudah berkembang dengan pesat. Kemajuan bidang teknologi tidak hanya terjadi di negara-negara makmur, tetapi juga dapat terjadi negara-negara yang berkembang seperti Indonesia. Saat ini Indonesia telah memasuki era digitalisasi, dimana banyak bidang yang awalnya menggunakan metode tradisional menjadi digitalisasi. Digitalisasi informasi adalah perubahan berbagai jenis informasi dari format manual ke format digital sehingga mudah dibuat, disimpan, dikelola, dan dikirim ke pengguna informasi untuk berbagai alasan dan sebagai dasar pengambilan keputusan (Miftah & Febri Sukmawati, 2. Penerapan digitalisasi juga terjadi pada akuntansi. Akuntansi memanfaatkan teknologi salah satunya sebagai pembukuan secara digital. Pembukuan digital dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan menggunakan pembukuan secara Pembukuan dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk pelaku UMKM. Saat ini, di Negara Indonesia mengalami perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) semakin bertambah seiring dengan bertambahnya tahun. Pada tahun 2022 jumlah UMKM di Indonesia tembus hingga angka 8,71 unit (Santika, 2. UMKM memiliki peran penting terutama pada penyediaan lapangan kerja baru untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Peran lainnya adalah sebagai jaringan penopang yang memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi yang positif. UMKM termasuk golongan usaha yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta produktif. Oleh karenanya UMKM harus mampu bergerak cepat untuk mengikuti perubahan dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Khususnya di bidang keuangan, keahlian dan pengetahuan ilmu manajemen sangat kurang saat ini, terutama bagi usaha kecil. Meskipun tidak sedikit para wirausaha yang telah menyelesaikan pendidikan formal, tetapi biasanya pemilik bisnis mengalami masalah karena mereka tidak memiliki pengalaman dalam administrasi dan akuntansi. Hal ini terlihat dari perencanaan keuangan yang minim dan pembukuan skala kecil. (Wijaya et al. , 2. Terbatasnya pengetahuan mengenai ilmu akuntansi dalam pembukuan dapat menggunakan digital akuntansi sebagai pembukuannya. Tetapi, kebanyakan UMKM enggan melakukan pembukuan secara digital. Pembukuan pada UMKM masih dilakukan dengan cara manual atau bahkan tidak melakukan pencatatan (Dewi, 2. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui bagaimana digitalisasi akuntansi digunakan dan penerapannya pada pembukuan UMKM di Nginden Jangkungan. JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 Surabaya serta meningkatkan pemahaman pentingnya digitalisasi pada UMKM di era Permasalahan Pembukuan yang masih digunakan pada UMKM di Nginden Surabaya adalah pembukuan manual serta kurangnya pengetahun mengenai pembukuan digital. Oleh karena itu peneliti menyusun permasalahan sebagai berikut: Apakah UMKM di Nginden Jangkungan. Surabaya telah mengenal digitalisasi akuntansi pada pembukuannya?, bagaimana penerapan digitalisasi akuntansi pada pembukuan UMKM di Nginden Jangkungan. Surabaya?, bagaimana meningkatkan pemahaman pentingnya digititalisasi akuntansi pada UMKM di era 4. Tujuan Penelitian Berikut ini adalah tujuan penelitian yang ingin dicapai berdasarkan rumusan masalah di atas: Untuk mengetahui pengetahuan UMKM di Nginden Jangkungan. Surabaya mengenai digitalisasi akuntansi pada pembukuannya. Untuk mengetahui penerapan penggunaan digitalisasi akuntansi pada pembukuan UMKM di Nginden Jangkungan. Surabaya. Untuk mengatahui pemahaman mengenai pentingnya digitalisasi akuntansi pada UMKM di era 4. KAJIAN TEORITIS Manajemen Keuangan Manajemen keuangan mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan aset. Irfani . mendefinisikan manajemen keuangan sebagai aktivitas perusahaan yang bertujuan untuk mendapatkan dan menggunakan dana untuk mencapai tujuannya. Tujuan utama dari manajemen keuangan adalah untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dari dana yang tersedia. Perolehan dan pengelolaan dana perusahaan merupakan tugas utama manajemen keuangan. Perencanaan total sumber daya perusahaan adalah tanggung jawab manajemen keuangan. Tidak hanya sumber dana internal, tetapi juga sumber dana eksternal dikelola oleh administrasi keuangan. Perencanaan bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia bagi perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasional. Keuangan perusahaan Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya dikelola oleh beberapa orang setiap hari, seperti manajemen modal kerja perusahaan dan manajemen keuangan UMKM. Digital Teknologi elektronik yang dapat menghasilkan, menyimpan, dan menganalisis berbagai jenis informasi baik dalam skenario baik maupun buruk disebut sebagai "digital". Angka 1 menunjukkan keadaan positif, sedangkan angka 0 menunjukkan keadaan negatif. Oleh karena itu, rangkaian angka 0 dan 1 digunakan untuk merepresentasikan data yang disimpan atau ditransmisikan secara digital. Komputer memperlakukan setiap urutan angka sebagai kelompok atau byte dan menyebut setiap angka dalam keadaan ini sebagai bit. Teknologi elektronik secara historis hanya menggunakan teknologi analog sampai hadirnya teknologi digital. Dengan teknologi analog, data dapat ditransmisikan sebagai sinyal listrik dengan berbagai frekuensi atau sebagai gelombang dengan berbagai amplitudo yang ditambahkan ke frekuensi tertentu. Accounting Manajemen dapat secara efisien memahami keuangan perusahaan dengan bantuan akuntansi yang akurat dan tepat. Hal ini memungkinkan mereka untuk menjadwalkan investasi yang cerdas di masa depan untuk meningkatkan profitabilitas. Topik-topik yang berkaitan dengan akuntansi itu sendiri, seperti penyusunan laporan keuangan, jurnal proofreading, publikasi khusus, dan lainnya, diulas secara mendalam dalam buku Pengantar Teori Akuntansi Dengan Praktek. Menurut Weygandt. Kieso dan Kimmel, akuntansi adalah bagian dari sistem informasi yang menyediakan dan mendistribusikan catatan aktivitas keuangan perusahaan kepada konsumen yang berkepentingan. Sedangkan menurut Paul Grady, akuntansi adalah sekumpulan informasi dan fungsi organisasi yang mencatat, mengklasifikasikan, memproses, meringkas, menganalisis, dan menginterpretasikan semua transaksi dan peristiwa yang terjadi selama operasi entitas akuntansi. Tujuan akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang dapat dilihat oleh manajemen sebagai pelaporan dan meminta pertanggungjawaban manajemen atas perilaku yang JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 Digital Accounting Akuntan dimasa yang akan datang dituntut untuk memiliki keterampilan dalam mengolah data yang sangat dan memproses informasi yang berguna untuk pengambilan Program baru ini menawarkan program yang menggabungkan keterampilan profesional dan digital akuntan harus dimiliki oleh akuntan masa depan. Istilah "akuntansi digital" mengacu pada pengorganisasian formula, catatan, dan laporan untuk menghasilkan informasi keuangan yang diperlukan untuk pengambilan keputusan dan yang dapat membantu perusahaan manajemen dan eksekutif bisnis. Sistem ini dikenal sebagai sistem informasi akuntansi. Keterkaitan Sistem Digital Akuntansi dalam Pengelolaan Pembukuan UMKM Untuk menjamin keberhasilan bisnis yang dijalankan, manajemen yang baik harus dikombinasikan dengan potensi UMKM yang luar biasa. Teknologi informasi memberikan manfaat bagi pengelolaan keuangan dan manajemen UMKM secara umum. Kemajuan teknologi di era digital memberikan potensi bagi UMKM untuk berkembang dalam hal pemasaran, kemudahan transaksi, dan pencatatan keuangan. UMKM kini lebih mudah mengelola keuangan dan menyajikan laporan keuangan secara digital karena banyaknya aplikasi mobile dan software akuntansi yang tersedia. Software akuntansi dibuat untuk membantu UMKM dalam mengelola keuangan mereka dengan baik dan UMKM dapat mengelola keuangan mereka secara efektif dan otomatis dengan cara ini. METODE PENELITIAN Desain Penelitian Pada proses menyelesaikan penelitian mengenai sistem akuntansi digital terhadap UMKM ini, penulis melakukan penelitiannya dengan jenis penelitian pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan dalam penggunaan deskriptif kualitatif ini supaya para peneliti dapat mendeskripsikan suatu realita empiris yang terdapat di balik fenomena yang sedang dihadapi dan terjadi saat kini terkait penerapan digital accounting pada era digitalisasi untuk meningkatkan performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan. Peneliti mencari data berdasarkan fakta tentang bagaimana kegunaan sistem digital accounting dalam pengembangan performa bisnis UMKM yang dilakukan oleh UMKM di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian tersebut tertuju di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya yaitu UMKM Barokah. UMKM Segar Rujak Manis dan UMKM Agil Jaya. Terdapat 3 UMKM di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Alasan penelitian dilakukan pada daerah lokasi tersebut karena pada tempat tersebut mudah untuk dijangkau dan terdapat beberapa UMKM yang dapat digunakan dalam riset ini. Waktu penelitian terhadap UMKM tersebut dilaksanakan dalam waktu 3 hari pada bulan April Jenis Data Dalam penelitian terhadap sistem akuntansi digital pada performa UMKM ini menggunakan jenis data kualitatif yang berguna untuk mengolah data mentah hasil wawancara para pemilik UMKM ke dalam uraian dan penjelasan yang lebih mudah dipahami sehingga data tersebut dapat berguna bagi pembaca yang membutuhkannya. Penjelasan data tersebut dapat berupa jenis uraian deskripsi. Sumber Data Subjek data adalah sumber dari data penelitian (Arikunto S, 2. Kata dan tindakan adalah sumber data penting dalam penelitian kualitatif. Pada penelitian kali ini, untuk mendapatkan data informasi yang dapat diandalkan untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan jenis data yang penting atau jenis data primer. Melalui survei dan wawancara dengan beberapa pemilik perusahaan UMKM para peneliti dapat mengumpulkan data dari sumber-sumber terpercaya yang berada di Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Populasi dan Sampel Populasi yang terdapat penelitian ini adalah UMKM di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Sampel dalam penelitian tersebut diambil menggunakan teknik random sampling untuk menganalisis perbandingan antara UMKM yang menggunakan sistem akuntansi digital dengan UMKM yang belum menerapkan sistem akuntansi Terdapat 3 UMKM yang bersedia untuk di wawancarai di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya yaitu UMKM Agil Jaya (Cantik. UMKM Barokah (Pak Ami. , dan UMKM Segar Rujak Manis (Ir. Masing-masing UMKM tersebut diambil 1 informan yaitu para pemilik UMKM tersebut sebagai sampelnya. JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 Teknik Pengumpulan Data Pendekatan yang diputuskan oleh tim pengumpul data dikenal sebagai metodologi pengumpulan data atau strategi pengumpulan data yang digunakan dalam upaya pengumpulan data sehingga data dapat dianalisis secara sistematis. Penulis akan memanfaatkan dua metode untuk mengumpulkan data yaitu metode dokumentasi dan metode wawancara. Teknik wawancara Dalam penelitian ini, responden yang akan diwawancarai mencakup pengusaha yang menjalankan UMKM atau owner dari ketiga UMKM yang bersedia melakukan wawancara dengan peneliti. UMKM tersebut terletak di Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Teknik dokumentasi Cara penelitian itu didokumentasikan mencakup mengumpulkan informasi dan memeriksa dokumen-dokumen penting seperti jurnal atau artikel serupa yang berkaitan dengan riset. Pendekatan ini juga dapat disebut sebagai pendekatan studi pustaka. Maksud penulis data-data yang diperoleh dari para pengusaha UMKM terkait tentang digital accounting yang berhubungan dengan performa UMKM pada Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Proses Pengolahan Data Pada penelitian ini, narasumber atau pihak terpercaya yang menjadi tujuan utama untuk di wawancarai adalah para pemilik UMKM yang terdapat di daerah Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Salah satu metode pengolahan data adalah dengan menggunakan data kualitatif. Miles dan Huberman menyebutkan bahwa terdapat empat langkah atau empat tahap dalam melakukan proses pengolahan data yaitu sebagai berikut. Pengumpulan Data Pada riset kali ini, peneliti menggunakan penelitian data kualitatif. Data kualitatif yang diperoleh oleh para peneliti terkait sistem digital akuntansi terhadap performa UMKM ini dikumpulkan dengan metode wawancara. Reduksi dan Kategorisasi Data Peneliti harus mengkategorikan data sesuai kebutuhan setelah melakukan pengurangan data. Misalnya, data dapat diurutkan berdasarkan tanggal, karakteristik yang dimiliki informan, atau tempat penelitian. Pada penelitian Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya tersebut data yang dikumpulkan akan dikelompokkan menjadi UMKM yang sudah menerapkan sistem digital accounting dalam bisnisnya dan UMKM yang belum menerapkan sistem digital accounting dalam bisnis UMKM miliknya. Penampilan Data Data yang dimasukkan ke dalam kotak matriks, termasuk format dan jenisnya dapat ditentukan oleh para peneliti berdasarkan data yang dikumpulkan dan keberadaan desain. Data-data yang diperoleh dapat dibuat sebagai narasi, bagan, diagram, dan format-format lainnya. Pada umumnya, penampilan data yang lengkap akan dipaparkan pada bagian analisis. Pada penelitian kali ini, para peneliti menampilkan keseluruhan data yang didapatkan dari hasil wawancara dari UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya yang telah berkenan di wawancarai untuk dipaparkan pada bagian hasil dan pembahasan. Penarikan Kesimpulan Kesimpulan dinyatakan dalam istilah yang lugas dan mudah dimengerti oleh pembaca. Pada artikel ini, penarikan kesimpulan dilakukan oleh para peneliti dan terletak pada bagian kesimpulan atau hasil dan temuan yang disajikan dalam bentuk yang ringkas dan mudah dimengerti oleh para pembaca. Kesimpulan yang disajikan oleh peneliti memuat berbagai jenis informasi penting yang perlu diketahui pembaca. Instrumen Penelitian Instrumen riset, yang juga dikenal sebagai alat riset, adalah alat yang digunakan untuk mengukur, mendapatkan, dan mengumpulkan data untuk menarik kesimpulan atau hasil dari studi sambil mengikuti kriteria pengembangan instrumen penelitian. Para penulis akuntansi umkm menggunakan teknik riset yang keras dan lunak dalam analisis digital mereka. Perangkat lunak adalah panduan wawancara, sedangkan perangkat keras terdiri dari kamera dan perekam. Batasan Penelitian Penelitian yang dilakukan ini memiliki beberapa batasan yang bertujuan agar penelitian bisa lebih spesifik dan fokus. Batasan-batasan berikut ini dibuat oleh penulis mengenai variabel-variabel yang diteliti: Para pemilik UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya, menjadi sampel penelitian tersebut. JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 Metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Narasumber yang diwawancarai adalah narasumber yang setuju untuk berpartisipasi dalam analisis studi ini menyediakan data, begitu juga dengan sumber-sumber berupa jurnal atau artikel dari internet. KERANGKA KONSEPTUAL Pembukuan merupakan ilmu akuntansi yang perlu dilakukan dalam kegiatan Pembukuan dilakukan agar mengetahui laba dan rugi, mengetahui transaksi yang dilakukan, mengelola keuangan, dan lain-lainnya. Di era digitalisasi saat ini pemanfaatan teknologi digital dalam pembukuan digital bagi UMKM sangat penting untuk diterapkan, sehingga dengan adanya digitalisasi pembukuan dapat menghitung lebih akurat keuangan pada UMKM. Semakin tinggi pengetahuan mengenai teknologi digital pada pembukuan bagi UMKM maka semakin dapat mengatur keuangannya sehingga usaha bisnis ke depannya dapat berkembang. Sebaliknya, semakin tidak teknologi digital bagi UMKM, menyebabkan tidak memanfaatkan teknologi digital dalam pembukuan maka semakin sulit untuk UMKM berkembang. Untuk memperjelas hubungan antara pembukuan dan digitalisasi akuntansi terhadap meningkatkan performa berupa perkembangan usaha UMKM maka digambarkan dengan kerangka penelitian berikut. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini diawali dengan melakukan survei dan melakukan wawancara dengan 4 pelaku UMKM mengenai digitalisasi akuntansi pada pembukuannya. Tetapi hanya 3 diantara 4 informan yang bersedia untuk diwawancarai. Informasi pertama yang digali adalah seberapa jauh pelaku UMKM mengetahui digital akuntansi. Berikut pernyataan langsung dari ketiga pemilik UMKM. Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya Tabel . 1 Hasil wawancara dengan 4 pelaku UMKM Informan Jenis Pertanyaan Cantika Seberapa jauh . emilik UMKM pengetahuan Agil Jay. mengenai digital Amin . emilik UMKM Baroka. Ira . engelola UMKM Segar Rujak Seru. Keterangan AuKalau mengenai pembukuan digital, saya sudah melakukannya kurang lebih sudah dua tahun sih. , dulu awal tahunya itu dari ikut penyuluhan-penyuluhan gituAy AuDisini tidak menggunakan pembukuan digital, mbak. Pembukuannya masih Pembukuannya ya pembukuan Soalnya saya tidak terlalu paham mbak kalo pakai gitu, ribet jugaAy AuPembukuannya sudah pakai pembukuan digital belum lama mbak. kalau seinget saya sih baru setahun belakangan. Dulu udah buat pembukuan yang nyatet dibukuAy (Ir. Dari tiga pernyataan yang telah disampaikan terdapat dua UMKM yang telah menerapkan digital akuntansi dan satu UMKM yang belum menerapkannya. Metode Technology Acceptance Model (TAM) oleh Beynon. Jones, dan Pickernell . dan Gresty . , yang menggambarkan elemen-elemen yang berkontribusi terhadap penerimaan teknologi, memiliki keterkaitan dengan masalah ini. TAM mengidentifikasi dua komponen kepercayaan perceived usefull dan perceived ease of use sebagai penentu utama apakah orang menerima atau menolak teknologi informasi (Flynn & Davis, 2. Dua faktor utama tersebut tentunya memiliki pengertian berbeda, perceived usefull merupakan seorang individu akan percaya bahwa penerapan teknologi akan menyebabkan peningkatan kinerja. Penggunaan teknologi seharusnya mempermudah pekerjaan apabila penggunaan teknologi sebaliknya yaitu sulit dan tidak sebanding dengan manfaat yang akan diperoleh maka seseorang lebih memilih untuk tidak menggunakan teknologi. Sedangkan perceived ease of use adalah kepercayaan mengenai kemudahan apabila penerapan teknologi dilakukan. Kemudahan dalam penerapan teknologi seharusnya menjadi faktor yang perlu Pada UMKM Barokah menganggap bahwa penggunaan pembukuan digital itu sulit dan rumit. Oleh karenanya yang menjadi penerimaan teknologi adalah faktor kemudahan dalam hal memperoleh, mengoperasikan, atau merawat teknologi informasi akuntansi (Hamid et al. , 2. Sistem yang rumit tentunya akan menyulitkan pelaku UMKM untuk menggunakannya, terutama bagi mereka yang kurang memiliki JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 pengetahuan di bidang teknologi informasi akuntansi. Karena dengan kesukaran tersebut, pelaku UMKM tidak akan terdorong untuk menggunakan teknologi tersebut. Pencatatan akuntansi yang terbilang sederhana dan belum sesuai dengan pedoman akuntansi yang berlaku. Pada UMKM Barokah pembukuannya dilakukan dengan sederhana yaitu dengan hanya menghitung keuntungan dengan cara menghitung pemasukan dikurangi dengan pengeluaran. Perhitungan semacam itu tentunya laba atau rugi yang di catat bukan sebenarnya. Pembukuan sederhana ini dilakukan karena masih terbatasnya pengetahuan mengenai komponen sesuai dengan kaidah-kaidah pembukuan akuntansi yang berlaku. Laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan merupakan tiga bentuk laporan keuangan yang didasarkan pada SAK EMKM. Pada UMKM Barokah hanya menerapkan laporan laba ruginya saja dan dibuat dengan format seadanya. Pembukuan dilakukan dengan cara manual berakibat adanya kesalahan yang berasal dari manusia, misalnya salah dalam menghitung akuntansinya. Tabel . 2 Keterangan dari pemilik UMKM Informan Jenis Pertanyaan Keterangan Amin . emilik UMKM Kekurangan AuSalah catat, salah hitung, itu ya Baroka. pembukuan manual pastinya pernah terjadi mbak. , kan dan digital namanya manusia pasti ada salahnya. Kalo ada salah gitu ya mau ga mau hitung lagi dari awalAy Cantika AuKalau salah hitung ya pastinya . emilik UMKM Agil Tapi itu dari orangnya mbak Jay. salah input angkanyaAy Ira . engelola UMKM AuAda lah mbak. kalau salah hitung Segar Rujak Seru. gitu, cuma ya kalau salah hitung bisa diminimalisir, soalnya kan ngitungnya dari aplikasinyaAy Dari pernyataan yang disampaikan Pak Amin sebagai pemilik UMKM Barokah, menyampaikan bahwa penggunaan pembukuan manual kesalahan dapat terjadi. Akibat dari kesalahan pada pembukuan manual Pak Amin mengatakan bahwa penghitungannya dimulai dari awal. Tentunya ini akan membutuhkan tambahan waktu karena terjadinya Kesalahan pencatatan tidak hanya terjadi pada pembukuan manual saja tetapi pada pembukuan digital juga dapat terjadi kesalahan dalam perhitungannya. Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya Kesalahan pada pembukuan digital dapat terjadi tetapi sama dengan pembukuan manual, penyebabnya ialah human error. Akan tetapi kesalahan pembukuan digital dapat diminimalisir karena memanfaatkan sebuah teknologi. Contohnya pada pembukuan digital menggunakan sofware excel apabila ada kesalahan dalam perhitungannya tidak harus menghitung dari awal karena dapat menggunakan rumus yang ada pada software pemilik UMKM terbantu dengan adanya digital accounting karena menghasilkan laporan keuangan lebih efisien dan mengurangi risiko kehilangan data (Hernawan & Wijaya Kesuma Dewi, 2. Tabel . 3 Keterangan dari pemilik UMKM Informan Jenis Pertanyaan Cantika Dampak postif setelah . emilik UMKM mengaplikasikan digital Agil Jay. akuntansi sebagai Ira . engelola UMKM Segar Rujak Seru. Keterangan AuDulu pembukuan manual, harus teliti banget mbak, mencatatnya biar ga salah-salah. Kalau salah nanti kan jadi harus nyari satu-satu Kalau pas pakai pembukuan digital kayak pakai excel lebih enak sih mbak, ga harus ngitungin satu-satu. Jadi waktu e bisa dibuat kegiatan Ay Au pake pembukuan digital itu mempermudah banget mbak. emang awalnya masih kayak kagok gitu, ngerasa bingung awalawal juga pastinya. Tapi pas udah biasa malah ngerasa gampang buat pakainyaAy Adanya perubahan bisnis usaha setelah menerapkan pembukuan digital. Perubahan dirasakan oleh Cantika ketika menerapkan akuntansi digital pada Berikut adalah pernyataannya. Setelah menerapkan pembukuan digital. Cantika memaparkan bahwa merasa terbantu dengan adanya pembukuan digital. waktu yang diperlukan juga lebih sedikit dibandingkan menggunakan pembukuan manual dan hasilnya juga lebih akurat. Pembukuan digital yang diterapkan Cantika menghasilkan hasil positif yaitu UMKM nya semakin berkembang. Sedangkan bagi UMKM Segar Rujak Serut pemanfaatan digital akuntansi mempermudah pembukuan usaha bisnisnya meskipun pada awalnya merasa JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 kesulitan dalam mengaplikasikannya. Bagi UMKM yang belum menerapkan pembukuan digital, perlu adanya penyuluhan kembali mengenai informasi pentingnya penerapan digital akuntansi. Pembukuan digital diperlukan pada era yang sudah serba digitalisasi saat ini. Keuntungan penerapan digitalisasi pembukuan adalah meningkatkan keakuratan data, akses pembukuan dari mana saja, visibilitas keuangan yang lebih lengkap, menghemat waktu dan tenaga, laporan keuangan lebih efisien, dan mengurangi kesalahan teknis penulisan laporan. Selain menggunakan PC atau laptop, smartphone juga dapat digunakan untuk mengakses pembukuan digital. sehingga apabila pemilik UMKM tidak memiliki komputer atau laptop tetap dapat menggunakan pembukuan digital. Pembukuan digital yang dapat dijalankan lewat smartphone antara lain: BukuWarung. Akuntansi Keuangan. Teman Bisnis. BukuKas, dan lain sebagainya. TEMUAN PENELITIAN Berdasarkan data yang diperoleh peneliti di lapangan, dapat diperoleh beberapa temuan penelitian yang dapat dijabarkan sebagai berikut: Fokus penelitian pertama terkait dengan temuan penelitian: Persepsi pengelola UMKM Agil Jaya di Jl. Nginden Jangkungan. Kelurahan Nginden Jangkungan mengenai Laporan Keuangan. Laporan keuangan yang digunakan dibuat digital. Adanya sistem Digital Accounting yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan. Fokus penelitian kedua terkait dengan temuan penelitian: Implementasi Laporan Keuangan Berdasarkan Digital accounting UMKM pada UMKM Barokah di Jl. Nginden Jangkungan. Kelurahan. Menggunakan sistem pembukuan pada UMKM tersebut. Tidak adanya digital accounting yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan. Fokus penelitian ketiga terkait dengan temuan penelitian. Implementasi laporan keuangan berdasarkan digital accounting UMKM pada UMKM Segar Rujak Serut di Jl. Nginden Jangkungan. Kelurahan Nginden Jangkungan. Penerapan Digital Accounting pada Era Digitalisasi untuk Meningkatkan Performa UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya . Menggunakan sistem pembukuan pada UMKM tersebut. Adanya sistem digital accounting yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan. Fokus penelitian keempat terkait dengan temuan penelitian: Kendala atau permasalahan yang dihadapi dalam implementasi penyusunan laporan keuangan berdasarkan digital accounting pada UMKM Barokah di Jl. Nginden Jangkungan. Kelurahan Nginden Jangkungan. SDM (Sumber daya Manusi. telah menjadi salah satu faktor hambatan pada hal tersebut, karena minimnya pengetahuan dan pemahaman terkait laporan keuangan berdasarkan digital accounting UMKM. Bahasa-bahasa accounting yang sulit dimengerti bagi pengelola maupun karyawan untuk diterapkan dalam keseharian mereka. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan teknik kualitatif, sistem akuntansi digital dapat meningkatkan kinerja UMKM di lingkungan Kelurahan Nginden Jangkungan. Surabaya. Dengan adanya penerapan sistem akuntansi digital akan membantu para pemilik UMKM yang menerapkan sistem tersebut untuk membuat laporan penjualan yang lebih akurat dan mudah dipahami. Dengan begitu, para pemilik UMKM tersebut bisa menentukan rencana pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan penjualan terhadap UMKM yang dimilikinya. Pembukuan digital yang diterapkan menghasilkan hasil positif yaitu UMKM nya semakin berkembang. Selain itu, adanya sistem akuntansi digital dapat membantu para pemilik UMKM untuk menghindari terjadinya kesalahan pencatatan yang sering kali dialami atau dikenal dengan istilah human error. Dapat dilihat dari perbandingan antara UMKM yang menerapkan sistem akuntansi digital dan UMKM yang tidak menerapkan sistem akuntansi digital bahwa penggunaan sistem akuntansi digital juga dinilai lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan performa UMKM. Selain itu, temuan-temuan dari penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pemerintah dan lembaga terkait yang akan memberikan edukasi dan pelatihan mengenai sistem akuntansi digital kepada pemilik UMKM tentang JIMAS - VOLUME 2. NO. Agustus 2023 e-ISSN: 2963-5497. p-ISSN: 2963-5047. Page 01-16 penggunaan sistem digital accounting yang baik dan benar sehingga para pemilik UMKM dapat meningkatkan performa UMKM nya dengan bantuan sistem digital akuntansi salah satunya dengan penggunaan pembukuan digital. Saran