Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan ANALISIS PENGARUH PERILAKU KONSUMEN. MOTIVASI DAN SIKAP DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI TOKO ROTI GEMBONG GEDHE TEGAL JAWA TENGAH Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 Universitas Pancasakti Tegal1. Universitas Pancasakti Tegal 1. Universitas Pancasakti Tegal3 Pos-el : sigitwahyupratama59@gmail. com1, ahmadhanfan@yahoo. com 2, saridysa0604@gmail. ABSTRAK Studi penelitian ini pada Toko Roti Gembong Gedhe harus bersaing dengan toko roti untuk mendapatkan konsumen. Kemajuan teknologi digitalisasi memberikan kemudahan pada konsumen dapat mengakses produk roti melalui internet dan media sosial. Permasalahan yang terjadi adalah menurunnya keputusan pembelian yang disebabkan perilaku konsumen yang berubah-ubah, rendahnya motivasi konsumen dan sikap konsumen terhadap Toko Roti Gembong Gedhe. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menjadi masalah sehingga mempengaruhi keputusan pembelian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, sampel penelitian sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode accedental sampling. Data primer diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden yang akan diolah dengan SPSS 25 kemudian di uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, autokorelasi, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis yaitu uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian terhadap Keputusan Pembelian, variabel Perilaku Konsumen nilai t hitung>ttable atau 2,312>1,661 dan sig 0,006 < 0,05 artinya H1 diterima. motivasi konsumen nilai thitung>ttable atau 2,467>1,661dan sig 0,002<0,05 artinya H2 diterima. Sikap Konsumen thitung>t table atau 3,814>1,661 dan sig 0,00<0,05 artinya H3 diterima. Hasil Uji F 18,974>2,669 yang berarti berarti nilai Fhitung> Ftabel, dan nilai sig 0,000<0,05 artinya hipotesis H4 diterima atau terbukti yang didukung kontribusi ketiga variabel terhadap Keputusan Pembelian sebesar 35,3%. Kata kunci : Perilaku. Motivasi. Sikap. Keputusan Pembelian ABSTRACT This research study on the subject of bakeries Gembong Gedhe Bakery the must compete with other bakeries to attract customers. Advances in digital technologymake it easier for consumers to access bread products through the internet and social media. The problemis a decline in purchasing decisions caused by changing consumer behavior, low consumer motivation, and consumer attitudes towardGembong Gedhe Bakery. The purpose of this study is to analyzethe factors that cause problems and influence consumer purchasing decisions. This study is quantitative in nature, with a sampleof 100 respondents. The sampling technique used is non-probabilitysampling with the accidental sampling method. Primary data was obtained from questionnaires distributed to respondents, which were then processed using SPSS 25and tested for normality, heteroscedasticity, multicollinearity, autocorrelation,multiple linear regression analysis, and hypothesis testing, namely t-test. F-test, andcoefficient of determination. The results of the study on purchasing decisions, the variable of consumer behavior, tcount>ttable or 312>1. 661 andsig 0. 006 < 0. 05, meaning H1 is accepted. consumer motivation, tcount>ttableor 2. 467>1. 661 and sig 0. 002<0. 05, meaning H2 is accepted. attitudetcount>ttable or 3. 814>1. 661 and sig0. 00<0. 05, meaning H3 is accepted. The F test result is 18. 974>2. 669, whichmeans that the Fcount value is greater than the Ftable value, and the sig value is 0. 000<0. 05 This means that hypothesis H4 is accepted or proven, supported by the contribution of the three variables to the Purchase Decision amounting to 35. Keywords: Behavior. Motivation. Attitude. Purchase Decision Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan PENDAHULUAN Persaingan bisnis saat ini sangat tinggi, demikian pula persaingan bisnis roti yang semakin membludak setelah covid-19, banyak karyawan terimbas PHK kemudian membuka usaha bakery. Persaingan bisnis roti di kota Tegal sangat tinggi dari usaha roti rumahan . sampai toko roti besar seperti toko Roti Swiss. Big Berry. Java. Purimas. Marron. Citra Bakery. The Harvest. Permata Bakery. Toko Roti Tegal. Toko Roti Gembong Gedhe dan masih banyak lagi yang berdampak menurunkan pembelian di Toko roti Gembong Gedhe. Toko roti Gembong Gedhe harus ikut dalam persaingan untuk mendapatkan konsumen. Banyaknya produk alternatif akan konsumen Toko Roti Gembong Gedhe. Pola konsumsi dan selara masyarakat yang berubah-ubah, motivasi konsumen dalam memenuhi kebutuhan dan sikap konsumen mempengaruhi keputusan pembelian. Perilaku konsumen sangat besar dipengaruhi oleh faktor budaya, faktor sosial dan faktor pribadi (Syafirah et al. , 2. Faktor budaya di Tegal yaitu memberi oleh-oleh orangtua/kerabat, faktor sosial seperti kelompok sosial atau referensi, daya beli konsumen dan faktor pribadi adalah pemenuhan kebutuhan sendiri. Kemajuan teknologi digitalisasi merubah perilaku konsumen karena kemudahan dalam mengakses produk apapun termasuk melalui internet dan media sosial. Hal ini akan mempengaruhi naik atau turunnya keputusan pembelian Toko Roti Gembong Gedhe. Banyaknya produk toko roti dikota Tegal, mempengaruhi tinggi atau rendahnya motivasi konsumen dalam pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal Jawa Tengah. Konsumen membeli produk roti termotivasi untuk memenuhi kebutuhan, harga murah, mengenyangkan, rasa yang enak atau faktor yang lain yaitu sebagai oleh-oleh. Masyarakat Tegal yang masih kental budaya memberikan hantaran pada keluarga/keluarga/teman. Harga di Roti Gembong Gedhe terjangkau sesuai dengan kehidupan sosial masyarakat Tegal (Mindari, 2. Sikap konsumen di kota Tegal yang cenderung pemilih dan memiliki selera yang Banyaknya toko Roti di kota Tegal, konsumen dapat memilih kualitas, varian rasa dan harga roti sesuai selera konsumen. Sikap konsumen ini akan mempengaruhi tinggi atau rendahnya keputusan pembelian di toko roti Gembong Gedhe Kota Tegal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menjadi masalah sehingga konsumen di toko Gembong Gedhe kota Tegal yang mengalami penurunan. Tinjauan Pustaka Sciffman Kanuk, sebagai perilaku yang diperlihatkan konsumen untuk mencari, membeli, menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka (Etta Mamang Sangadji, 2. Mulai dari harga, kualitas, fungsi atau kegunaan barang tersebut, dan lain sebagainya. Menurut mowen dan minor 2002 (Etta Mamang Sangadji, 2. Perilaku konsumen adalah studi unit-unit dan proses pembuatan keputusan yang terlibat dalam penerimaan, penggunaan dan pembelian, dan penentuan barang, jasa, ide. Motivasi merupakan hal yang mendukung perilaku manusia. Motivasi konsumen adalah keadaan didalam pribadi Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan guna mencapai suatu tujuan (Nugroho J Setiadi. Tujuan motivasi konsumen mempertahankan loyalitas, efisiensi, efektifitas dan menciptakan suatu hubungan yang harmonis antara produsen atau penjual dan pembeli atau konsumen Sikap konsumen adalah tanggapan perasaan konsumen yang bisa berupa perasaan suka atau tidak suka terhadap obyek tertentu, misalnya bagaimana sikap konsumen terhadap kinerja produk, merek perusahaan, harga produk dan iklan produk (Etta Mamang Sangadji, 2. Sikap konsumen dalam menilai cita rasa produk roti akan menentukan keputusan pembeliannya (Parlina, 2. Wardhana . Sikap konsumen adalah kecenderungan atau penilaian yang bersifat persisten terhadap suatu produk, layanan, merek, atau situasi pembelian. Kajian Literatur Penelitian ini sejalan dengan penelitian Ellisyah Mindari tahun 2020 yang berjudul AuAnalisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen alam Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Roti Isis Krim Durian (Jordan Baker. Di Desa Rantau Sialang Kecamatan Sungai KeruhAy. Hasil penelitian ini produk roti isi krim durian Jordan Bakery ini mudah didapatkan, bisa dikonsumsi semua usia dan harganya ekonomis sesuai dengan sebagian besar kehidupan masyarakat yang sederhana. Pattra Negara Adi dkk tahun 2021 berjudul AuAnalisis Proses Keputusan Konsumen Memilih Merek Roti MP Bakery Di Pasar Ulin Raya Kota BanjarbaruAy. Hasil penelitian Konsumen memperoleh informasi lengkap produk MP Bakey. Promosi potongan harga yang dilakukan MP Bakery Anggota keluarga juga mempengaruhi dalam pembelian roti Bakery . Agung Nedian Saputra dkk tahun 2023 berjudul AuPengaruh Cita Rasa. Harga. Variasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen I Surya BakeryAy. Hasil penelitian adalah Harga yang diberikan sesuai, ukuran, cita rasa dan bentuk roti sesuai keinginan konsumen sehingga mampu menarik minat beli konsumen dalam mengambil keputusan membeli. A Kartini Sari Putri dkk. 2021 dengan judul AuPengaruh Motivasi Konsumen DAoKing Cafy Terhadap Keputusan Pembelian Pada Masa Pandemi Covid-19 Kabupaten Sidenreng RappangAy. Hasil penelitian, konsumen berkunjung ke kafe AoKing Cafy karena motivasi hedonis, banyak konsumen melakukan pembelian pada masa covid-19 karena cenderung merasa bosan dan motivasi utilitarian melakukan pembelian karena pengaruh rasional dengan keadaan saat itu. Misel Febrianti dkk 2024, berjudul AuAnalisis Sikap Konsumen alam Keputusan Pembelian Produ Teh Tong Tji dan Teh. Berbasis Model Multi Atribut FishbeinAy. Hasil Konsmen memberikan sikap positif karena produk dengan isi dan harga murah di era persaingan produk teh yang cukup beragam. Sikap konsumen terhadap atribut rasa teh menjadi penentu faktor keputusan pembelian produk Kerangka Pemikiran Dari permasalahan yang terjadi, teori pendukung dan studi peneltian pemikiran penelitian ini sebagai berikut : Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 Gambar 1. Kerangka Pemikiran Hipotesis H1 :Terdapat pengaruh positif Perilaku Konsumen Keputusan Pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal. H2 :Terdapat pengaruh positif Motivasi Konsumen Keputusan Pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal. H3 : Terdapat pengaruh positif Sikap Konsumen Keputusan Pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal. H4 : Terdapat pengaruh Secara Simultan Perilaku Konsumen. Motivasi Konsumen dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitin kuantitatif yaitu kuantitatif berbentuk angka atau bilangan (Suliyanto. Populasi ditentukan untuk penelitian ini adalah konsumen Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Sehingga perlu menggunakan rumus slovin yaitu yeAya yecyee yeIya . a,yy. a,y. a,y. a,y. ya n = 96,04 Dari menggunakan rumus Slovin (Sugiyono, 2. diperoleh sampel penelitian sebanyak 96,04 responden, yang Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non probability sampling yaitu teknik sampling yang tidak memberi kesempatan sama bagi anggota populasi yang dijadikan sampel. Dan penentuan pengambilan jumlah sampel dilakukan dengan metode accedental sampling, merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan yaitu dengan cara mendatangi responden yang memiliki karakteristik tertentu (Suliyanto. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer, dikumpulkan dari hasil kuesioner yang dibagikan kepada Data kemudian diolah menggunakan SPSS 25 autokorelasi, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis yaitu uji t . ji parsia. , uji F . ji simulta. dan koefisien HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Hasil penelitian ini berdasarkan data primer yang diperoleh dari 100 responden yang telah diolah menggunakan SPSS versi 25 kemudian selanjutnya dianalisis. Uji Normalitas Uji Normalitas dalam asumsi klasik digunakan untuk menguji nilai residual yang telah distandardisasi pada model regresi berdistribusi normal atau tidak (Suliyanto, 2. Uji normalitas penelitian ini menggunakan uji statistik non-parametik kolmogorov-Smirnov yaitu uji normalitas menggunakan distribusi Nilai residual terstandarisasi Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan berdistribusi normal jika Khitung < Ktabel atau nilai sig > alpha. Hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini : bersifat normal atau memenuhi asumsi Hasil uji normalitas dalam bentuk grafik histogram dapat dilihat pada gambar berikut ini Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Sumber : Olah Data SPSS 25, 2025 Gambar 3. Histogram Uji Normalitas Sumber : Olah Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan tabel 1. hasil uji normalitas menggunakan KomolgorovSmirnov Test diperoleh Asymp. Sig sebesar 0,200 artinya lebih besar dari 0,05 atau 0,200 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan berdistribusi normal. Uji Normalitas dalam bentuk analisa grafik Probability Plot (P-Plo. dapat dilihat berikut ini : Berdasarkan tampilan histogram diatas, kurva dependen dan regresion standardised residual membentuk gambar sepert lonceng, artinya analisa regresi layak digunakan. Uji Heteroskedastisitas Uji metode analisa grafik dilakukan untuk mengamati scatterplot dimana sumbu horisontal menggambarkan nilai Predicted Standardized sedangkan sumbu vertikal menggambarkan nilai residual studentized (Suliyanto, 2. Hasil penelitian ini dapat dilihat pada gambar berikut ini : Sumber : Olah Data SPSS 25, 2025 Gambar 2. Grafik Probability-Plot Berdasarkan grafik diatas bahwa data menyebar mengikuti garis diagonal, maka dapat disimpulkan bahwa data Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sumber : Olah Data SPSS 25, 2025 Gambar 4. Grafik Scatter Plot Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 Berdasarkan gambar Scatter Plot diatas, terlihat bahwa titik Ae titik menyebar secara acak dan tidak membentuk suatu pola tertentu yang jelas, serta tersebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu y Uji Multikolinearitas Ujimultkolinearitas digunakan untuk menguji model regresi yang terbentuk ada korelasi yang tinggi atau sempurna diantara variabel bebas atau tidak (Suliyanto, 2. Dengan melihat TOL (Toleranc. dan VIF (Variance Inflantion Facto. dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Hasil penelitian ini dapat dilihat berikut ini : Tabel 2. Hasil Uji Multikolinearitas JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji suatu ada atau tidaknya masalah otokorelasi dari model empiris yang model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t-1 . Untuk mendetekasi ada atau tidaknya yaitu Uji Durbin Watson (DW test ). Uji Durbin Watson digunakan untuk autokorelasi tingkat satu . irst order autocorrelatio. dan mensyaratkan adanya intercept . dalam model regresi. Tabel 3. Hasil Uji Autokorelasi Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1 (Constan. Perilaku_Konsumen ,312 3,208 Motivasi_Konsumen ,859 1,165 Sikap_Konsumen ,308 3,249 Dependent Variable: Keputusan_Pembelian Sumber : Olah Data SPSS, 2025 Berdasarkan tabel diatas, nilai tolerance ketiga variabel yaitu Perilaku Konsumen. Motivasi Konsumen dan Sikap Konsumen sebesar 0,312. 0,859 dan 0,308 > 0,10. Nilai VIF ketiga variabel adalah 3,208. 1,165. dan 3,249 < 10. Maka dapat disimpulkan variabel Perilaku Konsumen. Motivasi Konsumen dan Sikap Konsumen model regresi yang terbentuk tidak terjadi gejala multikolinearitas. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sumber : Olah Data SPSS, 2025 Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai hitung DW sebesat 2,371. Dari tabel DW dengan N = 100 dan K = 3 diperoleh nilai dL sebesar 1,613 dan dU sebesar 1,736. Untuk nilai 4-dL = 4 Ae 1,613 = 2,387. Persamaan dU < DW < 4-4L = 1,736 < 2,371 < 2,378 yang berarti model regresi tidak adanya masalah autokorelasi. Analisis Regresi linear Berganda Analisis regresi linear berganda bertujuan untuk memprediksi besarnya keterkaitan dengan menggunakan data varabel bebas/independen. Variabel bebas pada penelitian Perilaku Konsumen (X. Motivasi Konsumen dan Sikap Konsumen terhadap variabel terikat yaitu Keputusan Pembelian. Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Hasil analisis regresi linear berganda penelitian ini dapat dilihat pada tabel Keputusan Pembelian. Nilai koefisien regresi linier berganda variabel Motivasi Konsumen terhadap Keputusan Pembelian bernilai positif sebesar 0,134 artinya jika Motivasi Konsumen mengalami kenaikan sebesar 1 dengan asumsi varabel lainnya tetap, maka Keputusan Pembelian peningkatan sebesar 0. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara Motivasi Konsumen terhadap Keputusan Pembelian. Sehingga semakin tinggi Motivasi Konsumen maka Keputusan Pembelian. Nilai koefisien regresi linier berganda variabel Sikap Konsumen terhadap Keputusan Pembelian bernilai positif sebesar 0,444 artinya jika Sikap Konsumen mengalami kenaikan sebesar 1 dengan asusmsi varabel lainnya tetap, maka Keputusan Pembelian mengalami peningkatan sebesar 0. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara Sikap Konsumen terhadap Keputusan Pembelian. Sehingga semakin tinggi Sikap Konsumen maka semakin meningkatkan Keputusan Pembelian. Tabel 4. Analisis Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta 1 (Constan. 15,986 4,673 Perilaku_ ,148 ,155 ,045 ,134 ,073 ,041 ,444 ,116 ,556 Konsumen Motivasi_ Konsumen Sikap_ Konsumen Dependent Variable: Keputusan_Pembelian Sumber : Olah Data SPSS, 2025 Berdasarkan tabel diatas, hasil analisis regresi linear berganda dimasukan kedalam persamaan berikut : = 15,986 0,148X1 0,134X2 0,444X3 Dari persamaan regresi dapat dijelaskan Nilai Constant sebesar 15,986 yang berarti jika variabel yaitu Perilaku Konsumen. Motivasi Konsumen dan Sikap Konsumen yamg memiliki nilai nol . maka nilai variabel dependen Keputusan Pembelian sebesar 15,986. Nilai koefisien regresi linier berganda variabel Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian bernilai positif sebesar 0,148 artinya jika Perilaku Konsumen mengalami kenaikan sebesar 1 dengan asusmsi varabel lainnya tetap, maka Keputusan Pembelian mengalami peningkatan sebesar 0,148. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian. Sehingga semakin tinggi Perilaku Konsumen maka Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Uji T (Uji Parsia. Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas secara signifikan terhadap variabel terikat / tergantung. Nilai t hitung dugunakan untuk menguji apakah variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tergantung atau tidak. Jika nilai sig. < 0,05 maka H0 ditolak, maka Ha diterima. Suatu variabel akan memiliki pengaruh yang berarti jika thitung variabel tersebut lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel (Suliyanto, 2. Jika thitung < ttabel maka H0 diterima, jika thitung > ttabel maka Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan H0 ditolak. Jumlah responden adalah 100 . = . , jumlah variabel bebas adalah 3 . = . Derajat kebebasan . diperoleh dari nOek atau 100Oe3 yaitu 97. Nilai t tabel dapat diperoleh dari tabel ditribusi, dan untuk nilai t . ,05 . adalah 1,661. Hasil uji t penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 5. Uji t (Uji Parsia. berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian Uji F ( Uji Simulta. Coefficientsa Model Sig. 1 (Constan. 3,421 ,001 Perilaku_ Konsumen 2,312 ,006 Motivasi_ Konsumen 2,467 ,002 Sikap_ Konsumen 3,814 ,000 Uji F digunakan untuk menguji secara simultan variabel bebas memiliki pengaruh secara simultan variabel bebas terhadap variabel tergantungnya. Jika variabel memiliki variabel tergantung maka model persamaan regresi masuk dalam kriteria cocok atau fit (Suliyanto 2011, . Nilai F hitung digunakan untuk menguji ketepatan model . oodness of fi. Hasil uji F penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 6. Hasil Uji F (Simulta. ANOVAa Dependent Variable: Keputusan_Pembelian Sum Sumber : Olah Data SPSS, 2025 Berdasarkan tabel diatas diperoleh hasil uji t Perilaku Konsumen terhadap Keputusan pembelian diperoleh nilai thitung sebesar 2,312 artinya thitung > ttable atau 2,312 > 1,661 dengan tingkat signifikansi bernilai 0,006 < 0,05 artinya H1 diterima atau H0 ditolak. Maka disimpulkan hipotesis Perilaku Konsumen berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Hasil uji t variabel Motivasi Konsumen terhadap Keputusan pembelian menunjukkan nilai thitung sebesar 2,467 artinya thitung > ttable atau 2,467 > 1,661 dengan tingkat signifikansi bernilai 0,002 < 0,05 artinya H2 diterima atau H0 Maka disimpulkan Motivasi Konsumen berpengaruh positif Terhadap Keputusan Pembelian. Hasil uji t variabel Sikap Konsumen terhadap Keputusan pembelian diperoleh nilai thitung sebesar 3,462 artinya thitung > t table atau 3,814 > 1,661 dengan tingkat signifikansi bernilai 0,00 < 0,05 artinya H1 diterima atau H0 ditolak. Maka Sikap Konsumen Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Mean Model Squares 1 Regression 541,213 3 180,404 18,974 ,000b Residual 912,787 96 Total 1454,000 99 Square 9,508 Dependent Variable: Keputusan_Pembelian Predictors: (Constan. Sikap_Konsumen. Motivasi_Konsumen. Perilaku_Konsumen Sumber : Olah Data SPSS, 2025 Berdasarkan hasil pengujian pada tabel diatas diperoleh nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel, sebesar 18,974 > 2,669 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 artinya hipotesis H4 diterima atau terbukti. Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif secara simultan, antara Perilaku Konsumen. Motivasi Konsumen. Sikap Konsumen terhadap keputusan Pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal. Jawa Tengah. Uji Koefisien Determinasi Koefisien besarnya kontribusi variabel bebas Sig. Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan terhadap variabel tergantungnya. Semakin tinggi koefisien determinasi, semakin tinggi kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variasi perubahan pada variabel tergantungnya (Suliyanto, 2. Hasil uji koefisien determinasi penelitian ini dapat dilihat pada tabel melaksanakan fungsinya meliputi daya tahan, keandalan, dan ketepatan. Karena konsumen saat ini sering menggunakan gadget, maka hal yang perlu dilakukan oleh Toko Roti Gembong Gedhe adalah sering mempromosikan produknya di media sosial seperti IG, facebook dan tik Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Deteminasi Media mampu menggerakan perilaku Model Summaryb konsumen untuk melakukan pembelian Adjusted Std. Error of Toko Roti Gembong Gedhe (Adi et al. Model R Square R Square the Estimate ,610 ,372 ,353 3,084 Motivasi Konsumen berpengaruh positif Terhadap Keputusan Pembelian. Predictors: (Constan. Sikap_Konsumen. Konsumen memiliki motivasi untuk Motivasi_Konsumen. Perilaku_Konsumen membeli produk roti dikarenakan Dependent Variable: Keputusan_Pembelian Sumber : Olah Data SPSS, 2025 kebutuhan rasa kenyang, varian rasa (Nedian & Bustami, 2. , harga, kualitas Berdasarkan tabel diatas, nilai roti yang enak dan dorongan sosial seperti adjusted R Square sebesar 0,353 referensi teman / kerabat / keluarga (Aisha dimasukkan kedalam persamaan KD = R2 & Bachtiar, 2. Pola dan gaya hidup x 100% = 0,352 x 100% = 53,2%. Hal masyarakat kota Tegal yang konsumtif menunjukkan bahwa variabel Perilaku (Oktaviani & Simanjuntak, 2. terhadap Konsumen. Motivasi Konsumen. Sikap produk roti, melihat tampilan dan warna Konsumen produk roti membentuk selera makan terhadap Keputusan Pembelian sebesar konsumen (Sholikhah et al. , 2. 35,3 % dan sisanya sebesar 64,8 % cenderung memotivasi untuk membelinya dipengaruhi oleh variabel atau faktor(Aisha & Bachtiar, 2. Sangadji, 2013 faktor lain yang tidak diteliti dalam yang menyebutkan bahwa motivasi penelitian ini. merupakan kekuatan pendorong internal yang mengarahkan seseorang untuk PEMBAHASAN bertindak, termasuk dalam aktivitas Perilaku Konsumen berpengaruh membeli (Etta Mamang Sangadji, 2. positif terhadap Keputusan Pembelian. Era Roti Gembong Gedhe kota Tegal yang digitalisasi merubah perilaku konsumen memiliki rasa enak dan harga terjangkau dengan segala informasi tentang toko memotivasi konsumen untuk melakukan maupun produk roti dan membandingkan Untuk meningkatkan motivasi dengan produk lain. Perilaku ini akan konsumen untuk melakukan pembelian, maka Toko Roti Gembong Gedhe harus Untuk meningkatkan perilaku konsumen untuk mendorong pembelian, berinovasi dan harga yang terjangkau maka Toko Roti Gembong Gedhe harus meningkatkan kualitas produknya (Ariani Sikap Konsumen berpengaruh & Arifin, 2. Kuallitas produk adalah positif terhadap Keputusan Pembelian Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sigit Wahyu Pratama1. Ahmad Hanfan2. Sari Wiyanti3 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan (Wiyanti, 2. Sikap konsumen terhadap suatu produk dari kemampuan produk dalam memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen (Fadhila et al. Selera konsumen terhadap produk roti sangat tinggi, konsumen memiliki pengetahuan tentang produk, cita rasa (Yedi Sisourwanto, 2. (Tika Parlin. , varian produk harga dan kualitas produk (Agung Nedian Saputra, 2. Faktor Atribut (Febrianti et al. , 2. dan pelayanan menentukan sikap konsumen untuk melakukan pembelian (Jong Stefanus, 2. Artinya sikap konsumen semakin baik terhadap toko Roti Gembong Gedhe, maka semakin tinggi konsumen melakukan keputusan pembelian produk Roti Gembong Gedhe Kota Tegal Jawa Tengah. Ketiga variabel perilaku konsumen, motivasi, dan sikap secara bersama-sama mempengaruhi keputusan pembelian. Hal ini didukung oleh determinasi ketiga variabel dalam berkontribusi terhadap keputusan pembelian sebesar 35,5%. Sisanya sebesar 64,5% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti harga, kualitas produk, promosi, lokasi, citra merek dan lain-lain. akan meningkatkan keputusan pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe. Motivasi konsumen untuk membeli Toko Roti Gembong Gedhe selain faktor pribadi, ada harga, varian produk dan kualitas produk (Wiyanti et al. , 2. Kelompok referensi seperti teman memotivasi konsumen untuk melakukan pembelian Sikap konsumen berdasarkan apa yang mereka rasakan sebelum memutuskan Selera konsumen dan cita rasa lebih mendominasi keputusan pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe Keterbatasan penelitian ini adalah kendala waktu penelitian sehingga obyek di Toko Roti Gembong Gedhe Kota Tegal. Penelitian ini masih dapat dikembangkan lagi dengan obyek toko roti lainnya diwilayah yang lebih luas lagi. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah obyek penelitian lainnya dan wilayah lebih luas lagi. Menambahkan variabel-variabel lainnya seperti harga, promosi, lokasi, citra merek, kepercayaan merek, dan pengetahuan KESIMPULAN DAN SARAN Perilaku dipengaruhi oleh banyak faktor terutama geografis, demografis, teknologi, sosialbudaya dan harga produk Produk untuk mengambil keputusan pembelian di roti Toko Roti Gembong Gedhe. Toko Roti Gembong Gedhe menyediakan roti memiliki kualitas baik, varian rasa dan harga terjangkau sangat cocok untuk konsumen Tegal untuk pribadi atau hantaran dapat meningkatkan keputusan Promosi melalui media sosial Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 DAFTAR PUSTAKA