Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. SOSIALISASI PENGEMBANGAN EKOWISATA BALE MANGROVE DI DUSUN POTON BAKO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA JEROWARU. KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Elista Septiana1. Gita Sopana Dayanti2. Amelia Pirdiani Lestari3. Baiq Salsa Amalia Saputri4. Melinda Ariyanti5 Program Studi Ilmu Hukum Universitas Mataram, 2Program Studi Akuntansi Universitas Mataram, 3Program Studi Sosiologi Universitas Mataram, 4Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Mataram, 5Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Mataram Jalan Pendidikan. No. Kota Mataram Korespondensi: elistaseptiana@unram. ABSTRAK Desa Jerowaru merupakan salah satu desa wisata yang berada di Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur yang terletak di bagian selatan Kabupaten Lombok Timur. Desa Jerowaru merupakan desa wisata yang memiliki potensi keindahan alam berupa pantai-pantai dan terdapat puluhan hektar hutan mangrove yang masih alami dan tetap terjaga kelestariannya. Salah satu objek wisata yang terdapat di Desa Jerowaru yaitu Ekowisata Bale Mangrove yang terletak di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Adapun metode yang digunakan yaitu melalui sosialisasi bersama pengelola ekowisata bale mangrove, sosialisasi terkait kebersihan dan kesehatan lingkungan, dan promosi ekowisata bale mangrove melalui media sosial. Melalui ketiga metode tersebut jumlah wisatawan yang berkunjung ke ekowisata bale mangrove dapat mengalami peningkatan. Kata Kunci: Desa Jerowaru, ekowisata Bale Mangrove PENDAHULUAN Hutan Mangrove adalah adalah salah satu ekosistem alam yang tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut terutama pantai yang terlindungi, laguna, dan muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap garam (Riwayati, 2. Secara umum fungsi dari hutan mangrove digolongkan menjadi tiga yaitu, fungsi ekologi, fungsi ekonomi, dan fungsi fisik. Fungsi hutan mangrove secara ekologi diantaranya yaitu sebagai tempat bersarang berbagai jenis satwa liar terutama burung dan reftil, tempat mencari makan . eeding groun. dan tempat berkembang biak . ursery groun. berbagai jenis ikan, udang, kerang dan biota laut Selain itu juga, hutan mangrove juga bermanfaat bagi beberapa jenis burung migrant sebagai lokasi antara dan tempat mencari makan, hal ini dikarenakan ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem yang kaya yang dapat menjamin ketersediaan pakan selama musim migrasi. Vegetasi mangrove juga memiliki kemampuan untuk memelihara kualitas air dikarenakan vegetasi ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap polutan . ogam berat Pb. Cd dan C. Fungsi ekologis lain dari hutan mangrove adalah sebagai penyerap karbon (Setiawan, 2. Fungsi hutan mangrove secara ekonomis yaitu hasil hutan berupa kayu, hasil hutan bukan kayu seperti madu, obat-obatan, minuman, bahan makanan, tannin dan lain-lain, serta sumber Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. bahan bakar . rang dan kayu baka. Selain itu juga, fungsi ekonomi dari hutan mangrove yaitu, penunjang kegiatan perekonomian di bidang perekonomian sekita pantai, tempat penghasil tambak dan pembuatan garam, tempat wisata dan rekreasi, penyumbang ekspor negara, dari hasil kayu pohonnya. Fungsi hutan mangrove secara fisik yaitu diantaranya : menjaga kestabilan garis pantai dan tebing sungai dari erosi atau abrasi, mempercepat perluasan lahan dengan adanya jerapan endapan lumpur yang terbawa oleh arus ke kawasan hutan mangrove, mengendalikan laju intrusi air laut sehingga air sumur di sekitarnya menjadi lebih tawar, melindungi daerah di belakang mangrove dari hempasan gelombang, angin kencang dan bahaya tsunami. Desa Jerowaru merupakan salah satu desa wisata yang berada di Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur yang terletak di bagian selatan Kabupaten Lombok Timur. Desa Jerowaru merupakan desa wisata yang memiliki potensi keindahan alam berupa pantai-pantai dan terdapat puluhan hektar hutan mangrove yang masih alami dan tetap terjaga kelestariannya. Salah satu objek wisata yang terdapat di Desa Jerowaru yaitu Ekowisata Bale Mangrove yang terletak di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Sehingga tujuan dari paper ini yaitu, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Ekowisata Bale Mangrove sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Jerowaru. METODE PELAKSANAAN Waktu dan Tempat Kegiatan Kegiatan program kerja KKN Tematik Universitas Mataram ini dilakukan sejak tanggal 20 Juni sampai dengan tanggal 3 Agustus 2022 yang berlokasi di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Indonesia. Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan Persiapan yang dilakukan dalam menjalankan kegiatan KKN Tematik Universitas Mataram ini adalah sebagai berikut : Sosialisasi kepada pengelola ekowisata Bale Mangrove dilakukan pada tanggal 21 Juni Sosialisasi kebersihan atau kesehatan lingkungan kepada masyarakat di sekitar dilakukan pada tanggal 23 Juni 2022 Persiapan dan sekaligus promosi ekowisata Bale Mangrove melalui media sosial dilakukan pada tanggal 26 Juni sampai dengan tanggal 17 Juli 2022 Uraian/penjelasan Pelaksanaan Kegiatan Berdasarkan penjelasan di atas, untuk mencari solusi atas permasalahannya, maka dari itu pelaksanaan kegiatan KKN Tematik Universitas Mataram di Desa Jerowaru. Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur membutuhkan metode pelaksanaan yang sesuai. Oleh karena itu, metode yang digunakan adalah sebagai berikut : Sosialisasi kepada Pengelola Ekowisata Bale Mangrove Sosialisasi ini dilakukan kepada pengelola ekowisata Bale Mangrove untuk mengenalkan bagaimana ekowisata itu. Kegiatan ini menggunakan metode penyelesaian masalah secara langsung, dimana dilakukan dialogsasi dua arah antara mahasiswa/I dengan pengelola ekowisata Bale Mangrove secara konfrontasi agar dapat bekerjasama dan berkolaborasi untuk pengelolaan potensi yang berada di ekowisata Bale Mangrove, yang terletak di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Kecamatan Jerowaru sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Jerowaru. Sosialisasi Kebersihan atau Kesehatan Lingkungan Sosialiasi kebersihan atau kesehatan lingkugan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian dari Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. ekowisata Bale Mangrove. Metode penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode penyelesaian secara langsung, dimana dilakukan dengan cara bersih-bersih wilayah sekitar pesisir pantai dan objek ekowisata Bale Mangrove. Promosi Ekowisata Bale Mangrove melalui Media Sosial Promosi ekowisata Bale Mangrove melalui media sosial menggunakan metode penyelesaian masalah secara langsung melalui berbagai media sosial seperti instagram, facebook, youtube, whatsapp, telegram, dan lain-lain. Hal ini dilakukan dalam rangka agar ekowisata Bale Mangrove lebih dikenal oleh wisatawan luar dan untuk menarik minat wisatawan luar untuk berkunjung ke ekowisata Bale Mangrove. Sehingga, dengan bertambahnya jumlah pengunjung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat HASIL DAN PEMBAHASAN Desa Jerowaru merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur yang memiliki potensi wisata dengan hamparan pantai dan puluhan hektar hutan mangrove yang dapat dikelola sebagai upaya meningkatkan perekonomian Salah satu objek wisata yang terdapat di Desa Jerowaru adalah ekowisata Bale Mangrove yang terletak di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Adapun hasil dan pembahasan pengelolaan yang bisa ditarik berdasarkan pelaksanaan kegiatan KKN Tematik Universitas Mataram di Desa Jerowaru adalah sebagai berikut : Sosialisasi kepada Pengelola Ekowisata Bale Mangrove Perencanaan merupakan unsure dasar dalam setiap kegiatan yang harus dilakukan. Tanpa perencanaan kegiatan yang cukup sempurna sama saja mempersiapkan sesuatu hal yang gagal. Maka dalam membuat perencanaan yang sempurna itu diperlukan sosialisasi bersama pengelola ekowisata Bale Mangrove dalam menyepurnakan dan menyesuaikan konsep yang dimiliki oleh KKN Tematik Universitas Mataram di Desa Jerowaru dengan pengelola ekowisata Bale Mangrove. Gambar 1. (Sosialisasi dan audiensi bersama pengelola ekowisata Bale Mangrov. Sosialisasi Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Kebersihan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya debu, sampah, dan bau. Selain diperlukannya kebersihan dalam tubuh atau badan, diperlukan pula kebersihan dalam lingkungan sekitar agar tercapainya kesehatan lingkungan. Lingkungan merupakan satu bagian yang memiliki pengaruh besar terhadap manusia, khususnya bagi kesehatan. Ditinjau dari sudut ekologis, terdapat tiga faktor yang dapat menimbulkan suatu kesakitan, kecacatan dan kematian pada manusia yang dikenal dengan Trias Ekologi (Ecological Tria. , yaitu agen penyakit, manusia, dan lingkungan. Dalam keadaan sehat, terdapat keseimbangan antara ketiga komponen tersebut, dan apabila terjadi gangguan dalam salah satu komponen misalnya pada lingkungan hingga mencapai tingkat Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. tertentu maka akan memudahkan penyakit untuk masuk ke dalam tubuh manusia, sehingga keadaan demikianlah yang disebut dengan sakit. Kebersihan lingkungan menjadi salah satu cara untuk tercapainya kesehatan lingkungan. Menurut Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia. Kebersihan dan kesehatan lingkungan di kawasan wisata merupakan salah satu komponen yang penting dalam terjaganya keindahan dan kelestarian objek wisata, terutama di lokasi ekowisata Bale Mangrove dan pesisir pantai di sekitarnya. Salah satu hal yang diperlukan dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian ekowisata Bale Mangrove adalah dengan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di kawasan ekowisata tersebut dan pesisir pantai di sekitarnya. Salah satu manfaat dari terjaganya kebersihan lingkungan di sekitar ekowisata Bale Mangrove adalah terjaganya keindahan dan kelestarian, sehingga dengan demikian dapat menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke ekowisata Bale Mangrove yang terletak di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru tersebut. Oleh karena itu, kelompok KKN Tematik Universitas Mataram di Desa Jerowaru mengadakan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan melalui bersih-bersih yang dilakukan di lokasi ekowisata Bale Mangrove dan pesisir pantai sekitar objek wisata tersebut. Gambar 2. (Bersih-bersih ekowisata Bale Mangrove dan pesisir pantai di sekitarny. Promosi Ekowisata Bale Mangrove melalui Media Sosial Media merupakan salah satu unsur dari komunikasi yang digunakan sebagai sebuah sarana memproduksi, reproduksi, mengolah dan mendistribusikan sebagai sarana untuk menyampaikan sebuah informasi. Dapat dikatakan secara sederhana, sebuah media komunikasi adalah sebuah perantara dalam menyampaikan sebuah informasi dari komunikator kepada komunikan yang bertujuan agar efisien dalam menyebarkan informasi atau pesan. (Pemanfaatan Media Sosial dalam Promosi Pariwisata Benteng Amsterdam Negeri Hila Kecamatan Leihit. (Atiko et al. , 2. Perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang semakin pesat dan meningkat membuat jumlah pengguna internet semakin tinggi di seluruh dunia untuk setiap tahunnya, tak terkecuali Indonesia. Cara penggunaan media sosial yang mudah dan tidak memerlukan biaya yang besar saat ini dapat dijadikan strategi marketing yang jitu bagi masyarakat dalam mempromosikan berbagai hal, seperti berbagai keindahan dan budaya yang dimiliki Indonesia tak terkecuali ekowisata Bale Mangrove yang terletak di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Kecamatan Jerowaru. Lombok Timur. (Analisis Strategi Promosi Pariwisata Melalui Media Sosial Oleh Kementerian Pariwisata RI (Studi Deskriptif pada Akun Instagram @indtrave. ) Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Berdasarkan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi tersebut saat ini. KKN Tematik Universitas Mataram di Desa Jerowaru memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi ekowisata Bale Mangrove dengan cara membuat video-video promosi yang diunggah melalui berbagai platform, seperti youtube, instagram, facebook, whatsapp, telegram, dan lainlain. Promosi pariwisata merupakan kegiatan yang berkaitan dengan komunikasi dan publikasi sebagai sarana untuk membangun citra dari objek wisata itu sendiri. Promosi adalah unsur dari bauran pemasaran organisasi yang bertujuan memberitahukan, membujuk, dan mengingatkan target pasar dari organisasi atau produk yang dipasarkan. Promosi pariwisata yang dilakukan melalui berbagai platform media sosial, potensi suatu objek wisata dapat dikenal oleh masyarakat akan semakin luas. (Nurul Hatika et al. , 2. Promosi melalui media sosial yang kami lakukan sejak tanggal 01 Juli sampai dengan tanggal 31 Juli banyak menarik perhatian dari masyarakat, sehingga menyebabkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke ekowisata Bale Mangrove mengalami peningkatan yang cukup Peningkatan jumlah pengunjung tersebut dapat dilihat dari grafik di bawah ini : Jumlah Pengunjung Sebelum Promosi Juli Juli Juli Juli Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 Gambar 3. Jumlah Pengunjung Sebelum Promosi Jumlah Pengunjung Sesudah Promosi Juli Juli Juli Juli Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 Gambar 3. Jumlah Pengunjung Sebelum Promosi Berdasarkan grafik di atas, dapat dilihat bahwa setelah dilakukannya promosi melalui berbagai platform media sosial jumlah wisatawan yang berkunjung ke ekowisata Bale Mangrove mengalami peningkatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa media sosial merupakan salah satu sarana yang sangat efektif dalam melakukan promosi, terkhusus promosi mengenai objek wisata seperti halnya ekowisata Bale Mangrove yang berada di bagian Selatan Kabupaten Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Lombok Timur. Peningkatan jumlah wisatawan ke ekowisata Bale Mangrove sejalan dengan pendapatan yang diperoleh oleh para pedagang di sekitar kawasan ekowisata Bale Mangrove yang dimana para pedagang tersebut merupakan masyarakat lokal dari Desa Jerowaru. Sehingga, semakin dikenalnya ekowisata Bale Mangrove oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, hal tersebut akan sejalan dengan peningkatan ekonomi yang didapatkan oleh masyarakat lokal di Desa Jerowaru. Link Youtube : https://youtu. be/ESYyDven5ko Username instagram : @kkn. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil pembahasan di atas, kami menarik kesimpulan sebagai berikut : Bahwa Desa Jerowaru merupakan salah satu desa di bagian Selatan Kabupaten Lombok Timur yang memiliki potensi wisata dengan puluhan hektar hutan mangrove dan hamparan pantai yang indah, dan salah satu objek wisata yang dapat dikunjungi di Desa Jerowaru adalah ekowisata Bale Mangrove yang berada di Dusun Poton Bako. Desa Jerowaru. Kecamatan Jerowaru Lombok Timur. Bahwa terjaganya kebersihan, keindahan dan kelestarian di ekowisata Bale Mangrove merupakan hal utama yang harus dilakukan agar terciptanya kesehatan lingkungan sehingga, para kenyamanan para wisatawan dapat terjamin. Bahwa media sosial merupakan sarana alternatif dalam mempromosikan suatu objek wisata, sehingga KKN Tematik Universitas Mataram di Desa Jerowaru memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan ekowisata Bale Mangrove agar lebih dikenal oleh wisatawan. Bahwa setelah dilakukann promosi melalui media sosial, wisatawan yang berkunjung ke ekowisata Bale Mangrove mengalami peningkatan yang sejalan dengan peningkatan pendapatan yang diperoleh oleh para pegiat ekonomi di sekitarnya, sehingga perekonomian masyarakat dapat mengalami peningkatan. UCAPAN TERIMA KASIH Puja serta puji syukur sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena limpahan karunia-Nya penelitian ini dapat diselesaikan sampai akhir. Ucapan terima kasih juga tidak lupa diberikan kepada Kepala Desa Jerowaru, perangkat Desa Jerowaru, ketua Pokmaswas, ketua Pokdarwis beserta unsur-unsur terkait yang telah membantu kami dalam menyelesaikan program kerja kami sehingga sampai pada penulisan penelitian ini. Ucapan terima kasih juga tidak lupa kami ucapkan kepada Rektor Universitas Mataram. Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 3 No. Oktober 2022 https://doi. org/10. 29303/pepadu. Ketua LPPM, dan kampus kami Universitas Mataram yang telah menempatkan kami untuk melaksanakan KKN Tematik di Desa Jerowaru. Akhir kata, semoga penulisan yang jauh dari kata sempurna ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi rekan-rekan seperjuangan mahasiswa/mahasiswi yang melaksanakan KKN Tematik dan semoga penulisan ini dapat menjadi panduan. DAFTAR PUSTAKA