P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 PENYULUHAN BAHAYA PENGGUNAANA NARKOBA PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG TUA TELUK LEGUNG RT. 01/RT. 02 KECAMATAN NONGSA KOTA BATAM Nicha Suwalla1. Laily Washliati2. Lia Fadjriani3. Fadlan4. Rinawati Siagian5. Joni Saputra6. Darmanto7. Aulia Detika8. Anissa Orchidianty9. Daffa Rizky10. Dwianto. S11. Raja Tambor P. Pasaribu12. Fahrul Razi13. Agus Santosa14 Prodi Ilmu Hukum. Fakultas Hukum. Univeritas Batam Email: n i c h a s u w a l l a @ u n i v b a t a m . a c . Keywords: Counseling. Kata Kunci: Penyuluhan. Abstract Narcotics are essential for medical treatment and healthcare services. However, if they are misused or used inappropriately according to medical standards, especially if accompanied by illegal drug trafficking, it can result in extremely detrimental effects on individuals or society, particularly the younger generation. Various efforts have been made by the Government to prevent drug abuse in Indonesia. Based on this, the Author is interested in conducting Community Service to provide education in the form of assistance and counseling on the dangers of drug use to the community in Kampung Tua Teluk Legung. Keluruhan Kabil. Nongsa District. Batam City. Riau Islands Province. Abstrak Narkoba sangat diperlukan untuk pengobatan dan pelayanan kesehatan. Akan tetapi, jika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan, terlebih jika disertai dengan peredaran narkoba secara gelap, maka akan menimbulkan akibat yang sangat merugikan perorangan ataupun masyarakat, khususnya generasi muda. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah dalam pencegahan narkoba di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut. Penulis tertarik melakukan Pengabdian pada masyarakat untuk memberikan edukasi dalam bentuk pendampingan juga penyuluhan bahaya penggunaan narkoba pada masyarakat yang berada di Kampung Tua Teluk Legung. Keluruhan Kabil. Kecamatan Nongsa. Kota Batam. Provinsi Kepuluan Riau. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 PENDAHULUAN Narkoba merupakan zat yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi individu yang menggunakannya dengan cara memasukkan obat tersebut ke dalam tubuhnya, pengaruh tersebut berupa pembiasan, hilangnya rasa sakit rangsangan, semangat dan halusinasi. Halusinasi dapat menyebabkan efek yang buruk bagi kelompok masyarakat, terutama di kalangan remaja yang ingin menggunakan narkoba meskipun tidak menderita apa-apa. Adapun jenis-jenis narkoba antara lain Opium. Morpin. Ganja. Cocaine. Heroin. Shabu-shabu. Ekstasi. Putaw. Alkohol dan Sedativa/Hipnotika (Prasetyo. Idrus & Yuliani, 2. Dampak narkoba dibagi menjadi 3, antara lain dampak terhadap diri sendiri, dampak terhadap lingkungan, dan dampak terhadap bangsa. Korban narkoba merebak ke seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, artis, ibu rumah tangga, pedagang, supir angkot, pengamen, pegawai negeri, dan lainnya. Narkoba sangat mudah didapatkan, bahkan dapat diolah sendiri dan sulit dideteksi. Banyak ditemukan pabrik di Indonesia yang mengolah narkotika (Eleanora, 2. Mengkonsumsi Ketergantungan merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapatkan kepuasan sehingga jika tidak terpenuhi hasratnya, maka akan menimbulkan perilaku yang di luar dugaan serta timbul toleransi untuk terus meningkatkan dosis pemakaian hingga penggunanya mengalami keracunan, dan bahkan sampai overdosis yang menimbulkan hilangnya nyawa (Rodhiah. Bahri & Martunis, 2. Salah satu upaya untuk mencegah bertambahnya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja adalah dengan cara meningkatkan pengetahuan dan sikap para remaja terhadap narkoba melalui peran aktif bimbingan konseling dan penyuluhan (Hayati, 2. Meskipun penyalahgunaan narkoba dengan anak-anak mereka. Sebagian dari kita percaya bahwa anakanak kita tidak akan terlibat pada hal-hal terlarang tersebut. Sebagian lainnya menundanya karena tidak mengetahui bagaimana mereka mengatakannya, atau justru takut mereka menjadi memikir tentang hal itu dan mendorong ke arah yang tidakdiinginkan (Dwitiyanti. Efendi & Supandi, 2. Perilaku sebagian remaja yang secara nyata telah jauh mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma serta hukum yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan narkoba di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat masih banyak dijumpai remaja yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba (Amanda. Humaedi & Santoso, 2. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 Lingkungan merupakan salah satu peran penting dan berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan masyarakat. Lingkungan juga merupakan determinan dalam menularkan dan munculnya suatu penyakit, baik menular maupun tidak menular. Usaha memperbaiki atau meningkatkan kondisi lingkungan ini dari masa ke masa, dan dari masyarakat satu ke masyarakat lain, bervariasi dan bertingkat-tingkat, dari yang sederhana sampai kepada yang modern (Jumaidah & Rindu, 2. Berdasarkan hal tersebut, maka kami merasa perlu untuk untuk mengadakan pengabdian pada Masyarakat di Kampung Tua. Teluk Legung. Kelurahan Kabil. Kecamatan Nongsa. Kota Batam. Provinsi Kepri, di mana diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada Masyarakat di Kampung Tua Teluk Lengung tentang bahaya narkoba dan memberikan edukasi tentang bagaimana cara atau prosedur rehabilitas melalui BNNP Kepri jika ada anak ataupun orang terdekat yang sudah terlanjur menggunakan narkoba. Kampung Tua. Teluk Legung, kecamatan Nongsa. Kota Batam ini dicetuskan dan diresmikan oleh Bapak Raja Isa pada Tahun 1952. Teluk Legung. Kelurahan Kabil. Kecamatan Nongsa merupakan kecamatan yang berada di Kota Batam. Kota Batam memiliki 12 Kecamatan dan 64 kelurahan . ari total 70 Kecamatan, 141 kelurahan dan 275 desa di seluruh Kepulauan Ria. dengan luas wilayahnya 960,25 kmA dan Jumlah penduduk di Kampung Tua Teluk Legung ini sebanyak 257 jiwa yang terbagi dalam RT. 01 dan RT. Alasan melakukan pengabdian kepada Masyarakat di daerah ini karena berdasarkan hasil survei masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang bahaya penggunaan narkoba tersebut dan juga masih ada ketakutan masyarkat untuk melaporkan jika ada kelaurga yang sudah diketahui menggunakan narkoba. Kurangnya pemahaman tentang bahaya penggunaan narkoba dikalangan Masyarakat dan kurangnya pengetahuan tentang prosedur rehabilitasi melalui BNNP Kepri akan menyebabkan sulitnya memutus mata rantai penggunaan narkoba secara bebas di kalangan Masyarakat. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat bahwa pengguna narkoba bukan suatu hal yang buruk yang harus ditutupi atau diamkan dengan alasan takut berurusan dengan aparat penegak hukum. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dalam mengatasi permasalah ini adalah sebagai Melakukan koordinasi kegiatan pengabdian masyarakat Di Kampung Tua Teluk lLengung. RT. 01 dan RT. Kelurahan Kabil. Kecamatan Nongsa. Kota Batam. Kepuluan Riau. Melakukan survey awal untuk menggali sejauh mana partisipasi masyarakat mau menerima This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 penyuluhan/sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba dan prosedur rehabilitasi melalui BNNP Kepri. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 08 Juni 2024, 00 s/d selesai. Kegiatan pengabdian masyarakat melakukan penyuluhan bahaya narkoba pada masyarakat di Kampung Tua Teluk Lengung. RT. 01 dan RT. Kelurahan Kabil. Kecamatan Nongsa. Kota Batam. Kepuluan Riau. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari survei awal, pengurusan izin dan pelaksanaan sosialisasi. Sosialisasi merupakan proses belajar, pada dasarnya sifat manusia adalah tidak akan pernah puas untuk belajar sesuatu hal yang belum diketahuinya, seperti belajar norma-norma untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Sosialisasi merupakan suatu proses bagaimana memperkenalkan sebuah sistem pada seseorang dan bagaimana orang tersebut menentukan tanggapan serta reaksinya. Sosialisasi ditentukan oleh lingkungan sosial, ekonomi dan kebudayaan dimana individu berada, selain itu juga ditentukan oleh interaksi pengalaman pengalaman serta kepribadiannya (Indrawan, . Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Mudahnya mendapat bahan berbahaya tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencicipi zat berbahaya ini. Meski ada beberapa jenis yang diperbolehkan dipakai untuk keperluan pengobatan, namun tetap saja harus mendapatkan pengawasan ketat dari dokter. Ada banyak bahaya narkoba bagi hidup dan kesehatan, di antaranya Dehidrasi Penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya badan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Halusinasi Halusinasi menjadi salah satu efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Tidak hanya itu saja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan. Apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus. Menurunnya Tingkat Kesadaran This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 Pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus si pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun. Hilangnya kesadaran tersebut membuat koordinasi tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang cukup berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan sehingga sulit mengenali lingkungan sekitar. Kematian. Dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obatobatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis. Pemakaian sabu-sabu, opium, dan kokain bisa menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Inilah akibat fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan narkotika, nyawa menjadi Gangguan Kualitas Hidup Bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh, penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum. Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian. Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh. Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian. Meningkatnya pengetahuan masyarakat serta mampu melakukan inovasi dalam penanganan dan pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba di Kampung Tua Teluk Legung. Kelurah Kabil. Kecamatan Nongsa. Kota Batam adalah tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini. Pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan, karena masyarakat lebih mudah menerima apa yang disampaikan dibanding apa yang dicari. Penyuluhan merupakan cara yang mudah dan efektif dalam sebuah penyampaian pesan. Penyuluhan mencakup pemaparan materi terhadap bahaya narkoba bagi masyarakat khususnya bagi remaja yang ada di Kampung Tua Teluk Legung. pemeriksaan mengenai lingkungan kultural lingkungan sosial dari masyarakat yang bersangkutan, interaksi sosial dan tingkah laku Berdasarkan hal tersebut, penyuluhan merupakan mata rantai paling penting di antara sistem-sistem sosial lainnya, karena dalam sosialisasi adanya keterlibatan individu-individu sampai dengan kelompok-kelompok dalam satu sistem untuk berpartisipasi dalam pencegahan bahaya narkotika yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Manfaat pelaksanaan program Pengabdian masyarakat ini adalah diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang sekarang sedang marak This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 terjadi di masyarakat pada umumnya. Program-program yang akan dibawakan oleh mahasiswa akan mengacu pada kegiatan-kegiatan pendampingan kepada masyarakat untuk sama-sama tangguh dan tanggap dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian masyakat ini menggunakan metode penyuluhan. Metode penyuluhan yaitu dengan melakukan penyuluhan tentang jenis dan bahaya narkoba di Kampung Tua Teluk Legung. Kabil. Kec Nongsa. Kota Batam. Dari segi teknologi, teknologi yang akan digunakan dalam kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah perangkat teknologi seperti komputer/laptop. LCD yang akan digunakan dalam proses penyampaian materi, dan kamera untuk dokumentasi kegiatan dan juga menghadirkan Narasumber dari pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi kepulauan Riau. Gambar 1. Pembukaan Gambar 2. Pemaparan Bahaya Narkotika dari Mahasiswa This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 Gambar 3. Pemaparan Bahaya Narkoba dari BNNP Kepri Gambar 4. Tanya Jawab Masyarakat Tentang Bahaya Narkoba This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P - ISSN 3026 - 2097 E - ISSN 3026 - 1546 Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 66 - 74 Foto Bersama Fakultas Ilmu Hukum Universitas Batam. Masyarakat dan BNN-P KESIMPULAN Pentingnya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba serta bagaimana prosedur rehabilitasi melalaui BNNP Kepri adalah tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Meningkatnya pengetahuan masyarakat serta mampu melakukan inovasi dalam penanganan dan pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba merupakan Langkah awal untuk menciptakan kehidupan kondusif di Masyarakat dengan generasi muda yang tumbuh tanpa pengaruh narkoba. UCAPAN TERIMA KASIH Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan bisa dilakukan secara rutin untuk masyarakat di lingkungan tersebut. Serta mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya KONFLIK KEPENTINGAN Tidak ada potensi konflik kepentingan yang relevan dengan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA