PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 Linggau Jurnal Language education and literature Modul Menyusun Ulasan Novel berbasis Kearifan Lokal (Pengembangan Bahan Ajar Sastra pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawa. Liberty Anggela1. Agung Nugroho2. Dian Ramadan Lazuardi3 Prodi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau Email : libertyanjely17@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI Negeri 2 Musi Rawas. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Researcd and Development (R&D) dan menggunakan model Dick and Carey yang memiliki 9 Langkah yaitu: indentifikasi tujuan, melakukan analisis intruksional, mengindentifikasi tingkah laku awal dan karakteristik siswa, merumuskan tujuan kinerja, pengembangan tes acuan patokan, pengembangan strategi pengajaran, pengembangan atau memilih pengajaran, merancang dan melakukan evaluasi formatif dan revisi pembelajaran sampel penelitian ini yaitu kelas XI RPL V SMK Negeri 2 Musi Rawas dengan jumlah 9 orang 3 untuk one to one dan 6 untuk kelompok kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuisioner/angket. Sedangkan untuk teknik analisis data yaitu menggunakan skala likert uji validasi dan kepraktisan. Hasil penelitian ini untuk kevalidan dari validasi modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal tergolong dalam kategori valid dengan persentase 78,3%. Selanjutnya kepraktisan modul ini memperoleh persentase 74%. Berdasarkan dari hasil penelitian modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal telah Valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: Novel. Teks ulasan. Kearifan Lokal. ABSTRACT The aim of this research is to make a Novel Review Module based on local culture which is intended for class XI SMK Negeri 2 Musi Rawas students. The method that used in this research is called Research and Development (R&D) also the Dick and Carey model which has 9 steps: identifying goals, instructional analysis, early identifying student behavior, formulating a goals, developing benchmark references, tests, developing teaching strategies, designing and doing a formative evaluations, revisions of learning. The sample of this research was students of class XI RPL V SMK Negeri 2 Musi Rawas which 9 students, 3 for one-on-one and 6 for small groups. Collecting data for this research is by interviews and distributing questionnaires. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 the data analysis uses a Likert scale to check the validation and practicality test. The result of this research is to validate the module for compiling a novel review based on local culture in the valid category with a percentage of 78. Furthermore, this practical module obtained a proportion of 74%. Based on the research results, the module for compiling novel reviews based on local culture has been valid and practical to use in learning. Keywords: Novel. Review Text. Local Wisdom. PENDAHULUAN Semakin majunya perkembangan ilmu pengetahuan dunia, maka pemerintah dituntut untuk selalu berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan dengan mengembangkan kurikulum 2006 (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 yang lebih menekan pembentukan karakter siswa. Dalam kurikulum 2013 proses pembelajaran sastra lebih menekan pada proses, pembelajaran sastra merupakan bagian dari pembelajaran bahasa Indonesia, pembelajaran sastra memiliki tujuan yang terbagi menjadi empat yaitu informasi, konsep, persefktif, dan apresiasi. Konsep dasar yang diterapkan dalam pembelajaran sastra mengarah kepada sudut pandang seseorang dalam melihat karya sastra (Suhariyadi, 2. Guru dituntut menjadi model budi pekerti dalam kehidupan nyata karena empat kompetensi guru, baik kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial dan Kompetensi ini tidak cukup dikuasai secara teoritis harus ada aplikasinya dalam tugas mendidik. Guru juga harus menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa, sehingga minat siswa terhadap pembelajaran meningkat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan bahan ajar. Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga tercipta lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar (Haryonik dan Bhakti, 2. Dalam penelitian ini peneliti mengembangkan bahan ajar modul, modul merupakan suatu kegiatan program belajar mengajar yang dapat dipelajari oleh peserta didik dengan bantuan yang minimal dari guru. Dimana hal ini meliputi perencanaan tujuan yang akan dicapai secara jelas, menyediakan materi Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 pelajaran, alat yang dibutuhkan dan alat untuk penilaian. Modul menyajikan materi secara luas serta dilengkapi dengan contoh dan soal-soal latihan untuk melatih keterampilan menulis dan mengasah ranah kognitif siswa. Sebagai suatu bahan ajar, di dalam modul materi novel sebaiknya materi yang disajikan mengangkat poin kearifan lokal agar siswa lebih mudah menuangkan ide, pendapat, maupun daya imajinatifnya melalui novel lebih mudah. Hal ini dikarenakan kearifan lokal berakar dari lokalitas yang akrab dengan kehidupan masyarakat, termasuk siswa itu sendiri. Kearifan lokal merupakan kecerdasan manusia yang dimiliki oleh kelompok etnis tertentu yang diperoleh melalui pengalaman masyarakat. Menurut Fajarini . kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Dalam bahasa asing sering juga dikonsepsikan sebagai kebijakan setempat Aulocal wisdomAy atau pengetahuan setempat Aulocal knowledgeAy atau kecerdasan setempat Aulocal geniousAy. Artinya, kearifan lokal adalah hasil dari masyarakat tertentu melalui pengalaman mereka dan belum tentu dialami oleh masyarakat yang lain. Nilai-nilai tersebut akan melekat sangat kuat pada masyarakat tertentu dan nilai itu sudah melalui perjalanan waktu yang panjang, sepanjang keberadaan masyarakat tersebut. Konsep bahan ajar yang disajikan dengan basis kearifan lokal memuat materi, contoh, dan soal latihan yang berpedoman pada nilai-nilai kearifan lokal. Berdasarkan hasil identifikasi ke sekolah dengan guru Bahasa Indonesia yaitu Bapak Bambang Setia Bakti S. Pd pada tanggal 07 Januari 2021 didapatkan informasi bahwa siswa SMK Negeri 2 Musi Rawas menginginkan modul yang memiliki materi yang lengkap, serta adanya contoh dalam materi mengulas novel, untuk bentuk perwajahan modul yang mereka ingin adalah modul yang memiliki warna warna yang menarik dan gambar gambar yang menarik maupun mendidik dan untuk materi siswa menginginkan materi yang tidak bertele-tele, lebih ringkas dan menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan mengangkat kearifan lokal Lubuklinggau. Ketersediaan bahan ajar yang ada di sekolah masih kurang memadai dikarenakan hanya menggunakan buku cetak dan ada guru yang mengembangkan modul tetapi tidak Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 dipakai sebagai bahan pembelajaran untuk melatih kemampuan siswa. dengan hanya menggunakan buku cetak yang ada disekolah siswa masih belum mencapai Kriteria Ketuntas Minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu 80. Penelitian yang dilakukan oleh Hariyani . Hasil penelitian ini menunjukan hasil uji validitas isi oleh ahli rata-rata adalah 70 persen menunjukan bahwa tugas kerja telah layak atau memenuhi syarat validitas isi yang baik untuk diimplementasikan dilapangan, kelayakan bahasa sudah sesuai dengan kamus besar Indonesia, kelayakan penggunaan teknologi sudah sudah memiliki kelayakan, kelayakan penggunaan program sudah layak menggunkan program Wix, kelayakan kejelasan petunujuk penggunaan sesuai dengan uji coba para ahli, dan penyajian produk dikatakan layak. yang dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar teksulasan film/drama berbasis web sangat perlu untuk dikembangkan. Kastiyawan dkk, . hasil penelitin ini menunjukan hasil bahwa produk yang dikembangkan mampu meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, media ini pun sukses menghantarkan siswa untuk belajar didalam maupun di luar kelas menggunakan perangkat gawai yang dimiliki oleh siswa. Penelitian yang dilakukan oleh Hariyani dan Kastiyawan. memiliki persamaan dengan penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti. Persamaannya terletak pada jenis penelitian, yaitu mengembangkan bahan ajar dan materi penelitian yang mengangkat pembahasan perihal teks ulasan. Sedangkan perbedaan pada penelitian ini adalah penggunaan materi dan mengaitkan kearifan lokal untuk penelitian ini. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti akan mengembangkan modul yang dapat dijadikan sebagai referensi dan buku pendamping bagi guru dalam menyampaikan materi mengulas novel. Modul yang akan dikembangkan berlandaskan pada kurikulum 2013 yaitu modul ulasan novel berbasis kearifan lokal. Dengan adanya bahan ajar ini, diharapkan dapat membantu guru dalam kegiatan pembelajaran. METODE Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk. Borg dan Gall (Ainin, 2. mengemukakan bahwa Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 penelitian pengembangan merupakan padanan makna dari istilah yang berasal dari bahasa asing yaituresearch dan development yang berarti suatu desain penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan sekaligus memvalidkan produk-produk yang dapat diaplikasikan dalam mata pelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas, pelaksanaan analisis kebutuhan pada tanggal 07 Januari 2021 sedangkan pelaksaan uji coba modul dilaksanakan pada tanggal 29 April 2021 sampai dengan 29 Mei 2021. Langkah- langkah penelitian pengembangan menggunakan model Dick and Carey menurut Hamzah . mengatakan ada 9 langkah yang harus diikuti yaitu . indentifikasi tujuan, . melakukan analisis intruksional, . mengidentifikasi tingkah laku awal dan karakteristik siswa, . merumuskan tujuan kinerja, . pengembangan tes acun patokan, . bpengembangan stategi pengajaran, . pengembangan atau memilih pengajaran, . merancang dan melakukan evaluasi formatif dan yang terakhir . revisi pembelajaran. Teknik untuk pengumpulan data penulis menggunakan kuesioner atau angket sedangkan teknik dalam analisis menggunakan analisis data wawancara dan data Wawancara dilakungan dengan dan juga siswa untuk memenuhi analisis kebutuhan siswa kritik dan saran dari guru dan siswa. Sedangkan pada pengukuran respon siswa terhadap bahan ajar berupa modul ini melalui angket berypa angketv wawancara dan respon siswa yang bertujuan mengukur sikap siswa terhadap modul menyusun ulasan novel yang digunakan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian Penelitian ini menghasilkan dua jenis data yaitu data kuantitaf dan Data tersebut diperoleh melalui dua tahap, yaitu tahap validasi dan tahap uji Data kevalidan diperoleh melalui tahap penilaian yaitu tahap validasi ahli. Uji validasi terhadap modul dilakukan oleh validator ahli yang dilaksanakan pada tanggal 21-27 April 2021. Data validasi terhadap modul diperoleh melalui evaluasi yang dilakukan oleh validator ahli isi/materi, validator desain dan validator kebahasaan. PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 Linggau Jurnal Language education and literature Keseluruhan Penilaian Validator No. Validator Skor Persentase Kategori Materi Valid Desain Valid Kebahasaan Valid 78,3 % Valid Jumlah Keseluruhan Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat hasil penilaian validator materi pada modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal memperoleh skor 28 dengan persentase 80% yang termasuk kategori valid, penilaian validator desain memperoleh skor 38 dengan persentase 76 % yang termasuk kategori valid selanjutnya penilaian validator kebahasaan memperoleh skor 28 dengan persentase 80 % yang termasuk kategori valid. Kesimpulan dari komponen kelayakan seluruh validasi pada perhitungan diatas menunjukan skor yang diperoleh secara keseluruhan berjumlah 94 dengan persentase 78,3 % hal ini menunjukan bahwa modul menyusun ulasan novel sudah valid. Sedangkan data kepraktisan disajikan dalam bentuk data kuantitatif dan data Data kepraktisan ini diperoleh melalui dua tahap penilaian, yaitu evaluasi one to one dan evaluasi uji coba kelompok kecil. Pengambilan data kepraktisan modul dilakukan terhadap siswa kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas kelas XI RPL V, dilaksanakan pada tanggal 29 April 2021 sampai tanggal 29 mei 2021. Persentase Ujicoba Kelompok Kecil Kategori Skor Rentangan Skor Persentase Sangat Praktis 60 Ae 75 81% - 100% Praktis 45 Ae 59 61% - 80 % Cukup Praktis 30 Ae 44 41% - 60% Tidak Praktis 15- 29 21% - 40% Sangat Tidak Praktis 0 Ae 14 0% - 20% Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 Berdasarkan perhitungan nilai berasal dari pengisian angket yang diisi siswa, dapat disimpulkan bahwa modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal sudah praktis dengan presentase 74%. Hal ini menunjukan bahwa modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siap digunakan. Pembahasan Penelitian pengembangan merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk yang sering disebut penelitian research dan development (R&D) penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan sekaligus memvalidkan produk-produk yang dapat diaplikasikan dalam mata pelajaran. Dalam hal ini bahan ajar yang dikembangkan penulis berupa modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas. Data hasil pengembangan modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas mempunyai dua tahap yaitu: Proses desain modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas ini dilakukan setelah penulis melakukan analisis kebutuhan pada guru dan siswa. Analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan bahan ajar seperti apa yang diinginkan guru dan siswa. Proses mendesain modul ini menentukan materi, bahasa, dan bentuk modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas yang berkualitas dan selanjutnya penulis mengevaluasi . dan kepraktisan. Desain penulis pada modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal dibuat semenarik mungkin. Pada cover diberikan gambar yang berkaitan dengan materi yang ada didalam modul, pada penulisan materi penulis menggunakan microsoft word 2007 dengan font Times New Roman ukuran 12 dan untuk cover bagian cover penulis menulis tentang informasi modul yang digunakan. Lalu untuk bagian isi penulis membuat bingkai agar menarik dan mengunakan warna menggunakan warna yang tidak Modul ini dibuat penulis sesuai dengan kebutuhan siswa serta menyesuaikan dengan karakteristik siswa, modul yang dihasilkan penulis cukup tebal yaitu 45 lembar sudah termasuk kata pengantar, daftar isi dan daftar pustaka. Modul dicetak Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 menggunakan kertas A4 dijilid dengan rapi telah melalui tahap validasi. Dari ketiga validator yang memvalidasikan modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMK Negeri 2 mendapatkan hasil valid dan siap untuk digunakan dalam kkegiatan pembelajaran. Selanjutnya tahap kedua yaitu desain kevalidan modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal ini penulis menggunakan instrument validasi. Evaluasi ini dilakukan tiga pakar ahli yaitu ahli kebahasaan, ahli desain yang dan ahli materi. Hasil angket dari para ahli dapat dijadikan acuan untuk valid atau tidak terhadap lembar kerja siswa yang dikembangkan oleh penulis. Berdasarkan hasil penilaian yang diberikan dosen melalui angket yang dibuat oleh Hasil yang diberikan ahli kebahasaan mendapatkan kategorikan valid berarti modul yang dikembangkan layak untuk digunakan, sama halnya dengan penelitian relevan oleh Haryani yang menyatakan hasil uji coba ahli keterbacaan bahasa, bahan ajar yang dibuat menggunakan bahasa baku dan resmi dalam materi ulasan teks/film yang mendapatkan kategori sangat layak dan siap diimplementasikan. Selanjutnya ahli materi mendapatkan kategorikan valid yang berarti modul yang dikembangkan layak untuk digunakan, penulis juga tidak lupa merevisikan kritik serta saran dari validator, sama halnya dengan penelitian relevan yang dilakukan oleh Kastiyawan yang menyatakan hasil uji coba ahli pada materi yang mendapatkan kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Terakhir ahli desain yang mendapatkan kategori valid yang berarti modul dikembangkan layak untuk digunakan, jika dibandingkan dengan penelitian relevan oleh Haryani menyatakan hasil uji coba ahli desain dari segi cover dan segi penyajiana grafiks mendapatkan kategori sangat layak. Hasil secara keseluruhan angket penilaian validator mendapatkan valid dan layak untuk digunakan . Pada tahap kepraktisan penulis melalui uji coba one to one dan kelompok kecil, pada uji coba one to one dilakukan pada 3 siswa yang dipilih secara acak untuk menjawab pertanyaan yang sudah disediakan oleh penulis. Berdasarkan hasil dari tanggapan siswa terhadap modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal mendapat respon positif. Sedangkan pada uji coba kelompok keci yang juga dipilih secara acak penulis menyiapkan 15 pertanyaan berdasarkan dari evaluasi kelompok PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 Linggau Jurnal Language education and literature kecil mendapatkan hasil analisis angket berkategori praktis yang berarti modul ini sudah praktis dan layak digunakan. Menurut pandangan Tegeh . model pengembangan Dick and carey adalah model yang sering digunakan designer pembelajaran, termasuk penulis untuk mengembangkan bahan ajar sedangkan kearifan lokal menurut pandangan Greerz (Fransisca 2019:. kearifan lokal adalah nilai dan norma budaya yang digunakan sebagai pedoman kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan penemuan penulis di lapangan jika dikaitkan dengan teori di atas, hasil penemuan penulis adalah modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal dan hasil yang didapatkan praktis dan valid, hal ini dikarenakan penulis mematuhi langkah-langkah model pengembangan Dick and carey. Modul yang dihasilkan penulis memasukan nilai kearifan lokal di lingkungan siswa dengan mengangkat novel kepunan karya Benny Arnas yang didalamnya mengandung kearifan lokal Kota Lubuklinggau sehingga siswa akan lebih mengenal budaya di lingkungan dan mempelajari nilai maupun norma kebudayaan mereka. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian pengembangan bahan ajar berupa modul menyusun ulasannovel berbasis kearifan lokaluntuk siswakelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas, peneliti dapat menyimpulkan menjadi beberapa poin sebagai berikut: Kevalidan modul berdasarkan analisis validasi ahli materi yang dilakukan dua tahap maka mendapatkan hasil akhir nilai 4 dengan kategori AuvalidAy, validasi ahli kebahasaan AuValidAy dan juga validasi desain dilakukan satu tahap mendapatkan hasil nilai AuvalidAy kelompok kecil. Kepraktisan berdasarkan analisis respon siswa yang dilakukan pada evaluasi one to one dan uji coba kelompok kecil pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Musi rawas Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 24 - 33 diperoleh hasil 74% dengan kategori AupraktisAy yang menyatakan bahwa siswa memberikan respon sangat positif terhadap modul yang telah dikembangkan sehingga dinyatakan layak digunakan. DAFTAR PUSTAKA