Kalamizu : Jurnal Sains. Sosial, dan Studi Agama Volume 1 Number 6. Oktober . , 684-690. Model Komunikasi KH. Fatchurrahman Kafrawi (Teladan Usia Muda Tokoh Indonesi. Samsuriyanto1*. Andina Firmandari Imani2. Ghufron Jailani3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Indonesia 2Universitas Airlangga Surabaya. Indonesia 3Universitas Nurul Jadid Probolinggo. Indonesia Email Correspondence : samsuriyanto@its. Kata Kunci : Abstrak Komunikasi. Teladan. Tokoh KH. Fatchurrahman Kafrawi adalah tokoh yang layak dijadikan teladan dalam konteks nasional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan model komunikasi KH. Fatchurrahman Kafrawi saat usia muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model komunikasi KH. Fatchurrahman Kafrawi saat usia muda kompleks yaitu komunikasi belajar dan sanad dengan berguru kepada para ulama dan institusi pendidikan yang valid, komunikasi organisasi dan relasi dengan memimpin perkumpulan mahasiswa Indonesia-Melayu yang didirikan tahun 1922, komunikasi bahasa dan tulisan dengan cerdas berbahasa Latin dan mengelola Jurnal Seruan al-Azhar, komunikasi sosial dengan mewakafkan rumah yang dibelinya kepada mahasiswa Indonesia yang sedang mengembara untuk belajar di Mesir serta komunikasi hidup kreatif dengan menjadi agen surat kabar dan mengajar Bahasa Latin. Inggris dan Belanda kepada anak-anak orang Inggris. Penelitian ini penting dibaca oleh para pemuda yang menginginkan kehidupan penuh perjungan di usia muda dari KH. Fatchurrahman Kafrawi serta meneladaninya bagi kehidupan masa depan. Abstract Keywords : Communication. Role Model. Figure KH. Fatchurrahman Kafrawi is a figure worthy of being a role model in the national context. This study aims to describe the communication model of KH. Fatchurrahman Kafrawi when he was young. This study uses a qualitative method with a library study approach. The results of this study indicate that the communication model of KH. Fatchurrahman Kafrawi when he was young was complex, namely learning and sanad communication by studying with scholars and valid educational institutions, organizational and relationship communication by leading Samsuriyanto. Andina Firmandari Imani. Ghufron Jailani Model Komunikasi Kh. Fatchurrahman Kafrawi (Teladan Usia Muda Tokoh Indonesi. the Indonesian-Malay student association founded in 1922, language and writing communication by fluently speaking Latin and managing Jurnal Seruan al-Azhar, social communication by donating the house he bought to Indonesian students who were traveling to study in Egypt and creative life communication by becoming a newspaper agent and teaching Latin. English and Dutch to English children. This study is important to read for young people who want a life full of struggle at a young age of KH. Fatchurrahman Kafrawi and emulate him for future life. A 2025 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution 4. 0 International License (CC-BYSA) license . ttps://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). PENDAHULUAN Rasulullah Shallallaahu AoAlaihi wa Sallam harus dijadikan sebagai teladan di dalam kehidupan para pemuda untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan. Merayakan kelahirannya . adalah salah satu tanda untuk mengetahui kepribadian mulia agar dijadikan teladan dalam berbagai segi kehidupan. Muhammad AoAbduh Yamaniy . dalam AoAllimuu Awlaadakum Mahabbata Rasuulillaahi Shallallaahu AoAlaihi Wa Sallama menegaskan bahwa di antara keutamaan merayakan maulid adalah mengkaji sejarah hidupnya, mengajarkan kepada pemuda dan anak-anak guna merindukannya serta meneladani akhlaknya, akhlak keluarganya yang baik dan suci, khulafaAo al-rasyidin, serta para sahabatnya yang mulia. Rasulullah Shallallaahu AoAlaihi wa Sallam adalah teladan agung, global dan Pemuda juga bisa meniru teladan nasional, salah satunya adalah KH. Fatchurrahman Kafrawi. Ia lahir di Tuban. Jawa Timur pada 10 Desember 1901. Sang ayah adalah tokoh Nahdhatul Ulama (NU) yang menjadi penghulu di Tuban. Tahun 1916, lulus dari HIS Tuban saat berumur 15 tahun. Secara ideologi, peraih Diploma i dari Sorbone University Paris. Perancis ini sudah memperoleh pendidikan ajaran NU dari ayahandanya (Fadeli dan Subhan, 2010, p. Sejauh penelusuran penulis, tidak ada penelitian berkaitan dengan model komunikasi KH. Fatchurrahman Kafrawi ditinjau dari aspek usia muda atau pemuda. Namun ada penelitian yang relevan berkaitan dengan model komunikasi dan pemuda yang ditulis oleh Arista . dengan judul Model Komunikasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia dalam Pembinaan Remaja di Desa Bandar Setia Percut Sei Tuan Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan salah satunya adalah model komunikasi pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia yang terjadi di dalam organisasi ini dalam melakukan pembinaan keagamaan remaja di Desa Bandar Setia Percut Sei Tuan Deli Serdang. Sementara penelitian ini membahas tentang model komunikasi KH. Fatchurrahman Kafrawi saat usia muda berumur antara 16 hingga 30 tahun. Salah satu kekurangan yang menghambat banyak pemuda dalam meraih citacita adalah meratapi dan membentuk masa lalu sebagai pedoman dan deskripsi untuk masa yang akan datang (Samsuriyanto, 2. Penelitian ini penting guna memberikan Kalamizu : Jurnal Sains. Sosial, dan Studi Agama pijakan dan teladan untuk pemuda jika terdapat tokoh bernama KH. Fatchurrahman Kafrawi dengan masa muda cemerlang dan penuh dengan perjuangan. METODE Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi Sumber data primer berpedoman pada buku sejarah tokoh karya Soeleiman Fadeli dan Mohammad Subhan dengan judul Antologi NU Buku II. Sejarah Ae Istilah Ae Uswah. Sumber data sekunder berpedoman melalui kitab klasik dan jurnal yang terkait. HASIL DAN PEMBAHASAN Komunikasi Belajar dan Sanad Menteri Agama Republik Indonesia tahun 1946 hingga 1947 ini meneruskan di Pondok Pesantren Jamsaren Solo di bawah bimbingan KH. Umar, namun hanya dalam waktu yang tidak lama mencari berkah di sana. Motivasi tinggi memberanikan diri menjadi awak kapal Belanda, sehingga ia sampai di Mekkah. Bupati Tuban selama tiga bulan ini lulus Madrasah Tsanawiyah tahun 1919 . mur 18 tahu. dan Madrasah Aliyah tahun 1922 . mur 21 tahu. dengan mengajar mengaji sebagai langkah menyambung hidup. Setelah lulus pendidikan di tanah suci. Wakil Ketua Konstituante tahun 1955 sampai 1959 ini melanjutkan pengembaraan intelektual di Mesir. Di Negeri Paramida, ia belajar di Universitas al-Azhar di bidang Perbandingan Agama (Fadeli dan Subhan, 2010, p. Syekh Usamah al-Sayyid al-Azhariy . dalam Asaaniid al-Mashriyyiin memberikan penjelasan secara gamblang tentang sanad . ilsilah keilmua. ulamaulama Mesir termasuk Universitas al-Azhar. Artinya keilmuan dari KH. Fatchurrahman Kafrawi bersambung kepada Rasulullah Shallallaahu AoAlaihi wa Sallam. Seorang pemuda hebat harus belajar kepada seorang guru dengan silsilah keilmuan yang bersambung kepada pemimpin para nabi dan utusan itu. Di Indonesia, para ulama Ahl al-Sunnah wa al-JamaAoah menciptakan kedamaian dengan dakwah moderat (Muhid & Samsuriyanto, 2. Ahl al-Sunnah wa al-JamaAoah dengan silsilah keilmuan yang jelas membentuk pribadi yang senang dengan perdamaian dan kerukunan. Muhammad Amin AoAbd. al-Aziz . dalam al-DaAowah Qawaoid wa Ushuul menjelaskan bahwa seorang murid harus belajar kepada guru, bukan kepada buku . ilmiidz imaam laa tilmiidz kitaa. Dengan demikian, pemuda yang memperoleh wawasan dari guru lebih mempunyai ikatan emosional. Jika seorang pemuda otodidak belajar ilmu keislaman baik melalui buku maupun internet, maka ia akan berguru kepada setan. Hal ini berbahaya, kemungkinan akan menjadi pemuda yang berpikir radikal dan aneka paham berbahaya lainnya. Menurut Wahyuddin. Saifulloh dan Samsuriyanto . , memahami Al-QurAoan harus sesuai dengan petunjuk ulama yang lurus, bukan hawa nafsu. Samsuriyanto. Andina Firmandari Imani. Ghufron Jailani Model Komunikasi Kh. Fatchurrahman Kafrawi (Teladan Usia Muda Tokoh Indonesi. Komunikasi Organisasi dan Relasi Selain mencari ilmu di Lembaga Pendidikan Ahl al-Sunnah wa al-JamaAoah, ia juga aktif di organisasi Jamaoah al-Khayriyyah al-Thalaabiyyah al-Azhariyyah al-Jaawiyyah. Bahkan menjelang tahun 1925, di usia 24 tahun ia sudah menjadi pimpinan perkumpulan mahasiswa Indonesia-Melayu yang didirikan tahun 1922 di Universitas al-Azhar. Ketua pertama adalah Djanan Thaib, mahasiswa dari Minangkabau yang menjadi orang Indonesia pertama mencapai gelar akademis resmi dari Universitas yang berideologi Aswaja itu (Fadeli dan Subhan, 2010, p. Di era sekarang, pemuda bisa aktif dalam organisasi. Bagi yang masih di bangku sekolah dan perguruan tinggi, harus bisa membagi waktu agar semua kegiatan berjalan dengan baik. Dalam berorganisasi, akan bertemu dengan orang dari latar belakang berbeda, sehingga dapat membangun relasi menuju kesuksesan di masa depan. Komunikasi Bahasa dan Tulisan Tahun 1927, anggota DPR semasa penjajahan Jepang ini meraih gelar Master Pendidikan Agama di usia 26 tahun. Kecerdasannya berbahasa Latin membuatnya secepat kilat dalam melahap kitab-kitab agama lain. Selama di negara dengan gurun pasir itu, ia bersama Djanan Thaib turut membentuk dan mengelola Jurnal Seruan alAzhar (Fadeli dan Subhan, 2010, p. Jika KH. Fatchurrahman Kafrawi. menulis melalui jurnal, maka pemuda modern bisa menulis di surat kabar, majalah, situs online dan sungguh baik jika dalam bentuk buku dan jurnal penelitian ilmiah untuk menebar inspirasi cemerlang kepada orang lain. Pemuda juga membuat industri media Islam dalam menebar wawasan keislaman di era kontemporer (Samsuriyanto, 2. Dalam sejarah Islam, ulama Ahl al-Sunnah wa al-JamaAoah amat produktif dalam Al-Imam Abu al-Hasan AoAliy bin IsmaAoil al-AsyAoariy di antaranya menulis buku Maqaalat al-Islaamiyyin Wakhtilaaf al-Mushalliin, serta al-Imam Abu Mansur bin Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Maturidiy di antaranya menulis kitab Kitab al-Tawhiid untuk mempertahankan Ahl al-Sunnah wa al-JamaAoah dengan memberikan argumentasi dan kritikan terhadap aliran-aliran yang menyimpang dari Al-QurAoan dan hadis. Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad al-Ghazaliy yang dikenal dengan Imam al-Ghazaliy, di dalam kitab Al-Iqtishaad fi alIAotiqaad yang diterbitkan oleh Al-Hikmah. Damaskus tahun 1994 menyebut telah menulis 85 kitab yang berisi penjelasan, argumentasi maupun kritikan. Tidak hanya itu, sungguh indah ketika kita mengetahui diskusi antara Imam al-Ghazaliy dengan Imam Muhammad bin Rushd (Imam Ibn Rush. melalui kitab atau tulisan. Imam al-Ghazaliy adalah tokoh yang memberikan kritikan terhadap relasi antara porsi filsafat yang berlebihan dalam Islam, sehingga ia menulis kitab Tahaafut al-Falaasifah. Imam Ibn Rushd lalu mengkritik terhadap kritikan yang dilontarkan oleh Imam al-Ghazaliy, sehingga menulis kitab Tahaafut al-Tahaafut. Kalamizu : Jurnal Sains. Sosial, dan Studi Agama Komunikasi Sosial KH. Fatchurrahman Kafrawi bakat mengamen sebagai penggesek biola di kafekafe yang menjamur di tepi Sungai Nil, tidak hanya bisa untuk menyambung hidup, tapi juga bisa membeli rumah. Sungguh menginspirasi, tempat berteduh yang dihasilkan dengan perjuangan itu tidak dijual saat telah lulus, tapi diwakafkan kepada mahasiswa Indonesia yang sedang mengembara untuk belajar di Mesir (Fadeli dan Subhan, 2010, p. Memberikan rumah kepada mahasiswa adalah salah bentuk kecerdasan sosial yang dilakukan oleh KH. Fatchurrahman Kafrawi. Pemuda kebanggaan juga harus memiliki simpati dan empati yang tinggi kepada orang lain. Kecerdasan sosial dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menjalin relasi dengan orang lain, wawasan intrapersonal, kemampuan untuk menilai perasaan, temperamen dan insentif orang lain, kinerja dan fungsi sosial yang efektif, kemampuan untuk bersimpati, dan terampil dalam memecahkan kode tanda-tanda nonverbal (Ebrahimpoor et al. , 2. Komunikasi Hidup Kreatif Setelah dari Mesir, anggota BPUPKI tahun 1944 sampai 1945 ini melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Utrech Belanda. Di negeri kincir angin, ia sangat akrab dengan Bung Hatta karena satu angkatan. Perbedaannya. Bung Hatta tinggal di asrama mewah kalangan atas, sedangkan dirinya kos di tempat sebaliknya, dengan menjadi agen surat kabar untuk menyambung hidup dan pendidikannya. Mayor Balatentara Jepang tahun 1943 sampai 1946 ini melanjutkan ke Community College di London bidang kajian budaya dan perkembangan agama. Pikiran dan sikap hidup yang kreatif. Dengan bekal mengajar Bahasa Latin. Inggris dan Belanda kepada anak-anak orang Inggris, bisa mencukupi hidup dan pendidikannya (Fadeli dan Subhan, 2010, p. KH. Fatchurrahman Kafrawi sebagai pemimpin gerilya di Tuban dan sekitarnya . 8 Ae 1. ini mendapatkan gelar sarjana muda dari Utrech. Belanda pada usia 29 tahun tepatnya di tahun 1930. Tidak sampai menyelesaikan Master karena senantiasa dikejar oleh intel dengan tuduhan ekstremis kemerdekaan (Fadeli dan Subhan, 2010, p. Kegiatan yang telah dilakukannya ketika di Belanda dan Inggris adalah cara kreatif pada zamannya untuk bertahan hidup dan meneruskan pendidikan di tanah Di zaman sekarang, pemuda bisa kreatif untuk hidup dan memperoleh Pemuda cerdas juga diharapkan menjadi agen pemberi solusi kreatif di tengah kehidupan masyarakat. Pemuda juga mampu menggunakan teknologi digital untuk menebar manfaat. Orang-orang kreatif memperoleh kebaikan seiring dengan revolusi Hampir semua bagian kehidupan, mereka memanfaatkan internet dan teknologi digital lainnya (Acker et al. , 2. Samsuriyanto. Andina Firmandari Imani. Ghufron Jailani Model Komunikasi Kh. Fatchurrahman Kafrawi (Teladan Usia Muda Tokoh Indonesi. Tabel 1 Model Komunikasi KH. Fatchurrahman Kafrawi (Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009, usia muda atau pemuda berumur antara 16 hingga 30 tahu. Model Komunikasi Komunikasi belajar dan Komunikasi dan relasi Komunikasi bahasa dan Komunikasi Komunikasi hidup kreatif KH. Fatchurrahman Kafrawi saat Usia Muda Lulus Madrasah Tsanawiyah tahun 1919 dan Madrasah Aliyah tahun 1922. Pendidikan di tanah suci dan Universitas Al-Azhar. Mesir. Menjelang tahun 1925, menjadi pimpinan perkumpulan mahasiswa Indonesia-Melayu yang didirikan tahun 1922 di Universitas al-Azhar. Umur 24 tahun (Memimpin organisasi dan belajar di Universitas al-Azha. Tahun 1927, meraih gelar Master Pendidikan Agama. Cerdas berbahasa Latin dan turut membentuk dan mengelola Jurnal Seruan al-Azhar. Mewakafkan rumah yang dibelinya kepada mahasiswa Indonesia yang sedang mengembara untuk belajar di Mesir. Menjadi agen surat kabar dan mengajar Bahasa Latin. Inggris dan Belanda kepada anak-anak orang Inggris. Mendapatkan gelar sarjana muda dari Utrech. Belanda pada usia 29 tahun tepatnya pada tahun 1930. Perkiraan Umur Umur 18 dan 21 tahun Umur 24 Umur 26 Sekitar umur 26-27 tahun Umur 29 KESIMPULAN Sebagai pahlawan sejati. KH. Fatchurrahman Kafrawi tetap percaya diri, tidak gentar dan tetap semangat menyambut kemerdekaan Republik Indonesia, daripada sekedar lari dari kejaran intel atas dugaan ekstremis kemerdekaan. Sebagai orang asli Indonesia, yang meneruskan pendidikan di negara penjajah, ia bisa bernegosiasi dengan cara lembut dan indah untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Kita perlu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KH. Fatchurrahman Kafrawi. Di usia mudanya, mampu memberikan pelajaran kepada kita agar mengutamakan belajar keislaman kepada seorang guru yang memiliki silsilah keilmuan yang bersambung kepada Rasulullah Shallallaahu AoAlaihi wa Sallam, membangun relasi dengan berorganisasi secara aktif, menulis agar berpikir kritis dan menebar banyak manfaat, memiliki kecerdasan sosial serta menjadi kreatif di dalam setiap dimensi kehidupan. REFERENSI