ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENETAPAN HARGA MINIMUM PETANI IKAN NILA DI KECAMATAN KEDURANG ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING MINIMUM PRICE DETERMINATION FOR NILE FISH FARMERS IN KEDURANG DISTRICT Sella Agustin. Rika Dwi Yulihartika. Yossie Yumiati* Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Dehasen Bengkulu. Indonesia *Korespondensi Email : yossieyumiati74@unived. ARTICLE HISTORY Received . February 2. Revised . March 2. Accepted . April 2. KEYWORDS Pengaruh, harga minimum. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor apa saja yang mempengaruhi penetapan harga minimum pada petani ikan nila di kecamatan kedurang. Metode analisis data yang digunakan berupa analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan uji f Nilai Sig. sebesar 0,000 (<0,. maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Independent berpengaruh signifikan secara simultan terhadapan Variabel Dependen. Hasil uji t berupa nilai sig. variabel X1 Biaya Produksi sebesar 0. 000 (<0,. maka berkesimpulan variabel X1 Biaya Produksi berpengaruh signifikan terhadap variabel Y penetapan harga Nilai sig. variabel X2 Permintaan Pasar sebesar 0,86 (>0,. maka berkesimpulan variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y penetapan harga minimum. Nilai sig. variabel X3 Kebijakan Pemerintah sebesar 0,377 (>0,. maka berkesimpulan variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Nilai sig. variabel X4 Kualitas Produk sebesar 1000 (>0,. maka berkesimpulan variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y ABSTRACT This is an open access article under the CCAe BY-SA license This study aims to analyze what factors influence the minimum price setting for tilapia farmers in Kedurang sub-district. The data analysis method used is multiple linear regression analysis using SPSS. Based on the results of the study, the f test showed a Sig. value of 0. 000 (<0. , it can be concluded that the Independent Variable has a significant effect simultaneously on the Dependent Variable. The results of the t test in the form of a sig value. variable X1 Production Cost of 0. 000 (<0. , it is concluded that variable X1 Production Cost has a significant effect on variable Y minimum price setting. Sig value. variable X2 Market Demand of 0. 86 (>0. , it is concluded that the variable has no significant effect on variable Y minimum price setting. Sig variable X3 Government Policy of 0. 377 (>0. , it is concluded that the variable has no significant effect on variable Y. Sig value. variable X4 Product Quality of 1000 (>0. , it is concluded that the variable has no significant effect on variable Y minimum price setting. PENDAHULUAN Sektor perikanan di Indonesia memiliki peranan penting dalam perekonomian, terutama bagi masyarakat pedesaan yang bergantung pada kegiatan budidaya ikan. Perikanan merupakan subsektor pertanian yang menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat Indonesia pada khususnya. Ikan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia karena ikan banyak mengandung protein dan vitamin. Ikan nila (Oreochromis niloticu. menjadi salah satu komoditas unggulan karena pertumbuhannya yang cepat dan permintaan yang tinggi di pasar. Di Kecamatan Kedurang. Kabupaten Bengkulu Selatan, budidaya ikan nila tidak hanya memberikan sumber protein bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi para petani ikan. Fluktuasi harga yang tajam di pasar dapat menyebabkan pendapatan yang tidak stabil, yang pada gilirannya mempengaruhi keberlanjutan usaha dari para petani ikan. Penetapan harga minimum penjualan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Penetapan harga minimum juga dapat mendorong petani untuk meningkatkan efisiensi dalam budidaya, sehingga menghasilkan produk yang JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 227 Ae 232 | 227 lebih berkualitas. akan tetapi implementasi penetapan harga minimum tidaklah sesederhana seperti yang Banyak sudut pabdang yang harus dipertimbangkan serta diperlukan pemahaman yang baik dari para petani mengenai mekanisme harga dan dampaknya terhadap pendapatan mereka. Contohnya dari sudut pandang pasar, penetapan harga minimum juga dapat mempengaruhi dinamika persaingan di antara para petani. Jika harga minimum ditetapkan terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan penurunan daya saing produk lokal di pasar. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan antara perlindungan petani dan kebutuhan pasar. Melihat pada pentingnya penetapan kebijakan harga minimum tersebut, agar ketetapan ini menjadi efektif dan efisien maka penulis memandang perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai analisi faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan harga minimum petani ikan nila di Kecamatan Kedurang. METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada pemilik usaha budidaya kolam ikan nila (Oreochromis niloticu. yang berada di Kecamatan Kedurang. Penentuan lokasi ini dilakukan secara sengaja (Purposiv. dengan memilih pemilik usaha budidaya ikan nila di beberapa desa di Kecamatan Kedurang. Adapun waktu penelitian dilakukan selama kurang lebih satu bulan pada yakni pada bulan September hingga Oktober Metode Penentuan Responden Metode pengambilan sampel dilakukan secara sengaja . pada pemilik usaha kolam ikan nila (Oreochromis niloticu. yang berada di Kecamatan Kedurang. Kabupaten Bengkulu Selatan. Jumlah responden yang merupakan bagian dari populasi petani adalah sebanyak 33 petani. Metode ini diambil dengan pertimbangan petani-petani yang dipilih merupakan petani yang memiliki kreteria yang penulis inginkan. Kondisi geografis Kecamatan Kedurang yang dialiri sungai Air Kedurang dan beberapa sungai lainnya membuat sebagaian warga yang tinggal di beberapa desa dekat sungai memanfaatkan untuk budidaya ikan nila. Tabel 1. Data petani ikan nila (Oreochromis niloticu. di Kecamatan Kedurang Nama Desa Jumlah petani . rang ) Batu Ampar Rantau Sialang Lubuk Resam Palak Siring Muara Tiga Jumlah Metode Analisis Data . Analisis Deskriptif Analisis deskriptif dilakukan untuk memberikan gambaran umum mengenai karakteristik responden dan kondisi usaha kolam ikan nila (Oreochromis niloticu. di Kecamatan Kedurang. Kabupaten Bengkulu Selatan. Statistik deskriptif yang digunakan mencakup perhitungan rata-rata, median, modus, dan standar deviasi untuk variabel pendapatan dan harga jual ikan. Dengan menggunakan statistik deskriptif, peneliti dapat memahami pola dan distribusi data yang ada dalam konteks pengaruh harga minimum penjualan terhadap tingkat pendapatan usaha. Hal ini penting untuk mengidentifikasi bagaimana harga minimum yang ditetapkan dapat memengaruhi pendapatan petani ikan nila. Uji Validitas Menurut Sugiyono . 7: . , uji validitas menunjukkan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan oleh peneliti. Dalam konteks penelitian ini, yang berjudul "Pengaruh Harga Minimum Penjualan terhadap Pendapatan Usaha JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 227 Ae 232 | 228 Kolam Ikan Nila (Oreochromis Niloticu. di Kecamatan Kedurang. Kabupaten Bengkulu Selatan," uji validitas sangat penting untuk memastikan bahwa data yang diperoleh akurat dan dapat dipercaya. Kriteria Uji Validitas seperti pada berikut ini : Jika r_hitung > r_tabel dengan sig 0,05, maka pernyataan tersebut dinyatakan valid Jika r_hitung < r_tabel dengan sig 0,05, maka pernyataan tersebut dinyatakan tidak valid . Uji Realibilitas Pada penelitian ini, yang berjudul "Pengaruh Harga Minimum Penjualan terhadap Pendapatan Usaha Kolam Ikan Nila (Oreochromis Niloticu. di Kecamatan Kedurang. Kabupaten Bengkulu Selatan," uji reliabilitas dilakukan pada 33 petani usaha kolam ikan nila dengan menggunakan pertanyaan yang telah dinyatakan valid. Kriteria yang digunakan untuk menilai reliabilitas adalah sebagai berikut: A Jika r-alpha positif dan > dari r-tabel: Pernyataan tersebut dinyatakan reliabel. A Jika r-alpha negatif dan < dari r-tabel: Pernyataan tersebut dinyatakan tidak reliabel. Kriteria Cronbach's Alpha A Jika nilai CronbachAos Alpha > 0,6: Variabel dinyatakan reliable. A Jika nilai CronbachAos Alpha < 0,6: Variabel dinyatakan tidak reliable. Regresi Linier Berganda Untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi pendapatan, analisis regresi berganda digunakan dengan model : Y = a b1 X1 b2 X2 b3 X3 b4 X4A bn Xn e Keterangan : Y : harga minimum ( dalam IDR) a : intercept ( konstanta ) b1 b2 b3 : koefisien regresi untuk masing Ae masing variabel independen X1 : biaya produksi ( dalam IDR ) X2 : permintaan pasar( skala 1-5 ) X3 : kebijakan pemerintah( skala 1-5 ) X4 : Kualitas produk ( skala 1- 5 ) OO : eror Dimana X_1,X_2,X_3,X_4A. ,X_n adalah variabel independen seperti biaya produksi, permintaan pasar, respon petani terhadap kebijakan harga minimum dan kualitas produk (Kotler & Keller, 2. Uji Hipotesis Uji regresi bersama ( uji f ) Uji F merupakan pengujian hubungan regresi secara simultan yang bertujuan untuk mengetahui apakah seluruh variabel independen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen(Ghozali,2. Berikut langkah perumusan uji F: Perumusan hipotesis Hipotesis nol ( H0 ) : X1,X2,X3,X4 = 0, artinya tidak terdapat pengaruh signifikan antara harga minimum penjualan (X. , dan variabel independen lainnya terhadap pendapatan usaha kolam ikan nila (Y). Hipotesis alternatif ( Ha ) : X1,X2,X3,X4 O 0, artinya terdapat pengaruh signifikan antara harga minimum penjualan dan variabel independen lainnya terhadap pendapatan usaha kolam ikan nila. Nilai f dapat dihitung dengan rumus f = (R^2 O K)/(An. -RA^. -k-. ) f : f hitung R^2 : koefisien determinasi n : jumlah total sampel k : jumlah variabel independent Jadi model dikatakan memenuhi uji f adalah sebagai berikut : C Jika F_hitung > F_. abel ) atau nilai sig 0,05, maka H_0 ditolak, yang berarti terdapat pengaruh C Jika F_hitung< F_. abel ) atau nilai sig 0,05, maka H0 diterima, yang berarti tidak terdapat pengaruh signifikan. HASIL DAN PEMBAHASAN JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 227 Ae 232 | 229 Gambaran Umum Penduduk Kecamatan Kedurang mayoritas bekerja sebagai petani, dengan banyak yang mengelola kolam ikan sebagai sumber pendapatan utama. Infrastruktur transportasi yang baik memudahkan akses distribusi hasil panen ke pasar, yang sangat penting untuk meningkatkan ekonomi Dengan berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah dan puskesmas. Kecamatan Kedurang tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga mendukung kualitas hidup masyarakatnya. Meskipun menghadapi tantangan, seperti fluktuasi harga dan perubahan iklim, potensi Kecamatan Kedurang tetap menjanjikan bagi pengembangan usaha berbasis perikanan dan pertanian di masa Faktor AeFaktor Yang Mempengaruhi Penetapan Harga Minimum . Uji Validitas Tabel 2. Hasil Uji Validitas Indikator R hitung R tabel Keterangan Biaya Produksi (X. 0,919 0,344 0,837 0,344 0,944 0,344 Permintaan Pasar (X. 0,680 0,344 0,680 0,344 0,729 0,344 0,515 0,344 0,656 0,344 Kebijakan Pemerintah (X. 0,686 0,344 0,651 0,344 0,584 0,344 0,571 0,344 0,671 0,344 Kualitas Produk (X. 0,607 0,344 0,634 0,344 0,506 0,344 0,664 0,344 0,710 0,344 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan data yang ditampilkan dalam tabel semua indikator yang digunakan untuk mengukur variabel biaya produksi, permintaan pasar, kebijakan pemerintah, dan kualitas produk menunjukkan nilai koefisien r hitung yang lebih besar daripada r tabel . Dengan demikian semua indikator dinyatakan valid untuk digunakan sebagai alat ukur variabel. Uji Reliabilitas Tabel 3. Uji Reliabilitas Indikator CronbachAos CronbachAos Keterangan Alpha Alpha Biaya Produksi (X. 0,886 Reliabel Permintaan Pasar (X. 0,642 Reliabel Kebijakan Pemerintah (X. 0,618 Reliabel Kualitas Produk (X. 0,604 Reliabel Berdasarkan data yang ditampilkan dalam Tabel 4. 10, semua indikator yang digunakan untuk mengukur reliabilitas biaya produksi, permintaan pasar, kebijakan pemerintah, dan kualitas produk menunjukkan nilai CronbachAos Alpha lebih dari 0,6. Dengan demikian semua variabel dinyatakan reliabel yang mengindikasikan bahwa instrumen pengukuran yang digunakan memiliki konsistensi internal yang baik dan dapat diandalkan untuk analisis lebih lanjut. Uji Regresi Linier Berganda Tabel 4. Hasil Uji Regresi Linier Berganda JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 227 Ae 232 | 230 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients (Constan. Standardized Coefficients Std. Error Beta Berdasarkan koefisien terstandarisasi, variabel harga minimum memiliki pengaruh yang paling besar dan signifikan terhadap pendapatan petani ikan nila, sementara variabel permintaan pasar, kebijakan pemerintah, dan kualitas produk menunjukkan pengaruh yang kecil dan tidak signifikan Uji f ( Simulta. Tabel 5. Hasil Uji f ( Simulta. ANOVAa Model Sum of Mean Square Sig. Squares Regression Residual Total Berdasarkan tabel uji f diatas diketahui Nilai Sig. sebesar 0,000 (<0,. maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Independent berpengaruh signifikan secara simultan terhadapan Variabel Dependen. Uji parsial . Tabel 5 hasil Uji parsial . Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Sig. Coefficients Std. Error Beta JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 227 Ae 232 | 231 (Constan. Dari tabel uji t diatas maka dapat disimpulkan : Nilai sig. variabel X1 sebesar 0. 000 (<0,. maka berkesimpulan variabel X1 berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Nilai sig. variabel X2 sebesar 0,86 (>0,. maka berkesimpulan variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Nilai sig. variabel X sebesar 0,377 (>0,. maka berkesimpulan variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Nilai sig. variabel X2 sebesar 1000 (>0,. maka berkesimpulan variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. KESIMPULAN Penetapan harga minimum untuk petani ikan nila di Kecamatan Kedurang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama: biaya produksi memiliki pengaruh signifikan, di mana biaya pakan, bibit, dan tenaga kerja menjadi komponen utama yang menentukan harga minimum. permintaan pasar sedikit berkontribusi, meskipun pengaruhnya relatif kecil dibandingkan biaya . kebijakan pemerintah berfungsi sebagai jaminan, meskipun dampaknya negatif dan tidak signifikan. kualitas produk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penetapan harga minimum, tetapi tetap penting untuk meningkatkan daya saing di pasar. SARAN Petani sebaiknya aktif mengikuti pelatihan dan workshop tentang teknik budidaya ikan yang efisien dan pengelolaan kolam. Pengetahuan yang lebih baik akan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil Pemerintah perlu mendorong investasi dalam infrastruktur, seperti jalan akses, pasar ikan, dan fasilitas penyimpanan, untuk mempermudah distribusi hasil perikanan dan mengurangi kerugian pasca-panen. Membangun jaringan atau kelompok tani dapat meningkatkan daya tawar di pasar. Dalam kelompok, petani dapat berbagi informasi, sumber daya, dan saling mendukung dalam pemasaran produk. DAFTAR PUSTAKA