HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN ANAK DAN KESADARAN LINGKUNGAN DI DESA WISATA BAWOMATALUO MELALUI PROGRAM KKN Fendianus Laowo1. Meydian Angelin Solomasi Gowasa2. Elman Kasih Laia3. Daria Dewi Sinta Ndruru4. Elson Joice Zagoto5. Damian Histori Faforitman Harefa6. Rantis Laia7. Festiana Laia8. Renita Restuti Ndruru9. Wilhelmina Duha10. Alber Juang Sihura11. Anskaria Simfrosa Gohae12 1,5,11 Pemerintahan Desa Bawomataluo 2,3,4,6,7,8,9,10,12 Universitas Nias Raya . endianuslaowo15@gmail. com , meydiangws@gmail. com2, elmanlaia2001@gmail. ndururusinta@gmail. com4, elsonzagoto0@gmail. com5, damianharefa387@gmail. rantislaia@gmail. com7, festianalaia693@gmail. com8, renitarestutin@gmail. wilhelminaduha7@gmail. com10, albersihura7@gmail. com11, anskaria1867@gmail. Abstract Bawomataluo Village in South Nias Regency is known as a cultural tourism village, rich in tradition and distinctive traditional house architecture. Despite its great potential, the community faces challenges in children's education and environmental awareness. The Community Service Program (KKN) of Nias Raya University was implemented with a Private Tutoring program for children as its main initiative to enhance academic understanding, basic skills, and self-confidence. Supporting programs such as Saving Education for Children, the implementation of Sapta Pesona . he Seven Charms of Touris. , the creation of waste bins and broomsticks from coconut fronds, and a Children's Event, aimed to reinforce educational outcomes and build environmental awareness. The implementation results showed an increased enthusiasm for learning, the growth of saving awareness, and enhanced community concern for environmental cleanliness. This program demonstrates the integration of education and environmental empowerment, which supports the development of Bawomataluo Village as a sustainable cultural tourism destination. Keywords: Community Service Program (KKN). Private Tutoring. Saving Education. Sapta Pesona . he Seven Charm. Tourism Village. Bawomataluo Village Abstrak Desa Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan dikenal sebagai desa wisata budaya dengan kekayaan tradisi dan arsitektur rumah adat yang khas. Meskipun memiliki potensi besar, masyarakat menghadapi tantangan dalam pendidikan anak-anak dan kesadaran lingkungan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nias Raya dilaksanakan dengan Les Privat bagi anak-anak sebagai program utama untuk meningkatkan pemahaman akademik, keterampilan dasar, dan kepercayaan diri. Program pendukung seperti Edukasi Menabung Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya untuk Anak-anak, penerapan Sapta Pesona, pembuatan tong sampah dan sapu lidi, serta Event Anak-anak, bertujuan memperkuat hasil pendidikan dan membangun kesadaran lingkungan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan semangat belajar, tumbuhnya kesadaran menabung, serta meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Program ini menunjukkan integrasi pendidikan dan pemberdayaan lingkungan yang mendukung pengembangan Desa Bawomataluo sebagai desa wisata budaya yang Kata kunci: KKN. Les Privat. Edukasi Menabung. Sapta Pesona. Desa Wisata. Desa Bawomataluo lulusan yang tidak hanya unggul secara Pendahuluan intelektual, tetapi juga berdaya guna bagi Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan pembangunan daerah. Wilayah Nias dikenal salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri memiliki keunikan budaya, kekayaan alam. Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, sekaligus tantangan Melalui kegiatan KKN. Universitas pembangunan yang Kegiatan ini memberikan ruang Nias kontribusi langsung bagi masyarakat, serta memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan pengalaman lapangan yang mengimplementasikan ilmu yang dimiliki berharga bagi mahasiswa sebagai calon dalam situasi dan kondisi riil masyarakat. intelektual muda. Kegiatan ini menjadi Melalui KKN, mahasiswa dilatih untuk laboratorium sosial yang memungkinkan berinteraksi dengan berbagai lapisan sosial, memahami permasalahan yang dihadapi program, komunikasi masyarakat, hingga keterampilan pemecahan masalah secara aplikatif sesuai dengan kemampuan dan Raya langsung di lapangan. bidang keilmuannya. Dengan demikian. KKN Tahun 2025. Universitas Nias Raya memiliki posisi strategis sebagai sarana menugaskan mahasiswa KKN di beberapa pembentukan karakter mahasiswa agar lebih desa, salah satunya Desa Bawomataluo yang peka terhadap kondisi sosial, ekonomi, berada di Kecamatan Fanayama. Kabupaten Nias Selatan. Desa Bawomataluo bukanlah desa biasa, melainkan desa wisata budaya Universitas Nias Raya sebagai salah yang telah dikenal luas baik di tingkat satu institusi pendidikan tinggi di wilayah nasional maupun internasional. Desa ini Kepulauan Nias memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk membentuk megalitikum dan arsitektur rumah adat Nias Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya Selatan yang megah dan bersejarah. Rumah- Anak-anak di Desa Bawomataluo pada rumah adat yang tersusun rapi, dengan umumnya belum terbiasa dengan budaya susunan batu megalit yang masih terjaga, menabung atau mengelola uang secara bijak. menjadikan Bawomataluo sebagai warisan Padahal, di tengah perkembangan desa Tidak wisata, kemampuan mengelola keuangan mengherankan apabila desa ini menjadi salah menjadi keterampilan yang penting untuk satu destinasi unggulan di Kabupaten Nias menyiapkan generasi yang lebih mandiri Selatan, disebut-sebut secara ekonomi. Permasalahan lain yang mengemuka UNESCO. Potensi besar ini merupakan modal adalah rendahnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Keterbatasan fasilitas perekonomian masyarakat apabila dikelola dengan baik, berkelanjutan, dan didukung mengakibatkan masyarakat belum terbiasa oleh sumber daya manusia yang mumpuni. memilah dan membuang sampah pada Namun, di balik potensi besar tersebut. Kondisi ini berpotensi merusak Bawomataluo citra desa sebagai destinasi wisata, karena tantangan yang tidak ringan. Berdasarkan kebersihan merupakan salah satu faktor observasi lapangan dan diskusi awal dengan penting yang diperhatikan wisatawan. Desa perangkat desa serta masyarakat setempat. Di sisi lain, minimnya kegiatan kreatif untuk anak-anak juga menjadi tantangan Salah satu masalah utama adalah Anak-anak membutuhkan wadah keterbatasan akses pendidikan tambahan untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat kebersamaan, sekaligus membangun karakter Tanpa adanya kegiatan yang terarah, mereka rentan menghabiskan waktu dengan anak-anak. Meskipun menulis, dan berhitung. Hal ini menandakan aktivitas yang kurang bermanfaat. perlunya pendampingan belajar di luar Berdasarkan sekolah untuk memperkuat pemahaman mahasiswa KKN Universitas Nias Raya dasar dan membangun rasa percaya diri anak merancang sejumlah program kerja yang dalam proses pembelajaran. Selain itu, rendahnya pemahaman sekaligus mendukung pengembangan Desa masyarakat mengenai pentingnya edukasi Bawomataluo sebagai desa wisata budaya. finansial sejak dini juga menjadi perhatian. Program-program Les Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya Privat bagi anak-anak untuk memperkuat Menabung Edukasi finansial yang baik. Program ini relevan Anak-anak dengan kehidupan masyarakat desa wisata menanamkan kebiasaan finansial yang baik yang sebagian besar bergantung pada usaha sejak dini. Pembuatan Tong Sampah sebagai kecil dan pariwisata. Pembuatan Tong Sampah kesadaran lingkungan. Pembuatan Sapu Lidi Sebagai bentuk penyediaan sarana sebagai keterampilan sederhana yang bernilai Event Anak-anak kebersamaan, serta penerapan Sapta Pesona dikunjungi wisatawan. man, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan Pembuatan Sapu Lidi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Event Anak-anak pemberdayaan masyarakat, tetapi juga agen untuk kebutuhan rumah tangga maupun potensi usaha kecil. Mengajarkan keterampilan sederhana mahasiswa KKN tidak hanya berperan yang dapat dimanfaatkan masyarakat baik Dengan adanya program-program ini. Kegiatan melibatkan anak-anak melalui permainan, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, lomba, dan aktivitas kreatif, sehingga dapat serta mendukung Desa Bawomataluo sebagai desa wisata budaya membangun karakter positif yang mendunia. Penerapan 7 Sapta Pesona Les Privat bagi Anak-anak yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah. Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran tambahan di luar sekolah. ramah, dan kenangan. Hal ini sejalan dengan pengembangan Bawomataluo sebagai desa wisata budaya yang mendunia. Fokus utamanya membantu anak-anak dalam Dengan pelajaran membaca, menulis, berhitung, dan penguatan karakter belajar. berperan sebagai fasilitator pendidikan dan Edukasi Menabung untuk Anak-anak pengembangan kapasitas masyarakat, tetapi Menanamkan pemahaman sejak dini program-program KKN menciptakan lingkungan yang lebih bersih. Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya sehat, dan produktif. Terlebih lagi. Desa Metode pelaksanaan kegiatan KKN di Bawomataluo yang memiliki status sebagai Desa desa wisata membutuhkan perhatian khusus pendekatan partisipatif, di mana mahasiswa agar nilai budaya yang dimiliki dapat sejalan tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga berkolaborasi dengan masyarakat setempat. kualitas hidup masyarakat. Bawomataluo Metode ini menekankan pada pemberdayaan. Secara akademis, kegiatan KKN di keterlibatan aktif, dan keberlanjutan program Desa Bawomataluo ini juga diharapkan dapat setelah mahasiswa kembali dari lokasi KKN. memberikan pengalaman lapangan yang Tahap Persiapan berharga bagi mahasiswa. Mahasiswa belajar Observasi bagaimana menyusun perencanaan program, mengidentifikasi masalah dan kebutuhan prioritas masyarakat. masyarakat, serta mengevaluasi efektivitas Diskusi dengan Kepala Desa, perangkat kegiatan yang telah dilaksanakan. Dari sisi desa, tokoh adat, dan masyarakat guna masyarakat. KKN ini diharapkan dapat menyelaraskan program kerja mahasiswa meningkatkan kesadaran, motivasi, serta dengan kondisi nyata di lapangan. Penyusunan jadwal kegiatan, pembagian keberlanjutan kehidupan sehari-hari. tugas, dan pengadaan bahan atau alat yang Dengan demikian, pendahuluan ini menegaskan bahwa kegiatan KKN di Desa Tahap Pelaksanaan Bawomataluo Les Privat dilaksanakan 3Ae4 kali seminggu dengan metode belajar kelompok kecil. pendidikan tambahan, kesadaran finansial. Materi disesuaikan dengan kebutuhan kebersihan lingkungan, dan penguatan nilai anak-anak, terutama membaca, menulis, berhitung, dan pengetahuan umum. Program-program dirancang mahasiswa merupakan jawaban Edukasi Menabung dilakukan melalui terhadap tantangan yang ada, sekaligus simulasi sederhana, seperti penggunaan wujud kontribusi nyata Universitas Nias Raya celengan, permainan edukasi keuangan, dalam mendukung pembangunan lokal yang dan cerita motivasi tentang pentingnya Pembuatan Metode Pelaksanaan Tong Sampah dengan memanfaatkan bahan sederhana yang tersedia di desa, sekaligus melibatkan Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya masyarakat agar merasa memiliki fasilitas Gambar. Selesai Diskusi dengan Kepala Desa Tahap Evaluasi dan Tindak Lanjut Setiap masyarakat dan perangkat desa. Masukan dari masyarakat menjadi dasar Pembuatan Sapu Lidi untuk menyempurnakan program. Gambar. 3 Diskusi Dengan Perangkat melibatkan orang tua dan remaja desa. Desa Event Anak-anak berupa lomba permainan tradisional, menggambar, dan pertunjukan kecil untuk meningkatkan kreativitas. Sapta Pesona kampanye dan praktik langsung, seperti memperindah area rumah adat. Gambar. 2 Pembelajarn Diharapkan kegiatan seperti Les Privat dan edukasi menabung dapat terus dilanjutkan oleh perangkat desa, guru, atau karang taruna setempat. Metode partisipatif ini memastikan bahwa setiap program tidak hanya berhenti Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya saat KKN berakhir, tetapi dapat berlanjut Pembuatan Tong Sampah dan Kesadaran sebagai budaya baru di masyarakat. Lingkungan Hasil Pengabdian dan Pembahasan Tong sampah yang dibuat ditempatkan di Les Privat Anak-anak titik strategis desa. Keberadaan fasilitas ini Kegiatan Les Privat berjalan dengan Anak-anak Desa dalam mengelola sampah. Lingkungan desa Bawomataluo menunjukkan semangat belajar mendukung citra yang besar. Materi membaca, menulis, dan Bawomataluo sebagai desa wisata budaya. berhitung menjadi kebutuhan mendesak 4. Pembuatan Sapu Lidi karena masih ada anak yang kesulitan Gambar. Merek Sapta Pesona memahami pelajaran dasar. Pendampingan ini membantu meningkatkan kemampuan akademik dasar mereka. Edukasi Menabung Gambar. 5 Anak-anak Privat Pelatihan membuat sapu lidi berhasil menumbuhkan keterampilan sederhana yang Selain untuk keperluan rumah tangga, produk ini juga dapat dijual sebagai usaha kecil masyarakat. Event Anak-anak Acara Program ini menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati. Dengan metode permainan dan praktik langsung menabung dalam celengan sederhana, anak-anak memahami pentingnya mengelola uang. Orang tua juga memberikan respon positif karena kegiatan kebersamaan yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat. Anak-anak menikmati kegiatan lomba dan permainan, sementara orang tua melihat dampak positif bagi perkembangan sosial anak-anak. ini relevan dengan kondisi ekonomi keluarga. Gambar. 7 Pengecakan Tongsampah Copyright . Fendianus Laowo. Meydian Angelin Solomasi Gowasa. Elman Kasih Laia. Daria Dewi Sinta Ndruru. Elson Joice Zagoto. Damian Histori Faforitman Harefa. Rantis Laia. Festiana Laia. Renita Restuti Ndruru. Wilhelmina Duha. Alber Juang Sihura. Anskaria Simfrosa Gohae. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISSN: 2828-7037 Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Universitas Nias Raya Penutup Simpulan kegiatan KKN Universitas Nias Raya di Desa Bawomataluo tahun 2025 berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu melalui Les Privat, membentuk kesadaran Implementasi Sapta Pesona Masyarakat mulai terbiasa menjaga terhadap pengunjung, dan memperindah lingkungan sekitar rumah adat. Hal ini menjadi modal penting dalam memperkuat Bawomataluo Secara keseluruhan, kegiatan KKN di Desa Bawomataluo memberikan dampak nyata: meningkatnya kesadaran pendidikan anak, tumbuhnya kebiasaan menabung sejak dini, adanya perubahan perilaku menjaga kebersihan, serta penguatan identitas desa Gambar. 8 Permainan Anak-anak menciptakan lingkungan yang lebih bersih dengan pembuatan tong sampah dan sapu lidi, mempererat kebersamaan melalui event anak-anak, serta memperkuat identitas desa wisata melalui penerapan Sapta Pesona. Secara KKN memberikan dampak positif bagi masyarakat, mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu dengan aksi nyata. Saran Program Les Privat dan edukasi berkelanjutan oleh guru, perangkat desa, atau karang taruna. Kesadaran lingkungan perlu terus dijaga dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Desa Bawomataluo dapat mengembangkan produk lokal, seperti mendukung ekonomi warga. Universitas Nias Raya diharapkan terus menjalin kerja desa-desa mendukung pembangunan berkelanjutan. Daftar Pustaka