REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 6. Number 01, 2023 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: Pengembangan Media Pembelajaran Web berbasis Html dan Css Untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Pemograman Web Program Studi Teknologi Pendidikan Muzakkir1 Universitas Pendidikan Mandalika. Indonesia muzakkirab08@gmail. ABSTRAK Website salah satu media yang bisa dimanfaatkan dalam Article history: proses pembelajaran, disamping dukungan pesatnya Received September 3, 2023 perkembangan teknologi saat ini, website menjadi hali yang Revised November 10, 2023 dianggap biasa dalam proses pembelajaran, untuk itu Accepted Desember 10, 2023 Available online Februari 24, 2023 mahasiswa teknologi pendidikan khususnya penting memahami cara membuat website dengan html dan css Kata Kunci: Pemograman Web. CSS meskipun masih ada bahasa pemograman yang lebih tinggi HTML. Keterampilan Dasar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa dalam pemograman web dengan html dan css. Berdasarkan data diatas peroleh nilai rata-rata atau mean preetes 71. 35 dan Postest 86. 88 artinya ada perbedaan antara sebelum . dan sesudah This is an open access article under the CC BY-SA license. Copyright A 2023 by Author. Published by Universitas perlakuan . , artinya produk yang sudah Pendidikan Ganesha. dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa dalam pemrograman website berbasis html dan Kemudian pada tabel Paired Samples test di peroleh nilai sig. 000 artinya Di mana N adalah jumlah sampel dengan nilai t hitung . Karena nilai sig. < 0. 05 maka d H0 dan Ha diterima begitu sebaliknya. Artinya produk yang sudah dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa dalam pengembangan website berbasis html dan css. ARTICLE INFO Pendahuluan Perkembangan teknologi berdampak luas pada kehidupan masyarakat terlebih dalam dunia pendidikan sehingga bergeser menjadi pembelajaran berbasis teknologi, ada yang dikenal dengan istilah Blended learning, online learning dan sejenisnya. Menurut Rusman dkk . pemanfaatan teknologi lebih mudah mencari sumber belajar, lebih banyak pilihan, sehingga meningktakan peran media dan multimedia dalam kegiatan Perkembangan teknologi dan informasi merubah pola belajar dan mempermudah dalam mengelola, mengemas, menampilkan dan menyebarkan informasi secara audiovisual bahkan multimedia (Darmawan, 2. Begitu juga dengan pemanfaat website sebagai media yang dianggap fleksibel dalam menunjang proses pembelajaran. Media berbasis web dapat memberikan fleksibilitas belajar kepada mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan terhadap materi perkuliahan (Pratomo and Irawan, 2. Media pembelajaran berbasis web adalah media pembelajaran yang menggunakan suatu software dengan metode blended learning dimana mahasiswa dapat mengkases dimana saja dan kapan saja materi pembelajaran (Susanti, dkk. Selain itu adanya website pembelajaran dapat menumbuhkan sikap demokratis pada mahasiswa, mendorong untuk aktif dan mandiri dalam kegiatan pembelajaran, meningkatkan motivasi. REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 6. Number 01, 2023 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: efektif dan efisien, serta memungkinkan materi dapat di akses kapanpun dan dimanapun. MiftahussaAoadiah . Website merupakan teknologi yang dikembangkan oleh W3c berupa hypertext markup language (HTML) cascading style sheets (CSS). PHP dan Javascript dan masih banyak lagi istilah pemograman lainnya. Kombinasi dari berbagai tekonologi ini menghadirkan banyak sekali fitur untuk mewujudkan imajinasi para penggunanya. Standar model pengembangan webiste. Mengacu pada ketentuan w3c baik untuk mengimplementasikan pada browser, yang berupa blog atau editor grafis dan lain sebagainya. https://w. org/standard. Website jadi semakin indah, lengkap dan fleksibel apalabila kita bisa melakukan banyak eksplorasi sehingga menampilkan website yang menarik dan (Unesa. Untuk itu pentingnya memiliki kemampuan dasar dalam pemograman website, sehingga bisa mendesain website yang menarik dan bisa menampilkan banyak informasi dan bahan bacaan. Untuk itu tujuan dalam penelitian ini, agar mahasiswa mampu mengembangkan website dengan menggunaan pemograman dasar yaitu html dan css. Metode Penelitian Penelitian ini merupaakan penelitian pengembangan (R&D). Menurut Sugiyono . Penelitian Research and Development (R&D) untuk mengembangkan dan menghasilkan produk-produk pendidikan berupa materi, media, alat evaluasi, dan sebagainya. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu website sederhana untuk seperti landing page berupa profile, company, dan lain-lain. Dalam penelitian ini mahasiswa akan mengembangkan website yang sesuai dengan standar berdasarkan hasil penilain ahli baik ahli materi maupun ahli media. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D . our-D mode. Menurut Thiagarajani dkk . Hal ini meliputi 4 tahap yaitu tahap pendefinisian . , perancangan . , pengembangan . dan diseminasi . , penjelasan tahapan-tahapan yang dimaksud yaitu . Define (Pendefinisia. pada define ini adalah untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat pengembangan berkaitan dengan konten, materi dan konsep website yang ada . Design (Perancanga. , pada tahap ini bertujuan untuk merancang model awal website. Minimal ada empat tahapan yang yaitu: . penyusunan standartes . riterion-test constructio. , . pemilihan media . edia selectio. yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan website dibuat, . pemilihan format atau jenis website yang akan dibuat dan dikembangkan, . menyusun model awal website yang akan dikembangkan. Develop (Pengembanga. pada tahap ini merupakan tahap akhir dalam penyusunan atau pembuatan website sehingga bisa diimplementasikan, pada tahap ini ada dua langkah yang harus dilakukan yakni . penilaian ahli kemudian dilakukan revisi, . uji coba produk . evelopmental testin. agar menghasilkan bentuk akhir, jika dimungkinkan akan dilakukan penilain kembali untuk penyempurnaan produk yang sudah dilakukan uji coba. Pada penelitian ini dilakukan uji coba pada program studi lain yaitu Program Studi Bimbingan dan Konseling semester II berjumlah 20 mahasiswa. Disseminate (Penyebara. , tahap ini merupkan tahapan terakhir akhir pengembangan bertujuan untuk promosi produk yang sudah dikembangkan bisa dilakukan dalam skala luas atau skala terbatas. REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 6. Number 01, 2023 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: Pembahasan Berdasarkan hasil uji coba produk dan analisis hasil penelitian, dan mengukur keterampilan mahasiswa berdasarkan indikator. Kemudian dilakukan dianalisis berdasarkan 4 tahaapan yaitu: Tahap Pendefinisian Pada tahapan pendifinisian . bertujuan untuk menetapkan dan mendefinisikan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran. Dengan menganalisis beberapa hal diantaranya gambaran fakta, dan alternatif penyelasaian masalah. Pada tahap ini ada 3 hal yang dilakukan yaitu, analisis ujung depan, analisis mahasiswa, dan analisis konsep. Tahap Perancangan Pada tahapan perncangan website dengan tujuan untuk pemilihan jenis web akan dibuat yaitu dengan mengidentifikasi kebutuhan sasaran, konten dan materi. Sehingga dengan tujuan untuk untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam pengembangan website. Karena berharap adanya website mahasiswa bisa dapat belajar jarak jauh. Ada beberap hal yang dilakukan dalam tahapan perancangan yaitu: . Rancangan Awal, untuk menampilakan fisik awal website yang akan diujicoba dilapangan, berikut tampak awal web yang sudah dikembangkan. Gambar. 1 Tampilan Script HTML dan CSS Pengembangan Website Gambar. 2 Tampilan Halaman Depan REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 6. Number 01, 2023 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: Website Gambar. 3 Tampilan Halaman Depan dan Footer Website Tahap Pengembangan Pada tahapan pengengambangan ini bertujuan untuk evaluasi hasil penelitian website yang sudah dibuat melalui uji validitas ahli, dan uji efektifitas. Yaitu dengan penilain ahli media atau website dan uji efektifitas dilakukan untuk mengetahui efektifitas website yang sudah dibuat dan mengukur keterampilan mahasiswa dalam pengembangan website. Uji coba efektifitas dilakukan dengan cara melihat perbandingan antara tes keterampilan sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran berbasis web (Efendi and Saragih 2. Dari uji coba efektifitas yang dilakukan memperoleh hasil bahwa, media pembelajaran berbasis web ini dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa. Berikut hasil uji validitas ahli: Aspek Nilai Keteranga Penilian Konten Valid Daya Tarik Valid Navigation Valid Structure Valid Design Dari data tersebut di atas bahwa semua aspek memperoleh nilai rata-rata 85 atau pada ketegori valid, sehingga laya dilakukan uji coba agar diketahui efektifitas produk yang sudah dikembangkan. Uji Efektifitas Kemudian dilakukan Uji efektifitas penggunaan website, uji efektifitas ini dipilih beberapa mahasiswa dengan sistem acak yang dijadikan sampel, yang ditinjau dari ketuntusan dengan desain pretest dan posttest. Berdasarkan hasil analisis uji efektifitas dengan bantuan SPSS sebagai berikut: Paired Samples Statistics Std. Error Mean Std. Deviation Pair 1 Preetest Postest Mean REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 6. Number 01, 2023 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: Berdasarkan data diatas peroleh nilai rata- rata atau mean preetes 71. 35 dan Postest 86. 88 artinya ada perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan, artinya produk yang sudah dikembangkan dapat meningkatkan keterampilah dasar mahasiswa dalam program website berbasis html dan css. Kemudian pada tabel Paired Samples test di peroleh nilai sig. 000 artinya Di mana N adalah jumlah sampel dengan nilai t hitung . Menurut Singgih Santoso . 4: . jika nilai sig. < 0. maka d H0 dan Ha diterima begitu sebaliknya. Artinya produk yang sudah dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa dalam pengembangan website berbasis html dan css. Conclution Dari hasil pengembangan website yang sudah dilakukan kemudian dilakukan uji coba pada sampel yaitu pada mahasiswa semester II Program studi teknologi pendidikan, bahwa hasil validasi ahli media berdasarkan kategori memperoleh nilai rata-rata 85 pada kategori valid, sehingga bisa lakukan uji coba produk. Berdasarkan data diatas peroleh nilai rata- rata atau mean preetes 71. 35 dan Postest 86. 88 artinya ada perbedaan antara sebelum . dan sesudah perlakuan . , artinya produk yang sudah dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa dalam pemrograman website berbasis html dan css. Kemudian pada tabel Paired Samples test di peroleh nilai 000 artinya Di mana N adalah jumlah sampel dengan nilai t hitung . Karena nilai < 0. 05 maka d H0 dan Ha diterima begitu sebaliknya. Artinya produk yang sudah dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa dalam pengembangan website berbasis html dan css. Reference