STUDI LIVING QURAoAN DALAM TRADISI AIR PURNAMA DI DESA LONTAR TIRTAYASA, KABUPATEN SERANG Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sulistiawati@uinbanten. alayubi@uinbanten. musidulmillah@uinbanten. i@gmail. ABSTRACT This research is based on the existence of the Living QurAoan phenomenon in Lontar village. Tirtayasa district. Serang Banten district, which is the Purnama Water Tradition. This tradition is one of the religious rituals carried out by the Lontar community, which is subsequently performed by the local community as a ritual aimed at calming the heart. (Padang at. this tradition, the signs of the QurAoan are used as a medium of healing and water as its medium. The study aims to analyze the processes and practices of the water traditions and the perception of the community towards the water tradition. The method used in writing this research is entographic research with the theory of al-QurAoan reception developed by Ahmad Rafiq. Data collection involves in-depth interviews with key figures, observations, and document studies. The results of this study show that the water that has been prayed is believed to cure a variety of disorders or diseases, both medical and non-medical, commonly referred to as ruqyah. According to some sources, the full moon is also believed to have its privilege. So from that, this tradition is done on Friday night, on the 15th of the month of hijrah, and exactly when the full moon rises. Key word: living QurAoan, phenomenology, tradition, holy water, full moon. Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena Living QurAoan di Desa Lontar. Kecamatan Tirtayasa. Kabupaten Serang Banten yakni Tradisi Air Purnama. Tradisi ini merupakan salah satu ritual keagaman yang dilakukan oleh masyarakat Lontar yang secara turun temurun dilakukan oleh masyarakat setempat sebagai ritual yang bertujuan untuk menentramkan hati . adang at. Dalam tradisi ini, ayat-ayat al-QurAoan dijadikan sebagai media penyembuhan atau pegobatan . dan air sebagai medianya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses dan praktik tradisi air purnama, dan bagaimana persepsi masyarakat terhadap tradisi air purnama. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah penelitian entografi dengan teori resepsi al-QurAoan yang dikembangkan oleh Ahmad Rafiq. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh kunci, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya air yang telah didoakan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai gangguan atau penyakit baik medis maupun non medis yang biasa disebut dengan Dan menurut beberapa sumber, bulan purnama juga dipercaya memiliki keistimewaan tersendiri. Maka dari itu, tradisi ini dilakukan di waktu malam jumat tepat pada tanggal 14 bulan hijriah, dan tepat ketika bulan purnama muuncul. Kata kunci: living QurAoan, fenomenologi, tradisi, air suci, purnama. PENDAHULUAN Tradisi untuk mendoakan air memang telah banyak dilakukan oleh masyarakat muslim terutama di Indonesia. Umumnya doa yang dibaca merupakan bagian dari ayat-ayat dalam Al-QurAoan, dzikir, nama-nama Allah Swt, dan sifat dengan tidak mengandung kesyirikan kepada Allah swt seperti meminta pertolongan kepada jin dan syetan serta membaca doa-doa yang bisa dipahami1. Maka dari itu, tidak sedikit peruqyahperuqyah Indonesia yang menggunakan bahasa jawa dalam doa-doanya. Terlebih lagi di daerah yang letaknya dekat pesisir pantai, pada umumnya banyak menganut beberapa kepercayaan nenek moyang, salah satu faktornya adalah karena secara geografis laut kadang kala riskan bencana dan mara bahaya bagi masyarakat sekitar. Begitu pula tradisi air purnama Rohmansyah et al. AuHadis-Hadis Ruqyah Dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Mental,Ay Jurnal Ilmiah Islam Futura 18, no. : 75Ae104. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STUDI LIVING QURAoAN DALAM TRADISI AIR PURNAMA . yang biasanya dilakukan ketika bulan purnama muncul, tanggal 15 berdasarkan kalender hijriah tepat di hari kamis malam jumat dengan cara membacakan ayat-ayat ruqyah dan menggunakan air sebagai Berkaitan dengan hubungan antara agama dan kebudayaan. Koentjaraningrat berpendapat bahwa konsep dasar agama tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan masyarakat yang menganut agama tersebut. Konsep utama adalah bahwa manusia memiliki sifat religius karena adanya perasaan emosional. Setelah itu, manusia menciptakan sistem kepercayaan yang mewakili sifat-sifat ketuhanan. Manusia kemudian membuat berbagai ritual sebagai implementasi dari sistem kepercayaan tersebut. Setiap ritual memiliki orientasi unik, yang berarti bahwa ritual-ritual ini tidak statis. Terakhir, manusia memerlukan orang lain untuk melakukan ritual, karena itu terbentuk kelompok-kelompok yang menganut agama tersebut. Terkait peneitian ini, penulis melakukan penelusuran terhadap bahan pustaka yang mengangkat tema tentang studi living QurAoan dalam tradisi air doa yang bertujuan untuk melengkapi kekurangan dalam kajian Diantaranya adalah penelitian yang dilakukan oleh Teti Eliza,3 menurut penelitian ini, orang-orang di Kampung Kebagusan percaya pada manfaat air yang didoAoakan. Studi ini dan penelitian penulis sama-sama membahas ayat-ayat al-QurAoan yang dianggap sebagai doa dan dianggap dapat menyembuhkan penyakit melalui media air. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan penulis teliti adalah focus Penelitian Teti Eliza ini fokus pada khasiat air yang telah dibacakan ayat-ayat al-QurAoan dan menambahkan uraian mengenai pandangan masyarakat yang meyakini khasiat dari air doa tersebut. Sedangkan yang akan penulis teliti menitikberatkan pada proses dan praktik serta pandangan masyarakat terhadap tradisi dan ayat al-QurAoan yang dibaca tersebut. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh M. Rivli Aqim Nastian4 mengamati bagaimana ayat-ayat Al-QurAoan digunakan Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi (Jakarta: Radar Jaya Offse, 2. Teti Eliza. AuKhasiat Air Yang Didoakan Dalam Pandangan Masyarakat Kebagusan Lebak Banten,Ay Molecules . , http://jurnal. com/index. php/Jp/ article/download/83/65http://w. com/search/results?subaction=viewrecor d&from=export&id=L603546864\nhttp://dx. org/10. 1155/2015/420723http:// com/10. 1007/978-3-319-76. Rivli Aqim Nastian. AuPenggunaan Ayat-Ayat Al-QurAoan Dalam Tradisi Pengobtan Air Rajah Di Kelurahan Tahtul Yaman Pelayangan Kota Jambi (Studi Living QurAoa. Ay . Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi dalam pengobatan air rajahan di Kelurahan Tahtul Yaman, wilayah Kota Seberang yang terkenal dengan tradisi keberagamaan dan ilmu agama yang kuat di kalangan masyarakatnya. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang akan penulis teliti adalah sama-sama menguraikan bagaimana praktik penggunaan ayat-ayat Al-QurAoan yang digunakan melalui media air disertakan bagaimana pandangan masyarakat terhadap adanya khasiat air yang telah didoakan. Dari kedua penelitian diatas, tidak Nampak adanya persamaan terkait air suci purnama karena objek penelitiannya pun berbeda. Tulisan ini bertujuan untuk melengkapi kekurangan dalam studi Yalkni dengan melihat resepsi al-QurAoan dalam tradisi air purnama di Desa Lontar. Kecamatan Tirtayasa. Kabupaten Serang Banten. Sejalan dengan itu, tulisan ini berangkat dari tiga pertanyaan penting: . Bagaimana proses dan praktik tradisi air purnama? . Bagaimana persepsi masyarakat terhadap tradisi air purnama? . Apa landasan dan faktor munculnya tradisi air purnama? Ketiga rumusan masalah diatas akan menjadi fokus yang alkan diungkap dalam pembahasan tulisan ini. METODE Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan . ield researc. dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif salah satu bentuk pendekatan dalam penelitian yang berorientasi pada fenomena atau gejala alami. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara dengan tokoh kunci, masarakat dan santri. Sedangkan data sekunder dapat diperoleh dari buku-buku, artikel, majalah, maupun media lain yang mendukung, baik yang berkaitan dengan Air Doa, keistimewaan bulan purnama, ataupun studi living QurAoan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi,5 yaitu dengan menganalisis gambaran holistic subjek KAJIAN TEORI/PUSTAKA Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori resepsi yalng dikembangkan Ahmad Rafiq dengan tiga bentuk tipologi. resepsi eksegesis, yakni menafsir makna al-QurAoan, kedua, resepsi estetis, menjadikan al-QurAoan sebagai entitas estetika atau mendekatinya secara (Lihat. Ramdiani, 2. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STUDI LIVING QURAoAN DALAM TRADISI AIR PURNAMA . estetis, dan ketiga, resepsi fungsional yang berakhir secara praksis dan memuat nilai performative. 6 Diantara bentuk resepsi al-QurAoan yang dapat diidentifikasi dalam tradisi air purnama ini yakni resepsi eksegesis dan Meski begitu, tentu satu resepsi lainnya akan turut berperan. HASIL DAN PEMBAHASAN Desa Lontar dan Realitas Sosial Pada mulanya Desa Lontar hanya berupa hutan belukar dan rimba, sampai kemudian orang-orang dari Tiongkok mulai datang dan singgah kesana melalui jalan perairan dengan tujuan berdagang. Tidak jelas asal usul nama Lontar dan siapa yang memberinya. Beberapa orang percaya bahwa nama itu berasal dari pohon lontar yang daunnya rimbun di dekat pantai, sementara orang lain menganggapnya sebagai simbol kejujuran dan Desa ini memiliki luas 5,45 km2 dan memiliki 9 kampung, diantaranya Kampung Lontar. Margiyasa. Kepaksan. Kampung Sawah. Berambang, kampung Baru. Sukadiri. Pekandangan, dan Kebalikan. Desa ini terletak di pesisir pantai bagian utara Laut Jawa. Potensi kekayaan alam yang melimpah menjadi nilai strategis untuk mengembangkan budidaya perikanan dan rumput laut, maka tidak heran sebagian besar mata pencaharian masyarakat setempat adalah nelayan. Pembangunan insfastruktur di wilayah tersebut juga tergolong cukup baik, berupa peningkatan sarana dan prasarana yang menitikberatkan pada pembangunan pada sektor kelautan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Lontar. Meski begitu, disamping kekayaan alamnya yang melimpah, wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil di Indonesia sangat riskan bencana dan perubahan lingkungan, mengingat Indonesia berapa di area ring of fire . incin api pasifi. Secara geografis. Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di antara empat lempeng tektonik: Benua Asia. Benua Australia. Samudera Hindia, dan Samudera Pasifik. Pertemuan lempeng ini menyebabkan banyak gunung api di Indonesia, menjadikannya salah satu Ahmad Rafiq. AuThe Reception of The QurAoan in Indonesia: A Case Study of the Place of The QurAoan in a Non-Arabic Speaking CommunityAy (The Temple University Graduate Board, 2. , https://doi. org/http://dx. org/10. 34944/dspace/3421. Faizal Arissandi. AuPemberdayaan Masyarakat Melalui Kelomok Usaha Mandiri (Studi Kasus Desa Lontar. Kecamatan Tirtayasa. Kabupaten Seran. Ay (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, 2. , http://repository. id/3489/4/BAB II. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi negara yang rentan terhadap bencana. Lingkungan geografis menyediakan berbagai sumber daya dan masalah untuk pembangunan berkelanjutan. Ilmuwan telah mencoba berbagai pendekatan untuk mendukung pelestarian lingkungan, terutama lingkungan geografis. Selain itu, masalah lingkungan global telah ada sejak Namun, degradasi lingkungan terjadi di banyak tempat di seluruh Perspektif global mengajarkan kita bertindak dan berpikir secara Nilai-nilai kearifan lokal, yang beberapa berasal dari warisan budaya yang diperoleh secara turun temurun, dapat digunakan untuk membuat pedoman yang mungkin relevan untuk diterapkan di masa sekarang. Maka dari itu, budaya atau tradisi yang menekankan pada upaya perlindungan menjadi satu hal yang tidak terpisahkan terutama kaitannya dengan relasi antara agama dan budaya masyarakat. Tradisi Air Purnama: Sejarah dan Praktik Tradisi air purnama merupakan salah satu tradisi keagaman yang telah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Desa Lontar. Kecamatan Tirtayasa. Kabupaten Serang. Banten sebagai ritual yang bermanfaat untuk menentramkan hati . adang at. Sebab hati adalah elemen yang paling penting pada setiap manusia, dan tentu saja kualitas diri seseorang dipengaruhi oleh hatinya. Jika seseorang memiliki hati yang baik maka akan baik pula seluruh jasadnya. Tetapi, jika seseorang tersebut mempunyai hati yang buruk maka buruk juga lah seluruh jasadnya. 9 Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW: a Aa a e A Eeaa a E aaE cN a O aau a a a a Aa AaEA e AI AaO Eea I ae a U au a AaEaA c a Aa E a O aauA aAEeaa a E aaE cN a a E a O a aNO a EeC aE eA Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila ia baik maka baiklah seluruh tubuh itu dan apabila rusak maka Nauval Ramadhani and Ridwan Nur Pangestu. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Budaya: Ras. Perkembangan Teknologi Dan Lingkungan Geografis ( Literature Review Perilaku Konsumen ),Ay Jurnal Ilmu Manajemen Terapan 3, no. : 515Ae28, https:// org/JIMT/article/view/999. Adyanta. AuPenerapan Sunnah Nabi Shallallahualaihi Wasallam. Ruqyah Syariyyah. Di Klinik Surabaya Ruqyah Center,Ay An-NidaAo 38, no. : 80Ae81. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STUDI LIVING QURAoAN DALAM TRADISI AIR PURNAMA . rusaklah seluruh tubuh, ketahuilah bahwa ia adalah hati. Dengan demikian, seseorang yang memiliki hati yang sehat dan bebas dari berbagai penyakit hati atau kejiwaan juga akan sehat secara fisik dan Ini karena kesehatan fisik sangat bergantung pada kesehatan rohani. Tradisi untuk mendoakan air memang telah banyak dilakukan oleh masyarakat muslim terutama di Indonesia. Bahkan Rasulullah sendiri pun telah mencontohkannya dalam bentuk ruqyah sebagai metode penyembuhan dalam Islam. 11 Tradisi pembacaan doa-doa dipercaya dapat menyembuhkan berbagai gangguan atau penyakit baik medis maupun non Menurut Ibnu al-Air, ruqyah adalah meminta perlindungan Allah dari demam, shara, dan penyakit lainnya. Menurut Wahbah al-Zuhaili, ruqyah adalah berdoa untuk mengobati seseorang yang sakit dan memohon kebaikan dan kesehatannya. Sayyid Sabiq mengatakan bahwa ruqyah yang disyariatkan adalah ruqyah yang dilakukan dengan cara berdoa, berdzikir kepada Allah, menggunakan bahasa Arab yang mudah dipahami, dan tidak mengandung unsur kesyirikan. Dalam hal ini. Al-QurAoan dijadikan sebagai media penyembuhan atau pegobatan . 14 Maka tidak mengherankan jika al-QurAoan dijadikan media pengobatan dalam Islam oleh masyarakat muslim di dunia yang biasa disebut dengan ruqyah. Termasuk tradisi air purnama yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Lontar ini juga menggunakan ayat-ayat al-QurAoan dan air sebagai medianya. Seperti halnya di wilayah Banten yang lain. Lontar merupakan salah satu desa yang cukup kental dengan tradisi dan adat istiadat. Terlebih lagi Desa Lontar terletak di pesisir pantai, pada umumnya di daerah yang dekat dengan bibir pantai banyak menganut beberapa kepercayaan nenek moyang, salah satu faktornya adalah karena secara geografis laut kadang memiliki risiko terhadap bencana alam bagi masyarakat sekitar. Misalnya tradisi Nadran sebagai ritual penghormatan terhadap laut agar laut menjadi berkah sehingga ikan-ikan, udang, dan beberapa hewan laut lainnya mudah untuk ditangkap. Tradisi ini dilakukan dengan cara menghanyutkan (HR. Musli. Rohmansyah et al. AuHadis-Hadis Ruqyah Dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Mental. Ay Ibnu Manzhur. LisAn Al-AoArab (Beirut Mesir: Dar Ihya al-Turats al-Arabi, n. Sayyid Sabid. Fiqh Al-Sunnah, 1st ed. (Kairo: ar al-Fath, 2. (QS. Yunus Ayat . Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi beberapa sesajen sebagai upaya mengormati laut. Namun diketahui, tradisi ini telah lama pupus sebab ada banyak penolakan dari tokoh-tokoh agama sekitar karena dianggap memiliki unsur kesyirikan. Selain Nadran, salah satu tradisi yang sampai sekarang masih dilakukan oleh masyarakat Desa Lontar adalah Tradisi Air Purnama. Tradisi Air Purnama ini biasanya dilakukan ketika bulan purnama muncul, tanggal 15 berdasarkan kalender hijriah tepat malam jumat. Jadi dalam setahun kemungkinan hanya dilakukan satu sampai tiga kali saja, atau bahkan bisa tidak sama sekali. Biasanya, beberapa tokoh keagamaan setempat seperti ustad akan menyediakan beberapa tangki air yang kemudian dibacakan beberapa doa dari ayat Al-QurAoan, sholawat, dzikir dan beberapa doa yang terdapat dalam kitab rujukan termasuk juga doa-doa berbahasa Jawa. Kemudian air yang telah didoakan tersebut akan dibagikan kepada para santri dan warga setempat untuk kemudian diminum dan biasanya memberikan infak seikhlasnya. Hal yang unik dari tradisi air purnama ini, hanya dilakukan pada hari kamis malam jumat pertengahan bulan hijriyah, tepatnya tanggal 15 berdasarkan kalender hijriah tepat ketika bulan purnama muncul dan tradisi hanya dilakukan oleh masyarakat Desa Lontar saja, tidak ditemukan di desa-desa lainnya. Meskipun memang menurut narasumber tradisi ini dulu dilakukan dibeberapa wilayah di Banten. Namun memang hanya di Desa Lontar yang sampai saat ini masih mempertahankan tradisi ini. Tradisi ini mirip dengan ruqyah tetapi bedanya adalah menurut tokoh kunci beberapa bacaan ada yang diambil dalam bahasa Jawa. Beberapa bacaan yang dibaca diantaranya adalah surat Al-Ikhlas. Al-Falaq. An-Naas. Ayat Kursi, sholawat nabi, beberapa doa yang diambil dari kitab Dalailul Khairat, doa berbahasa jawa serta doa rahasia. Tradisi ini dilakukan dibeberapa titik lokasi di Desa Lontar, diantaranya di Kampung Lontar. Margiyas. Pekandangan, dan Kepaksan. Belum diketahui dengan pasti kapan awal mula kemunculan tradisi ini namun yang pasti tradisi ini merupakan salah satu bentuk upaya masyarakat muslim khususnya Desa Lontar dalam menghidupkan al-QurAoan dalam kehidupan sehari-hari mereka. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STUDI LIVING QURAoAN DALAM TRADISI AIR PURNAMA . Persepsi Masyarakat Terhadap Tradisi Air Purnama Gambar 1 Skema Bentuk Persepsi Masyarakat Desa Lontar Terhadap Tradisi Air Purnama Dalam al-QurAoan. Allah membuat air sebagai sumber segala kehidupan dan sangat penting untuk keberlangsungan makhluk hidup. 15 Salah satu penemuan dalam cabang ilmu Sitologi . lmu tentang susunan dan fungsi se. , misalnya, menunjukkan bahwa air adalah komponen terpenting dalam pembentukan sel, dan bahwa air adalah satuan bangunan pada setiap makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan. 16 Selain itu. Allah juga menyatakan bahwa air adalah sarana untuk bersuci17 dan untuk membersihkan diri lahir dan batin. 18 Maka tidak heran bagi seorang muslim, air bukan hanya dimanfaatkan untuk minum, masak, mendi dan mencuci pakaian atau benda-benda lain, tetapi juga untuk menjaga kebersihan dan kesucian jiwa baik untuk berwudhu atau mandi junub. Begitu pula dalam tradisi air purnama ini, air dijadikan sebagai media untuk menyucikan batin. Tradisi ini dipercaya dapat bermanfaat untuk menentramkan hati atau masyarakat Desa lontar menyebutnya dengan padang ati. Menurut pendapat salah satu tokoh masyarakat setempat, ketika ia meminum air suci (QS. Al-AnbiyaAo ayat . M Quraish. AuTAFSIR ALMISBAH JILID 8 (Al-Kahfi. Maryam. Taha. Anbiy. ,Ay Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. : 1689Ae99. (QS. Al-Anfal Ayat . Ahmad Fauzi. Panduan Praktik Ibadah (Yogyakarta: Lingkar Media, 2. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi yang telah didoakan tersebut, hantinya merasa lebih tenang dan tentram. Salah seorang santri juga membenarkan bahwasannya ia merasa lebih tenang dan dapat belajar dengan lebih fokus setelah meminum dan mengusapkan wajahnya dengan air tersebut. Masyarakat Desa Lontar mempercayai bahwa air merupakan rahmat bagi manusia. Terlebih lagi yang telah didoakan akan memiliki khasiat dan keberkahan yang lebih besar. Penulis berpendapat bahwa tradisi air purnama ini termasuk dalam kajian studi living QurAoan karena dengan membacakan ayat-ayat suci Al-QurAoan juga termasuk dalam upaya menghidupkan Al-QurAoan atau Al-QurAoan yang hidup di masyarakat. 21 Dimana dalam hal ini. Al-QurAoan dijadikan sebagai media penyembuhan atau pegobatan . Beberapa masyarakat mengakui bahwa air suci purnama ini memiliki khasiat kesembuhan ketika mereka dalam kondisi sakit. Misalnya penuturan dari salah seorang ibu yang mengakui bahwa ketika anaknya mengalami demam ketika diminumkan dan diusapkan wajahnya dengan air tersebut tidak lama kemudian demamnya turun dan kembali ke suhu normal. AuPernah anak saya demam, terus saya minumkan itu air sama diusapin ke Alhamdulillah, dengan izin Allah ga lama panasnya turunAy. Maka tidak heran sebagian masyarakat Desa Lontar mempercayai bahwa air suci purnama ini memiliki manfaat kesembuhan bukan hanya non medis tetapi juga secara medis. Tradisi air purnama ini juga dilakukan pada saat bulan purnama, karena menurut kepecayaan bulan purnama memiliki keistimewaan tersendiri. AuDi tanggal 14 purnama itu terang bulan, cahayanya itu. Yang mudahmudahan hati para santri itu terang, seterang bulan. Dan tradisi ini dilakukannya tepat di malam jumAoat makanya istimewaAy. Fenomena bulan purnama . sebenarnya tidak dikenal oleh ulama fiqh, namun p ara ulama fiqh menggunakan istilah ayyAm al-bs untuk menamai bulan purnama. 24 Istilah ayyAm al-bs terdiri atas dua kata, yaitu Maemunah. AuWawancara, 8 April 2023. Ay MaAoruf Thahir. AuWawancara, 8 April 2023. Ay Adrika Fithrotul Aini. Pengantar Kajian Living QurAoan (Lamongan: CV. Pustaka Djati, 2. Rasminah. AuWawancara, 8 April 2023. Ay Ustad Fatoni. AuWawancara, 8 April 2023,Ay 2023. Muhammad Himmatur Riza. AuFenomena Supermoon Dalam Perspektif Fiqh Dan Astronomi,Ay Elfalaky 4, no. : 8Ae9, https://doi. org/10. 24252/ifk. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STUDI LIVING QURAoAN DALAM TRADISI AIR PURNAMA . ayyAm dan albs. Secara bahasa, ayyAm merupakan bentuk jamak dari kata yaum yang berarti Auhari-hari . ebih dari du. Ay. Sedangkan al-bs merupakan bentuk jamak dari kata al-bayas yang berarti Au. putihAy. 25 Sehingga secara bahasa ayyAm al-bs dapat diartikan sebagai Auhari-hari putihAy. AyyAm al-bs adalah hari-hari di pertengahan bulan hijriah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Malam hari pada tanggal tersebut, langit lebih terang dari malam-malam sebelumnya sejak awal. 26 Sebagian besar ulama fiqh dan sahabat nabi, seperti Umar bin al-Khattab. Ibnu MasAoud, dan Abu Dzar, juga dikatakan oleh sahabat-sahabat imam SyafiAoi menyatakan bahwa melakukan puasa tiga hari setiap bulan pada hari-hari yang disebut sebagai puasa ayyAm al-bs, merupakan kesunnahan. Dari pemaparan di atas dapat dilihat bahwa resepsi masyarakat terhadap tradisi air purnama terutama terhadap air yang telah dibacakan ayat-ayat al-QurAoan merupakan wujud al-QurAoan yang hidup di masyarakat kerena terdapat proses transmisi dan transformasi resepsi al-QurAoan di dalamnya. Proses transmisi tersebut dapat dilihat dari seberapa besar kepercayaan mereka terhadap air yang telah dibacaan ayat-ayat al-QurAoan serta kepercayaan mereka terhadap kebesaran dan kekuasaan Allah melalui al-QurAoan. PENUTUP Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa tradisi air purnama atau air yang telah didoakan ketika bulan purnama ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai gangguan atau penyakit baik medis maupun non medis yang biasa dikenal dengan ruqyah. Dan fenomena bulan purnama . atau para ulama fiqh familiar dengan sebutan ayyamul bidh yang juga dipercaya memiliki keistimewaan tersendiri, maka dari itu di sunnahkan berpuasa di tanggal-tanggal tersebut. Tradisi ini dilakukan pada malam jumat tepat pada tanggal 14 bulan hijriah, dan tepat ketika bulan purnama muuncul. Sebab hari jumAoat merupakan hari yang dikelilingi cahaya kemulian dan diagungkan oleh umat Islam kerena banyak amalan ibadah yang dapat dilakukan di hari itu. Salah satunya yakni membaca dan mentadabburi al-QurAoan. Louais MaAoluf and Bernard Tottel. Kamus Al-Munjud (Beirut: Dar al-Masyriq, 1. Riza. AuFenomena Supermoon Dalam Perspektif Fiqh Dan Astronomi. Ay Imam Al-Nawawi. Al-Minhaj Syarhu Sahih Muslim Bin Al-Hajjaj. Diterjemahkan Oleh Agus MaAmun Dkk, 2nd ed. (Jakarta: Darus Sunnah, 2. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Sulistiawati Taning Asih. Sholahuddin Al Ayubi. MusAoidul Millah. Muhammad SapiAoi DAFTAR PUSTAKA Adyanta. AuPenerapan Sunnah Nabi Shallallahualaihi Wasallam. Ruqyah Syariyyah. Di Klinik Surabaya Ruqyah Center. Ay An-NidaAo 38, no. : 80Ae81. Aini. Adrika Fithrotul. Pengantar Kajian Living QurAoan. Lamongan: CV. Pustaka