Barometer. Volume 6 No. Juli 2021, 343-351 ANALISIS OPTIMALISASI PENEMPATAN DAN EFISIENSI JARAK PERJALANAN KURIR KE BERBAGAI TUJUAN DENGAN METODE ASSIGNMENT DAN NETWORKING Agusti Tresno Suwito Aji, 2Rianita Puspa Sari, 3Dede Dede 1, 2 Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Singaperbangsa Karawang Program Studi Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Singaperbangsa Karawang tresno17024@student. id,2 rianitapuspasari@ft. id, 3dede. dede17013@student. INFO ARTIKEL Diterima: 24 Desember 2020 Direvisi: 29 April 2021 Disetujui: 05 Mei 2021 Kata Kunci: Assignment. Kurir. Optimal. POM QM for Windows. Shortest Route ABSTRAK J&T adalah sebuah perusahaan yang berfokus pada bidang layanan yaitu pengiriman express. J&T melayani pengiriman ke seluruh daerah yaitu pedalaman kota, domestik dan internasional termasuk bisnis e-commerce. J&T menyediakan layanan pengambilan barang dan mengantar barang dan memastikan barang datang dengan cepat ke konsumen. Karena itu. J&T perlu memaksimalkan serta mengoptimalkan rute serta menekan biaya transportasi untuk menciptakan efisiensi, waktu dan keamanan servis untuk para konsumen. Untuk penelitian ini, studi kasus dilakukan di J&T cabang Telagasari yang menangani 5 kecamatan yaitu Telagasari. Tempuran. Rawamerta. Majalaya dan Lemahabang. Penyelesaian masalah penugasan kurir untuk penempatan tempat kecamatannya dilakukan dengan metode penugasan atau Assignment (Hungaria. dan masalah pencarian rute terpendek yang harus dilalui kurir untuk mengirimkan barang dilakukan dengan metode Shortest Route. Penyelesaian dilakukan dengan cara manual dan juga bantuan software POM QM V5 for PENDAHULUAN Pada saat ini, bisnis yang bergerak pada industri pengiriman terus berkembang dengan pesat. Karena itu, konsumen memiliki banyak pilihan dalam menggunakan jasa pengiriman yang dipercaya dapat memberikan pelayanan yang baik. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan daya saing adalah dengan selalu memberikan pelayanan yang berkualtas dan sesuai dengan kepentingan konsumen yaitu dengan memerhatikan kebutuhan serta keinginan konsumen. Tentu hal tersebut adalah berupa pelayanan ketepatan pengiriman barang kepada konsumen . Beberapa pertimbangan kualitas pelayanan yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan jasa pengiriman barang, yaitu kualitas pelayanan, ketepatan waktu, tarif pengiriman, dan fasilitas . J&T cabang Telagasari adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman yang melayani pengiriman dan penerimaan barang maupun dokumen dari dan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Penelitian ini dilakukan di J&T cabang Telagasari. Selanjutnya akan dibahas bagaimana seharusnya J&T cabang Telagasari dapat terus berinovasi agar J&T cabang Telagasari selalu dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan selalu memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Langkah untuk memenuhi kepuasan pelanggan salah satunya dengan cara membagi penugasan kurir J&T cabang Telagasari yang optimal dengan cara membagi kurir sesuai alamat rumah dengan kecamatan yang ditujunya dengan menggunakan metode Hungarian dengan bantuan menggunakan software POM-QM . Masalah jaringan perlu dioptimalkan agar mendapatkan hasil rute pengiriman barang yang dapat meminimalkan biaya transportasi dengan menggunakan metode Shortest Route . Berdasarkan latar belakang diatas, dapat diketahui bahwa untuk menyelesaikan masalah yang dialami J&T ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. perlu dilakukan penelitian menggunakan Metode Assignment karena metode ini merupakan masalah penugasan yang bisa mempengaruhi kemampuan sebuah perusahaan dalam mengoptimalkan pekerjaan terutama dibidang jasa. Oleh karena itu jika tidak ditangani secara baik maka akan berpengaruh pada produktifitas perusahaan bahkan dapat memperhambat kemajuan perusahaan . Masalah berikutnya adalah J&T cabang Telagasari perlu megetahui rute optimal agar kepuasan pelanggan tetap terjaga dan perlu dilakukan penelitian menggunakan metode Networking. Suatu proyek perlu dilakukan perhitungan menggunakan metode Networking karena metode ini memiliki tujuan melakukan pemantauan seluruh unsur proyek ke dalam rencana utama. Caranya yaitu dengan membuat sebuah model kerja untuk melengkapi suatu proyek sehingga diperoleh waktu yang optimal, mengurangi biaya, meminimalkan resiko, pemanfaatan sumber-sumber secara lebih efisien dan efektif, mendapatkan atau mengembangkan jadwal yang optimal, memudahkan perbaikan terhadap penyimpangan yang terjadi. Metode Networking akan dapat menyelesaikan suatu masalah dengan menyajikannya menjadi suatu diagram jaringan kerja sehingga persoalan yang kompleks dapat diselesaikan secara lebih sederhana dan sistematis . Pada penelitian ini, untuk menyelesaikan masalah penugasan kurir dilakukan pehitungan menggunakan Metode Hungarian. Metode Hungarian dapat digunakan jika jumlah sumber-sumber yang ditugaskan sama dengan jumlah tugas yang akan diselesaikan, selain itu setiap sumber harus ditugaskan hanya untuk satu tugas . Metode Networking digunakan Metode Shortest Route yaitu mencari jalan yang terdekat bagi kurir untuk mengirimkan barangnya kepada rumah pelanggan. Perhitungannya dapat dilakukan dengan cara manual dan juga dapat menggunakan software tambahan. ANALISIS OPTIMALISASI PENEMPATAN DAN EFISIENSI JARAK PERJALANAN KURIR KE BERBAGAI TUJUAN DENGAN METODE ASSIGNMENT DAN NETWORKING Software tambahan seperti POM-QM dapat memberikan hasil yang akurat untuk menyelesaikan masalah penugasan kurir pada J&T cabang Telagasari . Software POM-QM juga dapat digunakan sebagai pembanding dengan perhitungan matematis atau manual. Berdasarkan definisi kedua metode diatas, maka penelitian ini akan menggunakan kedua metode tersebut karena kedua metode tersebut sangat relevan untuk dapat menyelesaikan suatu masalah jaringan dengan sistematis. Perhitungan pada penelitian ini juga menggunakan software POM-QM agar mendapatkan hasil yang akurat. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara, observasi lapangan guna mendapatkan data yang dibutukan untuk melakukan perhitungan . Penelitian ini membahas mengenai masalah penugasan kurir J&T cabang Telagasari untuk melakukan pengiriman barang ke alamat pelanggan yang berada di beberapa Kecamatan. Selanjutnya analisis mengenai masalah jaringan atau rute perjalanan optimal yang harus ditempuh oleh kurir dengan mempertimbangkan jarak dan biaya yang harus dikeluarkan dalam setiap perjalanan pengiriman barang dari mulai rumah kurir sampai ke daerah tujuan. J&T cabang Telagasari tentu harus memenuhi kepuasan pelanggan dengan cara mengirimkan barang ke pelanggan dengan waktu yang optimal serta J&T cabang Telagasari juga harus mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan sehingga rute yang didapatkan benar-benar optimal. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara kepada petugas dan kurir J&T cabang Telagasari dan mencari jarak aktual menggunakan Google Maps dan biaya yang dikeluarkan didapatkan dengan menghitung berapa liter yang dihabiskan kurir dalam setiap perjalanan. Setelah mendapat data yang dibutuhkan, selanjutnya diolah menggunakan Metode Assignment dan Networking. Teknik sampling yang digunakan merupakan teknik probability sampling karena umumnya hasil akan bersifat objektif . Penelitian ini juga menggunakan teknik Stratified Random Sampling karena populasi pada penelitian ini ada banyak yaitu setiap kecamatan memiliki banyak kurir. Namun, pada penelitian ini diambil sampel acak pada setiap populasi dalam artian kecamatan yang mewakili setiap populasi . Karena J&T cabang Telagasari memilik 5 kecamatan tujuan makan diambil setiap kecamatan adalah 1 kurir, maka 5 kurir tersebut dijadikan sampel dalam penelitian. Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan studi pendahuluan. Studi pendahuluan dilakukan untuk dapat menemukan permasalahan mengenai jaringan khususnya pada J&T dan metode apa yang cocok untuk digunakan agar dapat menyelesaikan permasalahan Selanjutnya melakukan studi literatur untuk mencari informasi terkait ilmu dan teori yang akan digunakan dalam penelitian ini yang membahas mengenai permasalahan jaringan yang ada pada J&T. Literatur dapat diperoleh dari penelitian terdahulu ataupun buku. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Langkah selanjutnya adalah melakukan pengumpulan Data didapatkan dengan melakukan wawancara kepada petugas J&T cabanag Telagasari serta melakukan observasi lapangan ke tempat penelitian. Didapatkan data dari lokasi J&T cabang telagasari dengan metode wawancara. Terdapat 15 kurir yang memegang 5 kecamatan. 5 kecamatan tersebut adalah Telagasari. Tempuran. Rawamerta. Majalaya Dan Lemahabang. Namun yang akan dibahas dan diolah lebih lanjut hanya 5 kurir. Pada penelitian ini digunakan 5 kurir karena, 5 Kecamatan memiliki 3 kurir maka dari itu dipilih 5 kurir yang ditempatkan di 5 kecamatan yang berbedabeda. Acuannya yaitu jarak tempat tinggal kurir ke kantor J&T dan juga jarak dari kantor J&T ke 5 kecamatan tersebut. Data biaya perjalanan kurir dalam melakukan perjalanan dari rumah hingga pengantaran kepada pelanggan disajikan dalam bentuk Tabel I. N O. Nama Kurir Amad Robi Faisal Bagus Darman TABEL I BIAYA PERJALANAN KURIR Jarak ke Kantor J&T (K. Biaya Perjalanan (Rp. Data pada Tabel I diperoleh dan dikumpulkan melalui wawancara, survei menggunakan kuisoner, aktivitas peninjauan terhadap dokumen-dokumen pendukung proses hingga analisis hasil observasi atau informed transforming group session. Asumsi biaya didapat dari rata-rata pemakaian bahan bakar kendaraan yang manghabiskan 1 liter bensin dalam 10 km. Harga yang menjadi patokan adalah harga perliter dari pertalite saat ini yaitu sebesar Rp. 7800,00. Masalah pengiriman barang, masing-masing kurir harus memegang 1 kecamatan. Berikutnya adalah jarak dan biaya dari kantor J&T ke masing-masing kecamatan yang didapatkan dari Google Maps yang menunjukan jarak dari kantor J&T Cabang Telagasari ke setiap kecamatan yang dimana para kurir dengan kecamatannya masing-masing harus mengantarkan Satuan yang dipakai adalah kilometer karena menunjukkan jarak, data tersebut ditunjukkan dalam Tabel II. TABEL II JARAK DARI KANTOR KE SETIAP KECAMATAN Dari/ Kantor J&T Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya 2 Km 10 Km 9 Km 12 Km 5 Km Data berikutnya merupakan biaya perjalanan dari kantor ke masing-masing kecamatan yang didapatkan dari asumsi rata-rata pemakaian bahan bakar kendaraan yang menghabiskan 1 liter bensin dalam 10 km dengan patokan harga 1 liter pertalite sebesar Rp. 800,00. Biaya tersebut disajikan dalam Tabel i. Berikutnya adalah biaya total kurir yang harus dikeluarkan dalam suatu perjalanan. Biaya total kurir didapatkan dengan menambahkan biaya Tabel I dengan Tabel II, maka didapatkan biaya total kurir pada Tabel IV. Barometer. Volume 6 No. Juli 2021, 343-351 TABEL i BIAYA PERJALANAN KURIR DARI KANTOR KE SELURUH KECAMATAN Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya (Rp. (Rp. (Rp. (Rp. (Rp. Kantor J&T TABEL V DATA BIAYA PERJALANAN KURIR J&T CABANG TELAGASARI Dari/Ke Telagasari (Rp. Tempuran (Rp. Rawamerta (Rp. Lemahabang (Rp. Majalaya (Rp. Amad Robi Faisal Bagus Darman Dari/Ke Telagasari (Rp. Tempuran (Rp. Rawamerta (Rp. Lemahabang (Rp. Majalaya (Rp. Amad Robi Faisal Bagus Darman Berdasarkan Tabel IV, diketahui biaya total masingmasing kurir dari rumah sampai pada kecamatan tujuan. Mencari biaya total kurir yang disajikan dalam Tabel IV tujuannya adalah untuk dapat menempatkan masing-masing kurir sesuai dengan biaya perjalanan yang optimal yang disesuaikan dengan jarak tempat tinggalnya. Setelah data terkumpul, maka selanjutnya melakukan pengolahan data. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan Metode Assignment dan Networking secara manual dan melakukan pengolahan data menggunakan software tambahan yaitu POM QM v5 for windows. Berikut adalah Langkah penyelesaian Metode Assignment dilakukan dengan cara. Ditentukan nilai terkecil dari setiap baris, lalu mengurangkan semua nilai dalam baris tersebut dengan nilai terkecilnya. Diperiksa apakah setiap kolom telah mempunyai nilai Bila sudah dilanjutkan kelangkah 3. bila belum, dilakukan penentuan nilai terkecil dari setiap kolom yang belum mempunyai nilai nol, kemudian setiap nilai pada kolom tersebut dikurangkan dengan nilai Ditentukan apakah terdapat n elemen nol dimanan tidak ada 2 nilai nol yang berada pada baris/kolom yang sama, dimana n adalah jumlah kolom/baris. Jika ada, maka tabel telah optimal. jika tidak dilanjutkan ke langkah 4. Dilakukan penutupan semua nilai nol dengan menggunakan garis vertikal/horizontal seminimal Ditentukan nilai terkecil dari nila-nilai yang tidak tertutup garis. Lalu semua nilai yang tidak tertutup garis dikurangkan dengan nilai terkecil tersebut, dan nilai yang tertutup oleh dua garis ditambahkan dengan nilai terkecil tersebut. Kembali ke langkah 3. Setelah melakukan pengolahan data dan didapatkan hasil dari perhitungan yang telah dilakukan. Maka selanjutnya akan dicantumkan hasil dan pembahasan. Tahapan akhir yaitu menarik kesimpulan dan jawaban atas permasalahan yang ada pada penelitian ini. agar lebih memudahkan perhitungan dan hasil pembulatan biaya perjalanan kurir ditunjukkan dalam Tabel VI. TABEL IV BIAYA TOTAL PERJALANAN KURIR HASIL DAN PEMBAHASAN Penyelesaian dengan metode penugasan . Data pada Tabel V merupakan biaya total perjalanan Langkah pertama adalah membagi masing-masing biaya dengan Rp. 1000 dan dijadikan tidak memiliki satuan ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. TABEL VI ITERASI KE-1 PENYELESAIAN MENGGUNAKAN METODE PENUGASAN Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya Amad Robi Faisal Bagus Darman Pada Tabel VI menunjukkan iterasi ke-1, biaya total kurir dibagi 1000 agar dapat memudahkan dalam melakukan Langkah selanjutnya yaitu melakukan iterasi ke-2 dengan mencari nilai terkecil dari masing-masing kolom dan nilai lainya didalam kolom tersebut dikurangi dengan nilai terkecilnya dan langkahnya ditunjukkan dalam Tabel VII. TABEL VII ITERASI KE-2 PENYELESAIAN MENGGUNAKAN METODE PENUGASAN Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya Amad Robi Faisal Bagus Darman Berdasarkan Tabel VII, dapat diketahui bahwa nilai terkecil yang dicari disetiap kolom adalah 10, 8, 6, 11, 7. Selanjutnya nilai yang ada pada kolom dikurangi dengan nilai terkecil dari setiap kolom yang sudah diketahui. Hasil pengurangan nilai pada setiap kolom dengan nilai terkecilnya disajikan dalam Tabel Vi. TABEL Vi HASIL PENGURANGAN NILAI PADA SETIAP KOLOM DENGAN NILAI TERKECILNYA SESUAI DENGAN ITERASI KE-2 Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya Amad Robi Faisal Bagus Darman Data pada Tabel Vi merupakan hasil pengurangan dari langkah sebelumnya yang disajikan dalam Tabel VII. Selanjutnya melakukan iterasi ke-3 dengan mencari nilai terkecil dari masing-masing baris dan nilai lainya didalam kolom tersebut dikurangi dengan nilai terkecilnya, ditunjukkan dalam Tabel IX. TABEL IX ITERASI KE-3 PENYELESAIAN MENGGUNAKAN METODE PENUGASAN Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya Amad Robi Faisal Bagus Darman ANALISIS OPTIMALISASI PENEMPATAN DAN EFISIENSI JARAK PERJALANAN KURIR KE BERBAGAI TUJUAN DENGAN METODE ASSIGNMENT DAN NETWORKING Berdasarkan Tabel IX, diketahui bahwa nilai terkecil dari setiap baris adalah 0, 6, 5, 6, 2. Selanjutnya melakukan pengurangan nilai yang ada pada setiap baris dengan nilai terkecil pada setiap baris yang telah diketahui sebelumnya agar dapat dilakukan langkah selanjutnya untuk mendapatkan penugasan yang optimal. Hasil pengurangan nilai pada setiap baris nilai terkecilnya ditunjukkan dalam Tabel X. TABEL X HASIL PENGURANGAN NILAI PADA SETIAP BARIS DENGAN NILAI TERKECILNYA SESUAI DENGAN ITERASI KE-3 Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya Amad Robi Faisal Bagus Darman Robi mendapatkan penugasan menuju Majalaya dengan biaya Rp. 000,00. Faisal mendapatkan penugasan menuju Lemahabang dengan biaya Rp. 000,00. Bagus mendapatkan penugasan menuju Tempuran dengan biaya Rp. 000,00. Darman mendapatkan penugasan menuju Rawamerta dengan biaya Rp. 000,00. Penyelesaian dengan metode penugasan . Perhitungan dilakukan menggunak software POM QM for Windows V5 dengan langkah pertama yaitu membuka software POM QM for Windows V5 atau Quantitative Methods for Windows terlebih dahulu dan tampilannya seperti pada Gambar 1. Selanjutnya melakukan iterasi ke-4 dengan cara menutup baris atau kolom yang mempunyai elemen 0 dimulai dari yang memiliki jumlah 0 terbanyak. Hasilnya ditunjukkan dalam Tabel XI. TABEL XI ITERASI KE-4 PENYELESAIAN MENGGUNAKAN METODE PENUGASAN Dari/Ke Telagasari Tempuran Rawamerta Lemahabang Majalaya Amad Robi Faisal Bagus Darman Berdasarkan Tabel XI, dapat dilihat bahwa beberapa kolom yang ditutup setelah melakukan iterasi ke-4 adalah kolom ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. Baris yang ditutup hanya baris ke-3. Setelah menutup baris atau kolom yang mempunyai elemen 0 dimulai dari yang memiliki jumlah 0 terbanyak maka selanjutnya adalah mencari kesimpulan. Kesimpulan dinyatakan pada Tabel XII dan Tabel Xi. TABEL XII HASIL PENUGASAN OPTIMUM PADA TABEL XI BERDASARKAN KECAMATAN YANG DIDAPATKAN OLEH SETIAP KURIR J&T CABANG TELAGASARI Dari/Ke Penugasan Amad Telagasari Robi Telagasari. Tempuran. Majalaya Faisal Telagasari. Tempuran. Rawamerta. Lemahabang. Majalaya Bagus Telagasari. Tempuran Darman Telagasari. Tempuran. Rawamerta. Majalaya Gambar 1 Langkah I menggunakan software POM-QM menekan AuModuleAy Gambar 1 menunjukkan langkah pertama dalam melakukan perhitungan menggunakan software POM-QM. Menekan AuModuleAy, lalu memilih bagian AuAssignmentAy, maka akan muncul perintah seperti pada Gambar 2. TABEL Xi PENUGASAN DAN BIAYA OPTIMUM SETIAP KURIR J&T CABANG TELAGASARI Dari/Ke Amad Robi Faisal Bagus Darman Total Penugasan Telagasari Majalaya Lemahabang Tempuran Rawamerta Biaya (Rp. Berdasarkan Tabel XII dan Tabel Xi maka dapat diketahui kesimpulan akhir dari perhitungan yang telah Perhitungan tersebut mendapatkan hasil penugasan yang optimal secara matematis. Amad mendapatkan penugasan menuju kecamatan Telagasari dengan biaya Rp. 000,00. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Gambar 2 Langkah II memilih bagian AuAssignmentAy Barometer. Volume 6 No. Juli 2021, 343-351 Setelah melakukan langkah kedua yang ditunjukkan pada Gambar 2. Dilakukan langkah selanjutnya dan akan muncul tampilan seperti pada Gambar 3 serta menyesuaikan sesuai data yang sudah didapat. data pada Tabel XI adalah dengan menggunakan metode Assignment yang dimana Perhitungan tersebut mendapatkan hasil penugasan yang optimal secara matematis. Amad mendapatkan penugasan menuju kecamatan Telagasari dengan biaya Rp. 000,00. Robi mendapatkan penugasan menuju Majalaya dengan biaya Rp. 000,00. Faisal mendapatkan penugasan menuju Lemahabang dengan biaya Rp. 000,00. Bagus mendapatkan penugasan menuju Tempuran dengan biaya Rp. 000,00. Gambar 3 Langkah i memasukkan data nama kurir, kecamatan dan total biaya perjalanan Gambar 3 menunjukkan langkah ketiga dalam perhitungan menggunakan software POM-QM. Setelah dilakukan langkah kedua akan muncul tampilan seperti pada Gambar 4. Gambar 5 Langkah IV menekan AusolveAy untuk mendapatkan hasil perhitungan menggunakan software POM-QM Gambar 4 Hasil tampilan setelah memasukan data nama kurir, kecamatan dan total biaya perjalanan Setelah langkah pada Gambar 4 dilakukan, maka selanjutnya selanjutnya yaitu menekan AusolveAy. Hasilnya adalah seperti pada Gambar 5 dan Gambar 6. Berdasarkan hasil yang didapat pada Gambar 6. Perhitungan enggunakan software POM QM didapatkan nilai optimum dari biaya dengan metode penugasan atau Assignment adalah sebesar 61000. Dengan posisi penugasan kurir Amad di Telagasari. Robi di Majalaya. Faisal di Lemah abang. Bagus di Tempuran dan Darman di Rawamerta. Perbandingan penyelesaian metode penugasan antara manual dengan software Berikut ini merupakan perbandingan antara perhitungan manual dengan menggunakan software, ditunjukkan pada Tabel XI. Tabel XI menunjukkan data dari hasil perhitungan Perhitungan yang digunakan untuk menghasilkan ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Gambar 6 Tampilan hasil perhitungan menggunakan software POM-QM TABEL XI HASIL PERHITUNGAN MASALAH PENUGASAN KURIR J&T CABANG TELAGASARI DENGAN METODE PENUGASAN MANUAL Dari/Ke Amad Robi Faisal Bagus Darman Total Penugasan Telagasari Majalaya Lemahabang Tempuran Rawamerta Biaya (Rp. Darman mendapatkan penugasan menuju Rawamerta dengan biaya Rp. 000,00. Berikut merupakan hasil perhitungan menggunakan software POM-QM, ditunjukkan pada Gambar 7. ANALISIS OPTIMALISASI PENEMPATAN DAN EFISIENSI JARAK PERJALANAN KURIR KE BERBAGAI TUJUAN DENGAN METODE ASSIGNMENT DAN NETWORKING Gambar 8 Rute Pasir Kunci - Lemahkarya Gambar 7 Hasil perhitungan masalah penugasan kurir J&T cabang Telagasari dengan Software POM-QM Gambar 7 merupakan hasil perhitungan menggunakan software POM-QM. Berdasarkan pada Gambar 7 dapat dilihat bahwa hasil tidak ada perbedaan antara perhitungan dengan manual jika dibandingkan dengan menggunakan Hasilnya menunjukan total biaya optimalnya adalah Rp. 000,00 dengan penugasan kurir Amad di Telagasari. Robi di Majalaya. Faisal di Lemah abang. Bagus di Tempuran dan Darman di Rawamerta. Perhitungan manual metode networkings Metode yang digunakan adalah Shortest Route yaitu mencari jalan yang terdekat bagi kurir untuk mengirimkan barangnya kepada rumah pelanggan. Dalam studi kasus kali ini, kurir yang bertugas mengirimkan barang di daerah Kecamatan Tempuran harus mengirimkan barang ke dua tempat yang berbeda. Dua tempat tersebut adalah AuDesa Lemah KaryaAy dan AuDesa Pasir KunciAy. Data jarak didapat dari Google Maps ditunjukkan oleh Gambar 8. Gambar 8 menunjukkan rute yang berisikan jarak dan waktu yang harus ditempuh oleh kurir dari satu kecamatan ke kecamatan lain. Pasir kunci merupakan daerah asal dan Lemahkarya merupakan daerah tujuan dengan data didapatkan dari Google Maps. Berikutnya merupakan rute dari kantor J&T cabang Telagasari menuju Lemahkarya, ditunjukkan pada Gambar 9. Gambar 9 menunjukkan jarak dan waktu yang harus ditempuh oleh kurir dari kantor ke daerah tujuan yaitu Lemahkarya. Kantor merupakan daerah asal dan Lemahkarya merupakan daerah tujuan dengan data didapatkan dari Google Maps. Berikutnya merupakan rute dari kantor J&T cabang Telagasari menuju Pasir Kunci, ditunjukkan dalam Gambar 10. Gambar 9 Rute J&T Cabang Telagasari Ae Lemahkarya Gambar 10 Rute J&T Cabang Telagasari Ae Pasir Kunci Gambar 10 menunjukkan jarak dan waktu yang harus ditempuh oleh kurir dari kantor ke kecamatan Pasir Kunci. Kantor merupakan daerah asal dan Pasir kunci merupakan ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Barometer. Volume 6 No. Juli 2021, 343-351 daerah tujuan dengan data didapatkan dari Google Maps. Menurut data jarak yang diketahui maka jaringan perjalanan yang harus ditempuh kurir akan seperti Gambar 11. Langkahnya yaitu kurir akan menempuh perjalanan dari A lalu dihadapkan pilihan antara B dan C, karena mencari rute terpendek maka rute B yang dipilih dengan jarak 3 km. Langkah berikutnya dapat dilihat pada gambar 13 yaitu setelah menempuh rute B. Kurir dihadapkan pilihan antara rute D dan E. Rute yang dipilih adalah rute D dengan jarak 5 km. Gambar 11 Langkah I penyelesaian dengan Shortest Route membentuk model jaringan perjalanan kurir J&T cabang Telagasari Keterangan : A = Kantor B . C . D = patokan, perempatan /pertigaan E = Lokasi Pasir Kunci F = Lokasi Lemahkarya Setelah didapatkan data jarak dan waktu yang dibutuhkan, selanjutnya dibuat model matematisnya yaitu model jaringan perjalanan kurir yang dapat dilihat pada Gambar 11. Dalam perjalanannya kurir akan mengirimkan barang ke dua tujuan dan tidak ditentukan tujuan yang mana yang harus didahulukan. Selanjutnya akan dicari jalan terpendek agar dapat mengantarkan barang ke dua tujuan hingga kembali lagi ke kantor. Untuk permasalahan tersebut, menggunakan metode Shortest Route dengan langkah pertama yang ditunjukkan pada Gambar 12. Gambar 13 Kurir menempuh rute B karena memiliki jarak yang lebih pendek dibandingkan dengan rute C Berikutnya setelah menempuh rute D. Kurir dihadapkan pilihan antara rute E dan C. dan rute yang dipilih adalah rute C dengan jarak 1 km, ditunjukkan pada gambar 14 dan gambar 15. Gambar 14 Kurir menempuh rute D karena memiliki jarak yang lebih pendek dibandingkan rute E Setelah menempuh rute C. Kurir melanjutkan ke rute F yaitu ke lokasi AuLemah karyaAy dengan jarak 6 km. Langkah tersebut dapat dilihat pada Gambar 15. Gambar 12 Langkah II Awal perjalanan kurir dan pilihan rute dengan jarak terpendek Gambar 12 menunjukkan langkah pertama penyelesaian menggunakan metode Shortest Route. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. ANALISIS OPTIMALISASI PENEMPATAN DAN EFISIENSI JARAK PERJALANAN KURIR KE BERBAGAI TUJUAN DENGAN METODE ASSIGNMENT DAN NETWORKING Gambar 15 Kurir menempuh rute C karena memiliki rute yang lebih pendek dibandingkan dengan rute E Setelah menempuh rute F. Kurir melanjutkan ke rute E yaitu ke lokasi AuPasir KunciAy dengan jarak 8 km. Langkah tersebut dapat dilihat pada Gambar 16. Gambar 16 Kurir menempuh rute E karena satu-satunya rute yang dapat Setelah menempuh rute E. Kurir dihadapkan pilihan antara rute B dan D. dan rute yang dipilih adalah rute D dengan jarak 3 km. Selanjutnya kembali menempuh rute B dengan jarak 5 km dan kembali lagi ke kantor dengan jarak 3 km. Langkah tersebut dapat dilihat pada Gambar 17. Gambar 17 dapat menjadi model jaringan perjalanaan terakhir karena kurir telah menempuh seluruh rute. Setelah kurir menempuh rute D maka selanjutnya kurir harus kembali ke kantor dengan menempuh rute B lalu rute A. Maka dari hasil penyelesaian dengan metode Shortest Route yang ditunjukkan pada Gambar 17, rute terpendek yang dapat dilalui kurir adalah melalui rute A-B-D-C-F-ED-B-A dengan total jaraknya yaitu 3 5 1 6 8 3 5 3 = 34 km. Tampak pada Gambar 17 bahwa lokasi B dan D dilalui 2 kali. Hal tersebut dikarenakan dengan menggunakan Shortest Route, kurir harus berangkat dari asal yaitu A lalu menuju ke akhir yaitu E dan harus kembali menuju tempat asal yaitu A. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Gambar 17 Kurir menempuh rute D karena memiliki jarak yang lebih pendek dibandingkan dengan rute B IV. KESIMPULAN Penelitian ini digunakan 2 metode yaitu metode Networking dan metode Assignment. Penggunaan kedua metode tersebut dapat memecahkan masalah yang dialami oleh J&T cabang telagasari yaitu pada masalah pengoptimalan rute dan penugasan kurir, karena J&T cabang Telagasari dapat mengetahui biaya yang dikeluarkan untuk masalah penugasan dan mengetahui rute optimal yang dilalui kurir dalam pengiriman barang kepada konsumen. Permasalahan pada penugasan dengan kurir yang dijadikan acuan adalah 5 orang mendapatkan penyelesaian dengan perhitungan manual dan software bahwa total biaya sama-sama Rp. 000,00 dengan lokasi penugasan yang sama. Permasalahan lainnya yaitu masalah pengiriman barang ke pemesan. Sampel kecamatan yang diambil adalah Kecamatan Tempuran dan dari hasil penyelesaian dengan metode Shortest Route, didapatkan bahwa rute terpendek yang dapat dilalui kurir adalah 34 km. Kelemahan penelitian ini adalah tidak melakukan perhitungan untuk kedua metode menggunakan software. Karena perhitungan dengan software digunakan pada metode Assignment saja serta terbatasnya jumlah sampel dan variable yang digunakan. Saran penelitian selanjutnya, diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dan wawasan. Saran selanjutnya adalah menambahkan jumlah sampel untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan menambahkan variabel lainnya. UCAPAN TERIMA KASIH