Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Rang Teknik Journal Pemilihan Pupuk Pada Tamanam Padi Berbasis Web Untuk Meningkatkan Hasil Panen Dengan Menggunakan Metodhe Analitical Hierarcy Proses Wahyuni Yahyan1. Muhammad Ilham A Siregar2 Manajemen Informatika & Komputer. Universitas Eka Sakti. Padang1,2 email: wahyuni. yahyan150889@gmail. com1, bhitong234@gmail. DOI: http://dx. org/10. 31869/rtj. Abstract: Salah satu hasil pertanian yang digunakan oleh masyarakat indonesia pada umumnya adalah padi. Faktor penting dalam pembudiayan tamanan padi ada pupuk. Pemupukan bertujuann untuk menjaga unsur hara pada tanaman padi agar dapat berkembar dengan baik dan dapt terhindar dari hama dan penyakit. Sistem pendukung keputusan dibuat menggunakan metode Analytical Hierarchy Prosses (AHP) berbasis web untuk memberikan informasi dan membantu petani dalam membuat keputusan mengenai jenis pupuk benih padi yang akan mereka gunakan. Karena itu peneliti akan mengulas bagaimana memilih jenis pemupukan bibit padi unggul. Jika petani dapat memilih pupuk benih padi berkualitas, maka panen akan sesuai dengan keinginan, maka sistem pendukung keputusan untuk pemilihan jenis pupukuntuk benih unggul dibuat menggunakan metode Analytical Hierarcy Prosses (AHP) berbasis web untuk memfasilitasi petani dalam mendapatkan informasi dan membantu petani dalam pengambilan keputusan tentang jenis pupuk benih padi yang akan mereka Keywords: Jenis Pupuk. Padi. DSS. AHP PENDAHULUAN Penggunaan pupuk yang baik untuk bibit unggul berpengaruh besar dalam produktifitas usaha tani, untuk meningkatkan produktifitas usaha tani sangat di butuh ketersediaan benih unggul dan pupuk yang bermutu tinggi bagi meningkatkan hasil dan kualitas produksi . Untuk meningkatkan kualitashasil bibit produksi padi yang baik maka dibutuhkan pengetahuan khusus mengenai pemupukan bibit padi supaya hasil panen nya dapat lebih optimal. Penerapan meotode AHP dalam pemilihan jenis pupuk terbaik untuk menghasilakan padi unggul berbasis web dapat mempermudah para petani dalam mencari informasi dan rekomendasi tentang tentang jenis pupuk yang akan digunakan . Adapun permasalahan yang berkaitan pemilihan bibit padi adalah sebagai berikut . Petani dalam hal menentukan jenis pupuk untuk tanaman membutuhkan waktu yang cukup lama dan kurang cepat. Karena harus meneliti secara manual banyaknya kriteria didalam menentukan bbit padi yang sesuai dengan yang diinginkan. ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Belum memaksimalkan fungsi media internet untuk memberikan bagi masyarakat khususnya yang mencari informasi terkait pemilihan jenis pupuk untuk padi yang tepat dengan yang diinginkan. Dalam pemilihan jeis pupuk masih belum menggunakan suatu metode ilmiah dalam menentukan jenis pupuk Sehungga hasil yang diperoleh kurang sesuai degan yang diinginkan. Adapun hasil dari proses ini berupa sistem pendukung keputusan yang menampilkan rentang nilai dari masing-masing jenis pupuk. , sehingga memudahkan petani dalam memilih pupuk yang tepat untuk benih atau bibit padi yang paling unggul berdasarkan lokasi persawahan yang ada di kabupaten Sistem juga dapat mengelola transaksi pembelian atau penjualan bibit padi di Kabupaten Solok. METODE PENELITIAN Berdasarkan permasalahan yang ada untuk menciptakan sebuah sistem pendukung keputusan dibutuhkan beberapa siklus sebagai Fakultas Teknik UMSB Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Identify Study Literatur Pengumpulan Informasi Pengumpulan Data Analisa Sistem Rancang Sistem Rancang Program Aplikasi Uji coba dan Evaluasi Kesimpulan Gambar 1 metodologi Penelitian DSS 1 Sistem Pendukung Keputusan Sistem (Decision Support System/DSS) merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian Sistem itu digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur dimana tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat. Konsep DSS diperkenalkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael Scott Marton, yang selanjutnya dikenal dengan istilah AuManagement Decision SystemAy. DSS dirancang untuk menunjang seluruh tahapan pembuatan keputusan, yang dimulai dari tahapan mengidentifikasi masalah, memilih data yang relevan, menentukan pendekatan yang digunakan dalam proses pembuatan keputusan sampai pada kegiatan mengevaluasi pemilihan DSS didefisnisikan secara luas sebagai sebuah sistem berbasis computer yang membantu orang-orang untuk menggunakan komunikasi computer, data, dokumen, pengetahuan dan model untuk mengatasi masalah dan mmbuat keputusan. SPK adalah sistem tambahan atau system pembantu. SPK tidak dimaksudkan untuk menggantikan ahli pengambil keputusan. Rang Teknik Journal 2 Metode AHP AHP (Analitical Hierarchy Proces. merupakan suatu model pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty. Model pendukung keputusan ini akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki, menurut Saaty, hirarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan yang diikuti level factor, kriteria, sub kriteria dan seterusnya kebawah hingga level terakhir dari alternatif . Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis. 2 1 Penyusunan Prioritas Menentukan susunan prioritas elemen adalah dengan menyusun perbandingan berpassangan yaitu membandingkan dalam bentuk berpasangan seluruh elemen untuk setiap sub hirarki . Perbandingan tersebut ditransformasikan dalam bentuk matriks. Contoh terdapat n objek yang donotasikan dengan (A1,A2,. ,A. yang akan dinilai berdasarkan pada nilai tingkat kepentingannya antara lain Ai dan Aj dipresentasikan dalam matriks pair-wise comparasion. Tabel 1Matriks Perbandingan Berpasangan A1 A11 A12 . A11 A2 A22 A22 . A2n An Am1 1m2 . Amn 2 Uji Konsistensi Indeks dan Rasio Indeks konsistensinya dari matriks berordo n dapat diperoleh dengan rumus . Dimana: = Rasio penyimpangan . onsistency inde. maks = eigenvalue maksimum = ukuran matriks Nilai ini bergantung pada ordo matriks n. Dengan demikian, rasio konsistensi dapat dirumuskan sebagai berikut : Fakultas Teknik UMSB ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisa Dalam analisis ini diberikan gambaran lebih jelas mengenai sistem pengenalan serta keputusan pertama terhadap user yang memiliki permasalahan berhubungan dengan pemilihan bibit padi. Rang Teknik Journal Hujan Baik Kadar Air Kadar air 36-40% 3-35% Tabel 5 Kadar Air Bobot Ketarangan Sangat baik Baik 1 Jenis Pupuk Tanaman Padi Pupuk adalah Unsur hara yang di butuhkanoleh tamanan padi agar dapat berproduksi dengan hasil yang lebih baik. Adapun jenis-jenis Pupuk Tanaman Padi yaitu : Organik Pupuk yang tersusun dari material makhluk hidup. mengandung banyak bahan organik dari pada zat hara. Urea Unsur hara yang sangat di butuhkan SP-36 Berfungsi untuk mneyuburkan tanaman berbentuk padat dan cair. KCL Sejenis pupuk organik yang mudah diserap tamanan. Perhitungan Metode AHP Tahap Pertama Menetukan Bobot dari masing-masing Tabel 6 Menetukan Bobot Dari Kriteria 2 Pengumpulan data Potensi Hasil Tabel 2 Jenis Tanah Jenis Bobot Keterangan Tanah Sangat Baik Matriks Perbandingan Kriteria Tabel 7 Matrik Perbandingan Berpasangan Kriteria Kering Baik Basah Kurang Umur Tabel 3 Umur Tanaman Umur Banyak . Keterangan 5-7 hari . ,100,. Urea,SP36,KCL Iklim Iklim Kemarau Kg . Kg Jenis Tanah Jenis Tanah Jenis Tanah Umur Tanaman Umur Tanaman Iklim 5 sangat penting 3 Lebih Penting 3 Lebih Penting 2 Sedikit Lebih penting dari 2 Mendekati sedikit Lebih penting dari 2 Mendekati sedikit Lebih penting dari Umur Tanaman Iklam Kadar air Iklim Kadar air Kadar air Matrik Perhitungan Prioritas Nilai Kriteria Tabel 8 Matrik Perhitungan Prioritas Nilai Kriteria Urea Urea,KCL Tabel 4 Iklim Bobot Keterangan Cukup ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Fakultas Teknik UMSB Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Matrik Perhitungan Prioritas Nilai Alternatif Tabel 9 Matrik perbandiang berpasangan Nilai Alternatif Matrik Perhitungan Prioritas Nilai Alternatif Tabel. Matrik Perhitungan Prioritas Nilai Alternatif 2 Hasil Perhitungan Nilai AHP Selajutnya klik Proses maka akan tampil sebagai berikut : Gambar 2. Halaman Proses Perhitungan AHP Tampilan ini adalah hasil analisa proses dari metode AHP dengan klik menu Hasil SPK, yang dapat dilihat pada gambar berikut : Gambar 3 Perengkingan AHP Rang Teknik Journal Setelah melakukan pengujian sistem, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi Sistem Pendukung Keputusan dengan metode AHP ini berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan perancangan. PENUTUP Dari hasil penelitian diatas dapat saya simpulkan bahwa sistem pengambilan keputusan untuk menentukan Jenis Pupuk yang baik untuk pertumbuhan Padi unggul yang memiliki skor paling tinggi adalah Organik yaitu dengan nilai 0. 43 artinya sangat baik untuk dijadikan sebagai proses awal pemupukan tamanan padi supaya bibit padi dapat tumbuh maksimal menggunakan netode Analitycal Hierarchy Process yang sangat berguna sekali bagi para petani padi khususnya bagi petani padi yang ada di Kabupaten Solok. DAFTAR PUSTAKA