P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA ANALISIS MANAJEMEN PERGUDANGAN PADA PT. ANUGRAH PERSADA ALAM Bayu Sugara1. Kusmayanti2 Universitas Teknologi Digital Jl. Buah Batu No. 26 Bandung E-mail : bayu11211410@digitechuniversity. id1, kusmayanti@digitechuniversity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan atau pengaturan aktivitas pergudangan, pada PT. Anugrah Persada Alam. Hal ini berkaitan dengan proses manajemen pergudangan yang diterapkan pada PT. Anugrah Persada Alam. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Manajemen Pergudangan pada PT. Anugrah Persada Alam, gudang memliki lima fungsi yaitu penerimaan barang, penyimpanan barang, pemeliharaan barang, pengeluaran barang, dan administrasi. Penyimpanan barang menggunakan metode Fixed Location yaitu setiap produk/barang memiliki tempat atau lokasi yang tetap dalam penyimpanan di gudang. Sistem pengeluaran barang yang dilakukan di PT. Anugrah Persada Alam yaitu menggunakan sistem FEFO (First Expired First Ou. untuk untuk pengeluaran Bahan Baku dan Barang Jadi, sedangkan untuk bahan kemas menggunakan sistem FIFO (First In First Ou. Kata kunci : Analisis. Manajemen. Pergudangan. ABSTRACT This study aims to determine the process of management or warehousing activity arrangement at PT. Anugrah Persada Alam. This is related to the warehousing management process applied at PT. Anugrah Persada Alam. The method used in this study is descriptive qualitative. The result showed that warehousing management at PT. Anugrah Persada Alam has 5 functions, goods receipt, goods maintenance, goods expenditures, and administration. Fixed location method is used in goods receipt where each product/goods has fixed place or location at the warehouse. Goods expenditures systems used at PT. Anugrah Persada Alam. FEFO (First Expired First Ou. systems for the expenditures of raw materials or finished goods. Whereas, for the packing materials used FIFO (First In First Ou. Keyword : Analysis. Management. Warehousing. PENDAHULUAN Perkembangan dunia usaha di era globalisasi saat ini berkembang sangat cepat seiring dengan adanya kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi dan informasi melalui berbagai media komunikasi yang canggih, cepat dan akurat mampu mendukung perkembangan dunia usaha. Bidang usaha industri manufaktur maupun jasa dituntut untuk dapat bertahan ditengah-tengah ketatnya persaingan. Untuk mengembangkan pasar yang lebih luas dalam tingkat persaingan yang semakin ketat memaksa perusahaan untuk mampu mengelola sumber daya yang dimiliki perusahaan dengan baik. Dengan JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA memiliki keunggulan kompetitif perusahaan akan mampu bertahan dan berkembang ditengah-tengah persaingan. Dalam proses operasioal perusahaan, kegiatan produksi merupakan langkah untuk menghasilkan produk yang akan dijual. Produk yang dihasilkan dari proses produksi tersebut harus dijaga dan disimpan dengan baik agar sampai kepada konsumen dengan kualitas yang baik. Untuk menjaga produk tersebut diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan yang aman. Dalam kegiatan baik secara teknis maupun administratif sehingga dalam proses yang ada di dalamnya berjalan dengan baik. Gudang digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara barang atau produk sebelum didistribusikan, sehingga gudang memiliki peran penting dalam kegiatan Kegiatan penyimpanan yang baik untuk menunjang kelancaran proses produksi, jika tidak dikelola dengan baik akan menyebabakan adanya produk kadaluarsa, kehilangan barang dan lain Dalam sebuah perusahaan gudang penyimpanan bahan baku, barang dalam proses atau barang setengah jadi dan barang jadi yang siap untuk didistribusikan. Manajemen gudang merupakan sebuah proses pengelolaan atau pengaturan aktivitas penyimpanan dan pendistribusian barang yang terjadi di dalam gudang. Dengan adanya pelaksanaan manajemen gudang proses masuk dan keluarnya barang akan terkontrol dengan kesalahan seperti selisih jumlah persediaan dan kehilangan barang. Selain itu manajemen gudang juga dapat mengontrol proses pergerakan dan penyimpanan barang dengan baik serta pemakaian ruang gudang akan lebih Manajemen gudang menjadi sangat penting dalam menjalankan usaha karena penjualan, ketika barang yang disimpan digudang terlalu banyak akan berdampak pada kerugian karena tidak sesuai dengan Sama halnya dengan sistem operasional yang lain, kegiatan operasional gudang juga harus memiliki Standar Operasional Posedur (SOP). JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 PT. Anugrah Persada Alam adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang Dalam kegiatan produksi, gudang memiliki peran dalam penyimpanan bahan baku, bahan kemas dan barang jadi. Saat ini PT. Anugrah Persada Alam memiliki dua gudang yaitu gudang bahan baku serta bahan kemas dan gudang barang jadi. Dalam manajemen pergudangan sehinga dalam kegiatan operasinalnya bisa berjalan dengan baik meskipun masih terdapat kendala yang dihadapi dalam proses penyimpanan dan pengiriman barang. Untuk meminimalisir adanya permsasalahan tentunya diperlukan perencanaan dan strategi dalam mejalankan kegitan pergudangan untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan. Berdasarkan analisis dan uraian diatas, manajemen pergudangan berperan penting penerimaan, penyimpanan dan pengiriman Oleh karena itu penelitian ilmiah ini akan dilakukan dengan mengambil judul AuAnalisis Manajemen Pergudangan pada PT. Anugrah Persada AlamAy. Berdasarkan latar belakang penelitian, peneliti akan merumuskan permaslahan dalam AuBagaimana Manajemen Pergudangan pada PT. Anugrah Persada Alam?Ay METODOLOGI Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk ke dalam metode penelitian kualitatif. Menurut Eko Murdianto . Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan prosedurprosedur statistik atau dengan cara kuantifikasi lainnya. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode analisis deskriptif pergudangan disajikan dalam bentuk deskripsi atau uraian yang bertujuan untuk menggambarkan hasil data sehingga diperoleh gambaran dan jawaban yang akurat terhadap masalah yang diamati. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara : . Observasi atau melakukan pengamatan secara langsung di lapangan untuk mengetahui proses kerja P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 dan lingkungan yang menjadi objek Wawancara mendapatkan informasi lebih dalam dengan karyawan yang bekerja di bagian . Studi dokumentasi dengan menganalisis dokumen yang didapatkan dari perusahaan, buku dan jurnal. https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA LANDASAN TEORI Manajemen Dedinisi Manajemen menurut Adb. Rohman . adalah suatu upaya pemberian bimbingan dan pengarahan melalui perencanaan, koordinasi, pengintegrasian, pembagian tugas secara profesional dan pengendalian, dan pemanfaatan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditetapakan bersama. Sedangkan menurut Stoner, sebagaimana dikutip oleh Muslichah Erma Widiana . Manajemen adalah pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah Gudang Menurut Hadiguna, sebagimana dikutip oleh Junaidi Rammelsbergi . 2:1. gudang merupakan suatu fasilitas yang terdapat dalam sebuah pabrik yang mempunyai fungsi sebagai tempat untuk menyimpan bahan baku untuk kegiatan produksi, maupun sebagai tempat untuk menyimpan produk hasil produksi yang siap untuk dijual kepada konsumen. Sedangkan menurut Warman, sebagaiman dikutip oleh Renaldi. Suyamto dan Suharyako . gudang adalah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Gudang adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyimpan barang baik yang berupa raw material, barang work in process atau finished Dari kata gudang didapatkan istilah pergudangan yang berarti merupakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan gudang. Menurut Mulcahy David, sebagaimana dikutip oleh Herry Williams. Arrazi Bin Hasan dan Jacky S. Sumarwan . dalam memfasilitasi proses dan kegiatan pengelolaan barang, gudang memiliki fungsi utama yaitu : Penerimaan . , yaitu proses untuk menerima material pesanan perusahaan, dengan menjamin kualitas material yang dikirim oleh pihak supplier, serta mendistribusikan material tersebut ke bagian produksi. Persediann, yaitu kegiatan untuk menjamin agar permintaan dapat perusahaan yakni memenuhi kepuasan Penyisihan . ut awa. , yaitu untuk menempatkan barang-barang dalam lokasi penyimpanan. Penyimpanan . , yaitu suatu bentuk fisik dari barang-barang yang disimpan sebelum ada permintaan. Menurut Warni, sebagaimana dikutip oleh Steyssi dan Jacky S. Sumarauw . 8:2. Metode Sistem Pergudangan terdiri dari : FIFO (First In First Ou. Metode yang digunakan dalam metode FIFO adalah barang yang pertama kali masuk adalah yang keluar pertama kali. LIFO (Last In First Ou. Metode yang digunakan dalam metode LIFO adalah mengeluarkan atau menjual barang yang terakhir masuk. FEFO (First Expired First Ou. Metode yang digunakan dalam metode FEFO adalah barang dengan masa kadaluarsa yang terdekat harus keluar lebih dulu. Manajemen Pergudangan Menurut Elqorni, sebagaimana dikutip oleh Yuliana Kusuma. Jacky S. Sumarauw dan Shinta J. Wangke . sistem adalah kumpulan interaksi dari sub sistem, dan manajemen adalah ilmu mengelola sumber daya sedangkan gudang adalah tempat penyimpanan barang sementara. Secara mengandung pemahaman : pengelolaan dari aktivitas yang saling terkait dalam aktivitas penyimpanan barang sementara. Aktivitas penerimaan dari pemasok, handling barang, pengeluaran barang ke tujuan adalah garis besar dari aktivitas penyimpanan. Menurut Pandingan dan Syarifudin . manajemen pergudangan adalah suatu sistem pengelolaan gudang yang mengatur proses penanganan barang semenjak penerimaan sampai dengan pengirimannya. JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA HASIL DAN PEMBAHASAN Latar Belakang Perusahaan PT. Anugrah Persada Alam merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang didirikan di Jakarta dalam rangka Penanaman modal Secara resmi didirikan tanggal 20 Desember 2002. Perusahhan bergerak dalam bidang farmasi dan jamu. Kantor pusat berlokasi di Jakarta, yaitu Menara Imperium lt 17 super blok kav 1. Jl. HR Rasuna Said. Guntur-Setiabudi. Kuningan. Jakarta 12980. Perusahaan ini merupakan join company antara Osotspa Thailand dengan ABC Indonesia. PT. Anugrah Persada Alam merupakan salah satu produsen dan distributor minuman herbal terkemuka di Indonesia yang memproduksi minuman Untuk menjaga agar mutu minuman yang dihasilkan sesuai dengan standar, perusahaan menerapkan dengan ketat proses produksi yang diakui secara Internasional. Bagi perusahaan, kualitas lebih dari sekedar apa yang dirasakan, dilihat, diukur atau Kualitas menjadi sebuah keutamaan dalam sebuah tindakannya. Semua fungsi dan jajaran organisasi, mulai dari produksi, pemasaran, distribusi, keuangan, layanan pelanggan dan konsumen, bekerja keras untuk mengembangkan kinerja terbaik di industri minuman herbal. PT. Anugrah Persada Alam memiliki Visi yaitu AuMembuat produk bercita rasa tinggi yang dapat menjadi inspirasi konsumenAy dan Misi AuMenghasilakan produk yang lezat dan fungsional sehingga orangorang bangga mengonsumsinya. Produk kami harus tersedia dimana-mana dan dipajang dengan baik sehingga bisa dibeli setiap saatAy. Hasil Penelitian Gudang PT. Anugrah Persada Alam saat ini memiliki dua bangunan yaitu gudang untuk penyimpanan bahan baku dan bahan kemas serta gudang untuk penyimpanan barang jadi. Dalam Manajemen Pergudangan pada PT. Anugrah Persada Alam, gudang tersebut memliki lima fungsi yaitu Penerimaan barang. Penyimpanan barang. Pemeliharaan barang. Pengeluaran barang, dan Administrasi. Kelima fungsi tersebut merupakan kegiatan utama yang saat ini menjadi kegiatan JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 operasional gudang yang dilakukan sesuai Standar Operasinal Prosedur (SOP). SOP tersebut digunakan sebagai landasan dalam pengelolaan aktivitas pergudangan. Pelaksanaan pergudangan pada PT. Anugrah Persada Alam dengan kategori-kategori yang meliputi penerimaan barang, penyimpanan barang, pemeliharaan barang, pengeluaran barang dan Kategori tersebut digunakan oleh peneliti sebagai indikator dalam penelitian terkait manajemen pergudangan di PT. Anugrah Persada Alam. Hasil penelitian ini diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dan pengkajian dokumen dapat dijelaskan sebagai berikut : Penerimaan Barang Penerimaan barang merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum barang disimpan didalam gudang. Dalam proses masuknya barang ke dalam gudang tersebut harus melalui beberapa tahapan prosedur untuk memastikan barang dalam kualitas dan kuantitas yang baik. Bahan baku (Raw materia. dan bahan kemas (Packaging materia. merupakan bahan utama untuk proses produksi pembuatan produk. Bahan-bahan tersebut akan diterima dan disimpan oleh bagian gudang sebelum dikirimkan ke bagian Dalam proses penerimaan barang ini bagian gudang berperan untuk memastikan kuantitas dan kualitas barang yang diterima untuk disimpan di dalam gudang. Penerimaan bahan baku dan bahan kemas memiliki kendala yaitu adanya kelebihan atau kekurangan barang serta kondisi yang akan dibongkar dalam kondisi rusak. Barang jadi atau finish goods merupakan barang yang sudah selesai diproduksi dan memenuhi standar untuk bisa didistribusikan kepada konsumen. Sebelum barang jadi ini disimpan di gudang finish goods bagian produksi akan menyimpan barang di gudang karantina selama proses pengecekan barang oleh bagian Quality Control, setelah proses tersebut barang yang memenuhi standar akan dikirimkan ke gudang barang jadi, departemen gudang akan melakukan proses penerimaan barang sesuai dengan prosedur. Penyimpanan barang P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Dalam menyimpan barang dengan berbagai jenis, diperlukan metode penyimpanan barang agar memaksimalkan penggunaan ruangan. Metode mengidentifikasi barang, serta manajemen waktu dan tenaga yang efektif. penyimpanan barang di PT. Anugrah Persada Alam menggunakan metode Dedicated Storage atau Fixed Location. Metode penyimpanan ini berarti setiap produk/barang memiliki tempat atau lokasi yang tetap dalam penyimpanan di gudang. Lokasi tidak bisa diubah atau digunakan oleh produk atau barang jenis lain walaupun ada tempat kosong. Metode ini memiliki keunggulan yaitu penataan barang lebih teratur berdasarkan jenisnya dan memudahkan petugas gudang untuk mengingat lokasi barang. Penyimpanan barang pada PT. Anugrah Persada Alam untuk bahan baku, bahan kemas, dan barang jadi menggunakan palet dengan kualitas yang baik, mengikuti petunjuk penyimpanan barang. Pemelihaaran Barang Pemeliharaan barang bertujuan untuk menjaga kualitas barang agar tetap dalam keadaan baik. pemeliharaan barang harus dilakuka secara rutin untuk menjaga kualitas barang ataupun aset yang ada di dalam Pemeliharaan barang menjadi hal yang penting dilakukan dalam menjaga kulaitas barang yang disimpan, sehingga diperlukan strategi pemeliharaan barang yang harus dilakukan. Beberapa hal yang dilakukan dalam pemeliharaan barang di PT. Anugrah Persada Alam untuk pemiliharaan bahan baku, bahan kemas, dan barang jadi diantaranya yaitu memperhatikan kemasan barang, penataan barang, memperbaiki fasilitas atau bangunan, dan menjaga kebersihan area gudang. Pengeluaran Barang Sistem pengeluaran barang yang dilakukan di PT. Anugrah Persada Alam yaitu menggunakan sistem FEFO (First Expired First Ou. untuk untuk pengeluaran Bahan Baku dan Barang Jadi, sedangkan untuk bahan kemas menggunakan sistem FIFO (First In https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA First Ou. FEFO merupakan metode pengeluaran barang dengan masa kadaluarsa yang terdekat harus keluar lebih dulu. Metode FEFO ini digunakan dalam pengeluaran bahan baku dan karena keduanya memiliki masa kadaluarsa sehingga harus terlebih dahulu dikeularkan agar tidak ada barang yang tersimpan digudang yang melewati masa FIFO merupakan metode pengeluaran barang yang pertama kali masuk adalah barang yang harus pertama kali keluar. Bahan kemas tidak memiliki masa kadaluarsa sehingga menggunakan sistem FIFO dalam pengeluaran barang dari gudang. Pengeluaran bahan baku dan bahan kemas memiliki kendala yaitu kesalahan jumlah pengiriman dan barang yang diminta tidak Sedangkan pengeluaran barang jadi memiliki kendala yaitu kesalahan jumlah atau jenis barang serta kendala pada kendaraan yang akan mengangkut seperti datang terlambat dan kapasitas tidak sesuai dengan barang yang akan dimuat. Administrasi Administrasi pergudangan merupakan sebuah proses atau aktivitas dalam mengurus data-data gudang seperti penerimaan. Administrasi gudang bertujuan untuk memsastikan bahwa seluruh aktivitas yang terjadi di gudang berjalan dengan lancar dan Jika administrasi gudang tidak dikelola dengan baik maka kegiatan operasional gudang akan terhambat. Administrasi perhatian khusus pecatatan penerimaan dan pengeluaran Setiap barang yang masuk dan keluar dari gudang harus dicatat dengan benar agar total persediaan barang yang ada di kartu stok dengan fisiknya sesuai. Untuk mengetahui kesesuaian antara jumlah barang yang tercatat dalam administrasi persediaan dengan keadaan atau jumlah aslinya dilakukan Stock Opname. Stock Opname merupakan kegiatan penghitungan barang yang masih tersimpan di dalam gudang yaitu bahan baku, bahan kemas, dan barang jadi. Stock Opname memiliki tujuan utama yaitu mengetahui jumlah barang yang sebenarnya ada di gudang. Oleh karena itu administrasi persediaan barang harus dilakukan dengan baik agar proses pengendaliaan persediaan berjalan lancar. JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA KESIMPULAN Gudang PT. Anugrah Persada Alam saat ini memiliki dua bangunan yaitu Gudang RM (Raw Material )/ PM (Packaging materia. untuk penyimpanan bahan baku dan bahan kemas serta Gudang Finish Goods untuk penyimpanan barang jadi. Dalam Manajemen Pergudangan pada PT. Anugrah Persada Alam, gudang tersebut memiliki lima fungsi yaitu penerimaan barang, penyimpanan barang, pemeliharaan barang, pengeluaran barang, dan administrasi. Penerimaan barang merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum barang disimpan didalam gudang. Dalam proses masuknya barang ke dalam gudang tersebut harus melalui beberapa tahapan prosedur untuk memastikan barang dalam kualitas dan kuantitas yang baik. Penyimpanan barang di PT. Anugrah Persada Alam menggunakan metode Dedicated Storage atau Fixed Location. Metode penyimpanan ini berarti setiap produk/barang memiliki tempat atau lokasi yang tetap dalam penyimpanan di Lokasi tidak bisa diubah atau digunakan oleh produk atau barang jenis lain walaupun ada tempat kosong. Pemeliharaan barang menjadi hal yang penting dilakukan dalam menjaga kulaitas barang yang disimpan, sehingga diperlukan strategi pemeliharaan barang yang harus dilakukan. Beberapa hal yang dilakukan dalam pemeliharaan barang di PT. Anugrah Persada Alam untuk pemiliharaan bahan baku, bahan kemas, dan barang jadi diantaranya yaitu memperhatikan kemasan barang, melakukan penataan barang, memperbaiki fasilitas atau bangunan, menjaga kebersihan area gudang. Pengeluaran barang dilakukan ketika adanya permintaan barang, pengeluaran barang perlu dilakukan dengan baik agar barang yang dikirimkan sesuai dengan jenis dan jumlah yang diminta. Sistem pengeluaran barang yang dilakukan di PT. Anugrah Persada Alam yaitu menggunakan sistem FEFO (First Expired First Ou. untuk untuk pengeluaran Bahan Baku dan Barang Jadi, sedangkan untuk bahan kemas menggunakan sistem FIFO (First In First Ou. Administrasi pergudangan merupakan sebuah proses atau aktivitas dalam mengurus data-data gudang pengeluaran barang. Administrasi gudang JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 bertujuan untuk memsastikan bahwa seluruh aktivitas yang terjadi di gudang berjalan dengan lancar dan efisien. Administrasi pergudangan pada PT. Anugrah Persada Alam terdiri dari administrasi penerimaan barang, administrasi pengeluaran barang. DAFTAR PUSTAKA