Jurnal Basicedu Volume 4 Nomor 3 Tahun 2020 Halm. 662 - 672 JURNAL BASICEDU Research & Learning in Elementary Education https://jbasic. org/index. php/basicedu/index Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Yulia Rahmi1. Ilham Marnola2 Universitas Negeri Padang. Sumatera Barat. Indonesia1 Universitas Negeri Malang. Jawa Timur. Indonesia2 E-mail: Senzana93@yahoo. id1, ilhammarnola@stain. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe CIRC di kelas V SDN 04 Padang Ganting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini meliputi . studi pendahuluan, penyusunan rencana tindakan, . kegiatan pelaksanaan penelitian yang terdiri dari tahap pelaksanaan tindakan, pengamatan dan tahap refleksi. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus. Peneliti bertindak sebagai penyaji/praktisi dalam proses pembelajaran, sedangkan pengamat adalah teman sejawat yang bertugas di tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kooperatif tipe CIRC dalam pembelajaran membaca pemahaman, efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Hal ini dapat dilihat dari nilai siswa yang diperoleh dari siklus I yaitu rata-rata nilai siswa 7,09, sedangkan pada siklus II nilai rata siswa yaitu 8,55. Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: model pembelajaraan cooperative integrated reading and compotion (CIRC), membaca Abstract The purpose of this study was to describe the improvement in reading comprehension results using CIRC type cooperative learning in class V SDN 04 Padang Ganting. This study uses a qualitative approach to the classroom action research design. The design of this research includes . preliminary studies, preparation of action plans, . research implementation activities consisting of the stages of implementing actions, observations and reflection stages. This action research was carried out in two cycles. The researcher acts as a presenter / practitioner in the learning process, while the observer is a colleague on duty at the research The results showed that the use of the CIRC type cooperative approach in learning to read comprehension was effective for improving reading comprehension skills. This can be seen from the value of students obtained from the first cycle which is an average student score of 7. 09, while in the second cycle the average value of students is 8. From the results of this study it can be concluded that learning to read comprehension by using a CIRC type cooperative approach can improve student learning outcomes. Keywords: Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Learning Model, reading Copyright . 2020 Yulia Rahmi. Ilham Marnola A Corresponding author : Address : Padang Ganting. Kab. Tanah Datar Email : Senzana93@yahoo. Phone : 085272952434 DOI: 10. 31004/basicedu. ISSN 2580-3735 (Media Ceta. ISSN 2580-1147 (Media Onlin. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. hanya membaca bacaan-bacaan pendek yang PENDAHULUAN Pembelajaran bahasa Indonesia mencakup terdapat dalam buku paket. Pemahaman guru empat aspek keterampilan yaitu mendengar, terhadap kiat-kiat pengembangan membaca yang berbicara, membaca dan menulis. Keterampilan baik juga disinyalir sangat kurang. membaca mempunyai peranan yang penting baik Pemahaman membaca di SDN 04 Padang dalam proses belajar mengajar di sekolah maupun Ganting sangat minim. Hal ini terbukti pada tes dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kurikulum awal kelas V pada tahun ajaran 2010/2011, siswa bahasa dan sastra Indonesia dicantumkan tujuan mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan. pengajaran, salah satunya adalah agar siswa Kesulitan tersebut pada dasarnya bermula dari mengetahui apa yang dipelajarinya, sehingga ia kesulitan siswa dalam memahami isi bacaan, mampu mengkomunikasikannya dengan baik lisan seperti: . siswa sulit menemukan gagasan utama. maupun tulisan, dan untuk hal itu perlulah seorang . siswa sulit dalam menjawab pertanyaa. siswa sulit membuat ringkasan wacana. Melalui seseorang akan tahu tentang sesuatu yang akan Untuk menambah pengetahuannya, sedangkan dalam membaca, pendidik harus melakukan inovasi dan lingkungan sekolah, dengan rajin membaca akan mudah dalam memahami suatu pelajaran. pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran International Association for Evaluation keterampilan membaca berlangsung maksimal. Education Achievement (IEA) . alam (Harsanti & salah satu pendekatan yang biasa digunakan Gemilang, pendidik adalah pendekatan model pembelajaran Aukebisan membaca siswa Indonesia berada pada Cooperative Integrated Reading and Compotion peringkat ke-26 dari 27 negara yang diteliti. Ay (CIRC). Pembelajaran Kooperatif adalah metode Rendahnya minat dan kemampuan membaca antara lain tampak pada rendahnya kemampuan membaca mereka. Hal ini merupakan salah satu mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang indikator bahwa pembelajaran membaca di sekolah Model Pembelajaran CIRC adalah belum maksimal. model pembelajaran Penggunaan pendekatan, metode, dan teknik membaca yang tidak tepat diasumsikan merupakan mudah, dan praktis untuk melatih kemampuan membaca pemahaman siswa. salah satu faktor penentu kurang maksimalnya Berdasarkan uraian di atas maka peneliti pencapaiaan tujuan membaca di sekolah. Selain tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan AuPeningkatan Kemampuan Membaca pembelajaran masih sangat minim. Akibatnya Pemahaman Siswa Kelas V Melalui Model pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh guru untuk Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and pelatihan membaca siswa cenderung diarahkan Compotion (CIRC) di SDN 04 Padang Ganting. Ay Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. Klein . alam Farida, 2. mengemukakan Au. membaca merupakan suatu proses, . membaca lanjutan untuk kelas tinggi, membaca lanjutan inilah yang disebut membaca pemahaman. Kata (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1. berawal dari interaktifAy. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata paham yang memiliki arti: Au. pengertian, . (Departemen pendapat pikiran. Pendidikan Nasional, . mengerti dijelaskan bahwa membaca adalah Aymelihat serta sesuatuAy. Jadi memahami bacaan dapat dikatakan memahami isi dari apa yang tertulis . engan sebagai suatu sikap mengerti benar dengan bahan melisankan atau hanya dalam hat. Ay Sementara yang dibaca. (Harefa. Sukma, & Desyandri, 2. Poerwodarminto . alam Muschlisoh, 1. menambahkan bahwa Aumembaca pemahaman juga dapat menghubungkan antara apa yang mereka melisankan suatu tulisan dengan tujuan ingin ketahui dengan apa yang mereka akan pelajari. Ay mengetahui isinya. Sedangkan, sebagai bentuk Membaca pemahaman berarti membaca atau wujudnya, membaca dinyatakan sebagai suatu untuk memahami isi bacaan yang merupakan alat untuk mendapatkan gagasan-gagasan yang representasi dari pikiran, pendapat penulis. Penulis berhadapan dengan kebutuhan-kebutuhan sang pembaca. lambang-lambang bahasa, lambang itu terwujud Membaca adalah suatu proses melisankan dalam bentuk huruf, kata, kalimat, dan paragraf, lambang tertulis yang melibatkan mata dan otak. dibalik lambang tersebut terdapat makna dan Pembaca sebagai komunikan dan penulis sebagai Pada saat lambang itu dipahami oleh Hubungan antara pembaca dan pembaca, pembaca akan mengambil makna yang penulis tidak terjadi secara langsung. Pembaca ada di baliknya. Akan tetapi, pada saat pembaca tidak langsung berhadapan dengan penulis, tetapi tidak memahami lambang yang dibacanya, maka berhadapan dengan pikiran-pikiran penulis yang makna yang ada di balik lambang itu tidak akan diawali dengan tulisannya. dapat dipahaminya. Pembelajaran membaca intensif merupakan pembelajaran yang di dalamnya mengkondisikan menumbuhkan dan mengasah kemampuan secara para siswa bekerja bersama-sama di dalam kritis dengan menelaah, meneliti, serta memahami kelompok-kelompok kecil untuk membantu satu sama lain dalam belajar. Pembelajaran kooperatif pemahaman yang tinggi. Membaca pemahaman didasarkan pada gagasan atau pemikiran bahwa adalah salah satu jenis membaca yang harus siswa bekerja bersama-sama dalam belajar, dan dipelajari oleh siswa SD. Tingkatan membaca di bertanggung jawab terhadap aktivitas belajar sekolah dasar terbagi menjadi dua bagian yaitu kelompok mereka seperti terhadap diri mereka membaca permulaan untuk kelas rendah, dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. (Sharan. Aupembelajaran kooperatif menuntut siswa bekerja menulis siswa secara komprehensif. Sedangkan, bersama-sama untuk mempelajari dan bertanggung (Oktafiani, jawab atas pelajaran mereka sendiri dan juga menyebutkan bahwa model pembelajaran CIRC pembelajaran orang lainAy. Sedangkan menurut adalah model pembelajaran yang menekankan (Suprijono, kerja sama tim dalam menguasai kemampuan Irdamurni. Damri. Aupembelajaran kooperatif adalah konsep yang lebih luas meliputi semua jenis kerja kelompok. Ay (Nurhidayah. Mulyasari, & Robandi, 2. bahwa Menurut Autujuan Slavin . alam CIRC Ditambahkan Farida. CIRC dapat diartikan sebagai suatu model pembelajaran kooperatif yang mengintegrasikan menggunakan tim kooperatif ialah membantu siswa belajar membaca pemahaman yang luas mengomposisikannya menjadi bagian-bagian yang untuk kelas-kelas tinggi SD. Ay Dalam artian bahwa Maka dapat dikatakan bahwa tipe CIRC pembelajaran tipe CIRC cocok dilaksanakan di kelas IV,V dan VI SD. Berdasarkan pendapat- beranggotakan empat orang siswa yang terlibat pendapat di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa tujuan pembelajaran kooperatif adalah termasuk saling membacakan satu dengan yang lainnya, membuat prediksi tentang bagaimana keberagaman, serta meningkatkan kemampuan membuatkan iktisar satu dengan yang lainnya, membaca pemahaman siswa seluas-luasnya. Coperative Integrated Reding pengejaan serta perbendaharaan kata. Composition (CIRC) termasuk salah satu model Dalam model pembelajaran CIRC, siswa pembelajaran cooperative learning yang pada ditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil mulanya merupakan pengajaran kooperatif terpadu yang heterogen, yang terdiri atas 4 atau 5 siswa. membaca dan menulis yaitu sebuah program Dalam kelompok ini tidak dibedakan atas jenis komprehensif atau luas dan lengkap untuk kelamin, suku/bangsa, atau tingkat kecerdasan pengajaran membaca dan menulis untuk kelas- Jadi, dalam kelompok ini sebaiknya ada kelas tinggi sekolah dasar. Namun. CIRC telah siswa yang pandai, sedang atau lemah, dan berkembang bukan hanya dipakai pada pelajaran masing-masing siswa merasa cocok satu sama lain. bahasa tetapi juga pelajaran eksak seperti pelajaran Dengan pembelajaran kooperatif, diharapkan para siswa dapat meningkatkan cara berfikir kritis, (Ariawan, kreatif dan menumbuhkan rasa sosial yang tinggi mengungkapkan bahwa Model CIRC merupakan (Putri. Koeswati, & Radia, 2. Metode CIRC adalah suatu metode pembelajaran yang dapat Utami. Rahman. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. menggabungkan kegiatan menulis dan membaca kooperatif tipe CIRC memiliki kekuatan untuk yang diharapkan dapat meningkatkan kerjasama, meningkatkan kemampuan membaca siswa karena berpendapat dan memberi tanggapan siswa. peran guru tidak begitu dominan sehingga (Suyitno, 2. menjelaskan kegiatan pokok dalam CIRC untuk membaca meliputi rangkaian kegiatan bersama yang spesifik, yaitu . salah lebih aktif mengembangkan potensinya makin besar. (Muslimin, 2. menyatakan bahwa Auhasil satu anggota atau beberapa kelompok membaca, . membuat prediksi atau menafsirkan isi bacaan, pembelajaran kooperatif meliputi pemahaman termasuk menuliskan apa yang diketahui, apa yang konsep-konsep yang sulit serta peningkatan kinerja ditanyakan dan memisalkan yang ditanyakan ilmiah dalam tugas-tugas akademik. Ay Kerjasama dengan suatu variabel, . saling membuat dan kolaborasi ditumbuhkan sehingga dapat ikhtisar/rencana penyelesaian masalah yang ada terhindar dari rasa permusuhan ataupun pertikaian dalam bahan bacaan, . menuliskan penyelesaian kecil yang menyebabkan kekerasan. Situasi belajar masalah secara urut, dan . saling merevisi dan semacam ini memberi dampak nyata kepada siswa mengedit pekerjaan atau penyelesaian. ketika berada dalam masayarakat. Penilaian adalah Aulangkah serangkaian kegiatan dan penggunaan beragam membaca dengan menggunakan CIRC adalah: alat untuk memperoleh informasi tentang sejauh membentuk kelompok membaca, siswa membaca mana hasil belajar siswa yang dilakukan secara bersama secara bergantian, menuliskan struktur cerita dan menuliskan sesuatu yang berkaitan (Sharan, kriteria-kriteria dengan cerita, mencari makna kosa kata baru. Menurut (Slavin, 2. dalam kegiatan menceritakan kembali, pengecekkan rekan dan membaca pemahaman dengan pendekatan tipe Ay CIRC ada 5 langkah yang dapat dilakukan yaitu: Slavin . alam Suyitno, 2. menyebutkan Au. penyajian kelas, . kegiatan kelompok, . kelebihan model pembelajaran CIRC sebagai persentasi kelompok, . penghargaan kelompok, berikut: . CIRC amat tepat untuk meningkatkan dan . Ay keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal Tahap pemecahan masalah, . dominasi guru dalam pembelajaran dan memotivasi siswa dengan pembelajaran berkurang, . siswa termotivasi menjelaskan tentang manfaat dari membaca, pada hasil secara teliti, karena bekerja dalam kelompok, . para siswa dapat memahami makna pemahaman, membangkitkan skemata, membentuk soal dan saling mengecek pekerjaannya, . kelompok siswa dan membagikan LKS. Setelah membantu siswa yang lemah, . meningkatkan membagikan LKS guru mengarahkan siswa untuk hasil belajar khususnya dalam menyelesaikan soal mengikuti langkah-langkah kegiatan yang ada yang berbentuk pemecahan masalah. Pembelajaran pada LKS. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. ke dalam 5 kelompok, setiap kelompok terdiri atas METODE Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V 4 orang. Tahap saatbaca dimulai dengan meminta SDN 04 Padang Ganting yang berjumlah 20 orang, siswa membaca dalam hati teks yang telah terdiri dari 12 orang perempuan dan 8 orang laki- dibagikan, menarik gagasan utama dari sebuah Penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa paragraf dan meringkas teks bacaan, selanjutnya siklus tindakan, tiap siklus dilaksanakan satu kali siswa diminta untuk saling berdiskusi dengan Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan pendekatan kualitatif masing-masing kelompok mempresentasikan hasil dan kuatitatif. Adapun tahapan atau langkah yang kerja dan kelompok yang lain menanggapi apakah dilakukan adalah . tahap perencanaan, . tahap yang disampaikan benar atau salah. pelaksanaan, . tahap pengamatan, . tahap Kegiatan Pada tahap data dari penelitian di kelas ini berupa evaluasi/kuis hasil tes, pengamatan, wawancara dan catatan menjawab pertanyaan, menemukan gagasan utama lapangan dari pembelajaran tentang menemukan ide pokok paragraf dan kesimpulan dalam suatu Evaluasi/kuis ini bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap bacaan yang telah dibaca untuk mengetahui hasil pembelajaran siswa setelah pembelajaran dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Fokus Siklus I Perencanaan pembelajaran siklus I disajikan Materi pembelajaran adalah: . menyiapkan kondisi kelas, . memotivasi siswa dengan menjelaskan pembelajaran berupa teks wacana diambil dari surat kabar Padang Ekspress. Wacana tersebut pemahaman, . membangkitkan skemata siswa, berjudul Au800 Rumah Warga Kota Padang Terkena . membentuk kelompok siswa, . membagikan Banjir. Ay Lembaran Kerja Siswa, . membimbing siswa Pelaksanaan tindakan pada kegiatan awal, . dalam melakukan diskusi, . membacakan hasil diawali dengan mengucapkan salam, meminta siswa untuk berdoAoa yang dipimpin oleh ketua menyimpulkan pelajaran bersama siswa, . kelas selanjutnya memeriksa kehadiran siswa. Pelaksanaan kegiatan inti terdiri dari kegiatan Berdasarkan pengamatan, keberhasilan tindakan prabaca, saatbaca dan pascabaca. Pada tahapan peneliti pada siklus I adalah 77. 3% berada dalam prabaca peneliti memberikan penjelasan tentang keberhasilan baik, dari 11 karakteristik ternyata tugas mengamati gambar yang telah dipajang di baru 6 karakteristik yang berkualifikasi sangat depan kelas dan kemudian tanya jawab tentang Hal ini diperoleh dari pengamatan dengan gambar tersebut. Selanjutnya guru membagi siswa menggunakan lembar observasi dari aspek guru. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. Fokus Didapat kesimpulan bahwa hasil belajar pembelajaran adalah: . menyiapkan kondisi siswa belum sesuai dengan yang diharapkan, untuk kelas, . menyimak manfaat membaca, . itu perlu dilanjutkan pada siklus II. menyimak tujuan membaca, . pembangkitan skemata, . membentuk kelompok belajar, . Siklus II mendengarkan penjelasan guru tentang langkah Perencanaan pembelajaran siklus II pada kerja yang ada pada LKS, . melakukan proses pembelajaran, . membacakan hasil diskusi pembelajaran siklus I. Perbedaannya terdapat pada kelompok ke depan kelas, . melakukan tanya bahan bacaan yang digunakan sebagai materi jawab tentang hasil diskusi, . menyimpulkan Pelaksanaan kegiatan inti terdiri dari kegiatan prabaca, saatbaca dan pascabaca Berdasarkan siklus I adalah 77. 3 atau baik, dari 11 karakteristik ternyata baru 4 karakteristik yang berkualifikasi pendekatan kooperatif tipe CIRC. Pelaksanaan sangat baik. kegiatan tahap prabaca siklus II, diawali dengan langkah-langkah pengamatan Keberhasilan tindakan siswa pada Kegiatan kolaboratif antara peneliti dan observer setiap Dari penelitian dan diskusi dengan observer pada siklus pembelajaran dan tugas-tugas belajar yang harus 1, maka diperoleh hal-hal sebagai berikut: dikerjakan siswa dalam waktu yang terbatas. Secara umum pelaksanaan pembelajaran telah Selanjutnya peneliti melakukan pembangkitan berjalan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah disusun. AukomputerAu. Fokusnya Belum semua siswa yang aktif, untuk itu perlu ditingkatkan pembelajarannya. menginterpretasi gambar yang diamati. Siswa banyak meribut dan tidak focus dalam Pelaksanaan kegiatan tahap saatbaca siklus mengikuti kegiatan pembelajaran, banyak siswa II dimulai oleh peneliti dengan meminta siswa yang berbicara-bicara dengan teman saat lain membaca dalam hati teks yang telah dibagikan, membacakan hasil kerja kelompoknya di depan kelompoknya dan menjelaskan kepada anggota Pelaksanaan kelompoknya yang belum begitu mengerti. karena rata-rata nilai akhir siswa masih rendah Pelaksanaan kegiatan tahap pascabaca siklus Dimana skor terendah adalah 5. II yaitu masing-masing kelompok melaporkan dan skor tertinggi adalah 8. hasil diskusinya ke depan kelas, kelompok yang Kegiatan Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. evaluasi/kuis kepada siswa. Evaluasi berupa Sebelum melaksanakan pembelajaran di menjawab pertanyaan, menemukan gagasan utama kelas, peneliti membuat rancangan pembelajaran. dan meringkas bacaan yang telah dibaca. Dalam menyusun rancangan pembelajaran tersebut Pengamatan ada beberapa komponen yang menjadi dasar mendapatkan informasi bagaimana respon siswa penyusunannya, komponen itu mencakup . dan peneliti dalam melaksanakan pembelajaran standar kompetensi, . kompetensi dasar, . siklus II. Keberhasilan tindakan peneliti pada indikator, . tujuan pembelajaran, . materi siklus II adalah 90,9 atau sangat baik, sebagian pembelajaran, . pendekatan dan metode, . besar deskriptor telah terlaksana dengan baik pada siklus II ini. Keberhasilan tindakan peneliti pada pembelajaran, . Semua butir tersebut siklus II adalah 88,6 atau sangat baik, sebagian terdapat dalam rencana pembelajaran pada siklus I besar deskriptor telah terlaksana dengan baik pada dan siklus II, tetapi antara siklus I dan siklus II siklus II ini. Perbandingan keberhasilan belajar juga ada perbedaannya yaitu didasarkan pada hasil siswa siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel refleksi pelaksanaan tindakan dan dilengkapi pada pertemuan berikutnya. sumber/alat Hasil penelitian pada siklus I, kegiatan Tabel 1. Perbandingan Keberhasilan Hasil Belajar Siswa kurang berjalan dengan baik, sebab peneliti kurang Siklus I Rata-rata nilai proses: Rata-rata nilai evaluasi: 7,18 Kemudian juga intonasi peneliti pada saat Siklus II Rata-rata nilai proses: 9,05 Rata-rata nilai evaluasi: 8,06 membangkitkan skemata siswa dengan mengamati menjelaskan manfaat juga tidak begitu jelas. Pada siklus I gambar tentang banjir ditampilkan dengan jelas dan rinci. Dengan mengamati gambar secara bebas, pengetahuan dan pengalaman siswa yang Berdasarkan tabel di atas terungkap bahwa berkaitan dengan isi bacaan yang akan dibacanya keberhasilan membaca pemahaman mengalami menjadi aktif dan siap digunakan untuk memaknai Siklus I dalam proses diskusi rata- isi bacaan. rata nilai siswa 7 pada siklus II meningkat menjadi Sebagaimana tahap prabaca, tahap saatbaca 9,05. kemudian untuk rata-rata nilai evaluasi juga juga terungkap dalam penelitian. Aktivitas penting meningkat dari 7,18 pada siklusi I menjadi 8,06 yang dilakukan pada tahap saatbaca adalah . pada siklus II. membaca dalam hati bacaan yang diperoleh, . Pembahasan difokuskan pada aktivitas guru siswa berdiskusi dengan teman sekelompoknya agar semua anggota kelompok memahaminya, . menggunakan pendekatan kooperatif tipe CIRC bagi siswa kelas V SDN 04 Padang Ganting. guru mengawasi kegiatan siswa. Untuk penggalian informasi pada tahap saatbaca dilakukan dengan belajar kelompok. Pembahasan siklus I Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. Kegiatan belajar kelompok kurang dapat dilakukan II telah memenuhi standar yang dituntut. Pada pembagian kelompok siswa berebut mencari tempat duduknya masing-masing sehingga waktu berkaitan dengan bacaan yang sudah disiapkan lebih banyak habis untuk membagi kelompok. Kegiatan mengisi LKS dapat berjalan dengan baik pengalaman siswa yang berkaitan dengan isi siswa bisa bekerja sama dengan baik dan siswa bacaan yang akan dibacanya menjadi aktif dan siap saling membantu dalam kelompoknya. digunakan untuk memakna isi bacaan. Kegiatan pada tahap pascabaca juga belum Sebagaimana tahap prabaca, tahap saatbaca semuanya terlaksana, melaporkan hasil diskusi ke juga terungkap dalam penelitian. Aktivitas penting depan kelas terlaksana dengan baik, tanggapan dari yang dilakukan pada tahap saatbaca adalah . kelompok yang belum tampil belum terlaksana membaca dalam hati bacaan yang diperoleh, . karena siswa masih malu-malu mengeluarkan siswa berdiskusi dengan teman sekelompoknya agar semua anggota kelompok memahaminya, . Pemberian dengan baik, tanggapan dari kelompok yang belum guru mengawasi kegiatan siswa. tampil belum terlaksana karena siswa masih malumalu Kegiatan belajar kelompok berjalan dengan Pemberian Hasil semestinya, karena dalam pembagian tempat membaca pemahaman siswa menggambarkan duduk siswa sudah diatur menurut kelompok. prestasti belajar siswa. Keberhasilan evaluasi dapat Kegiatan mengisi LKS dapat berjalan dengan baik diketahui dari rata-rata nilai evaluasi siswa siklus siswa bisa bekerja sama dengan baik, dan siswa I, yaitu 7,18. Berdasarkan hasil pengamatan siklus saling membantu dalam kelompoknya I yang diperoleh maka dilanjutkan ke siklus II. Tahap pascabaca juga terungkap dalam pembelajaran, kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah . menyajikan hasil diskusi ke Pembahasan siklus II Pembelajaran membaca pemahaman dengan depan kelas, . kelompok yang belum tampil menggunakan pendekatan kooperatif tipe CIRC menanggapi, . meluruskan jawaban siswa yang pada siklus II sudah berjalan dengan baik. Peneliti dilakukan oleh guru sehingga siswa mengetahui sudah menyampaikan tujuan dan tugas-tugas jawaban yang benarnya supaya siswa lebih paham, . pembelajaran terlaksana sesuai dengan yang . dengan nilai tertinggi. Kegiatan Pembangkitan skemata sudah dilakukan terlaksana dengan baik, melaporkan hasil diskusi peneliti dalam pembelajaran membaca pada siklus ke depan kelas terlaksana dengan baik, tanggapan Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotion (CIRC) Ae Yulia Rahmi. Ilham Marnola DOI: 10. 31004/basicedu. dari kelompok yang belum tampil sudah terlaksana Pemberian dengan baik dan pemberian penghargaan kepada dilaksanakan dengan baik. Hasil tes membaca pemahaman siswa menggambarkan prestasi belajar Dari analisis penelitian pada siklus II nilai rata-rata kelas adalah 8,55. Berdasarkan hasil pengamatan siklus II yang diperoleh maka pelaksanaan siklus II sudah sangat baik dan guru pendekatan kooperatif tipe CIRC. SIMPULAN Penggunaan pendekatan kooperatif tipe CIRC dalam pembelajaran membaca pemahaman terbukti efektif dapat meningkatkan hasil belajar karena pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan perancangan, pelaksanaan dan evaluasi. Setelah dilakukan penelitian maka terjadi peningkatan kemampuan siswa memahami isi bacaan, dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata membaca siswa pada siklus I, yaitu 71,8 dan pada siklus II 8,55. Jadi menggunakan pendekatan kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan kemampuan siswa memahami isi bacaan. DAFTAR PUSTAKA Ariawan. Utami. , & Rahman. Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Melalui Implementasi Model CIRC Berbantuan Media Cetak. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 1. , 95Ae104. https://doi. org/10. 15575/al-aulad. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka