Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi ISSN: 2087-7447 (Ceta. ISSN : 2721-0626 . DOI: https://doi. org/10. 21107/personifikasi. Website: https://journal. id/personifikasi Vol. No. November 2024 Hal 168 - 181 Hal. x Ae x Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa Non-Muslim di Kampus Islam 1Yanwar Arief, 2Ahmad Hidayat, 3Ricca Angreini Munthe, 4Indah Yusdanisa 1 Universitas Islam Riau 2 Universitas Islam Riau 3 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau 4 Universitas Islam Riau 2 email: ahmadhidayat@psy. ABSTRACT Non-Muslim students studying at Islamic universities often face challenges, particularly with Islamic studies courses and Muslim dress code ethics. This situation creates a need for academic hardiness, allowing non-Muslim students to endure the academic pressures they encounter in such settings. One factor believed to contribute to the development of academic hardiness is self-acceptance. This research aims to examine the effect of self-acceptance on academic hardiness among non-Muslim students at an Islamic university. The subjects in this study are 104 active non-Muslim students at Universitas Islam Riau. The sampling technique used is nonprobability sampling, specifically snowball sampling. Data was collected using academic hardiness and self-acceptance scales. Data analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 3. 0 software. The study results show a significant and positive effect of self-acceptance on academic hardiness among non-Muslim students at an Islamic university Keywords: Self-acceptance. Academic hardiness. Non-muslim students. Islamic ABSTRAK Mahasiswa non-muslim yang kuliah di kampus Islam sering memiliki kendala, terutama pada matakuliah ke-Islaman dan etika busana muslim. Hal ini menyebabkan mereka membutuhkan academic hardiness sehingga mahasiswa non-muslim mampu bertahan dalam menghadapi tekanan akademik yang dihadapinya di kampus Islam Salah satu faktor yang diyakini dapat membentuk academic hardiness adalah self-acceptance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh selfacceptance terhadap academic hardiness pada mahasiswa non-muslim di kampus Islam. Subjek dalam penelitian merupakan mahasiswa non-muslim sebanyak 104 orang yang aktif berkuliah di Universitas Islam Riau. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu snowball sampling. Pengambilan data menggunakan skala Academic Hardiness dan Self-Acceptance. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan software smartPLS 3. Penelitian ini memperoleh hasil, terdapat pengaruh yang signifikan dan positif self- A Copyright Authors Pengaruh Self -acceptance terhadap Academic hardiness Pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam acceptance terhadap academic hardiness pada mahasiswa non-muslim di kampus Islam. Keywords: Self-acceptance. Academic hardiness. Mahasiswa non-muslim. Kampus Islam ARTICLE INFO Article history Received : 09-12-2023 Revised : 07-11-2024 Accepted : 15-11-2024 Pendahuluan Universitas Islam Riau (UIR), adalah bagian dari perguruan tinggi Islam di Indonesia yang sangat menekankan nilai-nilai adab dan etika Islami yang harus dipegang oleh seluruh sivitas akademika, termasuk dalamnya mahasiswa non-Muslim. Sebuah buku yang membahas adab mahasiswa di perguruan tinggi Islam telah diterbitkan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Pada pengantar buku adab yang berjudul "Kampus sebagai Agen Peradaban Ilahiah" menjelaskan bahwa tujuan dari penerbitan buku adab tersebut adalah untuk memberikan edukasi tentang pentingnya adab mahasiswa di kampus-kampus Islam. Dalam buku tersebut telah dijelaskan mulai dari makna adab hingga adab sebelum belajar, adab kepada Allah. Rasul, al-QurAoan, adab terhadap ilmu, adab kepada orangtua, adab kepada dosen, adab dalam pergaulan, adab menggunakan multimedia, adab terhadap lingkungan hingga adab keseharian (Afifi et al. , 2. Adanya buku panduan adab di lingkungan kampus Islam tidak hanya mengajarkan nilai-nilai Islami, tetapi juga menuntut penerapan praktik adab dalam berbagai aspek kehidupan kampus Islam (Afifi et al. , 2. Namun, keberadaan mahasiswa non-Muslim di kampus Islam sering kali menimbulkan tantangan dalam proses penerimaan diri terhadap norma dan nilai Islami yang diterapkan. Visi UIR adalah Auto be world class Islamic university based on iman and takwa. Ay Untuk mencapai visi ini. UIR menerapkan aturan-aturan Islami yang semestinya dipatuhi seluruh mahasiswa, termasuk dalam berpakaian dan kegiatan perkuliahan. Mahasiswa diharapkan berpakaian sesuai dengan etika Islami, juga diharapkan berdoAoa sebelum perkuliahan akan dimulai, dan mengikuti mata kuliah ke-Islaman yang diwajibkan bagi semua mahasiswa di kampus UIR (Hidayat. Azhar. Purnomo. Reza, et al. , 2. Surat edaran Rektor Universitas Islam Riau (UIR) Nomor. 3610/A-UIR/4-2023 telah mengatur tentang etika busana bagi mahasiswa UIR dalam berpakaian seperti menutup aurat, tidak bertato, tidak menggunakan sandal, tidak menggunakan pakaian ketat, transparan dan tidak pantas. Menurut hasil Page | 169 Hidayat et al. Pengaruh Self-acceptance terhadapA. Volume 15. No. November 2024 wawancara dengan ketua organisasi mahasiswa Kristen UIR, mahasiswa non-Muslim menghadapi kendala dalam menerima kurikulum ke-Islaman dan aturan berpakaian Islami yang diberlakukan. Ketidaknyamanan ini dapat berdampak pada Academic hardiness, yaitu ketangguhan akademik yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan dalam lingkungan pendidikan (Widiastuti & Indriana, 2. Academic hardiness adalah ketangguhan akademik yang mencakup ketahanan, adaptabilitas, dan kemampuan menghadapi tekanan akademik. Karakteristik ini penting untuk menjaga motivasi dan keberhasilan akademik mahasiswa, terutama dalam lingkungan yang membutuhkan penyesuaian diri yang tinggi (Maddi et al. , 2. Selain itu, penerimaan diri atau Self-acceptance memainkan peran penting dalam kesejahteraan psikologis. Menurut Carson & Langer . , penerimaan diri membantu individu mengurangi evaluasi diri yang negatif, meningkatkan adaptasi terhadap lingkungan yang berbeda, serta menjaga kestabilan emosi dalam menghadapi berbagai situasi. Beberapa mahasiswa non-Muslim di kampus UIR membentuk kelompok-kelompok pendukung untuk memperkuat Self-acceptance dalam kehidupan akademik di kampus Islam Melalui kelompok ini, mahasiswa non-Muslim dapat saling berbagi pengalaman, mengekspresikan identitas mereka, dan memperoleh penerimaan diri yang diyakini mampu meningkatkan ketangguhan akademik mereka. Studi Hidayat dan Muliadi . , menunjukkan bahwa mahasiswa non-Muslim di Fakultas Psikologi UIR memiliki persepsi positif terhadap lingkungan belajar mereka dan berusaha meningkatkan pencapaian akademis dengan cara membangun motivasi diri dan memperluas relasi di kehidupan kampus Islam Hipotesa yang diajukan adalah bahwa Self-acceptance memiliki pengaruh positif terhadap Academic hardiness pada mahasiswa non-Muslim di kampus Islam. Mahasiswa nonMuslim yang memiliki tingkat Self-acceptance lebih tinggi diharapkan menunjukkan kemampuan yang lebih kuat dalam menghadapi tekanan akademik di lingkungan kampus dengan aturan dan nilai Islami. Penerimaan diri yang baik memungkinkan mahasiswa nonMuslim untuk lebih adaptif terhadap tantangan akademik dan sosial yang dihadapi, yang pada akhirnya meningkatkan ketangguhan akademik mereka dalam lingkungan yang menekankan nilai-nilai Islami. Penelitian ini nantinya dapat direkomendasikan untuk pengembangan kebijakan pendidikan inklusif dan mendukung keberagaman di kampus Islam. Metode Metode analisis dengan Partial Least Square (PLS) diimplementasikan dengan bantuan Page | 170 Pengaruh Self -acceptance terhadap Academic hardiness Pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam perangkat lunak SmartPLS 3. 0 M3. Pada tahap pengujian measurement model atau outer model, dilakukan uji validitas dan reliabilitas konstruk. Pengujian validitas dilakukan melalui uji convergent validity dan discriminant validity. Evaluasi reliabilitas outer model pada SEM PLS mencakup uji reliabilitas, dengan kriteria reliabilitas yang baik ditunjukkan oleh nilai Cronbach's alpha dan composite reliability di atas 0,7 serta nilai AVE lebih dari 0,5 (Sarwono & Narimawati, 2. Untuk menilai koefisien jalur dan arah hubungan dalam model struktural, metode bootstrapping digunakan. Hasil jalur dianggap signifikan jika nilai t-statistik melebihi 1,96 pada taraf signifikansi 5%, atau melebihi 1,65 sesuai dengan taraf signifikansi yang diinginkan untuk masing-masing hubungan jalur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini snowball sampling. Dalam pendekatan ini, peneliti menghubungi responden potensial dan menanyakan apakah mereka mengetahui mahasiswa non-Muslim yang berkuliah di kampus Islam Universitas Islam Riau. Kontak awal dilakukan kepada ketua himpunan mahasiswa kristen sebagai organisasi tidak resmi di kampus Islam tersebut. Mahasiswa tersebut bersedia membantu peneliti menyebarkan skala pada komunitas mahasiswa non-Muslim lintas fakultas di Universitas Islam Riau (UIR). Kemudian, peneliti menjadikan kelompok komunitas mahasiswa non-Muslim ini sebagai sampel responden untuk penelitian ini. Ukuran sampel minimal yang digunakan PLSSEM lebih kecil dari SEM (Zuhdi et al. , 2. Dalam penelitian ini, terdapat 104 responden mahasiswa non-muslim yang aktif kuliah di kampus Islam (UIR) yang terlibat dalam penelitian Penelitian ini menggunakan dua skala berikut. Skala BergerAos self-acceptance scale Skala yang digunakan untuk mengukur variabel penerimaan diri adalah Skala Penerimaan Diri (Berger, 1. Skala ini terdiri dari 36 pernyataan menggunakan skala Likert. Skala telah diadaptasi kedalam Bahasa Indonesia oleh Islam dan Hidayat . Skala Revised Academic Hardiness Scale (RAHS) Skala yang digunakan untuk mengukur variabel kekerasan adalah Skala Ketangguhan Akademik yang Direvisi atau yang dikembangkan oleh Benishek et al. Skala ini memiliki 40 item dan terdiri dari empat dimensi yaitu. komitmen, pengendalian afek, pengendalian usaha, dan Tantangan. Dari 40 item tersebut, 14 di antaranya bersifat tidak Page | 171 Hidayat et al. Pengaruh Self-acceptance terhadapA. Volume 15. No. November 2024 menguntungkan dan 26 item lainnya bersifat menguntungkan. Skala telah diadaptasi kedalam Bahasa Indonesia oleh Putri dan Hidayat . Hasil Measurement Model (Outer Mode. Berikut ini merupakan gambar PLS Algorithm pada penelitian ini di bawah ini: Gambar 1. Stage 1 Outer Model Measure model dijelaskan dengan nilai faktor loading, composite reliability dan AVE Page | 172 Pengaruh Self -acceptance terhadap Academic hardiness Pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam yang dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1 Measurement Model AVE Outer 0,558-0,857 0,096 0,677 0,523 Memiliki Keyakinan 0,593-0,865 0,615 0,799 0,575 Menerima Pujian 0,610-0,864 0,546 0,759 0,518 Berusaha Menganggap dirinya Mencoba Tidak Berharap Menganggap dirinya Commitment 0,642-0,839 0,664 0,814 0,596 0,758-0,793 0,338 0,751 0,602 0,761-0,822 0,407 0,771 0,627 0,625-0,871 0,711 0,833 0,630 0,649-0,846 0,840 0,883 0,560 Control-A 0,661-0,833 0,803 0,862 0,556 Control-E 0,923-0,926 0,830 0,922 0,855 Variabel Self-acceptance Academic Dimensi Indikator Perilaku disadari Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator yang memiliki nilai outer loading lebih besar dari 0,5 sehingga memenuhi syarat validitas konstruk dan nilai faktor loading indikator < 0,5 sehingga memenuhi kriteria. Variabel self-acceptance pada aspek Auperilaku disadariAy. Aumenganggap dirinya berbedaAy dan Aumencoba tidak berharapAy memiliki nilai cronbach alphaAos yang rendah yaitu < 0,5, sedangkan aspek lainnya memiliki nilai cronbach alphaAos > 0,5 sehingga dikatakan reliabel. Setiap aspek di atas memiliki nilai composite reliability dan AVE masing-masing lebih besar dari 0,6 dan 0,5 sehingga dapat disimpulkan bahwa aspek tersebut memenuhi persyaratan validitas konstruk (Ghozali, 2. Selain itu variabel Self-acceptance pada aspek Aubertanggung jawabAy. Autidak maluAy dan variabel Academic hardiness pada aspek AuchallangeAy memiliki nilai outer loading <0,5 dan nilai Cronbach's Alpha, composite reliability dan AVE yang rendah sehingga harus dieliminasi dari model (Hair et al. , 2. Tabel 2 Discriminant Validity Fornell-Larcker Criterion Beru Berusaha Challenge Commitme 0,772 0,002 0,236 Chal 0,83 0,16 Com Cont Cont Memili Keyaki Mencob a Tidak Berhar Mener Pujian Menga Mengangg ap dirinya Perila 0,74 Page | 173 Hidayat et al. Pengaruh Self-acceptance terhadapA. Beru Chal 0,01 0,17 Com Cont 0,69 0,74 0,59 0,70 0,92 Cont Volume 15. No. November 2024 Memili Keyaki Mencob a Tidak Berhar Mener Pujian Menga Mengangg ap dirinya Control-A 0,216 Control-E 0,109 Memiliki Keyakinan 0,337 0,01 0,53 0,66 0,57 0,759 0,437 0,21 0,13 0,20 0,02 0,268 0,792 0,473 0,32 0,20 0,29 0,27 0,379 0,467 0,720 Mengangg ap dirinya 0,321 0,19 0,20 0,23 0,17 0,279 0,457 0,467 0,776 Mengangg ap dirinya 0,052 0,10 0,46 0,48 0,42 0,547 0,125 0,084 0,181 0,794 Perilaku 0,324 0,10 0,33 0,50 0,47 0,437 0,255 0,375 0,309 0,205 Mencoba Tidak Berharap Menerima Pujian Perila 0,723 Fornell-Larcker Criterion digunakan untuk menilai validitas diskriminan dari Nilai Fornell-Larcker Criterion harus kurang dari 1,00 untuk validitas diskriminan yang dapat diterima (Hair et al. , 2. Pada penelitian ini menggunakan model pengukuran reflektif-reflektif dengan pendekatan The disjoint two-stage approach. Berikut merupakan gambar dan hasil analisis second order menggunakan model pengukuran reflektif-reflektif dengan pendekatan The disjoint two-stage approach dapat dilihat pada gambar 2 di bawah ini: Page | 174 Pengaruh Self -acceptance terhadap Academic hardiness Pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam Gambar 2. Stage 2 Outer Loading Berdasarkan gambar 2 di atas menunjukkan bahwa aspek Aumencoba tidak berharapAy dan aspek AuchallengeAy memiliki nilai outer loading lebih kecil dari 0,5 sehingga harus dieliminasi dari model. Sedangkan aspek yang memiliki nilai outer loading lebih besar dari 0,5 memenuhi syarat validitas konstruk sehingga memenuhi kriteria. Berikut gambar model yang sudah memenuhi kriteria dapat dilihat di bawah ini: Gambar 3. Stage 2 Outer Loading Measure model dijelaskan dengan nilai faktor loading, cronbachAos alpha, composite reliability dan AVE yang dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3. Outer Loading Stage 2 Variabel Academic Self-aceptance Aspek Commitment Outer Loading 0,857 Cronbach's Alpha Composite Reliability AVE Control-A 0,919 0,857 0,913 0,778 Control-E 0,868 Berusaha 0,507 Memiliki Keyakinan 0,856 0,737 0,807 0,419 Page | 175 Hidayat et al. Pengaruh Self-acceptance terhadapA. Volume 15. No. November 2024 Menerima Pujian 0,597 Menganggap dirinya berbeda Menganggap dirinya Perilaku disadari 0,527 0,642 0,694 Berdasarkan tabel 3 di atas diketahui bahwa semua aspek dari variabel Academic hardiness dan Self-acceptance memiliki nilai outer loading lebih besar dari 0,5. Artinya memenuhi syarat validitas konstruk sehingga memenuhi kriteria. Selanjutnya, diketahui bahwa semua variabel Academic hardiness dan Self-acceptance memiliki nilai CronbachAos Alpha. Composite Reliability lebih besar dari 0,6 dan nilai AVE yang lebih besar dari 0,5. Artinya memenuhi syarat validitas konstruk sehingga memenuhi kriteria. Tabel 4. Discriminant Validity Fornell-Larcker Criterion Academic Self -aceptance Academic hardiness 0,882 Self-aceptance 0,698 0,648 Fornell-Larcker Criterion digunakan untuk menilai validitas diskriminan dari Fornell-Larcker Criterion harus kurang dari 1,00 untuk validitas diskriminan yang dapat diterima (Henseler et al. , 2015. Joseph F Hair et al. , 2013. Kline, 2. Tabel 4 menunjukkan bahwa nilai Fornell-Larcker Criterion kurang dari 1 untuk semua konstruk oleh karena itu, mereka memiliki validitas diskrimanan yang dapat diterima. Gambar 4. Stage 2 Bootstraping Tabel 5. Direct Effect Path Analysis for Hypothesis-Testing Original Sample Sample Mean (O) (M) Standard Deviation (STDEV) T Statistics (|O/STDEV|) Values Page | 176 Pengaruh Self -acceptance terhadap Academic hardiness Pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam Self-acceptance > Academic 0,698 0,716 0,058 12,078 0,000 Hasil analisis jalur langsung pada tabel 5 menunjukkan bahwa Self-acceptance memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Academic hardiness dilihat dari nilai sig . ,000<0,. , koefisien jalur 0,698. Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis jalur langsung pada tabel 5 menunjukkan bahwa Self-acceptance memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Academic hardiness dilihat dari nilai sig . ,000<0,. , koefisien jalur 0,698. Artinya semakin tinggi tingkat Self-acceptance semakin tinggi Academic hardiness. Semakin rendah tingkat Selfacceptance semakin rendah pula Academic hardiness. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya meskipun dengan jumlah yang masih terbatas. Berger . menjelaskan orang dengan Self-acceptance yang bagus akan menerima diri dengan apa adanya. Penerimaan diri dan daya tahan memiliki hubungan yang lemah . = . p < . pada warga dari pusat perawatan dan rehabilitasi obat terpilih. Artinya, semakin peserta menerima diri mereka sendiri, semakin besar kemungkinan mereka tidak akan menderita akibat kesulitan yang mereka hadapi. Penerimaan diri memiliki peran penting dalam membantu warga binaan selama masa pemulihan. Selain itu, penerimaan diri juga membuka pandangan baru dalam memandang kehidupan. Hal ini menjadi tantangan bagi individu untuk memiliki keberanian dalam mengambil risiko, bertahan, dan menghadapi penderitaan (Grijalvo et al. , 2. Penerimaan diri dengan Adversity intelligence memiliki hub ungan ya n positif (Angkat & Indriana, 2. Self-acceptance mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kesabaran (Hidayat et al. , 2. Brooks dan Goldstein . menyatakan bahwa peran kepribadian yang tangguh akan mendukung proses selama menjalani kehidupan. Penerimaan diri memiliki hubungan dengan resiliensi (Lestari, 2. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penerimaan diri mempengaruhi kemampuan remaja untuk mengatasi situasi yang sulit (Kristianti & Kristinawati, 2. Selain itu kepribadian hardiness dengan Self acceptance memiliki hubungan pada penderita gagal ginjal (Maladi, 2. Terdapat hubungan yang positif antara penerimaan diri dengan Academic hardiness pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan skripsi (Noorlatifah, 2. Academic hardiness adalah penggabungan dua teori, yaitu teori hardiness Kobasa et , . dengan teori motivasi akademik Dweck dan Leggett . Kedua teori ini Page | 177 Hidayat et al. Pengaruh Self-acceptance terhadapA. Volume 15. No. November 2024 disatukan bertujuan untuk mengungkap perbedaan atas kemampuan sebagian siswa dalam menghadapi tekanan akademik dengan baik, namun hal yang sama tidak terjadi pada siswa Menurut Benishek & Lopez . Academic hardiness digambarkan dalam bentuk ketangguhan peserta didik dalam menghadapi persoalan akademik yang diyakini dapat menurunkan motivasi bahkan prestasi siswa. Seorang individu yang yang memiliki Academic hardiness digambarkan dapat tetap memiliki kemauan untuk berupaya memperoleh prestasi secara akademik tanpa memperdulikasn kesulitan yang mungkin dihadapi. Mereka juga memiliki kontrol atas diri terhadap emosi ketika mengalami kesulitan akademik, mampu memahami dan melakukan tindakan yang dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam mengatasi hambatan akademik, serta memandang tantangan akademik sebagai salah satu proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri. Hal ini sejalan terhadap keempat dimensi telah dirancang Benishek et al. , . Academic hardiness juga mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap kesabaran (Hidayat et al. , 2. Selain itu terdapat pengaruh negatif kepribadian tangguh terhadap perilaku rindu rumah atau homesickness (Hidayat et al. , 2. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah, agar mengembangkan program intervensi untuk meningkatkan Self-acceptance pada mahasiswa non-Muslim di kampus Islam. Penelitian ini dapat dirancang untuk menciptakan dan menguji efektivitas pelatihan atau konseling yang berfokus pada penerimaan diri (Self-acceptanc. sebagai faktor utama yang mendukung ketangguhan akademik (Academic hardines. Dengan program ini, mahasiswa non-Muslim diharapkan lebih siap menghadapi tantangan lingkungan kampus Islam, dan hasil penelitian dapat memberikan wawasan praktis bagi universitas dalam membangun kebijakan dan layanan psikologis yang lebih inklusif. Penelitian ini juga akan memperkuat literatur tentang pendekatan psikologis yang mendukung keberagaman dan adaptasi di institusi pendidikan berbasis agama. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis jalur langsung menunjukkan bahwa Selfacceptance memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Academic hardiness. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa mahasiswa non-muslim di kampus Islam perlu meningkatkan Selfacceptance agar dapat mempertahankan Academic hardiness di kampus Islam tersebut. Selain itu, mahasiswa non-muslim di kampus Islam perlu dapat menyikapi aturan kampus Islam dan mengikuti perkuliahan ke-Islaman dengan sikap penerimaan diri yang positif, sehingga terbentuk Academic hardiness yang dapat membantu mereka menghadapi tekanan akademik Page | 178 Pengaruh Self -acceptance terhadap Academic hardiness Pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam dengan lebih baik. Selanjutnya penelitian ini menyarankan pada kampus Islam supaya tidak ragu dan tetap menjalankan ajaran Islam di kehidupan kampus, namun dengan cara, pihak kampus Islam selalu menanamkan core value kepada sivitas akademikanya berupa contoh teladan (Uswatun hasana. , berbuat baik (Ihsa. serta kemanfaatan bagi semesta dan kemanusiaan (Rahmatan lilAoalami. seperti yang dilakukan di kampus Universitas Islam Riau (UIR). Referensi