JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 2. No 2. Nopember 2019 PENGEMBANGAN VIDEO DOKUMENTER AuWANITA DAN INFORMATIKAAy DI LINGKUNGAN FKTI UNIVERSITAS MULAWARMAN Andi Tejawati1. Muhammad Bambang F2. Eddy Kurniawan Pradana3. Fadli Suandi4. Lathifah5. Khairul Anam6 Universitas Mulawarman. Samarinda 1,2,3 Politeknik Negeri Batam. Batam 4 Universitas Teknokrat Indonesia 5 STMIK Amik Riau. Pekanbaru 6 Barong Tongkok Kampus Gn. Kelua Universitas Mulawarman 1,2,3 Jl. Ahmad yani. Batam Kota. Kepulauan Riau 4 Jl. ZA. Pagar Alam. Kota Bandar Lampung 5 Jl. Purwodadi Indah. Km 10 Panam. Pekanbaru 6 1 anditejawati117@yahoo. com, 2 bambangf@fkti. id, 3 Eddy. kurniawan97@gmail. 4 fadli. suandi@polibatam. id, 5 lathifah@teknokrat. id, 6 khairulanam@sar. Abstract Documentary video is a video that documents an event or event in accordance with the reality that has happened before. Whereas in the past, women were more constrained in their roles as assistants to their husbands and caregivers. The fact that gender inequality is different from what happened in FKTI where gender differences do not make women have no role in the development of FKTI, therefore this video documentary can be a delivery medium in the form of visual appearance to introduce to prospective new students, especially women . This documentary video is expected to be an inspiring story for the community, that women are also able to compete in the field of Information and Communication Technology (ICT). This video will show the activities of women in the field of informatics in the perspective of competent women. making a video documentary, prepare in advance every detail of the stages to be made starting from the Pre Production. Production Stage, and Post Production stages. And the results of the making of this documentary video will later be submitted to the Faculty of Computer Science and Information Technology at Mulawarman University to be used as a medium of socialization to the public, especially women, so that they can join the FKTI of Mulawarman University. Keywords: Video Documentary. Informatics. Technology. Women Abstract Video dokumenter adalah sebuah video yang mendokumentasikan kejadian atau peristiwa sesuai dengan kenyataan yang telah terjadi sebelumnya. Mengingat di masa lalu, perempuan lebih banyak terkekang dalam peran sebagai pendamping suami dan pengasuh anak. Fakta masih adanya ketimpangan gender ini berbeda dengan yang terjadi di FKTI dimana perbedaan gender tidak membuat para wanita menjadi tidak memiliki peranan dalam perkembangan FKTI maka dari itu video dokumenter ini dapat menjadi sebuah media penyampaian berupa tampilan visual guna mengenalkan kepada calon mahasiswa/i baru khususnya wanita. Video dokumenter ini diharapkan agar menjadi kisah inspiratif bagi masyarakat, bahwa perempuan juga mampu bersaing dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Video ini nantinya menampilkan kegiatan wanita di bidang informatika dalam sudut pandang wanita yang Dalam membuat sebuah video documenter, terlebih dahulu mempersiapkan setiap detail tahapan yang akan dibuat dimulai dari tahap Pra Produksi. Tahap Produksi, dan tahap Pasca Produksi. Dan hasil dari pembuatan video dokumenter ini nantinya akan diserahkan kepada Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Mulawarman untuk digunakan sebagai media sosialisasi ke publik khususnya wanita agar dapat bergabung di FKTI Universitas Mulawarman. Kata kunci : Video Dokumenter. Informatika. Teknologi,Wanita ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Pendahuluan Partisipasi perempuan saat ini, bukan sekedar menuntut persamaan hak tetapi juga menyatakan fungsinya mempunyai arti bagi pembangunan dalam masyarakat Indonesia. Melihat potensi perempuan sebagai sumber daya manusia maka upaya menyertakan perempuan dalam proses pembangunan bukan hanya merupakan perikemanusiaan belaka, tetapi merupakan tindakan efisien karena tanpa mengikut sertakan perempuan dalam proses pembangunan berarti pemborosan dan memberi pertumbuhan ekonomi. Partisipasi perempuan menyangkut peran tradisi dan transisi. Peran tradisi atau domestik mencakup peran perempuan sebagai istri, ibu dan pengelola rumah tangga. Sementara peran transisi meliputi pengertian perempuan sebagai tenaga kerja, anggota masyarakat dan manusia Pada peran transisi wanita sebagai tenaga kerja turut aktif dalam kegiatan ekonomis . encari nafka. di berbagai kegiatan sesuai dengan ketrampilan dan pendidikan yang dimiliki serta lapangan pekerjaan yang tersedia. Saat ini wanita dapat berkarir tanpa harus meninggalkan kewajiban mereka sebagai ibu rumah tangga, mereka dapat bekerja dirumah atau dimana saja tanpa harus hadir di kantor. Karena peranan perempuan tidak bisa dipisahkan dengan peran dan kedudukan mereka dalam keluarga. Mengingat di masa lalu, perempuan lebih banyak terkekang dalam peran sebagai pendamping suami dan pengasuh anak. Fakta masih adanya ketimpangan gender ini berbeda dengan yang terjadi di FKTI dimana perbedaan gender tidak membuat para wanita menjadi tidak memiliki peranan dalam perkembangan FKTI, bahkan mahasiswi FKTI Program Studi Teknik Informatika memiliki banyak sekali wanita-wanita hebat dan berkompeten yang turut memberikan kontribusi bagi perkembangan FKTI. Maka dari itu video dokumenter ini dapat menjadi sebuah media penyampaian berupa tampilan visual guna mengenalkan kepada calon mahasiswa/i baru khususnya wanita, bahwa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FKTI) bisa menjadi wadah bagi para wanita untuk berkompeten dalam bidang yang didominasi oleh kaum pria, agar calon mahasiswa/i baru tertarik untuk bergabung ke Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FKTI), dan juga video dokumenter ini diharapkan agar menjadi kisah inspiratif bagi ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 2. No 2. Nopember 2019 masyarakat, bahwa perempuan juga mampu bersaing dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dalam penelitian ini penulis akan menyajikan berupa tampilan visual berupa video dokumenter untuk mempromosikan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam sudut pandang wanita yang berkompeten. Dasar Teori Profil FKTI Universitas Mulawarman Universitas Mulawarman, disingkat Unmul, merupakan perguruan tinggi negeri di Samarinda. Kalimantan Timur. Indonesia. Universitas ini berdiri pada tanggal 27 September 1962, sehingga merupakan universitas tertua di Kalimantan Timur. Universitas Mulawarman merupakan perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa terbesar di Kalimantan, dengan jumlah mahasiswa mencapai lebih dari 37. Kampus utamanya terletak di Gunung Kelua, sedangkan kampus lainnya terdapat di Jalan Pahlawan. Jalan Banggeris dan Jalan Flores. Pembentukan Program Studi Teknik Informatika awalnya di gagas pada tahun 2007 oleh sekelompok dosen-dosen yang terdiri dari Prof. Dr. Jamaluddin (ALM). Drs. Muh. Ugiarto,M. Si. Dr. Nataniel Dengen,M. Si. , dan Drs,H. Abdul Aziz,M. Si. Munculnya berdasarkan belum adanhya ilmu teknologi informasi di Universitas Mulawarman. Maka diusulkan proposal pembentukan program studi teknik informatika kepada Menteri Pendidikan Nasional. Kemudian sesuai dengan petunjuk Rektor Unmul yang memimpin pada saat ini Prof,DrAch. Ariffien Bratawinata. Drs,Muh Ugiarto,M,Si. Serta Drs. Abdul Aziz. Msi, ke Kantor Kementrian Pendidikan Nasional pada bulan Oktober tahun 2009. Munculnya keputusan penerbit Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No28/D/Q/2010 tanggal 25 Maret 2010 mengenai Pemberian Izin Penyelenggaraan Program Studi Teknik Informatika. Pemikiran besar dari Prof. Dr. Ach. Ariffien Bratawinata bersama dengan keempat dosen diatas bahwa kedepanya rumpun ilmu teknologi informasi dan komunikasi harus dikembangkan lebih luas sehingga banyak putra-putri bangsa mengetahui Kemudian terbentuklah Surat Keputusan Rektor Universitas Mulawarman No. 408/DT/2010 tanggal 10 Aprill 2010 tentang Peningkatan Status Studi Teknik Informatika Jenjang Sarana Stara Satu (S. menjadi Unit Pelaksana Fakultas Teknologi JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Informasi Komunikasi (UP. FTIKOM) Universitas Mulawarman. Pada tahun 2015 hingga 2016 pihak dari UP. FTIKOM serta Program Studi Ilmu Komputer mengadakan pertemuan untuk membicarakan peyatuan dua program studi ini kedalam sebuah Fakultas pembelajaran Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Sarana dan masukan dari para akedemik baik dalam maupun luar Universitas Mulawarman menjadi dorongan untuk membuat Fakultas ini. Kemudian di bulan Maret 2016 melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Mulawarman No. 280/DT/2016 ditandatangani oleh Bapak Prof. Dr. H Masjaya. M,Si. , akhirnya disepakati secara resmi pembentukan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi dan pada Juni 2016 terbit Surat Keputusan Rektor Universitas Mulawarman No. 602/KP/2016 Kepengurusan Pengelola Fakultas dengan dilantiknya Dekan secara Wakil Dekan. Bapak Dr. Nataniel Dengen,M,Si. Sebagai Dekan serta Bapak Dr. Fahrul Agus. Si. sebagai wakil Dekan Bidang Akademik. Kemahasiswaan dan Akumni dan Ibu Dyana Marisa Khairina. S,Kom. Kom. Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan. Multimedia Multimedia terdiri dari kata multi yang memiliki arti banyak atau lebih dari satu, dan media yang berarti sebuah wadah atau alat. Media dapat diartikan juga sebagai pengantar atau perantara pesan yang akan disampaikan dari sumber pesan ke penerima pesan. Media adalah menyampaikan pesan dari seorang komunikator kepada komunikan. Multimedia berarti Aumultiple mediaAy or Aua combination of media. The media can be still graphics and photographs, sound, motion video, animation, and/or text items combined in a product whose purpose is to communicate information in multiple ways. Dari beberapa pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa multimedia adalah sebuah sarana/ wadah yang digunakan untuk menyalurkan pesan kepada seseorang berupa teks, audio, video . Video berasal dari bahasa latin yaitu, videovidivisum yang artinya melihat . empunyai daya Media video merupakan salah satu jenis media audio visual. Media audio visual adalah media yang mengandalkan indera pendengaran dan penglihatan. Video adalah rekaman gambar hidup atau program televisi ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 2. No 2. Nopember 2019 yang ditayangkan lewat pesawat televisi, atau dengan kata lain video merupakan tayangan gambar bergerak yang disertai dengan suara . Video merupakan media pembelajaran yang menyajikan gambar hidup dan suara sehingga nuansa dan sensasinya seperti keadaan nyata. Dari beberapa pendapat diatas, dapat di simpulkan bahwa Video merupakan sebuah media yang menampilkan gambar bergerak. Audio mengandung unsur suara dan juga memiliki unsur gambar yang dapat dilihat, seperti rekaman video, film, dan sebagainya. Audio didefinisikan sebagai macam-macam bunyi dalam bentuk digital seperti suara, musik, narasi dan sebagainya yang bisa didengar dengan suara latar, penyampaian pesan duka, sedih, semangat, dan macam-macam disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Audio juga dapat meningkatkan daya ingat, serta bisa membantu bagi pengguna yang memiliki kelemahan dan penglihatan . Audio adalah segala suatu yang dapat Audio atau suara dalam komputer diolah oleh sound card dari bentuk analog ke digital . Dari beberapa pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa Audio merupakan sebuah media yang menghasilkan suara dan dapat di dengar oleh manusia. Dokumenter Film dokumenter adalah sebuah film yang menceritakan kehidupan nyata dengan keadaan yang sebenar-benarnya, dimana kebenaran tersebut berasal dari kejujuran dan kepercayaan pembuat film itu sendiri. Artinya, kebenaran dalam film dokumenter bukanlah suatu hal yang mutlak, dan dapat digambarkan dengan adegan yang mengungkapkan kebenaran tersebut. Masyarakat bisa menarik kesimpulan bahwa dokumenter, mengenai isi, konteks, dan garapannya itu merupakan tanggung jawab etika dan estetika pembuatnya. Sesuai dengan namanya, jenis ini lebih berkaitan dengan sosok seseorang. Mereka yang diangkat menjadi tema utama biasanya seseorang yang dikenal luas di dunia, atau masyarakat tertentu atau seseorang yang biasa namun memiliki kehebatan, keunikan ataupun aspek lain yang menarik. Ada beberapa istilah dokumenter potret, biografi, dan profil yang merujuk pada hal yang sama untuk menggolongkanya yaitu yang pertama potret adalah film dokumenter yang mengupas aspek human interest dari seseorang. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire yang kedua biografi cenderung mengupas secara kronologis dari yang secara garis penceritaan bisa dari awal tokoh yang dilahirkan hingga saat tertentu . asa sekarang, saat meninggal, atau saat kesuksesan sang toko. yang diinginkan oleh pembuat filmnya. Tahapan Produksi Tahapan produksi film terdiri dari langkah-langkah panjang yang merupakan serangkaian atau penggabungan unit audio dan unit visual. Proses produksi sebuah film terdiri dari 4 tahapan utama. , adapun produksi film dimulai dengan mencari ide untuk scenario menentukan biaya produksi. Kedua, persiapan Ketiga, proses pengambilan gambar dan suara. Terakhir, menggabungkan gambar dan suara . udio dan visua. menjadi film. Namun tahapan yang terpenting adalah sebagai berikut: Tahap pra produksi merupakan tahap persiapan dalam membuat sebuah film. Hal-hal yang harus disiapkan dalam tahap ini adalah: menetapkan sebuah ide yang disepakati bersama sebagai draf skenario akhir, melakukan pembedahan skenario . cenario breakdow. , membuat Storyboard untuk memperkirakan shot-shot yang akan diambil, membuat perencanaan jadwal shooting, mempersiapkan . , pencarian lokasi dan perijinan tempat shooting, pencarian pemain . , latihan, dan pembuatan call sheet harian . adwal shooting Tahap produksi merupakan tahap eksekusi sesuai dengan persiapan yang ada. Tahap ini terdiri dari pengambilan gambar, membuat laporan harian produksi, serta pegecekan hasil gambar dan suara yang diambil sebelum berakhirnya seluruh proses produksi. Semua kru produksi dalam tahap produksi menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Fokus atau target dari tahap produksi adalah bahan atau materi, seperti gambar dan suara, untuk editing pada tahap pasca produksi. ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 2. No 2. Nopember 2019 Tahap pasca produksi adalah proses untuk melakukan editing gambar dan suara yang sudah di kumpulkan dari tahap produksi. Dalam tahap pasca produksi terdiri dari proses penyuntingan dan pendistribusian. Proses editing meliputi tiga langkah utama. Setelah shooting selesai maka file gambar dan audio akan di urutkan berdasarkan nomor scene dan ditempatkan pada folder yang sama, kemudian script writer membuat logging, yaitu mencatat kembali semua hasil shooting berdasarkan catatan shooting dan gambar. Hasil pengambilan setiap shoot dicatat di dalam logging time code. Bedasarkan catatan tersebut, dibuat editing kasar yang disebut editing offline. Setelah editing offline selesai, hasilnya dicermati secara seksama dalam Jika masi perlu diedit lagi atau ditambah, maka pekerjaan perlu segera dilaksanakan, sampai hasilnya memuaskan. Tahap selanjutnya adalah membuat editing script atau naskah editing yang dilengkapi dengan uraian untuk narasi, voice over, ilustrasi music, dan efek audio untuk diteruskan ke editing online . Pada editing online, editor editing adegan dan shoot yang ada didalam tiap adegan, serta membuat transisi dan juga mewarnai . olor gradin. tiap gambar agar terlihat lebih menarik. Dalam editing online, materi sound juga dimasukkan serta ditata sesuai dengan gambar yang ada. Setelah editing online selesai maka dilanjutkan ke tahap Mixing. Mixing atau memadukan sound effect yang disesuaikan dengan program yang sedang diproduksi seperti suara music serta pemberian tulisan atau teks bila program tersebut diperlukan informasi berupa tulisan atau Setelah Mixing suara serta gambar selesai, maka tahapan penting dalam pasca produksi bisa dianggap selesai, dan tahap berikutnya adalah preview. Dalam preview tidak ada lagi yang diperbaiki, karena dianggap selesai. Kemudian tahap rendering untuk menjadi satu kesatuan video yang utuh . JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Metode Penelitian Metode Analisis Adapun kerangka kerja yang digunakan berdasarkan Bagan Alir (Flowchar. untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Volume 2. No 2. Nopember 2019 Hasil Dan Pembahasan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan untuk menyampaikan informasi mengenai peran wanita dalam bidang informatika di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Mulawarman, maka menghasilkan sebuah video trailer dan hasil sebagai berikut: Shoot Timeline Gambar 2. Shoot Timeline Gambar 1. Bagan Flow Chart Tahapan Pra Produksi Tema video dokumenter ini adalah untuk mengangkat sebuah kisah inspiratif tentang wanita-wanita berkompeten di jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk lebih mengenalkan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FKTI) kepada calon mahasiswa/i agar dapat tertarik untuk melanjutkan studi ke FKTI. Sinopsis Bidang IT mulanya hanya digemari oleh kaum pria, karena mayoritas banyaknya pria yang tertarik dengan dunia IT sehingga terjun ke dalam profesi ini sehingga jarang perempuan yang menyukai pekerjaan/minat pada bidang IT, namun video dokumenter ini akan mengisahkan tentang wanita-wanita masa kini yang sangat inspiratif dan telah membuktikan bahwa wanita juga dapat bersaing dengan pria yang mayoritas telah menguasai pada bidang atau profesi IT. Penulis melakukan riset pustaka atau literature, yaitu dengan menggali informasi dari internet, organisasi mahasiswa, dan juga staff jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FKTI). Kemudian penulis melakukan riset di lokasi pengambilan gambar untuk mengetahui lokasi yang tepat agar mendapatkan gambar yang baik ketika proses produksi dimulai. ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Pada gambar 2 proses produksi dimulai pada tanggal 11 September 2019 dengan pengambilan gambar panorama lingkungan kampus FKTI. Kemudian proses produksi dilanjutkan kembali pada tanggal 13 & 14 September 2019 dengan pengambilan gambar untuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa/i FKTI. Proses produksi dilanjutkan kembali pada tanggal 17 September 2019 dan Penulis melakukan wawancara dengan narasumber Fania Prita Irgadanti yang merupakan mahasiswi aktif di FKTI. Setelah melakukan penjadwalan ulang, maka proses produksi dilanjutkan kembali pada tanggal 20 September 2019, dan kali ini produksi difokuskan untuk meliput kegiatan narasumber Fania Prita Irgadanti dalam mengajar menjadi asisten laboratorium Teknik Informatika. Pada tanggal 21 September 2019, proses produksi dibagi menjadi dua bagian. Pertama adalah meliput kegiatan Ibu Novianti Puspitasari dalam kegiatan perkuliahan di FKTI. Yang kedua adalah meliput kegiatan narasumber Fania Prita Irgadanti ketika melaksanakan bimbingan responsi praktikum. Tanggal 24 September proses produksi dimulai kembali untuk melakukan wawancara pada narasumber Iin Nurkarima. Kom yang merupakan mahasiswi alumni FKTI. Dan pada tanggal 28 September 2019 adalah hari terakhir dari proses produksi film dokumenter ini, dan pada hari tersebut di JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire fokuskan pada wawancara para narasumber yang Dan pada hari ini terbagi menjadi 2 sesi, yang pertama wawancara terhadap ibu Novianti Puspitasari. Kom. Eng, dan berikutnya adalah ibu Masna Wati. Si. T selaku dosen yang mengajar di FKTI. memutuskan menambahkan observasi ini. Pembahasan Tampilan Pembuka adalah tampilan pertama kali dilihat pada saat video diputar sebagai Tampilan pembuka dalam video dokumenter ini adalah munculnya logo Universitas Mulawarman dan Maskot Universitas Mulawarman. tampilan ini dapat dilihat pada Gambar 3 Gambar 3. Tampilan Suasana Lungkingan Kampus FKTI Volume 2. No 2. Nopember 2019 Teknik digunakan dalam pengambilan gambar ini adalah close-up, karena untuk lebih menekankan ekspresi narasumber tersebut. Dan ditengahtengah pembahasan narasumber, ditampilkan juga beberapa footage kegiatan narasumber tersebut agar memberikan sebuah ilustrasi sesuai dengan yang sedang dibicarakan narasumber. Kemudian memudahkan para kaum disabilitas untuk memahami isi dari video dokumenter ini. Kendala pada saat proses produksi wawancara narasumber ini ada beberapa faktor. Yang pertama adalah narasumber berhalangan hadir untuk melaksanakan wawancara pada saat jadwal produksi sudah di tentukan. Solusi nya adalah dilakukan penyesuaian jadwal dengan narasumber tersebut. Kemudian faktor kedua adalah pada saat produksi berlangsung dilaksanakan di ruangan terbuka banyak sekali kendaraan yang melintas sehingga suara kendaraan tersebut ikut terekam. Sehingga dilakukan beberapa kali pengambilan ulang gambar hingga suasana kondusif. pergerakan objek, background, dan asset Tampilan pembuka pada video dokumenter terdapat Scene berupa shot-shot pemandangan kampus FKTI melalui kamera drone dan juga kamera digital, pengambilan gambar papan nama ini menggunakan teknik long shot. Kendala pada proses produksi ini adalah hujan ketika sedang berlangsung nya proses shooting, sehingga produksi dilanjutkan di lain hari. Tampilan ini dapat dilihat pada Gambar 3 Gambar 4. Wawancara Narasumber Wawancara narasumber dalam video dokumenter ini merupakan sebuah bagian penting, karena tidak hanya memberikan sebuah pendapat namun juga menyampaikan sebuah pesan tentang isi video dokumenter ini. Narasumber pada video dokumenter ini adalah Dosen, dan Mahasiswa yang terdiri dari Ibu Novianti Puspitasari. Kom. Eng, dan Ibu Masna Wati. Si. T selaku Dosen di FKTI, dan Fania Prita Irgadanti selaku mahasiswi di FKTI. ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Gambar 5. Aktivitas Di Lingkungan FKTI Pada Gambar 5 ini merupakan sebuah Scene yang memperlihatkan beberapa mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus FKTI dengan melibatkan beberapa mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan perkuliahan maupun rapat kegiatan mahasiswa, dan juga dosen yang sedang mengajar perkuliahan. Teknik pengambilan gambar yang digunakan adalah medium shot agar lebih memperlihatkan kegiatan mahasiswa maupun dosen tersebut dengan detail. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Untuk produksi ini sendiri penulis juga mendapatkan beberapa dokumentasi kegiatan di FKTI melalui Badan Eksekutif Mahasiswa FKTI. Gambar 6. Suasana Lingkungan Universitas Mulawarman Pada video dokumenter ini menampilkan Universitas Mulawarman dengan teknik pengambilan gambar menggunakan kamera drone yang didapatkan dari Dokumentasi di Youtube channel Sinematik Ftik. Tampilan ini dapat dilihat pada Gambar 6 3 Wawancara Pada proses wawancara ini, penulis memberikan kebebasan pada narasumber untuk memberikan jawaban secara jujur sehingga proses wawancara berjalan senatural mungkin dan membuat narasumber merasa nyaman dan tidak merasa tegang. Sebelum proses wawancara dimulai, penulis memberikan daftar pertanyaan yang telah penulis buat pada proses pra produksi. Sehingga narasumber dapat memberikan jawaban sesuai dengan pertanyaan yang diberikan. Dan juga ditengah-tengah wawancara, penulis juga melemparkan beberapa pertanyaan tambahan sebagai melengkapi pertanyaan yang sudah penulis buat sebelumnya. TABEL 1. HASIL WAWANCARA Pertanyaan Bagaimana anda tentang Jawaban Menurut saya wanita yang berkarir di dunia informatika, menurut sama sama saja dengan bidang lain nya, dan pasti ada tantangan nya, dan menurut saya biasa saja, jadi sebuah profesi bukan suatu permasalahan yang besar. Apalagi jaman sekarang ada yang namanya emansipasi ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 2. No 2. Nopember 2019 Mengapa anda memilih untuk wanita, dan wanita bisa berkarir di bidang apapun. Karena pendidikan saya di bidang informatika, maka profesi atau pekerjaan yang saya geluti tepat nya di informatika. Faktor Mungkin karena saya teknologi di sekeliling saya seperti sekarang, makanya saya tertarik untuk terjun di bidang informatika. Kapan pertama untuk berkarir Setelah saya lulus studi, jadi ketika studi saya selesai saya langsung bekerja di sini (FKTI). Saran untuk wanita Mungkin image orangorang tentang bidang teknik informatika itu yang lebih laki-laki, karena ada kata teknik nya. Tapi sebenarnya wanita pun bisa menggeluti bidang ini. Karena pekerjaan yang membutuhkan tenaga yang besar yang dimiliki oleh laki-laki. Yang dibutuhkan adalah otak, hati, dan tenaga, dan itu semua wanita juga Jadi adalah, bidang apapun kalau kita serius menekuninya pasti akan berhasil, mau itu wanita, laki-laki. Dan saran saya khususnya wanita, apapun profesi yang kalian geluti, terutama di bidang informatika entah itu programmer, analisis atau lain nya, jangan lupa kodrat kalian sebagai wanita. Jangan karena ada kata-kata emansipasi wanita, kita ingin disamakan dalam segala hal dengan laki-laki. Karena kita laki-laki perempuan itu berbeda. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 2. No 2. Nopember 2019 4 Kuesioner Dan dari 50 responden diketahui bahwa 62% berprofesi sebagai pelajar / mahasiswa, dan 18 % menjawab lainnya, dan 14% berprofesi sebagai karyawan swasta, sedangkan 6 % menjawab Gambar 7. Grafik Jenis Kelamin Dari 50 responden yang telah mengisi kuesioner diperoleh data 58% responden dengan jenis kelamin perempuan, dan 42% dengan jenis kelamin laki - laki. Gambar 10. Grafik Pendidikan Terakhir Untuk pendidikan terakhir para responden dapat dilihat bahwa 52 % menjawab S1( Strata . , dan 44% menjawab SMA / SMK / MA, dan 4% menjawab D3 (Diploma . Gambar 8. Grafik Umur Sedangkan untuk umur responden sendiri paling banyak adalah 19 orang umur 22 tahun . %), 14 orang umur 23 tahun . %), 5 orang umur 21 tahun . %), 2 orang umur 19 tahun . %), 2 orang umur 20 tahun . %), 2 orang umur 24 tahun . %), 1 orang umur 17 tahun . %), 1 orang umur 18 tahun . %), 1 orang umur 25 tahun . %), 1 orang umur 29 tahun . %), 1 orang umur 31 tahun . %), 1 orang umur 34 tahun . %). Yang artinya bahwa penonton video documenter ini dari berbagai macam usia. Kesimpulan dan Saran Kesimpulan Setelah dilakukan wawancara dengan berbagai narasumber, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa Wanita dapat berkarir dengan baik di bidang informatika. Perbedaan gender bukan menjadi masalah bagi wanita yang ingin berkarir di bidang informatika. Pada video dokumenter mencakup seluruh informasi tentang wanita dan informatika dalam rentang waktu kurang lebih 7 menit, dan diharapkan dapat memberikan gambaran kepada calon mahasiswa/i yang akan menempuh pendidikan di bidang informatika. Diperlukan pemahaman cara mengambil gambar yang baik, dan teknis pengambilan gambar yang iklan yang mengarah ke link youtube. Dalam pembuatan video dokumenter ini tentunya masih terdapat beberapa kekurangan, dan berikut adalah saran dari peneliti Mengatur jadwal produksi dengan baik agar menghambat proses produksi yang sudah di Perbanyak mempelajari ilmu tentang videography agar pengambilan gambar yang dihasilkan lebih Instagram ke video utama di youtube. Gambar 9. Grafik Profesi ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 2. No 2. Nopember 2019 Daftar Pustaka: Erniasih and S. Pramono. AuPerbedaan Hasil Belajar dengan Menggunakan Media Video Edukasi dan Media Video Dokumenter pada Pembelajaran Sejarah di SMA N 12 Semarang Tahun Ajarah 2017 / 2018,Ay vol. 6, no. 2, pp. 162Ae171. Rakhmanto et al. AuPembuatan Video Company Profile Sebagai Sarana