Musica Journal of Music ISSN: 2807-1026 (Online - Elektroni. Available online at: https://journal. isi-padangpanjang. id/index. php/MSC Pemanfaatan Aplikasi Pianika sebagai Media Pembelajaran Seni Musik di SMP Negeri 2 Tomohon Meyni S. Kaunang1. Luccylle Manina Takalumang2. Madinah Putri Saptono3 Program Studi Seni Drama. Tari dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Manado Jl. Kampus Unima. Tonsaru. Kec. Tondano Selatan Kabupaten Minahasa. Sulawesi Utara. Indonesia Email: meynykaunang@unima. id1, madinahputrisapto@gmail. Submitted : 16 Februari 2026 Revised : 17 April 2026 Accepted : 10 Mei 2026 ABSTRACT This study aims to describe the use of a pianica application as a music learning medium at SMP Negeri 2 Tomohon. The study is grounded in the need for innovative learning media that can support studentsAo musical practice amid limited classroom time and the availability of physical musical instruments. qualitative descriptive method was employed, with data collected through observation, interviews, and The research subjects consisted of a cultural arts teacher and eighth-grade students involved in music learning activities. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source, technique, and time triangulation. The findings show that the pianica application functions as an interactive audio-visual medium that helps students recognize the arrangement of notes, connect musical notation with sound, and practice finger coordination more independently. The application also encourages studentsAo learning motivation and participation because the learning process becomes more engaging, practical, and accessible. However, its use still requires teacher guidance, especially for students who are not yet familiar with digital music applications or who have limited access to personal devices. Thus, the pianica application can be used as an alternative digital learning medium to support music learning at the junior high school Kata Kunci: pianica application, music learning, learning media, digital technology, junior high school ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi pianika sebagai media pembelajaran seni musik di SMP Negeri 2 Tomohon. Kajian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu mendukung praktik bermusik siswa di tengah keterbatasan waktu pembelajaran di kelas dan ketersediaan alat musik fisik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru seni budaya dan siswa kelas Vi yang mengikuti pembelajaran seni Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pianika berfungsi sebagai media audio-visual interaktif yang membantu siswa mengenali susunan nada, menghubungkan notasi musik dengan bunyi, serta melatih koordinasi jari secara lebih mandiri. Penggunaan aplikasi ini juga mendorong motivasi dan partisipasi siswa karena pembelajaran menjadi lebih menarik, praktis, dan mudah diakses. Namun, pemanfaatannya tetap memerlukan pendampingan guru, terutama bagi siswa yang belum terbiasa menggunakan aplikasi musik digital atau memiliki keterbatasan perangkat. Dengan demikian, aplikasi pianika dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran digital untuk mendukung pembelajaran seni musik pada jenjang sekolah menengah pertama. Keywords: aplikasi pianika, pembelajaran seni musik, media pembelajaran, teknologi digital, sekolah menengah This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono kemampuan mendengar, membaca notasi. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu faktor memainkan alat musik, serta memahami un- penting dalam meningkatkan kualitas sumber sur-unsur musik seperti melodi, ritme, har- daya manusia. Melalui pendidikan, peserta didik moni, tempo, dan dinamika. Jamalus . diharapkan mampu mengembangkan potensi menyatakan bahwa pendidikan musik meru- diri, baik dalam aspek pengetahuan, keterampi- pakan proses pembelajaran yang bertujuan lan, maupun sikap. Dalam sistem pendidikan mengembangkan kemampuan musikal siswa nasional, proses pembelajaran tidak hanya dia- melalui kegiatan mendengar, menyanyi, rahkan pada penguasaan ilmu pengetahuan, membaca notasi musik, dan memainkan alat tetapi juga pada pengembangan kreativitas. Sementara itu. Campbell dan Scott- kepekaan estetis, serta kemampuan berekspresi. Kassner . menegaskan bahwa pembela- Salah satu bidang pendidikan yang berperan jaran musik dapat mendukung perkem- penting dalam pengembangan kreativitas dan bangan kreativitas, kecerdasan musikal, dan ekspresi siswa adalah pendidikan seni. kemampuan emosional siswa. Pendidikan seni merupakan bagian inte- Dalam pelaksanaan pembelajaran seni gral dari kurikulum sekolah yang bertujuan musik, media pembelajaran memiliki peran mengembangkan kemampuan estetis, kreativi- tas, dan apresiasi peserta didik terhadap karya menyampaikan materi secara lebih jelas dan Dalam konteks pendidikan musik. Gordon mempermudah siswa memahami konsep . menjelaskan bahwa pembelajaran musik musik yang bersifat abstrak. Arsyad . mengembangkan potensi menjelaskan bahwa media pembelajaran musikal siswa sehingga mereka mampu men- merupakan segala sesuatu yang dapat gapresiasi, mendengarkan, dan menciptakan digunakan untuk menyalurkan pesan atau in- musik sebagai bentuk ekspresi. Pandangan ter- formasi dalam proses pembelajaran sehingga sebut sejalan dengan Eisner . yang mene- mampu merangsang perhatian, minat, dan gaskan bahwa pendidikan seni memiliki peran motivasi belajar siswa. Sejalan dengan itu, penting dalam mengembangkan kepekaan es- Sadiman et al. menyatakan bahwa tetis, cara berpikir kreatif, serta kemampuan siswa dalam membuat penilaian kritis terhadap meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengalaman artistik. belajar mengajar. Dalam pembelajaran seni Seni musik sebagai salah satu cabang pen- musik, keberadaan media menjadi semakin didikan seni tidak hanya menekankan pen- penting karena materi musik tidak cukup di- guasaan teori, tetapi juga keterampilan praktik jelaskan melalui uraian verbal, tetapi perlu Pembelajaran seni musik melibatkan Musica Vol 5. No. July Ae December . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono dialami melalui bunyi, visualisasi, dan praktik karakteristik audio-visual dan interaktif, ap- likasi pianika dapat menjadi media pen- Perkembangan teknologi informasi dan berbagai media pembelajaran digital yang dapat dukung dalam pembelajaran musik, terutama ketika ketersediaan alat musik fisik di sekolah terbatas. Meskipun demikian, pelaksanaan pem- Teknologi digital memberikan peluang bagi belajaran seni musik di sekolah masih guru dan siswa untuk mengakses sumber belajar menghadapi berbagai kendala. Salah satu yang lebih variatif, interaktif, dan fleksibel. Mu- kendala yang sering ditemukan adalah nir . menyatakan bahwa pemanfaatan terbatasnya media pembelajaran dan alat teknologi digital dalam pendidikan dapat musik yang dapat digunakan dalam kegiatan meningkatkan kualitas pembelajaran karena Selain itu, kemampuan siswa dalam memungkinkan siswa mengakses sumber bela- membaca notasi musik dan memainkan alat jar secara lebih luas. Bates . juga mene- musik juga berbeda-beda, sehingga guru gaskan bahwa teknologi digital dapat mencip- perlu menggunakan strategi dan media yang takan lingkungan belajar yang lebih fleksibel mampu membantu siswa belajar secara lebih serta mendukung pembelajaran yang inovatif. Keterbatasan waktu pembelajaran Oleh karena itu, penggunaan teknologi digital di kelas juga menyebabkan siswa tidak selalu dalam pembelajaran seni musik menjadi salah memiliki kesempatan yang cukup untuk ber- satu alternatif yang relevan dengan kebutuhan latih secara optimal. pembelajaran masa kini. Kondisi serupa ditemukan dalam pem- Dalam konteks pembelajaran seni musik, belajaran seni musik di SMP Negeri 2 Tomo- teknologi digital dapat dimanfaatkan melalui hon, khususnya pada materi permainan pi- berbagai aplikasi pembelajaran musik yang Berdasarkan pengamatan awal, masih tersedia pada perangkat seperti smartphone dan terdapat siswa yang mengalami kesulitan da- Salah satu media digital yang dapat lam membaca notasi musik, memahami po- digunakan adalah aplikasi pianika. Aplikasi ini sisi nada, dan memainkan pianika dengan menampilkan susunan tuts menyerupai alat teknik yang tepat. Di sisi lain, keterbatasan musik pianika dan menghasilkan bunyi nada jumlah alat musik dan waktu praktik di kelas ketika digunakan. Melalui aplikasi tersebut, turut memengaruhi proses pembelajaran. siswa dapat mengenal posisi nada, memahami Oleh karena itu, diperlukan media pembela- hubungan antara notasi dan bunyi, serta berlatih jaran yang dapat membantu siswa berlatih memainkan melodi secara mandiri. Dengan secara lebih mandiri, mudah diakses, dan Musica Vol 6. No. Januari Ae Juni . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono sesuai dengan karakteristik belajar siswa saat Utara. Lokasi ini dipilih karena sekolah tersebut melaksanakan pembelajaran seni Sejumlah kajian sebelumnya telah menun- musik dengan materi praktik alat musik jukkan bahwa pemanfaatan media digital dapat sederhana, salah satunya pianika. Selain itu, mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Namun, penelitian yang adanya keterbatasan alat musik fisik dan secara khusus membahas pemanfaatan aplikasi pianika sebagai media pembelajaran seni musik membaca notasi serta memainkan pianika. pada jenjang sekolah menengah pertama masih Kondisi tersebut menjadi dasar pemanfaatan relatif terbatas. Kesenjangan inilah yang men- aplikasi pianika sebagai media pembelajaran jadi dasar penting bagi penelitian ini. Dengan Subjek penelitian ini adalah guru mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi pianika Seni Budaya dan siswa kelas Vi yang sebagai media pembelajaran seni musik di SMP mengikuti pembelajaran seni musik di SMP Negeri 2 Tomohon, khususnya dalam mem- Negeri 2 Tomohon. Guru Seni Budaya bantu siswa memahami notasi, mengenal posisi berperan sebagai informan utama karena nada, melatih keterampilan bermain, serta terlibat langsung dalam perencanaan dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Sementara itu, siswa menjadi informan pendukung untuk METODE memperoleh data mengenai pengalaman. Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan respons, dan keterlibatan mereka dalam penggunaan aplikasi pianika selama proses pembelajaran berlangsung. Teknik pengumpulan data dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi pianika sebagai media pembelajaran seni musik di SMP Negeri 2 Tomohon. Melalui Observasi digunakan untuk pendekatan kualitatif, data yang diperoleh tidak mengamati proses pembelajaran seni musik diarahkan untuk mengukur peningkatan secara termasuk aktivitas guru, partisipasi siswa. Wawancara dilakukan kepada pembelajaran seni musik. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tomohon. Kota Tomohon. Provinsi Sulawesi penggunaan aplikasi pianika, respons siswa, guru Seni Budaya dan beberapa siswa untuk pengalaman penggunaan aplikasi pianika. Musica Vol 5. No. July Ae December . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono manfaat yang dirasakan, serta hambatan yang HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data penelitian, seperti foto kegiatan pembelajaran, pembelajaran seni musik di kelas Vi SMP catatan pembelajaran, perangkat ajar, dan Negeri 2 Tomohon memberikan dukungan dokumen pendukung lainnya. Data yang diperoleh dianalisis melalui Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dokumentasi, aplikasi pianika digunakan dan penarikan kesimpulan. Reduksi data sebagai media pembelajaran digital untuk membantu siswa mengenal susunan nada, menyederhanakan data yang relevan dengan memahami hubungan antara notasi musik fokus penelitian, yaitu pemanfaatan aplikasi dan bunyi, serta melatih keterampilan dasar pianika sebagai media pembelajaran seni musik. Penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian Aplikasi pembelajaran ketika ketersediaan alat musik pembelajaran, respons siswa, dan hambatan pianika fisik di sekolah terbatas. Aplikasi Pianika sebagai Media Audio- Selanjutnya, kesimpulan dilakukan dengan menafsirkan data Visual Interaktif Aplikasi pianika memiliki tampilan yang telah disajikan untuk menjawab tujuan visual berupa susunan tuts yang menyerupai Keabsahan data dalam penelitian ini alat musik pianika. Tampilan tersebut membantu siswa mengenali letak nada secara triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. lebih konkret. Ketika siswa menekan tuts Triangulasi pada layar perangkat, aplikasi menghasilkan membandingkan data dari guru dan siswa. bunyi yang sesuai dengan nada yang dipilih. Triangulasi Fitur membandingkan hasil observasi, wawancara, menghubungkan simbol notasi dengan bunyi dan dokumentasi. Sementara itu, triangulasi yang dihasilkan. waktu dilakukan dengan mengecek data pada Dalam pembelajaran seni musik, waktu pengamatan yang berbeda agar informasi konsep seperti nada, ritme, melodi, dan yang diperoleh lebih konsisten dan dapat notasi sering kali sulit dipahami apabila hanya dijelaskan secara verbal. Oleh karena itu, kehadiran media audio-visual menjadi Musica Vol 6. No. Januari Ae Juni . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono mendengar, dan mencoba secara langsung. Hal kepada siswa untuk bereksplorasi secara ini sejalan dengan pandangan Arsyad . mandiri maupun bersama teman. bahwa media pembelajaran dapat membantu Temuan ini memperkuat pandangan menyalurkan pesan pembelajaran sehingga Sadiman et al. bahwa penggunaan mampu merangsang perhatian, minat, dan media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, efektivitas proses belajar mengajar karena aplikasi pianika tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai media yang menumbuhkan motivasi belajar. Dalam memungkinkan siswa mengalami proses belajar konteks pembelajaran seni musik, aplikasi musik secara lebih aktif. pianika mendukung pembelajaran yang lebih Peningkatan Keterlibatan Siswa Penggunaan aplikasi pianika membuat partisipatif karena siswa dapat langsung Pembelajaran kesalahan secara bertahap. proses pembelajaran seni musik menjadi lebih Latihan menarik dan interaktif. Berdasarkan hasil Keterampilan Bermusik Mandiri Penguatan observasi, siswa terlihat lebih antusias ketika Salah satu manfaat utama aplikasi guru memperkenalkan aplikasi tersebut sebagai pianika adalah memberi kesempatan kepada media latihan. Siswa tidak hanya mendengarkan siswa untuk berlatih secara mandiri. Dalam memainkan nada dan melodi secara langsung memainkan alat musik tidak dapat diperoleh melalui perangkat digital. Keterlibatan ini menunjukkan bahwa aplikasi pianika mampu membutuhkan latihan yang dilakukan secara mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses Melalui aplikasi pianika, siswa dapat mencoba memainkan nada dan melodi Respon positif siswa juga tampak dari sederhana tanpa harus selalu menunggu giliran menggunakan alat musik fisik. mencoba memainkan melodi yang diberikan Latihan mandiri ini membantu siswa Siswa yang sebelumnya cenderung pasif memahami posisi nada, melatih koordinasi menjadi lebih terlibat karena aplikasi pianika jari, dan membiasakan diri membaca notasi dianggap mudah digunakan dan dekat dengan Aplikasi juga memungkinkan siswa mengulang latihan di luar jam perangkat digital. Pembelajaran menjadi tidak pelajaran apabila memiliki perangkat yang hanya berpusat pada guru, tetapi memberi ruang Dengan demikian, aplikasi pianika dapat memperluas ruang belajar Musica Vol 5. No. July Ae December . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono siswa dari pembelajaran di kelas menjadi bahwa teknologi digital perlu diintegrasikan pembelajaran yang lebih fleksibel. secara pedagogis, bukan sekadar digunakan Praktik berulang dalam pembelajaran sebagai alat tambahan. musik penting karena musik merupakan bidang Guru juga berperan dalam menjaga yang menuntut keterlibatan langsung antara agar penggunaan perangkat digital tetap pendengaran, gerak tubuh, dan pemahaman fokus pada kegiatan pembelajaran. Hal ini Jamalus . menjelaskan bahwa penting karena penggunaan smartphone di kelas dapat menimbulkan distraksi apabila mendengar, menyanyi, membaca notasi, dan tidak diarahkan dengan baik. Oleh karena itu, memainkan alat musik. Oleh sebab itu, aplikasi keberhasilan penggunaan aplikasi pianika pianika dapat menjadi media pendukung yang sangat bergantung pada kemampuan guru membantu siswa memperoleh pengalaman praktik, meskipun dalam bentuk simulasi mengelola kelas, dan mengevaluasi hasil latihan siswa. Peran Guru dalam Pemanfaatan Aplikasi Hambatan dalam Penggunaan Aplikasi Pianika Pianika Meskipun Meskipun digunakan secara mandiri, hasil penelitian dalam pembelajaran, penggunaan aplikasi menunjukkan bahwa peran guru tetap sangat Guru berperan dalam memberikan Hambatan pertama adalah tidak arahan, menjelaskan cara penggunaan aplikasi, semua siswa memiliki perangkat smartphone memilih materi lagu yang sesuai, serta yang dapat digunakan untuk mengakses membimbing siswa ketika mengalami kesulitan. Kondisi ini menyebabkan beberapa Tanpa pendampingan guru, sebagian siswa siswa harus berbagi perangkat dengan teman masih mengalami kendala dalam memahami ketika mengikuti kegiatan pembelajaran. fungsi tuts, membaca notasi, dan menyesuaikan Akibatnya, kesempatan siswa untuk berlatih bunyi dengan melodi yang dimainkan. secara individual menjadi tidak merata. Peran guru dalam pembelajaran berbasis Hambatan kedua berkaitan dengan teknologi tidak tergantikan oleh aplikasi. kemampuan siswa dalam menggunakan Aplikasi Sebagian siswa masih memerlukan pendukung, sedangkan guru tetap menjadi bimbingan untuk memahami cara kerja fasilitator yang mengarahkan proses belajar agar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dalam hal memainkan melodi sesuai instruksi guru. Hal ini, pemanfaatan aplikasi pianika menunjukkan ini menunjukkan bahwa penggunaan media Musica Vol 6. No. Januari Ae Juni . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono digital tetap membutuhkan proses adaptasi, strategi yang tepat, aplikasi pianika dapat terutama bagi siswa yang belum terbiasa menjadi media pembelajaran digital yang menggunakan aplikasi musik. mendukung praktik bermusik di sekolah. Hambatan ketiga adalah keterbatasan terutama dalam kondisi keterbatasan alat aplikasi pianika sebagai simulasi digital. musik fisik dan waktu pembelajaran di kelas. Meskipun aplikasi dapat membantu siswa Dengan mengenali nada dan melodi, pengalaman aplikasi pianika sebagai media pembelajaran bermain melalui layar sentuh tidak sepenuhnya seni musik di SMP Negeri 2 Tomohon dapat sama dengan memainkan pianika fisik. Pada alat musik pianika sesungguhnya, siswa perlu pembelajaran berbasis teknologi digital. mengatur tiupan, tekanan jari, pernapasan, dan Media ini tidak hanya membantu siswa koordinasi gerak secara lebih kompleks. Oleh karena itu, aplikasi pianika lebih tepat dipahami konkret, tetapi juga memperkuat keterlibatan sebagai media pendukung, bukan pengganti mereka dalam proses belajar. Meskipun sepenuhnya bagi alat musik fisik. masih terdapat beberapa kendala, aplikasi Pemanfaatan Aplikasi Pianika Pembelajaran Seni Musik Secara keseluruhan, hasil penelitian materi musik secara lebih mendukung pembelajaran seni musik yang lebih interaktif, fleksibel, dan sesuai dengan menunjukkan bahwa aplikasi pianika dapat perkembangan teknologi pembelajaran. dimanfaatkan sebagai media pembelajaran seni musik yang relevan dengan kebutuhan siswa. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat Aplikasi ini membantu guru menyampaikan disimpulkan bahwa pemanfaatan aplikasi materi secara lebih menarik, mempermudah pianika sebagai media pembelajaran seni siswa memahami hubungan antara notasi dan bunyi, serta memberi peluang latihan mandiri. memberikan kontribusi positif terhadap Selain itu, penggunaan aplikasi pianika juga mendorong motivasi, partisipasi, dan interaksi siswa dalam pembelajaran. interaktif yang membantu siswa mengenali SMP Negeri Tomohon Aplikasi audio-visual Namun, pemanfaatan aplikasi pianika susunan nada, memahami hubungan antara perlu disertai dengan perencanaan pembelajaran notasi musik dan bunyi, serta melatih yang baik. Guru perlu menentukan tujuan penggunaan aplikasi, memilih materi yang melodi sederhana. sesuai, memberikan panduan teknis, serta mengevaluasi hasil belajar siswa. Dengan Penggunaan aplikasi pianika juga Musica Vol 5. No. July Ae December . ISSN 2807-1026 Meyni S. Kaunang. Luccylle Manina Takalumang. Madinah Putri Saptono Siswa menjadi lebih antusias, kuantitatif atau eksperimen agar dampaknya aktif, dan termotivasi karena media yang terhadap keterampilan musikal siswa dapat digunakan lebih menarik dan dekat dengan diukur secara lebih spesifik. KEPUSTAKAAN