Nur Azizah Basmar. Jannati Tangngisalu. Bustam Sri Wahyuningsih: PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2021 JAKA Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 http://publikasi. id/index. php/jaka PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 20192021 Nur Azizah Basmar1 Jannati Tangngisalu2 Bustam3 Sri Wahyuningsih4* 1,2Prodi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. STIEM Bongaya Makassar Jl. Letjen. Pol. Mappaoudang No. 28 Makassar *Corresponding Author: sriwahyuningsih7656@gmail. Diterima: Maret 2023. Direvisi: Maret 2023. Dipublikasikan: Mei 2023 ABSTRACT This study examines the impact of Return on Assets. Return on Equity. Debt to Equity Ratio, and Current Ratio on stock prices in the consumer goods industry sector on the Indonesia Stock Exchange. 53 companies are used as population. The sample adopted the purposive sampling method. With 35 companies as the sample that have met the sample criteria. The analysis used is multiple linear regression with the help of SPSS v. 26 which is a research tool, the results of which show that Return On Assets and Return On Equity contribute positively and significantly to stock prices, while the Debt to Equity Ratio and Current Ratio contribute negatively and significantly to stock prices. Keywords: Return on Assets. Return On Equity. Debt o Equity Ratio. Current Ratio. Stock Price. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji return on assets, return on equity, debt to equity ratio dan pengaruh current ratio terhadap harga saham sektor barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. 53 perusahaan digunakan sebagai populasi. Sampel menggunakan metode sampling yang ditargetkan. Sampel sebanyak 35 perusahaan yang memenuhi kriteria sampling digunakan. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS v. 26, dan hasilnya menunjukkan bahwa return on assets dan return on equity memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan debt to equity ratio dan current ratio memberikan kontribusi negatif dan signifikan terhadap harga saham. Kata kunci: Return On Asset. Return on Equity. Debt to Equity Ratio. Current Ratio. Harga Saham ISSN 2723-2522 (Onlin. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 PENDAHULUAN Industri barang konsumsi merupakan salah satu sektor pasasr saham Indonesia. Industri barang konsumsi sangat erat kaitannya dengan kebutuhan pokok masyarakat karena konsumen dapat memesan produk secara langsung. Harga saham di industri barang konsumsi meningkat dari tahun ke tahun, dan banyak investor tertarik untuk berinvestasi di industri (Sari Nuzullina Ramadhani, 2. Harga saham merupakan faktor yang sangat penitng dan harus diperhatikan dalam berivestasi saham karena harga saham mencerminkan kinerja emiten. Tren harga saham mengikuti tren emiten. Semakin baik penerbit, semakin tinggi keuntungan dari kesepakatan Hasil keuangan dapat dilihat dari kinerja perusahaan. Untuk menarik investor, penting untuk memperhatikan kualitas perusahaan, karena pergerakan saham dapat menunjukkan kinerja keuangan yang baik. Jika harga saham perusahaan terlalu rendah, berarti perusahaan tersebut tidak berjalan baik. Oleh karena itu, agar harga saham perusahaan naik, perusahaan harus meningkatkan keuntungannya. (Tresnasari & Triyonowati, 2. Penelitian ini mengukur kinerja keuangan dengan menggunakan rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, dan likuiditas. Sedangkan indikator yang mengukur indikator profitabilitas menggunakan return on asset dan return on equity. Leverage digunakan untuk mengukur rasio solvabilitasdan current ratio digunakan untuk mengukur likuiditas. Pengembalian aset adalah bagian dari tingkat pengembalian yang menggunakan atau didasarkan pada pengembalian aset perusahaan untuk menghitung keuntungan perusahaan. Pengembalian ekuitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan modal ekuitas untuk menghasilkan pengembalian bagi semua pemegang saham. Debt to equity ratio merupakan salah satu rasio solvabilitas perusahaan yang digunakan untuk mengukur posisi keuangan perusahaan. Rasio lancar merupakan salah satu indikator likuiditas dalam menilai posisi keuangan dari perspektif likuiditas. Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya saat ini atau yang akan jatuh tempo dengan modal kerja yang tersedia diukur dengan menggunakan rasio mata uang. Fenomena empiris yang menunjukkan perubahan harga saham beberapa perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga tahun 2021 dapat dilihat sebagai berikut. Tabel 1. Nilai Perubahan Harga Saham Beberapa Perusahaan di Industri Barang Konsumsi Selama Periode Tahun 2019-2021 Harga Saham (Closing Pric. Nama Emiten AISA DLTA GGRM GOOD HOKI ICBP INDF MYOR RMBA CINT Nur Azizah Basmar. Jannati Tangngisalu. Bustam Sri Wahyuningsih: PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2021 Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa AISA. HOKI. MYOR. RMBA, dan CINT mengalami berbagai perubahan harga yang mengalami pasang surut selam tahun akademik. Hal ini mengindikasikan bahwa fluktuasi harga saham mengindikasikan kinerja perusahaan yang kurang optimal. Untuk DLTA. GGRM. GOOD. ICBP dan INDF, perusahaan mengalami penurunan berturut-turut selama tahun penelitian karena berbagai faktor termasuk faktor eksternal seperti kenaikan inflasi, suku bunga dan kebijakan dividen. Faktor lainnya adalah faktor internal seperti pengambilan keputusan internal dan pelaporan keuangan (Bridgam. Banyak penelitian telah dilakukan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham, namun masih banyak perbedaan dan hasil yang kontradiktif dari penelitian sebelumnya terhadap faktor-faktor tersbut. Penelitian Tresnasari & Triyonowati, . menunjukkan bahwa return on asset berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, sedangkan Andinamukti et al. , . dan Rizma Nazriah Hasibuan, . menunjukkan bahwa return on asset berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham dan penelitian Ayu Mashita. Muslikhati, . menunjukkan bahwa pengembalian aset tidak berpengaruhi harga saham. Ratnaningtyas, . Rizma Nazriah Hasibuan, . & Andinamukti et al. , . menunjukkan bahwa return on equity berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Sedangkan penelitian Handayani et al. , . menunjukkan bahwa return on equity berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham, dan penelitian Ayu Mashita dan Muslikhati, . menunjukkan bahwa return on equity tidak mempengaruhi harga saham. Ayu Mashita & Muslikhati, . menunjukkan bahwa debt to equity ratio berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, sednagkan penelitian Ratnaningtyas, . menunjukkan bahwa debt to equity ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham, dan penelitian yang dilakukan oleh Tresnasari & Triyonowati, . & Andinamukti et al. , . menunjukkan bahwa debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap harga Penelitian Tresnasari & Triyonowati, . dan Ratnaningtyas, . menunjukkan bahwa current ratio berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, sedangkan penelitian Ayu Mashita, & Muslikhati, . menunjukkan bahwa current ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Penelitian oleh Handayani et al. , . Andinamukti et al. , . menunjukkan bahwa current ratio tidak mempengaruhi harga Signaling theory kemudian menjelaskan hubungan antara variabel Return On Asset. Return On Equity. Debt To Equity Ratio. Current Ratio dan harga saham. Infomasi yangg diberikan oleh perusahaan berupa kinerja perusahaan yag diukur dari kemampuan perusahaan dalam mengelola utang dan menghasilkan laba. Hal ini berdampak besar pada tinggi atau rendahnya harga saham, karena setiap kinerja tinggi atau rendah yang mungkin dihasilkan tentunya akan menjadi berita bauk atau buruk di kemudian hari karena investor bereaksi terhadap informasi tersebut. Naik turunnya harga suatu saham yang diperdagangkan di bursa efek disebabkan oleh pengaruh kekuatan pasar dalam artian bergantung pada penawaran dan permintaan dari saham itu sendiri. Jika pasar menganggap perusahaan yang menerbitkan saham tersebut sehat, maka harga saham perusahaan tersebut biasanya akan naik, begitu pula sebaliknya jika perusahaan sedang dalam keadan pasar yang lesu, maka harga saham perusahaan tersebut akan turun. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya, terletak pada metode penelitian. Tahun penelitian, dan penggunaan grand theory. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menyelidiki lebih lanjut dampak return on asset, return on equity, leverage dan current ratio terhadap harga saham. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 Pertanyaan yang diangkat dalam kajian ini adalah: . Apakah return on asset mempengaruhi harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? . Apakah return on equity berpengaruh terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? . Apakah debt to equity ratio berpengaruh terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? . Apakah rasio lancar berpengaruh terhadap harga saham perusahaan brang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis pengaruh return on asset, return on equity, leverage dan rasio lancar terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. TINJAUAN PUSTAKA Menurut Simanjuntak, . , penggunaan signalling theory dalam penelitian ini menjelaskan bagaimana sinyal perusahaan disampaikan kepada pihak yang berkepentingan dalam informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Informasi yang diberikan adalah informasi tentang kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dan informasi tentang efektivitas pengelolaan sumber keuangan eksternal perusahaan untuk meningkatkan penilaian investor terhadap kinerja perusahaan. Jadi ini adalah kabar baik bagi investor dan implikasinya. Investor bereaksi terhadap informasi tersebut, yang pada giliranya mempengaruhi harga saham Menurut Fahmi, . Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan dengan memberikan modal kepada perusahaan, saat berinvestasi, investor memiliki dua pilihan. Artinya, investor menerima keuntungan seperti capital gain, dividen dan lain-lain, dan opsi lainnya adalah kerugian seperti kerugian modal, kebangkrutan perusahaan, atau kegagalan menerima dividen. Menurut Lilianti, . Harga saham adalah harga yang ditentukan oleh pelaku pasar serta permintaan dan penawaran saham terkait dipasar modal pada titik waktu tertentu. Menurut Kasmir, . Return On Asset adalah ukuran margin keuntungan atas total aset yang digunakan oleh perusahaan. Menurut Kasmir, . Return On Equity adalah ukuran kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba berdasarkan modal saham tertentu. Menurut Kasmir, . Debt to Equity Ratio adalah rasio yang digunakan untuk menilai leverage. Rasio ini merupakan perbandingan seluruh kewajiban, termasuk kewajiban lancar terhadap total ekuitas. Menurut Kasmir, . Rasio lancar adalah analisis rasio yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek atau lancar dengan aktiva lancar. Nur Azizah Basmar. Jannati Tangngisalu. Bustam Sri Wahyuningsih: PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2021 Kerangka konseptual yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara return on asset, return on equity, debt to equity ratio, dan current ratio terhadap harga saham adalah sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Berpikir Sumber: Kasmir, . Model penelitian pada Gambar 1 menunjukkan bahwa penggunaan dana dan modal yang optimal untuk mencapai komitmen jangka panjang dan jangka pendek melalui manajemen yang baik berpengaruh terhadap apresiasi harga saham. Untuk penelitian ini, sampelnya mencakup semua perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2021. Sampel untuk penelitian ini diperoleh berdasarkan kriteria khusus untuk memperoleh entitas untuk penelitian selanjutnya. Kriterianya adalah: Perusahaan di industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 . Perusahaan yang memiliki akses informasi terhadap variabel-variabel yang diperlukan untuk penelitian ini adalah return on asset, retrn on equity, leverage, rasio lancar, dan harga saham. Berdasarkan kriteria tersebut, 35 dari 53 perusahaan tidak digunakan sebagai sampel penelitian ini. Analisis data yang digunakan adalah analisis regersi berganda dengan menggunakan teknik pengolahan data SPSS (Software Program Service Solutio. versi 26 untuk menganalisis data. Hipotesis pada pemeriksaan ini adalah: H1 : Return OnAset berpengaruh positif signifikan tterhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Burs Efek Indonesia. H2 : Return On Equity berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. H3 : Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. H4 : Rasio Lancar berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif . eskripsi kuantitati. , menurut jenis penelitiannya, penelitian ini diklasifikasikan menjadi: Variabel Independen Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah return on asset, return on equity, debt to equity ratio, dan rasio lancar. Pengembalian aset adalah ukuran tingkat pengembalian . atas total aset yang tersedia Rasio ini digunakan untuk mengukur laba bersih yang dihasilkan dari setiap aset yang termasuk dalam total aset (Kasmir, 2019:. Return On Equity membandingkan total laba bersih perusahaan dengan jumlah total investor atau pemegang saham. Pengembalian ekuitas adalah angka yang menunjukkan penggunaan modal ekuitas yang efisien (Kasmir, 2019:. Debt to Equity Ratio merupakan salah satu rasio solvabilitas perusahaan yang digunakan untuk mengukur posisi keuangan perusahaan, debt to equity ratio adalah rasio yang digunakan dalam menganalisis laporan keuangan untuk menunjukkan agunan yang tersedia bagi kreditur (V. Wiratna Sujarweni, 2. Rasio lancar adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan untul membayar hutang jangka pendeknya, yaitu jumlah dana yang tersedia untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya di masa depan (Kasmir, 2019:. Variabel Dependen Dalam penelitian ini, harga penutupan 31 Desember digunakan sebagai variabel dependen yang diungkapkan dalam laporam keuangan. Harga Saham = Closing Price Cara yang digunakan peneliti untuk memperbaiki hasil penelitian sebelumnya adalah dengan melakukan dan menambahkan beberapa uji statistik yang diharapkan dapat mendukung penelitian saat ini. Nur Azizah Basmar. Jannati Tangngisalu. Bustam Sri Wahyuningsih: PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2021 ANALISA DAN PEMBAHASAN Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Hasil uji normalitas di atas menunjukkan bahwa nilai uji statistik identik dengan nilai Kolmogorov-Smirnov (KS) yang menunjukkan bahwa data yang diuji berdistribusi normal. Selain menguji normalitas data, menggunakan metode P-P plot yang diharapkan bersama dengan probability kumulatif yang diamati, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. Hasil ini mengkonfirmasi bahwa uji normalitas baik-baik saja, yaitu titik-titik yang menunjukkan bahwa data berasal dari distribusi data normal, berdasarkan grafik yang menunjukkan nilai distribusi data yang ditunjukkn pada gambar. Persyaratan dapat dipenuhi dari statistik data diuji. Ini menyatakan bahwa datanya normal karena tersebar di sekitar Uji Autokorelasi Nilai Durbin-Watson adalah 2,226 dengan menggunakan nilai signifikansi 5% . Dengan 35 . sampel dan 4 variabel independen . = . , tabel dU Durbin-Watson menghasilkan nilai 1,7259. Karena nilai dU 1,7259 lebih kecil dari nilai dW 2,226 yang lebih kecil dari 4-dU 2,2741 atau dU < dW < 4-dU, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi pada model regresi yang ada. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 Uji Heterokedastisitas Nilai signifikansi variabel ROA 0,320 > 0,05, variabel ROE 0,792 > 0,05, variabel DER 0,401 > 0,05, dan variabel CR 0,214 > 0,05 yang menunjukkan tidak adanya keragaman data . Uji Regresi Linear Berganda Y = -12,278. 7,483(ROA) 0,205(ROE) Ae 0,280(DER) Ae 0,288(CR) 7,400( e ) Berikut pengujian hipotesis parsial dan interpretasinya: Uji hiptesis (ROA) Nilai dampak harga saham terhadap pengembalian aset ditemukan pada tingkat signifikan 0,005 < 0,05, artinya return on asset berpengaruh besar terhadap harga saham, dengan t-hitung sebesar 2,906. Oleh karena itu, pengembalian aset memiliki dampak positif dan signifikan terhadap harga saham. Hal ini H1 diterima. Uji hipotesis (ROE) Nilai signifikansi pengaruh harga saham terhadap return on equity diketahui memiliki tingkat signifikansi 0,025 < 0,05. Artinya return on equity memiliki pengaruh yang signifikan tarhadap harga saham. Nilai t-hitung sebesar 2,269 menunjukkan bahwa return on equity memiliki pengaruh positif yang besar terhadap harga saham. Hal ini berarti H2 diterima. Nur Azizah Basmar. Jannati Tangngisalu. Bustam Sri Wahyuningsih: PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2021 Uji hipotesis (DER) Nilai signifikan pengaruh harga saham terhadap debt to equity ratio adalah 0,012 < 0,05 yang berarti debt to equity ratio berpengaruh besar terhadap harga saham dengan thitung sebesar -2,565, debt to equity ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Hal ini berarti H3 diterima. Uji hipotesis (CR) Diketahui bahwa nilai signifikansi pengaruh rasio lancar terhadap harga saham berada pada taraf signifikan 0,003 < 0,05 yang berarti rasio lancar berpengaruh besar terhadap harga saham, dengan t-hitung sebesar -2,998 berarti current ratio memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap harga saham. Hal ini berati H4 ditolak Uji F (Uji Kelayakan Mode. Analisis model di atas menghasilkan F-hitung sebesar 7,658 dengan tingkat signifikan 5% ( = 0,. dan derajat kebebasan . , menghasilkan nilai F-tabel sebesar 2,4582. Oleh karena itu, berdasarkan hasil yang diperoleh dengan rumus F-INV, dapat disimpulkan bahwa F-hitung > F-tabel . ,658 > 2,4. dan p-value = 0,000 < 0,05, menunjukkan bahwa hasil uji memenuhi syarat uji. Koefisien Determinasi (R. Hasil uji koefisien determinasi (R. diketahui sebesar 0,484 atau 48,4%. Dari penggunaan nilai ini dapat disimpulkan bahwa variabel Return On Asset. Return On Equity. Debt to Equity Ratio dan Current Ratio terhadap harga saham untuk variabel dependen merupakan ukuran minor. Koefisien determinasi (R. sebesar 0,234 atau 23,4%, menunjukkan pengaruh variabel independen . eturn on asset, return on equity, debt to equity ratio, current rati. terhadap variabel dependen yaitu harga saham . losing pric. Artinya harga saham (Y) dapat dipengaruhi oleh return on asset (X. , return on equity (X. , debt to equity ratio (X. , dan current ratio (X. , sedangkan sisanya sebesar 76,6% dipengaruhi oleh pihak lain. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 Pengaruh Return On Asset terhadap harga saham Return on asset menunjukkan arah yang positif dan signifikan terhadap koefisien regresi harga saham. Hal ini dapat mengindikasika bahwa return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Artinya, peningkatan return on asset dapat meningkatkan nilai saham. Variabel return on asset adalah tingkat pengembalian yang mengikat keuntungan perusahaan dengan aset perusahaan. Tingkat pengembalian positif pada aset biasanya digunakan untuk menunjukkan peningkatan pendapatan relatif terhadap total aset perusahaan. Jika tingkat pengembalian aset meningkat maka harga saham akan meningkat, dan sebaliknya jika tingkat pengembalian aset menurun maka harga saham akan turun. Return on asset yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mengelola sumber daya dengan lebih baik dan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Hal ini dapat menjadi informasi yang baik didukung oleh informasi lainnya dan menjadi sinyal positif bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Semakin tinggi permintaan suatu saham, maka semakin tinggi pula nilai saham tersebut. Nilai yang lebih tinggi untuk indikator kinerja keuangan menunjukkan bahwa kesehatan keuangan perusahaan membaik. Hasil penelitian ini sejalan dengan Tresnasari & Triyonowati, . bahwa return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Pengaruh Return On Equity Terhadap Harga Saham Return on equity bertanda positif dan signifikan searah dengan koefisien regresi variabel harga saham. Artinya return on equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai return on equity meningkatkan nilai Pengembalian hasil ekuitas yang positif biasanya informatif saat melihat pendapatan Pemegang saham biasanya ingin mengetahui pengembalian atas ekuitas yang diinvestasikan dalam bentuk pendapatan, pengembalian ekuitas yang meningkat berarti bahwa perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar dengan memiliki saham perusahaan untuk pemegang sahamnya, dan sebaliknya, variabel pengembalian ekuitas yang lebih rendah berdampak pada penurunan harga saham yang fluktuatif. Tinggi atau rendahnya kinerja saham mempengaruhi kualitas permintaan saham, yang pada gilirannya mempengaruhi harga saham. Hasil investasi yang lebih tinggi disebabkan oleh pendapatan perusahaan yang lebih tinggi, sehingga meningkatkan harga saham dan menunjukkan pengelolaan modal perusahaan yang efisien. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Ratnaningtyas, . bahwa return on equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Pengaruh Debt to Equity Ratio Terhadap Harga Saham Debt to equity ratio koefisien regresi negatif dan signifikan terhadap harga saham sehingga dapat dikatakan debt to equity ratio berepengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan leverage dapat menurunkan nilai saham. Mengingat hasil dari variabel debt to equity ratio, ini berarti bahwa variabel harga saham, menurun setiap kali variabel debt to equity ratio meningkat. Sebaliknya, ketika rasio utang turun, maka harga saham naik. Semakin tinggi rasio utang terhadap ekuitas, semakin sedikit laba yang dibagikan kepada pemegang saham dan semakin rendah harga sahamnya. Semakin rendah rasio utang, semakin tinggi nilai perusahaan dan semakin percaya investor terhadap Rasio utang terhadap ekuitas yang tinggi disebabkan oleh jumlah utang yang besar, yang berdampak buruk pada kinerja keuangan perusahaan dan menyebabkan penurunan harga Nur Azizah Basmar. Jannati Tangngisalu. Bustam Sri Wahyuningsih: PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2021 Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Ratnaningtyas, . bahwa debt to equity ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Pengaruh Current Ratio terhadap harga saham Rasio lancar memiliki koefisien regresi negatif yang signifikan terhadap harga saham. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa rasio lancar memiliki damapk negatif yang signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan rasio lancar dapat menurunkan nilai saham. Hasil varaibel rasio lancar negatif berarti nilai rasio lancar yang tinggi berpengaruh besar terhadap harga saham perusahaan. Nilai current ratio yang sangat tinggu menunjukkan manajemen likuiditas perusahaan yang buruk. Ini karena dana surplus perusahaan tidak digunakan untuk membayar utang jangka panjang, dividen, dan investasi lainnya. Ini sebenarnya bisa membawa lebih banyak keuntungan bagi perusahaan di masa depan. Situasi ini mungkin menunjukkan bahwa perusahaan tidak dapat mengelola aset dengan tepat. Akibatnya investor enggan untuk membeli saham perusahaan sehingga mengurangi permintaan saham tersebut dan menurunkan harga saham perusahaan di pasar modal. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Ayu Mashita dan Muslikhati, . bahwa rasio lancar berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa variabel return on asset berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Pengembalian aset mempengaruhi harga saham. Return on equity memiliki dampak positif yang signifikan terhadap harga saham. Dengan kata lain return on equity mempengaruhi harga Leverage memiliki dampak negatif yang besar pada harga saham, dengan kata lain, leverage mempengaruhi harga saham. Rasio lancar memiliki dampak negatif yang besar terhadap harga saham. Dengan kata lain, rasio lancar mempengaruhi harga saham. BATASAN DAN KEBIJAKAN Berdasarka hasil penelitian ini, kami dapat memberikan saran sebagai berikut: Emiten didorong untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja tata kelola perusahaan, mengelola aset dan liabiitas, meningkatkan harga saham, dan menanamkan modalnya di Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan penelitian pada variabel lain yang lebih besar pengaruhnya terhadap harga saham. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 183-194 DAFTAR PUSTAKA