Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 11 No. 1 Tahun 2023 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 ANALISA KENERJA SIMPANG TAK BERSIYAL PADA JALAN TALUN KENAS - JALAN PATUMBAK MEDAN Syafriman Rivai1. Ridwan Nasution1 Prodi Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Al Washliyah Medan Jl. Sisingamangaraja Km 5. 5 No. 10 Medan. Telp/fax : 061-7851881 *email : syafrimanrivai@gmail. ABSTRAK Kemacetan lalu lintas akibat volume lalu lintas hampir mendekati kapasitas jalan, dimana tingkat pelayanan jalan dapat dilihat dari derajat kejenuhan (D. , yaitu Ds = V/C. Idealnya nilal V/C pada jalan perkotaan adalah O 0,75. Dari hasil pengamatan penulis, sering terjadi kemacetan lalu lintas di kota Medan terutama pada jam-jam puncak khususnya di ruas jalan tertentu. Untuk pengambilan data dilakukan survey selama 1 minggu, analisa, data penelitian ini mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1. , yang menggunakan data dilapangan berupa volume lalu lintas, kapasitas jalan dan faktor hambatan samping. Dari hasil survey yang dilakukan selama 1 minggu dapat diketahui rata-rata tertinggi kenderaan/jam terjadi pada pukul 17. 00 Ae 18. 00 adalah 2165 kenderaan/jam, dengan total volume kenderaan sebesar 15447 SMP/Jam. Sedangkan kecepatan rata-rata yaitu 49 Km/Jam. Untuk hambatan samping menunjukkan angka sangat rendah (VL) sebesar 83 bobot km/jam/minggu. Untuk derajat kejenuhan (D. didapat V/C Ratio 0,8 dengan tingkat pelayanan jalan (LOS) C arus stabil namun kecepatan perjalanan rata-rata turun s/d 30 Km/Jam. Kata Kunci : Kapasitas Jalan. Kecepatan Arus Bebas. Kinerja Jalan. Volume Lalu Lintas ABSTRACT Traffic congestion due to traffic volume roads nearing capacity, level of service which can be seen from the degree of saturation (D. Ds = VIC. Ideally, the value of V/C < 0. From visual observations writer, has often traffic congestion in the city field especially in the hours of summit especially on certain roads. For the survey data collection for I week, this final data analysis refers to methods Indonesian Highway Capacity Manual (AKJI, 1. , which uses field data in the form of traffic volume, road capacity and side friction factor. From the survey results generated for first week in the know the highest average vehicles/hour occurred at 17:00 to 18:00 pm is 2165 vehicles/hour, with a total volume of vehicles at 17:00 to 18:00 pm at 15447. Junior/Hour. While the average speed is 49 km/hour. To the side barriers figures show very low (VL) by 83 weight incident/ hour/ week. For the degree of saturation (D. obtained V/C, ratio of 0. 8 with a level of service (LOS) C is stable but the current average travel speed down to 30 Km/Hour. Keywords: Free Flow Speed. Highway Capacity. Road Performance. Volume of Traffic Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 11 No. 1 Tahun 2023 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 lintas mulai tidak stabil, kecepatan operasi menurun relatif cepat akibat hambatan yang timbul dari kebebasan bergerak relatif kecil. Pada kondisi ini nisbah volume kapasitas lebih besar atau sama dengan 0,8 (V/C O 0,. Jika LOS (Level Of Servic. sudah mencapai E, aliran lalulintas menjadi tidak stabil sehingga terjadilah tundaan berat, yang disebut dengan kemacetan lalulintas. PENDAHULUAN Simpang jalan merupakan tempat teriadinya konflik lalu lintas. Volume lalu lintas yang dapat ditampung jaringan jalan ditentukan oleh kapasitas simpang pada jaringan jalan tersebut. Kinerja suatu simpang merupakan faktor utama dalam menentukan penanganan yang paling tepat untuk mengoptimalkan fungsi simpang. Parameter yang digunakan untuk menilai kinerja suatu simpang tak bersinyal mencakup, kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian. Masalah-masalah perkotaan dapat dibagi menjadi dua unsur mencukupi kebutuhan, dan unsur manusia masih rendahnya kesadaran pengemudi sebagai pengguna jalan sehingga, mengakibatkan Kondisi lalu lintas diwarnai oleh kepadatan yang tinggi terutama pada persimpangan , sebab dipersimpangan terdapat masalah konflik pergerakan Besarnya arus lalulintas kurang didukung dengan kapasitas simpang. Dengan kata lain kapasitas simpang yang ada sudah ti dak s eb an di n g de ngan ken daraan, sehi n gga menggakibatkan kemacetan pada ruas-ruas jalan utama. Karakteristik Volume Lalu-Lintas Diantara istilah perlalu-lintasan dikenal lalulintas harian rata-rata (LHR) atau ADT (Average Dayly Traffi. yaitu jumlah kendaraan yang lewat secara rata-rata sehari . pada suatu ruas tertentu, besarnya LHR akan menentukan dimensi penampang jalan yang akan dibangun. Volume lalu lintas ini bervariasi besarnya tidak tetap, tergantung waktu, variasi dalam. sehari, seminggu maupun sebulan dan setahun. Didalam satu hari biasanya terdapat dua waktu jam sibuk yaitu pagi dan sore hari. Tapi ada juga jalanjalan yang mempunyai variasi volume lalu lintas agak merata. Volume lalu lintas selama menampung lalulintas. Untuk menghitung volume lalulintas perjam pada jam-jam puncak arus sibuk, agar dapat menentukan kapasitas jalan maka data volume kendaraan arus lalulintas . er 2 arah tota. harus diubah menjadi satuan mobil penumpang (SMP) dengan menggunakan ekivalen mobil penumpang. Ekivalen mobil penumpang (EMP) untuk masing-masing tipe kendaraan tergantung pada tipe jalan dan arus lalulintas total dinyatakan dalam, 1 jam. Semua nilai SMP untuk kendaraan yang berbeda berdasarkan koefisien Ekivalen Mobil Penumpang (EMP). STUDI PUSTAKA