EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 53-58 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/p3m/index PELATIHAN LITERASI DIGITAL PADA KELOMPOK PEREMPUAN FATAYAT NU SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG Filzatun Nafsi1 . Retno Intan Kuswari 2. Ly Ana Rojil3 STAI KH. Muhammad Ali Shodiq 1 . STAI KH. Muhammad Ali Shodiq 2. STAI KH. Muhammad Ali Shodiq3 nafsifilzatun@gmail. com , intanretno900@gmai. com 2, lyanarojil@gmail. Abstrak: Perempuan merupakan bagian penting suatu bangsa dan harus memiliki kecerdasan literasi Saat ini, kemajuan peradaban bangsa menekankan pada penguasaan literasi digital dalam segala aspek kehidupan, terutama peningkatan kualitas literasi digital para perempuan. Begitu besar andil perempuan dalam pembangunan generasi penerus bangsa, ditengah-tengah berbagai hambatan yang dihadapi, seperti masih rendahnya kualitas pengetahuan dan keterampilan perempuan karena rendahnya tingkat pendidikan. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan jenis pengabdian melalui pelatihan, penyuluhan dan pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manfaat pelatihan digital di dalam masyarakat perdesaan dalam meningkatkan literasi teknologi. Hasil dari penelitian ini, ibuAeibu yang tergabung dalam jamaah fatayat NU menjadi lebih mengerti tentang arti literasi digital, mempraktekkan pengetahuanya terhadap literasi digital dan lebih berhati-hati dalam mencari informasi melalui platform digital. Kata Kunci: Literasi Digital. Fatayat. Teknologi Abstract: Women are an important part of the nation and must have digital literacy. In this era, the progress of national civilization emphasizes the mastery of digital literacy in all aspects of life, especially improving the quality of women's digital literacy. Women play a great role in developing the next generation in the country, amidst various obstacles they face, such as the low quality of women's knowledge and skills due to low levels of education. The community service approach uses types of service through training, counseling, and This research aims to find out the benefits of digital training in rural communities in increasing technological culture. As a result of this research, the women who are members of the Fatayat NU have a better understanding of the meaning of digital literacy, put their digital literacy knowledge into practice, and become more careful in searching for information through digital platforms. Keywords: Digital Literacy. Fatayat. Technology Pendahuluan Di era revolusi 4. 0 atau yang dikenal dengan revolusi digital, semua informasi dapat diperoleh dengan cepat dimana saja dan kapan saja. Kebebasan memperoleh informasi tentunya memiliki dampak positif maupun negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah kemudahan mencari informasi namun tidak disertai kecakapan dalam mengelola informasi tersebut. Masyarakat perlu dibekali edukasi untuk literasi digital dengan baik dan benar agar masyarakat bisa memilah informasi atau berita yang benar. Literasi digital adalah kemampuan dan kecakapan dalam mengelola media digital, peralatan digital atau jaringan dalam menemukan, melakukan evaluasi, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab dalam membina hubungan Filzatun Nafsi. Retno Intan Kuswari. Ly Ana Rojil 53 EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 53-58 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x komunikasi dalam kehidupan sehari-hari1. Literasi digital dapat berarti mengetahui berbagai macam teknologi, dapat mengaplikasikan teknologi tersebut, dan mengetahui dampak terhadap diri sendiri dan orang lain2. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa literasi digital adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan Perempuan sebagai tokoh penting di dalam keluarga seharusnya adalah tokoh yang paling paham dan memiliki kemampuan literasi digital yang cukup, karena dia akan banyak melakukan proses information sharing baik dilingkungan keluarga, lingkungan pergaulan maupun di lingkungan kerjanya3. Perempuan sebagai komponen penting bangsa, harus memiliki kecerdasan literasi digital agar berhasil menavigasi masa depan ruang digital mereka. Peran perempuan sebagai sumber informasi bagi keluarga dan masyarakat sangat esensia4. Fatayat NU merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang bergerak sebagai bentuk perhatian kepada para kaum perempuan. Usia keanggotaan Fatayat NU dibatasi maksimal 40 tahun. Anggota pada organisasi ini merupakan perempuan-perempuan yang tergolong masih produktif. Begitu besar andil perempuan dalam pembangunan generasi penerus bangsa, ditengah-tengah berbagai hambatan yang dhadapi, seperti masih rendahnya kualitas pengetahuan dan keterampilan perempuan karena rendahnya tingkat Selain itu, sistem sosial dan sistem budaya yang masih menjadi penghalang perempuan dalam berkiprah. Survey APJII (Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesi. menunjukkan bahwa di Indonesia penetrasi pemanfaatan internet pada tahun 2023 telah mencapai 78,19 persen atau menembus 215. 156 jiwa dari jumlah penduduk sebanyak 275. 901 jiwa, jadi mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1. 17 persen. Peningkatan ini kemungkinan besar masih didorong dengan penggunaan internet yang semakin tinggi, yang semakin dibutuhkan oleh masyarakat5. Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk menyampaikan pentingnya literasi digital pada perempuan Fatayat NU di kecamatan Sumbergempol. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perempuan generasi muda terutama dibawah naungan Fatayat NU dalam penggunaan literasi digital dalam kehidupan sehari- hari. Kemdikbud. Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Naufal. Literasi Digital. Perspektif, 1. , 195Ae202. https://doi. org/10. 53947/perspekt. Rizki Hidayat. Flora Meliana Siahaan. Amalliah, & RR Roosita Cindrakasih. Pelatihan Pemanfaatan Media Digital dalam Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia Fatayat NU PAC Cipondoh. Pengabdian Sosial, 4. , 122Ae129. https://doi. org/10. 32493/pbs. Veranita. Literasi Digital dan Perempuan. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 2. , 27Ae33. Ibid. 27Ae33. Filzatun Nafsi. Retno Intan Kuswari. Ly Ana Rojil 54 EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 53-58 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Metode Pengabdian Kepada Masyarakat Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan jenis pengabdian melalui pelatihan, penyuluhan dan pendampingan. Pelatihan dan penyuluhan dilakukan dalam waktu satu hari pada 25 November 2024. Sedangkan untuk pendampingan disesuaikan dengan kondisi di lapangan yakni sampai tanggal 29 November 2024. Pengabdian dilakukan di jamaah Fatayat NU Sumbergempol, tepatnya di desa Mirigambar. Proses pengabdian yang menjadi objek adalah ibu-ibu Fatayat NU Sumbergempol yang berada di desa Mirigambar dengan jumlah 45 orang, diketuai oleh Ibu Nanim Sundari. Rentang usia mereka diatas 30 tahun sampai 42 tahun. Pada kelompok Perempuan, kelompok Fatayat NU masih pertama kali mendapatkan pelatihan literasi digital ini, sehingga antusias para anggota begitu besar dan disambut dengan baik. Adapun prosedur-prosedur atau langkah dalam pengabdian dilakukan dengan cara sebagai berikut: Dimulai dengan sosialisasi terkait dengan program pelatihan serta tujuan kegiatan Sasaran utama yakni para ibu yang sekaligus menjadi orang tua Mengenalkan program-program dalam pemilihan sumber informasi yang benar Memberikan penyuluhan tentang etika dalam penggunaan teknologi secara bijak Mendampingi dalam melaksanakan program kegiatan Melakukan laporan dan publikasi kegiatan pengabdian Hasil dan Pembahasan Kegiatan pelatihan literasi digital difokuskan pada penggunaan gadget untuk pemilihan platform. Dalam memilih platform, pengabdi memberikan beberapa platform yang lebih sering di akses oleh jamaah fatayat NU sumbergempol seperti facebook, youtube maupun tiktok. Pemilihan platform yang tepat juga akan membantu para jamaah fatayat NU untuk lebih melek lagi terhadap literasi digital. Hal ini diharapkan akan membantu para ibu jamaah Fatayat NU lebih berkembang dalam pengolahan komunikasi dan informasi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, bahwa aspek berpikir kritis dalam literasi digital sangat penting, karena beragamnya informasi di internet dan kemudahan konten informasi diciptakan pengguna internet6. Pengetahuan literasi digital merupakan pemahaman dalam berpikir kritis untuk membaca, menulis dan memilah-milah secara cerdas atas informasi yang bersifat hoaks atau berita bohong pada media sosial serta mampu memahami informasi yang tersaji di internet sebagai media komunikasi baik secara implisit maupun eksplisit. Literasi digital yang cukup dikenal adalah keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menggunakan berbagai perangkat lunak aplikasi media digital. Mardina. Riana. Literasi Digital bagi Generasi Digital Natives. Conference: Seminar Nasional Perpustakaan & Pustakawan Inovatif Kreatif di Era Digital. Perpustakaan UNAIR. Surabaya Filzatun Nafsi. Retno Intan Kuswari. Ly Ana Rojil 55 EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 53-58 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x perangkat keras, seperti komputer, telepon seluler, dan teknologi internet, kemampuan untuk secara kritis memahami konten media digital dan aplikasinya, dan pengetahuan dan kapasitas untuk menciptakan isi media dengan teknologi digital7. Berdasarkan analisis dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, literasi digital juga berperan sebagai alat untuk penggerak perempuan melalui kelompok Fatayat. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh kelompok Fatayat NU, anggota mampu menyelesaikan kegiatannya dengan mudah seperti kordinasi dalam melakukan kegiatan, kordinasi tentang perencanaan kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan zaman dan juga kordinasi untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Ada beberapa perbedaan sebelum dilaksanakan kegiatan dan pengabdian di jamaah Fatayat NU Sumbergempol, diantaranya: Tabel 1. Perbedaan Sebelum Dan Sesudah Pengabdian Aspek Pembeda Sebelum Pelatihan Setelah Pelatihan Platform yang sering Website informasi parenting dan Facebook dan tiktok berita akurat Infotainment Tutorial memasak Channel youtube yang Make up Channel Kesehatan sering dibuka Mode terkini Permainan kreatifitas anak Platform untuk menulis Facebook. WhatsApp Blog/Website Setelah pelatihan dan penyuluhan selesai. Langkah selanjutnya adalah Pada kegiatan pendampingan ini diharapkan para ibu mampu mengoperasikan gadget dengan baik dan benar. Pemilihan platform dan informasi juga lebih luas cakupannya. Setelah itu, para ibu jamaah didorong untuk berlatih secara mandiri sehingga mereka mampu menerapkan keterampilan dan kreatifitasnya. Maka ibu-ibu Fatayat secara keilmuan semakin berkembang. Dalam masa pendampingan ini penulis melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk mengetahui sejauh mana dampak pelatihan literasi digital yang telah Pada kesempatan berikutnya penulis juga akan melakukan pelatihan tahap kedua untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para ibu fatayat NU Sumbergempol terutama dalam bidang literasi digital. Novianti. , & Fatonah. Literasi Media Digital di Lingkungan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16. , 1Ae14. Filzatun Nafsi. Retno Intan Kuswari. Ly Ana Rojil 56 EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 2. Nomor 1. Desember 2024. Halaman 53-58 E-ISSN 3062-7680. P-ISSN x-x Gambar 1. Dokumentasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesimpulan Pelatihan literasi digital memberikan banyak sekali manfaat tehadap masyarakat terutamanya untuk kaum perempuan. Dengan kemampuan literasi digital yang sudah dimiliki, maka perempuan akan berperan besar terhadap kualitas penerus generasi Para perempuan ataupun ibu Ae ibu dalam mencari informasi di platform digital lebih selektif dan tidak mudah untuk termakan hoax. Kegiatan pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi digital di kalangan jamaah fatayat NU yang berada di desa Mirigambar yang akhirnya akan berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat di era Peran Fatayat NU juga akan semakin membuat perempuan lebih bijakdan sadar dalam memanfaatkan teknologi ke arah yang lebih positif. Daftar Pustaka