Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2024 https://journal. id/index. php/pepadu/index PENGENALAAN ALAT TANGKAP IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENJAGA KELESTARIAN HAYATI BIOTA DI DESA CEMARA Septiana Dwiyanti*. Bagus Dwi Hari Setyono. Sahrul Alim. Andre Rachmat Scabra. Yuliana Asri Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Mataram Jl. Pendidikan No. 32 Mataram 83115 Nusa Tenggara Barat *Korespondensi : antiseptiana@unram. Artikel history : Received Revised Published : 28 Maret 2024 : 15 April 2024 : 30 April 2024 DOI : https://doi. org/10. 29303/pepadu. ABSTRAK Penangkapan ikan tidak hanya tentang upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan mata pencaharian saja, namun menjadi lebih kompleks pada masalah Sosial. Perkonomian, hingga kelestarian lingkungan. Perhatian lebih pada aktifitas penangkapan ikan agar keberlanjutannya dapat dipastikan. Melalui pengenalan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan kepada anakanak di desa Cemara Kecamatan Lembar. Pemilihan peserta usia dini pada penyuluhan ini diharapkan anak-anak tersebut yang merupakan generasi masa depan lebih perduli dan menjaga kelestarian kelestarian hayati biota sekitar mereka . Kegiatan ini melibatkan anak anak usia 10-12 tahun sebanyak 30 anak. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan pada tanggal 5 Juni 2024 Pukul 15. 00 Wita sampai selesai bertempat di Desa Cemara Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dengan pendekatan terhadap anak anak. Metode kegiatan ini dimulai dengan pendekatan parsipatif, demonstrasi lapangan,pemberian informasi,kaloborasi dan monitoring evaluasi. Hasil penyuluhan penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan di desa Cemara menunjukkan peserta sangat antusias dengan kegiatan ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari Suasana kegiatan penyuluhan ini berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan Berdasarkan hasil diskusi diketahui bahwa peserta penyuluhan banyak mengetahui jenis alat tangkap namun tidak banyak mengetahui alat tangkap tersebut tergolong alat tangkap yang ramah lingkungan atau tidak ramah lingkungan. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa Cemara Kecamatan Lembar bahwa k egiatan ini telah menambah wawasan, pengetahuan dan informasi bagi peserta terkait alat tangkap ikan ramah lingkungan yang ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan keaktifan peserta. Kata kunci: Alat tangkap. Desa Cemara. Penyuluhan. Ramah lingkungan PENDAHULUAN Aktifitas penangkapan ikan telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia selama ribuan tahun. Saat ini topik penangkapan ikan tidak hanya tentang upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan mata pencaharian saja, namun menjadi lebih kompleks pada masalah Sosial. Perkonomian, hingga kelestarian lingkungan. Perhatian lebih pada aktifitas penangkapan ikan agar keberlanjutannya dapat dipastikan. Menurut Hehanussa et al. bahwa Perikanan tangkap yang berkelanjutan adalah kegiatan penangkapan sumberdaya laut tanpa mengganggui kelestarian organisme lain. Aktifitas penangkapan ikan tidak terlepas dari Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2024 https://journal. id/index. php/pepadu/index jenis alat tangkap yang digunakan. Alat tangkap ikan adalah perangkat yang digunakan untuk menangkap ikan dan organisme laut lainnya. Alat tangkap yang digunakan bervariasi mulai dari yang sederhana seperti jaring dan pancing, hingga yang lebih kompleks seperti trawl dan perangkap (Matriadi et al. Setiap jenis alat tangkap memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masingmasing, yang mempengaruhi efisiensi penangkapan, dampak ekologis, serta implikasi sosialekonomi bagi komunitas nelayan. Hal ini sependapat dengan Wanimbo et al. menyatakan ktivitas penangkapan dengan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, seringkali berdampak negative terhadap habitat hidup berbagai biota Pilihan alat tangkap yang tepat dan praktik penggunaannya sangat menentukan keberlanjutan sumber daya ikan dan kesehatan ekosistem laut. Ekosistem laut menyediakan sumberdaya alam yang baik yang dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu langkah solutif untuk mengurangi kerusakan habitat hidup biota perairan adalah dengan penerapan jenis alat tangkap ramah lingkungan. Desa Lembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat merupakan Desa yang berada di sekitar laut selat lombok. Desa lembar selatan memiliki hamparan mangrove, pantai dan tambak ikan. Potensi tersebut membuat sebagian besar aktifitas ekonomi masyarakatnya berkaitan dengan laut seperti nelayan, pembudidaya ikan tambak, pedagang di sekitar pantai atau penyedia jasa wisata pantai. Kondisi ini juga tentu membuat anak-anak di Desa Lembar Selatan akrab dengan laut dan aktifitas perikanan termasuk penangkapan ikan. Kelestarian lingkungan harusnya disadari sebagai tanggung jawab bersama. Masyarakat harus mengetahui bahwa aktifitas-aktifitas penangkapan ikan yang tidak bijak justru dapat memberikan dampak negatif bagi ekosistem laut yang merupakan potensi utama Desa setempat. Kekhawatiran terhadap ketersediaan dan keberlanjutan sumberdaya perikanan kedepannya melatarbelakangi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini difokuskan pada kelompok anak usia 10-12 tahun melalui kegiatan pengenalan alat tangkap ikan yang ramah Sehingga diharapkan dengan mengenal alat tangkap yang ramah lingkungan yang di gunakan di lingkungan tempat tinggal mereka dapat membantu menjaga melestarikan hayati biota di desa Cemara. METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan di Desa Cemara Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dengan target atau sasaran adalah anak-anak usia 10-12 tahun. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut adalah melalui beberapa pendekatan sebagai berikut : Pendekatan Partisipatif . Menghimpun informasi awal terkait jenis atau nama alat tangkap yang diketahui peserta. Menyajikan contoh-contoh alat tangkap ramah lingkungan Demostrasi Lapangan Memperlihatkan atau memperagakan cara penggunaan alat tangkap ramah lingkungan secara langsung dan melalui audio visual Pemberian Informasi Membagikan materi yang menjelaskan manfaat dan cara penggunaan alat tangkap ramah Kemitraan dan Kolaborasi Melibatkan organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang konservasi laut untuk mengadakan program penyuluhan bersama. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2024 https://journal. id/index. php/pepadu/index Monitoring dan Evaluasi Melakukan evaluasi untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan setelah HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penyuluhan penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan di desa Cemara menunjukkan peserta sangat antusias dengan kegiatan ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari peserta. Hal ini juga menunjukkan bahkan adanya kegiatan penyuluhan tersebut memberikan keingintahuan dan informasi lebih lanjut dari penggunaan alat tangkap yang ramah Peserta pada penyuluhan ini berjumlah 30 anak dari usia 10-12 tahun yang memang tinggal, beraktivitas dan bermain di daerah pesisir desa Cemara. Kecamatan Lembar. Pemilihan peserta usia dini pada penyuluhan ini diharapkan anak-anak tersebut yang merupakan generasi masa depan lebih perduli dan menjaga kelestarian kelestarian hayati biota sekitar mereka. Suasana kegiatan penyuluhan ini berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan akrab. Materi yang diberikan berupa pengenalan alat tangkap, jenis alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan serta sebab dan akibat penggunaan alat tangkap baik yangramah lingkungan mau syarat alat tangkap yang ramah lingkungan. Bahasa penyampaian materipun disesuaikan dengan usia peserta yang masih kanak-kanak sehingga penggunaan bahasa yang digunakan adalah bahasa yang mudah dimengerti serta sederhana selain itu sesekali pemateri melontarkan bahasa Sasak selain bahasan Indonesia yang sering digunakan untuk berkomunikasi sehingga membuat interaksi lebih akrab. Hal ini dimaksudkan agar komunikasi lebih efektif dan efisien. Penggunaan alat tangkap di desa Cemara bukanlah hal yang bagi anak -anak disekitaran daerah tersebut. Penggunaan alat tangkap bahkan sejak kecil sudah diperkenalkan oleh orang tua mereka, karena sebagian besar anak-anak pesisir desa Cemara berasal dari orang tua yang berprofesi sebagai nelayan. Namun masih banyak diantara mereka tidak mengetahui alat tangkap yang ramah llingkungan atau tidak ramah lingkungan. Menurut Mulyani et al. nelayan adalah orang yang memiliki mata pencaharian dengan menangkap ikan di laut bukan di pelihara di tambak atau bukan budidaya ikan. Aktivitas penangkapan biasanya menggunakan alat tangkap. Alat tangkap merupakan alat untuk menangkap ikan baik di perairan darat maupun laut (Nurfadilah,2. Penggunaan alat tangkap, sangat mempengaruhi hasil penangkapan Menurut Rukha et al. penangkapan ikan sangat dipengaruhi oleh teknologi alat penangkapan ikan hal ini juga didukung Nurjannah et al. menyatakan bahwa jumlah ikan yang dihasilkan dalam satu kali penangkapan sangat rendah atau melimpah sangat dipengaruhi oleh penggunaan alat tangkap. Selain itu penggunaan alat tangkap akan mempengaruhi jenis biota yang akan di tangkap. Menurut Kurnia . jenis hasil tangkapan dipengaruhi oleh penggunaan alat tangkap yang digunakan. Penggunaan alat tangkap pun memiliki jenis yang berbeda. Siregar et al. menyatakan jenis alat tangkapa terdiri dari jenis alat tangkap yang ramah lingkungan dan yang tidak ramah lingkungan. Devina dan Panggabean . operasi penangkapan ikan menggunakan alat tangkapa ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan dapat menimbulkan dampak yang berbeda tehadap lingkungan. Penggunaan alat tangkap ramah lingkungan berlandaskan untuk perikanan berkelanjuran sedangkan pengguanaan alat tangkap tidak ramah lingkungan dapat berdampak overfishing. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2024 https://journal. id/index. php/pepadu/index Gambar 1. Kegiatan penyuluhan Berdasarkan hasil diskusi diketahui bahwa peserta penyuluhan banyak mengetahui jenis alat tangkap namun tidak banyak mengetahui alat tangkap tersebut tergolong alat tangkap yang ramah lingkungan atau tidak ramah lingkungan. Tuasikal . menyatakan bahwa alat tangkap ramah yang lingkungan merupakan alat tangkap yang tidak memberikan dampak negatif terhadap lingungan dimana alat tangkap tesebut tidak merusak dasar perairan serta kontribusinya terhadap polusi yang menganggu biodiversity. Jenis alat tangkap pancing . ook and lin. ,jaring insang . , jala . ast ne. , termasuk alat tangkap yang banyak digunakan orang tua peserta yang berprofesi sebagai besar nelayan. Menurut Thenu . alat tangkap berupa pancing dan jaring merupakan kriteria alat tangkap yang memiliki nilai tertinggi dalam katagori sangat ramah lingkungan dengan kriteria aman bagi nelayan tidak merusak habitat disekitar penangkapa. Hal ini menunjukkan bahwa alat tangkap yang digunakan nelayan yang merupakan bagian keluarga peserta merupakan alat tangkap yang tergolong ramah lingkungan. Kegiatan penyuluhan ini juga mengenalkan jenis alat-alat tangkap yang ramah lingkungan dengan menggunakan bantuan media audio visual. Hal ini dilakukan agar menarik perhatian peserta yang masih berusia dibawah umur. Menurut Wirawan et al. Intervensi penyuluhan dengan media audio visual merupakan salah satu metode yangdapat dilakukan sebagai upaya untuk merangsang masyarakat agar mampu menjadi inovator di lingkungan temapt tinggalnya. Respon peserta kegiatan sangat antusias melihat dan mendengar jenis alat tangkap yang ramah lingkungan hal ini dibuktikan dengan riuh tawa dan serta banyaknya pertanyaan yang menunjukkan rasa keingintahuan tentang jenis alat tangkap ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ramah lingkungan sangat penting untuk diterapkan dalam proses penangkapan ikan. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumberdaya ikan di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, penyuluhan melalui pengenalan tangkap yang ramah lingkungan memberikan mereka informasi lebih awal akan jenis serta manfaat alat tangkap ramah lingkungan. Selain itu pengenalan alat tangkap yang ramah lingkungan melalui penyuluhan diharapkan memberikan motivasi akan terus menjaga lingkungan biota hayati di desa Cemara pada anak-anak usia dini, dengan mengenalkan kebiasaan baik berupa alat-alat tangkapa ramah lingkungan yang didigunakan dalam menjaga lingkungan yang ada disekitar mereka. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa Cemara Kecamatan Lembar, bahwa kegiatan ini telah menambah wawasan, pengetahuan dan informasi bagi peserta terkait alat tangkap ramah lingkungan yang ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan keaktifan peserta. Saran dalam kegiatan pengabdian ini, menyediakan audio visual yang lebih baik dan lebih baik agar merangsang peserta untuk menyimak dengan baik. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2024 https://journal. id/index. php/pepadu/index TERIMAKASIH Terimakasih diucapkan kepada anak-anak serta masyarakat desa Cemara yang telah meberikan waktu dan fasiltas dalam kegiatan penyuluhan ini. DAFTAR PUSTAKA