AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Volume 1. Nomor 2. November 2021, 105-228 https://e-jurnal. id/index. Al-Khidmah/about/submissions Pengaruh Pelatihan Dan Pendampingan Akuntansi Terhadap Peningkatan Pemahaman Akuntansi Dalam Penyusunan Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus Pada UMKM Budi Mulya Desa Beraki. Ahmad Chuzairi1. Raja Hesti Hafriza2. Asrizal3 Karina Talia Putri4. Rahma Islamiati5. Dina Suci Hasanah Simanungkalit6 STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Indonesia Email Korespondensi: asrizal@stainkepri. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan sederhana bagi UMKM masih sangat diperlukan. Pelatihan dan pendampingan ini ditujukan bagi UMKM Budi Mulya yang berlokasi di Desa Berakit dengan jumlah anggota sebanyak 10 Pengabdian ini dilakukan secara langsung terhadap objek pengabdian yang akan dilakukan dengan menerapkan metode PAR (Participatory Action Researc. Data yang digunakan yaitu bersumber dari data primer . dan juga data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara dan hasil sebaran kuesioner kepada objek pengabdian serta dari studi literature dan keperpusA Hasilnya menunjukkan bahwa UMKM Budi Mulya Desa Berakit dalam menjalankan kegiatan usahanya belum memiliki AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 pencatatan akuntansi yang baik. Sebelum adanya pelatihan anggota UMKM belum memahami akuntansi, pembukuan dan penyuAsunan laporan keuangan sederhana namun setelah dilakuA kan pelatihan lebih dari sebagian anggota telah memahami dan menguasai praktek akuntansi, pembukuan dan penyususnan laporan keuangan sederhana. Kata Kunci: Akuntansi. Pembukuan. Laporan Keuangan. UMKM PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu kegiatan usaha yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, memberikan pelayanan ekonomi serta berperan dalam pemerataan dan meningkatkan pendapatan hal ini sesuai dengan tujuan UMKM menurut Undang-undang nomor 20 tahun 2008 yaitu untuk menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan. Agar pelaku usaha dapat mempertahankan kegiatan usahanya maka diperlukan pengelolaan keuangan yang baik, hal ini merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan agar pelaku usaha mengetahui secara pasti pengeluaran dan pemasukan dari kegiatan usahanya sehingga bisa memprediksi langkah-langkah yang harus dilakukan guna mempertahankan usaha. Permasalahan yang terjadi dan dialami langsung oleh pelaku usaha adalah kurangnya pemahaman mengenai cara melakukan pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan yang baik, sederhana dan mudah dipahami namun sesuai dengan standar keuangan yang berlaku. Pencatatan akuntansi yang benar merupakan salah satu tolak ukur perkembangan suatu kelompok usaha selain dari pada peningkatan omset pendapatan. Pencatatan akuntansi yang berhubungan dengan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan yaitu akuntansi keuangan (Fahmi, 2. Pelaku usaha masih kesulitan jika harus menggunakan akuntansi dalam kegiatan usahanya, hal ini dikarenakan belum adanya pedoman bahkan buku yang berfokus pada pengelolaan keuangan UMKM yang bisa Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi dijadikan acuan pelaku usaha untuk mempelajarinya. Adapun judul buku akuntansi untuk UMKM namun isinya seperti buku untuk akuntansi perusahaan besar. Banyak transaksi yang terjadi di UMKM yang tidak terdapat pada buku tersebut sehingga jika transaksi tersebut terjadi tidak dilakukan pencatatan, hal ini berdampak negatif bagi kinerja keuangan kegiatan usaha. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu diadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM dalam hal mengelola laporan keuangan dengan menggunakan akuntansi. Program pelatihan dan pendampingan dalam peningkatan pemahaman akuntansi, penyusunan pembukuan dan laporan keuangan sederhana pada UMKM melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat tersebut akan dilaksanakan pada UMKM Budi Mulya desa Berakit. Kecamatan Teluk Sebong. Kabupaten Bintan. Provinsi Kepulauan Riau. UMKM Budi Mulya saat ini hanya mencatat biaya operasional per produksi, mereka tidak memiliki buku besar yang memuat aliran kas masuk dan kas keluar, hal ini cenderung rentan akan kehilangan atau tercecernya lembar catatan biaya operasional per produksi, mengakibatkan pelaku usaha akan kesulitan untuk melakukan pembagian keuntungan serta tidak adanya bukti transaksi dan pencatatan selama satu kali produksi dan pelaku usaha juga tidak bisa melihat dan mengevaluasi kegiatan usaha yang dijalankannya ini apakah semakin maju atau malah hanya jalan ditempat, dikarenakan tidak adanya data yang bisa dilihat untuk dijadikan bahan evaluasi. UMKM Budi Mulya merupakan jenis usaha yang bergerak di bidang kuliner tradisional yaitu pembuatan kue kering yang dikenal dengan istilah kue apam. Pembuatan kue ini dilakukan oleh sekelompok ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok usaha bersama, dimulai dari pengumpulan modal usaha, pembuatan kue sampai pendistribusian juga dilakukan secara bersama-sama, yang pada akhirnya keuntungan yang didapat juga akan dibagi sama. Pembagian keuntungan dilakukan setiap selesai pendistribusian besaran keuntungan diperoleh sesuai dengan jumlah produk yang laku terjual. UMKM Budi Mulya ini sudah beroperasi sejak AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 tahun 2009 hingga sekarang, namun belum memiliki pembukuan yang rapi dan cenderung masih sangat tradisional, hal ini dikarenakan masih minimnya latar belakang pendidikan pelaku UMKM sehingga pemahaman terkait akuntansi, pembukuan dan pelaporan keuangan masih rendah. permasalahan ini yang menjadi perhatian kami dosen akuntansi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat pada UMKM Budi Mulya. KAJIAN TEORI Proses yang dilakukan untuk mengidentifikasi terkait pencatatan dan pelaporan seluruh transaksi atas suatu kejadian ekonomi pada entitas bisnis dapat dikatakan sebagai akuntansi (Yulius, 2. Proses pencatatan dan pelaporan atas kejadian ekonomi tersebut dinyatakan dalam suatu laporan keuangan. Laporan keuangan berdasarkan pada standar akuntansi keuangan terdiri atas 5 bentuk laporan yaitu Neraca. Laporan LabaRugi. Laporan Perubahan Modal. Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan (IAI, 2. Setiap laporan mengungkapkan informasi keuangan dan fungsi yang berbeda-beda (Warren et al. , 2. Laporan neraca menyajikan infomasi terkait asset, kewajiban dan modal yang dimiliki perusahaan. Laporan Laba-Rugi menyajikan informasi terkait pendapatan yang diterima dan beban yang digunakan perusahaan selama periode tertentu baik itu bulanan ataupun tahunan. Laporan Perubahan Modal menyajikan informasi terkait perkembangan modal yang dimiliki perusahaan. Laporan Arus Kas menyajikan informasi terkait arus kas keluar dan masuk selama periode tertentu. Catatan atas laporan keuangan menyajikan informasi tambahan yang perlu dijelaskan kembali secara detail. UMKM merupakan kelompok usaha yang dibangun dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat. UMKM merupakan entitas bisnis yang telah terbukti memiliki kekuatan terhadap berbagai macam krisis perekonomian. Payung hukum yang digunakan sebagai dasar UMKM yaitu Undang-undang No 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil dan Menengah. Yang dimaksud dengan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah adalah: . Usaha Mikro merupakan usaha individu atau usaha perorangan dengan total asset maksimal sebesar 50 juta rupiah dengan Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi jumlah omset maksimal 300 juta rupiah. Usaha Kecil merupakan kegiatan usaha yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan anak atau cabang perusahaan tertentu dengan total asset lebih besar dari 50 juta sampai 500 juta dengan total omset lebih besar dari 300 juta hingga 2,5 milyar. Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak atau cabang perusahaan yang kepemilikannya dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan total asset lebih besar dari 500 juta hingga 10 milyar dan total omset lebih dari 2. milyar hingga 50 milyar (Hamidah. Sejati, & Mujahidah, 2. METODOLOGI Pengabdian ini dilakukan secara langsung terhadap objek pengabdian yang akan dilakukan dengan menerapkan metode PAR (Participatory Action Researc. Data yang digunakan yaitu bersumber dari data primer . dan juga data sekunder untuk memperkuat hasil dari penelitian yang digunakan pada proses pengabdian. Data primer diperoleh langsung dari hasil wawancara dan hasil sebaran kuesioner kepada objek Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari studi literature dan keperpustakaan. Lokasi Pengabdian dipilih sesuai dengan kualifikasi keberlangsungan usaha . oing concer. , maka diperoleh salah satu kelompok usaha bersama (Kub. atau dikenal juga sebagai UMKM. UMKM yang dipilih yaitu Kube Budi Mulya berlokasi di Desa Berakit. Kecamatan Teluk Sebong. Kabupaten Bintan. Kepulauan Riau. UMKM ini terdiri dari 10 anggota sejak tahun 2009 hingga saat ini dengan jenis usaha produksi olahan makanan jajanan ataupun kue kering. Populasi dan sampel yang digunkan adalah seluruh anggota KUBE/UMKM Budi Mulya desa Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Jumlah anggota UMKM tersebut yaitu 10 orang dan seluruh anggota adalah perempuan. UMKM tersebut dipilih karena pada saat survey objek pengabdian di masa pandemi masih tetap melaksanakan operasional usahanya seperti biasa meskipun secara ekonomi terdapat penurunan. AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan metode PAR dalam program pengabdian kepada masyarakat berbasis program studi melituti kegiatan: Persiapan pengabdian yaitu membentuk Tim pengabdian, menetapkan tujuan, merancang desain kegiatan pengabdian, dan melakukan kunjungan awal. Sosialisasi kegiatan dilakukan di kantor Desa Berakit dalam rangka memperoleh izin dan dukungan perangkat desa berupa kontrak Perjanjian Kerjasama (PKS) desa binaan sebagai bentuk dasar hukum pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM khususnya pada KUBE (Kelompok Usaha Bersam. Budi Mulya desa Berakit. Tujuan dilakukan sosialisasi yaitu untuk menyampaikan desain rencana program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang terdiri dari sosialisasi, pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan UMKM. Pelatihan yang dilakukan yaitu memberikan pemahaman terkait apa itu akuntansi, penyusunan pembukuan sederhana dan laporan keuangan, tujuan dan manfaat pelaporan keuangan, serta meningA katkan kemampuan untuk mengolah dan menyusun laporan keuangan secara baik, sederhana dan mudah dipahami. Materi praktik penyusunan laporan keuangan akan membahas bentuk-bentuk laporaan keuangan sederhana baik itu laporan laba/rugi, laporan perubahan modal, neraca dan laporan arus kas. Tujuan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pembukuan serta penyusunan laporan keuangan UMKM. Pendampingan penyusunan pelaporan keuangan merupakan tindak lanjut setelah dilaksanakan pelatihan penyusunan laporan keuangan. Pendampingan ini dilakukan setelah program pengabdian kepada masyarakat dan juga sebagai bentuk apresiasi kepada UMKM Budi Mulya atas antusias dalam pelaksanaan pendampingan. Evaluasi kegiatan. Setelah kegiatan pelatihan dan pendampingan penyusunan pelaporan keuangan pada UMKM Budi Mulya di desa Berakit, maka akan dilaksanakan evaluasi kembali terhadap program pengabdian kepada masyarakat. Evaluasi akan dilakukan dengan Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi memberikan kuesioner sebagai pasca pelatihan. Tujuan dilaksanakan evaluasi tersebut adalah untuk menjawab pertanyaan apakah programprogram pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk pelatihan dan pendampingan dalam memberikan pemahanan akuntansi, penyusunan pembukuan keuangan sederhana dan penyusunan laporan keuangan UMKM telah memberikan manfaat dan mampu diterapkan oleh UMKM Budi Mulya di desa Berakait. Program pengabdian kepada masyarakat akan melaksanakan analisis terhadap peran pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan pemahaman akuntansi, penyusunan pembukuan sederhana dan penyusunan laporan keuangan UMKM sehingga tujuan pelatihan dan pendampingan dalam bentuk pengabdian tercapai. Tujuan pengabdian yaitu untuk menemukan pola penyusunan pembukuan dan laporan keuangan sederhana yang mudah untuk dipahami. Berikut gambar pendampingan yang dilakukan oleh tim: Gambar 1. Pendampingan penyusunan pembukuan Sumber: dokumen peneliti Hasil dari olah data kuesioner berdasarkan identitas responden dapat dilihat pada tabel. 1 dibawah ini: AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 Tabel. Data Responden Sumber: Data diolah Berdasarkan tabel data responden diatas dapat dilihat bahwa yang menjadi responden dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yaitu seluruh anggota UMKM Budi Mulya Desa Berakit. Usia responden berkisar antara 36-40 tahun dengan jumlah 8 orang dan usia 41 tahun keatas berjumlah 2 orang. Keseluruhan responden berjenis kelamin perempuan dengan masa kerja rata-rata mencapai 6-10 tahun. Tingkat pendidikan responden paling tinggi hanya tamatan SMP yang berjumlah 1 orang dan tamatan SD berjumlah 2 orang, sesangkan 7 orang responden lainnya tidak menempuh pendidikan formal . idak sekola. Dari hasil olah data rekapitulasi kuesioner pengabdian pra dan pasca pelatihan dan pendampingan peningkatan pemahaman akuntansi, penyusunan pembukuan dan laporan keuangan sederhana UMKM Budi Mulya Desa Berakit, maka diperoleh hasil sebagaimana yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi Tabel. Pra Pelatihan Akuntansi. Penyusunan Pembukuan Sederhana dan Penyusunan Laporan Keuangan Sumber: Data diolah Tabel. Pasca Pelatihan Akuntansi. Penyusunan Pembukuan Sederhana dan Penyususnan Laporan Keuangan Sumber: Data diolah Tabel. 2 dan tabel. 3 diatas menjelaskan bahwa tingkat pemahaman responden terhadap praktek akuntansi, pembukuan sederhana dan penyususnan laporan keuangan dari pra pelaksanaan pelatihan hingga pasca pelatihan telah mengalami peningkatan, dimana yang sebelumnya AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 tidak ada yang memahami dan menguasai akuntansi setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan lebih dari sebagian responden telah memahami dan menguasai praktek akuntansi, pembukuan sederhana dan penyususnan laporan keuangan. Hal ini sejalan dengan pengabdian yang dilakukan Muliani et al. , . Soraya et al. , . dan Kurniawati, et al . yang menjelaskan bahwa setelah melakukan pelatihan peserta pelatihan dalam hal ini adalah para pelaku UMKM lebih memahami pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Sebelum dilaksanakan pelatihan belum ada responden yang memahami akuntansi, setelah mengikuti pelatihan sebanyak 7 orang responden telah memahami akuntansi dengan tingkat persentase sebesar 70%, sedangkan untuk pemahaman penyusunan pembukuan sederhana dan penyususnan laporan keuangan mengalami peningkatan sebesar 50% dari sebelum dan setelah pelatihan. Mengingat para responden adalah ibu-ibu yang memang belum begitu terbiasa dengan model pencatatan akuntansi seperti ini, sehingga ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk bisa mengetahui akuntansi, pembukuan sederhana dan laporan keuangan. Berdasarkan hasil olah data tersebut juga diperoleh hasil bahwa keseluruhan responden sangat membutuhkan adanya pelatihan dan pendampingan praktek akuntansi, penyusunan pembukuan sederhana dan penyususnan laporan keuangan guna mempermudah dalam melihat progres usaha yang dijalankan. Pelatihan ini secara umum memberikan manfaat bagi responden, sangat membantu menambah wawasan dan pengetahuan responden mengenai akuntansi, pembukuan sederhana dan penyusunan laporan keuangan. FORMAT PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Jurnal Umum (General Journa. Ayat jurnal . ournal entr. adalah suatu buku harian tempat mencatat semua transaksi yang terjadi dalam perusahaan secara sistematis dan kronologis, pencatatan dilakukan berdasarkan bukti-bukti dengan menyebutkan rekening yang didebit dan dikredit. Prosesnya disebut menjurnal Contoh bentuk jurnal Umum Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi Tanggal Perkiraan & Ket Ref. Debit Kredit Ket: Lajur tanggal adalah untuk mencatat tanggal terjadinya transaksi. Lajur perkiraan dan Ket adalah untuk mencatat perkiraan yang di debit dan perkiraan yang di kredit, perkiraan yang di kredit dicatat agak menjorok ke dalam. Ket di tulis singkat dan jelas dari transaksi tersebut. Lajur Ref. (Referens. adalah untuk mengisi nomer perkiraan yang telah di pindahkan . ke buku besar pada perkiraannya masing-masing yang di lakukan setiap tanggal terjadinya transaksi. Lajur debit dan lajur kredit adalah besarnya angka yang seimbang antara debit dan kredit. Cara Mendebit dan Mengkredit Perkiraan adalah tempat untuk mencatat transaksi-transaksi yang sejenis, misalnya perkiraan kas untuk mencatat transaksi-tran berhubungan dengan kas. perkiraan piutang untuk mencatat transaksi-transaksi yang berhubungan dengan piutang saja. perkiraan perlengkapan, perkiraan utang dan perkiraan modal serta lain-lainnya. Untuk menentukan perkiraan mana yang di debit dan mana yang dikredit, maka penentuan rumus untuk menentukan mana yang di debit dan mana yang di kredit diambil dari rumus persamaan dasar akuntansi yaitu sebagai berikut: Rumus: Asset Expenses Prive = Liabilities OwnerAos Equity Revenue ( ) Debit ( ) Kredit (-) Kredit (-) Debit AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 Atau: Jenis Rekening Bertambah Berkurang Assets Debit Credit Saldo Debit Liabilities Credit Debit Credit OwnerAos Equity Credit Debit Credit Prive Debit Credit Debit Revenues Credit Debit Credit Expenses Debit Credit Debit Buku Besar (General Ledge. Buku besar . eneral ledge. adalah himpunan rekening-rekening yang saling berhubungan yang menggambarkan pengaruh transaksi terhadap per-ubahan harta, utang dan modal. Pemindahbukuan semua pos-pos jurnal ke buku besar disebut posting. Nama akun yang dipakai pada ayat-ayat jurnal harus sama dengan nama akun di buku besar. Bentuk skontro berlajur: Tgl Ket Ref. Debit Date Ket Ref. Kredit Bentuk skontro huruf T sederhana. Debit Kredit Neraca Saldo Neraca saldo . rial balanc. adalah kumpulan dari saldo-saldo yang ada pada setiap perkiraan dibuku besar dan jumlah dari kolom debit dan kolom kredit harus sama. Neraca saldo merupakan bagian dari rangkaian tahap dalam siklus akuntansi, maka neraca saldo disusun setelah proses pembuatan buku besar, dan hanya memindahkan saldo Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi total setiap akun ke dalam suatu daftar yang berisi empat buah kolom yang disebut neraca saldo. Laporan Perhitungan Laba Rugi (Income Statemen. Untuk menyusun laporan ini lihat lajur modal yaitu yang menambah . dan yang mengurangi . eban-beba. PRINCES Laporan Laba Rugi 31 Januari 20XX Pendapatan: Pendapatan Jasa Beban Operasi : Beban Gaji Beban Iklan Toatal Beban Operasi Laba Bersih x x x . x Laporan Perubahan Modal (Capital Statemen. Susunan laporan perubahan modal pada perusahaan perseorangan, terdiri dari modal pemilik awal ditambah penambahan investasi baru bila ada dan ditambah laba bersih atau dikurangi rugi bersih dan dikurangi prive, hasilnya modal pemilik akhir. Modal pemilik akhir dilaporkan dalam neraca. PRINCES Laporan Perubahan Modal 31 Januari 20XX Ny. Almira. Modal Januari, 1 20XX Investasi Laba Bersih Withdrawals Ny. Almira. Modal Januari, 31 20XX x x x x x Untuk susunan laporan perubahan modal pada perusahaan persekutuan, terdiri dari modal pemilik awal masing-masing ditambah penambahan investasi baru bila ada dan ditambah laba bersih atau AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 dikurangi rugi bersih . etelah laba/rugi diadakan pembagian laba/rugi sesuai dengan perjanjian awa. dan dikurangi prive hasilnya modal pemilik akhir. Modal pemilik akhir masing-masing dilaporkan dalam Misalkan contoh diatas bentuk perusahaan persekutuan dan perusahaan tersebut dimiliki oleh Tn. Daqar dan Tn. Udin, maka laporan perubahan modal seperti di bawah ini: Firma ABC Laporan Perubahan Modal 31 Januari 20XX. Ket Modal Januari, 1 20XX Investasi Laba Bersih Withdrawals Modal Januari, 31 20XX Daqar. Capital Rp. Rp. Rp. (Rp. Rp. Udin. Capital Rp. Rp. Rp. (Rp. Rp. Bila bentuk perusahaan perseroan, maka laporan perubahan modal tidak ada, yang ada adalah laporan perubahan laba tak dibagi . etained earning statemen. Laporan perubahan tidak dibagi susunannya adalah laba tidak dibagi awal ditambah laba bersih atau dikurangi rugi bersih dan dikurangi dividen, hasilnya laba tak dibagi akhir. Laba tak dibagi akhir akan dilaporkan dalam neraca yaitu dibawah modal saham. Contoh laporan perubahan laba tak dibagi seperti berikut ini. Misalkan contoh diatas bentuk perusahaan perseroan, maka laporan perubahan laba tak dibagi adalah: PT. ABC Laporan Laba Ditahan 31 Desember 20XX Retained earning January, 1 20XX Laba Bersih Dividens . Retained earning January, 31 20XX Rp. Rp. (Rp. Rp. Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi Neraca (Balance Shee. Untuk membuat neraca bentuk perusahaan perseorangan seperti soal diatas, maka lihat saldo angka-angka perkiraan yang ada diperA samaan dasar akuntansi pada bagian akhir dan disusun dalam bentuk sekontro seperti di bawah ini: Assets: PRINCES Neraca 31 Desember 20xx Liabilies & Equity: Kas Peralatan Utang Modal Total Aset Utang Modal Laporan Arus Kas . ash flo. Menurut PSAK No. Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas. Laporan arus kas merupakan revisi dari mana uang kas diperoleh perusahaan dan bagaimana mereka Laporan arus kas merupakan ringkasan dari penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan selama periode tertentu . iasanya satu tahun buk. Adapun bentuk laporan arus kas . ash flo. sebagai berikut: PT. ABC Laporan Arus Kas For the Month ended January, 31 20XX Cash flows from operating activities: A Penerimaan kas dari pelanggan A Pengeluaran kas untuk perlengkapan dan biaya-biaya A Pengeluaran untuk membayar hutang Arus kas bersih dari kegiatan operasional Cash flows from investing activities: A Pengeluaran kas untuk pembelian peralatan AL-KHIDMAH. Volume 1. Nomor 2. November 2021 A Arus kas bersih dari kegiatan investasi Cash flows from financing activities: A Penerimaan kas dari pemilik modal sebagai A Pengambilan kas untuk keperluan prive Arus kas bersih dari kegiatan keuangan/ Penambahan dari arus kas Saldo kas per 1 Januari 20XX Saldo kas bersih per 31 Januari 20XX PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan yang dipaparkan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa peran pelatihan dan pendampingan pada UMKM Budi Mulya mampu meningkatkan pemahaman dan skill akuntansi dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Hal ini dapat dilihat dari uji kuesioner pra pengabdian dan pasca pengabdian terdapat perubahan yang signifikan dari sebelumnya tidak paham apa itu akuntansi, pembukuan sederhana dan laporan keuangan sama halnya dengan penguasaan terhadap akuntansi, penyusunan laporan sederhana dan laporan keuangan juga mengalami perubahan meskipun belum signifikan berubah. Peningkatan pemahaman dan kemampuan anggota UMKM Budi Mulya belum mencapai pada titik maksimal meskipun sudah mengikuti beberapa tahapan pendampingan yaitu sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kendala diantaranya yaitu respoden/anggota UMKM yang mengikuti sosialisasi, pelatihan dan pendampingan berlatar belakang pendidikan yang rendah, kurangnya pelatihan dan pendampingan sebelumnya, usia lanjut . sia non-produkti. dan latar belakang pendidikan yang tidak memadai. Ahmad Chuzairi, dkk. Pengaruh Pelatihan dan Pendampingan Akuntansi Rekomendasi Dari hasil pembahasan yang telah dikemukakan diatas, pengabdian perlu dilakukan secara intensif melalui berbagai bentuk kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan dan pendampingan lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan keuangan dan inovasi usaha sehingga mampu bersaing secara global. Semakin meningkat pemahaman dan skill para UMKM dalam menyusun laporan keuangan maka akan semakin meningkatkan kepercayaan publik terkait keberlangsungan usaha UMKM seperti masyarakat sekitar, pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya dalam memberikan bantuan pendanaan . odal usah. Hal lain yang perlu dilakukan pengabdian selanjutnya yaitu meningkatkan metode dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis program studi sehingga tujuan pengabdian dapat dicapai. Pengabdian kepada masyarakat diharapkan juga dapat dijadikasn sebagai suatu sarana . untuk meningkatkan kemampuan dalam memanajemen UMKM sehingga dapat bersaing dengan entitas bisnis yang lebih besar. DAFTAR PUSTAKA