Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan ISSN 2721-8112 . Volume 6 Ae Nomor 1. Januari 2025, 1-11 ISSN 2722-4899 . https://doi. org/10. 37478/jpm. Open Access: https://e-journal. id/index. php/JPM/article/view/4958 EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE-SLIDESGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Mochamad Guntur1*. Amara Salsabilla2. Siti Sahronih3. Herisa Hardiyanti Sholeha4 1,2,3,4 Institut Prima Bangsa. Cirebon. Indonesia *Corresponding Author: Sejarah Artikel Diterima : 05/11/2024 Direvisi : 28/12/2024 Disetujui: 03/01/2025 Keywords: Problem Based Learning. Artificial Intelligence. Slidesgo. Problem-solving. Kata Kunci: Problem Based Learning. Kecerdasan Buatan. Slidesgo. Pemecahan gunturmath@gmail. Abstract. This study aims to examine the effectiveness and impact of the Problem Based Learning (PBL) model based on AI-Slidesgo on the mathematical problem-solving abilities of 5th-grade students at SD Negeri 1 Tuk and SD Negeri 1 Dawuan Cirebon for the 2023/2024 academic year. The effectiveness of this study is demonstrated by the increase in the average problem-solving ability of students in the 4 experimental classes, and the impact of this study is shown by the difference in the average problem-solving ability of students in the 4 experimental classes. This research is a quantitative study. Data collection techniques using interviews, tests, questionnaires, and documentation. The sample in this study consisted of 120 students. The collected data were analyzed using effectiveness test statistical analysis, namely the t-test and n-gain test. Hypothesis testing shows that the t-test results indicate a significant result < 0. 005, which means there is an improvement in students' mathematical problem-solving abilities. The n-gain test results show a gain in experimental class A of 0. 65 with a moderate category. experimental class B 0. 66 with a moderate category. experimental class C 0. 81 with a high category, and experimental class D 0. 73 with a high category. The results of the MANOVA test showed a significance value of 0. 000, where 0. 000 < 0. 05, indicating that the PBL model and slidesgo-based learning media have an effect on students' mathematical problem-solving Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan dan pengaruh pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis AI-Slidesgo terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas 5 SD Negeri 1 Tuk dan SD Negeri 1 Dawuan Cirebon Tahun Ajaran 2023/2024. Keefektifan pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada 4 kelas eksperimen, dan pengaruh pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan ratarata kemampuan pemecahan masalah siswa pada 4 kelas eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 120 siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji efektivitas yaitu uji-t dan uji n-gain. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hasil uji-t menunjukan hasil yang signifikan < 0. 005 yang berarti terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil uji n-gain menunjukkan gain pada kelas eksperimen A 0,65 dengan kategori sedang. kelas eksperimen B 0,66 dengan kategori sedang. eksperimen C 0,81 dengan kategori tinggi, dan kelas eksperimen D 0,73 dengan kategori Hasil uji manova didapat nilai signifikannya 0,000, dimana 0,000 < 0,05, maka model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo menunjukkan adanya pengaruh pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. How to Cite: Guntur. Salsabilla. Sahronih. , & Sholeha. EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE-SLIDESGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6. , 111. https://doi. org/10. 37478/jpm. Alamat korespondensi: Penerbit: Program Studi PGSD Universitas Flores. Jln. Samratulangi. Jl. Brigjend Dharsono No. Kertawinangun. Kedawung. Kelurahan Paupire. Ende. Flores. Cirebon. Jawa Barat 45153. gunturmath@gmail. primagistrauniflor@gmail. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam rangka membentuk SDM yang unggul karena pendidikan dapat membentuk potensi manusia yang luar biasa, baik secara intelektual maupun sosial. Sifat pendidikan seseorang juga mempunyai dampak langsung terhadap tingkat kemajuan suatu negara (Kartika et al. , 2. Kualitas sumber daya manusia Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 dalam hal ini, guru merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kemajuan pengalaman yang berkembang di sekolah dasar khususnya pendidik, siswa, dan fasilitas karena di tingkat sekolah dasar, kapasitas sebenarnya anak-anak berkembang dengan baik sehingga berdampak pada pembelajaran. kapasitas pada tingkat pembelajaran dan materi pembelajaran (Kosilah & Septian, 2. Untuk menjawab tantangan penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan menyambut generasi emas Indonesia pada tahun 2045, pendidik harus lebih imajinatif, kreatif, dan memotivasi dalam merancang kegiatan pendidikan berkualitas (Darman, 2. Untuk menciptakan kemajuan di bidang pendidikan, digitalisasi pendidikan diharapkan mampu membantu para penggiat pendidikan dalam melanjutkan pendidikan dan mengembangkan pengalaman secara adil dan Mengikuti perkembangan zaman, digitalisasi pendidikan diperkenalkan dan dilaksanakan agar pendidikan tetap dapat memberikan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan dan sasarannya (Marenden et al. , 2. Pembelajaran matematika bagi siswa sekolah dasar (SD) merupakan pengembangan mentalitas dalam memahami suatu kepentingan dan memikirkan hubungan antara implikasi Matematika dapat mempersiapkan siswa untuk menindaklanjuti berdasarkan pemikiran yang bijaksana, obyektif, mendasar, produktif dan sungguh-sungguh dalam menanggulangi permasalahan (Kurniawan et al. , 2. Hal ini, menjadikan keharusan model dan media pembelajaran matematika agar menjadi autentik dan lugas pada kegiatan yang menyenangkan (Sabarudin et al. , 2. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat dan kurangnya media pembelajaran yang dapat menonjol bagi siswa dan memudahkan siswa untuk menyelesaikan masalah matematis. Pemecahan masalah merupakan sesuatu yang wajib ada dalam mempelajari Pemecahan masalah adalah salah satu metode untuk menerapkan matematika dalam aktivitas sehari-hari dan mengatasi masalah matematis adalah bagian penting dari mempelajari matematika. Mengingat keadaan tersebut, guru harus memilih model dan media pembelajaran yang memudahkan siswa dalam memahami dan memecahkan masalah matematika. Karena kemampuannya dalam menyampaikan pesan kepada siswa secara interaktif, media interaktif berbasis multimedia atau situs website saat ini menjadi salah satu pilihan yang dimanfaatkan oleh para guru (Fitra & Maksum, 2. Saat ini, sudah banyak sekali platform maupun situs website yang terkomputerisasi sebagai media untuk belajar yang dapat digunakan oleh para guru dan siswa, salah satunya adalah Slidesgo (Purnama & Pramudiani, 2. Penggunaan model yang tepat juga sangat penting untuk lebih mengembangkan kemampuan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, salah satunya adalah model Problem Based Learning (PBL) (Kurniyawati et al. , 2. Model PBL merupakan model issue-situated yang membuat siswa menjadi dinamis dan berpikir fundamental dalam menangani permasalahan. Model PBL melibatkan siswa dalam proses pemecahan masalah di dunia nyata (Octaliani & Reinita, 2. Berdasarkan pembahasan telah dipaparkan, peneliti tertarik untuk melakukan suatu penelitian tentang model PBL dengan bantuan media pembelajaran berbasis slidesgo untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. Kemampuan pemecahan masalah adalah langkah atau metode tepat yang ditujukan untuk mengatasi suatu permasalahan. Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Kemampuan ini juga merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa (Hobri et al. , 2. Semakin baik kemampuan pemecahan masalah siswa, hal tersebut disebabkan oleh pengalaman pendidikan yang menarik (Anggraeni et al. , 2. Menurut Polya dalam (Veronica et al. , 2. , pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk mencari jalan keluar dari suatu kesulitan untuk mencapai tujuan yang segera dicapai. Problem Based Learning (PBL) adalah adalah suatu model pembelajaran yang dilatarbelakangi oleh isu-isu yang mendorong siswa untuk belajar dan bekerja membantu dalam kelompok untuk mendapatkan pengaturan, berpikir mendasar dan sistematis (Nainggolan et al. Model PBL merupakan suatu pendekatan dengan cara menghadapkan siswa pada suatu permasalahan/masalah yang akan diatasi atau diselesaikan secara konseptual masalah terbuka Copyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 dalam pembelajaran (Hotimah, 2. Dalam PBL, siswa didekati untuk mengenali, mengatasi permasalahan, dan memberikan jawaban sesuai kapasitasnya secara bebas, sehingga jawaban tidak datang dari guru (Rahmawati & Slow, 2. Model PBL merupakan model situasi isu yang membuat siswa menjadi dinamis dan berpikir fundamental dalam mengatasi permasalahan. Model melibatkan siswa dalam proses pemecahan masalah pada dunia nyata (Shofiyah & Wulandari, 2. Situs Slidesgo adalah salah satu situs yang bermanfaat, situs ini memudahkan kita dalam mengkases template-template yang menarik dalam bentuk powerpoint atau google slide. Situs Slidesgo adalah alat berbasis internet yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pembuatan Situs Slidesgo dapat diakses melalui laptop dan smartphone. Situs Slidesgo menawarkan berbagai manfaat, seperti antarmuka yang ramah pengguna, fungsionalitas berbasis web, fitur kolaboratif, dan desain yang unik. Selain kepraktisannya, situs Slidesgo memberikan peningkatan kenyamanan bagi siswa dan guru (Pertiwi, 2. Fasilitas yang diperkenalkan di situs ini sangat penting untuk diketahui karena dapat digunakan untuk kemajuan serta dapat dijadikan sebagai media pendidikan dimana saja (Wardah et al. , 2. Seiring berkembangnya zaman, perkembangan media pembelajaran juga mengalami perubahan yang signifikan. Media pembelajaran bertransformasi menjadi suatu bentuk media berbasis digital yang dapat digunakan oleh siswa di manapun dan kapanpun. Media pembelajaran didesain semenarik mungkin agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang baru dan menyenangkan. Sehingga pengembangan media pembelajaran dapat dilakukan dengan berbantuan Slidesgo (Choirudin et , 2. Penelitian ini akan memberikan kontribusi yang tinggi untuk siswa serta memberikan pengalaman yang belum pernah siswa dapatkan. Adanya Slidesgo memberikan kebermanfaatan untuk guru dalam membuat power point . yang menarik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji dan menganalisis perbedaan perlakuan antara yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) tanpa media pembelajaran, pembelajaran menggunakan media Slidesgo, pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Slidesgo pada setiap pertemuan, dan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Slidesgo. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design dengan pretest-posttest design only (Tabel . Tabel 1. Nonequivalent Control Group Design Dalam penelitian ini, siswa pada masing-masing kelas terlebih dahulu diberikan tes awal . (O1. O3. O5. terkait kemampuan pemecahan masalah matematis. Pretest dilakukan untuk melihat kemampuan awal siswa pada materi yang diujikan. Kemudian, siswa pada kelompok pertama (E. diberi pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) tanpa media pembelajaran (X. Siswa pada kelompok kedua (E. diberi pembelajaran menggunakan media Slidesgo (X. Siswa pada kelompok ketiga (E. diberi pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Slidesgo pada setiap pertemuan (X. Kemudian siswa pada kelompok keempat (E. diberi pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Slidesgo hanya 2x pertemuan (X. Setelah diberi perlakuan, siswa pada setiap kelas diberikan tes akhir . (O2. O4. O6. terkait kemampuan pemecahan masalah matematis. Populasi pada penelitian ini diambil dari 2 sekolah dasar di Kabupaten Cirebon yang terdiri dari SD Negeri 1 Dawuan dan SD Negeri 1 Tuk. Jumlah siswa SDN 1 Dawuan yaitu 302 siswa dan SDN 1 Tuk yaitu 500 siswa. Dengan total keseluruhan yaitu 802 siswa. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5A dan 5B SD Negeri 1 Dawuan Copyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 dengan jumlah 27 siswa pada masing-masing kelas, dan seluruh siswa kelas 5A dan 5B SD Negeri 1 Tuk dengan jumlah 33 siswa pada masing-masing kelas (Tabel . Nama Sekolah SD Negeri 1 Dawuan SD Negeri 1 Tuk Tabel 2. Sampel Penelitian Kelas Jumlah Jumlah Siswa 27 Siswa 27 Siswa 33 Siswa 33 Siswa 120 siswa Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Pada penelitian ini tes digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi keliling dan luas bangun datar. Teknik yang digunakan berupa tes uraian berbentuk soal cerita. Tes diberikan kepada keempat kelas dengan menggunakan alat tes yang sama dan hasil pengolahannya akan dilakukan untuk menguji kebenaran hipotesis penelitian. Tes diadakan pada waktu yang telah ditentukan yaitu sebelum pembelajaran . dan sesudah pembelajaran . Angket pada penelitian ini dibagi menjadi 3, yaitu mengetahui respon siswa terhadap penerapan model problem based learning, mengetahui respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran Slidesgo, dan mengetahui respon siswa terhadap penerapan model problem based learning menggunakan media pembelajaran Slidesgo. Angket yang digunakan dalam penelitian ini berisi 10 pernyataan dan diukur menggunakan skala likert yang mempunyai 4 alternatif jawaban, yakni sangat setuju (SS), setuju (S), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS). Penentuan skor skala likert pada pernyataan positif yakni SS = 4. S = 3. TS = 2, dan STS = 1, sedangkan pernyataan negatif diberi skor sebaliknya yaitu SS = 1. S = 2. TS = 3, dan STS = 4. Teknik analisis data menggunakan uji T. N-Gain. Manova. LSD. Uji t statistik dimaksudkan untuk menguji pengaruh secara parsial antara variabel bebas terhadap variabel terikat dengan asumsi bahwa variabel lain dianggap konstan, dengan tingkat keyakinan 95%. Uji Gain digunakan untuk mengetahui tingkat keefektifan dari sebuah perlakuan terhadap hasil yang diharapkan. Kriteria yang digunakan untuk menginterpretasikan nilai gain yaitu: Gain Ou 0,7 = tinggi, 0,3 O 0,7 = sedang. Gain < 0,3 = rendah. Uji manova pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan siginifikan secara statistik pada beberapa variabel yang terjadi secara serentak antara empat tingkatan dalam dua variabel. Uji manova pada penelitian ini untuk menguji hipotesis penelitian pertama yaitu terdapat pengaruh model PBL berbasis AI-Slidesgo terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan taraf signifikan a = 5%. Sehingga jika nilai signifikan . pada uji manova yang dianalisis menggunakan SPSS memiliki nilai signifikansi < a = 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis penelitian diterima. Uji LSD digunakan untuk menguji perbedaan-perbedaan pada setiap perlakuan agar dapat dibandingkan antar perlakuan satu dengan yang lainnya. Adapun kaidah penarikan kesimpulan hasil uji LSD sebagai berikut: Apabila nilai Sig > 0,05 maka tidak berbeda nyata . idak signifika. dan Apabila nilai Sig < 0,05 maka berbeda nyata . HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pretest dan posttest kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada keempat kelas disajikan pada Gambar 1, menunjukkan perolehan hasil nilai rata-rata pretest dan posttest, dari keempat kelas yang mendapatkan rata-rata nilai paling besar yaitu kelas eksperimen C dibandingkan kelas eksperimen lainnya. Kelas eksperimen C merupakan kelas yang menerapkan pembelajaran matematika menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 4x pembelajaran. Hasil yang diproleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen C memperoleh nilai 51,4 dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen C memperoleh nilai 86,9. Dengan melihat kenaikan nilai rata-rata tes pretest dan posttest paling besar terjadi pada kelas eksprimen C, maka penggunaan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 4x pembelajaran pada pembelajaran matematika materi keliling dan Copyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 luas bangun datar dikatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas 5 SD. Gambar 1. Diagram Nilai Rata-Rata Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Pengujian hipotesis menggunakan uji t Paired Sample Test untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah dilakukannya pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo. Hasil uji t disajikan pada Tabel 3. Perlakuan Model PBL (A) Slidesgo (B) Model PBL dan Slidesgo 4x (C) Model PBL dan Slidesgo 2x (D) Tabel 3. Hasil Uji T Nilai sig. Keterangan Diterima Diterima Diterima Diterima Berdasarkan Tabel 3, terlihat rata-rata selisih dari pretest dan posttest dengan dan nilai 0,000. Uji-t (Paired Sample Tes. , dikatakan terdapat perbedaan nilai yang signifikan antara data pretest dan posttest jika nilai sig. < 0,05, sedangkan jika nilai sig. > 0,05 maka tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara data pretest dan Dari hasil uji-t menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat selisih nilai pretest dan posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah dilakukan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo. Untuk mengetahui rata-rata peningkatan dari hasil nilai pretest dan posttest dilakukan uji peningkatan rata-rata (N-Gai. N-gain atau normalisasi gain diperoleh melalui perbandingan antara selisih hasil kemampuan pemecahan masalah pretest dan posttest dengan selisih antara skor maksimum ideal (SMI) dan pretest. Uji N-gain menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil kemampuan pemecahan masalah setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo seperti tertera pada Tabel 4. Ngain_Score Valid N . Tabel 4. Hasil Uji N-Gain Mean ,7174 Std. Deviation ,09044 Berdasarkan Tabel 4, hasil uji rata-rata (N-Gai. menunjukkan nilai rata-rata siswa adalah 0,717. Nilai N-Gain tersebut termasuk dalam kriteria tinggi. Hasil peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pretest dan posttest siswa dapat dilihat dalam bentuk diagram pada Gambar 2. Copyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 Gambar 2. Diagram Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Gambar 2 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil kemampuan pemecahan masalah dari nilai pretest dan posttest. Hasil peningkatan nilai rata-rata untuk kelas A yaitu 14,00. kelas B yaitu 20,97. kelas C yaitu 39,03. dan kelas D yaitu 37,00. Maka dari data tersebut menunjukkan adanya peningkatan paling tinggi pada kelas C yaitu kelas eksperimen dengan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo di setiap Dan dapat disimpulkan bahwa model dan media tersebut sangat efektif digunakan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Uji manova pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan siginifikan pada beberapa variabel yang terjadi secara serentak antara dua tingkatan dalam satu Uji manova pada penelitian ini untuk menguji hipotesis penelitian pertama yaitu terdapat pengaruh model PBL berbasis slidesgo terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan taraf signifikan a = 5%. Sehingga jika nilai signifikan . pada uji manova yang dianalisis menggunakan SPSS memiliki nilai signifikansi < a = 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis penelitian diterima. Tabel 5. Hasil Uji Manova Effect Intercept Pillai's Trace Wilks' Lambda Hotelling's Trace Roy's Largest Root Sig. Pada Tabel 5, menjelaskan bahwa uji perbandingan diambil dari rata-rata komponen kemampuan pemecahan masalah dengan perlakuan . elas A. D) terdapat uji statistik yakni pillaiAos trace, wilksAo lambda, hotelling trace, royAos larget root. Hasil dari perlakuan yang signifikan didapat nilai signifikannya 0,000, dimana 0,000 < 0,05, maka variabel bebas model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo menunjukkan adanya pengaruh pada variabel terikat . emampuan pemecahan masala. Uji LSD (Least Significant Differenc. pada penelitian ini digunakan untuk menguji perbedaan-perbedaan pada setiap perlakuan pada kelas eksperimen A, eksperimen B, eksperimen C, dan eksperimen D (Tabel . Pada Tabel 6 menunjukkan keseluruhan kelompok memiliki perbedaan yang signifikan karena p: 0. Hasil Uji LSD pada keempat kelas eksperimen dapat diketahui bahwa A-B, p: 0. 000 sehingga terdapat perbedaan pembelajaran menggunakan model PBL dengan pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis A-C, p: 0. 000 sehingga terdapat perbedaan pembelajaran menggunakan model PBL dengan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 4x pembelajaran. A-D, p: 0. 000 sehingga terdapat perbedaan pembelajaran menggunakan model PBL dengan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 2x pembelajaran. B-C, p: 0. 000 sehingga terdapat Copyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 perbedaan pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis slidesgo dengan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 4x B-D, p: 0. 000 sehingga terdapat perbedaan pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis slidesgo dengan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 2x pembelajaran. C-D, p: 0. 000 sehingga terdapat perbedaan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 4x pembelajaran dengan pembelajaran menggunakan model PBL dan media pembelajaran berbasis slidesgo selama 2x pembelajaran. Kelompok Kelas A-B A-C A-D B-C B-D C-D Tabel 6. Hasil Uji LSD Keterangan Adanya perbedaan signifikan Adanya perbedaan signifikan Adanya perbedaan signifikan Adanya perbedaan signifikan Adanya perbedaan signifikan Adanya perbedaan signifikan Angket dalam penelitian ini digunakan sebagai penguatan dalam pembelajaran yang telah dilakukan dengan model PBL berbasis slidesgo. Data angket terbagi dalam 4 kelas eksperimen, yaitu kelas A . enggunaan model PBL), kelas B . enggunaan media pembelajaran berbasis slidesg. , kelas C . enggunaan model PBL berbasis slidesgo pada 4x pembelajara. , dan kelas D . enggunaan model PBL berbasis slidesgo pada 2x pembelajara. Kelas Tabel 7. Hasil Respon Siswa Skor (%) Keterangan Respon Baik Respon Baik Respon Sangat Baik Respon Sangat Baik Berdasarkan Tabel 7, dapat disimpulkan bahwa siswa pada kelas A merespon baik pembelajaran matematika menggunakan model PBL, siswa pada kelas B merespon baik pembelajaran matematika menggunakan media pembelajaran berbasis slidesgo, dan siswa pada kelas C dan D merespon sangat baik pembelajaran matematika menggunakan model PBL berbantuan media pembelajaran berbasis slidesgo. Hasil respon siswa secara keseluruhan dapat dilihat dalam bentuk diagram pada Gambar 3. Gambar 3. Diagram Rata-Rata Respon Siswa Penerapan model PBL berbasis slidesgo efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa idalam pembelajaran, siswa dibagi kedalam kelompokCopyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 kelompok, memberikan dampak positif pada diri siswa karena berani dalam mengutarakan pendapat dan kemampuan komunikasi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Amin et al. bahwa tutor sebaya berperan pada proses pembelajaran fisika, terutama dalam proses peningkatan pembelajaran dan pencapaian siswa pada kemampuan pemecahan masalah. Penyelesaian masalah menjadi lebih cepat, siswa berani mengutarakan pendapat. Hal ini menyebabkan siswa efektif dalam diskusi, dan bahasa yang digunakan dalam interaksi mudah dipahami antar siswa. Begitupun dengan penggunaan media pembelajaran pada penelitian ini sangat efektif karena menunjukkan peningkatan yang besar. Media pembelajaran menjadi aspek pendukung pembelajaran dalam menyalurkan materi agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Guntur et al. bahwa proses pembelajaran akan lebih menarik apabila didukung dengan penggunaan media yang interaktif. Terlebih di pelajaran matematika yang harus mengontekstualkan hal-hal abstrak menjadi Penerapan model pembelajaran problem based learning berbasis slidesgo dapat berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu dengan membiasakan siswa terlibat lebih aktif dan memecahkan sendiri permasalahan-permasalahan yang diberikan. Pada dasarnya PBL berfokus pada pemberian masalah kepada siswa supaya siswa terbiasa dengan masalah-masalah yang diberikan dan mampu menyelesaikannya dengan Dengan diterapkannya PBL ini siswa menjadi lebih aktif dan terbiasa menyelesaikan masalah yang diberikan dan mampu bekerja sama dengan teman-temannya agar mendapatkan solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah yang diberikan (Nugraheni & Sutama, 2. Hasil penelitian ini hampir sama dengan penelitian Ariani . dengan judul AuPenerapan pembelajaran berbasis masalah (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi cahaya dan alat optik pada siswa kelas Vi MTsN Rukoh Banda AcehAy menyatakan bahwa model problem based learning efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan adanya peningkatan n-gain sebesar 0,72 dengan kriteria tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dikarenakan adanya model PBL yang di dalamnya dilengkapi lembar kerja siswa, yang menjadikan siswa berlatih menyelesaikan permasalahan yang ada, menjadikan siswa lebih aktif dalam pembelajaran, dan aktif saat berdiskusi kelompok (Ariani, 2. Pada penelitian ini, respon siswa terhadap penggunaan model PBL berbasis slidesgo pada 4 kelas eksperimen seluruhnya mendapatkan respon siswa yang positif. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Azizah & Kuswanti . menjelaskan bahwa persentase siswa yang tertarik dengan pembelajaran PBL adalah 92,1 % artinya siswa juga memiliki respon positif terhadap pembelajaran PBL yang telah Tristanti & Hidayati . melaporkan bahwa respon siswa positif terhadap pembelajaran berbasis masalah dalam menyelesaikan soal cerita matematika melebihi kriteria keberhasilan yang diharapkan yaitu lebih dari atau sama dengan 75% yaitu 80,6%. Pambudi et . menjelaskan hasil penelitiannya bahwa siswa senang dengan pembelajaran berbasis masalah karena pembelajaran ini dapat mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol matematika, dapat bertukar pikiran dalam kelompoknya dan siswa dapat menyelesaikan masalah matematika tanpa harus guru menyelesaikan semua tetapi guru sebagai fasilitator. Demikian juga halnya Adiilah & Haryanti . model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap HOTS peserta didik. Berdasarkan hasil uji N-gain, terlihat perbedaan HOTS pada kelas eksperimen 0,62 sedangkan kelas kontrol 0,43. Selain itu, perbedaan efektifitas model dapat terlihat dari hasil effect size pada kelas eksperimen yaitu 3,02 dan kelas kontrol 1,87. Begitupun dengan respon terhadap media pembelajaran berbasis slidesgo, penggunan multimedia dalam proses pembelajaran sangat mengapresiasi siswa dan guru dikarenakan dengan menggunakan multimedia, proses pembelajaran menjadi menyenangkan (Hamzah et al. Hasil penelitian ini hampir sama dengan penelitian Anggraeni et al. , menyebutkan bahwa penggunaan media pembelajaran animasi powerpoint dapat membuat siswa semangat dan termotivasi dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat menghilangkan rasa bosan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Berbeda dengan penelitian tersebut, pada penelitian ini mendapatkan tambahan powerpoint yang berbasis slidesgo. Copyright . 2025 Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Mochamad Guntur. Amara Salsabilla. Siti Sahronih. Herisa Hardiyanti Sholeha Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Artificial Intelligence-Slidesgo untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 6. Nomor 1. Januari 2025, hal 1-11 SIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dengan media Slidesgo efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan nilai rata-rata tertinggi di kelas C, yaitu 39,03. Hasil uji-t menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05, yang mengonfirmasi adanya peningkatan signifikan pada kemampuan ini setelah pembelajaran dengan PBL berbasis Slidesgo. Respon siswa juga rata-rata respons siswa di kelas yang menggunakan kombinasi PBL dan Slidesgo mencapai 93% dan 91%, menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan kognitif, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru mempertimbangkan model PBL sebagai alternatif yang melatih pemecahan masalah dan untuk memanfaatkan media berbasis teknologi seperti Slidesgo, terutama dalam pembelajaran matematika, guna menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan efektif. DAFTAR PUSTAKA