Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. PERANCANGAN KENDALI SERVER LINUX MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ESP 32 Arif Wicahyanto1. Hari Mulyanto2. Diaz Arya Satya Pratama3. Pramono4 22010322@mhs. id, 2210103174@mhs. id, 3210103149@mhs. pramono@udb. 1,2,3,4 Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Duta Bangsa Surakarta Abstrak Pengelola server Linux memberikan perintah pada sistem operasi agar sistem operasi Linux dapat memenuhi kebutuhan pengelola server. Pengelola server harus melakukan login ke server baik melalui terminal ataupun melalui antar muka web. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem kendali yang dapat mengatur konfigurasi server berdasarkan data intensitas cahaya yang diterima sensor cahaya yang terhubung pada mikrokontroler ESP 32. Perubahan cahaya dengan menyalakan dan memadamkan lampu ruangan akan membuat perubahan konfigurasi pada server Linux. Pada penelitian ini digunakan metode pengembangan prototype. Sistem dirancang dengan menggunakan sebuah papan pengembangan ESP 32, modul sensor cahaya dan sebuah server Linux. Pada perubahan kondisi ruangan, perangkat ESP 32 akan mengirim permintaan ke aplikasi Python yang dipasang pada server Linux, selanjutnya aplikasi akan melakukan konfigurasi firewall sesuai kondisi yang ditentukan. Berdasarkan dari hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa sistem dapat mengontrol konfigurasi firewall sesuai perubahan kondisi intensitas cahaya. Kata kunci: ESP 32. Kendali. Cahaya. Linux. Python Abstract Linux server administrator give commands to the operating system so that the Linux operating system can meet the needs of server administrator. The server administrator must login to the server either through the terminal or through the web interface. This research aims to design a control system that can adjust the server configuration based on light intensity data received by the light sensor connected to the ESP 32 microcontroller. Changes in light by turning on and off the room lights will make configuration changes on the Linux server. In this research, the prototype development method is The system is designed using an ESP 32 development board, a light sensor module and a Linux When the room conditions change, the ESP 32 device will send a request to the Python application installed on the Linux server, then the application will configure the firewall according to the specified conditions. Based on the results of the tests carried out, it shows that the system can control the firewall configuration according to changes in light intensity conditions. Keywords: ESP 32. Control. Light. Linux. Python Pendahuluan Di era saat ini, pengelolaan server menjadi aspek penting dalam memastikan kelancaran operasional dan ketersediaan layanan berbasis teknologi informasi. Dalam mengelola server, pengelola server Linux diharuskan melakukan autentikasi ke dalam server, baik melalui terminal ataupun melalui antar muka website tertentu . Kegiatan konfigurasi tersebut membutuhkan waktu dan ketelitian pengelola server yang akan memakan waktu untuk menyelesaikannya. Penelitian ini dilakukan oleh adanya kebutuhan untuk membuat sistem kendali server Linux yang dapat berubah sesuai dengan lingkungan fisiknya. Dengan memanfaatkan teknologi sensor, khususnya sensor cahaya, peneliti berupaya mengembangkan sebuah mekanisme yang memungkinkan server Linux merespons perubahan lingkungan, seperti perubahan intensitas cahaya, yang dapat diinterpretasikan sebagai indikator aktivitas atau kondisi operasional tertentu. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Melalui penerapan metode pengembangan prototype, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem kendali yang dapat mengubah konfigurasi server Linux berdasarkan perubahan intensitas cahaya. ESP32 merupakan mikrokontroler dengan biaya terjangkau, hemat energi serta memiliki modul Wi-Fi dan Bluetooth terintegrasi. EPS 32 merupakan penerus dari mikrokontroler ESP8266 yang dikembangkan oleh Espressif Systems, perusahaan berbasis di Shanghai. Tiongkok . Sistem ini menggunakan ESP32, yang tidak hanya berfungsi sebagai jembatan antara dunia fisik dan sistem digital tetapi juga memfasilitasi komunikasi dua arah antara server dan lingkungan eksternal . Integrasi ini memungkinkan server untuk melakukan penyesuaian konfigurasi secara otomatis berdasarkan input sensor cahaya LDR . , menciptakan hal baru dalam pengelolaan server. Beberapa penelitian terkait telah dilakukan dalam area ini, termasuk penelitian tentang penggunaan sensor cahaya pada mikrokontroler untuk aplikasi IoT . , serta penelitian tentang pengaturan konfigurasi server Linux melalui antar muka web . Akan tetapi, penelitian yang secara khusus menggabungkan konsep konfigurasi server Linux dengan sistem kendali ESB 32 tidak ditemukan. Penelitian ini memiliki keunikan, yaitu menggabungkan konsep kendali berdasarkan kondisi lingkungan yaitu intensitas cahaya dengan pengaturan server Linux. Pendekatan ini memungkinkan server Linux secara otomatis menyesuaikan konfigurasi berdasarkan kondisi lingkungan sekitar yang belum banyak diteliti sebelumnya. Metode Dalam penelitian ini dibuat sebuah sistem kendali yang menggunakan papan pengembangan ESP 32, modul sensor cahaya dan server Linux Centos Stream 8. Aplikasi yang dibangun meliputi aplikasi pada perangkat pengembangan ESP32 dengan bahasa C dimana papan pengembang ini memiliki modul WiFi terintegrasi yang digunakan untuk melakukan koneksi jaringan . serta aplikasi dengan bahasa pemrograman Python yang dijalankan pada server Linux. Rancangan Alur Kerja Pada bagian ini dijelaskan gambaran kerja sistem secara umum dimana pada sistem ini terdapat 3 bagian utama. Bagian input berupa sumber cahaya yang berasal dari lampu penerangan ruangan, bagian mikrokontroler beserta sensor cahaya, dan bagian server Linux yang digunakan untuk menjalankan program Python sekaligus menjalankan perintah pada server Linux tersebut. Gambar 1. Diagram Alur Kerja Mikrokontroler ESP 32 secara terus menerus membaca nilai intensitas cahaya di ruangan. Ditentukan sebuah nilai dimana nilai tersebut menjadi batas antara kondisi gelap dan kondisi terang. Saat terjadi perubahan kondisi dari gelap menjadi terang atau sebaliknya, mikrokontroler ESP 32 akan melakukan permintaan ke server Linux melalui jaringan nirkabel. Permintaan yang dikirim berisi data token untuk proses autentikasi serta perintah kendali. Data token yang diterima dibandingkan dengan data token yang ada di program Python. Jika data pada token yang dikirim sesuai, maka program Python akan menjalankan perintah kendali. Pada penelitian ini, digunakan perintah konfigurasi firewall server Linux dengan iptables, dimana akan melakukan blokir pada chain input dengan tujuan port 80 dan perintah untuk membuka blokir pada chain input dengan tujuan port 80 . Saat kondisi pencahayaan ruangan berubah dari gelap ke terang, server Linux akan menerima koneksi dengan tujuan port 80, sedangkan saat kondisi ruangan berubah dari terang ke gelap, server Linux akan menutup koneksi ke server Linux dengan tujuan port 80. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Rancangan Perangkat Keras Perancangan perangkat keras yang digunakan pada penelitian ini meliputi penggunaan modul sensor cahaya yang dihubungkan dengan mikrokontroler ESP 32. Gambar 2. Modul Sensor Cahaya Gambar 3. Mikrokontroler ESP 32 Adapun alur koneksi antara sensor cahaya dan mikrokontroler ESP 32 adalah pin AO pada sensor cahaya dihubungkan ke pin 34 pada mikrokontroler ESP 32. PIN VCC pada sensor cahaya dihubungkan ke pin 3V3 pada mikrokontroler ESP 32 dan pin GND pada sensor cahaya dihubungkan ke pin GND pada mikrokontroler ESP 32 . Gambar 4. Skema Koneksi Sensor Cahaya dan Mikrokontroler ESP 32 Rancangan Perangkat Lunak Perancangan perangkat lunak dilakukan pada mikrokontroler ESP 32 yang berfungsi membaca data intensitas cahaya dan mengirimkan permintaan ke server Linux. Pada server Linux, dirancang aplikasi Python yang berperan menerima data dari mikrokontroler ESP 32 dan memberi perintah ke server Linux untuk membuka dan menutup koneksi ke port 80. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 5. Alur Aplikasi pada Mikrokontroler ESP 32 Pada Gambar 5 dijelaskan alur kerja perangkat lunak pada mikrokontroler ESP 32. Perangkat mikrokontroler ESP 32 membaca data intensitas cahaya melalui sensor cahaya . Pada ruangan, dilakukan percobaan pembacaan intensitas cahaya untuk mengetahui batas nilai kondisi ruangan gelap dan terang. Dari hasil percobaan ditentukan nilai batas kondisi gelap dan terang yaitu nilai 2000. Jika hasil nilai pembacaan sensor cahaya di bawah 2000 maka kondisi ruangan adalah terang, sedangkan jika nilai pembacaan sensor cahaya di atas nilai 2000 kondisi ruangan adalah gelap. Dari proses pemantauan intensitas cahaya, pada program dibuat mekanisme untuk mengetahui adanya perubahan dari kondisi gelap ke kondisi terang. Saat terjadi perubahan kondisi cahaya ruangan, aplikasi melakukan permintaan berjenis post melalui protokol HTTP . ke server Linux dengan port Pada permintaan tersebut memuat data dalam format JSON . berupa sebuah variabel yang bernama 'token' yang bernilai '5a64aJLK' dan variabel yang bernama 'perintah' yang bersisi perintah 'buka' atau 'tutup'. Setelah melakukan permintaan, aplikasi akan kembali membaca intensitas cahaya melalui sensor cahaya secara terus menerus untuk mendeteksi perubahan kondisi cahaya ruangan. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 6. Alur Aplikasi Python pada Server Linux Pada Gambar 6, dijelaskan alur kerja aplikasi Python yang dijalankan pada server Linux. Aplikasi Python menerima koneksi TCP pada port 48201 . Saat ada permintaan koneksi masuk berjenis post, aplikasi akan memeriksa data yang diterima. Jika data sesuai dengan parameter yang ditentukan, program akan melakukan pengiriman perintah ke blokir koneksi atau tutup koneksi sesuai dengan parameter yang Hasil dan Pembahasan Setelah dilakukan perancangan sistem kendali Linux dengan mikrokontroler ESP 32, proses dilakukan dengan pengujian sistem yaitu dengan cara menguji fungsi-fungsi yang telah dirancang sebelumnya apakah dapat berjalan sesuai dengan rancangan yang telah dibuat sebelumnya. 1 Pengujian Pembacaan Intensitas Cahaya Pengujian dilakukan untuk mengetahui nilai hasil pembacaan intensitas cahaya oleh sensor cahaya apakah sudah sesuai dengan nilai batas yang ditentukan yaitu di bawah 2000 untuk kondisi lampu menyala dan di atas 2000 untuk kondisi lampu mati. Pengujian dilakukan dengan mengamati data yang ditampilkan pada terminal oleh program yang telah dimasukkan ke mikrokontroler ESP 32. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Percobaan Tabel 1. Pengujian Pembacaan Kondisi Ruangan Nilai Pembacaan Kondisi Lampu Ruangan Menyala Menyala Menyala Menyala Menyala Menyala Mati Mati Mati Mati Mati Mati Hasil Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai 2 Pengujian Perubahan Kondisi Cahaya Ruangan Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibuat pada perangkat ESP 32 dapat bekerja untuk mendeteksi perubahan kondisi dari gelap ke terang dan perubahan kondisi dari terang ke gelap. Pengujian dilakukan dengan menyalakan dan mematikan lampu ruangan kemudian mengamati hasilnya pada terminal. Gambar 7. Perubahan Kondisi dari Terang ke Gelap Gambar 8. Perubahan Kondisi dari Gelap ke Terang Percobaan Tabel 2. Pengujian Pembacaan Kondisi Ruangan Perubahan Kondisi Pembacaan Hasil Gelap ke Terang Terdeteksi Sesuai Gelap ke Terang Terdeteksi Sesuai Gelap ke Terang Terdeteksi Sesuai Gelap ke Terang Terdeteksi Sesuai Gelap ke Terang Terdeteksi Sesuai Gelap ke Terang Terdeteksi Sesuai Terang ke Gelap Terdeteksi Sesuai Terang ke Gelap Terdeteksi Sesuai Terang ke Gelap Terdeteksi Sesuai Terang ke Gelap Terdeteksi Sesuai Terang ke Gelap Terdeteksi Sesuai Terang ke Gelap Terdeteksi Sesuai http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. 3 Pengujian Kendali ke Server Linux Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibuat pada perangkat ESP 32 dapat mengirimkan data ke server Linux, serta menguji program Python pada server Linux, apakah setelah menerima data dari mikrokontroler ESP 32, program akan menjalankan kendali ke firewall Linux melalui perintah iptables. Pengujian dilakukan dengan melakukan pengamatan rule iptables pada server Linux setelah terjadi perubahan kondisi cahaya. Pada pengujian dilakukan pula pengamatan waktu eksekusi perintah. Gambar 9. Mikrokontroler ESP 32 Berhasil Mengirimkan Perintah Tutup ke Server Linux Gambar 10. Program Python Menerima Data dan Menjalankan Perintah Kendali Tutup Gambar 11. Aturan Blokir Port 80 Ditambahkan Pada Chain Input Gambar 12. Mikrokontroler ESP 32 Berhasil Mengirimkan Perintah Buka ke Server Linux Gambar 13. Program Python Menerima Data dan Menjalankan Perintah Kendali Buka Gambar 14. Aturan blokir port 80 pada chain input dihapus http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2024 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Tabel 3. Pengujian Kendali Server Linux Percobaan Kondisi Gelap ke Terang Gelap ke Terang Gelap ke Terang Gelap ke Terang Gelap ke Terang Gelap ke Terang Terang ke Gelap Terang ke Gelap Terang ke Gelap Terang ke Gelap Terang ke Gelap Terang ke Gelap Perintah Kendali Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Hasil Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Waktu Eksekusi 2 detik 4 detik 3 detik 2 detik 4 detik 3 detik 3 detik 1 detik 3 detik 4 detik 2 detik 2 detik Kesimpulan dan Saran Berdasarkan hasil pengujian rancangan kendali server Linux dengan mikrokontroler ESP 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sistem yang dirancang dapat melakukan kendali pada server Linux. Kendali yang dilakukan dengan cara memberikan perintah buka port 80 dan tutup port 80 dengan menggunakan perintah iptables, sesuai dengan kondisi lingkungan yang ditentukan yaitu perubahan dari terang ke gelap dan dari gelap ke terang. Sistem kendali yang dirancang diharapkan dapat mempermudah tugas pengelola server khususnya pada konfigurasi server yang berhubungan dengan kondisi lingkungan. Saran untuk penelitian selanjutnya untuk meneliti dan mengoptimalkan waktu eksekusi program kendali serta dapat dikembangkan untuk melakukan otomatisasi Daftar Pustaka