Jurnal CyberTech Vol. No. x, 201x, pp. x P-ISSN: E-ISSN : SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENETUKAN CALON TEAM LEADER MECHANIC PADA BENGKEL AUTO 2000 TANJUNG MORAWA MENGGUNAKAN METODE WEIGHT AGGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT (WASPAS) Muhammad Ilham *. Saniman**. Firahmi Rizky** Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Keyword: Sistem Pendukung Keputusan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment of ratio analysis. Team Leader Mechanic ABSTRACT Team leader dalam perusahaan atau organisasi mengadopsi persepsi kualitas yaitu pemberdayaan dan partisipasi tim, dimana terdapat keseluruhan orang ikut duduk pada keseluruhan pertemuan yang diadakan salah satunya pada bengkel AUTO 2000 Tanjung Morawa. Namun pihak dari manajemen Auto 2000 mengalami permasalahan dalam pemilihan calon team leader mechanic diantaranya ketidak- sesuain proses penentuan dengan hasil yang di Hal ini mengakibatkan manajemen auto 2000 kesulitan untuk memililih team leader bengkel yang terbaik. Melihat permasalahan tersebut maka diperlukan dalam penetuan team leader mechanic, dengan sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan menggunakan Weight Aggregated Sum Product Assesment pada bengkel AUTO 2000 tanjung morawa. Maka dari itu dirancanglah sebuah sistem aplikasi berbasis dekstop dengan menerapkan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment untuk menentukan team leader mechanic Pada Bengkel AUTO 2000 tanjung morawa. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang dapat melakukan penentuan team leader mecahnic secara sistematis, bengkel Auto 200 tanjung Morawa dapat mengoptimalkan pemilihan dengan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment sehingga akan mendapatkan team leader mechanic terbaik sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Copyright A 2020 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama : Muhammad Ilham Kampus : STMIK Triguna Dharma Program Studi : Sistem Informasi E-Mail : muhilham1211@gmail. PENDAHULUAN Team leader dalam perusahaan atau organisasi mengadopsi persepsi kualitas yaitu pemberdayaan dan partisipasi tim, dimana terdapat keseluruhan orang ikut duduk pada keseluruhan pertemuan yang diadakan. Terkadang perlu beberapa spesialis pelatihan untuk turut hadir dalam rapat, yang tujuannya meyakinkan bahwa tim masih berada dalam jalur dan semua kegiatan berjalan lancar . Team leader juga harus mampu memahami apa yang menjadi tanggung jawab kepemimpinannya, menyelami kondisi bawahannya, kesediaannya untuk meleburkan diri dengan tuntutan dan konsekuensi dari tanggung jawab yang dipikulnya, serta memiliki komitmen untuk membawa setiap bawahannya mengeksplorasi kapasitas dirinya hingga menghasilkan prestasi tertinggi termasuk di bengkel Auto 2000. Journal homepage: https://ojs. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Namun pihak dari manajemen Auto 2000 mengalami permasalahan dalam pemilihan calon team leader mechanic diantaranya ketidak- sesuain data dari kriteria - kriteria pendidikan, pengalaman kerja, pengetahuan tekonologi, komunikasi dan orientasi target dengan hasil yang di inginkan. Dibutuhkan sebuah sistem yang mampu memberikan solusi dalam pemilihan vendor pupuk organik terbaik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan atau yang sering disebut dengan sistem pendukung keputusan merupakan cabang dari artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang mempunyai kemampuan dalam pemecahan masalah maupun pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur yang bertujuan untuk menyediakan informasi dan memberikan prediksi serta pengarahan kepada bengkel Auto 2000 agar dapat melakukan pengambilan keputusan dalam penentuan pupuk organik dengan mengadopsi metode weight Aggregated Sum Product Assessment atau WASPAS . Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment atau WASPAS adalah metode yang dapat mengurangi kesalahan - kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Metode ini merupakan kombinasi unik dari pendekatan MCDM yaitu model jumlah tertimbang Weight Sum Model (WSM) dan model produk tertimbang Weight Product Model (WPM). Pada awalnya membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan . Melihat permasalahan diatas, maka akan diangkat judul AuSistem Pendukung Keputusan Untuk Menetukan Calon Team Leader Mechanic Pada Bengkel Auto 2000 Tanjung Morawa Menggunakan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS)Ay. KAJIAN PUSTAKA Team Leader Secara harfiah team atau tim adalah sekelompok orang yang saling berhubungan atau bekerja sama untuk tujuan yang sama. Dalam Tim setiap orang mempunyai tugas yang mana dalam tugas tersebut terdapat sub tugas yang saling terkait. Leader adalah seseorang yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinannya untuk mengarahkan orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut dalam mencapai suatu tujuan. 2 Sistem pendukung keputusan Sistem pendukung keputusan dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa. Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem interaktif yang mendukung keputusan dalam proses pengambilan keputusan melalui alternatifAe alternatif yang diperoleh dari hasil pengolahan data,informasi dan rancangan model. 2 Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment atau WASPAS adalah metode yang dapat mengurangi kesalahan - kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Metode ini merupakan kombinasi unik dari pendekatan MCDM yaitu model jumlah tertimbang Weight Sum Model (WSM) dan model produk tertimbang Weight Product Model (WPM). Pada awalnya membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan. Langkah-langkah pada metode Weight Aggregated Sum Product Assesment atau WASPAS adalah sebagai Menentukan Normalisasi matriks dalam pengambilan keputusan Jika nilai maksimal dan nilai minimal telah ditentukan maka persamaan sebagai berikut : Untuk kriteria benefit : Untuk Kriteria Biaya : Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Menghitung Nilai Normalisasi Matriks dan Bobot WASPAS dalam Pengambilan Keputusan METODOLOGI PENELITIAN 1 Teknik Pengumpulan Data (Data Collectin. Beberapa teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Observasi Dalam observasi peneliti melakukan pra-riset terlebih dahulu untuk mencari masalah yang terjadi di bengkel auto 2000 dalam penentuan team leader mechanic. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang merupakan data yang diperoleh secara langsung dari bengkel auto 2000. Wawancara Yang menjadi narasumber dalam proses wawancara ini adalah Pihak Manajemen Bengkel auto 2000. Teknik wawancara dilakukan untuk menggali informasi mengenai prosedur dari mulai Kemampuan sampai Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan adalah data awal yang menjadi tolak ukur dalam pemilihan vendor pupuk organik : Data Kriteria Kriteria Keterangan Tabel 3. 1 Kriteria Jenis Presentase Kemampuan Benefit Pendidikan Benefit Masa Kerja Benefit Disiplin Cost Berikut ini merupakan tabel dari setiap kriteria yang akan digunakan dalam pengolahan data dengan metode WASPAS yaitu: Tabel Kriteria Kemampuan Tabel 3. 2 Kemampuan Bobot Alternatif Kemampuan Sangat Mahir Mahir Kurang Mahir Tidak Bisa Tabel Kriteria Pendidikan Tabel 3. 3 Kriteria Pendidikan Pendidikan Bobot Alternatif Strata 1 Diploma 3 SMA/SMK Tabel Kriteria Masa Kerja Tabel 3. 4 Kriteria Masa Kerja Masa Kerja Bobot Alternatif >5 Tahun 4 Ae 5 Tahun 2 Ae 3 Tahun 1 Tahun < 1 Tahun Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Tabel Kriteria Disiplin Tabel 3. 5 Disiplin Disiplin Bobot Alternatif Sangat Baik Baik Kurang Sangat Kurang Data Alternatif Tabel 3. 6 Data Primer Dari Perusahaan Nama Kriteria Nama Pelamar Habibullah sinuriat S. Mahir Strata 1 3 Tahun Baik Reza Insani S. Mahir Strata 1 4 Tahun Sangat Baik Ibnu hazar S. Mahir Strata 1 2 Tahun Baik Irman surya S. Mahir Strata 1 3 Tahun Baik Sangat Heri Kurniawan S. Strata 1 6 Tahun Sangat Baik Mahir Algoritma Weight Aggregated Sum Product Assesment Tabel 3. 7 Hasil Konversi Data Alternatif Vendor C1 C2 Berdasarkan referensi yang telah dijelaskan diatas, berikut adalah langkah-langkah penyelesaian dengan metode WASPAS: Membuat matriks keputusan Matriks keputusan yang didapatkan dari hasil konversi nilai alternatif adalah sebagai berikut: Menentukan Normalisasi Matriks Berikut ini adalah normalisasi matriks dari nilai alternatif sesuai dengan jenis kriterianya dengan Kriteria Keuntungan: Kriteria Biaya: Dari perhitungan diatas maka hasil normalisasi yaitu: Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Menentukan Nilai Qi Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung Qi yaitu sebagai berikut: Nilai Alternatif A1 (Q. Nilai Alternatif A1 (Q. Nilai Alternatif A2 (Q. Nilai Alternatif A3 (Q. Nilai Alternatif A4 (Q. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Nilai Alternatif A5 (Q. Perangkingan dan Hasil Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka dilakukan perangkingan nilai preferensi dari yang tertinggi hingga terendah dengan tabel dibawah ini: Tabel 3. 8 Hasil Metode WASPAS Kode Alternatif Keterangan Habibullah sinuriat S. Reza Insani S. Ibnu hazar S. Irman surya S. Heri Kurniawan S. Tabel 3. 9 Keputusan Kode Alternatif Keterangan Rangking Heri Kurniawan S. Reza Insani S. Habibullah sinuriat S. Heri Kurniawan S. Reza Insani S. 2 Hasil Tampilan Halaman Menu Utama Halaman menu utama adalah tampilan awal dari sistem untuk melakukan pengolahan data didalam Sistem Pendukung Keputusan menentukan calon team leader mechanic pada bengkel auto 2000 tanjung morawa Menggunakan Metode WASPAS. Di bawah ini adalah tampilan halaman menu utama yaitu sebagai Gambar 3. 1 Tampilan Halaman Menu Utama Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Tampilan Form Input Data Berikut ini adalah Form Input Data: Gambar 3. 2 Tampilan Form Input Data Tampilan Form Penilaian Berikut ini adalah tampilan Form Penilaian adalah sebagai berikut: Gambar 3. 3 Tampilan Halaman Form Penilaian Tampilan Halaman Form Proses Berikut ini adalah tampilan Form Proses: Gambar 4 Tampilan Form Proses Gambar 3. 4 Tampilan form Laporan Hasil Perhitungan Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal SAINTIKOM P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Berikut ini adalah tampilan form Laporan Hasil Perhitungan: Gambar 3. 5 Tampilan form Hasil Perhitungan KESIMPULAN Jadi kesimpulan yang dapat disimpulkan dari hasil penyeleksian calon team leader mechanic adalah sebagai berikut: Sistem Pendukung Keputusan yang dirancang dan dibangun menggunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment dilakukan dengan menganalisis masalah dan kebutuhan, dan elemen seperti software dan hardware sangat diperlukan untuk perancangan system ini. Dalam membangun aplikasi Sistem Pendukung Keputusan untuk menentukan calon team leader mechanic pada bengkel auto 2000 tanjung morawa dilakukan pemodelan UML terlebih dahulu, dengan kata lain aplikasi digambarkan pada bentuk use case diagram, activity diagram, class diagram, dan rancangan antar muka. Kemudian dilakukan pengkodean dengan perancangan tersebut kedalam bahasa Dengan menerapkan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment Untuk menentukan calon team leader mechanic dengan hasil dari nilai keputusan tertinggi maka calon terpilih menjadi team leader Sistem diimplementasikan pada aplikasi berbasis Dekstop Programming dengan menggunakan Microsoft visual basic 2010 dengan tampilan sederhana dan mudah digunakan yang mampu melakukan proses perhitungan dari penentuan calon team leader mechanic dengan menggunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment. UCAPAN TERIMA KASIH Saya ucapkan terima kasih kepada ketua yayasan STMIK Triguna Dharma, kepada Bapak Saniman, . Kom selaku dosen pembimbing 1, kepada Ibu Firahmi Rizky. S,Kom. Kom selaku dosen pembimbing 2 , kepada kedua orang tua saya yang selalu memberikan dukungan dan doa kepada saya dan tidak lupa kepada teman-teman saya seperjuangan. REFERENSI