JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Implementasi Metode Maut (Multi-Attribute Utility Theor. Dalam Menentukan Lokasi Strategis Pembukaan Cabang Baru Rafilayani Purba1 . Purwadi 2 . Suardi Yakub3 1,2,3 Sistem Informasi STM IK Triguna Dharma Email: 1 ricoprastio1999@gmail. com, 2 purwadi. triguna@gmail. com, 3 yakubsuardi@gmail. Email Penulis Korespondensi: ricoprastio1999@gmail. Abstrak Hulu Kopi M edan merupakan sebuah bisnis atau usaha yang bergerak dalam bidang kuliner dan minuman kekinian, dalam mempertahankan keberlangsungan bisnisnya perusahaan ini juga melakukan strategi yang salah satunya adalah pembukaan cabang baru di lokasi tertentu. Namun. M asalah yang ditemukan adalah terkadang pihak Hulu Kopi M edan kesulitan untuk menentukan lokasi mana yang ingin dijadikan lokasi pembukaan cabang baru dikarenakan selama ini masih dilakukan secara random ataupun acak dan belum menggunakan kriteria tertentu sehingga dapat menimbulkan tidak akuratnya hasil keputusan dan memungkinkan adanya penilaian yang bersifat objektif. Apabila salah dalam mnentukan lokasi pembukaan cabang, maka dapat menimbulkan profit yang diperoleh tidak maksimal serta target penjualan yang tidak sesuai dengan harapan. M aka dari itu dibangunlah sebuah Sistem Pendukung Keputusan yang dapat melakukan penilaian terkait menentukan lokasi strategis berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Sistem ini nantinya akan dikombinasikan dengan metode M AUT sebagai metode komputasi. M etode M AUT juga memiliki banyak kelebihan salah satunya adalah rating kinerja pada setiap atribut . ost dan benefi. tidak perlu dilakukan normalisasi. Normalisasi, atribut dan utilitas dapat berdiri dengan sendiri-sendiri. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem pendukung keputusan yang akan memberikan output . berupa urutan dari lokasi yang direkomendasikan mulai dari nilai yang tertinggi hingga terendah dalam bentuk perangkingan serta diharapkan dapat membantu pihak Hulu Kopi M edan. Kata Kunci: M etode M AUT. Lokasi. Strategis. Pembukaan Cabang Baru. SPK. Abstract Hulu Kopi Medan is a business engaged in the contemporary culinary and beverage sector, in order to maintain the continuity of its business, this company also carries out a strategy, one of which is opening new branches in certain locations. However, the problem found is that sometimes it is difficult for Hulu Kopi Medan to determine which location to open a new branch because so far it is still done randomly and has not used certain criteria so that it can lead to inaccurate decision results and allows for an inaccurate If you are wrong in determining the location of opening a branch, it can result in profits that are not maximized and sales targets that are not in line with expectations. Therefore a Decision Support System was built that can carry out assessments related to determining strategic locations based on predetermined criteria. This system will later be combined with the MAUT method as a computational method. The MAUT method also has many advantages, one of which is the performance rating on each attribute . ost and benefi. does not need to be normalized. Normalization, attributes and utilities can stand alone. The result obtained is the creation of a decision support system that will provide output in the form of a sequence of recommended locations starting from the highest to the lowest value in the form of a ranking and is expected to help Hulu Kopi Medan. Keyword: M AUT Methods. Location. Strategic. Branch Opening. DSS. PENDAHULUAN Pengambilan keputusan merupakan proses pemecahan masalah dengan menentukan pilihan dari beberapa alternatif untuk menetapkan suatu tindakan dimasa depan. Namun, pengambil keputusan seringkali tidak memiliki informasi yang lengkap dan tepat terkait dengan kriteria keputusan. Pengambilan keputusan sering mengandung ambiguitas ataupun penilaian sering subjektif dan tidak tepat. Kecenderungan penelitian saat ini adalah membangun model pengambilan keputusan yang efektif untuk mengatasi masalah yang kompleks . Terdapat beberapa cara yang digunakan oleh sebuah perusahaan, toko atau usaha lainnya dalam mengembangkan bisnisnya. Selain mengelola sumber daya manusia, upaya yang dilakukan oleh sebuah perusahaan agar usahanya semakin berkembang adalah dengan membuka cabang usaha baru yang memiliki prospek bisnis bagus . Cafe Hulu Kopi adalah salah satu bisnis usaha minuman kopi dengan konsep kekinian yang mengedepankan trend serta budaya kaum milenial. Tidak hanya menjual kopi. Cafe Hulu Kopi juga menjual aneka snack dan makanan yang dapat pengunjung nikmati secara Dine in atau Take Away. Proses pembukaan cabang baru pada Cafe Hulu Kopi Medan diawali dengan pemilihan lokasi strategis agar mencapai keuntungan yang sesuai dengan harapan. Pemilihan lokasi strategis harus dilakukan secara matang karena apabila terjadi kesalaha n dalam pemilihan lokasi dapat berdampak pada kerugian laba dari usaha atau bisnis tersebut. Adapun lokasi yang diutamakan pada pembukaan cabang baru Cafe Hulu Kopi Medan adalah dengan mempertimbangkan atau menganalisa: competitor yang memiliki usaha sejenis yang ada pada suatu daerah, tingkat keramaian, volume kendaraan yang melintas, jumlah penduduk serta biaya sewa yang murah. Namun, masalah yang ditemukan adalah proses penilaian yang dilakukan oleh Cafe Hulu Kopi Medan dalam menentukan sebuah lokasi pembukaan cabang baru masih bersifat subjektif atau hanya berdasarkan satu sudut pandang saja, hal ini dapat menimbulkan lokasi yang terpilih tidak sesuai harapan sehingga dapat menimpulkan target penjualan yang tidak sesuai ekspektasi dari bisnis Cafe Hulu Kopi Medan. Belum lagi banyaknya lokasi yang akan dipilih membuat proses penilaian akan berlangsung lama apabila dilakukan secara satu -persatu. Oleh Rafilayani Purba, 2025. Hal 90 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi karena itu maka dibutunkahlah sebuah Sistem Pendukung Keputusan. Sistem pendukung keputusan (SPK) merupakan sistem informasi interaksi yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasi data . Selain itu Sistem Pendukung Keputusan juga merupakan sistem berbasis komputer yang mampu memecahkan masalah manajemen dalam menghasilkan alternatif terbaik untuk mendukung keputusan yang diambil oleh pengambil Sistem Pendukung Keputusan adalah sebuah sistem yang mampu untuk memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur dimana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya akan dibuat . Selain itu Sistem Pendukung Keputusan juga merupakan sistem berbasis komputer yang mampu meme cahkan masalah manajemen dalam menghasilkan alternatif terbaik untuk mendukung keputusan yang diambil oleh pengambil keputusan . Secara umum sistem pendukung keputusan (SPK) didefinisikan sebagai bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan . Pada penelitian yang berjudul AuSistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lokasi Pembangunan Perumahan Type 36 M/SAy di tahun 2019. SPK sudah pernah digunakan dan mampu memberikan rekomendasi lokasi strategis secara cepat dan tepat, maka diharapkan pada penelitian ini SPK juga akan menyelesaikan masalah tersebut . Dalam Sistem pendukung keputusan dibutuhkan sebuah metode komputasi dalam proses penilaian alternatif hingga Dalam sebuah sistem diperlukan sebuah metode komputasi yang dapat memproses data berdasarkan prosedur khusus serta memiliki tingkat akurat yang sangat tinggi yaitu metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Multi Attribute Utility Theory (MAUT) merupakan suatu metode dalam pengambilan keputusan. MAUT merupakan metode dimana mencari jumlah terbobot dari nilai-nilai yang sama pada setiap utilitas pada masing-masing atribut. Metode ini juga dapat memproses data dari semua atribut dengan utilitas-utilitas yang berbeda. Metode MAUT juga mampu membantu dalam mengambil keputusan dalam memilih alternatif berdasarkan banyaknya jenis atribut -atribut yang berbeda. Metode MAUT juga memiliki banyak kelebihan salah satunya adalah rating kinerja pada set iap atribut . ost dan benefi. tidak perlu dilakukan normalisasi. Normalisasi, atribut dan utilitas dapat berdiri dengan sendiri-sendiri . METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Dalam metode penelitian terkait menentukan lokasi strategisdengan menggunakan Metode MAUT terdapat beberapa bagian penting, yaitu sebagai berikut : Teknik Pengumpulan Data (Data Collectin. Data Collecting adalah suatu teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mencari informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Pengamatan Langsung (Observas. Wawancara (Intervie. Studi Kepustakaan (Study of Literatur. Penerapan Metode MAUT dalam pengolahan data menjadi sebuah keputusan 2 Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Syste. Sistem Pendukung Keputusan sebuah aplikasi berupa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System mulai dikembangkan pada tahun 1970. Decision Support System (DSS) dengan didukung oleh sebuah sistem informasi berbasis komputer dapat membantu seseorang dalam meningkatkan kinerjanya dalam pengambilan keputusan. SPK merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu mengambil keputusan melalui penggunaan data dan modelmodel keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur . Dengan menggunakan data-data yang diolah menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah -masalah Dalam implementasi SPK, hasil dari keputusan -keputusan dari sistem bukanlah hal yang menjadi patokan, pengambilan keputusan tetap berada pada pengambil keputusan. Sistem hanya menghasilkan keluaran yang mengkalkulasi data-data sebagaimana pertimbangan seorang pengambil keputusan. Sehingga kerja pengambil keputusan dalam mempertimbangkan keputusan dapat dimudahkan . Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Syste. merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, pemanipulasian data. Selain itu digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang semi-terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tidak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharus nya dibuat. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Syste. dapat dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik Pendukung Keputusan . 3 Lokasi Strategis Strategis adalah suatu istilah yang dikenal dalam menjelaskan suatu tempat atau lokasi yang baik yang dapat menguntungkan perusahaan atau sebuah bisnis. Arti strategis sendiri digunakan pada bidang ekonomi dan bisnis. Strategis Rafilayani Purba, 2025. Hal 91 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi adalah kata yang tentunya sangat berkaitan dengan strategi. Dalam bidang ekonomi, strategi sendiri merupakan rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Sementara, dalam mendefinisikan sebuah lokasi atau suatu tempat. Strategis berarti lokasi bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan, dimana sebuah lokasi memiliki lingkungan geografis yang sesuai dengan jenis usaha dan mendukung jalannya usaha . Penentuan lokasi usaha merupakan kegiatan yang tidaklah mudah, banyak faktor yang mempengaruhi keputusan dalam menentukan lokasi tersebut karena menyangkut biaya-biaya operasional perusahaan. Hampir semua orang berpendapat bahwa lokasi usaha sangat penting karena menyangkut efisiensi dan efektivitas usaha. Perusahaan produksi membutuhkan bahan baku, tenaga kerja dan faktor input lainnya dengan tepat, cepat, dan mudah. Dengan memilih lokasi usaha yang tepat, perusahaan akan mampu bersaing dengan perusahaan lain karena beroperasi secara efisien dan efektif, serta akan menentukan keberlangsungan hidup perusahaan ataupun bisnis tersebut . 4 Metode Multi Attribute-Utility Theory (MAUT) Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) merupakan suatu metode perbandingan kuantitatif yang biasanya mengkombinasikan pengukuran atas biaya resiko dan keuntungan yang berbeda. Setiap kriteria yang ada memiliki beberapa alternatif yang mampu memberikan solusi. Untuk mencari alternatif ya ng mendekati dengan keinginan user maka untuk mengidentifikasikannya dilakukan perkalian terhadap skala prioritas yang sudah ditentukan. Sehingga hasil yang terbaik dan paling mendekati dari alternatif-alternatif tersebut yang akan diambil sebagai solusi. Berikut ini merupakan langkah proses perhitungan dengan menerapkan metode MAUT . Secara ringkas, langkah-langkah dalam metode MAUT adalah sebagai berikut: Normalisasi Matriks Keterangan : = Normalisasi bobot alternatif x = Bobot alternatif ycuOe = Bobot terburuk . dari kriteria ke-x ycu = Bobot terbaik . dari kriteria ke-x Menghitung Nilai Evaluasi V. ycu yc . = Oc Wyc. ycUycnyc ycn =1 Keterangan : = Nilai evaluasi = Jumlah elemen/kriteria = Total bobot adalah 1 = Nilai bobot kriteria Xij = Nilai matriks ke Melakukan perangkingan dimana nilai evaluasi tertinggi adalah atribut terbaik HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Penerapan Metode MAUT Penerapan Metode MAUT merupakan langkah penyelesaian terkait menentukan lokasi strategis secara berurutan sesuai dengan referensi yang telah digunakan. 1 Menentukan Data Alternatif. Kriteria Dan Bobot Penilaian Berikut ini merupakan data kriteria terkait pemilihan lokasi strategis Menggunakan Metode MAUT: Tabel 1. Data Kriteria Penilaian No. Kode Nama Kriteria Jumlah Competitor Harga Sewa Pertahun Jumlah Penduduk Volume Lalu Lintas Keamanan Bobot Rafilayani Purba, 2025. Hal 92 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Berikut ini merupakan data alternatif penilaian terkait pemilihan lokasi strategis Menggunakan Metode MAUT: Tabel 2. Data Alternatif Penilaian Nama Alternatif Jalan Sakti Lubis Sitirejo II Jalan Besar Delitua Ruko Mercy Jalan Cemara Kota Matsum II Medan Area Jalan Pintu Air Medan Johor Jalan Panglima Denai Medan Deli Jalan Pancing Psr. IV Kec. Medan Tembung Jalan Willem Iskandar Psr. V Medan Estate Jalan Letda Sujono Medan Jalan Iskandar Muda Sei Sikambing Jalan Brigjend Katamso Medan Jalan Jamin Ginting KM. 10 Medan Tuntungan Jalan Kongsi Marindal Kode A01 A02 A03 A04 A05 A06 A07 A08 A09 A10 A11 A12 Berikut ini merupakan langkah penyelesaian setiap data alternatif terhadap kriteria terkait menentukan lokasi strategis Menggunakan Metode MAUT: 2 Membentuk Matriks Keputusan Berdasarkan data tabel diatas, berikut ini adalah matriks keputusan terkait menentukan lokasi strategis Menggunakan Metode MAUT: 1 3 3 2 2 3 2 2 2 1 4 3 3 2 2 4 4 2 2 2 1 2 4 3 2 1 2 4 3 2 2 1 4 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 2 3 2 4 3 2 3 2 3 3 2 4 1 1 1 ] 3 Normalisasi Matriks Keputusan Berikut ini adalah normalisasi matriks dari nilai alternatif dengan menggunakan rumus persamaan berikut ini : Normalisasi untuk Kriteria I : 1Oe1 A11 = = =0 A12 = A13 = A14 = A15 = A16 = A17 = A18 = A19 = 4Oe1 3Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 1Oe1 4Oe1 1Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 3Oe1 A110 = 4Oe1 = 0,667 = 0,333 = 0,333 = 0,333 = = 0,667 Rafilayani Purba, 2025. Hal 93 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi A111 = A112 = 3Oe1 4Oe1 1Oe1 4Oe1 = = 0,667 = =0 Normalisasi untuk Kriteria II A21 = A22 = A23 = A24 = A25 = A26 = A27 = A28 = A29 = 3Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 3Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 1Oe1 4Oe1 3Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 2Oe1 A210 = A211 = A212 = 4Oe1 2Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 = 0,667 = 0,333 = 0,667 = 0,333 = 0,333 = 0,667 = 0,333 = = 0,333 = = 0,333 = =1 Normalisasi untuk Kriteria i : A31 = A32 = A33 = A34 = A35 = A36 = A37 = A38 = A39 = 3Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 3Oe1 4Oe1 2Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 4Oe1 3Oe1 4Oe1 3Oe1 4Oe1 4Oe1 A310 = A311 = A312 = 4Oe1 3Oe1 4Oe1 1Oe1 4Oe1 = 0,667 = 0,333 = 0,667 = 0,333 = 0,667 = 0,667 = =1 = = 0,667 = =0 Normalisasi untuk Kriteria IV: A41 = A42 = A43 = A44 = A45 = A46 = 2Oe1 3Oe1 2Oe1 3Oe1 2Oe1 3Oe1 2Oe1 3Oe1 3Oe1 3Oe1 3Oe1 3Oe1 = 0,500 = 0,500 = 0,500 = 0,500 Rafilayani Purba, 2025. Hal 94 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi A47 = A48 = A49 = 3Oe1 3Oe1 2Oe1 3Oe1 3Oe1 3Oe1 3Oe1 A410 = A411 = A412 = 3Oe1 3Oe1 3Oe1 1Oe1 3Oe1 = 0,500 = =1 = =1 = =0 Normalisasi untuk Kriteria V A51 = A52 = A53 = A54 = A55 = A56 = A57 = A58 = A59 = 2Oe1 2Oe1 1Oe1 2Oe1 1Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 2Oe1 A510 = A511 = A512 = 2Oe1 2Oe1 2Oe1 1Oe1 2Oe1 = =1 = =1 = =0 4 Menghitung Nilai Evaluasi V(X) Langkah selanjutnya adalah menghitung nilai V. dengan melakukan perkalian hasil normalisasi terhadap bobot kriteria seperti dibawah ini: A01 = . ,20*. ,20*0,. ,25* 0,. ,30*0,. ,05* . = 0,500 A02 = . ,20*0,. ,20* 0,. ,25*0,. ,30*0,. ,05* . = 0,433 A03 = . ,20*0,. ,20* 0,. ,25*0,. ,30*0,. ,05* . = 0,650 A04 = . ,20*0,. ,20*0,. ,25*0,. ,30*0,. ,05* 0,. = 0,683 A05 = . ,20*. ,20*0,. ,25* . ,30* . ,05* . = 0,667 A06 = . ,20*. ,20*0,. ,25* . ,30* . ,05* . = 0,667 A07 = . ,20*0,. ,20*. ,25* . ,30* . ,05* . = 0,667 A08 = . ,20*0,. ,20*0,. ,25*0,. ,30*0,. ,05* . Rafilayani Purba, 2025. Hal 95 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi = 0,567 A09 = . ,20*0,. ,20*0,. ,25*0,. ,30*. ,05*. = 0,650 A10 = . ,20*0,. ,20*0,. ,25*. ,30*. ,05*. = 0,800 A11 = . ,20*0,. ,20*0,. ,25*0,. ,30*. ,05*. = 0,717 A12 = . ,20*. ,20*. ,25*. ,30*. ,05*. = 0,200 Berikut ini adalah hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan metode MAUT: Kode A10 Tabel 3. Hasil Perangkingan Nama Alternatif Hasil Keterangan Jalan Brigjend Katamso Medan Jalan Jamin Ginting KM. 10 Medan Tuntungan Jalan Pintu Air Medan Johor 0,800 Prioritas 1 0,717 Prioritas 2 0,683 Prioritas 3 Jalan Panglima Denai Medan Deli Jalan Pancing Psr. IV Kec. Medan Tembung Jalan Willem Iskandar Psr. V Medan Estate 0,667 Prioritas 4 0,667 Prioritas 5 0,667 Prioritas 6 Jalan Iskandar Muda Sei Sikambing 0,650 Prioritas 7 A08 Jalan Letda Sujono Medan 0,567 Prioritas 8 A03 Jalan Cemara Kota Matsum II Medan Area 0,550 Prioritas 9 A01 Jalan Sakti Lubis Sitirejo II 0,500 Prioritas 10 A02 Jalan Besar Delitua Ruko Mercy 0,433 Prioritas 11 A12 Jalan Kongsi Marindal 0,200 Prioritas 12 A11 A04 A05 A06 A07 A09 Berdasarkan hasil perangkingan pada tabel diatas, alternatif dengan nama Jalan Brigjend Katamso Medan berada pada peringkat pertama dengan nilai 0,800. 2 Implementasi Sistem Berikut ini merupakan hasil implementasi sistem yang telah dibangun dengan berbasis Desktop menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 dan database Microsoft Access 2013 dan dilakukan pengujian menggunakan metode Black Box Testing. Form Login Form login berfungsi sebagai validasi akses dari admin untuk masuk kedalam sistem, pada form login terdapat username dan password yang dapat di input sebagai data validasi. Gambar 1. Tampilan Form Login Rafilayani Purba, 2025. Hal 96 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Form Menu Utama Form Menu Utama berfungsi sebagai halaman navigasi untuk membuka menu-menu lain yang tersedia. Gambar 2. Tampilan Form Menu Utama Form Data Alternatif Form Data Alternatif berfungsi untuk mengelola data alternatif seperti menampilkan, menyimpan, menghapus dan mengubah data alternatif pada sistem. Gambar 3. Tampilan Form Data Alternatif Form Data Kriteria Form Data Kriteria berfungsi untuk mengelola data kriteria seperti menampilkan dan mengubah data kriteria pada Gambar 4. Tampilan Form Data Kriteria Rafilayani Purba, 2025. Hal 97 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1. Januari 2025. Hal 90-99 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Form Proses MAUT Form Proses MAUT berfungsi untuk melakukan proses perhitungan dengan metode MAUT pada sistem yang telah Gambar 5. Tampilan Form Proses MAUT Form Laporan Form Laporan menggambarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan dalam perhitungan alternatif dengan metode MAUT. Gambar 7. Tampilan Form Laporan KESIMPULAN Berdasarkan hasil perancangan, dalam merancang sistem terkait terkait menentukan lokasi strategis terlebih dahulu menggunakan bahasa pemodelan UML (Unified Modelling Languag. kemudian dilakukan proses rancangan database dan interface dari sistem yang akan dibangun. Berdasarkan hasil pembangunan sistem, dalam membangun sistem terkait terkait menentukan lokasi strategis digunakan aplikasi seperti Microsoft Visual Studio 2010 untuk melakukan tahapan Coding atau penulisan kode program serta Microsoft Access 2013 sebagai basis data dari sistem yang akan Menampung data alternatif. Berdasarkan hasil uji dan implementasi sistem dengan menggunakan metode Black Box, hasil perhitungan pada sistem sama dengan hasil perhitungan manual yang dilakukan dengan menggunakan metode MAUT. Alternatif dengan nama Jalan Brigjend Katamso berada pada peringkat pertama dengan nilai 0,800. UCAPAN TERIMAKASIH