Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. p-ISSN: 2302-0261, e-ISSN: 2303-3363 Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Kumpulan Resep Masakan Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Jovita Nabilah Azizi1. Rafli Damara2. Ester Olivia Silalahi3. Muhammad Farhan Fahrezy4. Muhammad Nasir5. Aditya Wicaksono6 Sekolah Vokasi. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak. IPB University. Bogor. Indonesia Email: 1jovitananabilah@apps. id, 2,esteroliviasilalahi@apps. id, 3,20122004rafli@apps. 04fahrezy@apps. id, 5,m_nasir@apps. id,6,adityawicaksono@apps. INFORMASI ARTIKEL Histori artikel: Naskah masuk, 19 Mei 2025 Direvisi, 28 Mei 2025 Diterima, 30 Juli 2025 ABSTRAK Abstract- Web-based information systems have become a popular solution for distributing information quickly, efficiently, and accessible to a wide range of users. In the context of recipe management, this system is designed to facilitate users in storing, searching, and sharing recipes in a practical and structured manner. The main goal of developing this system is to provide a digital platform that supports daily cooking activities by presenting complete and easily accessible recipe The development method used is the Waterfall model, which includes the stages of requirements analysis, system design, implementation, testing, and The system developed is an interactive website featuring recipe search by name or ingredient, recipe categorization, recipe uploads by users, and account Testing was conducted using the black box method to ensure that each feature functions according to its specifications. The test results show that all system components run well, are responsive, and meet user needs. This system is expected to help users find cooking inspiration, organize recipe collections, and share recipes within a user-friendly and easily accessible digital community. Kata Kunci: Abstrak- Sistem informasi berbasis website kini menjadi solusi populer dalam mendistribusikan informasi secara cepat, efisien, dan mudah diakses oleh berbagai Dalam konteks pengelolaan resep masakan, sistem ini dirancang untuk memfasilitasi pengguna agar dapat menyimpan, mencari, serta membagikan resep secara praktis dan terstruktur. Tujuan utama dari pengembangan sistem ini adalah menyediakan platform digital yang mendukung aktivitas memasak sehari-hari melalui penyajian informasi resep yang lengkap dan mudah dijangkau. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Sistem yang dikembangkan berupa website interaktif dengan fitur pencarian resep berdasarkan nama atau bahan, pengelompokan resep berdasarkan kategori, unggah resep oleh pengguna, dan manajemen akun. Pengujian menggunakan metode black box untuk memastikan setiap fitur berfungsi sesuai spesifikasi. Hasil pengujian menunjukkan semua komponen sistem berjalan baik, responsif, dan sesuai kebutuhan Sistem ini diharapkan memudahkan pengguna menemukan inspirasi masakan, menyusun koleksi resep, serta berbagi resep dalam komunitas digital yang user-friendly dan mudah diakses. Perancangan Sistem Informasi Resep Masakan Website Metode Waterfall Copyright A 2025 LPPM - STMIK IKMI Cirebon This is an open access article under the CC-BY license Penulis Korespondensi: Muhammad Nasir Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak. IPB University Jl. Kumbang. Kecamatan Bogor Tengah. Kota Bogor. Jawa Barat Email: m_nasir@apps. Pendahuluan Kemajuan teknologi dan internet mengubah cara manusia mengakses dan menyebarkan https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Media sosial dan website kini menjadi sarana komunikasi digital efektif karena Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. kemudahan, kecepatan, dan jangkauannya yang luas . , . Memasak, kegiatan umum yang memerlukan teknik dan resep dengan takaran teruji . Memasak kini menjadi bagian dari gaya hidup dan tren digital. Perkembangan teknologi mendorong orang mencari resep online untuk inspirasi, panduan praktis, dan berbagi kreasi, sehingga platform resep digital semakin populer . Keterbacaan antarmuka penting agar teks mudah dipahami, dengan memperhatikan ukuran huruf, jenis font, kontras warna, dan jarak antar elemen . Banyak platform resep kurang optimal dalam pencarian dan desain. solusi dengan website berbasis pencarian bahan, kategori, dan manajemen konten dapat meningkatkan efisiensi dan kemudahan berbagi resep . Pengembangan sistem informasi optimal menggunakan metode terstruktur Waterfall, dari analisis hingga pemeliharaan, untuk merancang website resep masakan yang memudahkan akses dan penyebaran informasi kuliner . Sistem informasi adalah gabungan sistem dan informasi yang saling terkait, terdiri dari prosedur dan subsistem untuk mencapai tujuan . Informasi adalah data yang diolah menjadi bermakna untuk pengambilan keputusan . Sistem informasi mengolah data menjadi informasi untuk mendukung fungsi dan tujuan organisasi . Website adalah aplikasi yang berisi dokumen multimedia yang dapat diakses melalui protokol HTTP . Menurut Prayitno dan Safitri, website adalah keseluruhan halaman dalam sebuah domain yang berisi informasi . , sedangkan Hastanti dkk. menyatakan website sebagai media akses informasi di internet . Website diakses lewat URL dan berfungsi sebagai media promosi, komunikasi, pendidikan, pemasaran, serta sumber informasi Resep masakan di website berisi takaran dan langkah teruji untuk mengolah bahan makanan . , serta panduan memasak dengan langkah jelas yang mudah dipahami dan diterapkan pengguna . Pengembangan sistem informasi website resep masakan menggunakan metode Waterfall, model linear berurutan dari analisis hingga pemeliharaan . Metode ini disebut linear sequential atau siklus hidup klasik karena setiap tahap harus selesai sebelum tahap berikutnya, seperti aliran air terjun . Metodologi 1 Metode Pengembangan Sistem Pengembangan sistem informasi adalah proses membuat atau memperbaiki sistem komputer untuk mengatasi masalah atau memanfaatkan peluang organisasi, mengikuti metodologi SDLC dari https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 perencanaan hingga pemeliharaan dengan model seperti Waterfall. Agile, dan Prototyping . Model pengembangan sistem informasi resep masakan berbasis website menggunakan Waterfall, pendekatan sistematis dan terstruktur dengan tahapan berurutan dari perencanaan hingga pemeliharaan, di mana setiap tahap diselesaikan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya . Pendekatan Waterfall cocok untuk proyek dengan kebutuhan jelas sejak awal, karena pengembangan dilakukan sistematis dengan menyelesaikan tiap tahap sebelum lanjut ke berikutnya, menjamin kualitas dan hasil sesuai ekspektasi awal. 2 Metode Waterfall Metode Waterfall adalah pendekatan linier pengembangan perangkat lunak dengan tahapan berurutan mulai dari analisis, desain, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan, di mana setiap tahap harus selesai sebelum melanjutkan . Pendekatan ini memudahkan pengelolaan risiko dan pemantauan progres karena tahapan memiliki tujuan jelas dan terjadwal . Gambar 1. Metode Waterfall Pada gambar 1 memperlihatkan tahapantahapan pada metode Waterfall. Adapun tahapantahapannya adalah sebagai berikut: 1 Analisis Permintaan (Requirements Analysi. Tahap analisis permintaan Waterfall adalah langkah awal untuk memahami kebutuhan pengguna melalui komunikasi intensif, menghasilkan dokumen spesifikasi sebagai dasar desain dan 2 Desain (Desig. Tahap desain Waterfall fokus merancang struktur dan komponen sistem secara detail menggunakan diagram seperti Activity. Use Case. Sequence. Deployment. ERD, dan LRS untuk memastikan pengembangan sesuai kebutuhan. 3 Pengembangan (Implementas. Tahap implementasi adalah penerjemahan desain ke dalam kode program, diikuti integrasi Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. modul dan pengujian awal untuk memastikan sistem sesuai rancangan. 4 Pengujian (Testin. Pengujian memastikan sistem berfungsi sesuai spesifikasi dengan metode black box testing. Tahapannya meliputi unit, integrasi, sistem, dan acceptance testing untuk menjamin kualitas dan kesiapan sistem. 5 Pemeliharaan (Maintenanc. Tahap ini mencakup pemeliharaan dan pengembangan sistem untuk menyesuaikan perubahan di masa depan, termasuk pembaruan, perbaikan, dan penyesuaian kebutuhan. Sistem didukung perangkat seperti Lenovo IdeaPad Gaming 3i Gen 7 dengan prosesor IntelA CoreE i5-12500H dan RAM 16 GB untuk kinerja optimal. Hasil 1 Analisis Kebutuhan Sistem Hasil analisis permintaan menunjukkan bahwa sistem informasi kumpulan resep masakan berbasis website telah dikembangkan sesuai kebutuhan Spesifikasi kebutuhan fungsional dan non-fungsional disusun sebagai dasar operasional Fitur utama seperti pencarian, unggah resep, dan manajemen pengguna dirancang berdasarkan permintaan pengguna. Pengujian black box menunjukkan seluruh fitur berfungsi dengan baik. Sistem ini mudah diakses, interaktif, dan mendorong partisipasi pengguna dalam berbagi resep secara Berikut ringkasan hasil pengembangan 1 Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional dalam sistem ini mencakup sejumlah fitur utama yang saling terintegrasi dan saling mendukung, antara lain sebagai berikut: Tabel 1. Kebutuhan Fungsional Kode Keterangan CSN. Mendaftar Akun CSN. Login Akun CSN. Melihat Resep Kode Keterangan CSN. Memberikan Rating dan Review CSN. Membaca Artikel CSN. Mengisi Preferensi CSN. Mencari Resep CSN. Menampilkan Resep Rekomendasi CSN. Log out CSN. Login Admin CSN. Mengunggah Resep CSN. Menghapus Resep CSN. Mengedit Resep CSN. Memantau Dashboard CSN. Menghapus Review CSN. Menyetujui Transaksi Resep Premium CSN. Mengunggah Artikel CSN. Mengedit Artikel https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 CSN. Menghapus Artikel 2 Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan non-fungsional dalam sistem informasi kumpulan resep masakan berbasis website mencakup aspek-aspek teknis dan kualitas sistem yang mendukung kinerja dan pengalaman pengguna, antara lain: Tabel 2. Kebutuhan Non-Fungsional Kriteria Keterangan Ketersediaan Sistem harus dapat diakses 24/7 dengan downtime minimal. Keamanan Data Data pengguna harus aman dari akses tidak sah dan kebocoran. Compatibility Browser Sistem harus berjalan baik di browser populer (Chrome. Firefox. Safari. Edg. Aksesibilitas Sistem harus mudah diakses di berbagai perangkat dan ramah Performa Sistem harus merespons cepat, maksimal 2Ae3 detik per permintaan. 2 Unified Modelling Language (UML) Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa visual grafis untuk menggambarkan, menjelaskan, dan mendokumentasikan sistem berbasis objek . 1 Use Case Diagram Use Case Diagram dibuat di awal pemodelan untuk menunjukkan interaksi aktor dengan sistem dan fungsi utama yang tersedia . Diagram ini bersifat umum dan dijelaskan lebih detail dalam use case description . Gambar 2. Use Case Diagram Gambar 2 memperlihatkan interaksi Pelanggan dan Admin dengan sistem. 2 Entity Relationship Diagram ERD (Entity Relationship Diagra. menggambarkan struktur konseptual basis data dan digunakan oleh hampir semua RDBMS . ERD memiliki tiga elemen utama: entitas . bjek utama Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 dalam basis dat. , atribut . nformasi dalam entita. , dan relasi . ubungan antar entita. Gambar 5. Tampilan Resep Rekomendasi Berdasarkan Preferensi Gambar 3. Entity Relationship Diagram Gambar 3 menunjukkan ERD sistem resep dengan entitas utama dan relasi antar data, menggambarkan struktur basis data sistem. 3 Implementasi Implementasi adalah tahap akhir setelah perencanaan untuk menghasilkan sistem sesuai Berikut beberapa tampilan hasil implementasi sistem dalam penelitian ini: 1 Sign Up & Sign In Pengguna dapat mendaftar dan masuk untuk mengakses fitur seperti unggah resep, baca artikel, dan rekomendasi sesuai preferensi. Data pribadi disimpan aman dengan sistem autentikasi yang menjamin keamanan dan akses personal. Gambar 5 menunjukkan antarmuka rekomendasi resep sesuai preferensi pengguna dengan detail singkat dan tombol "Lihat Resep". 3 Pencarian Resep Fitur pencarian memudahkan pengguna menemukan resep berdasarkan kategori atau bahan dengan antarmuka yang intuitif dan responsif. Gambar 6. Tampilan Pencarian Resep Gambar 6 menampilkan antarmuka pencarian resep dengan filter jenis masakan dan pengurutan hasil untuk kemudahan penggunaan. 4 Unggah Resep Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan resep lengkap dengan nama pengguna, mendorong kolaborasi dan berbagi inspirasi kuliner. Gambar 4. Tampilan Sign Up dan Sign In Gambar 4 menunjukkan desain antarmuka Sign Up dan Sign In yang sederhana dan intuitif, memudahkan pengguna mendaftar atau masuk akun untuk akses fitur utama dengan aman dan nyaman. 2 Resep Rekomendasi Berdasarkan Preferensi Setelah mendaftar, pengguna mengisi preferensi pribadi agar sistem dapat menampilkan rekomendasi resep yang relevan dan personal, yang terus disesuaikan berdasarkan perilaku pengguna. https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Gambar 7. Tampilan Unggah Resep Gambar 7 menampilkan antarmuka unggah resep dengan kolom informasi, bahan, langkah, dan tombol simpan/batal. 5 Kategori Resep Resep dikelompokkan dalam kategori seperti "Indonesian Food" dan "Korean Food" untuk memudahkan pencarian dan eksplorasi sesuai preferensi pengguna. Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. Gambar 8. Tampilan Kategori Resep p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 8 Resep Premium Fitur resep premium menyediakan akses eksklusif dengan bahan dan teknik khusus untuk meningkatkan loyalitas. Business intelligence digunakan untuk menganalisis data langganan dan perilaku pengguna, membantu strategi pemasaran, pengembangan konten sesuai tren, serta meningkatkan pendapatan lewat rekomendasi dan Business menggabungkan arsitektur, tools, database, dan metodologi untuk mengubah data menjadi aset strategis perusahaan . Gambar 8 menampilkan halaman utama dengan banner, menu kategori, dan resep pilihan untuk memudahkan pencarian dan pemilihan resep. 6 Tampilan Detail Resep Setiap resep lengkap dengan bahan, langkah, waktu estimasi, dan tips tambahan, disusun agar mudah dipahami untuk semua tingkat keahlian. Gambar 9. Tampilan Detail Resep Gambar 9 menunjukkan halaman resep "Nasi Uduk Betawi" lengkap dengan gambar, deskripsi, bahan, dan langkah memasak yang jelas dan terstruktur. 7 Blog Fitur blog menyajikan artikel kuliner edukatif dan inspiratif, meliputi tips memasak, teknik penyajian, info gizi, dan tren makanan, sebagai sarana pembelajaran bagi pecinta masakan. Gambar 10. Tampilan Blog Gambar 10 menampilkan postingan blog tentang otentisitas makanan dengan desain simpel. https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Gambar 11. Tampilan Resep Premium Gambar 11 menampilkan tiga resep premium dengan info ringkas dan tombol untuk melihat detail. 4 Pengujian Sistem Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan fungsi aplikasi "Cuisine: Kumpulan Resep Masakan Online" sesuai spesifikasi. Hasil pengujian disajikan Tabel 3. Hasil Pengujian Black Box Nomor Uji Nama Kasus Uji Kebutuhan Hasil Uji Perangkat Fungsionalita Lunak UPLMendaftar Akun CSN. 001Berhasil CSN. Nomor Uji Nama Kasus Uji Kebutuhan Hasil Uji Perangkat Fungsionalita Lunak UPLLogin Akun CSN. Berhasil CSN. UPLMelihat Resep CSN. Berhasil CSN. UPLMembeli Resep CSN. Berhasil CSN. 004-W Premium UPLMemberikan CSN. Berhasil CSN. 005-W Rating dan Review UPLMembaca CSN. Berhasil CSN. 006-W Artikel UPLMengisi CSN. Berhasil CSN. 007-W Preferensi UPLMencari Resep CSN. Berhasil CSN. UPLMenampilkan CSN. Berhasil CSN. 009-W Resep Rekomendasi UPLLog out CSN. Berhasil Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. CSN. UPLCSN. UPLCSN. UPLCSN. UPLCSN. UPLCSN. UPLCSN. UPLCSN. Login Admin CSN. Berhasil Mengunggah Resep Menghapus Resep Mengedit Resep CSN. Berhasil CSN. Berhasil CSN. Berhasil Memantau Dashboard Menghapus Review Menyetujui Transaksi Resep Premium Mengunggah Artikel Mengedit Artikel CSN. Berhasil CSN. Berhasil CSN. Berhasil UPLCSN. Berhasil CSN. UPLCSN. Berhasil CSN. UPLMenghapus CSN. Berhasil CSN. 010-A Artikel Pengujian terhadap 30 fungsi sistem menunjukkan hasil yang sukses dengan status "Berhasil". Semua fungsi berjalan sesuai kebutuhan pengguna, menghasilkan tingkat keberhasilan 100%. Kesimpulan Sistem informasi kumpulan resep masakan berbasis website telah berhasil dibangun dengan metode Waterfall dan menyediakan fitur seperti pencarian resep berdasarkan bahan, kategori, serta rekomendasi sesuai preferensi pengguna. depannya, diperlukan uji beban dan keamanan untuk memastikan sistem mampu menangani lebih banyak pengguna dan tetap terlindungi. Peningkatan skalabilitas juga penting agar performa tetap stabil seiring pertambahan data. Fitur lanjutan seperti integrasi media sosial dan rekomendasi berbasis kecerdasan buatan dapat menambah nilai guna dan keterlibatan pengguna. Evaluasi umpan balik secara rutin perlu dilakukan agar sistem tetap relevan dengan kebutuhan pengguna. Ucapan Terima kasih Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan selama proses penulisan artikel ini. Ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada pihak-pihak yang telah membantu baik dari segi teknis maupun dalam hal Segala bentuk kontribusi yang diberikan sangat berarti bagi tersusunnya artikel ini dengan baik. Daftar Pustaka