Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 PENGEMBANGAN SKEMA PATEN PADA SISTEM INFORMASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL LPPM UNIVERSITAS DHYANA PURA I Made Dwi Ardiada 1. Putu Wida Gunawan2. Gerson Feoh3 Universitas Dhyana Pura123 Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Daling Kuta Utara E-mail : dwiardiada@undhirabali. id1, putuwida@undhirabali. id2, gerson. feoh@undhirabali. ABSTRAK Menurut Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM, paten didefinisikan sebagai hak eksklusif penemu untuk membuat atau memberikan karyanya untuk dibuat di bidang seni untuk jangka waktu tertentu. Pada Universitas Dhyana Pura salah s atu unit yaitu LPPM memiliki beberapa kegiatan yang meliputi pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual ( HKI ). Pada Tanggal 22 April 2021 Universitas Dhyana Pura menerima Penguatan Sentra Hak Kekayaan Intelektual Kementrian Riset dan Teknologi / Bada Riset dan Inovasi Nasional Tahun Pada Sedangkan Sistem Informasi Pengenglolaan Hak Kekayaan Intelektual ( HKI ) pada LPPM hanya mencakup tentang Permohonan Hak Cipta. Selain itu diperlukan juga fasilitas pengajuan paten yang secara digitalisasi pada Universitas agar menunjang pengajuan paten yang masih minim. Selain Itu Penerimaan Insentif terkait Sentra HKI juga tidak dapat mencakup mengenai pengembangan sistem internal pada universitas Maka perlu dilakukan pengembangan skema paten pada sistem pengelolaan HKI pada LPPM universitas Dhyana Pura yang dapat menampilkan laporan terkait permohonan hak paten serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Dengan pengembangan skema paten pada sistem tersebut dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan ketepatan dalam pengolahan Data dapat terlaksana sehingga diharapkan dapat membawa kemajuan dalam pelayanan permohonan dan pengelolaan hak paten pada LPPM Universitas Dhyana Pura Kata kunci : . hak, informasi, paten, permohonan, sistem ABSTRACTS According to the Directorate General of Intellectual Property of the Ministry of Law and Human Rights, a patent is defined as the exclusive right of the inventor to create or provide his work to be made in the field of art for a certain period of time. At Dhyana Pura University, one of the units, namely LPPM, has several activities which include the management of Intellectual Property Rights (IPR). April 22, 2021. Dhyana Pura University received the Strengthening of Intellectual Property Rights Center of the Ministry of Research and Technology / National Research and Innovation Agency in Meanwhile, the Information System for the Management of Intellectual Property Rights (IPR) at LPPM only covers Copyright Applications. In addition, a digitalized patent filing facility is also needed at the University to support patent applications which are still minimal. In addition, the Incentive Revenue related to the Intellectual Property Rights Center also cannot cover the development of internal systems at the university. Therefore, it is necessary to develop a patent scheme for the IPR management system at the Dhyana Pura University LPPM which can display reports related to patent applications and can be accessed anywhere and anytime. With the development of a patent scheme on the system, it can provide convenience, speed and accuracy in Data processing so that it is expected to bring progress in the service of application and management of patent rights at LPPM Dhyana Pura University. Keywords: applications. Information, patents, rights, systems 236 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. PENDAHULUAN Menurut Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM, paten didefinisikan sebagai hak eksklusif penemu untuk membuat atau memberikan karyanya untuk dibuat di bidang seni untuk jangka waktu Kepercayaan. Kepada pihak lain untuk melakukan penelitiannya. Membuat sebutan adalah gagasan bahwa pengembang adalah pencipta pekerjaan untuk memecahkan masalah tertentu di departemen teknik. Ini bisa berupa produk atau proses atau peningkatan dan peningkatan produk atau proses. Ada dua jenis paten yang dikenal sebagai paten: paten biasa dan paten sederhana. Paten standar adalah hak cipta yang diberikan suatu negara kepada melaksanakan paten dalam jangka waktu tertentu atau mengizinkan pihak lain untuk melaksanakan paten tersebut . hak lainnya Perjanjian hak cipta adalah perjanjian hak cipta khusus yang diberikan oleh tanah kepada pengembang, yang dicapai dengan menggunakan produk segar atau bahan yang bernilai berguna untuk desain, struktur, struktur, atau bahan . P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 dengan Ketua LPPM dan Tim Sentra HKI dinyatakan bahwa dalam RAB insentif penguatan Sentra HKI tidak diperbolehkan pengembangan sistem internal pada universitas. Namun LPPM dan Sentra HKI Undhira menyatakan perlunya pengembangan sistem pengajuan secara digital. Berdasarkan permasalahan yang ada, penulis melakukan pengembangan skema paten pada sistem pengelolaan HKI pada LPPM universitas Dhyana Pura yang dapat menampilkan laporan terkait permohonan hak paten serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Sistem dibangun menggunakan teknologi symphony framework. Dengan pengembangan skema paten pada sistem tersebut dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan ketepatan dalam pengolahan Data dapat terlaksana sehingga diharapkan dapat membawa kemajuan dalam pelayanan permohonan dan pengelolaan hak paten pada LPPM Universitas Dhyana Pura. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini metode penelitian menyarankan sebuah pendekatan yang sistematis dan sekuensial . melalui tahapantahapan yang ada pada SDLC (Software Development Life Cycl. untuk membangun sebuah perangkat lunak . SDLC adalah sebuah siklus pengembangan perangkat lunak yang terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan-tahapan dalam SDLC meliputi : Pada Universitas Dhyana Pura salah satu unit yaitu LPPM memiliki beberapa kegiatan yang meliputi pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual ( HKI ) . Pada Tanggal 22 April 2021 Universitas Dhyana Pura menerima Penguatan Sentra Hak Kekayaan Intelektual Kementrian Riset dan Teknologi / Bada Riset dan Inovasi Nasional Tahun 2021. Pada Sedangkan Sistem Informasi Pengenglolaan Hak Kekayaan Communication (Project Initiation & Intelektual ( HKI ) pada LPPM hanya mencakup Requirements Gatherin. tentang Permohonan Hak Cipta. Selain itu Sebelum memulai pekerjaan yang bersifat teknis, diperlukan juga fasilitas pengajuan paten yang sangat diperlukan adanya komunikasi dengan secara digitalisasi pada Universitas agar customer demi memahami dan mencapai tujuan menunjang pengajuan paten yang masih minim. yang ingin dicapai. Hasil dari komunikasi Pada Proses pengajuan permohonan paten, pihak tersebut adalah inisialisasi proyek, seperti LPPM masih belum sepenuhnya memanfaatkan menganalisis permasalahan yang dihadapi dan teknologi informasi sehingga menimbulkan mengumpulkan Data-Data yang diperlukan, beberapa permasalahan. Permasalahan tersebut serta membantu mendefinisikan fitur dan fungsi antara lain proses permohonan yang masih Pengumpulan Data-Data tambahan dilakukan secara manual dimana pemohon hanya bisa juga diambil dari jurnal, artikel, dan internet. bisa melakukan permohonan dikantor LPPM kemudian mengisi form yang tersedia serta Planning (Estimating. Scheduling, melengkapi berkas sesuai hak paten yang dipilih. Trackin. Hal tersebut menyebabkan proses pengajuan Tahap berikutnya adalah tahapan perencanaan yang memakan waktu yang lama. Permasalahan yang menjelaskan tentang estimasi tugas-tugas berikutnya adalah tidak adanya histori teknis yang akan dilakukan, resiko resiko yang permohonan sehingga menyebabkan tidak dapat terjadi, sumber daya yang diperlukan adanya perbandingan tiap periode. Jika adanya dalam membuat sistem, produk kerja yang ingin histori permohonan hak paten, maka proses dihasilkan, penjadwalan kerja yang akan pemantauan dapat dilakukan guna memberikan dilaksanakan, dan tracking proses pengerjaan evaluasi terhadap produktivitas dosen terkai hak paten yang mengalami peningkatan atau penurunan setiap tahunnya. Dari Pertemuan Modeling (Analysis & Desig. 237 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Tahapan ini adalah tahap perancangan dan permodelan arsitektur sistem yang berfokus pada perancangan struktur Data, arsitektur software, tampilan interface, dan algoritma program. Tujuannya untuk lebih memahami gambaran besar dari apa yang akan dikerjakan. Construction (Code & Tes. Tahapan Construction ini merupakan proses penerjemahan bentuk desain menjadi kode atau bentuk/bahasa yang dapat dibaca oleh mesin. Setelah pengkodean selesai, dilakukan pengujian terhadap sistem dan juga kode yang sudah Tujuannya untuk menemukan kesalahan yang mungkin terjadi untuk nantinya diperbaiki. Deployment (Delivery. Support. Feedbac. Tahapan Deployment merupakan tahapan pemeliharaan software secara berkala, perbaikan software, evaluasi software, dan pengembangan software berdasarkan umpan balik yang diberikan agar sistem dapat tetap berjalan dan berkembang sesuai dengan fungsinya . HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Rancangan Pengembangan Skema Paten Pada Pengembangan Skema Paten pada sistem informasi hak kekayaan intelektual LPPM Universitas Dhyana Pura dalam bentuk Diagram Konteks. Data Flow Diagram dan Entity Relationship Diagram . Berikut Diagram Konteks Pengembangan Skema Paten yang dirancang ditunjukkan pada gambar 1. Gambar 2. Data Flow Diagram Pada Diagram level 0 merupakan breakdown dari Diagram Konteks. Proses Pada Data Flow Diagram terdapat 3 proses yaitu proses Login . Proses Data Master dan Proses Pengajuan Paten. Pada proses Data Master yang dilakukan hanya oleh Entitas Operator saja. Sedangkan pada 2 proses lainnya dilakukan oleh 2 Entitas yaitu Pengusul dan Operator. Dari Data Diagram level 0 Dilakukan Breakdown untuk mendapat alur proses yang lengkap dan terperinci menjadi 3 Data Flow Diagram Level 1 yaitu : Data Flow Diagram Level 1 Proses Login Data Flow Diagram Level 1 Proses Data Master Data Flow Diagram Level 1 Proses Pengajuan Paten Pada Data Flow Diagram Level 1 Proses Login dapat dilihat pada Gambar. seperti berikut : Data_login_operator LOGIN OPERATOR Data_login_operator Data_klaim_operator Info_login_operator Info_klaim_operator Data_inventor_operator Data_permohonan_paten_pengusul Info pemohon_operator Data_pemohon_operator Data_file_management_pengusul Data_klaim_pengusul VALIDASI LOGIN OPERATOR OPERATOR Data_file_management_operator Data_inventor_pengusul Info_pemohon_pengusul Data_pemohon_pengusul Info_login_operator PENGEMBANGAN SKEMA Data_kewarganegaraan Info_login_operator PATEN PADA SISTEM Info_login_pengusul PENGUSUL Data_login_pengusul INFORMASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL LPPM Info_inventor_pengusul Info_file_management_pengusul FOS_USER Info_data_kewarganegaraan UNIVERSITAS DHYANA PURA Info_login_operator FOS_GROUP OPERATOR data_login_operator Info_login_operator FOS_USER_GROUP Data_fakultas Info_login_pengusul Info fakultas Data prodi Info_prodi Info_inventor_operator Info_permohonan_paten_operator Data_permohonan_paten_operator Info_file_management_operator VALIDASI LOGIN PENGUSUL Info_login_pengusul Info_login_pengusul Info_klaim_pengusul Info_permohonan_paten_pengusul PENGUSUL Info_login_pengusul Data Login Pengusul Gambar 1. Diagram Konteks Berdasarkan hasil rancangan Diagram Konteks terdapat 2 entitas yang terlibat yaitu Pengusul Dan Operator. Pengusul dan Operator memiliki Alur Proses yang berbeda dalam Pengembangan Skema paten di Sistem Universitas Dhyana Pura. Pada Diagram Konteks dilakukan breakdown untuk pada Satu proses besar menjadi seperti Gambar 2 Seperti berikut: LOGIN PENGUSUL Data_login_pengusul Gambar 3. Data Flow Diagram Level 1 Proses Login Pada Data Flow Diagram Level 1 Proses Login terdapat pada Entitas Pengusul dan Operator memiliki 2 Proses yaitu Login dan Validasi yang dicek berdasarkan Data store dan dikirim informasinya kembali ke entitas. Berikut Data Flow Diagram Level 1 Proses Data Master pada gambar 4. 238 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. OPERATOR Data_fakultas Kelola Fakultas Data_fakultas Update Fakultas Info_fakultas Data_prodi Data Fakultas Info_fakultas Kelola Prodi Info_prodi P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Data_prodi Update Prodi Data Prodi Info_prodi Gambar 4. Data Flow Diagram Level 1 Proses Data Master Pada Data Flow Diagram level 1 proses Data master hanya entitias Operator saja yang terlibat. Pada Data Flow Diagram Level 1 proses Data Master terdapat 4 Proses yaitu Kelola Dan Update Data Prodi dan Data Fakultas. Masing Ae Masing dari Proses dilakukan update ke Data Store. Berikut Data Flow Diagram level 1 pengajuan Paten pada gambar 5. Sebagai berikut : Gambar 6. Entity Relationship Diagram Permohonan Paten Info permohonan paten Update Permohonan Paten Data permohonan Info permohonan Data file management Kelola Permohonan Paten Kelola File Management Data file management Info permohonan Info file Update File Management Info file management OPERATOR Data permohonan paten File Management Data file Info pemohon Data inventor Data permohonan Paten Kelola File Management Kelola Permohonan Paten Update Permohonan Paten Data klaim Info klaim Info file Data pemohon Data file management Info permohonan paten Update File Management Info file management Data permohonan paten Kelola Pemohon Data pemohon Data Pemohon Data pemohon PENGUSUL Info klaim Info Pemohon Kelola Klaim Update Pemohon Info pemohon Info invetor Data pemohon Data inventor Data klaim Info klaim Kelola Pemohon Update Klaim Info pemohon Update Pemohon Kelola Inventor Info klaim Kelola Klaim Info inventor Data klaim Data inventor Kelola Inventor Data Klaim Data klaim Update Invetor Info inventor Update Klaim Update Inventor Data inventor Info inventor Data Inventor Gambar 5. Data Flow Diagram Level 1 Pengajuan Paten Pada Data Flow Diagram level 1 Proses Pengajuan paten Terdapat 2 Entitas yaitu Pengusul dan Operator. Dalam Data Flow Diagram Level 1 Proses Pengajuan paten menjadi 20 Proses Kecil dan menggunakan 4 Data Store. Dan untuk Data Store dirincikan dalam bentuk Entity Relationship Diagram pada gambar 6 seperti berikut : Adapun atribut dari masing Ae masing entitas yang berisikan garis bawah dan di tebalkan disebut sebagai atribut Primary Key sebagai Fos_user_group : { id, name, roles } Fos_user_user_group { user_id , group_i. Fos_user_user . d, username, email, enabled, password,locked,roles, isdefaultpas. Data_klaim { id, id_user, deskripsi_klai. Permohonan_paten_klaim . ermohonan_paten_id. Data_klaim_id } Permohonan_paten . d, id_user,jenis_paten,kriteria_pemohon , tipe_pemohon, nama_koresponden, surat_menyurat, no_telp_koresponden, email_koresponden, judul_invensi_indonesia, judul_invensi_inggris, abstrak_indonesia, abstrak_inggris. File_klaim. File_abstrak. File_gambar_teknik. File_gambar_pengumuman. File_surat_kuasa. File_pengalihan_hak_invensi. File_pernyataan_kepemilikan_invens 239 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. File_bukti_penunjukan_negaram File_dokumen_lainnya. File_pernyatan_umk,tanggal_pemoho id_prodi,id_deksripsi_bahasa_indones id_deskripsi_bahasa_inggris,id_Seque File_management . d,id_user,status_bahasa_File,File_ management,status_jenis_File } Permohonan_paten_Data_inventor . ermohonan_paten_id. Data_inventor_i. Data_prodi . d, nama_prodi, id_fakultas } Data_fakultas . d, nama_fakultas } Permohonan_paten_Data_pemohon . ermohonan_paten_id, pemohon_id Data_inventor . d,id_user,nama_inventor,alamat_in ventor,no_telp,email_inventor,id_Dat a_kewarganegaraa. Data_pemohon . d,id_user,nama_pemohon,alamat_p emohon, no_telp, email_pemohon, id_Data_kewarganegaraan } Data_kewarganegaraan { id, nama_kewarganegaraan } P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Gambar 7. Konseptual Database Pengelolaan hak paten 4 Halaman Sistem Informasi Pada Halaman Login untuk berfungsi untuk mengetahui level hak akses user sebagai Operator atau pengusul. Di halaman login akan diminta untuk menginput username dan password dan kemudian tekan tombol login untuk dapat mengakses sistem informasinya. 2 Hasil Pengembangan Skema Paten Hasil Pengembangan Skema Paten pada Sistem Informasi Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual LPPM Universitas Dhyana Pura yang menggunakan Symfony Framework terdiri dari dari beberapa halaman Ae halaman pengelolaan dan juga keamanan pengguna 3 Database Sistem Informasi Database yang dibuat menggunakan MYSQL . Database sistem informasi ini berguna untuk menampung Data Ae Data yang akan diinput menggunakan sistem . berikut gambar Database Sistem Informasi Pengelolaan Hak Paten Gambar 8. Halaman Login Pada Gambar 9 merupakan tampilan User berhasil masuk dengan level akses sebagai Pada halaman Utama dengan level akses admin, user dapat menggunakan beberapa Menu seperti gambar berikut : 240 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Pada halaman Data pemohon admin Dan operator dapat memantau dan mengelola Pemohon Ae Pemohon yang terlibat dalam pengajuan paten di Sistem. Untuk Memantau dapat melihat Kolom User Input yang melakukan input Data pada Sistem. Gambar 9. Halaman Utama Pada Halaman Utama level Akses Admin dan Operator terdapat beberapa menu dalam pengembangan skema paten yaitu Data persyaratan . File management . Data pemohon . Data inventor. Data Klaim dan Permohonan Paten Gambar 13. Halaman Data Inventor Pada halaman Data Inventor dari sisi Operator dan Admin Menampilkan Data Inventor yang diinputkan Oleh pengusul Ataupun Operator. Data Inventor Ini akan digunakan dalam permohonan paten Gambar 10. Halaman Data Persyaratan Pada Halaman Data Persyaratan merupakan Halaman yang mengelola Status Validasi Persyaratan pada Permohonan Paten. Apabila Ada perubahan Persyaratan pada Kebijakan yang berlaku maka system akan dapat mengakomodir perubahan tersebut. Gambar 14. Halaman Data Klaim Pada halaman Data Klaim Operator dan Admin dapat melihat dan mengelola Data Klaim yang sudah diinputkan Oleh Pengusul. Halaman Data klaim ini berkaitan dengan permohonan paten pada saat melakukan Input permohonan paten Gambar 11. Halaman File Management Pada Halaman File management merupakan Tempat Untuk Upload Dokumen Ae Dokumen Terkait Kebutuhan Permohonan Paten Seperti Abstrak. Deskripsi Bahasa Indonesia . Deskripsi Bahasa Inggris . Sequence . Klaim . Abstrak . Gambar Invensi Gambar 15. Halaman Permohonan Paten Pada Halaman Permohonan Paten Operator dan Admin Dapat Mengelola Permohonan Paten dan Dapat melihat Data Permohonan Paten. Pada permohonan paten Terdapat Komponen Ae Komponen yang diisi dalam pengajuan paten yaitu : Jenis Permohonan Paten. Data Pemohon. Gambar 12. Halaman Data Permohonan 241 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. Data Korespondensi. Dokumen Terkait dan Lampiran Dokumen P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Gambar 18. Halaman Pergantian Password Default 5 Pengujian Sistem Berikut hasil pengujian sistem menggunakan metode black box berdasarkan pada blok pengujian sistem Tabel 1. Pengujian Halaman Login Gambar 16. Halaman Daftar User Pada halaman Daftar User merupakan halaman untuk mengelola user Ae user pengusul yang dapat mengakses system hak Kekayaan Intelektual LPPM Universitas Dhyana Pura. Operator dapat melakukan Reset password apabila Pengusul lupa dengan Password pada Sistemnya Gambar 17. Halaman Daftar Hak Akses Pada halaman Groups merupakan halaman yang mengelola Hak Akses pada User pengusul berdasarkan Level Akses yang diberikan oleh Operator / Admin Data Masukan Username Username Username Yang Akan kesalahan Au Invalid Credentials: Akan Perubahan Password Status Akan Halaman Utama sesuai Hak Akses [ v ] Sukses Gagal [ v ] Sukses Gagal [ v ] Sukses Gagal Tabel 2. Pengujian Tampilan dan Form data Persyaratan Data Yang Status Masukan Menampilkan Akan [ v ] Sukses Data [ ] Gagal Persyaratan Data sesuai level akses dalam bentuk tabel Tambah Data Akan Muncul [ v ] Sukses Persyaratan [ ] Gagal Kondisi kolom masih kolom wajib Kosong Tambah Data Akan Muncul [ v ] Sukses Persyaratan Notifikasi [ ] Gagal kondisi semua informasi 242 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. kolom terisi bahwa Data telah sukses terinout dan Data yang telah diinput Tabel 3. Pengujian Tampilan dan Form File Management Data Masukan Menampilkan Data File Management Tambah Data File kondisi salah satu kolom masih kosong Tambah Data Pengelolaan Data File Management kondisi semua kolom terisi Yang Akan Data File sesuai level akses dalam bentuk tabel Akan muncul bahwa kolom wajib diisi Akan muncul bahwa Data telah sukses terinput dan Data yang telah diinput Filter Data Pemohon Kebutuhan oleh user Tambah Data Pemohon Yang Akan Data sesuai level akses dalam bentuk tabel Akan muncul Data Pemohon sesuai Filter dalam bentuk Akan muncul kondisi salah satu kolom masih kosong Tambah Data Pemohon kondisi semua kolom terisi Status [ v ] Sukses [ ] Gagal bahwa kolom wajib diisi Akan muncul bahwa Data telah sukses terinput dan Data yang telah diinput [ v ] Sukses [ ] Gagal Tabel 5. Pengujian Tampilan dan Form Data [ v ] Sukses [ ] Gagal [ v ] Sukses [ ] Gagal Tabel 4. Pengujian Tampilan dan Form data Pemohon Data Masukan Menampilkan List Data Pemohon P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Status [ v ] Sukses [ ] Gagal [ v ] Sukses [ ] Gagal Data Masukan Menampilkan list Data Inventor Filter Data Inventor oleh user Tambaah Data Invnetor kondisi salah satu kolom masih kosong Tambah Data Inventor Kondisi semua kolom Status [ v ] Sukses [ ] Gagal [ v ] Sukses [ ] Gagal [ v ] Sukses [ ] Gagal [ v ] Sukses [ ] Gagal Tabel 6. Pengujian Tampilan dan Form Data Klaim Data Masukan Menampilkan list Data Klaim [ v ] Sukses [ ] Gagal Yang Akan Data sesuai level akses dalam bentuk tabel Akan muncul Data Inventor sesuai Filter dalam bentuk Akan muncul bahwa kolom wajib diisi Akan muncul bahwa Data telah sukses terinput dan Data yang telah diinput Yang Akan Data pemohon sesuai level akses dalam 243 | S T M I K D i a n C i p t a C e n d i k i a K o t a b u m i Status . Sukses [ ] Gagal Jurnal informasi dan Komputer Vol: 10 No:2. Filter Data Klaim dengan kebutuhan yang ditentukan oleh Tambaah Data Klaim dengan kondisi salah satu kolom masih kosong Tambah Data Klaim dengan Kondisi semua kolom terisi bentuk tabel Akan muncul Data Klaim sesuai Filter yang ditentukan dalam bentuk Akan muncul notifikasi pesan informasi bahwa kolom wajib Akan muncul notifikasi pesan informasi bahwa Data telah sukses terinput Data yang telah . Sukses [ ] Gagal . Sukses [ ] Gagal . Sukses [ ] Gagal Tabel 7. Pengujian Tampilan dan Form Permohonan Paten Data Masukan Menampilkan Permohonan Paten Filter Permohonan Paten dengan oleh user Tambaah Permohonan Paten dengan kondisi salah satu kolom masih kosong Tambah Permohonan Paten dengan Kondisi semua kolom Download Dokumen Terlampir Yang Akan Data sesuai level akses dalam bentuk tabel Akan muncul Permohonan Paten sesuai Filter yang dalam bentuk Akan muncul bahwa kolom wajib diisi Akan muncul bahwa Data telah sukses terinput dan Data yang telah diinput Akan Masuk ke Folder Download Status [ v ] Sukses [ ] Gagal P-ISSN: 2337-8344 E-ISSN: 2623-1247 Permohonan Paten Cetak Formulir Paten pada browser Menampilkan Formulir Paten dalam bentuk File PDF KESIMPULAN [ v ] Sukses [ ] Gagal Berdasarkan hasil yang dicapai terkait dengan anailisis, perancangan dan pengembangan Skema paten pada sistem informasi pengelolaan hak kekayaan intelektual maka didapat kesimpulan sebagai berikut : Pengembangan skema paten pada system infromasi pengelolaan hak kekayaan intelektual dapat memberikan kemudahan, pengolahan Data dapat terlaksana sehingga diharapkan dapat membawa kemajuan dalam pelayanan permohonan dan pengelolaan hak paten pada LPPM Universitas Dhyana Pura. Mengetahui hasil pengujian dengan menggunakan metode blackbox dan hasilnya adalah sesuai dengan yang DAFTAR PUSTAKA