ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA MAHE SEBERANG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Nanda Rizki Awaludin*. Muhammad Noor Irfansyah nandarizki050600@gmail. mnifansyah@stiatabalong. Program Studi Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung Ae Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 7012 Email: info@stiatabalong. ABSTRAK Pelayanan publik menjadi suatu tolak ukur kinerja Pemerintah yang paling kasat mata. Masyarakat dapat langsung menilai kinerja pemerintahberdasarkan kualitas layanan publik yang diterima, karena kualitas layanan publik dirasakan masyarakat dari semua kalangan. Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsima. telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah dan Pemerintah Daera. untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui Efektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif kualitatif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/varification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pamsimas di Desa Mahe Seberang sudah berjalan dengan efektif dilihat dari segi kejelasan tujuan, kejelasan strategi dan analisis program. Kata Kunci: Efektivitas. Kebijakan. Program Pamsimas THE EFFECTIVENESS OF THE COMMUNITY-BASED DRINKING WATER AND SANITATION PROGRAM (PAMSIMAS) IN MAHE SEBERANG VILLAGE. TANJUNG DISTRICT. TABALONG REGENCY ABSTRACT Public service is a visible benchmark of government performance. The community can directly assess government performance based on the quality of public services they receive, as the quality of these services is experienced by people from all walks of life. The Community-Based Drinking Water and Sanitation Program (PAMSIMAS) has become one of the national flagship programs . mplemented by both the central and local government. aimed at improving rural populations' access to proper drinking water and sanitation facilities using a community-based approach. The objective of this research is to determine the effectiveness of the Community-Based Drinking Water and Sanitation Program (PAMSIMAS) in Mahe Seberang Village. Tanjung District. Tabalong Regency. This study employs a qualitative descriptive There are five informants in this research. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB display, and conclusion drawing/verification. The results of this study indicate that the PAMSIMAS program in Mahe Seberang Village has been effectively implemented in terms of goal clarity, strategy clarity, and program analysis. Keywords: Effectiveness. Policy. PAMSIMAS Program PENDAHULUAN Latar Belakang Kebijakan menurut (Dye, 2. adalah apapun yang dipilih oleh pemerintah untuk melakukan atau tidak melakukan . ublic policy is whatever governments choose to do or not to d. Sehingga kebijakan publik dibuat oleh badan pemerintah, bukan organisasi swasta. Dan kebijakan publik menyangkut pilihan yang harus dilakukan atau tidak dilakukan oleh badan (Anderson, 2. kebijakan publik ini mempunyai beberapa implikasi, yakni pertama, titik perhatian kita dalam membicarakan kebijakan publik berorientasi pada maksud atau tujuan dan bukan perilaku secara serampangan. Kebijakan publik secara luas dalam sistem politik modern bukan suatu yang terjadi begitu saja melainkan direncanakan oleh aktor-aktor yang terlibat di dalam sistem politik. Dengan kata lain, pemerintah dapat mengambil kebijakan untuk tidak melakukan campur tangan dalam bidang-bidang umum maupun khusus. Maka, kebijakan publik adalah kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sebagai pembuat kebijakan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu di masyarakat dimana dalam penyusunannya melalui berbagai tahapan. Nugroho . mengemukakan bahwa Kebijakan Publik adalah keputusan yang dibuat oleh negara, khususnya pemerintah, sebagai strategi untuk merealisasikan tujuan negara yang Kebijakan publik adalah strategi untuk mengantar masyarakat pada masa awal, memasuki masyarakat pada masa awal, memasuki masyarakat pada masa transisi, untuk menuju pada masyarakat yang di cita-citakan. Pelayanan publik menjadi suatu tolak ukur kinerja Pemerintah yang paling kasat mata. Masyarakat dapat langsung menilai kinerja JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 pemerintahberdasarkan kualitas layanan publik yang diterima, karena kualitas layanan publik dirasakan masyarakat dari semua kalangan, dimana keberhasilan dalam membangun kinerja pelayanan publik secara profesional, efektif, efisien, dan akuntabel akan mengangkat citra positif Pemerintah Kabupaten Tabalong, di mata warga masyarakatnya. Sebagian besar kebutuhan air manusia berasal dari berbagai sumber air seperti sungai, sumur gali, sumur bor, mata air, air PDAM, dan sebagainya, oleh karena itu kualitas sarana air bersih masyarakat harus selalu diperhatikan, sehingga masyarakat dapat memperoleh air bersih yang memenuhi syarat kesehatan bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat. Air merupakan sumber daya alam yang sangat berharga yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa bagi kelangsungan hidup manusia. Keberadaan sumber daya air harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup serta dijamin agar setiap orang mendapatkan haknya atas sumber daya alam tersebut. Pengertian yang terkandung di dalam amanat konstitusi tersebut adalah bahwa negara bertanggungjawab terhadap ketersediaan dan pendistribusian potensi sumberdaya air bagi seluruh masyarakat Indonesia, dan dengan demikian pemanfaatan potensi sumberdaya air harus direncanakan sedemikian rupa, sehingga memenuhi prinsip-prinsip kemanfaatan, keadilan, kemandirian, kelestarian dan keberlanjutan (Hamidah, 2. Berkenaan dengan pengelolaan air, seringkali menimbulkan berbagai persoalan, baik secara vertikal maupun horizontal. Kebutuhan air yang meningkat mendorong penguatan nilai ekonomi ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB dibanding nilai sosial atas air. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan antar sektor, antar wilayah, antar berbagai pihak yang terkait dengan sumber daya air. (Basoeki. Oleh karena itu diperlukan suatu pengaturan hukum konkret dalam rangka memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemakmuran. Sebelum adanya pamsimas masyarakat kekurangan air bersih. Sebelum mengambil sumber air untuk pamsimas, masyarakat bekerja sama dengan puskesmas hikun lewat sanitarian kit . lat untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas sanitasi air dan lingkunga. untuk menguji lab air di sungai kecil yang jernih yang berada di dekat sawah apakah layak di konsumsi atau tidak. Setelah melihat hasil dari uji lab tersebut mempertimbangkan lagi untuk mengambil sumber air di sungai kecil dekat sawat tersebut, mengingat air tersebut tidak layak untuk di konsumsi dan karena ada zat berbahaya di dalam air tersebut. dan akhirnya masyarakat mencoba menggunakan air sungai tabalong untuk sumber air pamsimas dan ternyata airnya tidak berbahaya dan layak di konsumsi meskipun airnya agak keruh, masyarakat sebelumnya sempat mengeluh karena air yang di ambil di sungai tabalong itu keruh, penyaringan di dalam kolam pamsimas juga masih belum maksimal dan juga masyarakat tidak mau pakai penjernih air . masyarakat ingin pamsimas itu apa adanya saja tanpa menggunakan bahan penjernih buatan, walaupun airnya keruh masyarakat sangat terbantu dengan adanya pamsimas ini. Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsima. telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah dan Pemerintah Daera. untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. Program Pamsimas I yang dimulai pada Tahun 2008 sampai dengan Tahun 2012 dan Pamsimas II dari Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2015 telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi. serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk terus meningkatkan akses penduduk perdesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum dan sanitasi dalam rangka pencapaian target Akses Universal Air Minum dan Sanitasi dan target SDGs. Program Pamsimas dilanjutkan pada Tahun 2016 sampai dengan Tahun 2021 khusus untuk desa-desa di Kabupaten. (Soekanto, 2. mengatakan bahwa efektif adalah taraf sejauh mana suatu kelompok dapat mencapai tujuannya. Bertolak dari teori tersebut penulis mengangkat penelitian dengan judul AuEfektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten TabalongAy. Fokus Penelitian Fokus Penelitian ini dimaksudkan untuk membatasi studi kualitatif sekaligus membatasi penelitian guna memilih mana data yang relevan dan mana yang tidak relevan (Moleong, 2. Pembatasan dalam penelitian kualitatif ini lebih didasarkan pada tingkat kepentingan/urgensi dari masalah yang dihadapi dalam penelitian ini. Penelitian ini akan difokuskan pada Efektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Rumusan Masalah Dari paparan latar belakang di atas didapat rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimanakah Efektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong? Tujuan Penelitian Berdasarkan diungkapkan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah: ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Untuk mengetahui Efektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Manfaat Penelitian Penelitian harus memberikan sebuah manfaat, maka adapun hasil penelitian ini yang diharapkan mempunyai manfaat. Secara garis besar manfaat penelitian ini diantaranya sebagai Manfaat Teoritis Penelitian ini diharapkan bisa mendukung Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR) dalam menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional RPJMN) 2020-2024, tentang upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap airminum yang layak dan berkelanjutan. Manfaat Praktis . Bagi peneliti memberikan wawasan pengetahuan tentang Efektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Bagi pemerintah daerah, dapat menambah kualitas pelayanan bagi masyarakat, dengan adanya Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsima. khususnya dalam hal memperoleh air TINJAUAN PUSTAKA Konsep Kebijakan Istilah kebijakan atau kebijaksanaan memiliki banyak makna. (Parsons, 2. menyebutkan 10 penggunaan istilah kebijakan, yaitu sebagai label untuk sebuah bidang aktivitas, sebagai ekspresi tujuan umum atau aktivitas JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 negara yang diharapkan, sebagai proposal spesifik, sebagai keputusan pemerintah, sebagai otorisasi formal, sebagai sebuah program, sebagai output, sebagai hasil . , sebagai teori atau model, dan sebagai sebuah proses. Kebijakan melibatkan perilaku seperti halnya maksudmaksud, bisa berupa tindakan dan bukan Kebijakan menunjuk pada serangkaian tindakan yang bertujuan. Kebijakan memiliki outcomes di masa depan. Kebijakan juga menunjuk pada serangkaian tindakan, muncul dari proses yang melibatkan hubungan organisasional. Kebijakan juga melibatkan peran dari para agen (Anderson, kebijakan sebagai serangkaian tindakan yang dilakukan oleh aktor atau sejumlah aktor berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi. Konsep Kebijakan Publik Kebijakan publik merupakan salah satu komponen negara yang tidak boleh diabaikan. Negara tanpa komponen kebijakan publik dipandang gagal, karena kehidupan bersama hanya diatur oleh seseorang atau sekelompok orang saja, yang bekerja seperti tiran, dengan tujuan untuk memuaskan kepentingan diri atau kelompok saja (Nugroho, 2. Kebijakan publik, termasuk di dalamnya adalah tata kelolanegara . , mengatur interaksi antara negara dengan rakyatnya. Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana signifikansi kebijakan publik sebagai komponen Sebagaimana dijelaskan (Nugroho, 2. Setiap pemegang kekuasaan pasti berkepentingan untuk mengendalikan negara, sekaligus juga Mengelola mengendalikan dengan menjadikannya lebih Konsep Efektivitas Soerjono . mengatakan bahwa efektif adalah taraf sejauh mana suatu kelompok dapat mencapai tujuannya. Kata efektif berasal dari bahasa Inggris effective, yang berarti berhasil, sesuatu yang berhasil dilakukan. Konsep efektivitas adalah konsep luas yang mencakup ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB beberapa faktor internal dan eksternal organisasi. Efektivitas adalah hubungan antara usaha yang dikeluarkan dan mencapai tujuan. Efektivitas umumnya dilihat sebagai tingkat pencapaian tujuan fungsional dan operasional. Pada dasarnya efektivitas adalah tingkat pencapaian tujuan organisasi yang telah Kinerja adalah seberapa baik suatu pekerjaan dilakukan, seberapa baik seseorang menghasilkan hasil yang diharapkan. Dapat diartikan sebagai pekerjaan yang dilakukan sesuai rencana, dapat dikatakan efektif tanpa waktu, tenaga dan perubahan. Di sisi lain, efektivitas pelaksanaan kebijakan otonomi daerah adalah sejauh mana kegiatan pemerintah daerah dapat melaksanakan, melaksanakan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengambil keputusan tentang partisipasi masyarakat. Dalam memaknai efektivitas setiap orang member arti yang berbeda, sesuai dengan sudut pandang dan kepentingan masing-masing. Dalam kamus besar Indonesia dikemukakan efektif ada efeknya . kibatnya, pengaruhnya dan kesanny. , manjur dan mujarab, dapat membawa hasil. Jadi efektivitas adalah adanya kesesuaian antara orang yang melaksanakan tugas dengan sasaran yang Efektivitas adalah bagaimana suatu memanfaatkan sumber daya dalam usaha mewujudkan tujuan operasional. Berdasarkan pengertian di atas dapat dikemukakan bahwa efektivitas berkaitan dengan terlaksananya semua tugas pokok, tercapainya tujuan, ketepatan waktu dan adanya partisipasi aktif dari anggota. Indikator/Ukuran Efektivitas Mengukur efektivitas organisasi bukanlah suatu hal yang sangat sederhana, karena efektivitas dapat dikaji dari berbagai sudut pandang dan tergantung pada siapa yang menilai serta menginterpretasikannya. Tingkat efektivitas juga dapat diukur dengan membandingkan antara rencana yang telah ditentukan dengan hasil nyata yang telah Namun, jika usaha atau hasil JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 pekerjaan dan tindakan yang dilakukan tidak tepat sehingga menyebabkan tujuan tidak tercapai atau sasaran yang diharapkan, maka hal itu dikatakan tidak efektif. Adapun kriteria atau ukuran mengenai pencapaian tujuan efektif atau tidak, sebagaimana dikemukakan oleh (Siagian, 2. Kejelasan tujuan yang hendak dicapai, hal ini dimaksdukan supaya karyawan dalam pelaksanaan tugas mencapai sasaran yang terarah dan tujuan organisasi dapat Kejelasan strategi pencapaian tujuan, telah diketahui bahwa strategi adalah Aupada jalanAy yang diikuti dalam melakukan berbagai upaya dalam mencapai sasaran-sasaran yang ditentukan agar para implementer tidak tersesat dalam pencapaian tujuan organisasi. Proses analisis dan perumusan kebijakan yang mantap, berkaitan dengan tujuan yang hendak dicapai dan strategi yang telah ditetapkan artinya kebijakan harus tujuan-tujuan dengan usaha-usaha pelaksanaan kegiatan Perencanaan hakekatnya berarti memutuskan sekarang apa yang dikerjakan oleh organisasi dimasa depan. Penyusunan program yang tepat suatu rencana yang baik masih perlu dijabarkan dalam program-program pelaksanaan yang tepat sebab apabila tidak, para pelaksana akan kurang memiliki pedoman bertindak dan bekerja. Tersedianya sarana dan prasarana kerja, salah satu indikator efektivitas organisasi adalah kemamapuan bekerja secara Dengan sarana dan prasarana yang tersedia dan mungkin disediakan oleh organisasi. Pelaksanaan yang efektif dan efisien, bagaimanapun baiknya suatu program apabila tidak dilaksanakan secara efektif dan efisien maka organisasi tersebut tidak akan mencapai sasarannya, karena dengan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB didekatkan pada tujuannya. Sistem pengawasan dan pengendalian yang bersifat mendidik mengingat sifat manusia yang tidak sempurna maka terdapatnya sistem pengawasan dan Kriteria dalam Pengukuran Efektivitas Produktivitas Kemampuan adaptasi kerja Kepuasan kerja Kemampuan berlaba Pencarian sumber daya Pendekatan Efektivitas Pendekatan efektivitas digunakan untuk mengukur sejauh mana aktifitas itu efektif. Ada beberapa pendekatan yang digunakan terhadap efektivitas yaitu: Pendekatan sasaran (Goal Approac. Pendekatan ini mencoba mengukur sejauh mana suatu lembaga berhasil merealisasikan sasaran yang hendak Pendekatan sasaran dalam pengukuran efektivitas dimulai dengan identifikasi sasaran organisasi dan organisasi dalam mencapai sasaran Pendekatan Sumber (System Resource Approac. Pendekatan efektivitas melalui keberhasilan suatu lembaga dalam mendapatkan berbagai macam sumber yang dibutuhkannya. Suatu lembaga harus dapat memperoleh berbagai macam sumber dan juga memelihara keadaan dan sistem agar dapat menjadi efektif. Pendekatan Proses (Internal Process Approac. Pendekatan proses menganggap sebagai efisiensi dan kondisi kesehatan dari suatu lembaga internal. Pada lembaga JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 yang efektif, proses internal berjalan dengan lancar dimana kegiatan bagianbagian yang ada berjalan secara Dengan demikian, poin-poin diatas sangat diperlukan untuk mencapai sebuah tujuan, dimana tujuan terdapat usaha didalamnya dan usaha untuk mencapai tujuan itu dinamakan efektivitas. Konsep Pamsimas Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah program nyata pemerintah pusat dan daerah yang bertujuan untuk meningkatkan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan Pamsimas adalah kegiatan bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan baik di tingkat provinsi, kabupaten sampai dengan desa dan komunitas. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program diperlukan kesamaan persepsi dan kapasitas yang memadai dari berbagai pemangku Sekurang-kurangnya terdapat 4 . hal yang diharapkan tercapai dengan adanya pedoman ini, meliputi hal-hal sebagai berikut: Ada kesamaan pandang antara pelaku Pamsimas di berbagai tataran mengenai apa yang harus dilakukan, apa yang tidak boleh dilakukan, dan apa yang harus dicapai oleh program. Ada tuntunan bagi para pelaku Pamsimas dalam melaksanakan kegiatan Pamsimas di desa. Ada standar baku mutu untuk pencapaian hasil kerja Pamsimas di desa sehingga memudahkan untuk dilakukan menentukan apakah program berhasil atau tidak. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB . Memudahkan replikasi atau adopsi terkait implementasi program oleh para pelaku progam maupun pihak di luar Kerangka Berpikir Gambar 1. Kerangka Berpikir Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Penelitian ini diharapkan menjadi catatan tersendiri dalam pengembangan masalah yang terjadi di Kabupaten Tabalong dan kota lainnya. Sumber Data Data merupakan faktor penting yang Bedasarkan sumbernya, data dapat dikelompokkan menjadi data primer dan data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Tabel 1. Jumlah Informan Informan Jumlah Kepala Desa 1 Orang Ketua Pamsimas 1 Orang Anggota Pamsimas 1 Orang Masyarakat 2 Orang Sumber: Peneliti, 2024 Teknik Pengumpulan Data Sumber: Peneliti, 2024 METODE PENELITIAN Pendekatan Jenis Penelitian Penelitian penelitian kualitatif (Natural Settin. dengan Human Instrumen. Penelitian memandang realitas sosial sebagai suatu yang holistik yang utuh, kompleks dan hubungan gejala bersifat interaktif, penelitian dilakukan pada objek yang alamiah maka peneliti harus berwawasan luas untuk mampu bertanya, menganalisis, memotret dan mengkontruksi situasi sosial (Sugiyono, 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif di Desa Mahe Seberang JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Teknik pengumpulan data adalah langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan melalui: Observasi, pengumpulan data dilakukan berdasarkan hasil pengamatan langsung pada lokasi yaitudi Desa Mahe Seberang. Kecamatan Tanjung. Kabupaten Tabalong. Observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipan, peneliti terlibat langsung dengan program yang akan diteliti seperti mengecek langsung ke lokasi program Pamsimas Wawancara, dilakukan melalui komunikasi langsung dengan nara sumber di rumah Kepala Desa Mahe Seberang. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB mengumpulkan informasi tentang kapan Pamsimas, bagaimana sistem pengelolaannya. Dokumentasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan menganalisis dokumen-dokumen, baik tertulis, gambar, maupun elektronik. Dalam menggunakan literature buku-buku, jurnal dan juga artikel di internet. Teknik Analisis Data Analisis dan kualitatif menurut (Moleong, 2. merupakan upaya Aumengorganisasikan data, memilah milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensistensikannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lainAy. Data dianalisis dengan menggunakan beberapa langkah sesuai teori (Miles, 2. yaitu menganalisis data dengan tiga langkah: kondensasi data . ata condensatio. , menyajikan data . ata displa. , dan menarik simpulan atau verifikasi . onclusing drawing and verificatio. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahap-tahap berikut: Tahap I: Pada tahap ini peneliti melakukan pengumpulan data yang didapat dari narasumber maupun dari data. Peneliti mendapatkan data melalui proses wawancara dan juga dari data buku yang relevan dengan Tahap II: Pada tahap ini, setelah peneliti kemudian memilah-milah data mana saja yang dibutuhkan untuk Peneliti memusatkan penelitian, dari datadata kasar yang didapat di lapangan peneliti harus menyederhanakannya JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 lagi agar datanya sesuai dengan Tahap i: Setelah penyederhanaan data-data kasar, peneliti mentranskripsikan data. Pada pengalihan data rekaman kedalam bentuk skripsi dan menerjemahkan hasil transkripsi. Selain data rekaman dari narasumber, peneliti juga mentranskripkan data yang didapat ddibuku. Dalam hal ini peneliti dibantu oleh Dosen Pembimbing. Tahap IV : Setelah mentranskripsikan data, peneliti akan mengurai kembali data-data yang sudah dipisahkan, kemudian peneliti Pada tahap ini kembali melakukan klasifikasi data berdasarkan Item-item masalah yang diamati dan diteliti, kemudian sekunder dan data lapangan. Selanjutnya sekumpulan data dengan tujuan mendapatkan makna yang relevan. Tahap V: Setelah selesai melakukan klasifikasi data pada tahap ini peneliti menampilkan data-data, merunut kembali sesuai dengan kesalahan seperti salah input data atau kekurangan data. Tahap VI: Setelah selesai menampilkan datadata pada tahap ini peneliti dan memutuskan ada penambahan data atau tidak. Tahap VII: Verifikasi Pada tahap ini data dicek kembali untuk mendapatkan akurasi dan validitas data sesuai dengan yang dibutuhkan dalam Sejumlah data, terutama data yang berhubungan dengan program penyediaan air minum dan (PAMSIMAS) ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Tahap Vi: Interpretasi dan Deskripsi Pada tahap ini data yang telah diverifikasi diinterprestasikan dan Peneliti berusaha mengoneksikan sejumlah data untuk mendapatkan makna dari hubungan data tersebut. Peneliti menetapkan pola dan menemukan korespondensi antara dua atau lebih kategori data. Tahap IX: Setelah semua tahap diatas selesai pada tahap ini peneliti menuliskan kesimpulan penelitian secara garis besar, mencakup informasi penting dalam penelitian, ditulis dengan bahasa yang sederhana dan mudah HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Dalam penelitian ini menjelaskan sebuah temuan peneliti yang berupa data hasil wawancara yang dilakukan peneliti secara langsung kepada informan tentang Efektivitas Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsima. Dan yang menjadi informan Ketua Pamsimas. Unit Kerja Teknis. Anggota Pamsimas dam Masyarakat. Sesuai dengan pedoman wawancara yang sudah disusun bedasarkan teori efektivitas menurut (Siagian, 2. yang menyebutkan efektivitas program pamsimas yaitu: kejelasan tujuan, kejelasan strategi dan proses Kejelasan Tujuan Yang Hendak Dicapai Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa dengan adanya kejelasan tujuan agar program pamsimas dapat berjalan dengan baik maka diperlukan keahlian pengurus pamsimas dalam pelaksanaan tugas dalam mencapai sasaran yang terarah dan tujuan organisasi dapat tercapai. Kebutuhan air masyarakat sudah terbantu dan mencukupi kebutuhan sehari-hari karena sebelum adanya program pamsimas warga JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 masih menggunakan air sungai yang keruh dan sulit untuk diakses. Dengan adanya program pamsimas masyarakat merasa sangat mendapatkan akses air yang mudah. Kejelasan Strategi Pencapaian Tujuan Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa dengan adanya kejelasan strategi pencapaian tujuan yang jelas dalam program pamsimas untuk melakukan berbagai upaya dalam mencapai sasaran-sasaran yang ditentukan agar para implementer tidak tersesat dalam mencapai tujuan organisasi. Dadanya progam pamsimas yang dibangun tahun 2023 menjadi perubahan yang sangat bagus untuk masyarakat Mahe Seberang. memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air dan sangat terbantu, dengan adanya pamsimas kami bisa mendapatkan air untuk kebutuhan kami sehari-hari, yang mana di RT kami. RT 01 cukup jauh dari sungai, sebelum adanya pamsimas kami sulit mendapatkan air. Proses Analisis dan Perumusan Kebijakan yang Mantap Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa kebijakan dari program pamsimas harus mampu menjabantani tujuan-tujuan dengan usahausaha pelaksanaan kegiatan organisasi untuk Desa Mahe Seberang. Jadi dengan adanya kebijakan yang mantap maka program pamsimas akan berjalan sesuai dengan peraturan daerah, kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat di Desa Mahe Seberang dalam mendapatkan air di musim kemarau dan juga dengan kebijakan yang dilakukan tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Dengan adanya musyawarah yang dilakukan pemerintah desa dalam mengambil keputusan dan kebijakan tentang program pamsimas, tentu menjadikan program pamsimas tersebut berjalan dengan efektif dan juga program tersebut menjadi salah satu program yang sanggat bermanfaat bagi masyarakat Desa Mahe Seberang. Tabel 2. Rekapitulasi Data Hasil Penelitian Menggunakan Teori (Siagian, 2. menerangkan bahwa ada tiga idikator tentang efektivitas yaitu kejelasan tujuan, kejelasan strategi dan proses analisis yang menjadi ala ukur untuk mengetahui efektivitas program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat . di Desa Mahe Seberang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong yaitu: Kejelasan Tujuan Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kejelasan tujuan yang hendak dicapai dalam perogram pamsimas yaitu penerapan program tersebut sudah 100%. Dimana dengan adanya kejelasan program pamsimas tersebut sangat membantu masyarakat dalam memperoleh air bersih. Hasil penelitian tersebut didukung oleh hasil wawancara kepada beberapa informan dalam kejelasan tujuan program pamsimas yaitu didalam penerapannya bersifat sosial, maksudnya pamsimas ini diperuntukan kepada Masyarakat kurang mampu, dan juga program ini berjalan dengan efektif dan Kejelasan Strategi Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kejelasan strategi pencapaian tujuan program pamsimas terkait dalam rangka pengelolaan pamsimas dikelola oleh pemerintah desa bekerjasama dengan masyarakat karena jika ada permasalahan yang terjadi dalam program pamsimas pengambilan keputusan tersebut. Sumber: Peneliti, 2024 Pembahasan Dapat dilihat dari hasil wawancara diatas dan dari pengamatan penulis sehingga dapat ditarik kesimpulan dan membahas penelitian berdasarkan teori efektivitas menurut (Siagian, 2. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Dalam hal ini program pamsimas termasuk dalam BUMDES yang dikelola secara bersama antara pemerintah desa dan masyarakat agar tujuan dalam suatu organisasi bisa tercapai, jadi program pamsimas ini sangat efektif dilanjutkan dan dikembangkan lagi. Proses Analisis Bedasarkan pembahasan tentang kegiatan proses analisis kebijakan program pamsimas bahwa dengan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB menjadikan pemerintah desa dan masyarakat yang memadai dengan keahlian yang memadai, wewenang dan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan, akan semakin efektif. Hasil penelitian tersebut didukung oleh hasil wawancara yang dilakukan kepada beberapa informan yang ikut dalam mengurus program pamsimas bahwa sebelum melakukan kebijakan maka diadakan musyawarah terlebih dahulu agar program tersebut dapa berjalan dengan efektif. Tabel 3. Kesimpulan Hasil Penelitian Ada beberapa hal yang menyebabkan penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian dikarenakan salah satunya ialah pengambilan data, ada tambahan variabel lain yang mendukung dan tempat penelitian untuk pengambilan data. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil wawancara langsung kepada ketua pamsimas dan observasi yang dilakukan oleh peneliti tentang penerapan pamsimas di desa mahe seberang menunjukkan bahwa program pamsimas di Desa Mahe Seberang sudah berjalan dengan efektif dilihat dari segi kejelasan tujuan, kejelasan strategi dan analisis program. Saran Sumber: Peneliti, 2024 Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh penelitian terdahulu (Hadi, 2. , (Safira, 2. serta (Taufik, 2. yang mengatakan bahwa program pamsimas sudah berjalan sangat efektif, keberhasilan pelaksanaan Pamsimas baik ditinjau dari segi pembangunan fisik dan non fisik akan membantu pemerintah dalam rangka penyediaan air minum dan sanitasi, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Adapun berdasarkan Dari kesimpulan diatas bisa dilihat bahwa hasil penelitian tidak sejalan dengan penelitian terdahulu menurut (Riska, 2. yang menemukan bahwa program PAMSIMAS di Desa Beringin Jaya Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara padahal sudah ada bangunan disediakan, serta adanya kerusakan maupun ketidak lengkapan peralatan dalam bangunan Pamsimas tersebut, sehingga pelaksanaan program tersebut terkendala dan kurangnya keterlibatan langsung dari masyarakat di Desa Beringin Jaya serta kurangnya koordinasi pihak pengelola Pamsimas. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Berdasarkan penerapan pamsimas di desa mahe seberang menunjukkan bahwa program pamsimas di Desa Mahe Seberang, maka dari itu peneliti menyampaikan beberapa saran terkait hal tersebut, diantaranya: Untuk kelancaran program pamsimas maka secepatnya membuat anggaran dana untuk membangun tempat penyaringan air, agar ketika air Sungai keruh pengaliran air bersih tidak terganggu kualitas kebersihannya. Agar pengelolaan pamsimas tetap efektif maka saling membantu demi kelancaran pendistribusian air bersih di Desa Mahe Seberang. Meningkatkan pemerintah daerah untuk memastikkan keberlanjutan program dan dukungan fininsial serta kebijakan Melakukan pemeliharaan rutin terhadap infrastrktur yang ada untuk mencegah kerusakan yang akan mendatang. Perlunya sosialisasi lebih lanjut terkait pamsimas yang tidak bisa langsung dikonsumsi sangat perlu karena ini menyangkut kesehatan masyarakat. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB DAFTAR PUSTAKA